Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Target 3 Juta Ton Stok Beras, Mentan Amran: Serapan Harian 30.000 Ton

    Target 3 Juta Ton Stok Beras, Mentan Amran: Serapan Harian 30.000 Ton

    Jakarta, Beritasatu.com – Mentan Andi Amran Sulaiman optimis Indonesia mampu mencapai stok beras tiga juta ton pada Mei 2025, didasarkan pada serapan harian 30.000 ton.

    Amran menyebut stok beras yang diserap sejak Januari hingga Maret 2025 telah mencapai 700.000 ton. Jika mengikuti data BPS dengan serapan harian 30.000 ton, total stok bisa mencapai 1,8 juta ton.

    “Kan serapan sekarang kurang lebih 30.000 per hari. Hitungan kasarnya, kalau dia 30.000 saja, kalau masih ada dua bulan ya, April-Mei ya, dua bulan kan, 60 hari. Kalau kali 30 saja, itu 1,8 (juta) tambah 700 ribu, 2,5 (juta) lah,” jelas Amran saat sesi jumpa pers di kantor Kementan, Senin (24/3/2025).

    Amran menambahkan, meskipun estimasi belum mencapai 3 juta ton, capaian lebih dari 2 juta ton tetap menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Ia bahkan memperkirakan stok beras yang terserap hingga Mei bisa mencapai 4 juta ton.

    “2 (juta) lebih saja itu sudah hebat. Kenapa? Tambah 2 juta (ton) di gudang, 4 juta kan? Itu tinggi banget,” terang Amran.

    Lebih lanjut, Mentan Amran juga memastikan stok beras nasional di Perum Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton. Jumlah ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

    “Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pencapaian swasembada pangan. Kita syukuri, harga-harga pada bulan suci Ramadan relatif stabil dan stok beras di Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Produksi padi juga mencatat rekor tertinggi,” ujar Mentan Amran.

  • Ini Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Baru BRI Hasil RUPST 2025

    Ini Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Baru BRI Hasil RUPST 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 2025 menyutujui pengangkatan dewan komisaris dan direksi baru BRI.

    Dalam RUPST yang berlangsung di BRI di Menara BRILiaN, Jakarta, Senin (24/3/2025), Hery Gunardi ditunjuk sebagai direktur utama BRI menggantikan Sunarso. RUPST juga setuju menunjuk Kartika Wirjoatmodjo sebagai komisaris utama BRI.

    RUPST BRI telah memberhentikan dengan pengurus perseroan lama dan membentuk pengurus baru. Dalam RUPST juga diputuskan perubahan nomenklatur jabatan anggota-anggota direksi BRI.

    Berikut Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI Hasil RUPST 2025:

    Dewan Komisaris BRI: 

    Komisaris Utama Kartika Wirjoatmodjo

    Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Parman Nataatmadja

    Komisaris Awan Nurmawan Nuh

    Komisaris Helvi Yuni Moraza Edi Susianto

    Komisaris Independen Edi Susianto

    Komisaris Independen Lukmanul Khakim

    Anggota Direksi BRI

    Direktur Utama Hery Gunardi

    Wakil Direktur Utama Agus Noorsanto

    Direktur Human Capital & Compliance Ahmad Solichin Lutfiyanto

    Direktur Operations Hakim Putratama

    Direktur Corporate Banking Riko Tasmaya

    Direktur Network dan Retail Funding Aquarius Rudianto

    Direktur Treasury dan International Banking Farida Thamrin

    Direktur Micro Akhmad Purwakajaya

    Direktur Commercial Banking Alexander Dippo Paris YS

    Direktur Consumer Banking Nancy Adistyasari

    Direktur Finance & Strategy Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari

    Direktur Manajemen Risiko Mucharom

    Direktur Information Technology Saladin Dharma Nugraha Effendi

    Anggota dewan komisaris dan anggota direksi BRI yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • Profil Hery Gunardi, Sosok Direktur Utama BRI yang Baru

    Profil Hery Gunardi, Sosok Direktur Utama BRI yang Baru

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi melakukan perubahan dalam struktur direksinya dengan menunjuk Hery Gunardi sebagai direktur utama Bank BRI yang baru.

    Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (24/3/2025), diumumkan bahwa Hery Gunardi diangkat sebagai direktur utama Bank BRI, menggantikan Sunarso.

    Sebelumnya, Hery menjabat sebagai direktur utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan pernah mengemban posisi wakil direktur utama Bank Mandiri. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut profil lengkapnya!

    Profil Hery Gunardi

    Hery Gunardi adalah seorang bankir berpengalaman yang lahir di Bengkulu pada 26 Juni 1962. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas 17 Agustus 1945 dengan fokus pada Administrasi Niaga pada tahun 1987.

    Hery kemudian melanjutkan studi ke jenjang magister di University of Oregon, Amerika Serikat, dengan konsentrasi Finance and Accounting pada tahun 1991. Tidak berhenti di situ, Hery meraih gelar doktor dalam bidang Manajemen Bisnis dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2021.

    Perjalanan Karier

    Hery Gunardi memulai kariernya di dunia perbankan sejak 1991 dengan bergabung di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Kariernya terus menanjak, hingga akhirnya ia dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Beberapa posisi yang pernah diembannya antara lain:

    EVP Coordinator Consumer Finance dan Senior Executive Vice President Bank Mandiri (2013)Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri (2013-2015)Presiden Komisaris PT AXA Mandiri Financial Services (2013-2015)Direktur Micro & Business Banking Bank Mandiri (2015)Direktur Consumer Banking Bank Mandiri (2015-2016)Direktur Distributions Bank Mandiri (2016-2018)Direktur Bisnis Kecil & Jaringan Bank Mandiri (2018-2019)Direktur Bisnis & Jaringan Bank Mandiri (2019)Direktur Consumer & Retail Transaction Bank Mandiri (2019-2020)Wakil Direktur Utama Bank Mandiri (2020)

    Pada tahun 2020, Hery ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank Syariah Mandiri. Tak lama berselang, ia dipercaya untuk memimpin PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sejak 2021 hingga 2025.

    Selama kepemimpinannya, ia sukses mengawal proses merger tiga bank syariah BUMN (Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah) yang melahirkan Bank Syariah Indonesia.

    Keahlian dalam Proses Merger

    Salah satu pencapaian terbesar Hery Gunardi adalah kemampuannya dalam menangani proses merger. Ia memiliki peran penting dalam penggabungan beberapa unit bisnis perbankan, termasuk dalam pembentukan Bank Mandiri yang merupakan hasil merger empat bank besar.

    Empat bank tersebut yakni, Bank Bapindo, Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, dan Bank Exim. Keberhasilannya dalam menyatukan tiga bank syariah BUMN menjadi BSI juga menunjukkan kepiawaiannya dalam mengelola transformasi bisnis perbankan.

    Kini, dengan pengalamannya yang luas, Hery Gunardi dipercaya untuk memimpin Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai direktur utama terhitung sejak Senin (24/3/2025). Dengan rekam jejaknya yang gemilang, ia diharapkan mampu membawa BRI ke tingkat yang lebih tinggi dalam industri perbankan nasional maupun global.

  • Hery Gunardi Ditunjuk Jadi Dirut BRI Gantikan Sunarso

    Hery Gunardi Ditunjuk Jadi Dirut BRI Gantikan Sunarso

    Jakarta, Beritasatu.com – Hery Gunardi ditunjuk sebagai direktur utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggantikan Sunarso dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BRI di Menara BRILiaN, Jakarta, Senin (24/3/2025).

    Menteri BUMN Erick Thohir setuju dengan pengangkatan Hery Gunardi yang selama ini menjabat sebagai direktur utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BRIS menjadi dirut BRI.

    RUPST BRI memberhentikan dengan hormat Sunarso sebagai direktur utama BRI dan mengangkat Hery Gunardi sebagai penggantinya.

    Perubahan posisi direktur utama BRI tersebut masih harus disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatuhan atau fit and proper test.

    Profil Hery Gunardi

    Hery Gunardi merupakan seorang bankir ternama di Indonesia yang sudah malang melintang di dunia perbankan dan sektor keuangan.

    Lahir di Bengkulu pada 26 Juni 1962, Hery yang merupakan lulusan master bidang finance and accounting di University of Oregon USA, memulai kariernya di dunia perbankan dengan bergabung di Bank Bapindo pada 1991.

    Dia menjadi sosok sentral dalam marger tiga bank milik negara menjadi Bank Mandiri.

    Saat krisis moneter melanda Indonesia pada 1998, Hery ditunjuk menjadi bagian dari core team merger Bank Bapindo dengan tiga bank, yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, dan Bank Exim menjadi Bank Mandiri.

    Hery pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Bank Mandiri. Dia pernah menjadi EVP coordinator consumer finance, senior executive vice president Bank Mandiri pada 2013, direktur micro & retail banking Bank Mandiri 2013-2015, hingga presiden komisaris AXA Mandiri Financial Services pada 2013-2015.

    Hery Gunardi kemudian diangkat menjadi direktur utama Bank BSI dalam RUPS Luar Biasa BRIS pada 15 Desember 2020 dan sekarang dipercaya sebagai dirut BRI.

  • PTPP Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Anugerah BUMN 2025 dan Indonesia Best 50 CEO Awards

    PTPP Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Anugerah BUMN 2025 dan Indonesia Best 50 CEO Awards

    Jakarta, Beritasatu.com – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan bergengsi dalam dua ajang bergengsi tahun ini. Dua penghargaan diraih dalam 14th Anugerah BUMN 2025, sementara satu penghargaan lainnya diberikan dalam 6th Anniversary Indonesia Best 50 CEO Awards 2025 dari Media Iconomics (19/3/2025).

    Dalam 14th Anugerah BUMN 2025, PTPP berhasil meraih penghargaan The Best CEO Leading Change & Innovation, yang diberikan kepada Direktur Utama PTPP Novel Arsyad. Penghargaan ini menjadi bukti kepemimpinan visioner dan inovatif dalam mendorong perubahan serta memperkuat daya saing perusahaan di tengah tantangan industri konstruksi.

    Selain itu, PTPP juga meraih penghargaan dalam kategori Transformasi Organisasi, yang mengapresiasi keberhasilan perusahaan dalam melakukan perubahan strategis demi meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional.

    “Anugerah BUMN 2025 menjadi panggung penghormatan bagi mereka yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing BUMN secara global, sekaligus menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara”, ujar CEO BUMN Track SH Sutarto mengatakan.

    Anugerah BUMN yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy ini merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada perusahaan BUMN dan CEO yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Dengan tema “Kinerja Unggul BUMN untuk Indonesia Berdaya: Inovasi, Kolaborasi, dan Transformasi”, penghargaan ini menegaskan pentingnya inovasi dan sinergi dalam memperkuat peran BUMN bagi perekonomian nasional.

    Selain kesuksesan di Anugerah BUMN 2025, Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, juga dinobatkan sebagai salah satu pemenang dalam 6th Anniversary Indonesia Best 50 CEO Awards 2025 dari Media Iconomics.

    Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menjelaskan penghargaan ini diberikan kepada para pemimpin terbaik di Indonesia yang telah menunjukkan kepemimpinan kuat, inovatif, dan berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan perusahaan. Raihan tiga penghargaan ini dikatakan Joko semakin memperkokoh posisi PTPP sebagai salah satu perusahaan BUMN terdepan di sektor konstruksi dan infrastruktur.

    “Dengan kepemimpinan yang visioner dan transformasi yang berkelanjutan, PTPP terus berkomitmen untuk berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Indonesia,” ujar Joko.

  • Reksadana untuk Ibu Rumah Tangga, Investasi Mudah dan Cerdas

    Reksadana untuk Ibu Rumah Tangga, Investasi Mudah dan Cerdas

    Jakarta, Beritasatu.com – Investasi Reksadana dapat dilakukan oleh siapa saja mulai dari kelas pekerja hingga ibu rumah tangga. Meskipun tidak aktif memiliki penghasilan dari bekerja, namun berinvestasi bisa membantu Anda sebagai ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga jadi lebih baik.

    Supaya pengelolaan keuangan dapat berjalan lancar, maka Anda perlu mempelajari strategi berinvestasi yang tepat. Pasalnya, apabila Anda mengambil keputusan investasi yang kurang tepat, hal ini bisa memberikan dampak buruk pada pengelolaan finansial keluarga.

    Untuk itu, artikel ini akan mencoba membahas tentang strategi-strategi yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga saat berinvestasi. Simak pembahasan lengkapnya pada poin-poin di bawah ini.

    6 Strategi Investasi Reksadana untuk Ibu Rumah Tangga

    Di masa yang teknologinya sudah berkembang seperti sekarang ini, hal ini bisa mempermudah siapa saja untuk melakukan investasi, termasuk para ibu rumah tangga. Meskipun kebanyakan menghabiskan waktu di rumah, namun dengan bantuan teknologi, ibu rumah tangga jadi tetap bisa berinvestasi dengan lebih mudah dan cerdas.

    Keberhasilan berinvestasi tentunya tidak bisa terjadi begitu saja. Diperlukan tidak hanya pengalaman namun juga strategi investasi yang tepat.

    Berikut ini akan diberikan beberapa strategi investasi yang bisa mendukung keberhasilan berinvestasi oleh ibu rumah tangga:

    Memanfaatkan Uang Bulanan

    Meskipun tidak memiliki penghasilan dari bekerja, namun sebagai ibu rumah tangga, Anda umumnya diberikan uang bulanan. Dalam rangka mengelola finansial keluarga, Anda bisa mencoba melakukan investasi sekaligus untuk mengembangkan uang bulanan yang diberikan. Dengan berinvestasi, nilai uang tersebut jadi bisa bertambah.

    Melakukan investasi bisa menjadi opsi yang bijak selain dari membuka tabungan untuk menyimpan serta mengatur uang bulanan. Pasalnya, bunga yang didapatkan dari rekening tabungan berbeda dengan imbal hasil atau keuntungan yang didapatkan saat berinvestasi.

    Potensi keuntungannya pun cenderung lebih menggiurkan saat Anda melakukan investasi. Untuk itu sebelum berinvestasi, pastikan Anda melakukan riset agar bisa menemukan instrumen investasi yang paling tepat.

    Jangan Lupakan Dana Darurat dan Asuransi

    Sebagai ibu rumah tangga yang bijak dalam mengatur keuangan, pastikan Anda sudah mempersiapkan dana darurat dan juga asuransi untuk keluarga sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Anda bisa menyimpan dana darurat untuk kebutuhan mendesak keluarga di sebuah rekening tabungan. Secara umum, dana darurat perlu dipersiapkan minimal sebanyak 6 bulan biaya hidup.

    Selain dana darurat, Anda juga perlu mendaftarkan keluarga Anda asuransi untuk melindungi saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Asuransi ini meliputi asuransi kesehatan maupun jiwa. Mempersiapkan dana darurat dan juga asuransi menjadi strategi investasi yang penting untuk dipertimbangkan supaya aktivitas berinvestasi Anda tidak terganggu dan Anda jadi bisa terus memperbanyak wawasan berinvestasi.

    Riset Mendalam tentang Instrumen Reksadana

    Tips berikutnya yang bisa Anda lakukan supaya aktivitas berinvestasi sebagai ibu rumah tangga berjalan lancar, yaitu dengan melakukan riset yang mendalam terkait instrumen investasi yang hendak Anda pilih. Riset ini meliputi banyak hal mulai dari pengetahuan yang umum hingga mencari tahu tentang peran Manajer Investasi dan juga tempat Anda hendak berinvestasi, apakah sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum.

    Dengan melakukan riset yang mendalam, hal ini bisa meminimalisir risiko yang merugikan dan Anda jadi bisa lebih mengenali terkait investasi bodong maupun penipuan. Dengan bantuan teknologi dan internet, Anda juga bisa mendapatkan wawasan menarik yang bisa Anda terapkan selama berinvestasi.

    Pilih Investasi sesuai Kebutuhan

    Selanjutnya, sebagai ibu rumah tangga, Anda juga perlu memilih instrumen investasi yang sesuai kebutuhan. Pasalnya investasi yang dilakukan untuk kebutuhan dana pensiun akan berbeda dengan investasi untuk kebutuhan lain seperti dana pendidikan anak.

    Untuk itu, pastikan Anda sudah menentukan tujuan dalam berinvestasi agar bisa memilih atau membeli yang sesuai kebutuhan. Selain itu, menentukan tujuan investasi sedari awal juga akan sangat membantu fokus Anda supaya lebih terarah di kemudian hari. Oleh karena itu, penting juga bagi Anda untuk melakukan perencanaan yang matang sebelum memutuskan untuk membeli produk investasi.

    Memperbanyak Pengalaman Investasi

    Strategi berikutnya yang bisa Anda lakukan ketika ingin berinvestasi yaitu dengan memperbanyak pengalaman. Dengan memiliki pengalaman, maka pengetahuan yang Anda dapatkan jadi bisa dipraktikkan secara langsung saat berinvestasi.
    Untuk bisa meningkatkan pengetahuan, Anda bisa melakukan riset di internet hingga mengikuti seminar. Anda bisa mencari tahu lebih banyak terkait hal-hal mulai dari istilah yang digunakan, screening produk, hingga tata cara membeli produk investasi.

    Dengan banyaknya variasi produk dalam instrumen ini, maka Anda perlu memahaminya dengan baik. Pengetahuan dan pengalaman investasi tersebut yang nantinya akan membantu Anda selama berinvestasi, dibandingkan yang sebelumnya hanya teori.

    Meminimalisir Biaya Investasi

    Tips terakhir yang tidak kalah penting dari tips-tips sebelumnya ketika Anda tertarik untuk melakukan investasi yaitu meminimalisir biayanya. Pasalnya, ketika bertransaksi saat berinvestasi, dana yang perlu dipersiapkan tidak hanya harga produknya saja melainkan ada juga biaya investasi.

    Biaya investasi sendiri diartikan sebagai biaya yang dikenakan kepada investor setiap melakukan transaksi baik pembelian maupun penjualan. Nilai dari biaya investasi ini pun bervariasi, bergantung pada jenis produk serta kebijakan yang ditetapkan oleh penerbit. Untuk meminimalisir biaya investasi, salah satu strategi yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memilih produk investasi yang menawarkan biaya investasi rendah.

    Segera Mulai Investasi Anda dengan Mitra Perbankan Prioritas DBS Treasures

    Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa investasi dapat dilakukan oleh setiap kalangan masyarakat termasuk oleh Anda sebagai ibu rumah tangga. Anda hanya perlu menerapkan strategi dan menemukan mitra yang tepat. Tips-tips yang bisa Anda lakukan sebagai ibu rumah tangga yang ingin berinvestasi mulai dari memanfaatkan uang bulanan yang diberikan, memastikan dana darurat dan asuransi, melakukan riset mendalam, hingga memilih instrumen dan produk yang sesuai tujuan dan kebutuhan.

    Kemudian terkait mitra investasi, perbankan prioritas DBS Treasures dapat menjadi mitra tepercaya Anda. Keunggulan-keunggulan yang diberikan ketika berinvestasi dengan mitra ini juga sangat menarik dan bisa membuat pengalaman investasi Anda lebih mudah.

    Anda akan mendapatkan wawasan dari tim ahli finansial terkait peluang terkini serta analisa pasar. Anda juga dapat mengurangi risiko investasi melalui diversifikasi ke berbagai jenis aset.

    Investasi Anda akan dikelola oleh Manajer Investasi terkemuka. Lalu yang terpenting yaitu kemudahan transaksi seperti beli, jual, dan switching bisa dilakukan melalui Aplikasi digibank by DBS.

    Anda juga akan didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang mengomunikasikannya dan mendapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portofolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

    Apabila Anda tertarik untuk berinvestasi Reksadana bersama mitra perbankan prioritas DBS Treasures, Anda dapat mencari tahu informasi lebih lengkapnya dengan klik di sini.

  • IHSG Hari Ini Ditutup Melemah 1,55 Persen, 5 Saham Melonjak

    IHSG Hari Ini Ditutup Melemah 1,55 Persen, 5 Saham Melonjak

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) memerah hingga penutupan perdagangan hari ini, Senin (24/3/2025). IHSG bahkan sempat jatuh hingga level 5.900-an.

    IHSG hari ini ditutup melemah 1,55 persen atau 96,96 poin ke level 6.161,2. IHSG bergerak dalam rentang 5.967-6.269.

    Perdagangan IHSG hari ini mencatatkan 14,7 miliar lembar saham senilai Rp 14,3 triliun dari 1 juta kali transaksi.

    Sebanyak 134 saham yang diperdagangkan tercatat menguat, sebanyak 500 saham melemah, dan sebanyak 168 saham stagnan.

    Sektor barang baku anjlok paling parah hingga 2,7 persen, diikuti pelemahan pada sektor properti sebesar 2,6 persen, kesehatan 2,5 persen, energi 2,5 persen, dan barang konsumsi nonprimer 2,3 persen. Sementara itu, penguatan hanya terjadi pada sektor teknologi sebesar 3,6 persen.

    Pada saat IHSG hari ini anjlok, saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) justru melonjak hingga mentok batas auto rejection atas (ARA). Saham INAI naik 34,1 persen menjadi Rp 216.

    Saham lainnya yang masuk dalam top gainers pada saat IHSG hari ini anjlok adalah PT Reliance Sekuritas Tbk (RELI) naik 21,9 persen menjadi Rp 500, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) menguat 10,6 persen menjadi Rp 780, PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) naik 10 persen menjadi Rp 44, dan PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) menguat 10 persen menjadi Rp 33.

  • Sri Mulyani Masuk Dewan Pengawas Danantara, Tony Blair Tunggu Izin

    Sri Mulyani Masuk Dewan Pengawas Danantara, Tony Blair Tunggu Izin

    Jakarta, Beritasatu.com – Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani memastikan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani masuk dalam jajaran dewan pengawas Danantara.

    Rosan mengungkapkan hal ini saat menanggapi pertanyaan mengenai posisi strategis Sri Mulyani dan mantan Perdana Menteri Britania Raya Tony Blair di Danantara.

    “Menteri Keuangan ada kok di dewan pengawas tadi. Ada di bagian dewan pengawas,” kata Rosan seusai pengumuman struktur pengurus Danantara yang berlangsung di Graha CIMB, Jakarta, Senin (24/3/2025).

    Sementara itu, terkait keterlibatan Tony Blair, Rosan menjelaskan pihaknya masih menunggu izin dari negara atau instansi tempat Blair bekerja.

    “Untuk Tony Blair, seperti saya sampaikan, ada clearance dari state dari negara itu diperlukan,” tambahnya.

    Sebelumnya, Rosan hanya menyebut nama Erick Thohir, Muliawan Hadad, serta para menko dan mensesneg yang akan mengisi kursi dewan pengawas.  

    Diketahui, BPI Danantara baru saja mengumumkan daftar pejabat di struktur kelembagaannya, meski masih ada nama-nama baru yang akan melengkapi jajaran tersebut.Beberapa nama yang ditunjuk sebagai dewan penasihat antara lain investor kawakan Ray Dalio dan mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.

    Selain itu, jajaran managing director (MD) diisi oleh sejumlah profesional berpengalaman, seperti Robertus Bilitea, Rohan Hafas, Arief Budiman, hingga Sanjay Bharwani.

    “Nama-nama ini masih bisa berkembang, baik di level advisor maupun tim di bawahnya,” kata Rosan.

    Ia menambahkan, beberapa nama sudah dipilih untuk bergabung dengan Danantara, tetapi masih terikat dengan perusahaan tempat mereka bekerja saat ini.

    “Kami akan terus memperbarui daftar nama-nama baru yang akan bergabung dengan Danantara,” pungkasnya terkait dewan pengawas Danantara.

  • Akan Ada Nama Baru di Jajaran Pejabat Danantara

    Akan Ada Nama Baru di Jajaran Pejabat Danantara

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) baru saja mengumumkan susunan pejabat di struktur kelembagaannya. Meski begitu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan, masih akan ada nama-nama baru yang bergabung untuk melengkapi struktur badan investasi ini.

    Pernyataan tersebut disampaikan Rosan dalam acara pengumuman jajaran pejabat Danantara yang berlangsung di Graha CIMB, Jakarta, Senin (24/3/2025).

    Dalam pidatonya, Rosan menyebutkan pembentukan struktur kelembagaan ini menjadi langkah strategis bagi Danantara untuk memperkuat perannya sebagai katalis investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

    Acara tersebut juga dihadiri Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria dan Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir. Beberapa nama besar yang diumumkan masuk dalam jajaran pejabat Danantara termasuk Ray Dalio dan Thaksin Shinawatra sebagai Dewan Penasihat. Thaksin sendiri merupakan mantan perdana menteri Thailand pada periode 2001-2006.

    Di level managing director (MD), Danantara menghadirkan nama-nama berpengalaman, seperti Robertus Bilitea, Rohan Hafas, Arief Budiman, dan Sanjay Bharwani.

    Nama Baru Masih Akan Bergabung

    Rosan mengungkapkan jajaran pejabat ini masih dapat berkembang, baik di tingkat dewan penasihat maupun tim operasional. Menurutnya, terdapat beberapa nama yang sebenarnya sudah terpilih, tetapi masih terikat dengan perusahaan sebelumnya.

    “Nama-nama ini masih bisa berkembang, baik di level Advisor maupun tim di bawahnya. Kami juga akan terus memberikan update terkait nama-nama baru yang akan bergabung di Danantara,” ujar Rosan.

    Proses Seleksi Ketat dan Profesional

    Rosan menegaskan seluruh nama yang diumumkan telah melalui proses seleksi yang sangat ketat. Ia juga memastikan mereka adalah tokoh profesional dengan pengalaman di bidang operasional bisnis dan investasi, tanpa adanya nama titipan.

    “Nama-nama yang terpilih bukanlah titipan, termasuk dari bapak presiden. Tidak ada nama yang berasal dari rekomendasi khusus. Bahkan, dari nama-nama yang kami sodorkan beserta CV-nya, tidak ada satu pun yang ditolak oleh beliau,” papar Rosan.

    Dengan formasi yang terus berkembang, BPI Danantara diharapkan dapat memainkan perannya secara maksimal sebagai katalis investasi yang mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah optimistis Danantara mampu membawa dampak positif bagi iklim investasi dan pembangunan di Indonesia.

  • Pemerintah Bahas Kebijakan Ekonomi dan IHSG Bersama Ekonom di Istana

    Pemerintah Bahas Kebijakan Ekonomi dan IHSG Bersama Ekonom di Istana

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah mengadakan dialog bersama sejumlah ekonom dan analis pasar modal di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/3/2025). Pertemuan yang melibatkan Kantor Komunikasi Kepresidenan dan Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan ini membahas kebijakan ekonomi, prospek perekonomian Indonesia, serta kondisi terkini indeks harga saham gabungan (IHSG).

    Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi, Kantor Komunikasi Kepresidenan Noudhy Valdryno menegaskan, dialog ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk pelaku pasar.

    “Hari ini kami berdiskusi dengan para ekonom dan analis terkait kebijakan serta outlook ekonomi Indonesia. Ini adalah bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat komunikasi dengan semua pihak,” ujar Valdryno.

    Dalam pertemuan tersebut, para ekonom memberikan masukan dan rekomendasi, termasuk pentingnya komunikasi konsisten dengan pelaku pasar. Valdryno memastikan pemerintah akan segera menindaklanjuti masukan tersebut.

    “Terdapat rekomendasi agar komunikasi dengan pelaku pasar dan ekonom dilakukan secara konstan. Kami akan langsung bertindak agar komunikasi ini tetap intens dan terbuka,” tambahnya.

    Optimisme Terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

    Selain terkait kebijakan ekonomi, Valdryno menyebut pertemuan ini turut membahas kondisi IHSG yang sempat anjlok dan faktor-faktor yang memengaruhi pasar. Meski demikian, ia menegaskan, para ekonom tetap optimis terhadap kebijakan yang diterapkan oleh Presiden Prabowo.

    “Para ekonom optimis terhadap dampak positif kebijakan presiden. Mereka juga menginginkan komunikasi yang lebih konsisten, jelas, dan lugas,” katanya.

    Presiden Prabowo sebelumnya telah menekankan pentingnya komunikasi yang baik di jajaran pemerintahan, terutama dalam menyampaikan kebijakan kepada publik dan pelaku pasar.

    Pertemuan Rutin untuk Capaian Ekonomi 8%

    Sebagai langkah konkret, pemerintah berencana menjadikan dialog dengan ekonom sebagai agenda rutin guna mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo.

    “Pak Prabowo ingin dialog ini menjadi agenda rutin karena kita butuh masukan konsisten dari ekonom dan pelaku pasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Beliau punya cita-cita besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%,” tutup Valdryno.

    Dengan pendekatan kolaboratif ini, pemerintah berharap dapat menciptakan kebijakan ekonomi yang lebih inklusif dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional.