Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Peruri Berangkatkan 700 Pemudik Gratis ke Semarang, Solo, dan Yogya

    Peruri Berangkatkan 700 Pemudik Gratis ke Semarang, Solo, dan Yogya

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam rangka menyambut Lebaran 2025, Peruri kembali menggelar program mudik gratis sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta dukungan terhadap program pemerintah dalam menyediakan transportasi mudik yang aman dan nyaman.

    Tahun ini, Peruri menyiapkan 700 kursi bagi pemudik yang diberangkatkan dengan 18 bus menuju tiga destinasi utama: Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Ketiga kota ini dipilih berdasarkan tingginya permintaan serta aksesibilitas jalur mudik.

    Program mudik gratis ini berlangsung pada Kamis, 27 Maret 2025, dengan tiga lokasi keberangkatan, yaitu
    kantor Peruri Jakarta Selatan (tujuh bus),
    kawasan produksi Peruri Karawang (10 bus), dan GBK Senayan Jakarta (satu bus).

    Dalam sambutannya, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pentingnya peralihan pemudik dari kendaraan pribadi, terutama sepeda motor ke transportasi umum, guna mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalur mudik.

    “Selama lima tahun terakhir, kita melihat pergeseran ke transportasi umum seperti bus dan kereta. Ini langkah positif dalam mewujudkan mudik yang lebih aman,” ujar Erick di GBK Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025).

    Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, menyampaikan harapannya agar program ini bisa membantu masyarakat kembali ke kampung halaman tanpa khawatir dengan biaya transportasi.

    “Semoga perjalanan bapak dan ibu aman serta selamat sampai tujuan. Jangan lupa berdoa selama perjalanan,” kata Dirut Peruri Dwina saat pelepasan pemudik Lebaran 2025.

  • 11,57 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

    11,57 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa 11,57 juta wajib pajak telah melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan. Jumlah ini terdiri dari 11,23 juta SPT Tahunan wajib pajak orang pribadi dan 322.000 SPT tahunan wajib pajak badan.

    “Sampai dengan Kamis (27/3/2025) pukul 00.01 WIB, total SPT Tahunan PPh tahun pajak 2024 yang telah disampaikan mencapai 11,55 juta SPT, atau tumbuh 9,57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Dwi Astuti, pada Kamis (27/3/2025).

    SPT adalah dokumen yang digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, serta harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan.

    DJP mengajak seluruh wajib pajak untuk segera melaporkan SPT mereka.
    Wajib pajak diwajibkan mengisi SPT dengan benar, lengkap, dan jelas dalam bahasa Indonesia, menggunakan huruf Latin, angka Arab, satuan mata uang rupiah, serta menandatangani dan menyampaikannya ke kantor pelayanan pajak atau tempat lain yang ditetapkan oleh DJP.

    Pelaporan SPT tahunan yang tepat waktu menunjukkan kepatuhan wajib pajak terhadap negara.

    Penyampaian SPT dapat dilakukan secara offline maupun online. Untuk pelaporan offline, wajib pajak dapat menyerahkan SPT di tempat pelayanan terpadu tempatnya terdaftar atau di Layanan Pajak di Luar Kantor yang disediakan oleh kantor pelayanan pajak atau kantor pelayanan, penyuluhan, dan konsultasi perpajakan setempat.

    Sementara itu, pelaporan online dapat dilakukan melalui e-Filing dan e-Form. e-Filing dilakukan dengan mengunggah file CSV dari aplikasi e-SPT atau mengisi formulir di website, sedangkan e-Form dilakukan dengan mengisi file yang diunduh dari laman DJP Online, lalu mengunggahnya kembali setelah diisi.

    “Mendekati batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2024, kami mengimbau seluruh wajib pajak untuk segera melaporkan SPT mereka melalui kanal djponline.pajak.go.id. Lapor lebih awal, lebih nyaman,” tegas Dwi.

  • Gas Bumi Jadi Solusi Energi Program MBG dan Mobilitas Mudik Lebaran

    Gas Bumi Jadi Solusi Energi Program MBG dan Mobilitas Mudik Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Mudik Lebaran bukan sekadar tradisi, tetapi momen penuh makna bagi jutaan keluarga untuk berkumpul kembali. Di tengah persiapan perjalanan, kebutuhan akan energi yang stabil menjadi sangat penting. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), memastikan kelancaran dan keamanan penyaluran gas bumi, baik untuk dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) maupun kebutuhan energi sektor transportasi.

    Setelah sukses menyalurkan gas bumi untuk dapur MBG di Boyolali, Semarang, dan Batam, PGN Gagas kini memperluas layanan ke Riand Catering di Kota Bogor, penyedia makanan bagi ribuan siswa sekolah dasar. Penyaluran gas bumi ke Riand Catering ditargetkan mencapai 3.000 m³ per bulan.

    Pemilik Riand Catering Haji Purwadi mengungkapkan bahwa gas bumi lebih praktis dan ekonomis dibandingkan bahan bakar lainnya.

    “Ini sangat membantu kami dalam menyediakan makanan sehat untuk anak-anak sekolah. Dapur kami bisa beroperasi lebih efisien dan memasak dengan tenang tanpa khawatir kehabisan gas, terutama saat libur panjang,” ujarnya.

    Saat ini, Riand Catering melayani pesanan reguler selama libur sekolah. Ketika sekolah kembali aktif, mereka akan menyediakan sekitar 3.200 porsi makanan setiap hari untuk siswa sekolah dasar di Bogor. Dengan dukungan PGN Gagas, kini lebih dari 15.600 porsi makanan bergizi dapat tersaji setiap hari bagi anak-anak sekolah di berbagai kota. Keberlanjutan energi ini memastikan dapur tetap beroperasi, bahkan di saat libur panjang.

    Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk Asta Cita.

    “Melalui Gaslink, kami menyediakan Compressed Natural Gas (CNG) bagi dapur-dapur MBG di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa gas. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui energi yang lebih efisien,” jelasnya.

    Selain memastikan dapur MBG tetap beroperasi, PGN Gagas juga memastikan kesiapan layanan pelanggan selama Ramadan dan Lebaran 2025. Untuk itu, perusahaan telah membentuk Satgas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) yang bekerja sejak 17 Maret hingga 13 April 2025 guna memastikan kelancaran distribusi gas, melakukan inspeksi rutin, serta menyediakan layanan pelanggan 24 jam.

    Direktur Komersial PGN Gagas Baskara Agung Wibawa, menjelaskan bahwa semua SPBG (dan Mobile Refueling Unit (MRU) akan tetap beroperasi selama libur Lebaran untuk melayani pelanggan transportasi, komersial, dan industri. Saat ini, PGN Gagas mengoperasikan 13 SPBG dan 3 MRU di 7 provinsi.

    “Kami percaya bahwa energi yang andal adalah kunci kelancaran Ramadan dan mudik. Dengan gas bumi PGN Gagas, kami memastikan perjalanan dan dapur masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan,” pungkas Santiaji.

  • Temui Gubernur Jabar dan Wagub Kaltim, Menteri PKP Bahas Perumahan

    Temui Gubernur Jabar dan Wagub Kaltim, Menteri PKP Bahas Perumahan

    Jakarta, Beritasatu.com – Pertemuan antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedy Mulyadi dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) Seno Aji adalah untuk membahas percepatan program pembangunan 3 juta rumah di Indonesia.  

    Dalam pertemuan tersebut, Maruar Sirait menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan dalam pembangunan perumahan nasional.

    Maruar menegaskan bahwa program pembangunan rumah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, tanpa mengabaikan keseimbangan ekologis.

    Program ini tidak hanya menyediakan hunian layak bagi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.

    “Ya, tadi kami ngobrol bagaimana menata tata ruang perumahan yang baik, yang benar, yang sesuai dengan aturan, sehingga bisa menjaga lingkungan,” tutur Menteri PKP Maruar Sirait, Kamis (27/3/2025).

    Menurut Maruar Sirait, pembangunan perumahan yang diselaraskan dengan aspek lingkungan dan tata ruang yang baik dapat menciptakan ketahanan pangan dan ketahanan energi.

    Oleh karena itu, dalam implementasinya, Kementerian PKP bersama pemerintah daerah akan memastikan bahwa setiap proyek pembangunan rumah mengikuti regulasi yang telah ditetapkan, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), serta standar bangunan hijau yang telah disesuaikan dengan kondisi lokal.

    Pemerintah juga akan menggandeng berbagai institusi penelitian dan akademisi untuk memberikan masukan dalam perencanaan pembangunan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

    Program ini juga akan melibatkan partisipasi aktif dari sektor swasta dan masyarakat dalam mewujudkan hunian yang tidak hanya nyaman tetapi juga ramah lingkungan.

    “Untuk program ini, konsepnya memang gotong royong. Ada yang masyarakat membangun sendiri, developer, serta bantuan dari CSR perusahaan. Beberapa perusahaan yang sudah membantu melalui CSRnya adalah Harum Energi, Adaro, Agung Sedayu, Berau Coal Energy dan teranyar rencananya Astra,” bebernya.

    Dalam kesempatan yang sama, Dedy Mulyadi menyampaikan bahwa Jawa Barat sebagai salah satu wilayah dengan populasi terbesar di Indonesia memiliki kebutuhan besar akan hunian yang layak dan terjangkau.

    Oleh karena itu, dia pun sepakat bahwa pembangunan perumahan harus diselaraskan dengan aspek lingkungan dan tata ruang yang tertata dengan baik.

    “Bicara rumah artinya kita juga bicara tentang ketersediaan pangan bahwa pembangunan rumah yang dilakukan tidak boleh mengambil hak-hak alam sebagai basic utama kehidupan,” katanya.

    Menurut Dedy, lingkungan yang sehat adalah hak setiap individu dan tanggung jawab bersama. Salah satu ancaman terbesar bagi kelestarian lingkungan adalah pencemaran air akibat limbah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik.

    Air limbah yang langsung dibuang ke sungai atau tanah tanpa melalui proses pengolahan dapat mencemari sumber air bersih, merusak ekosistem, dan menyebabkan berbagai penyakit.

    Dia menyarankan agar setiap pemukiman memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. IPAL komunal adalah sistem yang dirancang untuk mengolah limbah domestik secara bersama-sama sehingga air yang dibuang kembali ke lingkungan sudah aman dan tidak mencemari.

    Dedy menegaskan, membangun IPAL komunal menjadi sebuah keharusan jika kita ingin memastikan lingkungan tetap lestari untuk generasi mendatang. Setiap warga perlu berkontribusi, baik dalam mendukung pembangunan IPAL maupun dalam memastikan penggunaannya berjalan efektif.  

    “Bicara rumah artinya bicara pengelolaan sampah karena setiap orang menghasilkan sampah. Ke depan, setiap perumahan harus ada IPAL Komunal. Saya minta pak menteri untuk bicara kepada pak presiden buat undang-undang yang mengatur tentang hukuman bagaimana orang yang tidak kelola sampah ataupun membuang sampah sembarangan,” tegas Dedy usai bertemu dengan Menteri PKP Maruar Sirait untuk membahas perumahan berkelanjutan.

  • Dividen Bank BUMN Dorong IHSG ke Zona Hijau

    Dividen Bank BUMN Dorong IHSG ke Zona Hijau

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak ke zona hijau pada sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (27/3/2025), dengan kenaikan 14,72 poin atau 0,23% ke level 6.487. 

    Analisis Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, IHSG sempat dibuka melemah sebelum akhirnya menguat, didorong oleh sentimen dividen dari bank-bank BUMN. Pilarmas juga merekomendasikan saham PGAS untuk perdagangan di sesi kedua.

    Dalam risetnya, Pilarmas mengungkapkan bahwa rencana pembagian dividen dari perbankan milik negara memberikan dampak positif bagi pasar, sehingga mendorong investor kembali masuk ke instrumen saham. Selain itu, data perdagangan menunjukkan adanya aksi beli bersih (net buy) investor asing di pasar reguler pada hari sebelumnya, dengan nilai mencapai Rp 2,37 triliun.

    “Pergerakan ini mencerminkan strategi akumulasi yang dilakukan investor asing, yang mulai kembali ke pasar saham Indonesia secara bertahap,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (27/3/2025).

    Selain itu, kenaikan IHSG juga dipengaruhi oleh penguatan indeks saham di kawasan Asia. Sentimen ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penerapan tarif impor otomotif sebesar 25% mulai pekan depan.

    “Kebijakan ini memicu kekhawatiran terhadap potensi aksi balasan serta dampaknya terhadap perekonomian global, yang meningkatkan volatilitas di pasar mata uang,” jelas Pilarmas.

    Lebih lanjut, optimisme terhadap perekonomian China turut menjadi faktor penguatan pasar. Goldman Sachs memperkirakan adanya tren kenaikan lebih lanjut yang didorong oleh revisi laba yang positif.

    Selain itu, meskipun laba industri China mengalami sedikit penurunan sebesar 0,3% secara tahunan dalam dua bulan pertama 2025, hal ini tetap dipandang sebagai indikasi bahwa stimulus ekonomi dari pemerintah China mulai menunjukkan hasilnya.

    “Perkembangan ini semakin mengonfirmasi bahwa langkah-langkah kebijakan yang diterapkan pemerintah China mulai memberikan dampak nyata,” tambah Pilarmas.

    Pada perdagangan sesi pertama hari ini, beberapa saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi, antara lain AHAP, BOAT, KOTA, DADA, dan ADHI. Sementara itu, saham dengan penurunan terbesar mencakup SNLK, NINE, BELL, IKAN, dan ACST.

    Pilarmas merekomendasikan saham PGAS untuk perdagangan IHSG sesi II dengan rekomendasi beli (buy), serta menetapkan level support di 1.525 dan resistance di 1.620.

  • Prediksi Okupansi Hotel Pelat Merah Capai 79 Persen pada Lebaran 2025

    Prediksi Okupansi Hotel Pelat Merah Capai 79 Persen pada Lebaran 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Okupansi hotel diprediksi melonjak saat momen Lebaran 2025. Data terbaru menunjukkan tingkat hunian hotel bisa mencapai 79%, dengan 3.623 kamar terjual. Tren positif ini memberikan harapan bagi industri perhotelan yang sempat terdampak dalam beberapa waktu terakhir akibat efisiensi anggara.

    Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat mengakui, tren kenaikan okupansi di Lebaran tahun ini memang tidak terlalu signifikan. Ia memproyeksikan pertumbuhan tingkat hunian atau okupansi hotel hanya sebesar 1% pada Lebaran 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    Terlebih, data di tahun-tahun sebelumnya juga mencatat bahwa puncak okupansi baru akan terjadi pada H+1 hingga H+2 Lebaran. InJourney Hospitality merupakan bagian holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia ingin memastikan kesiapan unit hotel yang dikelolanya menyambut para wisatawan mancanegara dan nusantara.

    “Dari H-4 ke H+4 itu memang peak occupancy itu akan didapatkan pada saat H+1 dan H+2. Jadi untuk rata-rata okupansi hotel kami sekitar 79% dan itu cukup membaik, walaupun memang pertumbuhannya dari Lebaran sebelumnya itu hanya 1%,” ujar Christine Hutabarat di Jakarta, Rabu (26/3/2025).

    Christine mengeklaim puncak hunian tertinggi akan terjadi pada H+1 dan H+2 Lebaran dengan rata-rata okupansi hotel mencapai 79%. Tingkat okupansi tersebut dipimpin oleh hotel di Bali sebesar 76,1%.

    Diungkapkan, okupansi tertinggi masih didominasi oleh klaster hotel-hotel Bali, dengan keterisian paling tinggi di angka 76,1%. Posisi selanjutnya yaitu di klaster Jawa di 75%, klaster Sumatera 73%, dan terakhir yakni klaster Kalimantan hingga klaster Sulawesi.

    Adapun, lima hotel dengan okupansi tertinggi yaitu The Meru Sanur, Merusaka Nusa Dua, Truntum Kuta, Inna Sindhu Beach Bali, dan The Manohara Yogyakarta.

    “Jadi secara keseluruhan, rata-rata okupansinya itu berada di 79%, dan itu cukup membaik. Meskipun pertumbuhannya hanya 1 persen dibandingkan Lebaran sebelumnya,” urai dia.

    Christine juga menjelaskan bahwa okupansi hotel tertinggi diakuinya dipegang oleh hotel-hotel bintang lima dengan proyeksi okupansi di atas 98%. Hal ini jika dilihat berdasarkan data booking yang telah dilakukan.

    Karena menurutnya masyarakat yang memesan hotel-hotel bintang lima memang cenderung melakukan booking jauh-jauh hari, dan berbeda dengan hotel-hotel bintang empat atau tiga yang pemesanannya cenderung dekat dengan tanggal pengisiannya.

    “Kita juga tetap menjaga agar pada saat nanti last minute atau pada H-1 atau H-2, juga tetap ada penambahan-penambahan,” kata Christine.

    Meski demikian, dia mengakui bahwa terjadi peningkatan signifikan pada sisi makanan dan minuman atau food and beverage (F&B), dengan proyeksi pendapatan yang diperkirakan meningkat hingga 34%.

    Diakui, saat ini tamu atau pengunjung ingin mencoba pengalaman baru dengan menikmati menu makanan pilihan juru masak hotel berbintang.

    “Hal ini peningkatannya cukup lumayan mencapai 34% dibandingkan dengan tahun lalu. Jadi inovasi-inovasi yang dilakukan sampai dengan hari ini, itu bagus untuk membuat menu-menu kita signature, which is menu-menu Indonesia yang sudah susah kita cari gitu,” pungkasnya.

    Selain F&B, saat ini pengunjung hotel juga mencari penginapan yang menyediakan aktivitas olahraga seperti boxing, yoga, dan lainnya. Saat ini telah terjadi pergeseran tren, hotel tidak lagi menjadi tempat untuk bermalam saja, namun juga harus memiliki aktivitas yang menarik dan bisa meningkatkan okupansi hotel.

  • IHSG Sesi I Menguat setelah Dibuka di Zona Merah

    IHSG Sesi I Menguat setelah Dibuka di Zona Merah

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) sesi I hari ini ditutup menguat 14,7 poin atau 0,23% hingga mencapai level 6.478. IHSG hari ini berbalik arah setelah sempat dibuka di zona merah dan mencapai level terendah 6.417.

    Volume perdagangan IHSG sesi I mencapai 6,95 miliar lembar saham dan catat transaksi Rp 4,7 triliun dengan frekuensi mencapai 495.387 kali.

    Sebanyak 310 saham tercatat naik, 250 saham turun dan 217 saham bergerak datar.

    Mayoritas saham sektoral menguat saat IHSG naik. Sektor properti catat kenaikan tertinggi mencapai 0,84%, diikuti sektor energi naik 0,46%, dan bahan baku bertambah 0,60%.

    Kemudian, sektor keuangan bertambah 0,41%, industri naik 0,26%, dan kesehatan bertambah 0,16%.

    Tiga saham sektoral catat pelemahan pada sesi I perdagangan, yakni teknologi turun tinggi mencapai 0,68%, konsumsi nonprimer melemah 0,12%, dan infrastruktur juga turun 0,12%.

    Saat IHSG naik, indeks unggulan LQ45 naik tipis 0,08%, Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 0,08%, dan Investor33 menguat 0,11%.

  • Tren Konsumsi Masyarakat Turun Jelang Idulfitri 2025, Kenapa?

    Tren Konsumsi Masyarakat Turun Jelang Idulfitri 2025, Kenapa?

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Tren konsumsi masyarakat menjelang Idulfitri 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Perputaran uang selama Lebaran tahun ini juga diprediksi menurun seiring berkurangnya jumlah pemudik.

    Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik tahun ini hanya mencapai 146,48 juta orang atau sekitar 52% dari total penduduk Indonesia. Angka ini mengalami penurunan sebesar 24% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.

    Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) memproyeksikan perputaran uang selama Idulfitri 2025 akan mencapai Rp 137,97 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 157,3 triliun.

    Ekonom Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yudistira Hendra Permana menilai, penurunan konsumsi masyarakat disebabkan oleh melemahnya daya beli. Hal ini tercermin dari tren deflasi yang terus berlanjut.

    “Perbedaan tren konsumsi masyarakat ini berkaitan dengan tren deflasi yang berlangsung hingga sekarang, melemahnya nilai tukar, kenaikan harga emas yang tinggi, dan penurunan IHSG. Ini adalah hal-hal yang mengindikasikan kita tidak baik-baik saja,” jelas Yudistira kepada Beritasatu.com, Kamis (27/3/2025).

    Ia juga menyoroti kompleksitas permasalahan ekonomi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketidakstabilan sosial, politik, dan ekonomi.

    “Kegagalan dalam mengkoordinasi hal-hal tersebut menjadi akumulatif dan menyebabkan apa yang kita alami hari ini,” tambahnya.

    Penurunan daya beli masyarakat turut berdampak pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Yudistira mengkhawatirkan sektor ini akan mengalami tekanan besar karena banyaknya pekerja yang bergantung pada usaha kecil.

    “Kalau merujuk pada UMKM, ini yang nantinya akan ada kekhawatiran. UMKM jumlahnya banyak, kuantitas orang yang bekerja di sektor tersebut juga besar. Ketika sektor perdagangan kecil terkena pukulan ekonomi, dampaknya akan sangat luas,” ujarnya.

    Menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu, Yudistira mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan.

    “Yang harus dilakukan masyarakat itu satu, kencangkan sabuk, siap-siap jika terjadi hantaman. Kalau bisa berhemat, ya ikut berhemat,” sarannya.

    Namun, ia juga mengingatkan agar tindakan berhemat tidak dilakukan secara ekstrem karena dapat memperlambat roda ekonomi.

    “Pelan-pelanlah. Kencangkan sabuk, tetapi jangan terlalu kencang, nanti malah sakit sendiri. Jadi, berhemat dan konsumsi seperlunya saja,” imbuhnya.

    Selain itu, Yudistira mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi kebutuhan lain di masa mendatang, seperti tahun ajaran baru dan keperluan lainnya.

    “Selain Lebaran, masih ada tahun ajaran baru dan kebutuhan lainnya. Bertahanlah dengan pekerjaan dan bisnis yang ada saat ini,” pungkasnya terkait tren penurunan konsumsi masyarakat.

  • Pencapaian Nilai Kontrak Baru PTPP sampai dengan Februari 2025

    Pencapaian Nilai Kontrak Baru PTPP sampai dengan Februari 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – PT PP (Persero) Tbk sebagai salah satu Perusahaan BUMN konstruksi dan investasi di Indonesia (PTPP) hingga Februari 2025 berhasil mencatatkan nilai kontrak baru senilai Rp 2,9 triliun, Perolehan ini memiliki pencapaian 108% dari yang di targetkan di bulan Februari 2025 dan 10,21% dari target akhir tahun 2025. Perolehan nilai kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana swasta sebesar 47,31%, pemerintah sebesar 38,58%, dan BUMN sebesar 14,11%. Adapun perolehan kontrak baru tertinggi yaitu pada sektor jalan & jembatan sebesar 46,70%, gedung sebesar 37,63%, bendungan sebesar 9,34%, irigasi sebesar 5,93%, dan oil and gas sebesar 0,4%.

    Capaian kontrak baru yang berhasil diraih PTPP pada bulan Januari – Februari 2025 diantaranya yaitu Proyek Bromo General Contractor Works Batam senilai Rp 410,55 miliar, RSUD Krui & Anambas senilai Rp 289,9 miliar, Bendungan Bagong Paket 3 senilai Rp 271,8 miliar, RSU Adhyaksa Jambi senilai Rp 224,4 miliar, dan RSU Adhyaksa Banten Tahap 2 senilai Rp 163,8 miliar.

    Kinerja PTPP

    Pada tahun 2024, PTPP berhasil membukukan laba tahun berjalan yang positif sebesar Rp 129,4 miliar dan meningkat sebesar 1,85% secara Year-on-Year (YoY) atau dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba tahun berjalan PTPP di tahun 2024 ditopang oleh kenaikan pendapatan usaha di akhir tahun 2024 sebesar 7,30% dengan nilai total pendapatan usaha yaitu Rp 19,81 triliun, serta dari bagian laba ventura bersama senilai Rp 1,24 triliun yang naik sebesar 84,51% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

    Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyebutkan bahwa proyek baru yang telah didapatkan oleh Perseroan di awal tahun 2025 merupakan optimisme PTPP dan sebagai langkah awal yang baik bagi Perseroan.

    “Dengan perolehan nilai kontrak baru pada bulan Februari 2025 yang positif dari target ini adalah sebagai bentuk optimis Perseroan dalam mencapai target akhir tahun 2025, yang memiliki target dengan growth 5% dari pencapaian di tahun 2024,” ujar Joko.

    Di tahun 2025, PTPP fokus dalam penyelesaian proyek ongoing dan tetap fokus dalam membidik proyek-proyek konstruksi dalam rangka mendukung pembangunan nasional.

    “Sesuai dengan kapasitas dan kekuatan PTPP, kami tetap fokus pada core business konstruksi dalam peningkatan kinerja di tahun 2025, khususnya pada tahun ini PTPP membidik proyek- proyek yang selaras dengan program asta cita seperti pembangunan rumah sakit, lahan pertanian – termasuk irigasi, waduk, dan bendungan, serta pembangunan sekolah, dan infrastruktur desa sampai dengan pembangunan rumah bersanitasi. Adapun PTPP terus meningkatkan daya saing dengan menerapkan inovasi teknologi, memperhatikan HSE, asas keberlanjutan, serta menerapkan manajemen risiko sebagai bentuk komitmen PTPP dalam mencapai target 2025,” tutup Joko.

  • Infrastruktur Harus Terintegrasi dan Berpihak pada Masyarakat

    Infrastruktur Harus Terintegrasi dan Berpihak pada Masyarakat

    Haikou, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan, pembangunan infrastruktur di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus dilakukan secara terintegrasi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

    Hal ini disampaikannya dalam sesi High-Level Dialogue: Achieving Sustainable Development in a Transforming World pada Boao Forum for Asia Annual Conference 2025, sebuah forum ekonomi berpengaruh di Asia yang diadakan di Haikou, Hainan, China.