Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Menaker Pastikan Kurator Bayar THR dan Pesangon Karyawan Sritex

    Menaker Pastikan Kurator Bayar THR dan Pesangon Karyawan Sritex

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan kurator akan membayar tunjangan hari raya (THR) dan pesangon buruh Sritex. Namun, terkait jumlahnya dirinya tidak dapat memerinci karena diputuskan oleh pihak kurator.

    “Dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh menko (Menko Perekonomian Airlangga Hartarto) beberapa hari lalu, kurator berkomitmen untuk membayarkan THR dan pesangon (buruh Sritex),” katanya kepada awak media dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan pada Rabu (5/3/2025).

    Dalam kesempatan itu, Yassierli lebih menekankan bahwa pihaknya lebih fokus untuk mengawal pencairan jaminan hari tua (JHT) dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP). Menurutnya, kedua hal tersebut sangat dibutuhkan oleh buruh Sritex.

    Dirinya juga mengungkap Kemnaker akan mendirikan posko khusus di Solo dan Dinas Ketenagakerjaan setempat untuk proses administrasi.

    “Kita akan membentuk posko untuk membantu teman-teman yang ter-PHK, dalam proses administrasi pencairan JHT dan JKP. Kami koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, poskonya di Solo, dan Dinas Ketenagakerjaan setempat,” tuturnya.

    Lebih lanjut, dia membeberkan tentang kemungkinan pegawai Sritex akan dipekerjakan kembali dalam waktu dekat. Dirinya merujuk pernyataan kurator di mana operasional Sritex akan kembali berjalan.

    “Kita akan padat (membahas) untuk mencoba koordinasi mekanismenya seperti apa. Yang penting sama-sama kita dengar bahwa komitmen buka opsi beroperasi kembali pabrik sehingga ada kesempatan kerja kembali,” pungkasnya terkait THR dan pesangon buruh Sritex.

  • LPKR Kembangkan Tenaga Kerja Berkinerja Tinggi dan Produktif

    LPKR Kembangkan Tenaga Kerja Berkinerja Tinggi dan Produktif

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berkomitmen mengembangkan organisasi dengan mendorong pertumbuhan pribadi talenta sekaligus membekali sumber daya manusia dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk unggul dalam setiap peran.

    Dalam hal ini, inisiatif pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menciptakan tenaga kerja yang berkinerja tinggi dan produktif.

    CEO Group Lippo John Riady mengatakan perusahaan menerapkan pendekatan komprehensif dalam pelatihan staf dengan menyediakan berbagai kursus yang mencakup keterampilan teknis dan soft skills yang diperlukan untuk setiap posisi. Selain itu, LPKR juga menyelenggarakan sesi penyegaran tentang kebijakan dan prosedur internal untuk mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

    Sepanjang tahun, LPKR menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan teknis staf. Pelatihan ini dilakukan baik secara internal maupun dengan menggandeng penyedia pelatihan pihak ketiga untuk memberikan wawasan lebih luas kepada karyawan mengenai praktik-praktik di industri.

    Pemanfaatan platform digital juga memungkinkan perusahaan untuk menawarkan modul pelatihan yang lebih disesuaikan guna peningkatan kemampuan spesifik masing-masing karyawan.

    Di sektor real estate, pelatihan fokus kesehatan dan keselamatan kerja serta kepatuhan terhadap standar untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, dengan pengembangan soft skills yang difasilitasi melalui platform digital. 

    Di sektor kesehatan, program pelatihan meliputi perawatan pasien hingga keahlian klinis, dengan materi pelatihan yang terus diperbarui untuk mengikuti perkembangan dalam industri perawatan kesehatan. Sementara itu, di sektor gaya hidup, pelatihan berfokus pada peningkatan layanan pelanggan, manajemen gedung, dan operasional untuk mendukung kepuasan pelanggan yang lebih baik.

    Pada  2023, misalnya, seluruh karyawan mengikuti 702.071 jam pelatihan atau rata-rata 41 jam per karyawan di seluruh segmen bisnis, dengan total biaya pelatihan mencapai Rp 6,93 miliar. Karyawan di sektor kesehatan tercatat mengikuti rata-rata 47 jam pelatihan, lebih tinggi dibandingkan dengan sektor real estate dan gaya hidup, mengingat pentingnya pelatihan mendalam dalam prosedur medis serta keunggulan layanan dan protokol keselamatan kerja.

    Selain itu, pada 2023, karyawan juga mengikuti 1.156 jam pelatihan mengenai environmental, social, and governance (ESG) serta keterlibatan eksternal. Perusahaan telah menyelenggarakan lebih dari 900 jam pelatihan terkait ESG secara internal. LPKR berkomitmen untuk meningkatkan jumlah jam pelatihan ESG tahunan menjadi 1.600 jam pada 2030.

  • Sidak di SPBU Jakarta, Dirut Pertamina: Kualitas Sesuai Standar

    Sidak di SPBU Jakarta, Dirut Pertamina: Kualitas Sesuai Standar

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Jakarta, untuk melihat kualitas BBM produk Pertamina. Inspeksi yang didampingi oleh lembaga independen PT Surveyor Indonesia dan PT TUV Rheinland Indonesia.

    Hasil sidak SPBU ke SPBU 34.129.02 Jalan Gatot Subroto dan SPBU 31.128.02 Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, ia mengeklaim bahwa kualitas produk BBM Pertamina sudah sesuai dengan standar spesifikasi teknis yang ditentukan.

    “Jadi selain Pertamina melakukan uji berkala dengan Lemigas, kami juga menggunakan surveyor (lembaga penguji), yakni Surveyor Indonesia dan TUV Rheinland Indonesia untuk memastikan kualitas produk dari BBM Pertamina sesuai dengan standar berlaku,” jelas Simon, Rabu (5/3/2025).

    Pada sidak tersebutm turut hadir Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra. PT Surveyor Indonesia dan TUV Rheinland Indonesia merupakan perusahaan independen yang melakukan pengujian, pemeriksaan, dan sertifikasi produk, teknologi, dan sistem.

    Presiden Direktur TUV Rheinland Nyoman Susila mengatakan, dari serangkaian pengukuran yang dilakukan secara kuantitas dan kualitas, produk BBM Pertamina sudah sesuai dengan ketentuan spesifikasi.

    “Terkait dengan pengujian densitas dan volume yang kami dapatkan dari dua SPBU, itu sudah sesuai dengan standar,” ujar Nyoman.

    Hal senada diungkapkan Vice President Divisi Bisnis Strategis, Oil, Gas, Renewable Energy PT Surveyor Indonesia Muhammad Chairudin. Menurutnya, dari uji bersama yang dilaksanakan pada produk-produk BBM Pertamina yang mengacu kepada Peraturan Dirjen Migas, bahwa produk BBM Pertamina sudah sesuai dengan peraturan, termasuk dari sisi pewarnaan.

    Ega Legowo Putra menambahkan, dengan uji bersama tersebut, kedua lembaga independen mendapatkan hasil bahwa produk BBM Pertamina sudah memenuhi ketentuan yang berlaku.

    “Melalui uji bersama kualitas produk BBM Pertamina, kami memastikan layanan energi khususnya pada momen Ramadan dan Idulfitri 1446 H bisa berjalan dengan lancar. Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan stakeholder untuk memastikan keandalan operasional, serta operasional seluruh infrastruktur energi dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat,” tutupnya.

  • Strategi Jasa Marga Hadapi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2025

    Strategi Jasa Marga Hadapi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Jasa Marga (Persero) memaparkan berbagai langkah strategis dalam upaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama libur Idulfitri 1446 H/2025. Sejumlah persiapan strategi operasional dan peningkatan sejumlah layanan di jalan tol milik Jasa Marga Group yang dipersiapkan untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama momen arus mudik dan balik Idulfitri 2025.

    “Strategi peningkatan ini sebagai upaya Jasa Marga untuk menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap optimal dan mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi selama arus mudik dan balik periode libur Idulfitri 1446 H/2025, termasuk meningkatkan kualitas layanan operasional dengan memperhatikan kesiapan fasilitas guna memberikan pelayanan maksimal kepada para pengendara,” jelas Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, Rabu (5/3/2025).

    Sebagai bagian dari strategi operasional, Jasa Marga memproyeksikan volume kendaraan pada periode jelang puncak arus mudik hingga balik Idulfitri 1446 H/2025, serta telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas sesuai diskresi Kepolisian untuk mengantisipasi potensi kepadatan. Rekayasa lalu lintas tersebut meliputi contraflow serta penerapan oneway apabila dibutuhkan sesuai diskresi Kepolisian.

    Subakti menambahkan bahwa Jasa Marga memberikan potongan tarif tol sebesar 20% untuk semua golongan kendaraan yang melintas di Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola Jasa Marga Group dari Jakarta menuju Semarang pada periode arus mudik dan Semarang menuju Jakarta pada periode arus balik.

    Potongan tarif tol berlaku untuk arus mudik pada Senin, 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga Jumat, 28 Maret 2025 pukul 05.00 WIB dan untuk arus balik berlaku pada Selasa, 8 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Kamis, 10 April 2025 pukul 05.00 WIB.

    “Pemberlakuan potongan tarif tol ini untuk menghindari penumpukan kendaraan pada satu tanggal tertentu, terutama yang telah diprediksi menjadi puncak arus mudik dan balik periode libur Idulfitri 1446 H/2025 serta dalam rangka menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalan tol. Jasa Marga sebagai Perusahaan BUMN mendukung penuh skenario yang dilakukan Pemerintah atas arahan dari Kementerian BUMN pada periode libur Idulfitri 1446 H/2025 dengan memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat, salah satunya lewat potongan tarif tol ini,” ucap Subakti.

    Dalam hal peningkatan infrastruktur, Jasa Marga menambah perangkat teknologi dan mengintegrasikan informasi dari Kementerian Perhubungan serta kepolisian dengan super app bernama Jasa Marga Integrated Digitalmap (JID) untuk mempermudah sekaligus meningkatkan akurasi rekayasa lalu lintas baik pada akses masuk maupun keluar maupun jalur utama jalan tol dan jalan non tol di sekitar TransJawa.

    Selain itu, Perseroan juga berencana mengoperasikan sejumlah ruas tol baru, baik secara operasional tanpa tarif maupun yang belum bertarif secara fungsional, seperti Jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,5 km yang yang dioperasikan tanpa tarif, segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 6,78 km yang difungsionalkan tanpa tarif, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi segmen Gending-Paiton sepanjang 23,47 km yang difungsionalkan tanpa tarif, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan segmen Sadang-Bojongmangu sepanjang 31,25 km yang pengoperasiannya bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.

    Pada fasilitas rest area, Jasa Marga telah menambah berbagai layanan untuk kenyamanan pengguna jalan. Penambahan fasilitas meliputi 127 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kendaraan listrik, 761 toilet tambahan, pos kesehatan, dan taman bermain anak. Optimalisasi Rest Area Management System (RAMS) juga dilakukan untuk memastikan kapasitas parkir yang efisien dan pengaturan flow kendaraan.

    Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian BUMN Putri Violla menekankan bahwa itikad baik dari para Perusahaan BUMN ini untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat saat menghadapi momen libur Idulfitri 1446 H/2025 dilakukan dengan persiapan yang matang.

    “Berbagai macam peningkatan pelayanan hingga kesiapan teknis sudah dilakukan oleh tiap Perusahaan BUMN dengan matang. Bahkan dari pemaparan tadi banyak hal yang memudahkan masyarakat seperti adanya potongan tarif tol, dan peningkatan pelayanan lain. Ini salah satu bukti bagaimana upaya pelayanan yang dilakukan oleh BUMN untuk bisa memberikan hasil yang maksimal kepada masyarakat. Hal ini tentunya akan memberikan pengalaman mudik bagi masyarakat yang aman, tenang, dan menyenangkan,” terang Putri.

    Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Libur Idulfitri 1446H/2025

    Adapun proyeksi lalu lintas keluar Jakarta periode H-10 s.d H2 (21 Maret 2025 -1 April 2025) di empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip (arah Bandung), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikupa (arah Merak) sebanyak 2.178.653 kendaraan (naik 1,1% terhadap tahun 2024). Untuk proyeksi lalu lintas kembali atau masuk ke Jakarta periode H1-H+10 (31 Maret 2025 s.d 11 April 2025) di empat GT Utama sebanyak 2.292.903 kendaraan (turun -0,5% terhadap tahun 2024).

    Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik atau keluar Jakarta terjadi pada H-3 periode libur Idulfitri 1446 H/2025 atau pada Jumat, 28 Maret 2025 dengan jumlah 232.401 kendaraan atau naik 50% dibandingkan lalu lintas normal. Sedangkan, puncak arus balik atau kembali menuju Jakarta diprediksi akan terjadi pada H+5 periode libur Idulfitri 1446 H/2025 atau pada Minggu, 6 April 2025 dengan jumlah 276.006 kendaraan atau naik 62% dibanding lalu lintas normal.

  • 6 Pabrik PHK Massal Awal 2025, Pailit hingga Rugi Besar

    6 Pabrik PHK Massal Awal 2025, Pailit hingga Rugi Besar

    Jakarta, Beritasatu.com – Tahun 2025 menjadi periode sulit bagi sektor industri di Indonesia seusai beberapa pabrik melakukan PHK massal karena diputuskan pailit dan menelan kerugian.

    Sejumlah perusahaan besar terpaksa menghentikan operasional pabriknya dan merumahkan ribuan pekerja akibat berbagai kendala, mulai dari kesulitan keuangan, penurunan permintaan, hingga keputusan strategis dari perusahaan induk.

    Dihimpun dari berbagai sumber, berikut daftar perusahaan yang menutup pabriknya dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada awal tahun 2025:

    Pabrik yang PHK Massal Karyawan

    1. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex)

    PT Sritex secara resmi menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya pada 1 Maret 2025 setelah dinyatakan pailit dan berada di bawah kendali kurator. Akibatnya, lebih dari 10.000 karyawan kehilangan pekerjaan. Kurator Denny Ardiansyah menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena kurangnya modal kerja, tingginya biaya produksi, serta risiko kerugian atas aset perusahaan.

    Penyelesaian kewajiban kepada kreditur akan dilakukan melalui lelang aset yang telah dinilai oleh akuntan independen. Seluruh karyawan telah diberhentikan sejak 26 Februari 2025, dengan hari kerja terakhir pada 28 Februari 2025.

    2. PT Sanken Indonesia

    Pabrik elektronik dan peralatan rumah tangga PT Sanken Indonesia, yang berlokasi di kawasan industri MM2100, Cikarang, dijadwalkan untuk menghentikan produksinya pada Juni 2025. Sebanyak 459 pekerja terkena dampak PHK akibat penutupan ini.

    Para karyawan yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) masih melakukan negosiasi mengenai besaran pesangon yang akan diberikan oleh perusahaan. Penutupan ini disebut sebagai keputusan dari perusahaan induknya di Jepang, dengan alasan ketidakmampuan bersaing dalam menghadapi perkembangan produk baru di pasaran.

    3. PT Yamaha Music

    Dua pabrik produksi piano milik Yamaha di Indonesia akan menghentikan operasionalnya pada 2025, mengakibatkan 1.100 karyawan mengalami PHK. PT Yamaha Music Product Asia yang berada di MM2100, Bekasi, dengan 400 pekerja akan tutup pada Maret 2025, sementara PT Yamaha Indonesia di Pulo Gadung, Jakarta, yang memiliki 700 karyawan akan berhenti beroperasi pada Desember 2025.

    Penurunan permintaan global menjadi penyebab utama penghentian produksi, sehingga kegiatan manufaktur akan dialihkan ke pabrik Yamaha di China dan Jepang. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa penutupan ini harus dikaji lebih lanjut untuk memahami penyebab utamanya, apakah karena persaingan, kesalahan manajemen, atau faktor lainnya.

    4. PT Tokai Kagu

    Perusahaan produsen alat musik ini juga mengumumkan penghentian kegiatan industrinya di Bekasi pada 2025. Penutupan pabrik ini berdampak pada 195 pekerja yang terkena PHK.

    PT Tokai Kagu, yang telah beroperasi sejak 1996, berencana untuk memindahkan produksinya ke negara asalnya. Di sektor industri lainnya, PHK juga terjadi di PT Tokay Bekasi, yang turut merumahkan banyak buruh dalam beberapa bulan terakhir.

    5. PT Danbi Internasional

    Pabrik bulu mata milik PT Danbi Internasional yang berlokasi di Garut dinyatakan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 10 Februari 2025.

    Akibatnya, pada 19 Februari 2025, tim kurator mulai melakukan proses penutupan pabrik, menyebabkan 2.079 karyawan kehilangan pekerjaan. Sejak saat itu, para pekerja tidak lagi dapat bekerja seperti biasa dan masih menunggu kepastian terkait nasib mereka.

    6. PT Bapintri (Mbangun Praja Industri)

    Pabrik tekstil PT Bapintri yang terletak di Cimahi juga terpaksa menghentikan operasionalnya akibat mengalami kerugian besar. Sebanyak 267 pekerja terkena PHK sebagai dampaknya.

    Pemutusan hubungan kerja ini berlaku mulai 31 Januari 2025 bagi pekerja operator, sementara staf mulai diberhentikan pada 1 Februari 2025.

    Dalam surat resmi yang ditandatangani oleh direktur perusahaan, disebutkan bahwa penyebab utama PHK adalah kondisi keuangan perusahaan yang merugi.

    Gelombang penutupan pabrik dan PHK massal di tahun 2025 mencerminkan tantangan besar bagi industri manufaktur di Indonesia. Berbagai faktor, seperti persaingan global, perubahan tren pasar, serta kendala keuangan, menjadi penyebab utama banyaknya perusahaan yang tidak mampu bertahan.

  • Profil Yuddy Renaldi, Dirut yang Mengundurkan Diri dari Bank BJB, Kenapa?

    Profil Yuddy Renaldi, Dirut yang Mengundurkan Diri dari Bank BJB, Kenapa?

    Jakarta, Beritasatu.com – Keputusan Yuddy Renaldi untuk mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) mengejutkan banyak pihak.

    Kabar pengunduran diri dirut Bank BJB tersebut dikonfirmasi oleh Corporate Secretary Bank BJB, Ayi Subarna, yang menyatakan bahwa pada Selasa (4/3/2025), perusahaan telah menerima surat pengunduran diri Yuddy.

    Lantas, siapa sebenarnya sosok Yuddy Renaldi ini? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut profil dan perjalanan kariernya.

    Profil Yuddy Renaldi

    Yuddy Renaldi adalah seorang bankir profesional asal Indonesia yang telah mengukir perjalanan karier cemerlang di dunia perbankan. Lahir di Bogor pada tahun 1964, Yuddy menempuh pendidikan sarjana di fakultas ekonomi Universitas Trisakti, Jakarta, dan berhasil meraih gelarnya pada tahun 1990. Tidak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana dan memperoleh gelar magister manajemen dari STIE IPWI Jakarta pada tahun 2000.

    Awal Karier di Dunia Perbankan

    Perjalanan kariernya dimulai dengan bergabung di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), yang kemudian bertransformasi menjadi Bank Mandiri. Berkat dedikasi dan keahliannya, ia menempati berbagai posisi strategis, yang semakin mengokohkan reputasinya sebagai seorang bankir andal.

    Pengalaman Profesional

    Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Bank BJB pada tahun 2019, Yuddy memiliki pengalaman luas dalam industri perbankan. Ia pernah mengemban tanggung jawab sebagai group head subsidiaries management di Bank Mandiri dari tahun 2016 hingga 2017, di mana ia bertanggung jawab atas pengelolaan anak perusahaan. 

    Selanjutnya, ia bergabung dengan Bank BNI sebagai SEVP remedial & recovery dari tahun 2017 hingga 2019, dengan fokus utama pada pemulihan aset dan penanganan kredit bermasalah.

    Kepemimpinan di Bank BJB

    Pada tahun 2019, Yuddy dipercaya untuk memimpin Bank BJB sebagai direktur utama. Di bawah kepemimpinannya, Bank BJB mengalami pertumbuhan pesat dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bank nasional yang kompetitif. Salah satu visi besar yang ia usung adalah menjadikan Bank BJB sebagai Bank BUKU IV, dengan modal inti lebih dari Rp 30 triliun. 

    Selain itu, ia juga menaruh perhatian besar pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat, sejalan dengan visi pemerintah daerah.

    Kontribusi terhadap Pembangunan Infrastruktur

    Di samping itu, Bank BJB juga memainkan peran penting dalam pembiayaan proyek infrastruktur strategis di Jawa Barat, dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Langkah ini semakin mempertegas komitmen bank dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

    Mengundurkan Diri, Kenapa?

    Pada 4 Maret 2024, Yuddy Renaldi secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan pribadi. Keputusan ini menimbulkan tanda tanya di kalangan publik, mengingat perannya yang sangat penting dalam perkembangan Bank BJB. Terlepas dari alasan di balik pengunduran dirinya, warisan kepemimpinan dan visi strategis yang telah ia bangun di Bank BJB akan terus dikenang.

    Perjalanan karier Yuddy Renaldi sebagai seorang bankir ulung telah membuktikan dedikasi dan kepemimpinannya dalam dunia perbankan Indonesia. Dari awal kariernya di Bank Mandiri hingga menduduki posisi puncak sebagai direktur utama Bank BJB, ia berhasil membawa perubahan dan pertumbuhan yang signifikan bagi bank yang dipimpinnya.

  • IHSG Bertahan di Zona Hijau hingga Sesi I, Rupiah Ikut Menguat

    IHSG Bertahan di Zona Hijau hingga Sesi I, Rupiah Ikut Menguat

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (5/3/2025).

    IHSG pada jeda siang hari ini menguat 2,49% atau 158,7 poin ke level 6.539,1.

    IHSG pada sesi I hari ini bergerak dalam rentang 6.405-6.570. Perdagangan IHSG pada sesi ini mencatatkan 10,6 miliar lembar saham senilai Rp 6,78 triliun dari 590.048 kali transaksi.

    Sebanyak 413 saham yang diperdagangkan tercatat menguat, sebanyak 184 saham melemah, dan sebanyak 191 saham stagnan.

    Sementara itu, saham-saham Asia sebagian besar juga menguat pada pembukaan perdagangan hari ini. Indeks Nikkei 225 Tokyo naik kurang dari 0,1% menjadi 37.356,44, sementara Hang Seng di Hong Kong melonjak 1,2% menjadi 23.207,16.

    Indeks Shanghai Composite hampir tidak berubah pada 3.324,16. Di Korea Selatan, Kospi naik 0,7% menjadi 2.546,03, sementara S&P/ASX 200 Australia turun 1,2% menjadi 8.100,60.

    Pada saat IHSG sesi I hari ini berada di zona hijau, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga menguat. Dari data Bloomberg pada pukul 12.06 WIB di pasar spot exchange, rupiah kini berada pada level Rp 16.336 per dolar AS atau menguat 109 poin (0,66%).

  • Dirut Baru Pertamina Patra Niaga Pengganti Riva Siahaan Diputuskan di RUPS

    Dirut Baru Pertamina Patra Niaga Pengganti Riva Siahaan Diputuskan di RUPS

    Jakarta, Beritasatu.com – Penunjukan direktur utama baru PT Pertamina Patra Niaga pengganti Riva Siahaan akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) melibatkan Kementerian BUMN dan PT Pertamina (Persero) sebagai induk holding.

    Jabatan dirut Pertamina Patra Niaga masih kosong setelah Riva Siahaan ditahan Kejaksaan Agung setelah menjadi tersangka korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) 2018–2023.

    Putri mengatakan penunjukan dirut baru Pertamina Patra Niaga pengganti Riva Siahaan juga harus dikomunikasi dengan pihak komisaris perusahaan tersebut.

    “Nanti bagaimana kemudian bicara dengan pihak komisaris. Nanti kita tunggu,” ujarnya. 

    Riva Siahaan sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama delapan orang lainnya dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan KKKS 2018–2023.

  • Jaga Stabilitas Harga, Pemerintah Perkuat Cadangan Pangan

    Jaga Stabilitas Harga, Pemerintah Perkuat Cadangan Pangan

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menyiapkan strategi untuk menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadan.

    Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk berbagai komoditas. Salah satu contohnya adalah cadangan beras pemerintah (CBP) yang sebelumnya hanya mencapai 800.000 ton, kini mulai bertambah secara bertahap.

    “Hari ini kita bisa lihat panennya baru Maret-April, tetapi Januari-Februari harga stabil. Itu artinya apa? Pemerintah punya cadangan pangan yang cukup,” ujar Arief saat meninjau Pasar Johar Baru di Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).

    Selain beras, pemerintah juga mempersiapkan cadangan pangan lainnya, seperti ayam dan daging, guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.

    Arief menambahkan, pemerintah juga akan membentuk 70.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

    “Ini kabar baik karena koperasi akan menyerap hasil pertanian, sehingga harga jual petani tetap stabil dan tidak anjlok,” tambah Arief terkait upaya menjaga stabilitas harga pangan.

  • Hotel Rugi Miliaran, Kebijakan Efisiensi Anggaran Harus Bertahap

    Hotel Rugi Miliaran, Kebijakan Efisiensi Anggaran Harus Bertahap

    Jakarta, Beritasatu.com – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menilai kebijakan efisiensi anggaran pemerintah mulai berdampak signifikan terhadap industri perhotelan. Selain menurunkan tingkat okupansi hotel, sektor MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) juga mengalami kemerosotan tajam.

    Wakil Ketua Umum IHGMA Garna Sobhara Swara mengungkapkan, kerugian yang dirasakan hotel juga sangat besar mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah per bulan.

    “Penurunan pendapatan yang berkepanjangan ini bisa berdampak pada pengeluaran arus kas. Kami tak bisa membayar tagihan listrik, energi, payroll (gaji karyawan), itu yang akan terjadi,” kata Garna Sobhara dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

    Untuk itu, IHGMA memberikan empat usulan ke pemerintah agar industri hotel bisa bertahan. Pertama, adanya insentif pajak atau pengurangan pajak hotel. Kedua, pemberlakuan efisiensi anggaran dilakukan secara bertahap agar dapat dievaluasi.

    Ketiga, program subsidi bantuan keuangan langsung untuk menopang industri. Keempat, relaksasi kebijakan terkait operasional hotel.

    Sebelumnya, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani juga menyoroti pemangkasan anggaran perjalanan dinas hingga mencapai 50% yang akan berdampak pada ekonomi daerah. Pengurangan perjalanan dinas menurutnya akan menurunkan pendapatan daerah, terutama dari pajak hotel dan restoran.

    Hariyadi juga menyampaikan, 40% pendapatan hotel secara nasional berasal dari agenda pemerintah. Bahkan di beberapa daerah bisa mencapai lebih dari 70%.

    “Apabila ingin memberikan stimulus ekonomi, sektor akomodasi harus diperhatikan karena pangsa pasarnya besar,” ujar Hariyadi terkait dampak efisiensi anggaran pada industri hotel.