Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Kementerian PU Tegaskan Pemblokiran Anggaran IKN 2025 Bukan karena Efisiensi

    Kementerian PU Tegaskan Pemblokiran Anggaran IKN 2025 Bukan karena Efisiensi

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pemblokiran anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran. Hal ini menanggapi adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.

    Kementerian PU menjadi salah satu kementerian yang terkena kebijakan efisiensi, dengan total pengurangan anggaran mencapai Rp 81,38 triliun sehingga menyisakan Rp 29,57 triliun untuk tahun ini.

    “Beda lah, beda,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PU Muhammad Zainal Fatah, di kantornya, Jakarta, Jumat (7/2/2025).

    Zainal Fatah menjelaskan, pemblokiran anggaran IKN merupakan mekanisme rutin pada awal tahun dan bukan bagian dari efisiensi anggaran. Ia juga memastikan dana yang diblokir bukan bagian dari anggaran operasional Kementerian PU.

    “Yang bisa dipakai hanya untuk operasional, yang lain diblok dahulu,” katanya.

    Meskipun demikian, Zainal mengakui instruksi efisiensi berdampak pada pengurangan belanja di IKN karena adanya perubahan alokasi dana.

    “Sebenarnya membangun yang baru bukan di kita, itu di OIKN. Kita hanya melanjutkan,” tambah sekjen Kementerian PU itu terkait pemblokiran anggaran IKN.

  • Bukan Pemangkasan tetapi Realokasi Anggaran

    Bukan Pemangkasan tetapi Realokasi Anggaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah ekonom mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran, dengan catatan kebijakan tersebut harus didasarkan pada kajian dan perhitungan yang matang.

    Ekonom senior Mohammad Fadhil Hasan menjelaskan kebijakan Presiden Prabowo Subianto bukanlah pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan realokasi anggaran dari satu pos ke pos lainnya yang dianggap lebih prioritas dan berdampak positif.

    “Yang dilakukan itu adalah pengurangan anggaran di berbagai kementerian dan lembaga, serta transfer ke daerah. Anggaran tersebut kemudian dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis dan program prioritas lainnya,” ujar Fadhil Hasan saat ditemui di kantor Indef, Jakarta, Jumat (7/2/2025).

    Diketahui, sejumlah kementerian mengaku mengalami pemangkasan anggaran pada 2025. Akibatnya, beberapa kegiatan dinas hingga penggunaan listrik untuk operasional kantor turut mengalami efisiensi.

    Anggaran yang terkena kebijakan efisiensi ini akan dialokasikan untuk mendukung program-program prioritas, salah satunya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Fadhil Hasan menilai langkah pemerintah ini sudah tepat. Menurutnya, program MBG memiliki multiplier effect yang lebih besar dibandingkan belanja kementerian yang tidak terlalu esensial.

    “Ada pergeseran anggaran untuk kegiatan lain yang memberikan dampak lebih besar, bahkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

    Ia juga menambahkan program MBG tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak, tetapi juga berkontribusi dalam perputaran uang yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

    Sebagai informasi, efisiensi anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan pengelolaan keuangan negara berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

  • Imbas Efisiensi Anggaran, KLH Sebut Program Perjalanan Dinas dan Rapat Semakin Berkurang

    Imbas Efisiensi Anggaran, KLH Sebut Program Perjalanan Dinas dan Rapat Semakin Berkurang

    Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Umum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Rosa Vivien Ratnawati menegaskan kementeriannya tetap bekerja optimal meskipun menghadapi pemangkasan anggaran untuk tahun 2025.

    Diketahui, KLH mengalami efisiensi anggaran sebesar Rp 396,499 miliar berdasarkan Surat Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor S-37/MK.02/2025. Dengan pemangkasan ini, anggaran KLH untuk 2025 hanya tersisa Rp 1,079 triliun.

    Rosa mengakui pemangkasan tersebut berdampak pada perubahan target program-program yang telah berjalan maupun yang sedang direncanakan. Namun, ia menegaskan KLH tetap memiliki sumber pemasukan lain untuk menjalankan berbagai program prioritas.

    “Kami tetap maju terus walaupun ada efisiensi, jadi tidak masalah,” ujar Rosa setelah menghadiri jumpa pers di kantor KLH, Jumat (7/2/2025).

    Lebih lanjut, Rosa menjelaskan pemangkasan anggaran ini berdampak signifikan pada perjalanan dinas serta berbagai agenda rapat kementerian.

    “Efisiensi ini paling banyak memengaruhi perjalanan dinas, rapat, dan seminar. Oleh karena itu, kami akan mengurangi hal-hal tersebut dan lebih banyak mengadakan pertemuan secara online,” jelasnya.

    Sebagai informasi, pemangkasan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi belanja negara yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo mengalokasikan penghematan anggaran sebesar Rp 306,69 triliun dari APBN 2025 untuk mendukung program-program prioritas yang dijanjikannya dalam kampanye Pilpres 2024.

    Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Menindaklanjuti Inpres tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan Surat Nomor S-37/MK.02/2025 tentang Efisiensi Belanja Kementerian/Lembaga dalam Pelaksanaan APBN 2025.

    Dalam kebijakan ini, Prabowo menargetkan penghematan anggaran hingga Rp 306,69 triliun. Rinciannya, pemangkasan belanja kementerian/lembaga (K/L) mencapai Rp 256,1 triliun, sementara dana transfer ke daerah dipangkas Rp 50,59 triliun.

  • Anggaran Dipangkas Rp 3,66 Triliun, Menteri Maruarar Sirait Sebut Program 3 Juta Rumah Tetap Berjalan

    Anggaran Dipangkas Rp 3,66 Triliun, Menteri Maruarar Sirait Sebut Program 3 Juta Rumah Tetap Berjalan

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait tetap optimistis dengan program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto meski anggaran dipangkas Rp 3,66 triliun pada tahun anggaran 2025.

    Maruarar Sirait menyampaikan, program tiga juta rumah tidak hanya sebatas membangun rumah, tetapi juga merenovasi rumah masyarakat di desa, kota, dan pesisir. Untuk itu, pihaknya berupaya untuk kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersih guna mewujudkan program tersebut.

    “Saya optimistis, saya tambah semangat. Jadi menurut saya kita harus kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersih, tidak korupsi, dan efisien, dan berdoa tentunya,” kata Menteri Maurarar Sirait kepada awak media di Kantor Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025).

    Maruarar Sirait harus memutar otak untuk melakukan agenda yang kreaktif dan terstruktur untuk mencapai agenda besar tiga juta rumah tersebut. Pihaknya akan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menekan anggaran tersebut.

    Dia menyebut selama 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto 20 Oktober-5 Februari 2025 mengklaim telah merealisasikan KPR Subsidi oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sebanyak 93.484 unit rumah.  

    “Datanya dari Tapera, sudah 93.000 (unit rumah) dari 20 Oktober 2024 – 5 Februari 2025,” katanya.

    Maruarar Sirait menyampaikan, dari total 93 ribu unit rumah tersebut, total KPR subsidi yang telah terealisasi itu terdiri atas realisasi KPR FLPP sebanyak 37.955 unit dan realisasi akad dari BP Tapera khusus ASN sebanyak 1.384 unit.

    Kemudian, sebanyak 32.130 unit dalam proses persetujuan akad kredit, 11.783 unit rumah ready stock atau selesai dibangun tetapi belum akad, dan 10.232 unit dalam proses pembangunan atau konstruksi.

    Sejumlah Bank tercatat menjadi penyalur KPR FLPP. Diantaranya, BTN sebanyak 23.306 unit, BTN Syariah 5.100 unit, BNI 2.172 unit, BRI 1.935 unit, dan bank-bank lainnya sebanyak 10.088 unit.

  • Kelola Bisnis Lebih Praktis dengan Fitur User Management BRImerchant

    Kelola Bisnis Lebih Praktis dengan Fitur User Management BRImerchant

    Jakarta, Beritasatu.com – Mengelola bisnis yang melibatkan banyak karyawan bisa jadi tantangan tersendiri, terutama jika menyangkut akses ke data keuangan. Namun, kini Anda tidak perlu khawatir lagi. Dengan BRImerchant, semua jadi lebih praktis.

    Salah satu fitur unggulannya, User Management, dirancang untuk memberikan Anda kontrol penuh dalam mengatur siapa saja yang dapat mengakses aplikasi ini. Anda bisa menambah user sehingga semuanya bisa dilakukan dengan mudah hanya dalam beberapa klik. Fitur ini tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memastikan keamanan transaksi bisnis Anda tetap terjaga. Siap membawa bisnis Anda ke level berikutnya?

    Apa Itu Fitur User Management?

    Fitur User Management pada BRImerchant memberikan kendali penuh kepada pemilik merchant untuk menambah, mengubah status, dan menghapus pengguna yang memiliki akses ke aplikasi. Fitur ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan usaha yang melibatkan banyak karyawan, seperti kasir, tim keuangan, dan supervisor. Dengan fitur ini, pemilik usaha dapat memastikan bahwa hanya individu terpercaya yang memiliki akses ke transaksi dan data penting.

    1. Menambah User
    Pemilik merchant atau Super Admin dapat menambahkan pengguna baru ke dalam sistem sesuai kebutuhan. Fitur ini sangat bermanfaat bagi bisnis yang memiliki tim besar, seperti kasir yang bertugas menerima pembayaran atau tim keuangan yang memantau laporan transaksi. 
    Dengan langkah yang mudah, Anda dapat memberikan akses kepada staf tertentu untuk mendukung operasional bisnis Anda secara efisien.

    2. Mengubah Status User
    Jika ada perubahan dalam struktur tim, seperti karyawan yang mengambil cuti atau perubahan tugas, fitur ini memungkinkan Anda untuk memperbarui status user. Contohnya, Anda dapat menonaktifkan akses sementara seorang kasir saat sedang tidak bertugas. Kemampuan ini tidak hanya menjaga keamanan data tetapi juga membantu bisnis Anda tetap terorganisir.

    3. Menghapus User
    Ketika seorang karyawan tidak lagi bekerja di perusahaan atau tidak memerlukan akses ke BRImerchant, Super Admin dapat dengan mudah menghapus pengguna tersebut. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa tidak ada akses yang tidak sah ke data bisnis Anda, sehingga keamanan operasional tetap terjaga.

    Keuntungan Menggunakan Fitur User Management

    Penggunaan fitur User Management dari BRImerchant memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:

    Keamanan Terjamin: Dengan kontrol penuh atas siapa saja yang memiliki akses, Anda dapat mengurangi risiko kebocoran data atau penyalahgunaan informasi.Fleksibilitas Tinggi: Fitur ini memungkinkan Anda menyesuaikan akses sesuai kebutuhan bisnis, mulai dari menambah hingga menghapus pengguna.Efisiensi Operasional: Dengan akses yang tepat, setiap tim dapat menjalankan tugasnya tanpa hambatan, sehingga operasional berjalan lancar.Kenyamanan untuk Pemilik Usaha: Semua kendali ada di tangan Anda, memastikan hanya pihak terpercaya yang dapat mengakses aplikasi.

    Cara Mengakses Fitur User Management

    Mengakses fitur User Management di BRImerchant sangat mudah dan praktis. Pertama, pastikan Anda telah mendaftar sebagai merchant dan memiliki akses sebagai Super Admin. Setelah itu, buka aplikasi BRImerchant dan masuk ke menu utama. Di sana, Anda akan menemukan opsi User Management, yang memungkinkan Anda untuk menambah, mengubah status, atau menghapus pengguna sesuai kebutuhan.

    Dengan interface yang intuitif, proses pengelolaan akses dapat dilakukan dalam beberapa langkah sederhana. Jika Anda belum mengunduh aplikasinya, segera unduh melalui BRImerchant dan nikmati kemudahan dalam mengelola bisnis Anda.

    Dengan fitur User Management, BRImerchant memberikan solusi lengkap untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam pengelolaan bisnis. Kemampuan untuk menambah, mengubah, dan menghapus pengguna sesuai kebutuhan membuat bisnis Anda lebih terorganisir dan terlindungi. Jadikan bisnis Anda lebih modern dengan memanfaatkan fitur ini.

    Unduh aplikasi BRImerchant sekarang di Play Store, App Store, dan Huawei AppGallery, rasakan kemudahan dalam mengelola usaha Anda! Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kinerja bisnis Anda bersama BRImerchant.

  • Bank Sembada Rayakan HUT ke-3, Luncurkan STAR dan Targetkan Aset Rp 1 Triliun

    Bank Sembada Rayakan HUT ke-3, Luncurkan STAR dan Targetkan Aset Rp 1 Triliun

    Jakarta, Beritasatu.com– Memperingati tiga tahun berdirinya PT BPR Multi Sembada Dana (Bank Sembada), manajemen bank menggelar perayaan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah, pemegang saham, dan mitra usaha. Dalam acara yang berlangsung di Asean Tower, Jakarta, Direktur Utama Sandibrata Simanjuntak mengungkapkan pencapaian signifikan yang telah diraih Bank Sembada dalam tiga tahun terakhir.

    “Sejak akuisisi tiga tahun lalu, aset kami yang awalnya hanya Rp 30 miliar kini telah berkembang pesat menjadi Rp 160 miliar. Kami optimis dalam 3-5 tahun ke depan, Bank Sembada dapat mencapai aset hingga Rp 1 triliun. Semua pencapaian ini tentu berkat kerja keras dan dukungan dari seluruh stakeholder,” ujar Sandibrata.

    Perayaan hari jadi Bank Sembada yang jatuh pada 28 Januari tahun ini turut dirangkaikan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Dalam kesempatan ini, Bank Sembada juga memperkenalkan produk terbaru mereka, yaitu Sembada Tabungan Rezeki (STAR), yang kini telah resmi diluncurkan untuk publik.

    Program tabungan terbaru Sembada Tabungan Rezeki (STAR) menawarkan berbagai keuntungan menarik bagi nasabah, antara lain, cashback senilai Rp 750.000, hadiah utama mobil listrik, syarat penempatan dana mulai dari Rp 100 juta.

    “Kami berharap produk ini membawa keberuntungan bagi nasabah dan mendukung mereka dalam berkarya serta berbisnis. Dengan inovasi ini, kami ingin terus tumbuh bersama menuju aset Rp 1 triliun serta membangun sinergi usaha yang positif,” tambah Sandibrata.

    Dengan visi besar mencapai aset Rp 1 triliun dalam 5 tahun, Bank Sembada terus memperluas jangkauan layanan. Setelah sukses membuka kantor pemasaran di Pluit, tahun ini Bank Sembada berencana membuka cabang baru di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

    “Kami berharap semua target ini dapat tercapai, termasuk pembukaan kantor cabang baru yang direncanakan pada Oktober atau November 2025,” tutup Sandibrata.

    Sebagai lembaga keuangan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Sembada terus berkomitmen menjadi bank pilihan utama di Jakarta Pusat, dengan layanan keuangan inovatif dan pertumbuhan berkelanjutan.

  • Pembangunan Tol Becakayu dan Puncak 2 Akan Dihentikan Imbas Efisiensi Anggaran Kementerian PU

    Pembangunan Tol Becakayu dan Puncak 2 Akan Dihentikan Imbas Efisiensi Anggaran Kementerian PU

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan semua proyek tol yang menggunakan Anggaran Pendapat Belanja Negara (APBN) akan distop. Penghentian proyek tersebut terjadi karena adanya efisiensi anggaran.

    Beberapa proyek tol yang menggunakan APBN, di antaranya Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu atau Tol Becakayu. Kemudian tol Puncak 2, mencakup Sentul-Hambalang-Sukamakmur-Pacet-Cipanas.

    “Ya, kalau dengan APBN (2025) tidak mungkin (dilanjutkan),” kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti saat ditemui di kantornya, Jumat (7/2/2025).

    Namun, Diana menegaskan bahwa proyek pembangunan tol yang menggunakan anggaran Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) masih tetap terus berjalan karena tidak ada efisiensi anggara.

    “Kan saya bilang, kalau dengan KPBU lanjut, kalau dengan APBN enggak dahulu dan akan dipending serta dikaji lagi,” jelasnya.

    Penghentian proyek tol tersebut dilakukan karena adanya efisiensi anggaran. Hal itu karena pemerintah fokus untuk mendukung swasembada pangan.

    Diketahui, efisiensi anggaran Kementerian PU menjadi sebesar Rp 29,57 triliun dari Rp 81,38 triliun, sehingga beberapa proyek pembangunan tol akan dihentikan.

  • Kabar Gembira! Saat Lebaran 2025, Kementerian PU Bakal Buka 132 Kilometer Tol Gratis

    Kabar Gembira! Saat Lebaran 2025, Kementerian PU Bakal Buka 132 Kilometer Tol Gratis

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkap kabar gembira terkait pengorerasian jalan tol selama momen Lebaran 2025. Diketahui, sepanjang 132,77 kilometer jalan tol akan disiapkan gratis untuk mendukung perjalanan saat mudik Lebaran 2025.

    “Untuk mendukung Idulfitri, ditargetkan tol fungsional akan beroperasi di kuartal pertama 2025 untuk arus mudik 2025 sepanjang 132,77 kilometer,” kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti ditemui di kantornya, Jumat (7/2/2025).

    Dia menegaskan bahwa bahwa penerapan tol fungsional sepanjang 132,77 kilometer itu tanpa dipungut biaya alias gratis.

    “Belum dahulu. Kan pemerintah baik hati,” tambahnya.

    Lebih detail dia mengatakan bahwa tol tersebut terbagi menjadi dua, yakni fungsional Lebaran dan rencana operasional tol kuartal I 2025.

    Berikut perrincian 132,77 kilometer tol yang akan gratis saat Lebaran 2025:

    1. Binjai-Langsa (Tj Pura-Pangkalan) sepanjang Brandan 19 kilometer.

    2. Pekanbaru-Padang (Sicincin-Padang) sepanjang 36,60 kilometer.

    3. Solo Yogyakarta NYIA Kulon Progo (Klaten Purwomartani Segmen Klaten-Prambanan) sepanjang 8,60 kilometer.

    4. Kuala Tj-Tebing Tinggi-Parapat (Kuala Tj-Indrapura) sepanjang 10,15 kilometer.

    5. Sigli-Banda Aceh (Padang Tiji-Seulimeun) sepanjang 24,67 kilometer.

    6. Kuala Tj-Tebing Tinggi Parapat (Sinaksak-P Siantar) sepanjang 12,37 kilometer.

    7. Jakarta-Cikampek II Selatan (Sukabungah-Sadang Segmen Kutanegara Sadang) sepanjang 8,50 kilometer.

    8. Probolinggo -Banyuwangi (Gending-Kraksaan) sepanjang 12,88 kilometer.

    “Jadi totalnya kalau fungsional untuk Lebaran sebanyak 58,42 kilometer. Kalau untuk operasional kuartal I itu 74,35 kilometer. Jadi totalnya yang 132 yang bisa diakses semua di Lebaran,” pungkasnya dalam menanggapi tol gratis Lebaran 2025.

  • IHSG Hari Ini Ditutup Ambles Nyaris 2 Persen

    IHSG Hari Ini Ditutup Ambles Nyaris 2 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan bursa, Jumat (7/2/2025). IHSG hari ini ditutup melemah 132,960 poin atau 1,93% menjadi 6.742,576.

    Volume perdagangan hari ini mencapai 17,3 miliar lembar saham hingga mencapai transaksi Rp 13 triliun dan frekuensi mencapai 1,318 juta kali. Sebanyak 191 saham tercatat menguat, 417 saham melemah, dan 188 saham stagnan.

    Saat IHSG hari ini terpuruk, mayoritas saham sektoral juga melemah. Sektor energi turun lebih dari 6%, diikuti bahan baku yang melemah 4,05%, infrastruktur ambles 1,96%, dan konsumsi primer berkurang 1%.

    Sementara, empat saham sektoral tercatat menguat, yakni keuangan 0,72%, properti naik 0,64%, teknologi bertambah 0,41%, dan perindustrian bertambah 0,20%.

    Kemudian, saham unggulan LQ45 catat kenaikan karena bertambah 0,93% dan Investor33 bertambah 1,35%. Sementara, saham syariah dalam kelompok Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,94%.

    Bursa saham Asia berbanding terbalik dengan IHSG hari ini yang melemah nyaris 2%. Straits Times (Singapura) menguat 0,8%, Hang Seng (Hong Kong) melonjak 1,1%, dan Shanghai (China) melesat 1%. Sedangkan Nikkei (Jepang) jatuh 0,7%.

  • PMI Manufaktur Berpotensi Menurun setelah Idulfitri 2025

    PMI Manufaktur Berpotensi Menurun setelah Idulfitri 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – S&P Global merilis data purchasing managers index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Januari 2025 jatuh pada level 51,9. Angka ini naik dari 51,2 pada bulan sebelumnya dan tercatat sebagai level tertinggi sejak Mei 2024.

    Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo Adhi S Lukman mengatakan, industri manufaktur Indonesia menunjukan progress dan semangatnya memasuki tahun 2025.

    Ia mengatakan, pada Desember dan Januari menunjukkan adanya pesanan-pesanan baru yang muncul baik dari dalam negeri dan luar negeri. Pertumbuhan permintaan barang didorong oleh faktor musim bulan Ramadan dan Idulfitri beberapa bulan mendatang.

    Meskipun secara statistik posisi PMI Manufaktur Indonesia menunjukan posisi yang masih bertengger di zona ekspansif, Adhi melihat adanya potensi perlambatan yang disebabkan oleh berbagai tantangan dari dalam dan luar negeri.

    “Ada banyak tantangan yang harus kita hadapi. Sekarang sudah mencapai level 51 dan kalau kita lihat di indeks kepercayaan industri (IKI) pun juga meningkat ke 53,1, tetapi kita harus sampaikan bahwa tidak semua sektor manufaktur sudah mengalami ekspansif,” kata Adhi kepada Beritasatu.com secara daring, Jumat (7/2/2025).

    Adhi menyampaikan optimismenya bahwa PMI manufaktur masih akan tumbuh positif hingga Idulfitri 2025. Namun, Adhi menyebutkan beberapa potensi yang dapat mendorong pelemahan PMI Manufaktur ke depan.

    “Secara seasonal, PMI Manufaktur akan mengalami penurunan usai Idulfitri. Terutama pada sektor sandang, makanan, minuman, industri kemasan, dan industri-industri penunjang lainnya akan sangat terpengaruh. Kita harus waspada. Ada juga tantangan yang berkenaan dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tantangan harga bahan-bahan lainnya cukup tinggi, dan juga ketidakpastian. Kami melihat ada banyak sekali perubahan yang terjadi dengan cepat,” tambah Adhi.

    Secara jelas, Adhi menyebutkan beberapa tantangan yang menghantui industri manufaktur Indonesia tahun ini di antaranya adalah daya beli masyarakat dan ketersediaan bahan baku. Menurut Adhi, penurunan daya beli masyarakat berpengaruh secara langsung terhadap perputaran barang di pasar. Selain itu, minimnya ketersediaan bahan baku menghambat produksi sehingga Indonesia “kalah” dari negara-negara lain.

    “Bagaimana kita harus menumbuhkan ekosistem perindustrian dengan mendorong penerapan yang bisa mendorong agar industri manufaktur ini menjadi satu unggulan dengan mendorong penerapan teknologi. Kita harus dukung industri manufaktur sebagai lokomotif pertumbuhan yang didukung oleh semua sektor, semua kementerian lembaga, agar bisa fokus di dalam menumbuhkan kontribusi kita di dalam PDB kita,” pungkas Adhi dalam menanggapi PMI manufaktur Indonesia.