Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Erick Thohir Ungkap Alasan Serahkan 47 Aset BUMN ke Danantara

    Erick Thohir Ungkap Alasan Serahkan 47 Aset BUMN ke Danantara

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri BUMN Erick Thohir berencana menyerahkan 47 aset BUMN untuk dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Keputusan ini masih menunggu proses Peraturan Pemerintah (PP) Inbreng, yang akan menjadi dasar hukum pengalihan aset perusahaan pelat merah tersebut.

    Saat ini, baru tujuh BUMN yang asetnya telah dikelola oleh Danantara, yaitu Pertamina, PLN, BRI, BNI, Bank Mandiri, Mind ID, dan Telkom Indonesia.

    “Kalau kita mau transformasi total dan bersih-bersih BUMN, jangan hanya tujuh, semua saja,” ujar Erick Thohir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (1/3/2025).

    Alasan Erick Thohir Serahkan 47 Aset BUMN ke Danantara

    Erick menegaskan langkah ini merupakan bagian dari transformasi dan efisiensi BUMN. Menurutnya, pengelolaan aset dalam satu payung besar seperti Danantara akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen investasi negara.

    “Saya tidak ingin bekerja setengah hati. Ini demi mendukung perubahan bangsa agar BUMN bisa lebih sehat dan efisien,” tambah Erick terkait penyerahan aset BUMN kepada Danantara.

    Pengelolaan aset ini akan dilakukan secara bertahap, dengan nilai total aset yang diperkirakan mencapai US$ 909 miliar.

    Erick memastikan fungsi pengawasan tetap dilakukan Kementerian BUMN meskipun pengelolaan aset akan dialihkan ke Danantara. Ia berkomitmen untuk menindak kasus korupsi di BUMN, menyetujui rencana kerja Danantara, dan mengawasi pembagian dividen dan suntikan modal.

    Erick juga menekankan selama lima tahun terakhir, BUMN telah mengalami transformasi transparan. Hal ini dibuktikan dengan capaian profit Rp 310 triliun, yang menurutnya tidak mungkin tercapai jika ada korupsi masif di dalam BUMN.

    Erick menyebut langkah ini telah mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menegaskan hubungannya dengan CEO Danantara Rosan Roeslani, yang sebelumnya menjabat wakil menteri BUMN, tetap harmonis dalam mendukung visi pemerintah.

    “Pak Rosan dahulu pernah jadi wakil menteri BUMN. Jadi saya rasa visinya Bapak Presiden ini sangat positif,” pungkasnya terkait penyerahan aset BUMN kepada Danantara.

  • Waduh! Modal Asing Rp 10,33 Triliun Keluar dari Pasar Keuangan Domestik

    Waduh! Modal Asing Rp 10,33 Triliun Keluar dari Pasar Keuangan Domestik

    Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan modal asing sebanyak Rp 10,33 triliun keluar dari pasar keuangan domestik pada periode 24-27 Februari 2025. Modal asing tersebut mayoritas keluar melalui pasar saham.

    Dari jumlah itu, modal asing yang keluar melalui pasar saham sebesar Rp 7,31 triliun, dari pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp  1,24 triliun dan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 1,78 triliun.

    “Berdasarkan data transaksi 24 – 27 Februari 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 10,33 triliun,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam pernyataan resmi yang diterima pada Sabtu (1/3/2025).

    Secara kumulatif dari 1 Januari hingga 27 Februari 2025 transaksi yang terjadi adalah  nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 15,47 triliun di pasar saham, beli neto sebesar Rp 12,86 triliun di pasar SBN dan Rp 7,67 triliun di SRBI.

    Level imbal hasil (yield) SBN 10 tahun naik ke 6,88% pada Kamis (27/2025). Lalu yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasury Note tenor 10 tahun  tahun turun ke 4,260% pada Kamis (27/2/2025). 

    “BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” kata Ramdan terkait modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik.

  • Mentan Amran Tinjau Pasar untuk Pastikan Stabilitas Harga Pangan pada Hari Pertama Puasa

    Mentan Amran Tinjau Pasar untuk Pastikan Stabilitas Harga Pangan pada Hari Pertama Puasa

    Jakarta, Beritasatu.com – Pada hari pertama Ramadan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke lapangan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar utama Jakarta, yaitu Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap mencukupi, harga pangan tetap stabil, serta tidak ada pedagang yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) pada hari pertama puasa.

    Amran menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga kestabilan harga pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga yang biasa terjadi saat Ramadan.

    “Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa beban terkait harga pangan. Pasokan tersedia, harga terkendali, dan distribusi diawasi agar tidak ada pihak yang mencoba memainkan harga,” ungkap Mentan Amran saat berdialog dengan pedagang dan distributor pada Sabtu (1/3/2025).

    Dalam sidaknya, Amran meninjau secara langsung berbagai komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, daging, telur, dan bawang. Ia juga berdiskusi dengan para pedagang untuk mendapatkan gambaran kondisi stok serta tren harga di pasar. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga bahan pokok pangan masih dalam batas wajar ada hari pertama puasa, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan.

    Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

    “Kami tidak ingin ada pihak yang mengambil keuntungan berlebihan selama Ramadan. Jika ditemukan praktik permainan harga yang merugikan masyarakat, kami akan bertindak tegas,” tambahnya.

    Selain itu, Kementerian Pertanian terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait, Badan Pangan Nasional, BUMN pangan, serta pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran distribusi pangan.

    Pemerintah juga telah mengantisipasi potensi kenaikan harga dengan mengadakan operasi pasar murah di berbagai daerah agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

    Meski tengah menjalankan ibadah puasa, Amran tetap aktif meninjau kondisi pasar, mengecek satu per satu komoditas pangan, serta mendengarkan langsung keluhan dari pedagang dan konsumen. Ia mencatat berbagai masukan yang diterima dan segera menginstruksikan langkah-langkah konkret guna menjaga stabilitas harga.

    Langkah cepat ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga kestabilan pangan tidak hanya dilakukan saat Ramadan, tetapi merupakan komitmen berkelanjutan guna menjamin kesejahteraan petani serta keterjangkauan harga bagi masyarakat.

    “Kami ingin Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah bagi semua. Pemerintah hadir untuk memastikan pasokan pangan mencukupi, harga tetap stabil, dan tidak ada spekulan yang merugikan rakyat. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa menghadapi tantangan pangan dengan baik,” tegas Amran.

    Inspeksi harga pangan pada hari pertama puasa ini menunjukkan komitmen Kementerian Pertanian dalam memastikan stabilitas pangan di seluruh Indonesia. 

  • AHY Umumkan Diskon 20 Persen Tarif Tol Lebaran 2025

    AHY Umumkan Diskon 20 Persen Tarif Tol Lebaran 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan kebijakan diskon tarif tol 20% dalam rangka menyambut Lebaran 2025.

    “Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sudah berkoordinasi untuk memberikan diskon 20% bagi pengguna jalan tol di berbagai ruas jalan tol di Indonesia,” ujar Menteri AHY kepada wartawan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (1/3/2025).

    Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan penurunan tarif tol. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama perayaan Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriah.

    AHY menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Ramadan, khususnya saat Lebaran, dapat berjalan dengan lancar. Implementasi kebijakan ini akan dioptimalkan oleh kementerian bersama dengan pihak-pihak terkait, termasuk pengelola jalan tol.

    Dengan adanya diskon tarif tol sebesar 20%, pemerintah berharap dapat membantu masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, terjangkau, dan menyenangkan.

    Menteri AHY memastikan infrastruktur, baik jalan tol maupun jalan non-tol, serta berbagai fasilitas pendukung, akan terus dipantau dan diperbaiki.

    “Ini adalah upaya untuk mengurangi biaya perjalanan darat masyarakat,” tutup Menteri AHY yang menyebut pemerintah memberikan diskon tol 20% di Lebaran 2025.

  • Asta Cita Center dan GP Ansor Dukung Danantara sebagai Energi Penguatan Ekonomi Nasional

    Asta Cita Center dan GP Ansor Dukung Danantara sebagai Energi Penguatan Ekonomi Nasional

    Jakarta, Beritasatu – Gerakan Pemuda (GP) Ansor mendukung Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto sebagai wadah mengonsolidasikan aset-aset pemerintah dan menjadi kekuatan ekonomi nasional. 

    “Sebagai holding, jika Danatara dikelola secara profesional, menerapkan good governance, ini akan menjadi kekuatan yang sangat luar biasa. Energi yang akan menguatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin dalam dialog bertema ‘BPI Danantara untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional’ di Jakarta, Jumat (28/2/2025). 

    Addin menambahkan Danantara nantinya bisa berperan sebagai instrumen pembangunan nasional. Danatara tidak hanya pengumpul deviden, tetapi juga akan menjulangkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di tingkat global.

    “Akan berperan menjadi Sovereign Wealth Fund berskala global yang bisa menopang investasi nasional, untuk kesejahteraan masyarakat dan rakyat Indonesia secara luas,” imbuhnya. 

    Senada dengan Addin, Direktur Asta Cita Center M Abdullah Syukri mengatakan GP Ansor dan Asta Cita Center berkomitmen mendukung BPI Danantara agar bisa menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengaktivasi ruang publik sebagai wadah inklusif. Dengan demikian, ruang sosial, ekonomi dan politik bisa stabil. 

    “Salah satu pertumbuhan ekonomi, investor masuk ke dalam negeri dengan melihat stabilitas politik dan sosial. Jadi kami akan memperluas wadah-wadah inklusif yang bisa menghadirkan kritik atau masukan dilakukan dengan cara yang tepat,” kata Gus Abe, sapaan akrab M Abdullah Syukri.

    Di saat bersamaan, aktivitas-aktivitas organisasi GP Ansor saat ini didorong ke isu SDM dan ekonomi. Menurut Gus Abe, ini akan menjadi bottom line etis GP Ansor dan Asta Cita Center sebagai bagian dari upaya memajukan Indonesia. 

    Asta Cita Center adalah lembaga think thank yang dapat mengkaji dan mensosialisasikan program kebijakan pemerintahan Prabowo.

    “Ansor fokus pengembangan SDM anak muda, termasuk juga merangsang kader untuk bergerak di bidang ekonomi. Ini upaya-upaya etis yang bisa kami lakukan untuk menunjang ekonomi kader, yang diharapkan bisa memberikan sumbangsih kepada ekonomi nasional,” ucapnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian mendukung BPI Danantara dalam upaya percepatan pertumbuhan perekonomian Indonesia. 

    “BPI Danantara akan diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan perekonomian nasional. Untuk hal tersebut, dukungan masyarakat dan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan di tengah gejolak ekonomi global, kita bisa menghadapinya dengan baik dan dapat memberikan kesejahteraan rakyat. BPI Danantara dapat mengkomunikasikan strategi investasi dan rencana strategis pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Fakhrul Fulvian.

  • Harga Tiket Pesawat Saat Mudik Turun Segini setelah Dapat Diskon PPN

    Harga Tiket Pesawat Saat Mudik Turun Segini setelah Dapat Diskon PPN

    Tangerang, Beritasatu.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik. Dalam kebijakan ini, pemerintah menanggung 6% dari total tarif pajak, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025.

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, kebijakan ini bertujuan membantu masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara selama periode mudik Lebaran 2025.

    “PMK ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 1 Maret 2025 hingga 7 April 2025, dengan jadwal penerbangan antara 24 Maret 2025 hingga 7 April 2025,” kata Sri Mulyani saat konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/3/2025).

    Dengan adanya PMK 18/2025, penumpang hanya perlu membayar PPN sebesar 5%, sementara 6% sisanya akan ditanggung oleh pemerintah. Insentif ini diperkirakan dapat menurunkan harga tiket pesawat kelas ekonomi domestik sebesar 13%-14%.

    “Bagi yang sudah terlanjur beli, mungkin tidak kena (diskon) ya, tetapi tanggal 1 Maret masih bisa,” kata Sri Mulyani.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengoptimalkan layanan transportasi selama musim mudik Lebaran.

    “Kami ingin memastikan adanya insentif penurunan harga tiket. Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan para pemangku kepentingan industri penerbangan, harga avtur di 37 bandara berhasil dikurangi, serta fuel surcharge juga ditekan,” ungkap AHY.

    AHY menyampaikan, dengan insentif PPN sebesar 6 persen yang ditanggung pemerintah, harga tiket pesawat ekonomi domestik bisa turun hingga 13%-14%.

    Selain insentif PPN yang membuat hara tiket pesawat menjadi lebih murah, pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas tambahan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Salah satunya adalah program mudik gratis bagi 100.000 orang menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

  • Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen

    Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen

    Tangerang, Beritasatu.com – Pemerintah memberikan diskon harga tiket pesawat selama musim mudik Lebaran 2025 sebesar 13% sampai 14%. Kebijakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18 Tahun 2025 ini diberlakukan untuk meringankan beban masyarakat yang mudik.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan penurunan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13% hingga 14% dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. 

    Menurutnya, periode diskon tiket pesawat tersebut berlaku untuk pembelian mulai 1 Maret 2025 hingga 7 April 2025, dengan jadwal penerbangan mulai 24 Maret hingga 7 April 2025. 

    “Jadi harga tiket pesawat ekonomi domestik secara keseluruhan selama kurang lebih dua minggu turun di angka 13% hingga 14%,” kata AHY saat konferensi pers di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Sabtu (1/3/2025). 

    Menurutnya pemerintah telah berhasil menurunkan ongkos kebandarudaraan, termasuk biaya bahan bakar avtur di 37 bandara. Kemudian fuel sure charge itu juga bisa dikurangi. Hal ini jelas berdampak pada penurunan harga tiket pesawat.

    “Harga penurunan tiket ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang sudah mempersiapkan diri akan pulang kampung, bertemu dengan keluarga, merayakan Idulfitri di kampung halaman masing-masing,” ungkap dia.

    AHY juga menjelaskan perhitungan secara umum yang menyebabkan harga tiket pesawat ekonomi domestik berhasil diturunkan untuk Lebaran 2025, atas kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan para stakeholders industri penerbangan. 

    “Yang lebih membahagiakan, terima kasih kepada Ibu Menteri Keuangan, kali ini ada insentif tambahan dari pemerintah berupa PPN sebagian ditanggung pemerintah sebesar 6%,” tambah AHY. 

    Disebutkan, PPN ditanggung pemerintah sebagian tersebut telah diatur dalam PMK Nomor 18 Tahun 2025. “Akan dikurangi PPN-nya sehingga masyarakat hanya membayar 5%. Jadi, 6% ditanggung pemerintah,” jelasnya. 

    Dalam konferensi pers penurunan harga tiket pesawat itu turut hadir juga Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

  • UMKM Indonesia Punya Peluang Besar

    UMKM Indonesia Punya Peluang Besar

    Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Eddy Misero, menanggapi maraknya fenomena generasi muda yang menggaungkan tagar Kabur Aja Dulu sebagai simbol keinginan mencari peluang di luar negeri.

    Menurutnya, fenomena ini adalah bagian dari dinamika masyarakat global saat ini. Namun, Eddy menekankan peluang di dalam negeri, khususnya dalam pengembangan UMKM, sangat besar dan harus dimanfaatkan secara maksimal.

    Eddy menjelaskan fenomena Kabur Aja Dulu memang bisa menjadi kesempatan untuk belajar dan menyerap ilmu dari negara lain. Namun, ia menilai #ProduktifDiNegeriSendiri juga menawarkan kesempatan yang sama besarnya. Bahkan, membangun usaha di dalam negeri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mandiri dan inovatif.

    “Berhenti berharap pada orang lain. Anak muda harus kreatif, menciptakan hal baru, atau meningkatkan yang sudah ada agar lebih bernilai,” ujar Eddy kepada BeritaSatu, Senin (24/2/2025).

    Menurut Eddy, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di dalam negeri. Pasar domestik yang luas memberikan peluang besar bagi mereka yang ingin berkecimpung di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

    “Pasar dalam negeri mencapai 280 juta orang. Jika kita bisa memanfaatkan potensi lokal saja, itu sudah sukses. Bayangkan jika kita bisa menjual produk dan jasa ke pasar global?” tutur Eddy.
    Generasi Muda Harus Percaya Diri

    Lebih lanjut, Eddy menekankan generasi muda harus mengandalkan kemampuan dan potensinya sendiri agar bangsa ini semakin maju. Ia juga mengajak mereka untuk memiliki semangat berjuang demi kemajuan Indonesia.

    “Indonesia membutuhkan anak muda yang siap berjuang dan bertahan. Kita ingin menjadi negara maju dan sejahtera pada 2045. Tinggal 20 tahun lagi, kita harus bersungguh-sungguh,” tegasnya.

    Dengan potensi pasar yang besar dan berbagai peluang UMKM di Indonesia, Eddy mengajak generasi muda untuk lebih berani berwirausaha dan memanfaatkan sumber daya di dalam negeri daripada memilih “kabur” ke luar negeri tanpa perencanaan yang matang.

  • Menimba Ilmu di Luar Negeri, Kembali ke Tanah Air untuk Berkontribusi

    Menimba Ilmu di Luar Negeri, Kembali ke Tanah Air untuk Berkontribusi

    Jakarta, Beritasatu.com – Diaspora Indonesia, Joseph Wijaya, menyampaikan pandangannya terkait tagar Kabur Aja Dulu yang tengah ramai dibicarakan. Menurutnya, membangun Indonesia adalah hal yang sangat baik, tetapi menimba ilmu dan pengalaman di luar negeri juga merupakan investasi berharga.

    “Investasi untuk kembali dan berkontribusi dengan wawasan yang lebih luas,” ujar Joseph kepada Beritasatu.com beberapa waktu lalu.

    Joseph menekankan yang terpenting bukanlah lokasi seseorang bekerja, tetapi bagaimana individu tersebut mampu memberikan dampak positif, baik di dalam maupun di luar negeri. Ia juga membagikan sejumlah persiapan penting bagi mereka yang ingin berkarier di luar negeri.

    Menurut Joseph, ada beberapa aspek krusial yang harus dipersiapkan sebelum meniti karier di luar negeri. Pertama, kemampuan bahasa.

    “Bahasa adalah faktor utama, bukan hanya untuk komunikasi sehari-hari, tetapi juga untuk memahami budaya kerja dan akademik agar tidak terhambat oleh language barrier,” jelasnya.

    Kedua, mental dan adaptasi. Joseph menegaskan hidup di luar negeri tidak selalu mudah. Perbedaan budaya, sistem kerja, serta rasa kesepian kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja migran.

    Ketiga, kompetensi dan skill. Ia menilai persaingan di dunia kerja global sangat ketat. Oleh karena itu, pekerja harus memiliki keterampilan yang mumpuni agar bisa bersaing dan bertahan di lingkungan internasional. Keempat, membangun jaringan atau networking.

    “Membangun koneksi itu penting, baik untuk peluang karier maupun untuk bertahan di lingkungan baru,” tambahnya.

    Terkait tagar Kabur Aja Dulu yang menjadi perbincangan hangat di dunia maya, Joseph menegaskan bekerja atau belajar di luar negeri bukan sekadar “kabur”, melainkan strategi untuk mengembangkan diri dan berkontribusi lebih besar bagi Indonesia di masa depan.

  • Harga Cabai dan Minyak Goreng Bisa Melonjak Saat Ramadan 2025

    Harga Cabai dan Minyak Goreng Bisa Melonjak Saat Ramadan 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memprediksi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai, minyak goreng, dan daging, selama bulan Ramadan. Ekonom Indef, Tauhid Ahmad, menjelaskan lonjakan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan serta keterbatasan pasokan di pasar.

    Menurut Tauhid, komoditas pangan yang kerap mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan meliputi minyak goreng, daging, cabai, dan bawang. Ia mencontohkan harga minyak goreng yang seharusnya berada di kisaran Rp 15.700 per liter berpotensi naik menjadi Rp 16.000 hingga Rp 17.000. Sementara itu, harga daging yang biasanya Rp 130.000 per kilogram bisa melonjak hingga di atas Rp 140.000.

    “Biasanya komoditas yang dibutuhkan, seperti minyak goreng dan daging, cenderung naik karena keterbatasan stok di tingkat ritel. Meskipun stok nasional cukup, permintaan yang meningkat dalam waktu bersamaan menyebabkan harga melonjak,” ujar Tauhid kepada Beritasatu.com, Sabtu (1/3/2025).

    Tauhid menambahkan ketidakstabilan harga pangan selama Ramadan terjadi akibat lonjakan permintaan dalam waktu singkat. Meski demikian, beberapa komoditas seperti telur relatif lebih stabil karena persiapan yang dilakukan oleh peternak mandiri.

    “Peternak biasanya sudah menyiapkan stok telur menjelang Ramadan, sehingga kenaikan harga masih dalam batas wajar, sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kilogram. Berbeda dengan cabai dan bawang yang sering mengalami lonjakan harga tinggi,” jelasnya.

    Salah satu perhatian utama adalah harga cabai yang diprediksi melonjak drastis akibat cuaca ekstrem. Tauhid menjelaskan curah hujan tinggi menyebabkan banyak tanaman cabai gagal panen, sehingga stok di pasaran menipis.

    “Curah hujan tinggi membuat bunga cabai tidak berkembang dengan baik, sehingga hasil panen terbatas. Akibatnya, harga bisa naik 5% hingga 10% atau lebih. Jika harga cabai mencapai Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per kilogram menjelang Idulfitri, dampaknya akan terasa di kantong masyarakat,” ungkapnya.

    Untuk mengatasi persoalan kenaikan harga pangan, seperti cabai dan minyak goreng ini, Tauhid menekankan pentingnya inovasi dalam sektor pertanian, seperti pengembangan industri rumah kaca untuk mengantisipasi perubahan iklim. Namun, ia mengakui investasi di bidang ini masih terbatas dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.