Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Ekonomi Indonesia Aman sampai 2030, Saatnya Beli Saham!

    Ekonomi Indonesia Aman sampai 2030, Saatnya Beli Saham!

    Jakarta, Beritasatu.com – Kondisi ekonomi Indonesia dipastikan masih aman hingga 2030 dan jauh dari ancaman krisis seperti pada 1998. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa.

    “Pandangan orang di luar kita mau 1998 lagi itu salah kaprah dan mereka enggak ngerti data seperti apa,” tegasnya dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Indeks Ekonomi LPS Tunjukkan Tren Positif

    Purbaya menjelaskan, prediksi LPS ini berdasarkan leading economic index milik lembaganya yang menggambarkan kondisi ekonomi 6-12 bulan ke depan. Menurut dia, tren saat ini masih menunjukkan arah ekspansif yang kuat.

    “Ini adalah bola kristalnya ekonomi Indonesia. Sekarang trennya naik ke atas, artinya kita aman,” ujarnya.

    Purbaya menambahkan, perekonomian Indonesia diperkirakan akan tetap ekspansif hingga Maret 2026. Kondisi tersebut, jauh berbeda dari tekanan ekonomi pada 1998 maupun 2008.

    IHSG Dianggap Terlalu Murah, Saatnya Beli?

    Purbaya juga menyinggung indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menurutnya telah turun jauh di bawah level fundamental.

    “Kalau bapak-bapak suka main saham, jangan lupa sekarang good time to buy,” kata Purbaya sambil menyarankan pelaku pasar memanfaatkan kondisi saat ini.

    Ekonomi Aman, Kepanikan Tak Perlu

    Dengan melihat tren yang ada, Purbaya meyakinkan publik tidak perlu khawatir akan terjadinya krisis dalam waktu dekat. Ekspansi ekonomi yang dimulai sejak 2020 diperkirakan akan terus berlanjut hingga satu dekade mendatang.

    “Ekonomi kita akan ekspansi terus. Kita mulai ekspansi lagi pada 2020, harusnya sampai 2030 kita masih aman,” pungkasnya terkait kondisi ekonomi Indonesia.

  • Pilih Mana untuk Sisa THR?

    Pilih Mana untuk Sisa THR?

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah euforia Lebaran selesai dan kebutuhan utama terpenuhi, sebagian orang mungkin masih memiliki sisa tunjangan hari raya (THR) yang belum terpakai. Daripada dihabiskan untuk belanja konsumtif, lebih baik berinvestasi emas atau saham.

    Kedua jenis investasi ini memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing, tergantung pada tujuan keuangan dan seberapa besar toleransi risiko yang dimiliki.

    Emas dikenal sebagai aset aman yang cocok untuk penyimpanan jangka panjang dan perlindungan nilai aset dari inflasi. Sementara itu, saham lebih cocok bagi mereka yang ingin memaksimalkan pertumbuhan dana melalui imbal hasil yang lebih tinggi, meski dibarengi risiko yang lebih besar pula.

    Keunggulan dan Perbandingan Investasi Emas dan Saham

    Emas telah menjadi pilihan investasi tradisional selama berabad-abad. Orang tua pun kerap menyarankan membeli emas jika memiliki uang lebih. Saran tersebut masih relevan hingga kini karena emas tergolong stabil dan cenderung mengalami apresiasi nilai dari waktu ke waktu.

    Dalam satu dekade terakhir, harga emas di Indonesia tercatat meningkat hingga sekitar 70%. Selain itu, emas memiliki kelebihan berupa likuiditas tinggi, mudah dijual kapan saja, serta bentuk fisiknya yang bisa disimpan secara nyata, baik dalam bentuk perhiasan, batangan, atau koin.

    Namun, seiring perkembangan teknologi dan literasi finansial, masyarakat mulai melirik saham sebagai alternatif investasi yang potensial. Saham bukan lagi hal yang eksklusif dan membingungkan seperti dahulu. Kini, siapa pun bisa mulai berinvestasi saham hanya dengan modal ratusan ribu rupiah melalui aplikasi digital.

    Saham-saham dari perusahaan dengan kinerja keuangan yang baik mampu memberikan return yang jauh melampaui emas. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, saham-saham unggulan bisa menghasilkan keuntungan hingga lima kali lipat dibanding emas.

    Selain capital gain, investor saham juga berpotensi mendapatkan dividen, yaitu pembagian keuntungan perusahaan yang dibayarkan setiap tahun.

    Sebagai perbandingan nyata, jika pada 2012 Anda membeli emas senilai Rp 13 juta, nilainya saat ini berada di kisaran Rp 22 juta. Namun, jika dana tersebut ditempatkan pada saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI), nilainya bisa tumbuh hingga Rp 60 juta, belum termasuk dividen tahunan yang diperkirakan mencapai Rp 4,4 juta.

    Hal itu menggambarkan bagaimana saham dapat menjadi kendaraan yang sangat efektif untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang, meskipun tetap memiliki fluktuasi harga yang harus dipahami dan diantisipasi.

    Menentukan Pilihan: Emas atau Saham?

    Pilihan antara emas dan saham sangat bergantung pada karakter dan tujuan keuangan pribadi. Jika Anda termasuk investor pemula dengan profil risiko rendah, atau sisa THR yang dimiliki tidak terlalu besar, maka investasi emas bisa menjadi langkah awal yang bijak.

    Emas tidak membutuhkan banyak pengetahuan teknis, cocok untuk disimpan sebagai cadangan nilai, dan relatif bebas dari fluktuasi ekstrem.

    Sebaliknya, jika Anda ingin mengejar potensi keuntungan lebih tinggi dan bersedia meluangkan waktu untuk mempelajari pasar, maka saham bisa menjadi pilihan yang lebih menarik. Saham memungkinkan pertumbuhan modal yang lebih agresif dan memberi peluang keuntungan jangka panjang yang signifikan. Apa pun pilihan Anda, yang terpenting adalah memulai kebiasaan investasi sedini mungkin.

    Manfaatkan sisa THR tidak hanya untuk memenuhi keinginan sesaat, tetapi untuk membuka jalan menuju stabilitas dan kemandirian finansial. Baik memilih emas maupun saham, keduanya bisa menjadi batu loncatan menuju masa depan yang lebih cerah, asal dijalankan dengan niat, pengetahuan, dan strategi yang tepat.

  • 8 Tips Gunakan Sisa THR hingga Tanggal Gajian

    8 Tips Gunakan Sisa THR hingga Tanggal Gajian

    Jakarta, Beritasatu.com – Mengetahui tips gunakan sisa tunjangan hari raya (THR) sangat penting untuk menjaga kestabilan keuangan hingga akhir bulan. THR menjadi momen penting bagi banyak orang di Indonesia sebagai tambahan penghasilan saat hari raya.

    Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, sisa THR bisa cepat habis sebelum gajian berikutnya. Salah satu cara terbaik mengelola sisa THR adalah dengan membuat rencana keuangan sederhana.

    Langkah ini membantu mencegah pemborosan sekaligus memberi ruang untuk menabung atau berinvestasi. Berikut ini tips menggunakan sisa THR hingga tanggal gajian, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (8/4/2025).

    Tips Gunakan Sisa THR1. Buat anggaran sederhana

    Mulailah dengan mencatat seluruh pengeluaran penting hingga gajian tiba, seperti kebutuhan pokok, tagihan, dan biaya transportasi. Kelompokkan berdasarkan prioritas, seperti kebutuhan utama, sekunder, serta alokasi untuk tabungan.

    2. Prioritaskan pengeluaran

    Utamakan pengeluaran untuk kebutuhan mendesak, seperti makanan, listrik, dan kesehatan. Tunda dahulu membeli barang non-esensial, seperti gawai atau pakaian baru.

    3. Sisihkan untuk investasi atau usaha kecil

    Jika masih ada sisa dana, pertimbangkan investasi jangka pendek seperti reksa dana pasar uang atau memulai usaha kecil dengan modal minim.

    4. Bangun dana darurat

    Simpan sebagian sisa THR (sekitar 10%–20%) sebagai dana cadangan untuk pengeluaran mendadak. Hal ini penting untuk menghindari utang saat darurat.

    5. Belanja dengan cermat

    Gunakan daftar belanja dan manfaatkan promo atau cashback. Bandingkan harga di berbagai platform online sebelum membeli untuk hasil terbaik.

    6. Batasi pembayaran dengan cicilan

    Hindari belanja dengan sistem cicilan, terutama untuk barang yang tidak mendesak. Meskipun terlihat ringan, cicilan bisa membebani keuangan di bulan berikutnya.

    7. Evaluasi pola pengeluaran Lebaran

    Setelah masa perayaan selesai, luangkan waktu untuk meninjau pengeluaran selama Lebaran. Evaluasi ini membantu Anda memahami kebiasaan belanja dan menyesuaikan pengeluaran di masa mendatang.

    8. Simpan di rekening terpisah

    Pisahkan sisa THR ke rekening berbeda dari rekening utama. Hal ini membantu mengurangi godaan untuk membelanjakannya secara impulsif.

    Dengan menerapkan tips gunakan sisa THR ini, Anda bisa menjaga kestabilan keuangan sekaligus membangun kebiasaan finansial yang sehat untuk jangka panjang.

  • Defisit APBN 2025 Aman, Rakyat Jangan Panik!

    Defisit APBN 2025 Aman, Rakyat Jangan Panik!

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 tidak akan jebol meski situasi ekonomi global sedang tidak menentu akibat perang tarif dagang yang dipicu Amerika Serikat.

    “Jangan khawatir, tidak jebol APBN-nya,” ujarnya dalam sarasehan ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Sri Mulyani memastikan seluruh program unggulan Presiden Prabowo Subianto, termasuk pembangunan desa dan penguatan koperasi, telah masuk dalam perhitungan fiskal yang dilakukan secara hati-hati.

    Defisit Tetap di Bawah Batas Aman

    Sri Mulyani menegaskan target defisit tetap dijaga, yaitu pada angka 2,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau sekitar Rp 616,2 triliun.

    “Dengan belanja negara Rp 3.621,3 triliun dan pendapatan negara Rp 3.005,1 triliun, posisi fiskal kita tetap dalam jalur aman,” tegasnya.

    Sri Mulyani juga menyebut program, seperti Danantara dan pemanfaatan dividen BUMN telah diperhitungkan dalam kerangka anggaran 2025.

    Kritik Tarif Trump: “Tidak Berdasar Ilmu Ekonomi”

    Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani mengkritisi kebijakan tarif impor resiprokal Presiden Donald Trump, yang dikenakan terhadap 60 negara, termasuk Indonesia. Ia menyebut kebijakan tersebut tidak berlandaskan ilmu ekonomi.

    “Semua ekonom yang belajar ekonomi pasti tidak memahami cara perhitungan tarif itu. It’s purely transactional,” ujarnya.

    Menurut Sri Mulyani, langkah Trump hanya ingin menutup defisit perdagangan AS tanpa mempertimbangkan efek global jangka panjang.

    APBN Tetap Jadi Andalan Hadapi Gejolak Global

    Ia menekankan pentingnya APBN sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Beberapa di antaranya, untuk menyerap tekanan dari eksternal seperti fluktuasi nilai tukar, gejolak pasar modal, dan disrupsi perdagangan global.

    “Kita tetap fokus pada penguatan fundamental ekonomi dan menjaga daya beli rakyat,” kata Sri Mulyani.

  • Fakta-fakta Terbaru Kasus PT Yihong Novatex yang PHK 1.126 Karyawan

    Fakta-fakta Terbaru Kasus PT Yihong Novatex yang PHK 1.126 Karyawan

    Jakarta, Beritasatu.com – Penutupan pabrik PT Yihong Novatex Indonesia di Cirebon, Jawa Barat, terus menjadi sorotan publik setelah perusahaan tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.126 karyawannya pada Maret 2025. Kini, muncul kabar PT Yihong berencana membuka kembali pabriknya dan melakukan rekrutmen tenaga kerja baru.

    Latar Belakang Penutupan Pabrik dan PHK Massal

    Penutupan pabrik PT Yihong Novatex terjadi setelah aksi mogok kerja yang disebut pihak perusahaan menyebabkan kerugian besar. Manajemen mengeklaim mogok kerja tersebut mengakibatkan keterlambatan pengiriman barang dan pembatalan pesanan oleh klien, sehingga operasional pabrik tidak lagi dapat dilanjutkan.

    Dalam surat resmi yang beredar, perusahaan menyatakan PHK dilakukan atas dasar mogok kerja tidak sah dan menawarkan kompensasi berupa pesangon, upah, serta tunjangan hari raya (THR) kepada pekerja yang menerima keputusan tersebut tanpa keberatan.

    Namun, para pekerja menolak alasan yang diberikan perusahaan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Cirebon pada 11 Maret 2025. Mereka menuntut keadilan atas PHK yang dianggap sepihak serta meminta pemerintah daerah untuk turun tangan menyelesaikan konflik ini.

    Hingga kini, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi.

    Rencana Pembukaan Rekrutmen Baru

    PT Yihong Novatex dikabarkan akan kembali melanjutkan operasional pabriknya di Kabupaten Cirebon setelah sebelumnya menutup pabrik dan melakukan PHK terhadap 1.126 karyawan.

    Ketua DPD Apindo Kabupaten Cirebon Asep Sholeh Fakhrul Insan, mengonfirmasi perusahaan telah menyampaikan niatnya untuk membuka proses rekrutmen tenaga kerja baru.

    Menurut Asep, rencana ini sudah dibahas dengan bupati Cirebon, dan proses rekrutmen akan diawasi langsung oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon untuk memastikan transparansi dan kondusivitas pelaksanaannya.

    Asep juga mengimbau para pekerja agar tidak terpancing emosi atau terprovokasi oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi konflik terkait PT Yihong Novatex. Ia menegaskan pentingnya menyelesaikan masalah ketenagakerjaan melalui dialog terbuka antara pengusaha dan pekerja.

  • Petrosea Raih Kontrak Jasa Pertambangan Rp 16 Triliun dari Vale Indonesia

    Petrosea Raih Kontrak Jasa Pertambangan Rp 16 Triliun dari Vale Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Petrosea Tbk mengumumkan penandatanganan kontrak besar dengan PT Vale Indonesia Tbk untuk penyediaan jasa pertambangan dan pengangkutan bijih nikel di wilayah Bahodopi, Sulawesi Tengah. Nilai kontrak diperkirakan mencapai Rp 16 triliun, dengan masa kerja sama selama 10 tahun ke depan.

    Kontrak ini diteken pada Selasa (8/4/2025) dan mencakup layanan Mining Services and Transportation of Nickel Ore Material untuk Blok Bahodopi 2 dan 3 milik Vale Indonesia. Dalam perjanjian ini, Petrosea akan bertindak sebagai kontraktor utama yang bertanggung jawab atas seluruh proses penambangan dan logistik material.

    Manajemen Petrosea menyebutkan bahwa kesepakatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperluas portofolio dan memperkuat posisinya di industri pertambangan nasional. Selain itu, proyek ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dan operasional perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.

    “Kontrak ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan kami untuk terus menciptakan nilai tambah dan memperluas jangkauan layanan Petrosea,” dalam keterangan rilisnya.

    Petrosea menawarkan berbagai layanan untuk sektor pertambangan batubara dan mineral yang mencakup layanan pit-to-port, termasuk aktivitas open pit contract mining services, civil & infrastructure construction, layanan manajemen proyek pertambangan, technical & feasibility study consulting services, mine planning & optimization services, serta solusi Minerva Digital Platform yang memanfaatkan teknologi digital terkini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Petrosea juga memiliki kemampuan untuk memantau dan mengendalikan kegiatan operasional di berbagai proyek dengan memanfaatkan real-time data melalui Remote Operations Center yang berlokasi di kantor pusat Perusahaan.

  • IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah! Airlangga Ungkap Pemicu Sebenarnya

    IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah! Airlangga Ungkap Pemicu Sebenarnya

    Jakarta, Beritasatu.com – Gejolak pasar keuangan Indonesia kembali mencuat seusai IHSG anjlok hingga 9,19% dan rupiah melemah yang sempat menyentuh Rp 17.000 per dolar AS pada Selasa (8/4/2025). Perdagangan saham pun dihentikan sementara (trading halt) akibat penurunan tajam sejak sesi pembukaan.

    Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, tren ekonomi Indonesia masih positif, meskipun saat ini pasar sedang terdampak dinamika global.

    “IHSG masih negatif, tetapi pagi ini sudah mulai rebound dan berada dalam tren positif,” ungkap Airlangga dalam Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta.

    Airlangga juga menyoroti faktor eksternal yang memicu gejolak, seperti IHSG anjlok dan rupiah melemah pada perdagangan hari ini. Salah satunya kebijakan tarif impor resiprokal dari Presiden AS Donald Trump pada masa jabatan keduanya.

    Indonesia disebut-sebut terkena imbas dari kebijakan tersebut dengan tarif sebesar 32%. “Begitu Trump umumkan tarif baru, ketidakpastian ekonomi global langsung melonjak, dan ini berdampak ke semua negara, termasuk kita,” ujar Airlangga.

    Meski rupiah melemah signifikan, ia menyebut situasi Indonesia masih lebih baik dibanding negara lain. “Di Jepang misalnya, pelemahan sampai 50%. Kita masih relatif terjaga. Begitu juga cadangan devisa dan obligasi kita masih aman,” tambahnya.

    Airlangga juga menekankan, meski risiko resesi global meningkat, tingkat probabilitas Indonesia masuk resesi hanya sekitar 5%, yang menurutnya cukup rendah.

    “Kondisi global memang tidak stabil, tetapi ekonomi kita tetap kuat. Kita terus monitor dan siap hadapi segala skenario,” pungkasnya terkait IHSG anjlok dan rupiah melemah pada perdagangan hari ini.

  • IHSG Hari Ini Masih Tertekan setelah Alami Trading Halt

    IHSG Hari Ini Masih Tertekan setelah Alami Trading Halt

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini masih tertekan pada perdagangan, Selasa (8/4/2025). IHSG tercatat bergerak di rentang 5.882-6.035 setelah terjadi penghentian sementara perdagangan efek atau trading halt pada awal sesi I.

    IHSG hari ini tercatat berkurang 514 poin atau minus 7,90% hingga berada di level 5.996. Sebanyak 30 saham menguat, 627 saham melemah, dan 95 saham stagnan.

    Volume perdagangan hari ini mencapai 22,6 miliar lembar saham dan frekuensi mencapai 1,428 juta kali serta transaksi Rp 20 triliun.

    Seluruh saham sektoral catat penurunan. Sektor bahan baku turun tertinggi mencapai 10,54%, diikuti sektor teknologi melema 10,23%, konsumsi primer turun 8,82%, infrastruktur turun 8,35%, energi melemah 8,19%, dan transportasi melemah 8,35%.

    Kemudian, saham unggulan LQ45 juga melemah 9,09%, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 8,43%, dan Investor33 ambles 8,19%.

    Saat IHSG hari ini turun, mayoritas besar bursa Asia menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik signifikan 1.876 poin (6,03%) ke 33.012,6, Hang Seng Hong Kong menguat 1,51% ke 20.127,679, dan SSE Composite China naik 1,58% ke 3.145,55. Sementara, Straits Times Singapura turun 1,40% ke 3.490,78.

  • Kinerja Positif 2024, ROTI Bagikan Dividen Rp 450 Miliar

    Kinerja Positif 2024, ROTI Bagikan Dividen Rp 450 Miliar

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen Sari Roti akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 450 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini disahkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (8/4/2025).

    Dividen tersebut setara dengan Rp 79,44 per saham dan akan dibagikan pada 28 April 2025. Pembagian dividen ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kinerja keuangan perseroan yang solid sepanjang tahun 2024.

    Selama 2024, ROTI mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 3,9 triliun, didorong oleh pertumbuhan dari seluruh lini bisnis, seperti Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, dan Indosari Food Solutions.

    Efisiensi operasional serta penurunan biaya bahan baku turut menopang pertumbuhan EBITDA menjadi Rp 721 miliar dengan margin 18,3%. Laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp 363 miliar, naik 8,8% dibanding tahun sebelumnya.

    Dalam RUPST yang sama, selain setujui dividen ROTI, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.

    Benny Setiawan Santoso diangkat sebagai presiden komisaris menggantikan. Devid Desfreed Kennedy ditunjuk sebagai komisaris menggantikan Jaka Prasetya dan Sik Wei Tjien menggantikan Jusuf Arbianto sebagai komisaris independen. Wendy Sui Cheng Yap tetap menjabat sebagai presiden direktur, didampingi oleh Arlina Sofia, Arief Alfanto, dan Indrayana.

    Selain bagikan dividen ROTI dan tunjuk direksi baru, perseroan juga memberikan apresiasi atas pengabdian Jaka Prasetya, Jusuf Arbianto Tjondrolukito, dan Ida Apulia Simatupang yang telah menyelesaikan masa jabatannya di jajaran manajemen.

  • Tak Ada yang Ajukan Keberatan

    Tak Ada yang Ajukan Keberatan

    Cirebon, Beritasatu.com – Ribuan karyawan PT Yihong Novatex Indonesia di Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, terpaksa kehilangan pekerjaan setelah perusahaan melakukan penghentian kegiatan usaha dan mem-PHK karyawan.

    Langkah ini diambil menyusul aksi mogok kerja yang berlangsung selama empat hari dan berujung pada pembatalan seluruh pesanan (order) dari para buyer.

    Pengacara PT Yihong Novatex Indonesia Muhammad Hafidz menjelaskan, PHK ini bukan dilakukan secara sepihak, melainkan sebagai dampak langsung dari situasi yang tak terelakkan akibat aksi buruh yang disebut tidak sesuai prosedur.

    “Awalnya hanya tiga pekerja yang dipanggil karena masa kontraknya (PKWT) akan segera berakhir. Namun, hal ini langsung memicu reaksi besar. Aksi mogok kerja dilakukan secara spontan dan terorganisir sejak 1 Maret 2025. Akibatnya, buyer menarik seluruh order dari tanggal 3 hingga 7 Maret,” jelas Hafidz kepada Beritasatu.com, Selasa (8/4/2025)

    Hafidz menegaskan, PT Yihong telah memenuhi kewajiban sesuai nota pengawasan dari Dinas Ketenagakerjaan, termasuk pembayaran hak-hak pekerja, seperti gaji Maret, cuti tahunan, THR, hingga kompensasi PHK.

    “Kami sudah memberikan kesempatan kepada pekerja untuk mengajukan keberatan secara tertulis sesuai undang-undang, tetapi sampai batas waktu 17 Maret tidak ada yang mengajukan. Jadi kami anggap proses PHK ini sah dan sudah diterima,” tambahnya.

    Meski demikian, Hafidz menyatakan bahwa perusahaan sedang berusaha bangkit kembali.

    “Kami sedang menjajaki peluang kerja sama baru, bahkan sebagian besar order dari pabrik kami di China dan Vietnam berencana dialihkan ke Indonesia. Rekrutmen ke depan akan dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja, dengan memprioritaskan warga lokal dari Kanci dan Buntet,” ucapnya Hafidz terkait PHK karyawan PT Yihong.