Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Efisiensi Anggaran, KY Hentikan Perjalanan Dinas Luar Negeri hingga Stop Lisensi Microsoft 365

    Efisiensi Anggaran, KY Hentikan Perjalanan Dinas Luar Negeri hingga Stop Lisensi Microsoft 365

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Siti Nurdjanah mengungkapkan KY melakukan rekonstruksi anggaran 2025 sebesar Rp 74,7 miliar dari pagu awal Rp 184,5 miliar. Awalnya, KY diminta melakukan efisiensi sebesar Rp 100 miliar sesuai instruksi Presiden terkait efisiensi APBN dan APBD 2025, sebagaimana tertuang dalam surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025 tertanggal 24 Januari 2025.

    “Berdasarkan rekonstruksi anggaran kementerian/lembaga per 11 Februari 2025, terdapat penyesuaian efisiensi dari Rp 100 miliar menjadi Rp 74,7 miliar. Dengan demikian, pagu efektif KY pada 2025 menjadi Rp 109,8 miliar,” ujar Siti dalam rapat bersama Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025).

    KY mengidentifikasi dampak efisiensi anggaran dengan mengoptimalkan pagu yang tersedia melalui penetapan prioritas, baik dalam pelaksanaan perkantoran maupun tugas kelembagaan. Salah satu langkah utama adalah perubahan metode kerja agar tetap efisien tanpa menurunkan kualitas pelayanan.

    “Dengan pagu efektif KY sebesar Rp 109,8 miliar, efisiensi dilakukan pada belanja perkantoran hingga 40%. Ini mencakup penghematan listrik dan air di pusat serta daerah, sewa kantor penghubung di 20 wilayah, sewa kendaraan dinas, belanja BBM, operasional pimpinan, belanja jamuan, honorarium, serta tinjauan kontraktual layanan perkantoran,” jelas Siti.

    Selain itu, KY juga memperketat perjalanan dinas dalam negeri berdasarkan skala prioritas dan menghentikan perjalanan dinas luar negeri. Penghematan lainnya dilakukan melalui efisiensi belanja layanan video conference, lisensi Microsoft 365, serta lisensi lainnya yang mendukung metode kerja work from anywhere (WFA).

    “KY tetap mengupayakan penyelesaian pekerjaan secara daring dan menjalankan fungsi layanan publik tanpa gangguan,” tambahnya.

    Siti mengakui efisiensi anggaran ini berdampak pada rencana kerja KY, termasuk dalam pelayanan publik dan penegakan kode etik serta pedoman perilaku hakim. Oleh karena itu, KY meminta pemerintah mempertimbangkan kembali nilai efisiensi agar pagu anggaran 2025 dapat disesuaikan.

    “Dalam mendukung kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, kami tetap mempertimbangkan kebutuhan perkantoran dan pelaksanaan tugas lembaga. Dengan perhitungan yang telah dilakukan, kami mengusulkan pagu KY 2025 sebesar Rp 172 miliar dengan mempertimbangkan efisiensi belanja,” pungkasnya.

  • Bursa Global dan Asia Menguat Meski Dihantui Tarif Impor Baru Donald Trump

    Bursa Global dan Asia Menguat Meski Dihantui Tarif Impor Baru Donald Trump

    Jakarta, Beritasatu.com – Bursa saham global sebagian besar menguat pada Rabu (12/2/2025), meskipun pasar masih mencermati eskalasi tarif terbaru yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    Indeks CAC 40 Prancis naik 0,4% menjadi 8.057,08 pada  awal perdagangan, sementara DAX Jerman bertambah 0,3% ke posisi 22.108,72. 

    Di Inggris, FTSE 100 menguat tipis hampir 0,1% menjadi 8.782,96. Sementara itu, saham AS diperkirakan akan melemah.

    Dilansir dari AP, investor masih diliputi ketidakpastian terkait dampak kebijakan tarif impor baru Donald Trump. Pengumuman terbarunya mencakup tarif 25% untuk semua impor baja dan aluminium ke Amerika Serikat.

    Korea Selatan (Korsel) dan Jepang merupakan eksportir baja ke AS, tetapi dampaknya terhadap ekonomi kedua negara ini diperkirakan tidak signifikan, mengingat mereka Korsel dan Jepang juga mengekspor berbagai barang lain ke pasar Amerika.

    Sebelumnya, Trump juga memutuskan memberlakukan bea masuk 10% untuk semua impor dari China, sehingga memperburuk kekhawatiran pasar global.

    Sejalan dengan bursa saham global yang menguat, pasar Asia juga naik. Nikkei 225 Jepang menguat 0,4% dan ditutup di 38.963,70, sementara S&P/ASX 200 Australia menguat 0,6% ke 8.535,30. 

    Kospi Korea Selatan juga mengalami kenaikan 0,4% ke 2.548,39. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong melonjak 2,6% ke 21.857,92, didorong oleh antusiasme terhadap perkembangan DeepSeek. Shanghai Composite juga naik 0,9% menjadi 3.346,39.

  • IHSG Hari Ini Naik Lebih dari 1 Persen

    IHSG Hari Ini Naik Lebih dari 1 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat kenaikan sebesar 71,5 poin atau 1,10 persen ke level 6.603,54 pada pembukaan sesi pertama, Rabu (12/2/2025). Sepanjang awal perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.537-6.690.

    Volume awal perdagangan mencapai 1,746 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,5 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 169.696 kali transaksi.

    Sebanyak 283 saham menguat, sebanyak 139 saham mengalami pelemahan, dan 180 saham tetap stagnan.

    Saat IHSG hari ini naik, seluruh saham sektoral kompak naik. Sektor infrastruktur naik 1,39%, transportasi bertambah 1,16 persen, dan energi naik 0,93 persen.

    Kemudian, saham unggulan LQ45 naik 1,02 persen, Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 1,55 persen, dan Investor33 1,10 persen.

    Reliance Sekuritas memprediksi IHSG hari ini menguat dan bergerak pada rentang support level 6.481 dan resistance 6.598.

    “Dengan kondisi pasar saham regional yang stabil, IHSG memiliki peluang besar untuk melanjutkan penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Rabu (12/2/2025).

    Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk perdagangan IHSG hari ini, yaitu SCMA, MLPL, BREN, dan PTRO.

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 8.000 setelah Cetak Rekor Tertinggi

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 8.000 setelah Cetak Rekor Tertinggi

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam hari ini kembali turun setelah catat rekor tertinggi pada awal perdagangan Rabu (12/2/2025).

    Melansir Logam Mulia, harga emas Antam hari ini turun Rp 8.000 menjadi Rp 1,684 juta per gram dari yang sebelumnya Rp 1,692 juta per gram. Sementara, harga buyback pada Rabu (12/2/2025) ikut turun Rp 8.000 menjadi Rp 1,535 juta per gram.

    Potongan pajak pembelian harga emas Antam sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

    Transaksi harga jual pembelian emas Antam dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

    Berikut harga emas Antam pada Rabu pagi hari ini:

    – Harga emas 0,5 gram: Rp 892.000.
    – Harga emas 1 gram: Rp 1.684.000.
    – Harga emas 2 gram: Rp 3.312.000.
    – Harga emas 3 gram: Rp 4.948.000.
    – Harga emas 5 gram: Rp 8.224.000.
    – Harga emas 10 gram: Rp 16.370.000.
    – Harga emas 25 gram: Rp 40.762.500.
    – Harga emas 50 gram: Rp 81.405.000.
    – Harga emas 100 gram: Rp 162.690.000.
    – Harga emas 250 gram: Rp 406.337.000.
    – Harga emas 500 gram: Rp 816.375.000.
    – Harga emas 1.000 gram: Rp 1.624.600.000.

    Harga emas batangan Antam hari ini turun ikuti harga emas dunia yang melemah 0,1% ke level US$ 2.904,87 per ons pada Selasa (11/2/2025) imbas aksi profit taking investor.
     

  • Pencapaian Gemilang, Lippo Karawaci Catat Prapenjualan Rp 6,01 Triliun pada 2024

    Pencapaian Gemilang, Lippo Karawaci Catat Prapenjualan Rp 6,01 Triliun pada 2024

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan terkemuka di bidang properti dan layanan kesehatan di Indonesia berhasil mencatatkan prapenjualan sebesar Rp 6,01 triliun pada 2024. Angka ini melebihi target tahunan dengan pencapaian 112%, serta menunjukkan kenaikan 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian Lippo Karawaci tersebut mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap produk properti residensial dan komersial.

    Properti residensial tetap menjadi kontributor utama, dengan kontribusi sebesar 64% terhadap total prapenjualan. Kinerja ini didorong oleh permintaan yang berkelanjutan untuk produk rumah tapak yang diluncurkan pada tahun sebelumnya, seperti Cendana Homes, XYZ Livin, dan Waterfront Uptown. 

    Selain itu, peluncuran produk baru seperti seri Zen, Cendana Suites, dan Blackslate di Park Serpong, serta XQ Livin di Lippo Cikarang Cosmopolis, juga memberikan kontribusi yang signifikan.

    LPKR juga telah memulai serah terima tahap pertama proyek Park Serpong pada November 2024. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, bahkan lebih cepat dari jadwal dalam waktu kurang dari 18 bulan.

    Pada 2024, total penjualan Lippo Karawaci tercatat sebesar Rp 4,3 triliun. Penjualan residensial menjadi penyumbang terbesar dengan Rp 2,99 triliun, diikuti oleh penjualan kavling tanah sebesar Rp 491 miliar, dan produk komersial yang mencapai Rp 494 miliar. 

    Tak sampai di situ, pencapaian Lippo lainnya adalah penjualan kavling pemakaman di San Diego Hills turut menyumbang Rp 202 miliar pada total prapenjualan.

    Anak usaha LPKR, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan prapenjualan sebesar Rp 1,64 triliun, yakni dengan kontribusi produk residensial sebesar 51%, produk komersial 22%, dan produk industri 27%.

    Sedangkan pada 2025, LPKR menargetkan prapenjualan sebesar Rp 6,25 triliun yang merupakan peningkatan sebesar 16% dibandingkan target tahun sebelumnya. 

    CEO Grup Lippo, John Riady mengatakan, pertumbuhan ini akan didorong oleh pembangunan proyek residensial dan komersial baru di Lippo Karawaci, Lippo Cikarang, serta wilayah lain dalam portofolio perusahaan.

    “Kami berkomitmen untuk terus memperluas portofolio dan mendorong inovasi guna memenuhi kebutuhan pembeli rumah pertama dengan meluncurkan produk perumahan yang terjangkau di Park Serpong dan Lippo Cikarang Cosmopolis,” katanya dalam keterangannya, Rabu (12/2/2025).

    John Riady melanjutkan, dengan peluncuran proyek-proyek baru Lippo Karawaci yang akan datang. Pihaknya tetap optimistis pencapaian Lippo dapat mencatatkan kinerja yang kuat dan luar biasa pada masa yang akan datang.

  • Harga Emas Dunia Turun setelah Cetak Rekor Tertinggi

    Harga Emas Dunia Turun setelah Cetak Rekor Tertinggi

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (11/2/2025) akibat aksi ambil untung (profit taking) oleh investor setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

    Mengutip CNBC International, Rabu (12/2/2025), harga emas spot turun 0,1% menjadi US$ 2.904,87 per ons, setelah sebelumnya mencapai puncak tertinggi di US$ 2.942,7. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS juga terkoreksi 0,1% ke level US$ 2.932,6 per ons.

    Meskipun mengalami pelemahan, sentimen pasar emas masih cenderung positif karena kekhawatiran terkait perang dagang global yang dipicu oleh kebijakan tarif baru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    “Penurunan ini merupakan koreksi pasar akibat aksi jual dari trader jangka pendek. Selain itu, harga emas dunia telah mencapai level tinggi membutuhkan konsolidasi secara teknikal,” kata analis Kitco Metals Jim Wyckoff.

    Wyckoff menambahkan, ketidakpastian kebijakan Trump masih dapat mendukung harga emas dunia dalam jangka panjang. Oleh karena itu, aksi profit taking kali ini juga dimanfaatkan sebagian pelaku pasar sebagai peluang untuk membeli saat harga turun.

    Trump memberlakukan kenaikan tarif impor baja dan aluminium menjadi 25% secara merata tanpa pengecualian. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung industri dalam negeri AS, tetapi berpotensi memicu eskalasi perang dagang di berbagai sektor.

    Selain harga emas dunia yang melemah, saat ini pelaku pasar menantikan data inflasi AS yang dijadwalkan rilis pada Rabu (12/2/2025) guna mencari indikasi lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga The Fed.

  • Efisiensi Anggaran Harus Dilakukan secara Matang dan Selektif

    Efisiensi Anggaran Harus Dilakukan secara Matang dan Selektif

    Jakarta, Beritasatu.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar kebijakan efisiensi atau pemangkasan anggaran negara yang diatur melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dilakukan secara lebih matang dan selektif.

    Kebijakan yang menargetkan penghematan hingga Rp 306 triliun dalam APBN dan APBD 2025 ini diharapkan tetap memperhatikan dampaknya terhadap sektor usaha.

    Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan ini. Ia mengusulkan agar pemerintah melakukan penyisiran ulang untuk menentukan bidang mana saja yang perlu dipangkas secara signifikan dan mana yang hanya perlu dikurangi sedikit, agar efisiensi lebih tepat sasaran.

    “Misalnya, yang telah disampaikan presiden terkait studi banding kemiskinan ke Australia dan kunjungan ke luar negeri. Saya rasa itu sudah tepat dan memang harus dihapuskan apabila tidak terlalu berguna dan mendesak,” kata Sarman kepada Beritasatu.com, Selasa (11/2/2025).

    Sarman juga mencontohkan efisiensi dalam bentuk pengurangan frekuensi rapat di kantor-kantor kementerian dan lembaga. Menurutnya, rapat yang biasanya dilakukan hingga empat kali sehari bisa dikurangi menjadi dua kali saja. Dengan cara ini, terjadi penggabungan agenda tanpa harus memotong anggaran secara drastis.

    Kadin mengakui, kebijakan efisiensi anggaran ini akan berdampak pada berbagai sektor usaha, seperti transportasi, biro perjalanan, hotel dan restoran, serta infrastruktur.

    “Tentu kami berharap agar pemerintah bisa melakukan evaluasi kembali, tetapi tanpa mengurangi niat pemerintah untuk melakukan efisiensi terhadap anggaran-anggaran yang memang dinilai tidak tepat sasaran,” tegas Sarman.

    Ia menambahkan, apabila efisiensi dilakukan pada anggaran yang justru berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional, maka kebijakan tersebut perlu dikaji ulang.

    “Kalau tepat sasaran, apalagi kalau uang itu beredar di Indonesia, tentunya akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Sarman.

    Karenanya, Kadin berharap kebijakan efisiensi ini bisa dievaluasi secara komprehensif agar tidak menghambat pertumbuhan sektor swasta.

    “Bagaimana pun juga, anggaran pemerintah itu merupakan stimulus untuk menggerakkan berbagai sektor usaha di Indonesia,” tambah Sarman terkait efisiensi anggaran.

  • Awasi Perdagangan Aset Kripto, OJK Fokus pada Perlindungan Investor dan Tata Kelola

    Awasi Perdagangan Aset Kripto, OJK Fokus pada Perlindungan Investor dan Tata Kelola

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah resmi mengambil alih pengawasan aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) pada 10 Januari 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sejumlah perubahan penting dalam mekanisme listing dan regulasi perdagangan aset kripto di Indonesia.

    Langkah ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan investor, meningkatkan tata kelola pasar, serta memastikan transparansi dan keberlanjutan pasar kripto di tanah air.

    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi menjelaskan, mekanisme listing kini menjadi kewenangan bursa kripto yang telah mendapatkan persetujuan dari OJK. Bursa kripto akan memiliki peran utama dalam melakukan kurasi validitas aset kripto yang dapat diperdagangkan.

    “Sementara itu, OJK akan memastikan kebijakan yang diterapkan sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen dan transparansi,” kata Hasan dalam acara Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahunan (PIJTK), di Jakarta, Selasa (11/2/2025).

    Berdasarkan POJK Nomor 27 Tahun 2024, daftar aset kripto yang dapat diperdagangkan kini ditetapkan oleh bursa kripto, dengan evaluasi minimal satu kali setiap tiga bulan. Saat ini, PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX) menjadi satu-satunya bursa kripto yang telah mendapatkan persetujuan OJK setelah sebelumnya beroperasi di bawah pengawasan Bappebti.

    Terdapat 1.396 aset kripto dalam daftar whitelist yang sebelumnya ditetapkan oleh Bappebti dan masih dapat diperdagangkan di Indonesia. Namun, setiap aset harus memenuhi kriteria ketat sesuai Pasal 8 POJK 27/2024, di antaranya berbasis distributed ledger technology (DLT) yang dapat diakses publik, memiliki utilitas atau didukung aset dengan nilai ekonomi jelas, dapat ditelusuri serta tidak memiliki fitur anonimitas, dinyatakan layak berdasarkan evaluasi bursa kripto, dengan melibatkan pedagang sebagai bagian dari ekosistem.

    Terkait dengan kemungkinan listing aset kripto internasional, Hasan menjelaskan aset kripto asing tetap bisa masuk ke pasar domestik dengan mengajukan permohonan ke bursa kripto Indonesia. Permohonan ini akan dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, dengan penilaian berkala untuk memastikan kesesuaiannya.

    Selain itu, OJK juga sedang menyusun regulasi baru untuk penawaran aset keuangan digital, termasuk aset kripto baru, yang ditargetkan terbit pada 2025. Aturan ini bertujuan membuka peluang tokenisasi aset nyata dan mendukung proyek ekonomi riil yang dapat memberikan manfaat bagi industri keuangan digital.

  • Efisiensi Anggaran Pengaruhi Infrastruktur di Salatiga, Pj Wali Kota: Peluang Kerja Berkurang

    Efisiensi Anggaran Pengaruhi Infrastruktur di Salatiga, Pj Wali Kota: Peluang Kerja Berkurang

    Salatiga, Beritasatu.com – Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi APBN dan APBD 2025, termasuk pemangkasan dana transfer ke daerah, dinilai akan berdampak signifikan pada sektor infrastruktur di berbagai wilayah seperti Salatiga, Jawa Tengah.

    Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengungkapkan, kebijakan efisiensi ini membatasi transfer dana dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah hingga Rp 50 triliun. Efisiensi anggaran ini membuat dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) yang sudah ada peruntukannya mengalami pengurangan.

    Menurut Yasip, pengurangan dana ini akan berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur di daerah, yang otomatis mengurangi peluang kerja bagi masyarakat yang bergerak di sektor tersebut.

    “Jadi akan ada pengurangan (proyek) infrastruktur yang ada di daerah. Tentunya ini dampaknya akan ada pengurangan peluang kerja untuk masyarakat,” kata Yasip kepada Beritasatu.com, Selasa (11/2/2025).

    Selain mempengaruhi lapangan kerja, Yasip juga menyoroti  efisiensi anggaran akan menghambat pelayanan umum di sektor infrastruktur. Program-program seperti perbaikan drainase dan penataan pemukiman kumuh yang berperan penting dalam mengurangi angka kemiskinan, diprediksi akan terhambat.

    Efisiensi anggaran juga berpotensi menurunkan pendapatan pajak daerah, terutama di kota seperti Salatiga yang kerap menjadi tujuan rapat pemerintahan di Jawa Tengah. Dengan berkurangnya kegiatan pemerintah di daerah, pendapatan dari pajak hotel dan restoran diperkirakan akan menurun.

    Meski efisiensi anggaran menjadi tantangan, Yasip optimistis langkah-langkah strategis dapat diterapkan untuk meminimalisir dampaknya. Salah satu upaya yang diusulkan adalah dengan memberikan insentif kepada masyarakat, seperti subsidi harga, dukungan transportasi, hingga jaminan sosial bagi pekerja.

  • Menteri Rosan Ungkap Ada 3 Vendor Apple Jajaki Investasi di Indonesia

    Menteri Rosan Ungkap Ada 3 Vendor Apple Jajaki Investasi di Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, selain pembangunan pabrik AirTag di Batam, ada beberapa vendor Apple lainnya yang tengah dalam proses investasi di Indonesia.

    Kehadiran vendor tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global produk Apple.

    “Ada (vendor lain). Ini kan baru first stage. Saya meyakini akan berkembang kok. Saya yakin vendor-vendor ini akan bertambah. Apalagi kita sekarang baru satu, dibandingkan Vietnam udah 34,” kata Rosan di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (11/2/2025).

    Rosan menyebut saat ini ada dua hingga tiga vendor Apple lainnya yang sedang dalam tahap diskusi untuk berinvestasi di Indonesia.

    “Another dua atau tiga lagi (vendor Apple),” ujarnya.

    Namun, ketika ditanya mengenai detail nilai investasi yang diajukan, Rosan enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

    Apple sendiri telah menunjukkan minat serius untuk berinvestasi di Indonesia, salah satunya dengan membangun pabrik AirTag di Batam. 

    Meski demikian, nilai investasi pabrik tersebut dikabarkan tidak mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,2 triliun (mengacu pada kurs Rp 16.280 per dolar AS).