Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Dunia Perbankan Kini Manfaatkan Data untuk Berinovasi

    Dunia Perbankan Kini Manfaatkan Data untuk Berinovasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Dunia perbankan kini memanfaatkan data untuk terus berinovasi dalam persaingan industri yang semakin ketat. Hal ini dilakukan untuk membedakan layanan menjadi tantangan utama bagi para pelaku usaha.

    Head of Enterprise Data Management & Analytics PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ajutorius Pinem mengatakan, produk dan layanan yang ditawarkan oleh berbagai bank cenderung serupa, sehingga meningkatkan intensitas kompetisi pada sektor ini.

    “Kami merespons tantangan ini dengan melakukan transformasi menyeluruh yang mencakup dua aspek utama. Pertama, perubahan budaya organisasi dan kedua transformasi digital,” ucapnya pada acara Indonesia Data and Economic (IDE) Conference 2025 dikutip Rabu (19/2/2025).

    Lebih lanjut, terkait perubahan budaya, perusahaan perbankan pelat merah itu berupaya memperkuat budaya kerja internal dengan lebih terbuka terhadap inovasi dan perkembangan zaman.

    Sementara, terkait transformasi digital dan kemajuan teknologi yang pesat, bank yang telah lama beroperasi perlu terus beradaptasi dengan teknologi terbaru agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

    Salah satu wujud transformasi ini adalah percepatan proses kredit, yang kini hanya memerlukan waktu dua hari, jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya yang bisa mencapai dua minggu.

    “Ini merupakan lompatan besar bagi kami di BRI. Digitalisasi memungkinkan peningkatan efisiensi serta produktivitas internal,” papar Ajutorius.

    Ia menambahkan, inovasi data dunia perbankan yang dilakukan BRI didasarkan pada pemanfaatan data.

    “Dengan data, kami dapat memahami secara menyeluruh proses-proses internal,” ucap dia.

    Data ini memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi aspek bisnis yang perlu ditingkatkan guna meningkatkan efisiensi serta menjawab kebutuhan nasabah.

    Analisis data juga membantu tenaga pemasaran dan pengambil keputusan dalam merespons kondisi pasar secara real-time.

    “Pendekatan ini membantu bank dalam mengoptimalkan proses bisnis, mengembangkan model bisnis baru, serta memperkuat tata kelola kerja yang berbasis digitalisasi, jaringan, dan layanan financial advisor,” tambahnya.

    Untuk tetap relevan, BRI terus menyesuaikan bisnisnya dengan kebutuhan pasar. Salah satu tantangan terbesar adalah perubahan perilaku nasabah.

    “Dahulu, nasabah datang ke bank untuk mendapatkan layanan. Sekarang, mereka ingin layanan perbankan tersedia di genggaman,” ungkapnya dalam mengungkap inovasi data dunia perbankan.

  • BNI Raih 2 Penghargaan Alpha Southeast Asia 2024 lewat Solusi Trade Finance dan Transaksi Cross Border

    BNI Raih 2 Penghargaan Alpha Southeast Asia 2024 lewat Solusi Trade Finance dan Transaksi Cross Border

    Jakarta, Beritasatu – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menerima dua penghargaan dari Alpha Southeast Asia. Kedua penghargaan tersebut adalah Best Online Trade Facilitation Solution in Indonesia 2024 dan Best Cross Border Payment Solution in Indonesia 2024.

    Penghargaan ini diterima oleh Wholesale Transaction Product & Partnership Division Head BNI I Gede Widya Anantayoga dan Cash Management Digital Channel Department Head BNI Auzaiy dalam ajang 18th Annual Transaction Banking Awards 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (12/2/2025).

    Direktur Digital and Integrated Transaction Banking BNI Hussein Paolo Kartadjoemena dalam keterangan resminya mengatakan, penghargaan ini menegaskan komitmen BNI untuk terus berinovasi dalam memberikan solusi terbaik bagi nasabah, terutama dalam memfasilitasi transaksi trade finance dan cross border yang mudah dan efisien.

    “Di BNI, kami berupaya membangun ekosistem digital yang komprehensif dan kompetitif, khususnya dalam transaksi korporasi dan bisnis yang kami sediakan di BNIdirect. Trade finance dan transaksi cross border menjadi layanan perbankan korporasi dan bisnis dengan pencapaian pangsa pasar yang unggul di sepanjang tahun 2023 dan 2024,” ujar Paolo.

    Hingga September 2024, BNI menguasai 14,67% pangsa trade finance, yang menunjukkan kepemimpinannya di industri ini. Selain itu, BNI mengungguli banyak pesaingnya dengan pangsa pasar 19,65% dalam domestic bank guarantee. Pencapaian ini menempatkan BNI sebagai pemain terbesar ke-empat di sektor trade finance dan ke-dua di sektor bank guarantee dengan total volume transaksi trade finance mencapai US$ 40,4 miliar dan domestic bank guarantee mencapai Rp 18,1 triliun.

    Di tahun 2024 ini juga, BNI menghadirkan solusi inovatif untuk pembayaran cross border, guna perkuat posisinya sebagai pemimpin layanan keuangan di Indonesia dan global. Layanan remitansi BNI didukung sistem andal, koneksi global melalui sembilan kantor luar negeri, dan sekitar 1.000 mitra, untuk mempercepat pembayaran digital melalui Open API. Layanan tersebut tersedia di platform BNIdirect, bagian dari ekosistem digital BNI yang komprehensif, dirancang untuk memenuhi kebutuhan transaksi korporasi dan bisnis secara efisien.

    Lebih lanjut, Paolo menjelaskan transaksi cross border BNI memudahkan pengiriman uang, baik ke luar negeri melalui layanan Outgoing Transfer (OTR) maupun transaksi dari luar negeri melalui layanan Incoming Transfer (ITR). Layanan OTR dapat diakses oleh pelanggan korporasi dan ritel melalui berbagai saluran, termasuk wondr by BNI, BNI Mobile Banking, BNIdirect, dan kantor cabang/konter.

    “Kepercayaan yang telah diberikan oleh para nasabah akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik lagi di masa depan,” tutup Paolo.

  • B-Universe Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Edukasi Masyarakat

    B-Universe Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Edukasi Masyarakat

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, menerima kunjungan audiensi dari Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita beserta jajaran pimpinan lainnya di gedung BPJS Ketenagakerjaan, Kuningan, pada Rabu (19/02/2025).

    Audiensi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini membahas kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan B-Universe dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asuransi pemerintah tersebut.

    “Nah, ini yang kita sampaikan. B-Universe, dengan banyak medianya, bisa membantu kita mengedukasi masyarakat, khususnya para pekerja di sektor informal yang selama ini belum menjadi peserta. Padahal, risiko kerja mereka cukup tinggi,” kata Anggoro.

    Anggoro menambahkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat BPJS Ketenagakerjaan, padahal program ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga memastikan kesejahteraan para pekerja.

    “Kami ingin BPJS dikenal secara utuh, tidak hanya sebagai perlindungan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memastikan kesejahteraan pekerja selama mereka bekerja, bahkan hingga masa pensiun,” ujar Anggoro.

    Sementara, Enggartiasto Lukita juga menyoroti berbagai manfaat yang dapat diperoleh pekerja melalui asuransi pemerintah ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pentingnya perlindungan bagi pekerja migran melalui BPJS Ketenagakerjaan.

    “Manfaat yang didapatkan para pekerja sangat besar. Tidak selamanya seseorang bisa bekerja dengan baik, dan tidak ada yang mengharapkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Namun, jika terjadi musibah, BPJS akan menanggung berbagai kebutuhan, termasuk anak-anak pekerja yang masih bersekolah. Demikian juga dengan pekerja migran, mereka harus mendapatkan perlindungan,” jelas Enggartiasto.

    Dengan adanya pertemuan ini, Enggartiasto berharap kerja sama ini dapat semakin meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya proteksi dari BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, musibah bisa datang kapan saja, sehingga perlindungan menjadi sangat penting.

    “Jadi sekali lagi, B-Universe terpanggil untuk menyosialisasikan hal-hal positif yang telah dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.
     

  • Bahlil Bongkar Modus Gas Oplosan, Subsidi Rp 8,7 Triliun Bocor

    Bahlil Bongkar Modus Gas Oplosan, Subsidi Rp 8,7 Triliun Bocor

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membongkar modus industri mengoplos gas LPG 3 kilogram untuk menekan biaya produksi. Seharusnya industri memakai tabung gas nonsubsidi, tetapi mengakali dengan membuat gas oplosan.

    “3 kilogram dioplos baru, dimasukkan ke tabung 12 kilogram, baru itu yang dibeli oleh industri. Kadang-kadang rumah makan dan hotel ini beli juga itu,” kata Bahlil saat menjadi pembicara Indonesia Economic Summit di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu (19/2/2025).

    Bahlil menjelaskan, negara memberi subsidi LPG 3 kilogram hingga Rp 87 triliun per tahun. Dengan asumsi 5% dipakai oplosan, maka ada Rp 4,3 triliun anggaran subsidi yang salah sasaran.

    Dia juga mengungkap modus pengurangan isi tabung gas. Menurut temuan Bahlil, tak ada tabung gas yang benar-benar berisi 3 kilogram.

    “Sumpah, potong kuping, bapak-ibu, semua itu per tabung itu tidak sampai 3 kilogram, paling tinggi 2,7 (kilogram),” ucapnya dalam menanggapi tabung gas 3 kilogram oplosan.

    Bahlil berkata, modus itu membuat kerugian 10% dari subsidi LPG 3 Kilogram. Dengan begitu, sekitar Rp 8,7 triliun subsidi tidak tepat sasaran.

    Dia juga mempermasalahkan harga gas LPG 3 Kilogram yang bisa menembus Rp 30.000 saat diterima masyarakat. Padahal, negara sudah menyubsidi sekitar Rp 36.000 per tabung.

    “Kita ini mengambil hak rakyat, suruh rakyat bayar lebih. Saya sebagai mantan orang miskin yang dibesarkan dalam keluarga yang susah, tidak rela ini terjadi,” ujar Bahlil dalam merespons tabung gas 3 kilogram oplosan.
     

  • Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,15 Persen per 18 Februari 2025

    Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,15 Persen per 18 Februari 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah tekanan dalam pasar keuangan global. Di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi, nilai tukar rupiah terkendali dengan kecenderungan menguat pada Februari 2025.

    Nilai tukar rupiah menguat sebesar 0,15 persen point to point (ptp) jika dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2024 terhadap dolar AS  per 18 Februari 2025 . Namun, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 1,06 persen year to date (ytd) dari level akhir Desember 2024.

    “Perkembangan tersebut sejalan konsistensi kebijakan stabilisasi BI serta didukung oleh aliran masuk modal asing yang masih berlanjut, imbal hasil instrumen keuangan domestik yang menarik, serta prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil rapat Dewan Gubernur Februari 2025 di gedung Thamrin BI, Rabu (19/2/2025).

    Meski melemah 1,06 persen secara ytd, tetapi nilai tukar rupiah relatif stabil bila dibandingkan dengan kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama Indonesia, sedangkan terhadap kelompok mata uang negara maju di luar dolar AS tetap berada dalam tren menguat.

    Ke depan, nilai tukar rupiah diperkirakan stabil didukung komitmen BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.

    Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI) untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

    Strategi operasi moneter pro-market terus diperkuat untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan guna memastikan pencapaian sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.

    “Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk mempercepat upaya pendalaman pasar uang dan pasar valas serta mendorong aliran masuk modal asing ke dalam negeri,” jelas Perry terkait nilai tukar rupiah.

  • Pemerintah Lakukan Penyisiran Anggaran untuk Efisiensi Rp 750 Triliun

    Pemerintah Lakukan Penyisiran Anggaran untuk Efisiensi Rp 750 Triliun

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Keuangan menyebut upaya efisiensi anggaran belanja negara sebesar Rp 750 triliun telah dilakukan sejak 2024. Upaya itu dilakukan dengan penyisiran pada program-program yang dinilai tidak memberikan dampak optimal terhadap perekonomian.

    Apabila ditelusuri lebih lanjut, pemerintah telah mulai melakukan penyisiran anggaran melalui program automatic adjustment sejak 2022. Saat itu, kebijakan automatic adjustment diterapkan dengan mekanisme pencadangan belanja kementerian/lembaga (K/L) yang diblokir sementara dalam pagu belanja K/L.

    “Penghematan anggaran sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Saat itu, kami sudah melakukan penyisiran, dan tahun ini pun penyisiran kembali dilakukan, termasuk juga dari BUMN,” ujar Wakil Menteri Keuangan, Suahasil, di gedung Dewan Perwakilan Daerah, Selasa (18/2/2025).

    Presiden Prabowo Subianto menargetkan efisiensi anggaran sebesar Rp 750 triliun yang dilaksanakan dalam tiga tahap. Adapun perincian efisiensi anggaran, yakni putaran pertama dengan melakukan penghematan sebesar Rp 300 triliun.

    Kemudian, putaran kedua , yakni penghematan sebesar Rp 308 triliun, tetapi Rp 58 triliun di antaranya akan dikembalikan ke 17 K/L. Putaran ketiga, yakni penghematan sebesar Rp 300 triliun, dengan Rp 100 triliun dikembalikan ke BUMN sebagai penyertaan modal negara.

    Dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025, disebutkan bahwa pemerintah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 306,69 triliun.

    Angka ini terbagi menjadi efisiensi anggaran belanja K/L sebesar Rp 256,1 triliun dan efisiensi transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 50,5 triliun.

    Suahasil menegaskan, efisiensi anggaran bertujuan untuk memastikan alokasi dana dalam APBN dan APBD benar-benar efektif. Pemerintah terus mendengarkan serta mendalami aspirasi DPD dan masyarakat luas.

    Dana hasil efisiensi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang mendorong produktivitas, pertumbuhan ekonomi lokal, serta pengembangan UMKM.

    “Efisiensi dari anggaran K/L sebesar Rp 256 triliun dan dari TKD sebesar Rp 50 triliun nanti akan kami kombinasikan. Semua ini sudah diatur dalam Inpres,” pungkas Suahasil dalam memaparkan efisiensi anggaran belanja negara.

  • BI Diperkirakan Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen pada Februari 2025

    BI Diperkirakan Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen pada Februari 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% dalam rapat dewan Gubernur (RDG) BI pada Selasa-Rabu, 18–19 Februari 2025.

    Ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky mengatakan, proyeksi ini didasarkan pada perkembangan terkini perekonomian global dan domestik, yang masih penuh dengan ketidakpastian.

    “Kami berpandangan bahwa BI perlu menahan suku bunga acuan di 5,75% pada RDG Februari ini,” ujar Riefky dalam Laporan Seri Analisis Makroekonomi RDG BI Februari 2025 pada Selasa (18/2/2025).

    Suku bunga acuan terpengaruh dari sisi perekonomian domestik, yakni inflasi pada Januari 2025 tercatat sebesar 0,76% (yoy), merupakan level terendah sejak tahun 2000 dan berada di bawah rentang target BI.

    Penurunan ini sebagian besar dipengaruhi oleh diskon tarif listrik hingga 50% bagi kelompok rumah tangga tertentu. Namun, tekanan inflasi diperkirakan akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang karena dua faktor utama.

    Pertama, mendekati Ramadan, permintaan diperkirakan meningkat, yang dapat mendorong harga naik. Indeks ekspektasi harga umum (IEH) untuk Maret 2025 tercatat sebesar 179,0, naik dari 160,2 pada periode sebelumnya.

    “Inflasi masih berada di kisaran batas bawah target Bank Indonesia. Namun, Indonesia akan segera memasuki periode Ramadan dan Idulfitri, yang umumnya mendatangkan tekanan inflasi,” jelas Riefky.

    Kedua, turunnya agresivitas The Fed dalam pelonggaran moneternya serta arah kebijakan Presiden Trump yang terus berkembang berpotensi memengaruhi investor, meskipun arahnya masih sulit diprediksi.

    Keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menahan suku bunga acuan terutama didorong oleh kondisi inflasi terkini di negara tersebut. 

    Sejak dimulainya era pelonggaran kebijakan moneter pada September 2024, inflasi AS secara konsisten meningkat dari 2,4% (yoy) pada September 2024 menjadi 3,0% (yoy) pada Januari 2025, menjauh dari target jangka panjang The Fed sebesar 2%.

    Meskipun sempat turun sedikit pada Desember 2024 ke angka 3,2% (yoy) dari 3,3% (yoy) yang stabil sejak September 2024, inflasi inti AS kembali naik ke 3,3% (yoy) pada Januari 2025.

    “Perkembangan inflasi terkini di Amerika Serikat memperkuat pandangan bahwa The Fed akan mengurangi agresivitas pemangkasan suku bunga acuannya sepanjang tahun 2025,” pungkas Riefky dalam merespons suku bunga acuan BI.

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Perkembangan FLPP Perumahan Subsidi di Indonesia

    Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Perkembangan FLPP Perumahan Subsidi di Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyampaikan, sejumlah perkembangan di sektor perumahan subsidi setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (18/2/2025). Salah satu yang menjadi sorotan adalah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    “Kami diminta mengumumkan perkembangan perumahan subsidi, FLPP, termasuk yang sudah dibangun, yang sedang dalam proses pembangunan, serta yang telah diserahkan. Hingga hari ini, totalnya mencapai 104 ribu unit,” ujar Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait.

    Selain itu memaparkan terkait perkembangan FLPP rumah subsidi, ia juga menginformasikan sejumlah proyek yang siap diresmikan dalam waktu dekat.

    “Kami melaporkan kebijakan serta proyek-proyek yang telah siap. Salah satunya adalah tiga tower Wisma Atlet di Kemayoran yang sudah siap diresmikan. Kemudian, tujuh tower lainnya akan siap pada akhir April, sehingga totalnya menjadi 10 tower,” ungkapnya.

    Ara juga mengungkapkan perkembangan kerja sama dengan Bank Indonesia terkait insentif likuiditas untuk mendukung program pemerintah di sektor perumahan.

    “Bank Indonesia telah memberikan pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM), dan mereka siap mengalokasikan dana sebesar Rp 80 triliun. Kami akan mematangkan persiapannya dalam rapat besok malam bersama menteri keuangan, Kementerian BUMN, serta Himbara di kantor Kemenkeu, guna merealisasikan dukungan ini untuk program pembangunan dan renovasi 3 juta rumah,” jelasnya.

    Selain membahas perkembangan proyek dan kebijakan perumahan, Ara juga menyoroti sejumlah persoalan yang harus segera diselesaikan, termasuk akses jalan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

    “Ada beberapa masalah yang harus segera dituntaskan. Salah satunya terkait pagar di PIK sehingga tidak boleh ada perumahan eksklusif yang menghalangi akses jalan bagi masyarakat. Di PIK 1, misalnya, harus ada jalan yang bisa digunakan publik. Besok saya akan turun langsung ke lokasi untuk menyosialisasikan hal ini bersama Pemda Jakarta agar pembangunan jalan segera direalisasikan. Kami ingin memastikan permasalahan ini diselesaikan secara tuntas,” pungkas Ara bersamaan dengan pemaparan perkembangan FLPP rumah subsidi.

  • Program Makan Bergizi Gratis Investasi Besar untuk Bangsa

    Program Makan Bergizi Gratis Investasi Besar untuk Bangsa

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui makan bergizi gratis (MBG). Program ini menjadi salah satu kebijakan unggulan dengan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi bangsa. Hal ini menjadi investasi besar untuk bangsa Indonesia ke depan.

    Program ini tidak hanya memastikan akses makanan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas nasional.

    Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan komitmennya untuk membawa Indonesia menjadi negara modern dan maju.

    “Kami bertekad untuk memanfaatkan segala potensi besar yang dimiliki bangsa Indonesia. Program makan bergizi gratis adalah salah satu contoh investasi jangka panjang yang tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi negara kita,” kata Presiden Prabowo pada Selasa (18/2/2025).

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan, pihaknya telah memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp 100 triliun di tengah upaya efisiensi anggaran APBN 2025.

    “Tambahan anggaran ini diperoleh berkat pencapaian BGN dalam memenuhi beberapa syarat strategis, seperti meningkatkan lapangan kerja, produktivitas, dan inovasi,” ujar Dadan.

    Di sisi lain, program MBG juga mendapatkan apresiasi dari kalangan internasional. Peneliti dari Kanagawa Institute of Technology Naomi Aiba Jepang menyatakan, program ini sangat luar biasa.

    “Indonesia telah menunjukkan keberanian luar biasa dengan menjalankan program ini. Kekompakan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak-pihak terkait menjadi modal penting dalam kesuksesan program ini,” ungkap Naomi.

    Salah satu tujuan utama dari program makan bergizi gratis adalah memastikan setiap warga negara Indonesia, terutama anak-anak dan kelompok rentan, dapat mengakses makanan bergizi dengan mudah tanpa memandang status ekonomi.

    Program ini dipastikan akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang pada gilirannya akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas SDM di Indonesia. Dalam jangka panjang, kualitas sumber daya manusia yang unggul ini akan menjadi kunci untuk mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.

    Dengan adanya dukungan kuat dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat, program makan bergizi gratis dapat menjadi pendorong utama bagi tercapainya Indonesia yang lebih sehat, sejahtera, dan mendukung kemajuan bangsa. 

  • Sektor Swasta Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Sektor Swasta Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan sektor swasta akan menjadi faktor kunci dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% pada 2029.

    Menurut Luhut, swasta memiliki peran penting dalam berbagi keahlian dan pengalaman manajemen, yang dapat meningkatkan efisiensi perekonomian Indonesia.

    “Menjadikan perekonomian lebih efisien merupakan prioritas utama Pemerintah Indonesia,” ujar Luhut dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

    Luhut menjelaskan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia saat ini mencapai 6,6%. Artinya, setiap 1% pertumbuhan PDB membutuhkan 6,6% pertumbuhan investasi. Angka ini lebih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lain, seperti Vietnam dan Malaysia, yang memiliki ICOR lebih rendah.

    Agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih efisien, pemerintah berencana membangun ekosistem yang kondusif bagi kantor keluarga (family offices) guna menarik lebih banyak modal ke dalam negeri.

    Selain sektor swasta kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia, pemerintah juga akan meluncurkan Danantara, sebuah sovereign wealth fund dengan asset under management (AUM) senilai Rp 900 triliun, yang bertujuan menarik lebih banyak investasi swasta ke Indonesia.

    “Presiden terus mengimbau kita untuk bekerja sama agar Indonesia meraih golden period 2045,” imbuh Luhut terkait sektor swasta kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Luhut mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029. Berdasarkan perhitungan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), target tersebut membutuhkan pertumbuhan investasi tahunan sebesar 16% pada 2025-2029.

    Pemerintah menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 1.905 triliun pada 2025, yang akan terus meningkat hingga mencapai Rp 3.414 triliun pada 2029.

    Dalam forum yang sama, Pendiri dan Direktur Harvard’s Growth Lab Ricardo Hausmann menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi bagi Indonesia. “Negara-negara tidak tumbuh 8% dengan membuat lebih banyak hal yang sama. Mereka tumbuh dengan melakukan diversifikasi dan menjadi lebih kompleks,” ujar Ricardo.

    Menurut Ricardo, pertumbuhan ekonomi 8% per tahun hanya dapat dicapai melalui pertumbuhan ekspor yang cepat, urbanisasi yang efisien, dan peningkatan kapasitas untuk memperoleh pengetahuan.

    Ricardo menegaskan proses transformasi ekonomi sangat diperlukan untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, khususnya sektor swasta yang disebut menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia.