Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Rupiah Hari Ini Menguat Tipis Jadi Rp 16.348 Per Dolar AS

    Rupiah Hari Ini Menguat Tipis Jadi Rp 16.348 Per Dolar AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah hari ini menguat tipis atas dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan, Senin (17/3/2025).

    Melansir Bloomberg, rupiah hingga pukul 09.34 WIB naik tipis 2 poin atau 0,01% menjadi Rp 16.348 per dolar AS.

    Selain rupiah hari ini yang menguat, beberapa mata uang Asia catat kenaikan, seperti rupee India naik tinggi mencapai 23% menjadi 87 rupee per dolar AS. Kemudian won Korea juga naik tinggi sebesar 42% menjadi 1,446 won per dolar AS.

    Reuters melaporkan, dolar AS melemah mendekati titik terendah dalam lima bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada Senin (17/3/2025), dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump yang tidak stabil serta data ekonomi makro yang kurang menggembirakan.

    Analis Goldman Sachs Dominic Wilson mengungkapkan, pasar makro mengalami dua perubahan besar.

    Pertama, terjadi penurunan penilaian terhadap aset-aset AS akibat volatilitas kebijakan tarif serta meningkatnya ketidakpastian yang dipicu oleh pemerintahan saat ini. Kedua, terdapat peningkatan penilaian terhadap dorongan fiskal di Jerman.

    “Kombinasi dari kedua faktor ini menghadirkan tantangan besar terhadap dominasi narasi keistimewaan AS yang selama ini mendominasi pasar,” ucapnya.

    Selain rupiah hari ini yang naik, beberapa mata uang Asia lain juga catat kenaikan, seperti yen Jepang naik tipis 0,03% menjadi 148 yen per dolar AS dan yuan China naik 0,01% menjadi 7,2 yuan per dolar AS.

  • IHSG Hari Ini Menguat Saat Pasar Saham Bergerak Fluktuatif

    IHSG Hari Ini Menguat Saat Pasar Saham Bergerak Fluktuatif

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini pada awal perdagangan bursa, Senin (17/3/2025) tercatat menguat. Namun, IHSG awal pekan ini bergerak fluktuatif di tengah berbagai sentimen domestik dan global.

    Berdasarkan data bursa yang diolah Beritasatu.com, IHSG hingga pukul 08.16 WIB bertambah 14,0 poin atau 0,22% hingga mencapai level 6.529. IHSG hari ini dibuka di level 6.515 dan bergerak pada rentang 6.483-6.533.

    Volume awal perdagangan mencapai 2,97 miliar lembar saham dan catat transaksi Rp 1,3 triliun dengan frekuensi 133.888 kali.

    Saat IHSG hari ini naik, sebanyak 268 saham catat kenaikan, 160 saham turun, dan 183 saham bergerak datar.

    Mayoritas saham sektoral parkir di zona hijau pada awal perdagangan. Sektor bahan baku naik tertinggi mencapai 2,70%, diikuti sektor energi menguat 1,13%, dan konsumsi nonprimer naik 0,88%.

    Kemudian, sektor konsumsi primer juga terapresiasi 0,76%, diikuti infrastruktur dan transportasi yang sama-sama naik 0,59%.

    Sementaram saham teknologi terjun bebas mencapai 6,80% menjadi 7.236,40 setelah minggu sebelumnya selalu catat kenaikan tertinggi.

    Senada dengan IHSG hari ini yang naik, saham unggulan LQ45 menguat 0,72%, Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 1,53%, dan Investor33 naik 0,50%.

  • Harga Emas Antam Awal Pekan Naik Jadi Rp 1,741 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Awal Pekan Naik Jadi Rp 1,741 Juta per Gram

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada Senin (17/3/2025) pagi. Berdasarkan data dari situs Logam Mulia, harga emas Antam meningkat Rp 2.000 menjadi Rp 1,741 juta per gram.

    Sehari sebelumnya, pada Minggu (16/3/2025), harga emas Antam tercatat stagnan di angka Rp 1,739 juta per gram. Sementara itu, rekor tertinggi sepanjang sejarah untuk harga emas Antam terjadi pada Jumat (14/3/2025) dengan nilai mencapai Rp 1,742 juta per gram.

    Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali emas batangan Antam pada Senin pagi ini juga mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000, sehingga mencapai Rp 1.590.000 per gram.

    Dalam setiap transaksi penjualan emas, berlaku potongan pajak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017. Jika penjualan kembali emas batangan ke Antam melebihi nominal Rp 10 juta, maka akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari nilai total transaksi buyback.

    Berikut adalah daftar harga emas Antam pada Senin:

    Harga Emas Antam 0,5 gram: Rp 920.500
    Harga Emas Antam 1 gram: Rp 1.741.000
    Harga Emas Antam 2 gram: Rp 3.422.000
    Harga Emas Antam 3 gram: Rp 5.108.000
    Harga Emas Antam 5 gram: Rp 8.480.000
    Harga Emas Antam 10 gram: Rp 16.905.000
    Harga Emas Antam 25 gram: Rp 42.137.000
    Harga Emas Antam 50 gram: Rp 84.195.000
    Harga Emas Antam 100 gram: Rp 168.312.000
    Harga Emas Antam 250 gram: Rp 420.515.000
    Harga Emas Antam 500 gram: Rp 840.820.000
    Harga Emas Antam 1.000 gram: Rp 1.681.600.000

    Untuk pembelian harga emas Antam dalam bentuk emas batangan, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pembeli yang memiliki NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian juga akan disertai dengan bukti pemotongan PPh 22.

  • Pimpin Rapat Hilirisasi, Presiden Prabowo Fokus pada Lapangan Kerja

    Pimpin Rapat Hilirisasi, Presiden Prabowo Fokus pada Lapangan Kerja

    Bogor, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Hambalang, Bogor pada Minggu (16/3/2025), membahas percepatan hilirisasi pada sektor strategis. Fokus utama adalah penciptaan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia.

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, pihaknya telah menginventarisasi proyek hilirisasi pada sektor mineral, batu bara, aquaculture, pertanian, dan perkebunan. Prioritas diberikan pada proyek yang berdampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan ekspor dan daya saing industri nasional.

    “Kita fokus pada proyek yang memberikan dampak ekonomi nyata, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan,” ujar Rosan.

    Presiden Prabowo juga menekankan hilirisasi harus berlanjut ke tahap industrialisasi agar ekonomi nasional semakin mandiri. Proyek hilirisasi tidak hanya berorientasi makro, tetapi juga melibatkan petani tambak, petani perkebunan, dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan keseriusan Presiden Prabowo terlihat dari pelaksanaan rapat pada Minggu. Ia juga menyampaikan Prabowo menginstruksikan agar implementasi 21 proyek hilirisasi prioritas dilakukan secara profesional dengan mengutamakan tenaga kerja, teknologi padat karya, serta industri substitusi impor.

    “Presiden ingin investasi hilirisasi tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya terpusat di satu daerah,” tambah Bahlil.

    Rapat yang dipimpin Presiden Prabowo ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat hilirisasi sebagai instrumen utama pertumbuhan ekonomi nasional.

  • BTV Semesta Ramadan 2025 Libatkan UMKM, Wamenag Sebut Dorong Ekonomi

    BTV Semesta Ramadan 2025 Libatkan UMKM, Wamenag Sebut Dorong Ekonomi

    Jakarta, Beritasatu.com – Festival BTV Semesta Ramadan 2025, yang diselenggarakan oleh B-Universe selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, puluhan tenant dari berbagai sektor ikut meramaikan acara ini, termasuk kuliner (makanan dan minuman), busana muslim dan aksesoris, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

    Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 Mei 2025, di Masjid Agung At-Tin, TMII, Jakarta Timur.

    Kegiatan di BTV Semesta Ramadan 2025

    Pengunjung yang datang bersama keluarga bisa menikmati berbagai aktivitas menarik, seperti bazar UMKM, kajian tablig, lomba azan dan mewarnai, marawis dan nasyid, serta buka puasa bersama.

    Acara BTV Semesta Ramadan 2025 gratis dan terbuka untuk umum, dengan open gate mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai setelah berbuka puasa.

    Pada hari pertama, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i secara resmi membuka acara. Ia mengapresiasi B-Universe karena telah menghadirkan program yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan ibadah selama bulan Ramadan.

    “Harapannya, acara ini dapat menciptakan perputaran ekonomi yang menguntungkan masyarakat. Ini terbukti dengan adanya transaksi ekonomi selama event berlangsung,” ujar Muhammad Syafi’i dalam pidatonya, Jumat (14/3/2025).

    Festival ini tidak hanya memperkuat ekonomi UMKM lokal, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan ibadah bagi masyarakat selama Ramadhan.

    Dengan adanya festival BTV Semesta Ramadan 2025, UMKM mendapatkan kesempatan lebih besar untuk berkembang, sekaligus menciptakan pengalaman Ramadhan yang lebih bermakna bagi pengunjung.

  • Groundbreaking Menara Mandiri Kendari, Wujud Ekspansi Layanan Keuangan di Sulawesi Tenggara

    Groundbreaking Menara Mandiri Kendari, Wujud Ekspansi Layanan Keuangan di Sulawesi Tenggara

    Kendari, Beritasatu.com – Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui sinergi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, ditandai dengan groundbreaking Menara Mandiri di Kendari. Pembangunan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan komitmen jangka panjang Bank Mandiri untuk menghadirkan solusi keuangan modern yang tidak hanya inovatif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat.

    Acara peletakan batu pertama pembangunan Menara Mandiri Kendari ini turut mengundang Gubernur Sulawesi Tenggara Bapak Majyen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, beserta jajaran pejabat setempat serta Direksi Bank Mandiri, Minggu (16/3). Berlokasi di Jalan Abdullah Silondae No. 45, Kendari, Menara Mandiri Kendari hadir memenuhi segala kebutuhan baik untuk personal banking, transaksional hingga pengelolaan likuiditas untuk para pelaku usaha di Kota Kendari.

    Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, menyatakan pembangunan Menara Mandiri di Kendari merupakan bukti nyata komitmen Bank Mandiri dalam berinovasi dan merespons kebutuhan masyarakat serta pelaku bisnis. Adapun Gedung Menara Mandiri akan dibangun di atas lahan seluas 3.455 m2, berupa 1 (satu) tower setinggi 10 (sepuluh) lantai dengan luasan bangunan ± 14.000 m2.

    “Gedung ini diharapkan dapat menghadirkan kemudahan bagi nasabah Bank Mandiri dalam mengakses layanan keuangan secara terintegrasi, sekaligus mendukung konektivitas global, memperluas peluang ekspansi bisnis, serta membuka akses terhadap investasi yang lebih luas dengan keunggulan produk dan jasa keuangan yang ditawarkan,” ujar Darmawan di Kendari, Minggu (16/3/2025).

    Pembangunan Menara Mandiri Kendari ditargetkan rampung pada 2026, dan sepanjang fase konstruksi hingga operasional proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun peningkatan aktivitas bisnis di kawasan tersebut.

    Desain Menara Mandiri Kendari menghadirkan geometri arsitektur yang lebih iconic namun tetap memanifestasikan identitas Bank Mandiri dengan kearifan lokal. Menara Mandiri Kendari akan didukung dengan fasilitas penunjang diantaranya auditorium, Safe Deposit Box, serta area terbuka hijau yang berada di ground floor dan tiap lantai gedung.

    Sebagai wujud komitmen Bank Mandiri terhadap visi “Becoming Indonesia’s Sustainability Champion for A Better Future”, Menara Mandiri Kendari dirancang dengan konsep ramah lingkungan yang efisien dan berkelanjutan dengan tujuan menciptakan harmoni antara infrastruktur modern dan lingkungan yang lebih sehat.

    Di samping itu, dengan dibangunnya Menara Mandiri Kendari, Bank Mandiri optimis dapat semakin memperkuat penetrasi bisnis di Region X/Sulawesi & Maluku, khususnya dalam mendorong pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK). Keberadaan pusat layanan keuangan yang lebih modern dan terintegrasi ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas nasabah serta memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap solusi finansial Bank Mandiri.

    Bank Mandiri Area Kendari didukung 21 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara serta ditopang oleh 3 sektor industri utama yaitu pertanian dan perikanan, pertambangan, penggalian, serta perdagangan besar maupun eceran.

    Sebagai catatan, hingga Februari 2025, Regional X/ Sulawesi & maluku berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit retail sebesar 9,6% YoY menjadi Rp 29,3 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 12,1% yoy menjadi Rp 48 triliun yang mencerminkan tingginya permintaan layanan perbankan di wilayah tersebut. Dengan dukungan infrastruktur baru ini, Bank Mandiri menargetkan akselerasi pertumbuhan yang lebih agresif, sejalan dengan strategi ekspansi nasional untuk memperkuat ekosistem keuangan di kawasan timur Indonesia.

    “Keberadaan Menara Mandiri diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional, sekaligus mempertegas peran Bank Mandiri sebagai pelopor inovasi dalam industri perbankan Indonesia,” pungkas Darmawan.

  • Realisasi Bea dan Cukai Sentuh Rp 52,6 Triliun pada Februari 2025

    Realisasi Bea dan Cukai Sentuh Rp 52,6 Triliun pada Februari 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi kepabeanan dan cukai mencapai Rp 52,6 triliun per 28 Februari 2025. Realisasi ini sekitar 17,5% dari target penerimaan kepabeanan dan cukai pada 2025 yang sebesar Rp 513,6 triliun. Jika dibandingkan dengan periode Februari 2024 terjadi pertumbuhan 2,13% dengan realisasi saat itu sebesar Rp 51,5 triliun.

    Realisasi kepabeanan dan cukai sebesar Rp 52,6 triliun ini terbagi dalam  realisasi bea masuk sebesar Rp 7,6 triliun, bea keluar senilai Rp 5,4 triliun, dan cukai sebesar Rp 39,6 triliun. Dari tiga jenis ini hanya bea keluar yang mengalami pertumbuhan secara tahunan.

    “Penerimaan kepabeanan dan cukai, tumbuh 2,1% karena pertumbuhan bea keluar, sedikit ada koreksi di bea masuk. Kalau kita lihat pada 2024 itu ada bea masuk dari impor beras. Sementara untuk yang 2025 tidak ada impor beras di awal tahun ini,” ucap Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dalam konferensi pers “APBN Kinerja dan Fakta (KiTa)” di Kantor Kementerian Keuangan pada Kamis (13/3/2025).

    Realisasi bea masuk sebesar Rp 7,6 triliun atau memberikan kontribusi 14,5% terhadap realisasi kepabeanan dan cukai pada Februari 2025. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi kontraksi 4,6%. Hal ini terjadi karena penurunan bea masuk dari komoditas beras yang di awal tahun 2025 tidak diimpor lagi.

    Realisasi bea keluar sebesar  Rp 5,4 triliun atau tumbuh 92,9% dari periode yang sama tahun 2024. Bea keluar memberikan kontribusi  10,2% ke realisasi kepabeanan dan cukai pada Februari 2025. Hal ini dipengaruhi oleh bea keluar produk sawit mencapai Rp 5,3 triliun atau tumbuh 852,9% year on year. Pasalnya, harga minyak kelapa sawit pada bulan Februari 2205 mencapai US$ 9,55 per ton metrik yang lebih tinggi 18,5% dari 2024 sebesar US$ 806 per ton metrik.

    Realisasi cukai sampai dengan Februari 2025 sebesar Rp 39,6 triliun atau turun 2,7% dari periode yang sama tahun 2024. Realisasi cukai memberikan kontribusi terbesar yaitu 75,3% ke realisasi kepabeanan dan cukai pada Februari 2025. Penerimaan cukai dipengaruhi  oleh cukai hasil tembakau sebesar Rp 38,4 triliun atau kontraksi 2,6% dipengaruhi oleh turunnya produksi rokok pada November dan Desember 2024 sebesar 2,5% sebagai basis perhitungan penerimaan hasil tembakau pada Januari dan Februari 2025. 

    Adapun  penurunan produksi rokok pada akhir 2025 dipengaruhi oleh tidak adanya kenaikan tarif cukai hasil tembakau pada awal 2025. Sedangkan cukai minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebesar Rp 1,1 triliun atau turun 7,6% karena penurunan produksi MMEA sebesar 11,5%.

    “Untuk cukai mengalami koreksi 2,7%, karena ada faktor kebijakan pada 2025. Kami tidak menerapkan kenaikan tarif cukai sehingga tidak ada pembelian dari pita cukai yang biasanya cukup tinggi pada waktu pemerintah menginginkan adanya kenaikan dari tarif cukai,” tutur dia tentang realisasi bea dan cukai.

  • Masih Tinggi, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1,739 Juta Per Gram

    Masih Tinggi, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1,739 Juta Per Gram

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih tinggi di level Rp 1,739 juta per gram pada hari ini, Minggu (16/3/2025).

    Harga emas Antam tersebut tidak mengalami perubahan seperti Sabtu (15/3/2025). Level ini hanya kurang dari Rp 3.000 dari rekor tertinggi yang dicapai pada Jumat (14/3/2025) sebesar Rp 1,742 juta per gram.

    Untuk harga jual kembali atau buyback juga masih bertahan pada level Rp 1,588 juta per gram.

    Berikut daftar harga emas Antam hari ini yang terpantau dari laman Logam Mulia Antam:

    Emas Antam 0,5 gram: Rp 919.500
    Emas Antam 1 gram: Rp 1.739.000
    Emas Antam 2 gram: Rp 3.422.000
    Emas Antam 3 gram: Rp 5.113.000
    Emas Antam 5 gram: Rp 8.499.000
    Emas Antam 10 gram: Rp 16.920.000
    Emas Antam 25 gram: Rp 42.137.500
    Emas Antam 50 gram: Rp 84.155.000
    Emas Antam 100 gram: Rp 168.190.000
    Emas Antam 250 gram: Rp 420.087.500
    Emas Antam 500 gram: Rp 839.875.000
    Emas Antam 1.000 gram: Rp 1.679.600.000

    Selain harga emas Antam yang hari ini tetap tinggi mencapai Rp 1,739 juta per gram, harga perak juga tidak mengalami perubahan sebesar Rp 19.000 per gram.

  • Meski Pasar Rontok, 10 Saham Ini Tetap Naik

    Meski Pasar Rontok, 10 Saham Ini Tetap Naik

    Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 10 saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan di tengah tekanan pasar pada pekan ini. Kenaikan harga saham tersebut berkisar antara 17% hingga 378% selama periode 10-14 Maret 2025, dengan PT Hillcon Tbk (HILL) menempati posisi teratas dalam daftar saham paling cuan.

    Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan 1,81%, turun ke level 6.515,6 dari sebelumnya 6.636 pada akhir pekan lalu. Kapitalisasi pasar juga ikut terkoreksi 1,8% menjadi Rp 11.235 triliun dari Rp 11.450 triliun.

    Selain itu, nilai rata-rata transaksi harian mengalami penyusutan sebesar 28,4% menjadi Rp 9,4 triliun dari Rp 13,1 triliun. Rata-rata volume transaksi harian juga berkurang 12,9%, dari 19,8 miliar saham menjadi 17,3 miliar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi harian turun sebesar 1,4%, dari 1,1 juta transaksi menjadi 1 juta transaksi.

    Pada perdagangan Jumat (14/3/2025), investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 1,77 miliar. Secara keseluruhan, sepanjang tahun berjalan ini investor asing telah mencatatkan total penjualan bersih sebesar Rp 26,04 triliun.

    Di tengah tekanan pasar, terdapat 10 saham yang tetap mengalami kenaikan signifikan. Saham PT Hillcon Tbk (HILL) menjadi yang paling menonjol dengan lonjakan mencapai 378,1%, naik dari Rp 410 menjadi Rp 1.965 dalam sepekan.

    Kenaikan besar lainnya juga dicatatkan oleh saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) yang melonjak 35,3% menjadi Rp 88. Kemudian, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) mencatat pertumbuhan 28,8% menjadi Rp 67, disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang meningkat 28,1% ke level Rp 39.600.

    Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) juga mengalami kenaikan sebesar 25,3% menjadi Rp 1.680, diikuti oleh PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) yang naik 25% ke Rp 1.300. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) turut mengalami pertumbuhan 20% menjadi Rp 1.315.

    Saham lain yang masuk dalam daftar ini adalah PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) dengan kenaikan 20% ke Rp 102, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) yang naik 18,5% menjadi Rp 1.630, dan PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) yang menguat 17,7% ke Rp 192.

    Meskipun pasar mengalami tekanan, saham tersebut menunjukkan performa luar biasa, menciptakan peluang bagi investor yang jeli dalam membaca tren pasar.

  • IHSG Sepekan Turun 1,81 Persen, Kapitalisasi Pasar Ikut Menguap

    IHSG Sepekan Turun 1,81 Persen, Kapitalisasi Pasar Ikut Menguap

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan mengalami pelemahan sebesar 1,81% atau turun 120,37 poin, sehingga berada di level 6.515,63 dalam sepekan terakhir.

    Kapitalisasi pasar juga mengalami penurunan. Pekan ini, total kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11.235 triliun, menyusut 1,87% dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp 11.450 triliun.

    Volume perdagangan saham selama sepekan mencapai 86,554 miliar lembar, lebih rendah dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang mencatatkan 99,415 miliar saham. Secara rata-rata harian, volume transaksi mengalami penurunan sebesar 12,94%, dari sebelumnya 19,88 miliar saham menjadi 17,31 miliar saham.

    Dalam perdagangan IHSG sepekan, total nilai transaksi mencapai Rp 47,01 triliun, mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatatkan Rp 65,680 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami penyusutan sebesar 28,43%, turun dari Rp 13,14 triliun menjadi Rp 9,40 triliun.

    Frekuensi transaksi turut mencerminkan tren perdagangan yang lesu. Sepanjang pekan ini, frekuensi transaksi mencapai 5,445 juta kali, dengan rata-rata harian sebesar 1,09 juta kali. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 1,48% dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang mencatatkan rata-rata 1,11 juta transaksi per hari.

    Sementara itu, saat IHSG sepekan turun, investor asing hingga Jumat (14/3/2025) mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 1,77 triliun. Secara keseluruhan sepanjang 2025, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 26,04 triliun.