Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Modal Asing Rp 4,25 Triliun Keluar Indonesia, Mayoritas Pasar Saham

    Modal Asing Rp 4,25 Triliun Keluar Indonesia, Mayoritas Pasar Saham

    Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa modal asing senilai Rp 4,25 triliun keluar dari pasar keuangan domestik pada 17-20 Maret 2025. Sebagian besar aliran dana asing tersebut berasal dari pasar saham.

    Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, modal asing keluar melalui pasar saham sebesar Rp 4,78 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp 670 miliar. Sementara itu, aliran modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 1,2 triliun.

    Ramdan menjelaskan bahwa berdasarkan data transaksi dalam periode tersebut, nonresiden tercatat melakukan jual neto sebesar Rp 4,25 triliun.

    Dari jumlah itu, Rp 4,78 triliun merupakan jual neto di pasar saham, sementara pasar SBN mencatat beli neto Rp 1,2 triliun, dan SRBI mengalami jual neto Rp 670 miliar.

    Secara kumulatif, sejak 1 Januari hingga 20 Maret 2025, pasar saham mencatat jual neto sebesar Rp 28,1 triliun. Di sisi lain, pasar SBN mengalami beli neto sebesar Rp 23,87 triliun, dan SRBI mencatat beli neto Rp 8,58 triliun.

    Pergerakan modal asing ini turut memengaruhi pasar keuangan domestik. Imbal hasil (yield) SBN tenor 10 tahun naik menjadi 7,08% pada 20 Maret 2025. Sementara itu, yield surat utang Amerika Serikat (US Treasury Note) tenor 10 tahun turun ke 4,237% pada periode yang sama.

    Nilai premi risiko investasi (credit default swap) Indonesia tenor 5 tahun juga meningkat menjadi 88,51 basis poin, naik dari posisi 81,2 basis poin pada 14 Maret 2025.

    Menanggapi kondisi modal asing yang keluar, Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.

  • Harga Emas Antam Hari Ini setelah Terjun Bebas

    Harga Emas Antam Hari Ini setelah Terjun Bebas

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau harga emas Antam hari ini stabil pada Minggu (23/3/2025) setelah turun tinggi pada Sabtu (22/3/2025).

    Harga emas antam hari ini tercatat menjadi Rp 1,764 juta per gram. Sebelumnya harga emas Antam mencatat rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada Jumat (21/3/2022) dengan angkat Rp 1,779 juta per gram.

    Hal yang sama berlaku untuk harga buyback emas Antam yang tidak berubah Rp 1,615 juta per gram. Harga buyback ini merupakan nilai yang diberikan jika Anda ingin menjual emas kembali ke Antam.

    Dalam hal perpajakan, pembelian emas Antam mengikuti ketentuan yang tertuang dalam PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pajak Penghasilan (PPh) 22 dikenakan sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian emas batangan juga disertai bukti potong PPh 22.

    Adapun untuk transaksi penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima.

    Berikut harga emas Antam pada Minggu pagi hari ini:

    Harga emas 0,5 gram: Rp 932.000
    Harga emas 1 gram: Rp 1.764.000
    Harga emas 2 gram: Rp 3.468.000
    Harga emas 3 gram: Rp 5.177.000
    Harga emas 5 gram: Rp  8.595.000
    Harga emas 10 gram: Rp 17.135.000
    Harga emas 25 gram: Rp 42.712.000
    Harga emas 50 gram: Rp 85.345.000
    Harga emas 100 gram: Rp 170.612.000
    Harga emas 250 gram: Rp  426.265.000
    Harga emas 500 gram: Rp  852.320.000
    Harga emas 1.000 gram: Rp  1.706.600.000

    Harga emas Antam ambruk akhiri rekor tertinggi karena dan catat rekor berbanding terbalik dengan harga emas global Harga emas spot turun 0,7% ke level US$ 3.023,1 per ons troy pada perdagangan Jumat (21/3/2025). Namun ketidakpastian geopolitik dan prospek pemangkasan suku bunga The Fed masih menjaga harga emas di jalur kenaikan mingguan.

  • 48 Juta Orang Bakal Naik KRL pada Masa Angkutan Lebaran 2025

    48 Juta Orang Bakal Naik KRL pada Masa Angkutan Lebaran 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Commuter Indonesia memprediksi sebanyak 48.254.488 penumpang akan memadati KRL Jabodetabek, KRL Yogyakarta, KRL Bandara Soekarno Hatta, serta KRL Lokal Area I, II, VI, dan VIII pada masa angkutan Lebaran 2025.

    KAI Commuter Indonesia akan mengoperasikan 1.064 perjalanan kereta commuter setiap hari, dengan kapasitas angkut sebanyak 2.188.262 penumpang.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus mengatakan pengguna KRL diprediksi ramai pada masa angkutan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah karena berbarengan dengan libur nasional Nyepi 2025.

    “Masa angkutan lebaran tahun ini lumayan panjang. Ada bersamaan dengan libur Hari Raya Nyepi, kemudian juga diapit oleh hari Sabtu dan Minggu. Kemudian juga tentu ini akan ada mobilisasi masyarakat yang ingin berlibur yang  tentu akan membawa anak-anak,” kata Joni di Stasiun BNI City atau Stasiun Sudirman Baru (SUDB), Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2025).

    Untuk itu, pengguna KRL diimbau agar bersikap tertib saat menaiki kereta commuter saat masa angkutan Lebaran 2025. “Misalnya, dahulukan yang akan turun terlebih dahulu,” katanya.

    Pengguna KRL diimbau juga untuk menjaga keselamatan dan keamanan barang bawaan masing-masing.

    “Jangan memakai perhiasan yang berlebih-lebihan. Karena itu bisa mengundang tindak kejahatan yang bisa saja terjadi kapanpun. Ketika kita memakai perhiasan yang berlebih-lebihan,” papar Joni.

    Penumpang dimohon memperhatikan celah peron dikarenakan masih ditemukan kejadian saling berhimpitan dan bertabrakan antarpenumpang di KRL.

    Karena penggunaan KRL diprediksi membeludak saat momen libur Lebaran 2025, Joni mengingatkan agar penumpang yang membawa anak agar tetap berhati-hati.

    “Kami mengimbau supaya untuk menjaga betul anak-anak yang dibawanya tersebut. Jangan sampai nanti di atas KRL anak-anaknya terlepas sehingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” sambungnya.

  • Gojek Salurkan Bonus Hari Raya untuk Driver, Paling Besar Rp 1,6 Juta

    Gojek Salurkan Bonus Hari Raya untuk Driver, Paling Besar Rp 1,6 Juta

    Jakarta, Beritasatu.com – Gojek mulai menyalurkan bonus hari raya kepada mitra driver sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Gojek menerapkan sistem kategori untuk menentukan penerima bonus hari raya.

    Chief of Public Policy & Government Relations GoTo Ade Mulya menyampaikan, Gojek membagikan bonus hari raya kepada mitra driver dalam lima kategori, dengan mitra juara utama sebagai kategori tertinggi.

    Kategori ini mendapatkan bonus hari raya hingga 20% dari rata-rata penghasilan bersih. Besarannya yaitu Rp 900.000 untuk mitra roda dua, dan Rp 1,6 juta untuk mitra roda empat.

    Empat kategori lainnya yaitu mitra juara, mitra unggulan, mitra andalan, dan mitra harapan. Setiap kategori mendapatkan bonus hari raya yang berbeda, dihitung berdasarkan tingkat produktivitas dan kontribusi mitra driver. 
    Besaran bonus juga disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan.

    “Bonus hari raya akan diterima oleh mitra driver mulai 22-24 Maret 2025 melalui saldo GoPay mitra,” kata Ade Mulya dalam keterangan resminya, Sabtu 22/3/2025).

    Dengan sistem ini, lanjut Ade, Gojek memastikan apresiasi berupa bonus hari raya diberikan secara tepat sasaran kepada mitra driver yang telah berdedikasi dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

  • Cara Mudah Tukar Uang Baru Lebaran 2025, Cek Lokasi dan Jadwalnya

    Cara Mudah Tukar Uang Baru Lebaran 2025, Cek Lokasi dan Jadwalnya

    Jakarta, Beritasatu.com – Masyarakat kerap membutuhkan uang baru untuk memberi tunjangan hari raya (THR) atau salam tempel kepada keluarga hingga tetangga saat Lebaran. Untuk itu, Bank Indonesia menyediakan layanan penukaran uang baru kepada masyarakat, yang dapat diakses melalui aplikasi PINTAR BI.

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, situs PINTAR BI bisa diakses mulai Sabtu (22/3/2025) pukul 10.45 WIB. Namun, karena tingginya animo masyarakat, hampir semua lokasi penukaran uang baru sudah penuh kuotanya.

    Penukaran uang baru untuk Lebaran 2025 dibagi dalam beberapa periode. Periode pertama dan kedua sudah dilaksanakan di awal Maret 2025, sedangkan periode ketiga berlangsung pada 22-23 Maret 2025 dengan dua tahapan:

    Tahap Pertama (22 Maret 2025)

    Pada tahap pertama ini, penukaran uang baru untuk wilayah Pulau Jawa dilaksanakan di 1.505 titik lokasi yang tersebar di seluruh bank, baik Bank Pemerintah maupun Bank Swasta. Pemesanan dibuka pada Sabtu, 22 Maret 2025 mulai pukul 09.00 WIB.

    Tahap Kedua (23 Maret 2025)

    Penukaran uang baru tahap kedua dilaksanakan di luar Pulau Jawa, dengan 1.043 titik lokasi di seluruh bank.

    Besarannya uang yang diberikan

    Masyarakat dapat menukarkan uang pecahan baru maksimal Rp 4,3 juta per nasabah, dengan rincian sebagai berikut:

    1. Uang Pecahan Besar (UPB): Rp 2 juta (Rp 50.000 – 30 lembar, Rp 20.000 – 25 lembar).

    2. Uang Pecahan Kecil (UPK): Rp 2,3 juta (Rp 10.000 – 100 lembar, Rp 5.000 – 200 lembar, Rp 2.000 – 100 lembar, Rp 1.000 – 100 lembar).

    Cara Daftar Penukaran Uang Baru untuk Lebaran 2025:Siapkan KTP terlebih dahulu.Buka website resmi BI di https://pintar.bi.go.id lewat browser HP atau laptop.Pilih layanan “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.Pilih lokasi dan jadwal penukaran yang tersedia.Tentukan kota, lokasi, dan tanggal yang sesuai, lalu pilih waktu yang luang.Klik “Lanjutkan” setelah memilih waktu dan lokasi.Isi data diri dengan memasukkan nama, NIK, nomor handphone, dan email. Pastikan data sudah benar untuk registrasi.Pilih jumlah uang yang akan ditukar sesuai kebutuhan dan simpan bukti pemesanan yang dikirimkan ke email.Datang ke lokasi penukaran sesuai jadwal, membawa KTP dan bukti pemesanan.Kesempatan Penukaran Uang Pecahan Baru Lebaran 2025

    Pemerintah juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menukarkan uang pecahan baru dari tanggal 24-27 Maret 2025 melalui penukaran langsung di Bank Pemerintah maupun Bank Swasta. Caranya adalah dengan membawa KTP dan kode pemesanan yang sudah diunduh melalui aplikasi PINTAR BI pada momen Lebaran.

  • Ekspansi Global, BNI Luncurkan Layanan Wealth Management di Singapura

    Ekspansi Global, BNI Luncurkan Layanan Wealth Management di Singapura

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi di sektor perbankan dengan meluncurkan layanan wealth management terbaru, BNI Emerald Singapore pada Jumat (21/3/2025).

    Langkah ini merupakan bagian dari strategi BNI untuk memperkuat posisinya sebagai bank BUMN yang memiliki jangkauan global, sekaligus menyediakan layanan eksklusif bagi nasabah prioritas.

    Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengungkapkan, kehadiran BNI Emerald Singapore mencerminkan ambisi bank untuk bersaing di kancah internasional, khususnya dalam layanan wealth management.

    “Singapura adalah pusat keuangan utama di Asia dan lokasi yang strategis untuk pengembangan layanan wealth management. Layanan ini dirancang bagi nasabah high-net-worth-individuals serta diaspora Indonesia yang memenuhi kriteria accredited investor,” jelas Royke dalam siaran pers.

    Melalui kemitraan dengan Schroders dan Fullerton Asset Management, BNI Emerald Singapore menawarkan berbagai solusi investasi eksklusif, termasuk akses ke reksa dana global. Di Singapura, seseorang dikategorikan sebagai accredited investor jika memiliki aset bersih pribadi minimal 2 juta dolar Singapura atau penghasilan tahunan minimal 300.000 dolar Singapura.

    Selain investasi, layanan ini juga menghadirkan penawaran suku bunga kompetitif untuk deposito berjangka, serta fleksibilitas dalam mengelola portofolio keuangan.

    “Sebagai bank BUMN dengan visi global, kami bertekad menghadirkan solusi keuangan kelas dunia yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah prioritas. Kehadiran BNI Emerald Singapore tidak hanya memperluas jaringan kami di luar negeri, tetapi juga memperkuat posisi BNI sebagai mitra terpercaya bagi masyarakat Indonesia yang memerlukan layanan wealth management internasional,” tambahnya.

    Nasabah yang ingin membuka rekening BNI Emerald Singapore diwajibkan menyetor dana minimal US$ 300.000. Sebagai bagian dari layanan eksklusif, nasabah akan mendapatkan fasilitas Airport Limo dari dan ke Bandara Changi. Sementara bagi mereka yang menyetor lebih dari US$ 1 juta, tersedia privilege tambahan yang lebih eksklusif.

    Memperkuat Posisi Global BNI

    Peluncuran BNI Emerald Singapore menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi global BNI. Dengan inisiatif ini, BNI semakin memperkuat keberadaannya di Singapura dan menunjukkan kapabilitasnya dalam menghadirkan inovasi yang mampu bersaing di pasar global.

    Chief Business Development Officer Fullerton Fund Management Mark Yuen menyatakan, sebagai perusahaan investasi berbasis di Asia yang telah meraih berbagai penghargaan, Fullerton siap berkolaborasi dengan BNI dalam menyediakan solusi investasi yang inovatif dan strategis.

    “Kami sangat antusias untuk bermitra dengan BNI dalam inisiatif ini. Kami berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan BNI secara global serta membantu nasabah mencapai tujuan keuangan jangka panjang mereka,” ujar Mark Yuen.

    Sementara itu, Head of South Asia dan CEO Schroders Singapore, Lily Choh, turut menyampaikan apresiasinya terhadap langkah strategis BNI ini.

    “Kami mengucapkan selamat kepada BNI atas peluncuran BNI Emerald Singapore, sebuah pencapaian yang luar biasa. Dengan pengalaman lebih dari 200 tahun dalam mengelola investasi, Schroders siap membantu nasabah BNI dalam menghadapi dinamika pasar keuangan global yang kompleks. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kami dalam menyediakan strategi investasi di pasar publik dan swasta global, termasuk ekuitas serta solusi pendapatan tetap,” ungkap Lily Choh.

    Dengan inisiatif ini, BNI semakin memperkuat eksistensinya di pasar internasional, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi nasabah untuk mengoptimalkan potensi keuangan mereka melalui layanan wealth management yang komprehensif dan inovatif.

  • Bijak Kelola Keuangan Menjelang Lebaran agar Tidak Konsumtif

    Bijak Kelola Keuangan Menjelang Lebaran agar Tidak Konsumtif

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Menjelang Lebaran, masyarakat perlu lebih cermat dalam mengatur pengelolaan keuangan agar tidak terjebak dalam belanja impulsif akibat berbagai promo dan diskon yang ditawarkan.

    Akhmad Akbar Susamto, dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), mengingatkan pentingnya kesadaran dalam mengendalikan pengeluaran.

    Menurut Akbar, banyak orang tergoda berbelanja tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya, terutama dengan kemudahan transaksi digital dan layanan paylater yang semakin mendorong perilaku konsumtif.

    “Mencari promo bukanlah masalah, tetapi membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan dapat merugikan kondisi finansial,” ucapnya dikutip dari Antara, Sabtu (22/3/2025).

    Untuk menghindari pengeluaran berlebihan, Akbar menyarankan agar masyarakat menyusun daftar kebutuhan sebelum berbelanja. Prioritas harus diberikan pada barang yang benar-benar penting, sementara yang bersifat sekunder dapat ditunda.

    Selain itu, perayaan Lebaran seharusnya tidak menjadi alasan untuk menghabiskan tabungan hanya demi memenuhi keinginan sesaat. Hal ini juga membuat pengelolaan keuangan menjadi buruk.

    Lebih lanjut, Akbar menegaskan pentingnya mengalokasikan dana secara bijak, termasuk untuk keperluan sosial seperti sedekah.

    Ia juga mengingatkan agar tunjangan hari raya (THR) digunakan dengan perhitungan matang agar keuangan tetap stabil setelah Lebaran.

    “Dengan pengelolaan keuangan yang baik, masyarakat dapat merayakan hari raya tanpa harus menghadapi kesulitan finansial di kemudian hari,” pungkasnya.

  • Operasi Pasar Menjelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Stabil

    Operasi Pasar Menjelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Stabil

    Bantul, Beritasatu.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan harga menjelang Lebaran 2025 tetap stabil. Kepastian itu diutarakan setelah Kemendag bersama Kementerian Pertanian (Kementan) memperluas operasi pasar melalui kantor pos di seluruh Indonesia di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

    Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat, terutama menjelang Lebaran 2025. Salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

    Kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan turut meninjau langsung operasi pasar yang digelar di kantor pos cabang Bantul, Yogyakarta. Selain mendukung pemerintah dalam menyediakan bahan pokok, operasi pasar juga berfungsi untuk mengendalikan kelangkaan dan mencegah kenaikan harga yang tidak wajar.

    “Operasi pasar berjalan dengan lancar, dengan pemantauan di beberapa titik. Ini merupakan bentuk kolaborasi lintas kementerian untuk memastikan masyarakat mendapatkan alternatif harga yang lebih terjangkau,” kata Wakil Menteri Perdagangan Diah Roro Esti kepada wartawan, Jumat (21/3/2025).

    Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan, saat ini sudah ada 2.818 kantor pos cabang yang melaksanakan operasi pasar dari target pemerintah sebanyak 4.800. Sementara itu, di Yogyakarta, seluruh kantor pos cabang sudah 100 persen menggelar operasi pasar.

    “Kedepannya, kantor pos cabang ini akan dijadikan pusat distribusi, tempat di mana kebutuhan bahan pokok dijual sesuai harga eceran tertinggi atau bahkan di bawah harga pasar,” ungkapnya.

    Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menambahkan, kantor pos cabang di seluruh Indonesia sudah siap 100 persen untuk menyelenggarakan operasi pasar. Barang yang dijual antara lain beras, gula, minyak, dan bahan pokok lainnya.

    Terkait stok barang, Pos Indonesia memastikan akan melakukan pemesanan barang kepada mitra yang telah ditunjuk oleh pemerintah, sesuai dengan kebutuhan yang ada.

    “Kementerian Pertanian bekerja sama dengan PT Pos Indonesia menggelar operasi pasar serentak mulai 24 Februari hingga 26 Maret 2025. Kegiatan ini dilakukan di kantor pos di seluruh Indonesia untuk memastikan distribusi pangan dapat menjangkau hingga ke desa-desa,” ujarnya.

    Dalam operasi pasar ini, setiap warga dapat membeli kebutuhan pokok seperti minyak (maksimal 2 liter), beras (maksimal 10 kilogram), dan gula (maksimal 2 kilogram) cukup dengan menunjukkan KTP.

    “Harga bahan pokok dalam operasi pasar ini lebih murah daripada harga pasaran untuk menekan inflasi menjelang Lebaran,” pungkas Faizal Rochmad Djoemadi yang memastikan harga tetap stabil menjelang Lebaran 2025.

  • Heboh Trading Halt, IHSG Sepekan Ambrol Nyaris 4 Persen

    Heboh Trading Halt, IHSG Sepekan Ambrol Nyaris 4 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan mengalami pelemahan selama periode perdagangan 17-21 Maret 2025. Pekan ini diwarnai dengan penerapan penghentian sementara perdagangan atau trading halt akibat IHSG merosot lebih dari 5% pada sesi Selasa (18/3/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG tercatat mengalami koreksi sebesar 3,95% dalam sepekan.

    “IHSG sepekan mengalami perubahan sebesar 3,95%, turun ke level 6.258,179 dari 6.515,631 pada pekan sebelumnya,” ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangannya pada Sabtu (22/3/2025).

    Selain IHSG sepekan yang turun, kapitalisasi pasar juga mengalami penurunan sebesar 3,68%, menjadi Rp 10.822 triliun dibandingkan dengan Rp 11.235 triliun pada pekan sebelumnya.

    Di sisi lain, nilai rata-rata transaksi harian di bursa mengalami lonjakan tertinggi dalam sepekan, meningkat 61,83% menjadi Rp 15,21 triliun dari Rp 9,40 triliun.

    Kenaikan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian, yang bertambah 18,63% menjadi 20,53 miliar lembar saham dibandingkan dengan 17,31 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

    “Frekuensi transaksi harian di bursa juga mengalami peningkatan sebesar 11,15 persen menjadi 1,20 juta kali transaksi dari 1,08 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya,” tambahnya.

    Sementara itu, pada perdagangan Jumat (21/3/2025), investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp 2,35 triliun. Sepanjang tahun 2025, total nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp 33,18 triliun.

    Di sektor obligasi dan sukuk, sepanjang tahun ini BEI telah mencatatkan 25 emisi dari 18 emiten dengan nilai total Rp30,92 triliun. Dengan demikian, jumlah obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 604 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp486,20 triliun serta 105,75 juta dolar AS, yang diterbitkan oleh 134 emiten.

    Selain itu saat IHSG sepekan turun, Surat Berharga Negara (SBN) yang terdaftar di BEI terdiri dari 192 seri dengan nilai nominal Rp 6.190,33 triliun dan US$ 502,10 juta. Hingga saat ini, terdapat 8 emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan nilai mencapai Rp 2,41 triliun.

  • Prabowo Dorong Inklusi Keuangan, Masyarakat Diminta Punya Rekening

    Prabowo Dorong Inklusi Keuangan, Masyarakat Diminta Punya Rekening

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengimbau masyarakat untuk memiliki rekening perbankan guna meningkatkan inklusi keuangan.

    “Saat ini, sekitar 89% masyarakat Indonesia sudah memiliki akses ke layanan perbankan. Namun, masih ada daerah seperti Maluku Utara dan Halmahera yang perlu didorong lebih lanjut. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat rekening dan risiko investasi,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (22/3/2025).

    Sebagai langkah konkret, pemerintah telah membentuk Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) yang diketuai langsung oleh Presiden. Selain itu, BUMN turut diberikan mandat untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

    Melalui kebijakan yang kondusif serta pemanfaatan infrastruktur teknologi keuangan, DNKI diharapkan mampu mendukung berbagai sektor, termasuk layanan keuangan pemerintah.

    Salah satu inisiatif pemerintah untuk inklusi keuangan adalah elektronifikasi bantuan dan subsidi, yang menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, serta kelompok-kelompok rentan seperti santri, pemuda, pekerja migran, penyandang masalah kesejahteraan sosial, mantan narapidana, anak terlantar, penyandang disabilitas, dan masyarakat di wilayah 3T.

    Dengan sinergi antar-kementerian dan lembaga di bawah DNKI, tingkat inklusi keuangan pada 2023 mencapai 88,7% dalam penggunaan akun dan 76,3% dalam kepemilikan akun. Dalam RPJMN, angka ini ditargetkan naik menjadi 91% pada 2025 dan 93% pada 2029.

    Sejak diluncurkan pada 2016, DNKI terus menunjukkan dampak positif terhadap pertumbuhan kepemilikan akun keuangan formal di Indonesia. Hingga 2023, 76,3% masyarakat dewasa telah memiliki akun, sementara 88,7% sudah menggunakannya. Namun, literasi keuangan baru mencapai 65,4%, meskipun meningkat signifikan dari 49,7% di tahun sebelumnya.

    Meski inklusi keuangan masyarakat perkotaan telah mencapai 91,5%, di pedesaan masih lebih rendah, yakni 84,8%. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan dalam inklusi keuangan berdasarkan gender maupun usia.

    Pemerintah juga menerapkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 untuk mengintegrasikan data sosial dan ekonomi nasional melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini menyatukan berbagai pangkalan data seperti DTKS, Regsosek, dan P3KE guna memastikan keakuratan data penerima manfaat bantuan sosial.

    DTSEN mencakup penerima PKH (10 juta KPM), bantuan sembako (18,8 juta KPM), PIP (21,5 juta siswa), PBI JKN (96,8 juta jiwa), Kartu Prakerja (16,4 juta peserta), subsidi listrik (40,7 juta pelanggan), dan debitur KUR (7,05 juta orang). Selain itu, sistem ini juga digunakan untuk digitalisasi penyaluran bansos, monitoring lalu lintas devisa, serta peningkatan kepatuhan pajak.

    “DTSEN mencerminkan kondisi populasi Indonesia per 3 Februari 2025, dengan sekitar 93 juta keluarga dan 285,5 juta penduduk,” pungkas Airlangga terkait inklusi keuangan.