Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • IHSG Sesi I Hari Ini Naik Hampir 2 Persen

    IHSG Sesi I Hari Ini Naik Hampir 2 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) sesi I hari ini ditutup menguat hampir 2% pada perdagangan bursa, Senin (14/4/2025). IHSG sesi I hari ini bergerak pada rentang 6.225-6.390.

    IHSG sesi I hari ini tercatat menguat 120 poin atau 1,92% hingga mencapai level 6.382.  Sebanyak 475 saham menguat, 140 saham melemah, dan 184 saham stagnan.

    Volume perdagangan IHSG sesi I hari ini mencapai 10,4 miliar lembar saham dengan transaksi mencapai Rp 7 triliun dan frekuensi mencapai 728.419 kali.

    Saat IHSG hari ini menguat, seluruh saham sektoral catat kenaikan. Sektor bahan baku memimpin dengan kenaikan 4,48%, diikuti energi menguat 3,91%, properti bertambah 3,74%, dan infrastruktur menguat 2,42%.

    Kemudian, saham sektoral lain yang menghijau, yakni konsumsi primer naik 2,86%, konsumsi nonprimer bertambah 2,86%, industri naik 2,48%, dan kesehatan menguat 2,26%.

    Saat IHSG hari ini menguat, saham unggulan dalam indeks LQ45 menguat 1,62%, Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 4,12%, dan Investor33 menguat 0,94%.

    Reliance Sekuritas memprediksi IHSG hari ini menguat dan bergerak pada rentang support di 6.149 dan resistance 6.311.

    Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengatakan, candle IHSG berbentuk white spinning top, di atas MA5 serta indikator Stochastic dalam keadaan golden cross.

    “Dengan demikian, kami proyeksikan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (14/4/2025).

  • Indonesia Siap Hadapi Tarif Trump, Delegasi Dikirim ke AS

    Indonesia Siap Hadapi Tarif Trump, Delegasi Dikirim ke AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Indonesia bersiap merespons kebijakan tarif baru yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

    Dalam rapat koordinasi teknis terbatas, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menyampaikan posisi resmi Indonesia kepada otoritas AS.

    Menurut Airlangga, pada tanggal 16 hingga 23 April mendatang, sejumlah menteri akan berangkat ke Washington DC atas penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

    Delegasi tersebut akan melakukan pertemuan penting dengan berbagai pejabat tinggi AS, termasuk perwakilan dari United States Trade Representative (USTR), Kementerian Perdagangan (Secretary of Commerce), Kementerian Luar Negeri (Secretary of State), dan Kementerian Keuangan AS (Secretary of Treasury).

    “Menteri luar Negeri sudah ke Washington dan besok saya Bu Mari Elka Pangestu serta Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan bertolak ke Washington juga. Kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani juga karana ada pertemuan World Bank,” ujar Airlangga dalam keterangan pers, Senin (14/4/2025).

    Airlangga menambahkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapat kesempatan pertama untuk diundang dan berdialog langsung dengan pemerintah AS terkait kebijakan tarif.

    Hal ini terjadi setelah pemerintah Indonesia secara resmi bersurat kepada tiga kementerian terkait di AS, dan telah diberikan tanggapan positif untuk melanjutkan pembicaraan.

    Dalam menghadapi dinamika perdagangan ini, pemerintah tengah mempersiapkan dokumen non-paper yang cukup komprehensif.

    “Dokumen tersebut memuat sejumlah isu strategis, seperti tarif, hambatan non-tarif, investasi, serta usulan kerja sama resiprokal yang diharapkan Indonesia. Semua isu terkait perdagangan, investasi, dan keuangan akan dijawab secara tuntas dalam pertemuan tersebut,” jelas Airlangga.

    Airlangga juga menyinggung pentingnya mengantisipasi dampak dari selisih nilai ekspor dan impor (delta) yang ditimbulkan akibat tarif tersebut, termasuk memastikan perlindungan terhadap perusahaan Indonesia yang berinvestasi di AS maupun sebaliknya.

    “Seluruh keputusan nanti akan bergantung kepada pembicaraan nanti di Washington,” pungkas Airlangga terkait tarif AS.
     

  • Keyakinan FORE IPO di Tengah Gejolak Ekonomi Global

    Keyakinan FORE IPO di Tengah Gejolak Ekonomi Global

    Jakarta, Beritasatu.com – PT FORE Kopi Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Senin (14/4/2025), dengan kode saham FORE.

    Perusahaan yang dikenal dengan gerai kopi Fore Coffee ini menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 188 per lembar, dan melepas sebanyak 1,88 miliar lembar saham.

    Dengan jumlah tersebut, FORE berpotensi mengantongi dana segar senilai Rp 353,44 miliar dari proses IPO.

    Komisaris Utama FORE Wilson Cuaca mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme para investor terhadap saham FORE. Ia menyebutkan bahwa saham perusahaan mengalami oversubscribe hingga 200,63 kali, dengan jumlah investor ritel mencapai 114.873 orang.

    “Ternyata antusiasmenya sangat tinggi. Kita lihat ada 114.000 investor yang masuk, baik dari ritel maupun institusi. Ini menunjukkan produk kami dikenal dan para investor menaruh harapan besar pada kami. Dan itu yang akan terus kami jaga,” ujar Wilson kepada awak media seusai seremoni IPO FORE di Gedung BEI, Jakarta, Senin (14/4/2025).

    Wilson juga menjelaskan keyakinannya membawa FORE melantai di bursa, meskipun saat ini kondisi ekonomi global tengah diliputi ketidakpastian.

    “Fundamental FORE sangat baik. Investor kami tidak melakukan exit. FORE bertekad untuk tumbuh secara bertanggung jawab. Kami tidak membakar uang. Ada persepsi bahwa startup selalu bakar uang, padahal tidak selalu demikian,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa dana yang diperoleh dari IPO bukan untuk melunasi utang atau memenuhi kebutuhan jangka pendek, melainkan untuk ekspansi bisnis jangka panjang. Dengan dasar fundamental yang kuat, menurutnya, FORE tetap percaya diri melaksanakan IPO dalam kondisi pasar yang penuh tantangan.

    Wilson juga menegaskan bahwa IPO ini bukan merupakan strategi keluar (exit strategy) bagi para pemegang saham utama. Ia memastikan bahwa pemegang saham pengendali berkomitmen untuk melakukan lock-in selama satu tahun ke depan.

    Sebagai informasi, dana hasil IPO FORE akan digunakan untuk ekspansi jaringan gerai Fore Coffee. Perusahaan menargetkan membangun sekitar 140 outlet baru di seluruh Indonesia dalam 2 tahun ke depan, guna memperkuat posisi pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen.

  • Perang Tarif AS-China Bisa Jadi Berkah bagi Pasar Modal Indonesia

    Perang Tarif AS-China Bisa Jadi Berkah bagi Pasar Modal Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Pandu Sjahrir, menilai ketegangan perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan China memberikan dampak luas terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Namun, di balik tantangan perang tarif AS-China tersebut, tersimpan peluang besar bagi pasar modal dan investasi nasional.

    Pandu menjelaskan penerapan tarif timbal balik oleh AS, termasuk tarif sebesar 32% terhadap sejumlah produk asal Indonesia, memang menimbulkan tantangan tersendiri. Namun, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengecualikan produk elektronik dari daftar tarif, serta rencana pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping, menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasar global.

    “Pasar modal Indonesia langsung merespons positif. Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik hampir 1% pada keesokan harinya. Ini seperti blessing in disguise bagi Indonesia,” ujar Pandu saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (14/4/2025).

    Ia menambahkan tensi geopolitik akibat perang tarif AS-China menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat pembenahan struktural, termasuk deregulasi dan penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif. Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dinilai sebagai strategi yang tepat untuk menghadapi ketidakpastian global.

    Menurut Pandu, ketidakpastian ekonomi global juga mendorong minat investor asing, terutama dari Amerika Serikat, untuk melirik peluang di Indonesia. Banyak investor besar, baik di sektor publik maupun privat, saat ini sedang menjajaki peluang kerja sama investasi.

    “Mereka mulai mencari return menarik di tengah situasi global yang tidak menentu akibat perang tarif AS-China. Indonesia dinilai memiliki stabilitas politik yang baik serta kebijakan ekonomi yang cukup kuat. Fokus pemerintah pada ketahanan pangan dan energi juga menjadi daya tarik tersendiri,” pungkas Pandu.

  • Stok Emas Langka? Antam Buka Fakta Saat Permintaan Melonjak

    Stok Emas Langka? Antam Buka Fakta Saat Permintaan Melonjak

    Jakarta, Beritasatu.com –  PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan emas batangan bagi masyarakat, terutama di tengah tren kenaikan harga emas yang mendorong lonjakan permintaan.

    Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, perusahaan selalu berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap emas batangan, meskipun situasi pasar sedang mengalami peningkatan aktivitas transaksi.

    “Kami memahami bahwa tingginya minat beli emas di saat harga naik dapat menyebabkan peningkatan permintaan. Antam senantiasa berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan emas batangan masyarakat,” ujar Syarif dalam keterangan resminya, Senin (14/4/2025).

    Ia menambahkan, keterlambatan pengisian stok di beberapa lokasi bukan disebabkan oleh kekosongan pasokan, melainkan karena tingginya volume transaksi yang terjadi dalam waktu singkat.

    “Sebagai perusahaan yang mengutamakan pelayanan kepada pelanggan, Antam terus berupaya menjaga ketersediaan stok emas batangan melalui koordinasi dengan seluruh jaringan distribusi, termasuk butik emas Logam Mulia,” jelasnya.

    Untuk mempermudah akses masyarakat terhadap produk emas batangan, Antam juga mendorong penggunaan aplikasi digital resmi milik perusahaan, yaitu Antam Logam Mulia.

    Aplikasi ini tidak hanya menyediakan fasilitas pembelian emas, tetapi juga mendukung layanan jual kembali (buyback) dan pencetakan fisik emas.

    Syarif menjelaskan, melalui fitur Brankas di dalam aplikasi tersebut, pelanggan dapat berinvestasi dalam emas fisik digital tanpa harus menyimpan logam mulia secara langsung di rumah.

    “Keunggulan utama dari Brankas adalah pelanggan tidak perlu menyimpan sendiri emas fisiknya. Emas disimpan dalam ekosistem perdagangan emas fisik digital Antam yang telah diregulasi oleh Kementerian Perdagangan melalui Bappebti,” terangnya.

    Ia juga menyebut, kemudahan akses menjadi keunggulan lain dari layanan ini, karena pelanggan dapat melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja secara lebih fleksibel dan aman.

    Lebih lanjut, Antam akan terus memperkuat rantai pasok dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan ketersediaan emas batangan tetap terjaga, terlebih di tengah dinamika pasar yang cepat berubah.

    “Kami akan terus memperkuat sistem distribusi agar stok tetap aman dan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap produk kami tanpa kendala,” tutup Syarif terkait lonjakan permintaan emas Antam.

  • Banyak Sentimen, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat Tipis

    Banyak Sentimen, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat Tipis

    Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan, Senin (14/4/2025) di pasar spot exchange. Mata uang Garuda di Bloomberg hingga pukul 09.16 WIB tercatat naik sebesar 12,5 poin atau 0,07% ke level Rp 16.783 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di Rp 16.796 per dolar AS.

    Penguatan tipis ini mencerminkan adanya dorongan positif dari sentimen global maupun domestik, meskipun tekanan dari faktor eksternal seperti ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed dan ketegangan geopolitik masih membayangi pergerakan rupiah.

    Pelaku pasar cenderung wait and see menjelang rilis data ekonomi penting dari AS dan China pekan ini, termasuk data inflasi dan neraca perdagangan.

    Di sisi lain, Bank Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi pasar dan kebijakan moneter yang akomodatif.

    Meski penguatan nilai tukar rupiah pagi ini tergolong terbatas, pergerakan ini menunjukkan respons pasar yang relatif stabil dalam menghadapi dinamika global. 

  • Pasar Asia Pasifik Menguat Usai Tarif Elektronik Konsumen AS Dicabut

    Pasar Asia Pasifik Menguat Usai Tarif Elektronik Konsumen AS Dicabut

    Jakarta, Beritasatu.com – Pasar Asia Pasifik dibuka menguat pada Senin (14/4/2025), menyusul keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mencabut tarif terhadap sejumlah produk elektronik konsumen. Kebijakan tersebut diambil oleh Presiden AS Donald Trump dan langsung memicu peningkatan sentimen risiko di pasar global.

    Melansir CNBC International, Senin (14/52025), di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 melonjak 1,82% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix naik 1,77%.

    Sinyal positif juga terlihat di pasar Asia Pasifik lainnya, seperti Korea Selatan, dengan indeks Kospi naik 1,29% dan Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil menguat 1,22%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 mencatat kenaikan sebesar 0,72%.

    Sementara itu, kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong diperdagangkan di level 21.059, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya pada 20.914,69 di hari Jumat (11/4/2025), yang menunjukkan potensi pembukaan yang lebih solid.

    Menurut dokumen dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS yang dirilis Jumat (11/4/2024) malam, sejumlah produk, seperti ponsel pintar, komputer, semikonduktor, dan komponen lainnya dikecualikan dari tarif.

    Namun, Presiden Trump bersama Menteri Perdagangan Howard Lutnick pada Minggu (13/4/2025) menyatakan bahwa pengecualian ini bersifat sementara, sehingga menciptakan ketidakpastian baru.

    Trump menambahkan lewat unggahan di Truth Social bahwa produk-produk tersebut tetap dikenai “Tarif Fentanil” sebesar 20%, hanya saja kini masuk dalam kelompok tarif yang berbeda. Beberapa negara di kawasan pasar Asia Pasifik pun sedang mempersiapkan negosiasi dagang dengan AS dalam waktu dekat.

    Trump disebut tengah menjajaki perundingan dengan Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan India. Mengutip laporan Politico, AS memprioritaskan mitra dagang strategis untuk menyeimbangkan kekuatan dengan China.

    Di sisi lain, perwakilan Jepang Akazawa Ryosei dijadwalkan mengunjungi Washington minggu ini untuk bertemu Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, menurut penyiar lokal NHK.

    Bursa saham AS juga ditutup menguat pada akhir pekan lalu, didorong oleh pernyataan dari Gedung Putih bahwa Trump optimistis China akan membuka peluang kerja sama.

    Indeks S&P 500 naik 1,81% ke 5.363,36, Dow Jones menguat 619,05 poin atau 1,56% ke 40.212,71, dan Nasdaq Composite naik 2,06% ke 16.724,46.

    Kebijakan terbaru ini berpotensi memperkuat dinamika perdagangan dan menjadi sentimen positif bagi pasar Asia Pasifik dalam beberapa waktu ke depan.

  • IHSG Hari Ini Menguat setelah Dibuka di Zona Merah

    IHSG Hari Ini Menguat setelah Dibuka di Zona Merah

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan bursa, Senin (14/4/2025 dibuka menguat. IHSG hari ini berbalik arah setelah dibuka di zona merah di level 6.225.

    Berdasarkan RTI, IHSG hari ini hingga pukul 09.10 WIB naik 42,7 poin atau 0,68% hingga mencapai level 6.304. IHSG sesi I bergerak pada rentang 6.625-6.307.

    Sebanyak 343 saham menguat, 106 saham melemah, dan 170 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 1,836 miliar lembar saham dan frekuensi mencapai 122.339 kali dengan transaksi Rp 1,6 triliun.

    Reliance Sekuritas memprediksi IHSG hari ini menguat dan bergerak pada rentang support di 6.149 dan resistance 6.311.

    Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengatakan, candle IHSG berbentuk white spinning top, di atas MA5 serta indikator Stochastic dalam keadaan golden cross. 

    “Dengan demikian, kami proyeksikan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (14/4/2025).

    Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan untuk perdagangan IHSG hari ini, yaitu UNVR, INCO, INDY, dan NCKL
     

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 8.000 Jadi Rp 1,896 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 8.000 Jadi Rp 1,896 Juta Per Gram

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi turun pada perdagangan hari ini, Senin (14/4/2025). Data dari laman Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram kini dibanderol Rp 1.896.000, turun Rp 8.000 dari posisi sebelumnya di Rp 1.904.000 per gram.

    Harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga menurun, menjadi Rp 1.746.000 per gram.

    Berikut ini daftar harga emas batangan Antam hari ini:

    0,5 gram: Rp 998.0001 gram: Rp 1.896.0002 gram: Rp 3.732.0003 gram: Rp 5.573.0005 gram: Rp 9.255.00010 gram: Rp 18.455.00025 gram: Rp 46.012.00050 gram: Rp 91.945.000100 gram: Rp 183.812.000250 gram: Rp 459.265.000500 gram: Rp 918.320.0001.000 gram: Rp 1.836.600.000

    Sebagai informasi, pajak terkait emas batangan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Di mana pembelian emas dikenai PPh Pasal 22. Nilainya 0,45% jika memiliki NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP (setiap transaksi disertai bukti potong pajak)

    Untuk transaksi penjualan kembali (buyback) emas Antam, termasuk untuk harga emas hari ini, transaksi senilai di atas Rp 10 juta pajaknya 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP (Pajak langsung dipotong dari nilai transaksi)

  • Tarif Impor Trump Juga Bisa Guncang Keamanan Internasional

    Tarif Impor Trump Juga Bisa Guncang Keamanan Internasional

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang juga Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menilai kebijakan tarif impor pemerintahan Donald Trump berpotensi mengguncang sistem perdagangan global sekaligus mengganggu stabilitas keamanan internasional.

    Menurut AHY, kebijakan tarif impor Trump dapat mendorong dunia menuju fragmentasi blok ekonomi-politik baru. Ia mengkhawatirkan munculnya aliansi tandingan apabila banyak negara memilih berhadap-hadapan dengan Amerika Serikat. Aliansi-aliansi baru ini, lanjutnya, bisa berkembang menjadi kutub kekuatan yang saling bersaing di berbagai sektor.

    “Bukan hanya dalam perdagangan, tetapi juga dalam pengaruh strategis dan militer. Polarisasi ini bisa memperparah konflik regional yang sudah ada, termasuk di kawasan Asia Pasifik,” ujar AHY dalam sambutannya pada panel discussion The Yudhoyono Institute di Jakarta, Minggu (13/4/2025).

    AHY menambahkan, dinamika internasional saat ini tidak lagi dibangun atas dasar kesetaraan dan rasa saling percaya. Sebaliknya, relasi global semakin didominasi oleh kekuatan sepihak. Ketegangan di berbagai kawasan seperti perang Rusia-Ukraina, eskalasi krisis di Gaza dan Iran, serta konflik Laut Tiongkok Selatan menjadi contoh nyata.

    “Situasi ini bisa menjadi jauh lebih berbahaya. Dunia harus bersiap dengan skenario terburuk, yakni pecahnya perang terbuka di sejumlah kawasan,” tegas AHY.

    Dalam konteks ini, AHY mengapresiasi langkah strategis Presiden Prabowo Subianto yang menerapkan dual track diplomacy. Presiden Prabowo disebut telah mengirim tim negosiator ke Washington DC, sekaligus memperkuat komunikasi dengan para pemimpin ASEAN dan dunia internasional lainnya.

    “Inilah wajah diplomasi strategis yang adaptif, tanggap terhadap situasi global. Diplomasi yang tidak reaktif, tetapi juga tidak pasif,” puji AHY terkait langkah indonesia merespons tarif impor Trump.