Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Harga Emas Turun dari Rekor Tertinggi karena Trump Sedikit Melunak

    Harga Emas Turun dari Rekor Tertinggi karena Trump Sedikit Melunak

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia turun pada Senin (14/4/2025) setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi, seiring membaiknya sentimen risiko di pasar global. 

    Penurunan ini terjadi setelah Gedung Putih sedikit melunak dengan memberikan pengecualian terhadap ponsel pintar dan komputer dari tarif impor tinggi terhadap produk China.

    Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot tercatat turun 0,7% menjadi US$ 3.213,69 per troy ons setelah  sempat mencapai rekor tertinggi US$ 3.245,42. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 0,6% di level US$ 3.226,30 per ounce.

    “Ada sedikit peralihan ke perdagangan aset berisiko yang membuat harga emas turun dari level tertingginya baru-baru ini, meski secara keseluruhan kondisi pasar masih mendukung emas,” ujar Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

    Sentimen risiko di pasar keuangan global meningkat setelah AS mengecualikan beberapa produk elektronik dari tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

    “Pengecualian ini mungkin telah mengurangi permintaan aset safe haven seperti emas,” kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam di Zaner Metals.

    Meski demikian, ketidakpastian yang terus berlangsung terkait kebijakan perdagangan dan tarif, pelemahan dolar AS, serta turunnya imbal hasil obligasi tetap menjadi faktor yang mendukung harga emas.

    Presiden Trump juga menyatakan bahwa tarif baru terhadap semikonduktor impor akan diumumkan dalam waktu dekat, yang membuat pelaku pasar tetap waspada.

    Sementara itu, indeks dolar AS melemah dan berada dekat level terendah dalam tiga tahun terakhir terhadap mata uang utama lainnya. Kondisi ini turut memengaruhi harga emas, meskipun pada awak pekan turun dari rekor tertinggi.

  • Belanda, China, dan Korsel Lirik Proyek Tanggul Laut Raksasa Indonesia

    Belanda, China, dan Korsel Lirik Proyek Tanggul Laut Raksasa Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Proyek strategis nasional (PSN) tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) rupanya bukan cuma menarik perhatian Belanda, dua raksasa Asia, yakni China dan Korea Selatan juga menunjukkan minat untuk ikut andil dalam megaproyek ini.

    Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebutkan, ketertarikan kedua negara tersebut telah disampaikan dalam rapat bersama Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, sebelum menggandeng investor asing, pemerintah tengah merampungkan detail engineering design (DED) yang ditarget selesai pada akhir 2025.

    “Kemarin disampaikan oleh Pak Menko Infrastruktur, China dan Korea Selatan juga tertarik. Sebenarnya cukup banyak yang berminat, tetapi kita perlu merampungkan format kerja sama dan teknisnya dahulu,” ujar Dody, Senin (14/3/2025).

    Tak hanya soal investasi, Indonesia juga menggandeng Belanda yang sudah lebih dahulu dikenal sebagai negara ahli pengelolaan air terkait proyek tanggul laut raksasa. Negeri Kincir Angin tersebut telah menyiapkan pinjaman lunak sebesar €300 juta atau sekitar Rp 5,7 triliun untuk mendukung pembangunan tanggul laut.

    Dody menjelaskan, proyek tanggul raksasa ini merupakan salah satu proyek prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi pesisir Pantai Utara Jawa dari ancaman rob, abrasi, dan penurunan muka tanah.

    Di sisi lain, Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen mengungkapkan, Invest International juga siap menggelontorkan dana untuk mendanai proyek-proyek air, energi terbarukan, dan pengelolaan sampah di Indonesia. Termasuk di dalamnya perlindungan pesisir Demak dan Cirebon lewat program Giant Sea Wall.

    Kerja sama Indonesia dan Belanda di bidang pengelolaan air sendiri sudah berjalan sejak 2000 dan saat ini telah memasuki fase kelima yang berlaku hingga 2027.

    Dengan ketertarikan dari berbagai negara besar, pemerintah optimis proyek tanggul laut raksasa ini bisa menjadi langkah penting dalam penguatan pertahanan pesisir sekaligus mendorong investasi strategis di Indonesia.

  • Pemerintah Sebut Relaksasi TKDN Tak Akan Bikin Investor Kabur

    Pemerintah Sebut Relaksasi TKDN Tak Akan Bikin Investor Kabur

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah meyakinkan publik soal rencana relaksasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tidak akan membuat investor hengkang dari Indonesia. Pemerintah menilai relaksasi ini justru bisa membuka peluang baru meski kebijakan ini menuai kekhawatiran akan membanjirnya produk impor dan tergerusnya daya saing industri lokal.

    Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menegaskan, kebijakan pelonggaran TKDN masih dalam tahap pemikiran matang dan tidak serta-merta berdampak negatif pada iklim investasi di Tanah Air.

    “Enggak juga (berpengaruh ke investasi yang kabur), relaksasi TKDN ini terjadi kan sebenarnya bisa ekstensifikasi fiskal dan lain-lain,” ujarnya di Jakarta, Senin (14/3/2025).

    Todotua menyebut, langkah ini merupakan bagian dari strategi membuka ruang yang lebih luas bagi pertumbuhan investasi, termasuk sektor information and communication technology (ICT).

    Meski demikian, sejumlah ekonom mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan ini. Ekonom dari Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengkritisi rencana relaksasi TKDN yang dinilai bisa memperbesar ketergantungan Indonesia pada produk asing dan mengancam industri lokal.

    “Relaksasi ini hanya akan memperlebar banjir impor, mematikan industri lokal, dan menambah ketergantungan struktural terhadap produk asing,” tegas Syafruddin.

    Menurutnya, TKDN bukan sekadar aturan angka, melainkan simbol tekad untuk memperkuat kemampuan produksi dalam negeri, memperluas lapangan kerja, dan memperkokoh rantai pasok nasional. Ia juga menyoroti pentingnya timbal balik yang adil, terutama bila relaksasi dilakukan atas tekanan negara mitra, seperti Amerika Serikat.

    Syafruddin menilai kebijakan pelonggaran tanpa perhitungan matang bisa melemahkan kedaulatan ekonomi Indonesia secara perlahan, terutama jika dilakukan hanya untuk meredam ketegangan dalam perang dagang global.

    Pemerintah sendiri tetap optimis kebijakan relaksasi TKDN tidak akan merugikan industri dalam negeri, selama implementasinya dirancang dengan mempertimbangkan keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan perlindungan industri nasional.

  • Kopdes Merah Putih Solusi Hilangkan Tengkulak, Jatim Siap Jadi Pionir

    Kopdes Merah Putih Solusi Hilangkan Tengkulak, Jatim Siap Jadi Pionir

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam upaya mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat desa, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menggelar rapat strategis bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah bupati dari wilayah Jawa Timur di Jakarta, Senin (14/4/2025). Pertemuan ini membahas pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kopkel) sebagai langkah nyata untuk memperkuat ekonomi desa dan memutus rantai tengkulak.

    “Gubernur kita sangat proaktif. Seharusnya memang seperti itu, tidak menunggu, tapi menjemput bola agar daerah dan masyarakatnya bisa lebih cepat mengikuti program pusat,” ujar Menko Pangan Zulkifli.

    Koperasi ini, lanjut Zulkifli, akan menjadi milik masyarakat desa atau kelurahan, dan dapat dijalankan melalui koperasi yang sudah ada maupun dibentuk baru atas keputusan warga. Fungsinya pun luas mulai dari distribusi sembako, layanan klinik kesehatan, penyaluran LPG 3 kg, penyalur bantuan pangan, hingga pembiayaan mikro seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

    “Nanti pupuk langsung dari pabrik ke koperasi, tidak ada lagi makelar. Minyak goreng pun langsung dari produsen ke koperasi. Tidak ada ruang untuk permainan harga, karena koperasi ini milik rakyat desa sendiri,” tegasnya.

    Sementara itu, Gubernur Khofifah menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan kesiapan Jawa Timur sebagai daerah percontohan.

    “Jawa Timur siap jadi pionir,” ujarnya. 

    Menurutnya, program ini tidak hanya mempercepat distribusi, tapi juga memberikan efisiensi tinggi dan harga yang lebih murah bagi masyarakat di lini terbawah.

    “Kalau rantai pasok bisa dipotong, maka harga barang jadi lebih murah dan terjangkau. Ini memberikan multiplier effect yang positif, baik untuk ekonomi maupun kesejahteraan warga,” tambah Khofifah.

    Di sisi lain, Zulkifli Hasan juga menyampaikan dukungan penuh terhadap arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pendirian Kopdes Merah Putih sebagai program unggulan nasional bersama program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Sebagai bagian dari grand design ekonomi kerakyatan, lebih dari 80.000 unit Kopdes Merah Putih ditargetkan berdiri di seluruh Indonesia. Fasilitas pendukung seperti armada truk pengangkut hasil tani dan ruang penyimpanan panen juga akan disiapkan agar koperasi bisa mandiri dan profesional.

    Dengan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, serta komitmen kuat dari daerah seperti Jawa Timur, program Kopdes Merah Putih diyakini bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa yang tangguh dan adil.

  • PLN dan Masdar Tandatangani MoU Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di Indonesia

    PLN dan Masdar Tandatangani MoU Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di Indonesia

    Abu Dhabi, Beritasatu.com – PT PLN (Persero) bersama dengan perusahaan energi baru dan terbarukan (EBT) asal Uni Emirat Arab Masdar menjajaki kerja sama pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (8/4) bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

    Ruang lingkup MoU ini mencakup explorasi potensi pengembangan proyek floating solar di waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Proyek ini akan mengoptimalkan potensi sumber daya surya di Indonesia yang melimpah dengan media lahan air guna menghasilkan energi bersih, serta mempercepat transisi menuju energi yang rendah karbon.

    Waduk Jatigede yang terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang akan dikembangkan menjadi proyek PLTS terapung melalui kerja sama PLN dengan Masdar.

    Selain MoU tersebut, pada kesempatan yang sama PLN dan Masdar juga menandatangani Principles of Agreement untuk menjajaki potensi perluasan kapasitas proyek PLTS Terapung Cirata. Sebelumnya PLTS Terapung Cirata telah resmi beroperasi sejak November 2023 dengan kapasitas 192 Megawatt peak (MWp), dan saat ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam penyediaan energi bersih bagi sekitar 50.000 rumah tangga serta mengurangi emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

    Foto tampak udara PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. PLN tengah melakukan kajian bersama Masdar untuk potensi ekspansi pembangkit ramah lingkungan tersebut.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan PLN terus berkomitmen terhadap transisi energi di Indonesia. Upaya ini salah satunya dilakukan melalui kolaborasi global, dalam hal ini dengan Masdar.

    “PLN berkomitmen penuh memimpin transisi energi di Indonesia. Kolaborasi dengan Masdar ini merupakan bukti nyata dari upaya bersama menanggulangi krisis iklim global. Melalui peningkatan kapasitas energi terbarukan, kami tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga menguatkan kedaulatan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Darmawan.

    Darmawan menambahkan, PLN terus aktif menjalin kerja sama internasional untuk mengakselerasi transisi energi, upaya kolaborasi ini mencakup berbagai aspek seperti pendanaan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.

    Sementara itu Chief Executive Officer Masdar, Mohamed Jameel Al Ramahi turut menyampaikan apresiasinya atas kerja sama strategis dengan PLN dan peluang pengembangan lebih lanjut di Indonesia.

    “Proyek Jatigede ini akan memperkuat kolaborasi kami dengan PLN, dan dengan rencana perluasan proyek Cirata yang telah mencetak rekor ini, akan memungkinkan kami untuk terus membangun keahlian dalam mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung. Perjanjian ini juga menunjukkan komitmen berkelanjutan kami untuk mendukung target energi terbarukan Indonesia yang ambisius. Kami menantikan untuk terus membangun kemitraan yang sudah kuat dengan PLN guna menjajaki pengembangan proyek energi terbarukan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Jameel.

    Kerja sama ini sekaligus menegaskan upaya kolaborasi global untuk mengatasi perubahan iklim, dalam hal ini antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab. PLN terus berinovasi dalam menghadirkan solusi energi berkelanjutan demi mendukung target pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat. Kerja sama dengan mitra global seperti Masdar menjadi bagian penting dari strategi PLN dalam meningkatkan kapasitas energi hijau dan memperkuat ketahanan energi nasional.

  • Tutup Satgas Idulfitri, Pertamina: Distribusi Energi Berjalan Lancar

    Tutup Satgas Idulfitri, Pertamina: Distribusi Energi Berjalan Lancar

    Jakarta, Beritasatu.com – Pertamina Group resmi menutup Satgas Ramadan dan Idulfitri yang telah bertugas sejak 17 Maret hingga 14 April 2025 dan distribusi energi di lapangan berjalan dengan lancar. 

    “Hasil di lapangan dan juga dari laporan yang diterima oleh masyarakat secara umum, Satgas Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina Grup dapat berjalan dengan lancar dan aman,” kata VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso dalam konferensi pers di Kantor Graha Pertamina, Jakarta Pusat, Senin (14/4/2025). 

    Kemudian dari masing-masing supporting mulai dari mulai subholding upstream melalui Pertamina Hulu Energi mampu menjaga produksi dan lifting migas domestik dalam kondisi optimal yaitu dengan rata-rata produksi minyak sebanyak 400 ribu barel per hari dan gas sebanyak 2.500 MMSCFD.

    Selanjutnya dari subholding refinery and petrochemical, Kilang Pertamina Internasional juga mampu menjaga stok minyak mentah dalam kondisi aman dengan kapasitas pengolahan kilang juga sesuai dengan target dari kesiapan yaitu 1,1 juta barel per hari dan optimal operasi kilang sekitar 930.000  barel per hari. 

    “Kemudian di subholding integrated marine logistik Pertamina International Shipping Jumlah tonase selama Satgas yang telah dioperasikan sebanyak 341 kapal tanker dengan 300 rute domestik dan 41 rute internasional terjadi juga peningkatan shipment domestik sebesar 14,8% jika dibandingkan dengan Februari 2025,” ucapnya. 

    Dalam kesempatan yang sama, Pertamina Communication Officer, Ratih Triutami Wijayanti menyampaikan terkait jumlah konsumen pengguna My Pertamina, terjadi kenaikan rata volume per transaksi tercatat di dashboard digitalisasi SPBU pada periode Satgas 2025 sebesar 1% dibandingkan Satgas 2024. 

    Selain itu penggunaan aplikasi My Pertamina juga mengalami kenaikan transaksi sebesar 50% dibandingkan Satgas 2024. Ratih juga menyampaikan tentang layanan masa Satgas Ramadan IdulFitri 2025, Serambi My Pertamina dengan total pengunjung di 28 unit Serambi My Pertamina sejumlah 27.770 pengunjung, lima unit Serambi My Pertamina utama di Rest Area Tol Jawa sejumlah 18.989 pengunjung atau rata-rata 904 pengunjung per hari. 

    “Dan juga pengunjung tertinggi terjadi pada tanggal 29 Maret 2025 sejumlah 1.596 pengunjung,” tutur Ratih. 

    Hal lainnya yaitu jumlah masyarakat yang baru download aplikasi My Pertamina sejumlah 1.657 user dan juga lima fasilitas paling disukai pengunjung yaitu kursi pijat 16,5%, barbershop 14,7%, snack dan kopi gratis di 13,6%, sofa istirahat 12,3%, serta layanan kesehatan 10%. 

  • PGN Menang Lelang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi di Batam, Siap Perluas Jaringan dan Layanan

    PGN Menang Lelang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi di Batam, Siap Perluas Jaringan dan Layanan

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, telah resmi ditetapkan sebagai pemenang lelang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) Gas Bumi di Kota Batam oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 14/KD/Lelang/BPH Migas/Kom/2025.

    Keputusan ini menjadi langkah strategis bagi PGN dalam memperluas layanan gas bumi di Batam dan wujud dukungan PGN dalam perbaikan tata kelola gas bumi yang diinisiasi pemerintah.

    “PGN menyambut baik kepercayaan yang diberikan pemerintah. Kami berkomitmen memperluas infrastruktur dan layanan gas bumi, khususnya bagi sektor rumah tangga, industri, kelistrikan dan UMKM di Batam yang memiliki potensi ekonomi besar termasuk dukungan terhadap program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan jaringan gas bumi untuk rumah tangga,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman, Senin (14/4/2025).

    Anggota Komite BPH Migas Abdul Halim menyampaikan bahwa Badan Usaha pemenang lelang wajib ikut mengembangkan potensi industri dan masyarakat di Kota Batam.

    “Mereka memiliki hak dan kewajiban sesuai ketentuan, termasuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat serta komitmen untuk penambahan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sesuai dokumen penawaran,” ujarnya.

    BPH Migas menyebut, pengembangan WJD Batam telah sesuai dengan tata ruang wilayah dan termasuk dalam prioritas nasional untuk mendorong pemanfaatan energi bersih.

    “Gas bumi sudah digunakan di kawasan industri dan permukiman Batam sejak tahun 2003. Ke depan, pasokan dapat bersumber dari Blok Duyung, Anambas, hingga West Natuna,” imbuh Anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas.

    Untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus tumbuh, PGN juga mengoptimalkan berbagai sumber pasokan, termasuk gas dari regasifikasi LNG, sebagai solusi jangka panjang untuk keandalan pasokan gas bumi kepada pelanggan. Saat ini, PGN telah memiliki jaringan pipa sepanjang 273 kilometer di Batam, serta 20 meter regulator/station (MR/S) dan satu offtake station di Panaran. Infrastruktur ini menjangkau kawasan industri dan permukiman seperti Tanjung Uncang, Batamindo, Kabil, Batam Centre, Panbil, hingga Lubuk Baja.

    Layanan PGN di Batam mencakup 6 pembangkit listrik, 102 pelanggan komersial dan industri, 76 pelanggan kecil, serta 5.686 rumah tangga, dengan total konsumsi gas mencapai sekitar 96,9 BBTUD. Tahun ini, PGN menargetkan penambahan 4.000 sambungan rumah tangga baru dari total komitmen penambahan jumlah sambungan dalam dokumen penawaran sebesar +/- 16.000 pelanggan rumah tangga, industri & komersial selama periode pengembangan tahun 2025 – 2027.

    Upaya ini sejalan dengan alokasi belanja modal di tahun 2025 sebesar US$ 338 juta yang 67 persen difokuskan untuk pengembangan hilir, termasuk jargas, pipa Tegal–Cilacap, serta infrastruktur CNG dan LNG. Melalui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia, PGN juga menyediakan layanan gas bumi dalam bentuk CNG bagi wilayah yang belum terjangkau pipa, termasuk untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) di Batam.

    “Kami berharap kolaborasi antara PGN, pemerintah, dan pemangku kepentingan di Batam dapat semakin erat untuk mendorong pemanfaatan gas bumi secara optimal, demi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat serta mendukung Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi,” tutup Fajriyah.

  • Tembus 1 Juta Ton, Bulog Terus Optimalkan Penyerapan Manfaatkan Momentum Panen Raya

    Tembus 1 Juta Ton, Bulog Terus Optimalkan Penyerapan Manfaatkan Momentum Panen Raya

    Jakarta, Beritasatu.com – Bulog terus melaksanakan penugasan oleh pemerintah dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Penyerapan gabah dan beras memanfaatkan momentum panen raya di bulan April ini.

    Per hari ini Bulog telah mencapai angka penyerapan sebanyak 1 juta ton setara beras. Capaian dalam minggu ke-2 bulan April ini atas strategi yang dijalankan oleh Perum Bulog, mulai dari membentuk tim jemput gabah untuk turun langsung ke sawah dan melakukan penyerapan langsung gabah kering petani. Kemudian Bulog juga melakukan kerja sama melibatkan para penggilingan padi, baik dengan skala besar maupun kecil untuk dapat melakukan penyerapan beras secara langsung maupun kerja sama dalam pengolahan gabah kering petani. Ketiga tentunya dengan bantuan stakeholders seperti dari Dinas Pertanian setempat, Penyuluh Pertanian hingga TNI berikut Babinsa untuk selalu berkoordinasi dalam melakukan monitoring titik panen yang membuat kegiatan penyerapan gabah/beras menjadi lebih optimal di tiap wilayah masing-masing.

    Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Arwakhudin Widiarso menambahkan bahwa dengan sudah terserapnya gabah beras tahun ini sebanyak 1 juta ton secara beras atau lebih, semakin memperkuat stok cadangan beras pemerintah (CBP).

    “Hingga saat ini stok yang kami kuasai  telah mencapai lebih dari 2,5 juta ton, bahkan di beberapa daerah gudang Bulog sudah penuh dan kita melakukan kerja sama dengan stakeholders lainnya untuk melakukan penyewaan unit gudang untuk menyimpan komoditi hasil sarapan kami. Dalam momentum musim panen raya ini kami akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah beras sebanyak mungkin sesuai dengan penugasan dari pemerintah,” ujar Arwakhudin.

    Semakin banyak gabah kering panen dari petani yang terserap, maka semakin banyak petani yang mendapatkan harga yang baik dalam penjualan ke Bulog. Bulog terus melakukan rangkaian sosialisasi dan publikasi dalam upaya menjangkau lebih banyak petani lagi untuk dapat melakukan penyerapan. Pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk dapat membeli gabah kering petani dengan harga Rp 6.500/kg. Kebijakan ini tentunya disambut baik oleh petani karena pemerintah memberikan harga yang baik untuk pembelian gabah agar petani menjadi lebih sejahtera.

  • Tarif Impor Trump, Prabowo Diminta Cerdas Mainkan Diplomasi

    Tarif Impor Trump, Prabowo Diminta Cerdas Mainkan Diplomasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Menghadapi ancaman kebijakan tarif impor Trump, Presiden Prabowo Subianto dinilai perlu menyiapkan strategi diplomasi yang matang, cerdas, dan berbasis transaksi. Hal ini disampaikan oleh pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, yang menekankan pentingnya memahami gaya negosiasi Donald Trump yang berbeda dari pemimpin pada umumnya.

    Menurut Rezasyah, latar belakang Trump sebagai pengusaha membuat pendekatannya dalam hubungan internasional sangat pragmatis dan berorientasi pada keuntungan langsung.

    “Trump terbiasa berpikir seperti pebisnis. Semua kerja sama harus memberikan manfaat konkret sejak awal. Ini yang harus dipahami pemerintah Indonesia,” ujar Rezasyah kepada Beritasatu.com, Senin (14/4/2025).

    Ia menambahkan, Trump juga dikenal perfeksionis dan menuntut tingkat profesionalisme tinggi dari para mitranya. Oleh karena itu, strategi yang tepat adalah dengan menyiapkan diplomasi berbasis data dan laporan perdagangan yang solid.

    Rezasyah menilai, Prabowo memiliki peluang besar untuk membangun hubungan positif dengan Trump, apalagi setelah komunikasi telepon antara keduanya beberapa bulan lalu yang disebut berlangsung baik.

    “Ada sinyal positif dari perbincangan mereka. Ini bisa menjadi modal awal yang bagus bagi Indonesia,” katanya.

    Namun, peluang itu harus diperkuat dengan pendekatan yang profesional. Delegasi Indonesia perlu membawa data yang detail terkait neraca perdagangan, tidak hanya dengan Amerika Serikat, tetapi juga dengan China—menggambarkan posisi Indonesia secara realistis di tengah rivalitas dua kekuatan ekonomi dunia.

    “Delegasi harus hadir dengan data rinci, transparan, dan mudah dicerna. Ini menunjukkan bahwa Indonesia serius dan siap bekerja sama secara profesional,” tegasnya.

    Dalam konteks geopolitik saat ini, Teuku juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara Indonesia, AS, dan Tiongkok. Diplomasi yang cerdas dan berpijak pada kepentingan nasional diyakini menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan politik dalam menghadapi tekanan kebijakan tarif impor Trump.

  • IHSG Hari Ini Meroket, 5 Saham Melonjak Tinggi

    IHSG Hari Ini Meroket, 5 Saham Melonjak Tinggi

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini kembali menunjukkan performa impresif dengan melesat 106,2 poin atau sekitar 1,7% ke posisi 6.368,5 pada penutupan perdagangan Senin (14/4/2025). Ini menandai reli penguatan selama tiga hari berturut-turut.

    Dalam momentum positif ini, lima saham mencatatkan lonjakan signifikan lebih dari 18%, bahkan dua di antaranya menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

    Mengacu pada data RTI, tercatat 492 saham mengalami kenaikan, 137 saham terkoreksi, dan 176 lainnya tidak mengalami perubahan. Nilai total transaksi mencapai Rp 13,9 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 23,25 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1.189.274 kali.

    Kinerja positif IHSG hari ini tecermin di seluruh sektor, dengan sektor bahan baku memimpin penguatan sebesar 5,6%. Disusul sektor energi yang naik 4%, properti 3,5%, infrastruktur 3,4%, dan barang konsumsi primer 2,8%.

    Sejalan dengan penguatan IHSG hari ini, bursa saham Asia juga ditutup menguat. Indeks Shanghai (Tiongkok) naik 0,7%, Hang Seng (Hong Kong) melonjak 2,4%, Straits Times (Singapura) menguat 1%, dan Nikkei (Jepang) naik 1,1%.

    Di tengah euforia pasar, lima saham mencuat sebagai top gainers dengan kenaikan lebih dari 18% dalam satu hari perdagangan. Di antaranya, saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) menyentuh batas ARA. FORE menguat 34% ke level Rp 252, sementara LION melonjak 24,8% ke harga Rp 422.

    Tiga saham lainnya yang masuk jajaran top gainers adalah PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) yang naik 19,7% ke Rp 1.120, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) yang menanjak 18,1% ke Rp 390, serta PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) yang menguat 18% ke Rp 118.

    Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan bahwa lonjakan IHSG didorong oleh kombinasi sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Dari sisi global, penguatan bursa Asia dipicu oleh keputusan Presiden AS untuk menunda pengenaan tarif impor elektronik dari Tiongkok.

    Sementara itu, dari domestik, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa per Maret 2025 mencapai US$ 157,1 miliar, meningkat dibandingkan Februari yang sebesar US$ 154,5 miliar. Kenaikan ini dinilai memperkuat ketahanan sektor eksternal dan menjaga kestabilan ekonomi makro nasional hingga membuat IHSG hari ini menguat.