Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Bulog Saat Panen Raya

    Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Bulog Saat Panen Raya

    Majalengka, Beritasatu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Perum Bulog yang berhasil menyerap dan membeli gabah petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. Tidak hanya menjalankan kebijakan pemerintahan untuk membeli gabah kering panen (GKP) sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram, tetapi Perum Bulog juga menyerap dan membeli gabah basah petani langsung di lokasi-lokasi panen dengan harga yang sama.

    Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam meningkatkan produksi padi nasional, terutama kepada petani, serta penyuluh pertanian di seluruh Indonesia. 

    “Saya ucapkan terima kasih kepada Bulog, terima kasih kepada para petani, penyuluh penyuluh pertanian, dan semua unsur yang telah bekerja keras,” ucap Presiden Prabowo saat melakukan panen raya padi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang merupakan bagian dari kegiatan panen serentak yang berlangsung di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, pada Senin (7/4/2025).

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyampaikan rasa terima kasih dari para petani Jawa Barat kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menetapkan HPP gabah kering panen sebesar Rp 6.500 per kg yang membuat para petani menjadi tersenyum karena bisa meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Kebijakan ini bukan hanya memberikan keuntungan langsung bagi petani, tetapi juga akan berdampak positif pada perekonomian pedesaan dan sektor pertanian secara keseluruhan. Bahkan, kebijakan tersebut sekaligus mendorong semangat para petani untuk terus memproduksi beras berkualitas tinggi.

    Dedi juga menyampaikan apresiasinya kepada Perum Bulog yang melakukan penyerapan gabah basah di wilayah Subang dan Karawang dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan pencapaian bersejarah dalam industri pertanian di Indonesia khususnya wilayah Jawa Barat.

    “Saya sampaikan ucapan terima kasih dari para petani di Jawa Barat terutama daerah Subang dan Karawang, serapan gabah Rp 6.500 per kilogram itu untuk gabah basah bukan kering. Jadi diterima di sawah itu gabah dalam kondisi basah Pak Presiden, dan langsung diantarkan ke Bulog. Jadi saya ucapkan banyak terimakasih Pak Presiden. Ini baru terjadi dalam sepanjang sejarah pertanian di Jawa Barat. Sekali lagi terima kasih banyak, Pak Presiden,” ujarnya.

    Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang juga Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog Sudaryono turut memberikan apresiasi atas peran Bulog dalam mendukung petani melalui penyerapan gabah dan beras. Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menegaskan bahwa kebijakan pembelian gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp 6.500 per kilogram menunjukkan perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan petani, terutama menjelang hari raya.

    “Bulog telah membeli gabah kering panen (GKP) dari petani dengan harga Rp 6.500/kg. Harga ini mencerminkan bentuk kehadiran pemerintah untuk menyejahterakan petani Indonesia. Ini adalah bukti perhatian nyata Presiden Prabowo melalui Bulog. Ini kebijakan nyata. Dengan harga Rp 6.500, para petani akhirnya bisa merasakan manfaat dari hasil kerja keras mereka dan mendorong perekonomian di desa,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa kebijakan pembelian dan penyerapan gabah sebesar Rp 6.500/kg oleh pemerintah melalui Perum Bulog ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tukar petani (NTP) dan memastikan ketersediaan pangan dalam negeri, khususnya beras.

    “Selain terus gencar melakukan sosialisasi pembelian gabah di tingkat petani dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah, kami juga aktif mengedukasi petani dan pemangku kepentingan terkait mengenai pentingnya melakukan panen pada waktu yang tepat. Hal ini sangat penting karena panen yang tepat akan menghasilkan gabah dengan kualitas yang lebih baik, yang tentunya akan berdampak positif bagi kesejahteraan petani,” terangnya.

    Dengan kebijakan ini, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga, terutama menjelang bulan-bulan dengan permintaan pangan yang tinggi.

    Perum BULOG mencatat, hingga hari ini, telah berhasil melakukan penyerapan lebih dari 800 ribu ton setara beras yang merupakan capaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Angka ini sejalan dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan merupakan upaya nyata BULOG untuk memastikan cadangan pangan nasional tetap stabil.

  • Harga Emas Dunia Turun Tajam, Investor Beralih ke Aset Aman

    Harga Emas Dunia Turun Tajam, Investor Beralih ke Aset Aman

    New York, Beritasatu.com – Harga emas dunia mencatat penurunan tajam lebih dari 2% pada Senin (7/4/2025) waktu AS. Kondisi ini terjadi seiring dengan para investor beralih ke dolar AS dan mata uang safe haven lainnya di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi resesi global akibat kebijakan tarif impor Donald Trump yang agresif.

    Pada pukul 13.36 waktu AS, harga emas spot turun sebesar 2,4 persen ke level US$ 2.963,19 (sekitar Rp 49 juta) per ons, setelah sempat menyentuh titik terendah dalam hampir empat minggu di angka US$ 2.955,89. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup melemah 2% ke US$ 2.973,60 per ons.

    “Penurunan harga emas dunia dipicu oleh peralihan investor ke uang tunai dan aset safe haven seperti Franc Swiss dan Yen Jepang. Ini menandai potensi koreksi lebih dalam,” ujar Nikos Tzabouras, Analis Senior di Tradu.com.

    Dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, menjauh dari level terendah enam bulan yang sempat dicapai pekan lalu. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan.

    Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities, menambahkan bahwa tekanan tambahan juga datang dari spekulan yang berusaha menutupi margin akibat gejolak pasar dan menurunnya likuiditas.

    Pasar saham global terguncang setelah mantan Presiden AS Donald Trump memperingatkan kemungkinan penerapan tarif baru sebesar 50% terhadap China, kecuali jika negara tersebut mencabut kebijakan tarif balasan. Gedung Putih menepis kabar bahwa pemerintahan Trump akan menangguhkan tarif impor selama 90 hari untuk semua negara kecuali China, dengan menyebutnya sebagai berita palsu.

    Sementara itu, kontrak berjangka mencerminkan ekspektasi penurunan suku bunga sebesar sekitar 120 basis poin oleh Federal Reserve (The Fed) pada Desember mendatang. Pasar juga memperkirakan peluang 37 persen penurunan suku bunga pada Mei.

    Penurunan suku bunga biasanya meningkatkan daya tarik emas batangan, karena komoditas ini tidak memberikan imbal hasil bunga namun dinilai aman saat kondisi ekonomi tidak menentu.

    Meski mengalami penurunan, harga emas dunia  sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 3.167,57 per ons pada Kamis pekan lalu. Kenaikan tersebut didorong oleh arus masuk besar-besaran ke aset safe haven dan permintaan kuat dari bank sentral global di tengah gejolak geopolitik.

    Investor masih waspada terhadap perlambatan ekonomi global, disertai inflasi yang meningkat dan ketegangan dagang yang belum mereda.

    Sementara itu, harga Perak spot naik 0,5% menjadi US$ 29,71 per ons, setelah sempat menyentuh level terendah dalam tujuh bulan. Platinum spot melemah 1% menjadi US$ 907,09 per ons.

    Palladium juga turun 0,9% menjadi US$ 903,19 per ons.

    Meski mengalami penurunan tajam, prospek jangka panjang harga emas dunia tetap positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketegangan perdagangan antara AS dan China serta kebijakan suku bunga The Fed akan terus menjadi faktor kunci dalam pergerakan harga logam mulia ke depan.

  • Prabowo Akan Sampaikan Sikap Pemerintah Terkait Tarif Impor Trump

    Prabowo Akan Sampaikan Sikap Pemerintah Terkait Tarif Impor Trump

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan sikap resmi pemerintah Indonesia terkait rencana kebijakan tarif impor dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hal ini akan disampaikan Prabowo dalam sebuah dialog terbuka bertajuk Sarasehan Ekonomi bertema “Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional” pada Selasa (8/4/2025) siang. 

    Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengungkapkan  acara silaturahmi di bidang ekonomi tersebut akan berlangsung di Menara Mandiri Sudirman, Jakarta, dan turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    “Beragam pihak strategis dijadwalkan hadir, mulai dari para ekonom, perwakilan investor, pemimpin redaksi media, hingga masyarakat umum,” ujar Yusuf dalam pernyataan resminya yang diterima di Jakarta, Senin (7/4/2025) dikutip dari Antara.

    Yusuf menambahkan kegiatan ini menjadi wadah diskusi strategis antara pemerintah dan kalangan pelaku ekonomi guna memperkuat kerja sama menuju pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan termasuk soal tarif impor Trump.

    Ia juga menyampaikan forum tersebut memberikan ruang untuk membahas kondisi ekonomi global sekaligus merespons berbagai tantangan serta peluang bagi perekonomian nasional ke depan.

    “Di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memperkuat ketahanan ekonominya serta meningkatkan daya saing nasional melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha,” tutur Yusuf.

    Sementara itu sebelumnya Airlangga Hartarto menyebutkan pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto akan disampaikan pada pukul 13.00 WIB.

    Ia menambahkan Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan tanggapan secara komprehensif mengenai respons Indonesia terhadap situasi ekonomi global, termasuk kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

  • Bulog Batasi Serapan, Petani Kesulitan Jual Gabah di Tengah Panen Raya

    Bulog Batasi Serapan, Petani Kesulitan Jual Gabah di Tengah Panen Raya

    Tulang Bawang, Beritasatu.com – Sejumlah petani di Kampung Wono Agung, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung mengeluhkan kesulitan menjual hasil panen raya karena karena Bulog setempat membatasi pembelian gabah. 

    Keluhan itu disampaikan petani dalam panen raya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulang Bawang di Kampung Wono Agung, Senin (7/4/2025).

    Bulog Lampung saat membatasi pembelian gabah dari para petani hanya 10 ton untuk satu kampung per hari. Pembatasan itu tidak sebanding dengan hasil panen padi petani yang mencapai 3 hingga 4 ton per hari.

    Petani juga sulit menjual hasil panen raya karena adanya larangan penjualan gabah ke luar daerah.

    Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Wono Agung Mujianto mengatakan pembatasan serapan gabah oleh Bulog menjadi bencana bagi petani.

    “Kami kesulitan menjual gabah hasil panen dengan adanya pembatasan serapan gabah petani dari Bulog,” kata Mujianto.

    Mujianto menjelaskan pembatasan serapan gabah dari petani 10 ton per hari oleh Bulog dikarenakan adanya over kapasitas menyusul panen raya.

    “Kami memaklumi, namun di sisi lain juga kami di lapangan ini sedih dengan kejadian ini seolah-olah hal itu menjadi bencana bagi para petani. Dalam hal ini pemerintah harus hadir. Kami berharap pemerintah mengambil tindakan cepat untuk penyerapan gabah petani, tutur Mujianto.

    Wakil Bupati Tulang Bawang Hamka Hasan mengatakan pembatasan serapan gabah petani karena karena kemampuan Bulog terbatas. Dia berjanji akan berkoordinasi dengan Pemprov Lampung untuk mencari solusi terkait petani kesulitan jual gabah di tengah panen raya.

  • Gelar Pertemuan Ekonomi Besok, Prabowo Bahas Tarif Impor Donald Trump

    Gelar Pertemuan Ekonomi Besok, Prabowo Bahas Tarif Impor Donald Trump

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan pelaku pasar, investor, dan ekonom terkait membahas tarif impor Presiden Amerika Donald Trump di Menara Mandiri, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/4/2025).

    Pertemuan ini akan membahas berbagai isu terkait perekonomian nasional, termasuk dampak dari pengenaan tarif impor 32% yang diterapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan hal tersebut setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    “Pertemuan ini akan membahas respons terhadap perekonomian, termasuk isu tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden Trump,” ungkap Airlangga kepada wartawan, Senin (7/4/2025).

    Selain melibatkan investor dan ekonom, pertemuan tersebut juga akan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pimpinan kementerian/lembaga serta perwakilan pemimpin redaksi media nasional.

    Acara ini akan menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi bersama Presiden Prabowo sekaligus mempersiapkan strategi dalam menghadapi tantangan ekonomi baik di tingkat nasional maupun global.

    Sebelumnya, sektor ekonomi Indonesia mendapat sorotan besar setelah anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 395,8 poin atau 6,12% pada 18 Maret 2025, yang menyebabkan penghentian sementara perdagangan saham (trading halt).

    Selain itu, Indonesia juga tengah menghadapi dampak dari kebijakan tarif impor tinggi yang diterapkan Amerika Serikat, yang berpotensi menurunkan daya saing ekspor Indonesia ke negara tersebut.

    Indonesia berencana untuk melakukan negosiasi untuk menghadapi kebijakan tarif yang dikeluarkan oleh Presiden Trump.

    “Besok, pukul 13.00, acara di Bank Mandiri akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo,” ujar Airlangga terkait pertemuan Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan investor dan ekonom ini.

  • Ada Relaksasi Pajak, Airlangga Ungkap Poin Negosiasi Tarif AS

    Ada Relaksasi Pajak, Airlangga Ungkap Poin Negosiasi Tarif AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah sedang merancang proposal sebagai dasar negosiasi dengan (AS), dengan harapan agar negara tersebut bersedia menurunkan tarif impor sebesar 32% yang dikenakan kepada Indonesia.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkap beberapa poin dalam proposal tersebut, termasuk potensi pemberian relaksasi terhadap Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

    Airlangga juga menjelaskan bahwa dalam proposal yang disiapkan, tidak terdapat rencana penurunan tarif impor untuk produk asal AS.

    Menurutnya, tarif bea masuk yang diterapkan Indonesia saat ini masih tergolong rendah.

    “Impor tarif kita terhadap produk yang diimpor AS relatif rendah, 5%. Bahkan untuk gandum maupun kedelai itu sudah 0,” ungkap Airlangga dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/4/2025).

    “Hal yang lain tentu kita akan lihat terkait PPh dan PPN impor,” sambungnya.

    Airlangga menambahkan bahwa dalam proposal tersebut terdapat poin yang menyoroti rencana peningkatan pembelian produk dari AS.

    Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi defisit neraca perdagangan AS terhadap Indonesia yang saat ini mencapai US$ 18 miliar.

    Dengan adanya proposal tersebut, pemerintah berharap AS dapat menurunkan besaran tarif impor terhadap Indonesia.

    “Kita meningkatkan jumlah volume beli, sehingga trade deficit yang US$ 18 miliar itu bisa dikurangkan,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia bersama negara-negara Asia Tenggara akan menggelar negosiasi dengan AS, menyusul diberlakukannya kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan Presiden Donald Trump pada 2 April 2025 lalu.

    Menurut Airlangga, pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta menjalin komunikasi dengan United States Trade Representative (USTR) guna merumuskan strategi yang tepat dalam menghadapi situasi ini.

    Di tingkat regional, Indonesia juga telah membangun komunikasi dengan sejumlah negara ASEAN yang turut terdampak kebijakan tarif resiprokal dari AS, seperti Malaysia, Singapura, dan Kamboja.

    Lebih lanjut, Airlangga menyebutkan bahwa seluruh menteri perdagangan di ASEAN dijadwalkan akan mengadakan pertemuan pada 10 April 2025 untuk membahas langkah negosiasi bersama dengan AS, sebagai alternatif dari langkah retaliasi.

    Pemerintah optimistis pendekatan diplomatik dan negosiasi terbuka akan menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Fokus utama tetap pada penurunan tarif AS yang saat ini dinilai memberatkan ekspor Indonesia.

    Dengan landasan proposal yang kuat, diharapkan tarif AS dapat direvisi agar memberikan ruang yang lebih luas bagi produk Indonesia untuk bersaing di pasar AS.

  • Cegah PHK Massal Imbas Tarif Impor Trump, Kadin Sarankan 5 Langkah Ini

    Cegah PHK Massal Imbas Tarif Impor Trump, Kadin Sarankan 5 Langkah Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyarankan pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk melindungi industri di dalam negeri akibat penerapan tarif impor atau resiprokal oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

    Wakil Ketua Umum Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri dan Proyek Strategis Nasional Kadin Akhmad Ma’ruf menyarankan lima langkah konkret agar dijalankan pemerintah untuk mengurangi dampak PHK massal dan menjaga stabilitas sosial ekonomi di Indonesia.

    “Kami khawatir kebijakan Pemerintah AS ini menurunkan daya saing produk Indonesia di pasar AS dan memperburuk situasi tenaga kerja dan ekonomi daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau. Karena itu, kami menyarankan lima langkah ini kepada pemerintah,” ujar Ma’ruf kepada wartawan, Senin (7/4/2025).

    Pertama, Kadin mendorong pemerintah untuk memperbaiki praktik perdagangan dengan mempercepat harmonisasi regulasi terkait izin impor, kebijakan TKDN, registrasi ekspor, sertifikasi halal, dan persyaratan lainnya yang dianggap diskriminatif. 

    Selain itu, kata Ma’ruf, pemerintah juga perlu memprioritaskan penguatan pendekatan bilateral dengan Pemerintah AS untuk mengatasi hambatan perdagangan.

    “Kedua, pemerintah perlu menjadi foreign trade zone dan diberikan status privileged foreign untuk kawasan tertentu seperti Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) yang telah ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus dan kawasan perdagangan bebas, serta dengan ekspor langsung ke pasar Amerika mencapai 25 persen,” tutur Ma’ruf.

    Menurutnya, hal tersebut penting karena BBK saat ini tidak dikenakan aturan kepabeanan, termasuk bea masuk dan PPN/PPNBM pada barang impor.

    Ketiga, pemerintah juga diminta memperhatikan persaingan dengan Malaysia, terutama dengan dibentuknya Johor-Singapore Special Economic Zone yang hanya dikenakan tarif impor Trump atau resiprokal 24%. Khusus solar PV, Malaysia mendapatkan reduced tariff dari 17,84% menjadi 6,43% untuk ekspor tujuan Amerika Serikat.

    “Kondisi ini sangat memukul FDI di Batam, tanpa perubahan tarif (tetap 32 persen), berpotensi terjadinya diverting atau switching production ke Malaysia. Mengingat banyak FDI di Batam juga memiliki pabrik di Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand, serta negara lainnya seperti China dan India,” ungkap dia.

    Infografik tarif impor baru Amerika Serikat. – (Antara/-)

    Langkah keempat, adalah mendorong percepatan perizinan melalui Satgas Evaluasi Penghambat Investasi, khususnya untuk proyek-proyek strategis nasional, kawasan industri, dan kawasan ekonomi khusus yang menjadi motor penggerak industri nasional. 

    Menurut dia, percepatan perizinan di bidang pertanahan, lingkungan, dan perizinan dasar lainnya sangat penting untuk mendukung operasional industri.

    Kelima, pemerintah harus memberi perhatian khusus pada Kepulauan Riau yang saat ini memiliki 26 perusahaan manufaktur solar PV dan pengembangan industri hilirisasi dari pasir silika untuk rantai pasokan solar PV, seperti ingot, polysilicon, solar cell, dan wafer. Termasuk juga beberapa perusahaan industri peralatan listrik lainnya di Kepulauan Riau.

    Tak hanya itu, ada tujuh proyek strategis nasional (PSN) di Kepulauan Riau, terutama dalam pengembangan hilirisasi sumber daya alam yang memerlukan perhatian khusus dalam percepatan perizinan dasar. 

    “Industri manufaktur dan hilirisasi itu menyumbang 25% ekspor Kepulauan Riau ke pasar Amerika Serikat atau sekitar US$ 350 juta per bulan dan mempekerjakan 10.000 tenaga kerja langsung serta 30.000 tenaga kerja tidak langsung. Jika situasi ini berlanjut, akan terjadi kehilangan pekerjaan yang signifikan,” pungkas Ma’ruf terkait tarif impor Trump.

  • Kisah Sukses Murdaya Poo, dari Penjual Koran hingga Jadi Pemilik PIM

    Kisah Sukses Murdaya Poo, dari Penjual Koran hingga Jadi Pemilik PIM

    Jakarta, Beritasatu.com – Dunia bisnis Indonesia baru saja kehilangan salah satu tokoh besar, Murdaya Widyawimarta Poo, seorang pengusaha visioner yang dikenal luas di sektor properti dan ritel, tutup usia pada Senin (7/4/2025), di Singapura.

    Kepergian Murdaya Poo menjadi duka mendalam bagi kalangan dunia usaha nasional. Sosoknya dikenal karena keberaniannya berinovasi dan kontribusinya yang besar dalam pengembangan kawasan komersial strategis di Tanah Air.

    Namun, siapa yang tahu bahwa perjalanan bisnis Murdaya Poo ini memiliki kisah yang cukup panjang. Ia memulai bisnisnya sebagai penjual koran hingga menjadi salah satu pengusaha sukses di Tanah Air.

    Lantas, bagaimana perjalanan bisnis Murdaya Poo ini? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut lengkapnya!

    Perjalanan Sukses Murdaya Poo

    1. Berawal dari penjual koran

    Murdaya memulai perjalanan hidupnya dari bawah. Di masa mudanya, ia bekerja sebagai penjual koran eceran. Dalam kesehariannya, ia harus berhadapan dengan teriknya matahari, debu jalanan, dan kerasnya hidup.

    Namun, kondisi itu tak menyurutkan semangatnya. Justru, pengalaman inilah yang menumbuhkan tekad kuat dalam dirinya untuk mencari peluang yang lebih baik.

    2. Menjadi kontraktor

    Titik balik dalam hidup Murdaya terjadi pada tahun 1972, saat ia memulai usaha di bidang konstruksi. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya, bisnis tersebut berkembang dengan pesat.

    Pada masa itu, bidang kontraktor belum banyak digeluti, sehingga Murdaya berhasil menangkap peluang besar yang belum dimanfaatkan oleh banyak orang.

    Visinya yang tajam dalam melihat kebutuhan pasar membuatnya berhasil merintis dan mengembangkan bisnis ini menjadi salah satu yang terdepan di Indonesia.

    3. Lahirnya Central Cipta Murdaya Group

    Perkembangan bisnis kontraktornya yang begitu pesat membawanya pada pendirian perusahaan yang lebih besar, yaitu Central Cipta Murdaya Group (CCM Group), juga pada tahun 1972. Perusahaan ini kemudian menjadi fondasi dari ekspansi bisnis Murdaya ke berbagai sektor lainnya.

    4. Arsitek di balik JIExpo

    Salah satu karya besarnya adalah pengembangan kawasan Jakarta International Expo (JIExpo) di Kemayoran. Di bawah visinya, JIExpo berkembang menjadi pusat konvensi dan pameran bertaraf internasional yang kerap menjadi tuan rumah acara besar seperti konser musik dan pameran dagang internasional.

    5. Pemilik saham terbesar Pondok Indah Mall

    Nama Murdaya juga lekat dengan kesuksesan Pondok Indah Mall (PIM), yang dikelola oleh PT Metropolitan Kentjana Tbk., di mana ia memiliki saham mayoritas. Sejak dibuka pada tahun 1991, PIM telah menjelma menjadi ikon pusat perbelanjaan modern di Jakarta.

    Kini, kawasan ini terdiri dari beberapa bagian, yakni PIM 1, PIM 2, PIM 3, dan Street Gallery, yang terus ramai dikunjungi masyarakat.

    6. Merambah ke berbagai sektor

    Kesuksesan di sektor properti tidak membuat Murdaya puas. Ia pun mulai melebarkan portofolio usahanya ke berbagai bidang lainnya, seperti teknologi informasi, industri manufaktur, baja, real estate, hingga agribisnis.

    7. Perjalanan di dunia politik

    Selain aktif di dunia bisnis, Murdaya juga pernah berkecimpung di dunia politik. Ia tercatat sebagai anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada periode 2004–2009.

    Bahkan, sebelum menjabat sebagai anggota DPR, ia juga sempat mengemban tugas sebagai bendahara serta pimpinan cabang di partainya.

    Dari penjual koran hingga menjadi salah satu miliarder Tanah Air, kisah hidup Murdaya Poo menjadi inspirasi bahwa kerja keras dan keberanian melihat peluang adalah kunci dari kesuksesan sejati.

  • Pemilik PIM Murdaya Poo Meninggal Dunia setelah 2 Tahun Melawan Kanker

    Pemilik PIM Murdaya Poo Meninggal Dunia setelah 2 Tahun Melawan Kanker

    Jakarta, Beritasatu.com – Murdaya Widyawimarta atau yang lebih dikenal dengan nama Murdaya Poo, meninggal dunia pada Senin (7/4/2025), sekitar pukul 13.57 waktu Singapura.

    Ia wafat setelah berjuang melawan komplikasi akibat kanker yang telah dideritanya selama dua tahun terakhir.

    Sosok yang dikenal luas sebagai pengusaha sukses sekaligus mantan politisi ini tutup usia pada umur 84 tahun.

    Selama hidupnya, Murdaya Poo dikenal sebagai pribadi yang penuh semangat dan dedikasi tinggi, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam dunia bisnis.

    Ia menjalani berbagai peran penting sebagai seorang ayah, suami, pengusaha tangguh, dan pegolf yang antusias.

    Komitmennya terhadap berbagai bidang yang digelutinya membuatnya dikenang sebagai sosok pekerja keras dan inspiratif bagi banyak orang.

    Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi para sahabat, kolega, dan masyarakat yang mengenalnya secara pribadi maupun profesional.

    Dalam pernyataan resmi yang dirilis pihak keluarga, mereka mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak yang telah mendampingi Murdaya selama masa-masa sulit melawan penyakitnya.

    Mereka menyampaikan bahwa dukungan serta kasih sayang dari para sahabat, keluarga dan tim medis telah memberikan kekuatan luar biasa bagi Murdaya Poo dalam menghadapi perjuangannya selama dua tahun terakhir.

    “Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas cinta dan dukungan dari para sahabat, keluarga dan tim medis yang telah membersamai beliau selama perjuangannya melawan kanker dalam dua tahun terakhir ini,” demikian pernyataan dari pihak keluarga, Senin (7/4/2025).

    Kabar kepergian Murdaya pun menyebar dengan cepat dan mengundang banyak ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

    Salah satu tokoh publik yang turut mengonfirmasi berita duka tersebut adalah Tjhai Chui Mie, Wali Kota Singkawang. Ia menyampaikan rasa kehilangan dan dukacita yang mendalam melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, @tjhaichuimie.

    Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan ucapan belasungkawa yang menyentuh hati dan mengajak semua pihak untuk mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

    “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Murdaya Widyawimarta Poo dalam usia 84 Tahun. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulisnya.

  • Murdaya Poo Meninggal Dunia: Tokoh yang Perjuangkan Kesetaraan

    Murdaya Poo Meninggal Dunia: Tokoh yang Perjuangkan Kesetaraan

    Jakarta, Beritasatau.com – Wafatnya tokoh bisnis nasional, Murdaya Widyawimarta Poo, meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi kalangan dunia usaha, tetapi juga para tokoh nasional yang pernah bekerja sama dengannya dalam berbagai bidang.

    Salah satu ucapan belasungkawa datang dari mantan menteri agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin.

    Melalui unggahan di media sosial X pribadinya, Lukman menyampaikan rasa hormat dan duka cita atas berpulangnya Murdaya Poo, seraya mendoakan agar sang tokoh berpulang dalam ketenangan dan kebahagiaan abadi.

    “Selamat berpulang sepenuh rela dan bahagia, Pak Murdaya Poo,” tulisnya dalam unggahan tersebut dikutip Beritasatu.com, Senin (7/4/2025).

    Namun lebih dari sekadar ucapan belasungkawa, Lukman juga mengajak publik mengenang kiprah almarhum yang tak banyak diketahui orang, yakni keterlibatannya dalam proses penyusunan dan perjuangan disahkannya Undang-Undang Kewarganegaraan dan Undang-Undang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

    Dua regulasi penting ini menjadi tonggak sejarah dalam mendorong persamaan hak seluruh warga negara Indonesia, tanpa memandang asal-usul ras maupun etnisnya.

    Menurut Lukman, Murdaya Poo merupakan salah satu tokoh yang aktif mendukung perjuangan tersebut, khususnya dalam konteks memperjuangkan hak-hak kelompok minoritas untuk diakui secara penuh sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

    “Saya masih ingat momen kebersamaan pada tahun 2020, ketika kami berdiskusi panjang bersama Pak Murdaya, Pak Suhadi, serta umat dari Parisadha Buddha Dharma Nasional Indonesia (NSI). Saat itu, kami mengkaji secara mendalam pentingnya revisi terhadap sistem kewarganegaraan dan penghapusan segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan etnis,” kenangnya.

    “Selamat jalan Pak Murdaya Poo, semoga Semoga terlahir kembali dengan bahagia di alam yang lebih tinggi,” tutup Lukman.