Category: Beritajatim.com

  • 5 Pekerja Keracunan Cuci Tangki Mobil Pakai Bahan Kimia: Dua Meninggal, Tiga Kritis

    5 Pekerja Keracunan Cuci Tangki Mobil Pakai Bahan Kimia: Dua Meninggal, Tiga Kritis

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Lima orang pekerja cucian mobil di Jl. Raya Bypass Krian, Sidomulyo, Kec. Krian, usai mencuci dalam tangki bahan kimia dikabarkan kritis.

    Kelima.pekerja tersebut, Dwiky Andika Prasetyo, Subai, Sulikin, Mukriani dan Seniman. Mereka mendapatkan perawatan intensif usai diduga kena keracunan udara di dalam tangki.

    “5 orang itu mau membersihkan tangki mobil dan diduga keracunan udara di dalam tangki tersebut,” ucap Agus warga setempat Selasa (17/6/2025).

    Agus menjelaskan, setelah mendapatkan perawatan intensif, dikabarkan dua korban meninggal dunia dan tiga korban lainnya masih kritis. “Dua korban meninggal dunia,” urajnya.

    Kapolsek Krian Kompol IGP Atma Giri membenarkan kejadian tersebut. Insiden tersebut membuat dua nyawa meregang.

    “Korban berinisial DWI AP (23) alamat Sidomulyo Krian Sidoarjo dan S (40) Sidomulyo Semboro Jember,” terang Kompol Atma Giri. [isa/aje]

     

  • Empat Jemaah Haji Asal Pamekasan Meninggal Dunia di Tanah Suci

    Empat Jemaah Haji Asal Pamekasan Meninggal Dunia di Tanah Suci

    Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak empat jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah. Keempat jemaah ini berasal dari kloter dan KBIH berbeda, dan wafat sejak dimulainya pelaksanaan ibadah haji tahun 2025.

    Kabar duka terbaru datang dari Usman Hadji Fajari (52), warga Desa Nyalabuh Laok, Kecamatan Pamekasan. Almarhum yang tergabung dalam Kloter SUB 27 melalui KBIH Nurul Hikmah dan berangkat bersama sang istri, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (13/6/2025) pukul 10.35 Waktu Arab Saudi.

    Sebelumnya, tiga jemaah lainnya telah meninggal dunia lebih dulu. Maridah Rabbisin Asdin (85), warga Desa Tambak, Blumbungan, Kecamatan Larangan, yang tergabung dalam Kloter SUB 28 melalui KBIH Assyarifain, wafat pada Selasa (3/6/2025).

    Disusul oleh Hasiyeh binti Habidin (85), warga Desa Palengaan Dhaja, Kecamatan Palengaan, dari Kloter SUB 95 dan KBIH Al-Miftah, yang meninggal pada Jumat (6/6/2025). Sementara jemaah keempat adalah Moetia binti Moh Kacel (89), warga Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, tergabung dalam Kloter SUB 27 melalui KBIH Al-Khairat, yang wafat pada Kamis (12/6/2025).

    Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, Abd Halim, membenarkan adanya penambahan jumlah jemaah yang meninggal dunia.

    “Dengan bertambahnya satu jemaah yang meninggal, total jemaah haji asal Pamekasan yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2025 menjadi empat orang,” ungkapnya, Selasa (17/6/2025).

    Pihak Kemenag Pamekasan juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian para jemaah. “Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberi ketabahan dan kesabaran,” kata Abd Halim.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah bersama Kemenag Pamekasan terus memantau kondisi seluruh jemaah haji serta memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga yang ditinggalkan.

    “Selain menjadi kabar duka bagi keluarga, kami pemerintah bersama Kemenag Pamekasan juga terus memantau kondisi seluruh jemaah, serta memberikan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, pemulangan jemaah haji asal Pamekasan dijadwalkan berlangsung bertahap mulai Kamis (19/6/2025) hingga Jumat (11/7/2025). Para jemaah akan dipulangkan secara bertahap sesuai dengan jadwal masing-masing kloter, yakni Kloter 27, 28, 29, 95, dan 97. [pin/beq]

  • Wabup Sidoarjo Tinjau Delta Tirta, Dorong Peningkatan Respons Layanan Air Bersih

    Wabup Sidoarjo Tinjau Delta Tirta, Dorong Peningkatan Respons Layanan Air Bersih

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan kunjungan mendadak ke kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (17/6/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi dan memastikan pelayanan air bersih yang diberikan kepada masyarakat berjalan optimal.

    Setibanya di lokasi, Wabup disambut langsung oleh Direktur Utama Perumda Delta Tirta, Dwi Hary Soeryadi. Dalam kunjungan tersebut, Hj. Mimik Idayana melakukan peninjauan menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan mekanisme respons terhadap keluhan maupun permohonan dari masyarakat terkait layanan air bersih.

    Usai peninjauan, Hj. Mimik memberikan apresiasi terhadap kinerja Delta Tirta yang menurutnya telah menunjukkan performa cukup baik dalam melayani kebutuhan dasar warga. Namun demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan pelayanan untuk menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

    “Pelayanan yang ada saat ini sudah cukup baik, namun kita harus tetap berbenah dan meningkatkannya lagi. Harapan kami, Delta Tirta bisa lebih responsif lagi dalam menangani aduan masyarakat,” ujar Hj. Mimik.

    Selain itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran manajemen Perumda Delta Tirta atas sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam hal penyediaan layanan air bersih.

    “Kami sangat mengapresiasi sinergi antara Pemkab Sidoarjo dan Delta Tirta selama ini. Kami berharap kerjasama ini terus terjalin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses air bersih,” imbuhnya.

    Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Perumda Delta Tirta, Dwi Hary Soeryadi, menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Ia menekankan bahwa pihaknya akan terus memperbaiki sistem penanganan pengaduan, memperluas jaringan, dan menjaga kualitas infrastruktur distribusi air.

    “Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Termasuk dalam hal penanganan aduan, perluasan jaringan, hingga pemeliharaan infrastruktur agar distribusi air tetap lancar dan merata,” ujar Dwi. [isa/beq]

  • Status Gunung Raung Masih Waspada, Pendakian Ditutup Akibat Erupsi dan Hujan Abu

    Status Gunung Raung Masih Waspada, Pendakian Ditutup Akibat Erupsi dan Hujan Abu

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Gunung Raung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, tercatat mengalami beberapa kali erupsi sejak awal Juni 2025. Meski demikian, hingga kini status gunung tersebut masih berada pada Level II atau tahap waspada sebagaimana ditetapkan sejak Desember 2023.

    Berdasarkan data resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas vulkanik Gunung Raung saat ini didominasi oleh gempa erupsi yang berupa letusan. Tidak ditemukan adanya gempa vulkanik yang biasa menjadi indikasi peningkatan aktivitas magmatik dari dalam perut bumi.

    Material erupsi yang terpantau sejak 5 hingga 12 Juni 2025 didominasi batuan berukuran abu dengan sebaran terbatas di sekitar kawah. Karena itu, erupsi-erupsi tersebut belum menimbulkan perubahan pada potensi ancaman bahaya yang lebih luas.

    Meski tidak mengancam pemukiman, aktivitas pendakian Gunung Raung resmi ditutup sementara. Penutupan diberlakukan sejak 14 Juni 2025 setelah terjadi hujan abu vulkanik di Pos 7 pendakian.

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi aktivitas vulkanik Gunung Raung. Ia juga mengimbau warga agar mematuhi arahan dari petugas yang berwenang.

    “Masyarakat mohon tetap tenang, tidak perlu panik. Ikuti petunjuk dan arahan dari petugas yang berwenang. Mohon patuhi rekomendasi yang dikeluarkan, dan yang terpenting juga jangan mudah percaya dengan informasi hoaks dan tidak bertanggung jawab. Cari informasi yang terpercaya,” kata Ipuk.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Danang Hartanto, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunungapi Raung yang berlokasi di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Menurut Danang, hasil pemantauan terbaru menunjukkan bahwa status Gunung Raung tetap berada pada Level II (Waspada).

    “Tercatat dalam periode 5–15 Juni 2025 telah terjadi sebanyak 49 kali erupsi. Mayoritas erupsi yang terjadi berupa hembusan asap dari kawah utama yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas bervariasi. Statusnya masih waspada,” ungkap Danang.

    Ia menambahkan, potensi bahaya hanya terbatas di sekitar pusat erupsi. Karena itu, PVMBG merekomendasikan agar tidak ada aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah Gunung Raung.

    “Penutupan ini masih dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan dengan melihat perkembangan selanjutnya,” tutup Danang. [alr/beq]

  • Prakiraan BMKG Juanda Cuaca Hari Ini 17 Juni 2025: Kota Malang Berawan, Kota Batu Kabut

    Prakiraan BMKG Juanda Cuaca Hari Ini 17 Juni 2025: Kota Malang Berawan, Kota Batu Kabut

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan cuaca Malang Raya pada Selasa 17 Juni 2025 di wilayah kabupaten dan kota Malang.

    BMKG Juanda melaporkan bahwa kota Malang pagi hari mulai pukul 07.00 sampai 09.00 WIB cuaca cerah kemudian cerah berawan. “Memasuki pukul 10.00 cuaca di kota Malang cuaca masih cerah berawan dan berawan,” dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Cuaca berawan terjadi pada siang hari pukul 13.00 WIB. Sore hari cuaca di kota Malang cuaca masih berawan. Malam hari cuaca di kota Malang cuaca masih kabut.

    Hari Rabu (18/6/2025) dini hari cuaca di Malang cuaca cerah. Suhu di kota Malang selama satu hari penuh berada pada rentan 20 sampai 32 derajat celcius. Pagi hari cuaca cerah.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Selasa (17/6/2025) pagi hari sebagian besar kecamatan cuaca sebagian cerah berawan. Cuaca berawan terjadi di Ampelgading, Jabing, Karangploso, Kasembon, Ngantang, Poncokusumo, Pujon.

    Kemudian, pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB cuaca cuaca cerah dan cerah berawan. Cuaca udara kabut terjadi di Jabung, Pujon, Poncokusumo.

    “Pukul 16.00 WIB diperkirakan cuaca sebagian besar kecamatan di kabupaten Malang cuaca berkabut dan berawan. Cuaca udara kabut terjadi di Karangploso, Kasembon, Pujon, ” dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Malam hari pukul 19.00 WIB sampai pukul 22.000 cuaca berawan. Cuaca udara kabut terjadi di karangploso, Dau, Jabung, Ngantang, Poncokusumo, Pagelaran, dan Pujon.

    Dini hari Rabu (18/6/2025) wilayah di kabupaten Malang cuaca berawan dan sebagian cerah berawan dan berawan. Suhu dengan kondisi tersebut selama sehari berada pada rentan angka 20 sampai 30 derajat celcius.

    Kota Batu pada Selasa 17 Juni 2025 pagi hari diperkirakan cuaca cerah berawan. Pukul 10.00 WIB cuaca udara kabut. Cuaca kabut terjadi pada siang hari. Sore hari cuaca berawan.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo cuaca berawan terjadi pada pukul 19.00. Kemudian malam hari cuaca udara kabut. Dini hari Rabu, 18 Juni 2025 cuaca berawan. Pagi hari pukul 07.00 WIB cuaca cerah berawan. Suhu berada pada rentan 16 – 32 derajat celcius. [dan/aje]

  • Mas Ibin Tetapkan Tarif Parkir Baru di Blitar Djadoel, Ini Besarannya

    Mas Ibin Tetapkan Tarif Parkir Baru di Blitar Djadoel, Ini Besarannya

    Blitar (beritajatim.com) – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menegaskan bahwa tarif parkir di acara Blitar Djadoel tahun 2025 adalah Rp2 ribu rupiah untuk sepeda motor dan Rp3 ribu rupiah untuk kendaraan roda 4. Pria yang akrab disapa Mas Ibin itu pun meminta semua juru parkir yang ada di sekitaran alun-alun Blitar agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

    “ Acara Jadul dan Soekarno Coffee Fast alhamdulillah sudah kita teken 2 ribu, 3 ribu tarif nya normal,” ucap Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin.

    Tarif parkir yang ditentukan oleh Wali Kota Blitar ini jauh lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada acara Blitar Djadoel tahun 2024 kemarin tarif parkir sepeda motor mencapai Rp.5 ribu rupiah.

    Sementara untuk mobil atau kendaraan roda 4 tarif parkir di acara Blitar Djadoel tahun 2024 mencapai Rp.7 ribu. Tarif pada waktu itu disesuaikan dengan ketentuan parkir insidentil yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Blitar sebelumnya.

    Kini dibawah kepemimpinan Wali Kota Blitar yang baru, tarif insidentil itu tak lagi diberlakukan. Mas Ibin meminta kepada seluruh juru parkir untuk mengikuti tarif yang telah ditentukan yakni Rp.2 ribu untuk sepeda motor dan Rp.3 ribu untuk mobil.

    “Dengan seperti itu nanti tinggal praktek di lapangan, apakah di lapangan teman-teman jukir menarik sesuai dengan ketentuan atau tidak,” ungkapnya.

    Mas Ibin pun meminta masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya praktek parkir di acara Blitar Djadoel. Wali Kota Blitar itu meminta agara masyarakat melaporkan jika ada penarikan parkir yang lebih tinggi dari ketentuan tarif.

    “Jadi ke depan insyaallah kami akan adaptif dan responsif sesuai dengan keinginan masyarakat dan tentunya di lapangan harus dilakukan,” tandasnya. [owi/aje]

     

  • Iming-Iming Es Krim, Bapak di Mojokerto Tega Rudapaksa Anak Kandung

    Iming-Iming Es Krim, Bapak di Mojokerto Tega Rudapaksa Anak Kandung

    Mojokerto (beritajatim.com) –Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh FR (30) warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Pelaku tak lain adalah ayah kandung korban.

    Dengan modus diiming-iming dibelikan es krim, korban FE yang masih berusia 11 tahun tersebut dirudapaksa pelaku. Aksi bejat pelaku sudah dilakukan sebanyak enam kali sejak bulan Desember 2024 lalu dan terungkap setelah sang ibu memergoki korban dalam keadaan menangis.

    Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Nova Indra Pratama mengatakan, pelaku melakukan aksi bejat terhadap anak kandungnya tersebut di enam lokasi berbeda.

    “Kasus tersebut terungkap saat korban ganti baju di kamar mandi di belakang rumah yang tidak memiliki pintu, hanya ditutupi tirai atau kain sarung,” ungkapnya.

    Saat kejadian, ibu dan adik korban diminta pelaku untuk mengambil air dingin di kulkas yang ada di rumah sang nenek berjarak 500 meter. Sementara korban yang diminta ganti baju tersebut ternyata pelaku sudah masuk di dalam kamar mandi tersebut dan melakukan aksi pencabulan terhadap korban.

    “Korban mencoba melakukan perlawanan sehingga tersangka menghentikan pencabulan tersebut. Tak lama ibu korban datang dan melihat korban menangis, korban bercerita jika telah dicabuli oleh tersangka sehingga ibu korban tidak terima dan melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto,” jelasnya.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, tindak pidana ini terjadi di sejumlah lokasi berbeda dalam rentang waktu Desember 2024 hingga awal Juni 2025, di rumah nenek korban, rumah kosong, sungai, hingga kamar mandi rumah. Aksi bejat pelaku diduga dilakukan dengan mengancam korban dan iming-iming membelikan es krim.

    “FR dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2), dan (3), serta Pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 juncto Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda maksimal Rp 5 miliar,” tegasnya. [tin/aje]

  • Viral Isu Kuota Haji Dipangkas 50 Persen di 2026, Ini Penjelasan Menag Nasaruddin

    Viral Isu Kuota Haji Dipangkas 50 Persen di 2026, Ini Penjelasan Menag Nasaruddin

    Madinah (beritajatim.com) – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menepis kabar yang menyebut kuota haji Indonesia tahun 2026 akan dipangkas hingga 50 persen. Ia memastikan bahwa hingga kini belum ada pembahasan resmi terkait hal tersebut dengan otoritas Arab Saudi.

    “Isu itu tidak pernah muncul dalam rapat kami. Tidak ada pembahasan soal pengurangan kuota,” tegas Menag Nasaruddin melansir portal resmi Kementerian Agama menjelang pelepasan jemaah haji asal Lombok Tengah yang pulang ke Tanah Air.

    Pernyataan ini disampaikan untuk meredam keresahan masyarakat yang sempat tersulut oleh kabar viral di media sosial terkait penurunan drastis kuota haji Indonesia.

    Hubungan dengan Arab Saudi Tetap Harmonis

    Menag menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi dalam penyelenggaraan haji tetap terjalin secara profesional dan harmonis. Ia menyebut tidak ada tanda-tanda atau komunikasi resmi terkait pemotongan kuota dari pihak manapun.

    “Hubungan kita sangat baik. Kalau pun ada kekurangan, itu hal wajar dan juga terjadi di negara lain,” katanya.

    Sebagai catatan, kuota haji Indonesia dalam tiga tahun terakhir cenderung stabil. Pada 2023, Indonesia mendapat kuota sebanyak 221.000 jemaah. Jumlah itu meningkat menjadi 241.000 pada 2024. Sedangkan untuk tahun 2025, kuotanya kembali menjadi 221.000.

    Tak Perlu Terprovokasi Isu Tak Jelas

    Menag juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi sampai menyebarkannya di tengah proses pemulangan jemaah yang seharusnya menjadi momen damai dan penuh syukur.

    “Tidak ada keadaan genting. Jangan menyebarkan kepanikan. Kita harus jujur melihat kenyataan di lapangan,” ujar Nasaruddin.

    Ia juga memuji dedikasi petugas haji yang bekerja maksimal di tengah cuaca ekstrem demi memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.

    “Mereka bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai pengabdian mereka diputarbalikkan seolah ada kegentingan besar,” lanjutnya.

    Testimoni Jemaah: Layanan Cukup dan Memuaskan

    Pengakuan senada datang dari Sahwan Marzuki, jemaah asal Kloter 2 Lombok Tengah. Ia mengungkapkan bahwa secara umum pelayanan haji berjalan lancar dan layak.

    “Makanan cukup, air mengalir lancar. Hanya sedikit kendala saat di Mina, tapi tak jadi soal. Secara umum kami puas,” kata Sahwan di Bandara Madinah.

    Dengan klarifikasi ini, Kementerian Agama berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah termakan hoaks yang merugikan banyak pihak. [aje]

  • Seorang Pria Asal Kangayan Sumenep Nekat Lompat ke Laut dari Kapal

    Seorang Pria Asal Kangayan Sumenep Nekat Lompat ke Laut dari Kapal

    Sumenep (beritajatim.com) – Seorang pria, penumpang Kapal Sabuk Nusantara 91 tiba-tiba nekat melompat ke laut. Pria yang diketahui bernama Rahmat (49), warga Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep.

    Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini melompat ke laut di sekitar perairan selatan Desa Ketupat, Pulau Raas.

    “Kejadiannya hari Minggu kemarin, sekitar jam 14.30 WIB. Kru kapal mendapat laporan bahwa ada penumpang yang melompat ke laut dari dek 4 sisi kanan kapal,” kata Kepala Kantor Syahbandar Kalianget, Azwar Anas, Senin (16/06/2025).

    Setelah mendapat laporan tersebut, nahkoda KM Sabuk Nusantara 91 langsung memutar haluan untuk mencari korban di sekitar perairan tempat pria itu melompat dari kapal.

    “Namun setelah beberapa waktu pencarian tidak membuahkan hasil, maka nakhoda pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Kangean. Nahkoda kemudian melaporkan kejadian ini ke Syahbandar Pelabuhan,” terang Azwar Anas.

    Rahmat naik kapal bersama Samawiya (45) keponakannya, Mara’ani (70), Sawiya (32), Masniya (35), dan Mat Salim (50). Kapal berangkat dari Pelabuhan Kalianget menuju Batu Guluk, Arjasa, Pulau Kangean.

    Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Pihak Syahbandar juga telah berkoordinasi dengan Polsek Raas dan Basarnas, serta melakukan pemetaan koordinat lokasi korban melompat untuk proses pencarian lebih lanjut. (tem/ian)

  • Kecelakaan di Tikungan Pal 8, Sebanyak 5 Orang Jadi Korban

    Kecelakaan di Tikungan Pal 8, Sebanyak 5 Orang Jadi Korban

    Bondowoso (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bondowoso-Besuki, tepatnya di Tikungan Pal 8, Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

    Insiden ini melibatkan dua kendaraan, yakni Mitsubishi L-300 Pick-Up bernomor polisi P-9346-EB dan diduga mobil dinas Pemkab Bondowoso, Isuzu Panther berpelat merah dengan nomor polisi P-1256-AP.

    Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Achmat Rochan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan kronologi lengkapnya.

    Ia menyatakan bahwa kecelakaan bermula saat Mitsubishi L-300 yang dikemudikan Sahut Wijaya (33), warga Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo, melaju dari arah selatan ke utara.

    Saat melintasi tikungan, diduga setir kendaraan mengalami gangguan teknis (mengunci), sehingga pengemudi kehilangan kendali dan masuk ke lajur berlawanan.

    “Dari arah berlawanan, timur ke barat, melaju kendaraan Isuzu Panther. Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar AKP Achmat Rochan pada BeritaJatim.com, malam harinya.

    Isuzu Panther tersebut diketahui dikemudikan oleh dua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, yakni Nur Saifullah (47) asal Kademangan dan Mastuki (56) warga Tenggarang.

    Keduanya mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Nur Saifullah mengeluhkan sakit kepala, sementara Mastuki mengalami patah tulang pada tangan kirinya.

    Sementara itu, tiga orang dalam kendaraan pick-up Mitsubishi juga mengalami luka-luka, yakni pengemudi Sahut Wijaya (luka lecet di tangan kanan), serta dua penumpangnya lainnya.

    Di antaranya M. Irfan (19) mengalami luka lecet di tangan kiri dan Saifur (19) mengalami luka lecet di kaki kanan. Seluruh korban dilarikan ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk mendapat perawatan medis.

    “Kerugian material akibat benturan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta. Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan untuk keperluan penyelidikan,” jelas Kasatlantas.

    Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, terlebih saat melintas di jalur-jalur rawan seperti tikungan tajam Pal 8.

    “Kepatuhan terhadap standar keselamatan menjadi hal vital guna menghindari kecelakaan serupa,” tegas Rochan. (awi/ian)