Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Ini Potensi Energi Terbarukan yang secara Finansial Bisa Dikembangkan

    Ini Potensi Energi Terbarukan yang secara Finansial Bisa Dikembangkan

    Jakarta, Beritasatu.com – Sebuah riset mengidentifikasi potensi pengembangan proyek energi terbarukan yang bisa dikembangkan mencapai 333 GW. Energi ini dapat dipasok oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) dan dan pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM).

    Padahal, potensi teknis energi terbarukan Indonesia angkanya mencapai lebih dari 3.700 GW. Namun, dalam kajian terbaru Unlocking Indonesia’s Renewable Future, Institute for Essential Services Reform (IESR) menganalisa potensi proyek energi terbarukan berdasar regulasi tarif yang berlaku saat ini, seperti Perpres No 112/2022 serta ketersediaan infrastruktur jaringan listrik seperti gardu induk dan transmisi hanya ada 333 GW yang bisa dikembangkan.

    “Melihat potensi ini, tentu saja ada kontradiksi dengan realitas pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia. Namun, temuan ini menunjukkan bahwa kita bisa bergerak lebih cepat dalam memanfaatkan energi terbarukan ini, khususnya PLTS dan PLTB,” jelas Manajer Program Transformasi Sistem Energi IESR, Deon Arinaldo dalam diskusi Editorial Forum: Meningkatkan Optimisme PLTS dan PLTB sebagai Tulang Punggung Transisi Energi di Indonesia, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (28/2/2025).

    Koordinator Riset Kelompok Data dan Pemodelan IESR Pintoko Aji mengungkapkan bahwa dalam kajian tersebut, 333 GW potensi pengembangan energi terbarukan terdiri dari PLTB daratan (onshore) (167 GW), PLTS di daratan (ground-mounted) (165,9 GW), dan PLTM (0,7 GW). Angka tersebut didapatkan dari hasil simulasi finansial dan skema private-public partnership pada 1.500-an lokasi yang berpotensi secara teknis.

    Dari jumlah tersebut, 205,9 GW atau sekitar 61% dari total potensi yang layak secara finansial diindikasikan memiliki tingkat pengembalian Equity Internal Rate of Return/EIRR di atas 10% yang menunjukkan potensi investasi yang menjanjikan.

    “Misalnya saja sumber daya minihidro banyak di wilayah Sumatera, sementara potensi tenaga angin terbesar di Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Di sisi lain, energi surya memiliki potensi menjanjikan di wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Untuk mewujudkan potensi ini, pembangunan infrastruktur yang mendukung, terutama dalam hal transmisi dan distribusi energi, sangat diperlukan,” tegas Pintoko.

    Sementara untuk mengakomodasi integrasi lokasi energi terbarukan dengan potensi keuntungan tinggi, PLN dapat menyusun perencanaan serta perluasan jaringan ke lokasi-lokasi yang teridentifikasi tersebut dan reformasi mekanisme pengadaan. Sedangkan untuk menentukan skala prioritas pengembangan energi terbarukan, IESR mendorong pengembang untuk memprioritaskan proyek dengan potensi keuntungan tinggi dan mengoptimalkan desain serta perencanaan keuangan. 
     

  • Biar Tidak Salah Pilih, Ini 3 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Investasi Obligasi

    Biar Tidak Salah Pilih, Ini 3 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Investasi Obligasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Obligasi atau bonds adalah instrumen investasi yang cukup banyak dilirik oleh investor. Memberikan keuntungan dari kupon bunga secara berkala dengan nilai tetap, produk ini biasa dipilih untuk mendapatkan pendapatan tetap selama berinvestasi.

    Walaupun begitu, investasi obligasi tetap perlu dilakukan dengan pertimbangan yang matang agar mampu memaksimalkan potensinya bagi investor. Utamanya bagi Anda yang masih pemula berinvestasi di instrumen tersebut dan belum familier dengan faktor-faktor apa saja yang perlu diperhatikan.

    Untuk mengetahui tentang bagaimana cara tepat memilih obligasi agar sesuai kebutuhan dan mampu memaksimalkan peluang imbal hasilnya, simak 3 hal yang penting diperhatikan berikut ini:
    1. Rekam Kinerja Obligasi
    Hal pertama yang penting untuk diperhatikan ketika investasi obligasi adalah rekam kinerjanya selama beberapa tahun terakhir. Dari grafik performanya, investor bisa mengetahui tentang kinerja obligasi berdasarkan pergerakan dari harga serta akumulasi kuponnya yang dihitung secara harian.

    Apabila terjadi penurunan terhadap harga akumulasi dan kupon obligasinya, kinerja produk tersebut akan menjadi negatif. Tentunya, pilih grafik kinerja obligasi yang terbaik dan cenderung konsisten menunjukkan pergerakan yang positif. Tidak hanya untuk investor atau trader jangka panjang, informasi ini juga penting dicermati untuk tujuan jangka pendek sekalipun.

    2. Tingkat Kupon yang Diberikan
    Selain riwayat performanya, investor obligasi juga wajib mencari tahu tentang kupon bunga yang diberi pihak penerbitnya, baik itu pemerintah atau korporasi. Hal ini dikarenakan besaran kupon bunga obligasi ini berpengaruh terhadap potensi imbal hasil yang bisa Anda dapatkan dari investasi di instrumen ini.

    Secara umum, bunga obligasi dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu bunga tetap atau fixed rate, dan bunga mengambang atau floating rate. Kedua jenis bunga obligasi ini tentu menawarkan daya tarik yang berbeda dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan investor. Selain itu, ada pula obligasi dengan bunga nol atau zero coupon bonds yang tak memberikan kupon bunga, tapi dijual dengan harga diskon.

    Untuk lebih mudah memahami tentang keuntungan dari kupon bunga obligasi, simak contoh perhitungannya berikut ini:

    Anggap saja Anda membeli obligasi bunga tetap dengan nilai obligasi 10 juta dan kupon 8 persen per tahun. Obligasi ini membayarkan kuponnya tiap 6 bulan, yakni di bulan November dan Mei.
    Dari investasi tersebut, Anda bisa memperoleh kupon bunga sebesar:
    ​10 juta x 8 persen = 800 ribu per tahun
    Karena dibayarkan 2 kali per tahun, maka nominal kupon yang diberikan oleh obligasi ini di bulan November dan Mei masing-masing adalah 400 ribu.
    Tapi, bagaimana jika Anda menjual obligasi ini sebelum jatuh temponya serta menjelang pembayaran kupon di bulan Mei selanjutnya? Dalam kondisi ini, Anda masih berhak mendapatkan kupon berjalan tapi dengan perhitungan berbeda. Berikut adalah contohnya:

    Misalnya, Anda membeli obligasi senilai 10 juta di bulan Februari 2024. Lalu, 48 hari selanjutnya di bulan April 2024, Anda menjual produk tersebut karena suatu alasan tertentu. Berdasarkan situasi tersebut, maka perhitungan kupon berjalan dari investasi obligasi ini adalah:
    – Selisih hari pembagian kupon bulan November 2023 hingga Mei 2024 ialah 6 bulan atau setara 182 hari.
    – Selisih hari hold obligasi ialah 48 hari.
    – Pembagian kupon per semester adalah 8 persen / 2 x 1 juta = 40 ribu per 1 unit obligasi.
    Dikarenakan mempunyai 10 unit obligasi dengan nominal 10 juta, hak kupon berjalan Anda ialah,
    ​(48/182) x 40 ribu x 10 unit = 105.494

    Tentunya, perhitungan imbal hasil kupon obligasi di atas masih bersifat gross dan harus dikurangi dengan beban pajak dan sebagainya. Jadi, perhatikan perhitungan kupon tersebut agar mampu memudahkan perkiraan keuntungan investasi obligasi dan mempertimbangkan kelayakannya dengan tujuan keuangan.

    3. Informasi Seputar Yield to Maturity
    Yield to maturity atau bisa juga disingkat YTM merupakan tingkat atau nilai pengembalian yang diinginkan investor dari investasi obligasi ketika dipegang hingga jatuh tempo. Imbal hasil hingga jatuh tempo tersebut meliputi pembayaran kupon bunga, peluang fluktuasi nilai, serta pembayaran kembali nominal obligasi ketika jatuh tempo.

    Informasi terkait YTM memberi gambaran terkait potensi keuntungan ataupun kerugian pemegang obligasi. Khususnya jika Anda tertarik menahan obligasi hingga jatuh tempo, informasi yield to maturity ini wajib diperhatikan.

    Pada dasarnya, informasi ini bisa dilihat dalam prospektus obligasi dan dibandingkan oleh investornya. Sehingga, Anda dapat memastikan apakah obligasi incaran layak dipilih atau tidak dibanding produk atau instrumen investasi lain berdasarkan yield to maturity.

    Maksimalkan Potensi Investasi Obligasi dengan Cek 3 Hal di Atas

    Itulah 3 hal yang penting untuk diperhatikan ketika Anda tertarik untuk berinvestasi atau beli obligasi online. Dengan mempertimbangkan ketiga hal tersebut, Anda bisa mengetahui potensi produk ini dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta tujuan investasi. Jadi, agar bisa memaksimalkan peluang keuntungan dan menghindari risiko kerugiannya, perhatikan dulu rekam kinerja obligasi, termasuk kupon bunga dan yield to maturity.

  • H-3 Lebaran, Harga Cabai Rawit Merah Rp 120.000 Per Kg

    H-3 Lebaran, Harga Cabai Rawit Merah Rp 120.000 Per Kg

    Jakarta, Beritasatu.com – Pada H-3 Lebaran, harga sejumlah bahan pangan mengalami lonjakan signifikan. Sementara itu, harga cabai rawit merah masih tinggi dan belum juga turun sejak hari pertama Ramadan.

    Berdasarkan pantauan di Pasar Atrium Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (28/3/2025), harga cabai rawit merah masih Rp 120.000 per kilogra (kg).

    Selain cabai rawit merah, harga cabai merah keriting terpantau mengalami kenaikan menjadi Rp 80.000 per kg.

    “Harganya sudah mirip harga daging. Biasanya pembeli beli sekilo, sekarang cuma seperempat kilo,” kata Yulia, salah satu pedagang di pasar tersebut;

    Selain cabai, harga bawang putih kating juga naik drastis. Saat ini, bawang putih kating dijual seharga Rp 60.000 per kg dari sebelumnya Rp 40.000-Rp 45.000 per kg.

    Pedagang lain, Ferry (33), juga mencatat kenaikan harga pada bawang bombay menjadi Rp 40.000 per kg dari sebelumnya Rp 30.000 per kg.

    Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi menjelaskan kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh curah hujan tinggi yang menghambat distribusi ke pasar.

  • BNI Berangkatkan 121 Bus dalam Mudik Gratis BUMN ke Berbagai Kota

    BNI Berangkatkan 121 Bus dalam Mudik Gratis BUMN ke Berbagai Kota

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mendukung keberhasilan program mudik gratis BUMN 2025 yang digagas oleh Kementerian BUMN dengan menyediakan 121 bus untuk kegiatan tersebut.

    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kegiatan BUMN ini dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dengan menggunakan angkutan massal.

    Acara pelepasan mudik gratis ini digelar pada Kamis (27/3/2025) di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari, serta Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata.

    Turut hadir pula jajaran direksi BUMN, termasuk Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan.

    Pada momen itu, para pejabat berbincang dengan para pemudik, serta mendoakan mereka agar diberi ketahanan dalam berpuasa dan kesehatan selama perjalanan.

    Selain itu, para pengemudi bus diimbau untuk mematuhi dan aturan lalu lintas demi keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

    Okki Rushartomo menuturkan, dalam program bertajuk ‘Mudik Aman Sampai Tujuan’, BNI menyediakan 121 bus tujuan Purwokerto, Semarang, Yogyakarta via Solo, Surabaya, Malang, Lampung, Palembang dan Padang.

    Dengan penambahan armada mudik gratis, BNI menargetkan jumlah pemudik meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu, dari 3.121 menjadi 6.050 orang.

    Tidak hanya di GBK, pelepasan mudik gratis yang disediakan BNI juga dilaksanakan di sejumlah Kantor Wilayah BNI di Jabodetabek. Kegiatan tersebut merupakan sinergi bersama BUMN yang dilakukan secara serempak.

    “Dengan komitmen untuk mendukung mobilitas masyarakat, BNI bersama dengan BUMN lain turut menyediakan layanan angkutan publik yang aman dan nyaman bagi para pemudik di musim Lebaran kali ini,” kata Okki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/3/2025).

    BNI telah berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN sejak 2023, dengan jumlah peserta mencapai 2.030 orang, dan meningkat menjadi 3.121 pemudik pada 2024.

    Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, mitra nasabah, serta stakeholder BNI yang memerlukan transportasi untuk mudik.

    Melalui penyelenggaraan mudik gratis ini, BNI berharap dapat memberikan manfaat serta nilai tambah bagi masyarakat agar dapat mudik dengan aman dan nyaman.

  • Erick Thohir Ungkap Alasan Bank Himbara Kompak Gelar RUPS Pekan Ini

    Erick Thohir Ungkap Alasan Bank Himbara Kompak Gelar RUPS Pekan Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kompak menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pekan ini. Adapun Himbara yang dimaksud, yaitu PT  Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, RUPS yang digelar serempak pada pekan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan BUMN, khususnya di sektor perbankan.

    Erick Thohir mengatakan, sebagai pemegang mandat dalam pengawasan bank-bank milik negara, Kementerian BUMN terus mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), transparansi dan penguatan kinerja perbankan.

    “Kami terus mendorong peningkatan kinerja serta transparansi perbankan, sehingga program-program strategis pemerintah dapat berjalan lebih optimal,” kata Erick Thohir.

    RUPS Himbara diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global, seperti ketidakpastian pasar keuangan, dinamika geopolitik dan perlambatan ekonomi di beberapa negara.

    Meski demikian, Erick menilai bahwa masih terdapat peluang pertumbuhan, khususnya melalui investasi strategis dan ekspansi di negara-negara berkembang.

    Pada kesempatan tersebut, Erick menekankan bahwa keberadaan wakil pemerintah dalam struktur pemegang saham Himbara sangat penting untuk memastikan kepentingan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas tetap terjaga, sekaligus meningkatkan transparansi di sektor perbankan.

    RUPS yang digelar serempak ini juga mencerminkan sinergi antarbank Himbara dalam menghadapi dinamika industri perbankan.

  • Perdagangan Global Tegang, Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi

    Perdagangan Global Tegang, Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia melonjak ke rekor tertinggi pada Jumat (28/3/2025), didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketegangan perdagangan global dan kejatuhan pasar ekuitas. Lonjakan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif baru pada sektor otomotif.

    Harga emas spot pada Jumat pagi naik 1,94% ke level US$ 3.076,29 per troy ons.

    Dilansir dari Reuters, analis senior di RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan harga emas dunia berpotensi mencapai US$ 3.100 per troy ons dalam waktu dekat, dengan faktor utama pendorongnya adalah meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven, terutama akibat ketidakpastian terkait kebijakan tarif Trump.

    Beberapa negara, termasuk Kanada dan Prancis, mengancam akan memberikan respons atas kebijakan tarif 25% yang diberlakukan pada kendaraan impor. Tarif tersebut dijadwalkan berlaku sehari setelah Trump mengumumkan tarif timbal balik yang menyasar negara-negara yang dianggap berkontribusi terhadap defisit perdagangan AS.

    Di sisi lain, pasar saham global mengalami tekanan dengan anjloknya saham produsen otomotif terbesar dunia.

    Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures menyebutkan selain ketegangan perdagangan, harga emas juga terdorong oleh tingginya arus masuk dari bank sentral dan permintaan ETF.

    Investor kini menantikan rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada Jumat untuk mencari petunjuk mengenai kebijakan suku bunga selanjutnya, setelah The Fed pekan lalu memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan.

    Sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan politik, emas cenderung menguat dalam kondisi suku bunga rendah.

    Sejalan dengan harga emas dunia yang terus naik, harga emas batangan Antam pada hari ini juga kembali meroket ke level tertinggi sepanjang masa. Harga emas Antam hari ini naik Rp 16.000 menjadi Rp 1,792 juta per gram dari sebelumnya Rp 1,776 juta per gram.

  • Harga Emas Antam Hari Ini Pecah Rekor Lagi Jadi Rp 1,792 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Pecah Rekor Lagi Jadi Rp 1,792 Juta Per Gram

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini, Jumat, (28/3/2025), kembali meroket ke level tertinggi sepanjang masa.

    Harga emas Antam hari ini naik sebesar Rp 16.000 menjadi Rp 1,792 juta per gram dari sebelumnya Rp 1,776 juta per gram.

    Adapun rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya berada pada level Rp 1,779.000 per gram yang dicapai pada 21 Maret 2025.

    Sementara itu, harga buyback emas batangan Antam hari ini juga melesat Rp 16.000 menjadi Rp 1,643 juta per gram.

    Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan sebesar 3% bagi non-NPWP.

    Berikut daftar harga emas Antam hari ini yang terpantau dari laman Logam Mulia Antam:

    Harga emas Antam 0,5 gram: Rp 946.000
    Harga emas Antam 1 gram: Rp 1.792.000
    Harga emas Antam 2 gram: Rp 3.582.000
    Harga emas Antam 3 gram: Rp 5.272.000
    Harga emas Antam 5 gram: Rp 8.764.000
    Harga emas Antam 10 gram: Rp 17.450.000
    Harga emas Antam 25 gram: Rp 43.462.500
    Harga emas Antam 50 gram: Rp 86.805.000
    Harga emas Antam 100 gram: Rp 173.490.000
    Harga emas Antam 250 gram: Rp 433.337.500
    Harga emas Antam 500 gram: Rp 866.375.000
    Harga emas Antam 1.000 gram: Rp 1.732.600.000

    Sejalan dengan harga emas Antam yang hari ini naik menjadi Rp 1,792 juta per gram, harga perak juga naik Rp 350 menjadi Rp 19.450 per gram.

  • PGN Pastikan Keamanan Layanan dan Kenyamanan Pelanggan Selama Libur Lebaran

    PGN Pastikan Keamanan Layanan dan Kenyamanan Pelanggan Selama Libur Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina terus mengutamakan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk keamanan dan keselamatan operasional selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1446 H. PGN juga berkontribusi dalam Satgas RAFI 2025 Pertamina untuk memastikan kesediaan energi bagi masyarakat.

    Sepanjang tahun 2024, PGN berhasil mencatatkan zero number of accident dengan zero recordable accident rate dan berlanjut sampai Triwulan I 2025. Artinya, tidak ada insiden fatal yang terjadi di area operasional. Maka, PGN akan terus melanjutkan implementasi HSSE secara disiplin dan berkelanjutan. Terutama di masa-masa kritis seperti libur panjang nanti.

  • BI Berhentikan dengan Hormat 3 Pejabat Jadi Komisaris BUMN

    BI Berhentikan dengan Hormat 3 Pejabat Jadi Komisaris BUMN

    Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) mengumumkan pemberhentian dengan hormat tiga pejabat setingkat Asisten Gubernur yang ditunjuk menjadi anggota Dewan Komisaris di beberapa bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemberhentian efektif berlaku sejak keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) 2025.

    Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyatakan, BI menyambut baik penunjukan tersebut. Ketiga pejabat yang diberhentikan dengan hormat adalah:
    1. Edi Susianto, asisten gubernur, kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, yang ditunjuk sebagai komisaris independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada 24 Maret 2025.
    2. Donny Hutabarat, asisten gubernur, kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, ditunjuk sebagai komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada 26 Maret 2025.
    3. Ida Nuryanti, asisten gubernur, kepala Departemen Sumber Daya Manusia BI, ditunjuk sebagai komisaris independen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada 26 Maret 2025.

    “Sesuai ketentuan, rapat dewan gubernur BI pada Kamis (27/3/2025) menetapkan pemberhentian wajib dengan hormat terhadap ketiga pejabat tersebut,” ujar Ramdan dalam siaran persnya, Kamis (27/3/2025).

    Ramdan menambahkan, jabatan asisten gubernur adalah posisi karir tertinggi di BI yang diperoleh melalui proses seleksi ketat. Ketiga pejabat tersebut telah menunjukkan kinerja, profesionalisme, dan integritas tinggi selama lebih dari 30 tahun berkarir di BI.

    “BI yakin ketiga pejabat ini dapat memberikan kontribusi optimal dalam mendukung kinerja perbankan dan kemajuan perekonomian nasional,” pungkas Ramdan.

  • IHSG Hari Ini Bangkit, Ditutup Cerah Jelang Libur Lebaran

    IHSG Hari Ini Bangkit, Ditutup Cerah Jelang Libur Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan bursa hari ini, Kamis (27/3/2025) berhasil bangkit ke zona hijau. Sebelumnya, IHSG memulai perdagangan di zona merah pada hari terakhir sebelum libur panjang Lebaran.

    Berdasarkan data bursa yang diolah Beritasatu.com, IHSG hari ini ditutup menguat 0,59% atau naik 38,26 poin ke level 6.510,62.

    Secara keseluruhan, terdapat 359 saham yang mencatatkan kenaikan, 230 saham mengalami penurunan, sementara 206 saham stagnan.

    Volume perdagangan IHSG hari ini mencapai 14,1 miliar lembar saham dengan transaksi mencapai Rp 11 triliun dan frekuensi mencapai 940.802 kali.

    Mayoritas saham sektoral menguat dengan sektor properti naik 1,75%, diikuti sektor industri melemah 1,35%, sektor bahan baku bertambah 0,72%, kesehatan naik 0,55%, dan keuangan bertambah 0,55%.

    Sementara, dua saham sektoral terpuruk, yakni sektor infrastruktur turun 0,92% dan transportasi melemah 0,16%.

    Seirama dengan IHSG hari ini, indeks unggulan LQ45 juga naik 0,46%, Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 0,68%, dan Investor33 naik 0,34%.

    Diketahui, IHSG pada awal perdagangan bergerak di zona merah dan berbalik arah ke zona positif pada sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (27/3/2025), dengan kenaikan 14,72 poin atau 0,23% ke level 6.487.

    Analisis Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, IHSG sempat dibuka melemah sebelum akhirnya menguat, didorong oleh sentimen dividen dari bank-bank BUMN. Pilarmas juga merekomendasikan saham PGAS untuk perdagangan di sesi kedua.

    Dalam risetnya, Pilarmas mengungkapkan bahwa rencana pembagian dividen dari perbankan milik negara memberikan dampak positif bagi pasar, sehingga mendorong investor kembali masuk ke instrumen saham.

    Selain itu, data perdagangan menunjukkan adanya aksi beli bersih (net buy) investor asing di pasar reguler pada hari sebelumnya, dengan nilai mencapai Rp 2,37 triliun.

    “Pergerakan IHSG hari ini mencerminkan strategi akumulasi yang dilakukan investor asing, yang mulai kembali ke pasar saham Indonesia secara bertahap,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (27/3/2025).