Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Pakai Aplikasi BRIMerchant, Daftar EDC BRI Jadi Lebih Mudah

    Pakai Aplikasi BRIMerchant, Daftar EDC BRI Jadi Lebih Mudah

    Jakarta, Beritasatu.com – Seiring dengan berkembangnya usaha, kebutuhan akan alat penerimaan pembayaran yang mendukung transaksi debit dan kredit semakin penting. Mengingat banyak konsumen yang lebih memilih bertransaksi menggunakan kartu debit atau kredit, bisnis kini dituntut untuk menyediakan opsi pembayaran yang lebih mudah dan cepat.

    Namun, banyak pelaku UMKM yang masih kesulitan untuk mendapatkan alat pembayaran seperti Electronic Data Capture (EDC) karena harus datang langsung ke bank, yang memakan waktu dan tenaga.

    Untuk menjawab kebutuhan ini, BRI menghadirkan fitur Self Onboarding EDC, sebuah solusi yang memungkinkan merchant atau pelaku usaha untuk mendaftar menjadi merchant BRI dan mendapatkan EDC BRI tanpa harus pergi ke bank.

    Cukup dengan menggunakan aplikasi BRImerchant, proses pendaftaran dan pengaktifan EDC dapat dilakukan secara mandiri, cepat, dan efisien. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai Self Onboarding EDC dan bagaimana hal ini dapat mempermudah transaksi bagi UMKM.

    Keunggulan BRI Self Onboarding EDC

    1. Proses Cepat dan Mudah
    Dengan Self Onboarding EDC, proses pendaftaran untuk mendapatkan EDC dilakukan sepenuhnya secara online. Merchant hanya perlu mengunduh aplikasi BRImerchant, melengkapi data yang dibutuhkan, dan EDC siap diproses.

    Tanpa harus pergi ke bank atau antri lama, Anda bisa mendapatkan alat pembayaran digital dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini tentunya sangat menghemat waktu dan tenaga, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang memiliki keterbatasan waktu.

    2. EDC Siap Pakai
    Setelah proses pendaftaran selesai, EDC BRI akan langsung dikirim ke alamat yang terdaftar dan siap digunakan. Dengan EDC, merchant dapat menerima pembayaran menggunakan kartu debit dan kredit dari berbagai bank, baik lokal maupun internasional.

    Ini membuka lebih banyak pilihan bagi pelanggan dalam bertransaksi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan pelanggan terhadap usaha Anda.

    3. Mendukung Semua Jenis Usaha
    BRI Self Onboarding EDC dirancang untuk dapat digunakan oleh berbagai jenis usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar. Sistem ini memberikan fleksibilitas dalam mengelola pembayaran, memungkinkan UMKM untuk terus berkembang dan melakukan transaksi lebih efisien.

    Tidak hanya itu, EDC BRI juga mendukung berbagai jenis transaksi, baik itu untuk pembayaran sehari-hari ataupun untuk transaksi dengan nominal besar, sehingga mendukung berbagai jenis bisnis.

    4. Keamanan Terjamin
    Keamanan menjadi hal yang sangat penting dalam transaksi digital. EDC BRI dilengkapi dengan teknologi keamanan canggih, seperti enkripsi data dan otentikasi transaksi. Ini memastikan bahwa setiap transaksi yang dilakukan menggunakan EDC terjamin keamanannya, sesuai dengan standar industri pembayaran. Merchant pun dapat merasa tenang karena data pelanggan dan informasi transaksi akan terlindungi dengan baik.

    Mengapa Memilih BRI Self Onboarding EDC?

    1. Kemudahan Akses
    Salah satu alasan utama mengapa banyak pelaku UMKM memilih BRI Self Onboarding EDC adalah kemudahan aksesnya. Dengan hanya mengunduh aplikasi BRImerchant, merchant dapat langsung mendaftar dan mendapatkan EDC tanpa harus keluar rumah atau pergi ke bank. Prosesnya sepenuhnya dilakukan secara online, membuatnya sangat praktis dan menghemat waktu.

    2. Instan dan Efisien
    Setelah proses pendaftaran selesai, EDC akan segera dikirimkan dan siap digunakan untuk transaksi kartu. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi bisnis yang membutuhkan alat pembayaran dengan segera. Tanpa harus menunggu terlalu lama, usaha dapat segera meningkatkan layanan pembayaran kepada pelanggan.

    3. Meningkatkan Kecepatan Transaksi
    Dengan menggunakan EDC, transaksi menjadi lebih cepat. Proses pembayaran kartu dapat dilakukan dalam waktu singkat, mengurangi antrian panjang, dan meminimalkan kesalahan transaksi. Ini juga membuat pengalaman pelanggan menjadi lebih menyenangkan, sehingga mereka lebih cenderung untuk kembali berbelanja di usaha Anda.

    4. Fleksibel untuk Semua Jenis Usaha
    Baik itu usaha kecil, menengah, atau besar, EDC BRI dirancang untuk memenuhi kebutuhan semua jenis bisnis. Dengan berbagai fitur yang tersedia, EDC ini sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik usaha Anda.

    5. Keamanan Transaksi Terjamin
    Setiap transaksi yang dilakukan melalui EDC BRI dilindungi dengan sistem keamanan terbaik, sehingga merchant dan pelanggan sama-sama merasa aman saat bertransaksi. Dengan teknologi enkripsi yang canggih, EDC dari BRI memberikan perlindungan maksimal terhadap data transaksi dan informasi pribadi.

    Langkah-Langkah Pendaftaran Self Onboarding EDC BRI

    Untuk mempermudah Anda dalam mendaftar dan mendapatkan EDC BRI, ikuti langkah-langkah berikut dengan teliti:
    1. Unduh Aplikasi BRImerchant dari Play Store atau App Store.
    2. Daftar sebagai Merchant BRI dengan mengklik tombol “Register”.
    3. Pilih EDC BRI dan lengkapi data yang diminta, seperti dokumen KTP, NPWP, dan foto usaha.
    4. Verifikasi identitas dengan verifikasi wajah dan masukkan OTP yang diterima melalui SMS.
    5. Setelah pendaftaran selesai, tunggu verifikasi dari BRI, lalu EDC akan segera dikirimkan dan siap digunakan untuk transaksi.

    Dengan menggunakan Self Onboarding EDC, UMKM dapat menikmati kemudahan dalam menerima pembayaran digital dan mengelola transaksi secara lebih efisien.

    Layanan ini memberikan berbagai manfaat yang dapat membantu meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi BRImerchant.

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 7.000 Jadi 1,681 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 7.000 Jadi 1,681 Juta Per Gram

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau harga emas Antam hari ini turun Rp 7.000 per gram pada awal pekan ini. Pada perdagangan Senin, (17/2/2025), harga emas Antam berada di level Rp 1,671 juta per gram.

    Hal yang sama berlaku untuk harga buyback emas Antam turun Rp 8.000 menjadi Rp 1,521 juta per gram. Harga buyback ini merupakan nilai yang diberikan jika Anda ingin menjual emas kembali ke Antam.

    Dalam hal perpajakan, pembelian emas Antam mengikuti ketentuan yang tertuang dalam PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pajak Penghasilan (PPh) 22 dikenakan sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian emas batangan juga disertai bukti potong PPh 22.

    Adapun untuk transaksi penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima.

    Berikut harga emas Antam pada Senin pagi hari ini:

    Harga emas 0,5 gram: Rp 885.500
    Harga emas 1 gram: Rp 1.671.000
    Harga emas 2 gram: Rp 3.286.000
    Harga emas 3 gram: Rp 4.909.000
    Harga emas 5 gram: Rp 8.159.000
    Harga emas 10 gram: Rp 16.240.000
    Harga emas 25 gram: Rp 40.437.500
    Harga emas 50 gram: Rp 80.775.000
    Harga emas 100 gram: Rp 161.390.000
    Harga emas 250 gram: Rp 403.087.000
    Harga emas 500 gram: Rp 805.875.000
    Harga emas 1.000 gram: Rp 1.61q.600.000.

    Selain harga emas antam hari ini yang turun, emas dari perusahaan pelat merah itu telah mencapai harga tertinggi Rp 1,701 juta per gram. Sementara harga buyback tertinggi yang pernah dicatat adalah Rp 1,552 juta per gram.

  • Menteri Lingkungan Hidup Sebut TSI Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

    Menteri Lingkungan Hidup Sebut TSI Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menilai, Taman Safari Indonesia (TSI) di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan contoh konkret dalam penerapan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

    “Taman Safari Indonesia telah membuktikan efektivitas dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Model ini sangat potensial untuk diterapkan di berbagai daerah guna mendukung kebijakan lingkungan yang lebih ramah dan efisien,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (16/2//2025).

    Saat mengunjungi Taman Safari Bogor pada Sabtu (15/2/2025), Hanif Faisol menyampaikan rencana untuk mengadopsi teknologi Integrated Waste Management (IWM) dan menerapkannya di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia. Implementasi sistem ini akan difokuskan pada kawasan komersial seperti hotel, restoran, kafe (horeka), properti, perkantoran, serta pusat perbelanjaan.

    IWM merupakan inovasi dalam pengelolaan limbah dan sampah berkelanjutan yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular. Teknologi yang digunakan mencakup pemilahan sampah sejak sumbernya, pengolahan limbah organik menjadi kompos, daur ulang sampah anorganik, serta pemanfaatan energi dari limbah.

    Dalam kesempatan tersebut, Hanif Faisol juga mempelajari sistem pengelolaan limbah ramah lingkungan yang diterapkan di TSI serta mengevaluasi potensi penerapannya di daerah lain di Indonesia.

    Menurutnya, konsep pengelolaan sampah yang terintegrasi ini dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan limbah di kawasan perkotaan sekaligus mendukung target nasional dalam upaya pengurangan sampah.

    Direktur TSI Jansen Manangsang menjelaskan, sistem IWM yang dijalankan oleh Greenprosa, unit pengelolaan limbah milik TSI, berhasil mengurangi dampak lingkungan serta memberikan nilai tambah dari sampah yang dihasilkan.

    Jansen menyambut baik inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup dalam mengadopsi sistem ini dan menyatakan kesiapan TSI untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menerapkan pengelolaan limbah yang lebih luas.

    “Taman Safari Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan serta siap mendukung pemerintah dalam memperluas manfaat teknologi ini,” ungkapnya.

    Ia berharap kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang lebih terintegrasi di Indonesia, serta memperkuat kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

  • Orang Asing Dilarang Beli Rumah di Australia Selama 2 Tahun

    Orang Asing Dilarang Beli Rumah di Australia Selama 2 Tahun

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Australia akan melarang orang asing membeli rumah yang sudah ada di negara tersebut selama dua tahun. Langkah itu sebagai upaya untuk meningkatkan pasokan perumahan yang saat ini terbatas.

    “Kami melarang pembelian rumah tinggal oleh warga negara asing mulai 1 April 2025 hingga 31 Maret 2027,” ujar Menteri Keuangan Jim Chalmers dalam pernyataan bersama dengan Menteri Perumahan Clare O’Neil dilansir dari CNBC International, Minggu (16/2/2025).

    Ia menambahkan, kebijakan pelarangan pembelian rumah di Australia bagi orang asing ini akan ditinjau kembali untuk menentukan apakah larangan tersebut perlu diperpanjang.

    Ketidakpuasan terhadap kondisi perumahan di Australia mencapai tingkat tertinggi sepanjang sejarah pada 2024. Isu ini diperkirakan akan menjadi salah satu topik utama dalam pemilihan umum yang dijadwalkan pada Mei mendatang.

    Dalam pernyataannya, O’Neil menyebutkan bahwa kebijakan ini diperkirakan akan membebaskan sekitar 1.800 properti per tahun bagi pembeli lokal.

    “Inisiatif ini memang hanya bagian kecil, tetapi tetap merupakan langkah penting dalam agenda perumahan kami yang lebih luas. Fokus utama kami adalah meningkatkan pasokan hunian dan membantu lebih banyak warga memiliki rumah,” demikian pernyataan kedua menteri tersebut.

    Perumahan menjadi faktor utama dalam peningkatan biaya hidup di Australia dan diperkirakan akan menjadi isu sentral dalam pemilu mendatang. Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa Partai Buruh yang berhaluan kiri-tengah saat ini tertinggal dari oposisi konservatif utama mereka.

    Untuk mengatasi krisis perumahan, pemerintah Australia telah meloloskan sejumlah reformasi, termasuk skema ekuitas bersama serta insentif pajak bagi pengembang.

    Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi tekanan biaya dan membantu mencapai target pembangunan 1,2 juta rumah baru pada 2030. Untuk mencapainya, Pemerintah Australia melarang pembelian rumah baru untuk orang asing selama dua tahun.

  • Daya Beli Lemah Tak Pengaruhi Perburuan Tiket Konser Mahal

    Daya Beli Lemah Tak Pengaruhi Perburuan Tiket Konser Mahal

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, mengungkap penyebab masih diburunya tiket konser band internasional di Jakarta meski harganya tergolong mahal. Sebagai contoh, tiket konser band Linkin Park di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (16/2/2025) dibanderol dari kisaran Rp 1,25 juta hingga Rp 3,95 juta.

    Nailul menjelaskan konsumsi hiburan memiliki sifat yang berbeda dibandingkan dengan kebutuhan pokok.

    “Ketika berbicara soal konser musik, ini bukan sekadar soal harga. Konsumen memiliki kepuasan tersendiri dalam menikmati hiburan, sehingga permintaan tiket konser cenderung tetap tinggi, meskipun harga tiket tergolong mahal,” ujar Nailul kepada Beritasatu.com, Minggu (16/2/2025).

    Ia menambahkan barang atau jasa yang bersifat hiburan (leisure) memiliki pola konsumsi yang berbeda. Penggemar cenderung tetap membelanjakan uangnya untuk konser yang mereka anggap penting, tanpa terlalu mempertimbangkan kondisi daya beli secara umum.

    “Banyak yang bertanya mengapa daya beli masyarakat sedang melemah, tetapi tiket konser tetap laris. Ini karena bagi penggemar, konser bukan sekadar pengeluaran biasa, melainkan bentuk pemenuhan kepuasan dan pengalaman pribadi. Ketika seseorang sangat menyukai suatu band atau musisi, harga tiket sering kali bukan menjadi penghalang,” jelasnya.

    Terkait harga tiket konser yang mahal, Nailul menjelaskan harga tiket sangat bergantung pada kebijakan harga dari artis dan promotor. Jika semakin banyak promotor dan venue yang bersaing, biaya operasional konser bisa lebih efisien, yang berpotensi menekan harga tiket.

    “Semakin banyak promotor yang beroperasi di Indonesia, semakin besar peluang artis internasional untuk datang dan menggelar konser di sini. Lebih banyak promotor dan venue berarti lebih banyak persaingan, yang bisa menurunkan biaya operasional konser. Ini bisa berdampak pada harga tiket yang lebih kompetitif,” jelasnya.

    Nailul menekankan bagi penggemar setia, harga bukanlah penghalang. Hal itu yang membuat tiket konser band internasional di Jakarta yang tergolong mahal tetap diburu para penggemarnya.

    “Sama seperti pecinta sepak bola yang rela membayar mahal untuk menonton tim favoritnya, penggemar musik juga cenderung tetap membeli tiket konser meskipun harganya mahal. Bahkan, banyak fans K-pop yang rela terbang ke Korea hanya untuk menonton idolanya. Hal ini menunjukkan konser adalah bagian dari gaya hidup dan kepuasan pribadi, bukan sekadar pengeluaran biasa,” pungkasnya.

  • Gula Semut Kediri Tembus Pasar Internasional di Jepang dan Malaysia

    Gula Semut Kediri Tembus Pasar Internasional di Jepang dan Malaysia

    Kediri, Beritasatu.com – Gula semut produksi Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kini semakin diminati pasar, baik di dalam negeri maupun mancanegara, seperti Jepang dan Malaysia. Produk berbahan dasar tebu ini diproduksi pasangan suami istri (pasutri) Guncono dan Sri Wahyuni, warga Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

    “Kami memulai usaha sejak 2014 dengan membuat gula merah berbentuk balok, bumbung, dan koin. Namun, pada 2018, kami melihat peluang bisnis gula semut karena masyarakat lebih menyukai produk yang praktis,” ujar Sri Wahyuni saat ditemui Beritasatu.com, Minggu (16/2/2025).

    Menurut Sri Wahyuni, gula semut lebih praktis digunakan dibandingkan gula merah berbentuk balok. Dengan kemasan bubuk, konsumen cukup menggunakan sendok takar saat memasak atau membuat minuman.

    Apalagi, Kabupaten Kediri memiliki banyak petani tebu dan perajin gula merah sehingga bahan baku melimpah. Untuk meningkatkan kualitas produksi gula semut Kediri, Guncono dan Sri Wahyuni bahkan rela belajar langsung ke Yogyakarta selama lima hari dengan biaya sendiri.

    Usaha ini pun berbuah manis. Kini, gula semut produksi mereka tidak hanya diminati di Kediri, tetapi juga merambah pasar Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Jombang, Manado, Bandung, Papua, hingga ke luar negeri, seperti Jepang dan Malaysia.

    “Kami pernah mengirim 10 pieces ke Jepang dan 1 ton ke Malaysia. Sebenarnya ada permintaan 7 ton per pekan, tetapi karena keterbatasan alat produksi, kami belum bisa memenuhinya,” jelasnya.

    Saat ini, produksi gula semut masih dilakukan secara manual, dengan kapasitas harian hanya 200 kilogram (kg). Kendala lainnya adalah cuaca, terutama pada musim hujan karena pengeringan masih mengandalkan sinar matahari.

    Dari segi harga, gula semut Kediri dijual secara curah seharga Rp 25.000 per kg, sedangkan untuk kemasan 250 gram dijual Rp 20.000 per kg. “Kami butuh alat dengan kapasitas lebih besar agar bisa memenuhi permintaan ekspor dalam jumlah besar,” pungkas Sri Wahyuni.

  • PP Nomor 6 Tahun 2025 Mengenai Tunjangan PHK 60 Persen dari Upah Bisa Jaga Daya Beli Masyarakat

    PP Nomor 6 Tahun 2025 Mengenai Tunjangan PHK 60 Persen dari Upah Bisa Jaga Daya Beli Masyarakat

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat menyatakan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2025 mengenai Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, yang berlaku mulai 7 Februari 2025, memiliki ketentuan yang lebih baik dibandingkan regulasi sebelumnya. Dalam aturan ini, pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mendapatkan kepastian berupa tunjangan sebesar 60 persen dari upah terakhir selama enam bulan.

    “Alhamdulillah, aturan ini lebih menguntungkan bagi pekerja dibandingkan dengan PP sebelumnya. Artinya, pekerja yang mengalami PHK dapat menerima uang tunai sebesar 60% dari upah selama enam bulan. Kebijakan ini jelas mendukung pekerja dan berkontribusi dalam menjaga daya beli masyarakat, yang merupakan faktor utama pertumbuhan ekonomi,” ungkap Jumhur dalam pernyataan resminya di Jakarta, Minggu (16/2/2025).

    Lebih lanjut, Jumhur menjelaskan, pemerintahan Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakannya terhadap kelompok yang rentan, termasuk para pekerja.

    Ia menekankan bahwa membela pekerja bukan berarti mengabaikan kepentingan dunia usaha, melainkan membangun sinergi untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih menguntungkan.

    “Yang perlu disingkirkan adalah hambatan ekonomi, seperti korupsi, praktik impor ilegal, serta keserakahan yang menghambat pertumbuhan usaha,” tambahnya dalam menanggapi korban PHK yang mendapatkan tunjangan sebesar 60 persen dari upah terakhir selama enam bulan.

    Sejak diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja, terjadi pengurangan pesangon yang signifikan bagi pekerja. Jika sebelumnya, berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pesangon dapat mencapai 32 kali upah bagi pekerja dengan masa kerja puluhan tahun, kini jumlahnya dibatasi maksimal 19 kali upah.

    Sebagai kompensasi, pekerja yang mengalami PHK diberikan manfaat tambahan berupa Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

    Sesuai dengan ketentuan dalam PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, pekerja yang terkena PHK sebelumnya hanya memperoleh 45 persen dari upah selama tiga bulan pertama dan 25 persen dari upah untuk tiga bulan berikutnya, ditambah manfaat berupa pelatihan kerja agar mereka dapat beralih ke sektor lain.

    Dengan diterbitkannya PP Nomor 6 Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto menetapkan perubahan yang lebih menguntungkan bagi pekerja. Pasal 21 dalam regulasi ini menyatakan bahwa pekerja yang terkena PHK berhak mendapatkan tunjangan sebesar 60 persen dari upah terakhir selama enam bulan.

    Selain itu, upah yang digunakan sebagai dasar pembayaran manfaat JKP adalah upah terakhir yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan, dengan batas maksimum Rp 5 juta. Jika upah pekerja melebihi batas tersebut, pembayaran manfaat tetap mengacu pada batas maksimal yang telah ditetapkan.

    Perubahan lainnya dalam PP ini termasuk revisi pada Pasal 11, yang mengatur besaran iuran JKP. Sebelumnya, iuran ditetapkan sebesar 0,46 persen dari upah bulanan, tetapi kini diturunkan menjadi 0,36 persen. Iuran tersebut bersumber dari kontribusi Pemerintah Pusat dan dana JKP. Pemerintah menyumbang 0,22 persen dari upah pekerja per bulan, sedangkan 0,14 persen berasal dari rekomposisi iuran Program JKK.

    Selain itu, PP ini juga menambahkan Pasal 39A yang menyatakan bahwa jika suatu perusahaan dinyatakan pailit atau tutup sesuai ketentuan perundang-undangan dan menunggak iuran hingga enam bulan, manfaat JKP tetap akan dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

    Namun, ketentuan ini tidak menghapus kewajiban pengusaha untuk melunasi tunggakan dan denda program jaminan sosial ketenagakerjaan, sebagaimana diatur dalam Pasal 39A ayat (2).

    Dengan adanya perubahan dengan PP terkait pekerja yang di-PHK mendapatkan tunjangan sebesar 60 persen dari upah terakhir selama enam bulan, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja yang mengalami PHK.

  • Sektor Pariwisata dan UMKM Raup Untung

    Sektor Pariwisata dan UMKM Raup Untung

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyoroti maraknya konser grup band musik internasional di Jakarta. Terbaru, band legendaris asal Amerika Serikat, Linkin Park, sukses menghibur ribuan penggemarnya di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan, pada Minggu (16/2/2025).

    Menurut Nailul Huda, fenomena ini memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah tempat konser berlangsung, termasuk Jakarta. Ia menjelaskan konser berskala besar tidak hanya menguntungkan industri musik dan hiburan, tetapi juga sektor pariwisata lain, seperti perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    “Industri musik dan hiburan jelas merasakan pertumbuhan pendapatan signifikan dari konser-konser ini, baik bagi musisi, promotor, maupun penyelenggara acara,” ujar Nailul kepada Beritasatu.com, Minggu (16/2/2025).

    Nailul menyebut sektor perhotelan dan transportasi merasakan manfaat dari peningkatan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang khusus untuk menghadiri konser. Para penggemar yang berasal dari luar Jakarta tentu membutuhkan akomodasi serta transportasi, sehingga berkontribusi pada peningkatan ekonomi di sektor tersebut.

    UMKM juga mendapatkan keuntungan dari tren konser musik internasional di Jakarta. Banyak pelaku usaha yang menjual merchandise, makanan, dan produk lainnya di sekitar venue konser, sehingga menciptakan peluang ekonomi baru.

    Namun, Nailul mengakui secara keseluruhan, kontribusi industri konser terhadap produk domestik bruto (PDB) sektor hiburan dan pariwisata masih relatif kecil dibandingkan industri lainnya. Hal ini disebabkan oleh sifatnya yang tidak berlangsung setiap hari.

    “Jika konser internasional dapat diadakan lebih sering, misalnya satu atau dua kali dalam sebulan, dampaknya terhadap perekonomian bisa lebih signifikan. Hal ini akan semakin menghidupkan industri hiburan dan memberikan efek jangka panjang bagi sektor terkait,” tambahnya.

    Meskipun dampaknya saat ini bersifat temporer, tren meningkatnya konser musik internasional di Jakarta menunjukkan potensi besar bagi industri hiburan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Indonesia. Nailul menilai, jika dikelola dengan baik, sektor ini dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

  • Uni Eropa dan Indonesia Bakal Tingkatkan Volume Investasi

    Uni Eropa dan Indonesia Bakal Tingkatkan Volume Investasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mempercepat penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) serta memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa.

    Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan virtual dengan Komisioner Perdagangan Uni Eropa (UE), Maros Sefcovic, pada Kamis (13/2/2025).

    “Terdapat urgensi bagi Indonesia dan UE untuk segera menyelesaikan proses negosiasi, yang akan membuka peluang baru bagi kedua pihak dalam meningkatkan volume perdagangan dan investasi,” ujar Airlangga kepada wartawan, Minggu (16/2/2025).

    Meskipun masih terdapat beberapa isu dalam proses negosiasi, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia tetap membuka peluang bagi investasi dengan Uni Eropa.

    “Dengan diselesaikannya I-EU CEPA, Indonesia berharap dapat menarik investor dari Uni Eropa untuk menjajaki pasar Indonesia,” tambahnya.

    Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa, menurut Airlangga, berkomitmen untuk terus mencari solusi terhadap tantangan yang ada demi memperkuat hubungan perdagangan bilateral yang saling menguntungkan, terutama dalam investasi.

    Ia berharap, dengan ditandatanganinya I-EU CEPA, kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa semakin erat serta memberikan manfaat bagi kedua pihak dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.

    Diketahui, perundingan I-EU CEPA telah berlangsung selama sembilan tahun dengan total 19 putaran. Perjanjian ini mencakup tiga pilar utama, yaitu akses pasar perdagangan barang dan jasa, investasi dan pengadaan publik, serta harmonisasi regulasi perdagangan dan peningkatan kapasitas.

    Dalam pertemuan virtual tersebut, Maros Sefcovic menekankan pentingnya momentum dalam menentukan kerangka waktu penyelesaian perundingan I-EU CEPA yang realistis dan dapat diterima oleh kedua belah pihak.

    Ia juga menyoroti kondisi perdagangan global yang diwarnai perang tarif, sehingga diperlukan strategi mitigasi yang tepat guna memastikan kelancaran arus perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

    Sefcovic menyampaikan harapan bahwa perundingan I-EU CEPA dapat diselesaikan pada semester pertama 2025. “Struktur pasar dan ekonomi yang berbeda antara UE dan Indonesia dapat membuka lebih banyak peluang pasar,” pungkasnya dalam memaparkan kerja sama investasi Uni Eropa dan Indonesia.
     

  • Ketahanan Pangan Indonesia Stabil Dibanding Filipina yang Kondisi Darurat

    Ketahanan Pangan Indonesia Stabil Dibanding Filipina yang Kondisi Darurat

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional saat ini dalam kondisi yang stabil. Hal ini berbeda dengan Filipina, yang baru saja mengumumkan situasi darurat akibat permasalahan pangan.

    Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan Moch Arief Cahyono mengatakan, produksi pangan Indonesia terus mengalami perkembangan positif. Kondisi ini bertolak belakang dengan sejumlah negara yang menghadapi krisis pangan.

    “Filipina baru-baru ini resmi menetapkan status darurat ketahanan pangan karena lonjakan harga beras yang sulit dikendalikan,” ujar Arief dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (16/2/2025).

    Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil pemerintah Filipina untuk menekan kenaikan harga yang semakin membebani masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan ketergantungan pada impor.

    Menanggapi situasi tersebut, Arief mengimbau semua pihak di Indonesia agar tetap waspada.

    “Kami turut prihatin dengan kondisi di Filipina, meskipun hal ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Sejak lama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah memperingatkan adanya potensi krisis pangan global. Oleh karena itu, berbagai program strategis telah kami siapkan untuk mengantisipasinya,” katanya.

    Menurut Kementan, ketahanan pangan di Indonesia tetap kuat, seiring dengan perkiraan meningkatnya produksi padi dalam negeri.

    “Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras pada awal 2025 diprediksi mengalami peningkatan signifikan,” tambah Arief.

    BPS mencatat bahwa potensi produksi beras Indonesia pada periode Januari-Maret 2025 diperkirakan mencapai 8,67 juta ton. Jumlah ini mengalami lonjakan sebesar 52,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, yang hanya sebesar 5,69 juta ton.

    Peningkatan produksi ini sejalan dengan perkiraan luas panen padi yang mencapai 2,83 juta hektare, naik sekitar 970,33 ribu hektare atau 52,08 persen dibandingkan luas panen Januari-Maret 2024 yang hanya 1,86 juta hektare.

    “Melihat peningkatan ini, pasokan beras dalam negeri mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Arief.

    Ia juga menambahkan, bahwa peningkatan produksi beras turut berdampak pada stabilitas harga. Berdasarkan data BPS, harga rata-rata beras di penggilingan pada Januari 2025 berada di angka Rp 12.796 per kg, turun 4,30 persen dibandingkan Januari 2024.

    “Biasanya harga beras cenderung naik di awal tahun, namun kali ini lebih stabil berkat peningkatan produksi,” tuturnya.

    Untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga, Kementan meminta Perum Bulog untuk mengoptimalkan penyerapan gabah petani.

    “Dengan meningkatnya produksi padi di hulu, Bulog memiliki peran penting dalam menyerap gabah petani. Kami yakin Bulog dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga stok beras nasional tetap aman,” ungkap Arief.

    Sebagai bagian dari upaya penyerapan gabah, pemerintah telah mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp 16,6 triliun bagi Bulog. Dana tersebut ditargetkan untuk menyerap setara 3 juta ton beras hingga April 2025.

    Selain itu, Kementan juga memfasilitasi kesepakatan antara Bulog dan industri penggilingan padi guna menyerap sekitar 2,1 juta ton beras dari petani.

    “Jika seluruh pihak berkomitmen, kami optimistis stok beras nasional tahun ini akan tetap terjaga,” pungkasnya dalam merespons darurat ketahanan pangan di Filipina.