Category: Beritajatim.com

  • Nomor Registrasi Perda RTRW Kabupaten Pasuruan Kembali Terganjal Permen

    Nomor Registrasi Perda RTRW Kabupaten Pasuruan Kembali Terganjal Permen

    Pasuruan (beritajatim.com) – Pemberian nomor registrasi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pasuruan kembali terganjal adanya evaluasi yang telah ditetapkan oleh peraturan menteri.

    Tahapan revisi ini diatur dalam permen pada bulan Januari lalu, yang mengakibatkan Pemkab Pasuruan kembali menunggu hasil evaluasi yang dilakukan Gubernur Jatim. Setelah dilakukan evaluasi oleh gubernur, tahap selanjutnya akan dilakukan evaluasi tingkat kementrian.

    “Saat ini kami menunggu evaluasi dari gubernur lalu jika sudah selesai akan dilanjut evaluasi ditingkat kementrian. Evaluasi ini mestinya menjadi tahapan paling akhir sebenarnya,” kata Kepala Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Heru Farianto.

    Heru juga mengatakan beberapa hal yang mendapat evaluasi yakni muatan ketentuan sanksi dalam rancangan peraturan. Mengingat selama ini revisi perda hanya menyertakan sanksi administratif bagi pelanggar tata ruang.

    “Jadi untuk mendorong kepatuhan terhadap peraturan, sudah kami sertakan sanksi pidana, itu salah satu penyesuaian dalam evaluasi,” lanjutnya.

    Diketahui sebelumnya DPRD Kabupaten Pasuruan telah mengesahkan Perda RTRW pada Juni 2023 lalu. Pembahasan perda ini berlangsung selama 40 bulan lamanya dengan melibatkan banyak kementerian terkait.

    Bahkan, Bupati Pasuruan sebelumnya yakni Irsyad Yusuf sempat mengatakan, pengesahan RTRW sudah tidak ada kendala lagi. Namun memang, untuk memberlakukan perda memiliki proses yang lama.

    Mengingat saat pengesahan RTRW, DPRD Kabupaten Pasuruan mengesahkan pada waktu injuritime. Saat disahkan ada empat point penting yang menjadi perhatian pansus DPRD Kabupaten Pasuruan saat mengesahkan RTRW.

    Dari empat point tersebut ada dua point penting yang menjadi perhatian anggota dewan, yakni terkait perubahan tata ruang di Kecamatan Beji. Lalu di Kecamatan Lekok yang masuk dalam wilayah pertahanan. (ada/kun)

  • Colt Tabrak Beat di Karangrejo Magetan, 3 Terluka

    Colt Tabrak Beat di Karangrejo Magetan, 3 Terluka

    Magetan bertiajatim.com) – Mitsubishi Colt T 120 nopol AE 1865 N menabrak Honda Beat nopol AE 3872 JF di Jalan Raya Maospati Ngawi masuk Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (19/4/2024) pukul 14.30 WIB.

    Akibatnya, pengemudi dan penumpang Colt T120 dan seorang pengendara motor Beat mengalami luka. Kejadian berawal saat Mitsubishi Colt T yang dikendarai Anik Juwariah (37) warga Desa Karanggupito Kecamatan Kendal Ngawi berjalan dari arah Maospati ke arah Ngawi.

    Mobil itu sempat oleng ke kanan dan ke kiri hingga akhirnya menabrak Pujianto warga Desa Sobontoro Kecamatan Karas Magetan, yang mengendarai Beat berkelir merah putih itu. Pujianto berjalan dari arah berlawanan.

    Mobil itu berhenti usai menabrak pohon mindi di pinggir jalan. Pujianto pun tergencet pohon dan mobil. Dia mengalami luka parah di kepala, perut, tangan dan kaki. Sementara, si penumpang mobil yakni Sugito (43) sempat kesulitan keluar mobil karena tergencet bodi yang penyok.

    Warga yang mengetahui ada kecelakaan pun langsung menghampiri mobil tersebut. Mereka berupaya mengevakuasi pengendara mobil. Pun, warga kemudian meminta pertolongan petugas medis untuk mengevakuasi Pujianto yang tak sadarkan diri.

    “Kalau kejadian pastinya, kami ga tau ya. Yang jelas saat kami dengar ada suara tabrakan, saya langsung lihat dan ternyata mobil itu menabrak motor dan pohon. Saya tolong itu pengendara mobil. Yang luka parah tuh pengendara Beat,” kata Hariyadi, warga di dekat lokasi kejadian.

    Pujianto kemudian dibawa ke RSUD dr Sayidiman Magetan untuk mendapatkan pertolongan medis. sementara, pengemudi dan penumpang Colt T dirawat di Puskesmas Karangrejo.

    Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah TKP. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan sebagai barang bukti. Kejadian itu masih dalam lidik Satlantas Polres Magetan. (ted)

     

     

  • Gus Hans Ditunjuk DPP Partai Golkar Maju Pilkada Jombang

    Gus Hans Ditunjuk DPP Partai Golkar Maju Pilkada Jombang

    Jombang (beritajatim.com) – Gus Hans atau Zahrul Azhar Asumta ditunjuk oleh DPP Partai Golkar untuk maju di Pilkada Jombang yang digelar November 2024. Bahkan, pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar Darul’Ulum Jombang ini sudah diundang ke DPP untuk mendapat pengarah soal itu.

    Dalam pertemuan itu, selain Gus Hans, bakal calon kepala daerah se-Indonesia yang akan diusung Partai Golkar juga dihadirkan. Termasuk menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.

    “Benar, saya ditugasi oleh DPP (Golkar) untuk maju Pilkada Jombang. Pada 6 April kemarin diundang ke Jakarta untuk mendapat arahan dari Pak Airlangga Hartarta. Termasuk Mas Bobby juga hadir dalam forum itu,” ujar Gus Hans ketika dikonfirmasi, Jumat (19/4/2024).

    Gus Hans mengungjapkan bahwa dirinya adalah satu-satunya bakal calon yang diundang oleh DPP Partai Golkar. Tentu saja, Ketua Umum Jaga Nusantara (Jaringan Gawagis Nusantara) ini kaget. Karena selama ini dirinya tidak pernah berpikir untuk maju Pilkada.

    Meski demikian. pihaknya menilai Golkar adalah partai yang realistis. Artinya, partai berlambang pohon beringin ini sudah mengukur dan melakukan survei untuk menentukan calon yang bakal diusung.

    Oleh sebab itu, sebagai kader Golkar, Gus Hans menyikapi tugas itu secara bijaksana. Di antaranya akan komunikasi dengan dua pihak, yaitu DPD dan DPP Partai Golkar. Sedangkan untuk komunikasi lintas partai Gus Hans belum melakukannya.

    Pasalnya, dalam Pemilu legislatif kemarin, Golkar Jombang hanya mengoleksi lima kursi. Sehingga untuk mengusung calon dan Pilkada harus membangun koalisi. “Koalisi Pilpres kemarin sangat realistis untuk ditindaklanjuti di daerah,” ujarnya.

    Gus Hans sendiri sepertinya merespon tugas yang diberikan oleh DPP Partai Golkar. Karena dalam seminggu terakhir ini, baliho tokoh muda ini mulai muncul di sejumlah titik. Di antaranya, baliho dengan tema ucapan selama Hari Raya Idulfitri 1445 H yang berdiri di Jl Sukarno-Hatta Jombang.

    Meski begitu, Gus Hans mengaku belum melakukan komunikasi dengan partai partai lain. Ia mengaku butuh penyesuaian diri karena keputusan tersebut juga baru diketahuinya belum lama ini. “Kalau memasang baliho sudah,” ujarnya.

    Lantas apa arahan dari DPP Partai Golkar saat Gus Hans menghadiri undangan di Jakarta? “Normatif saja. Kami diminta bekerja untuk masyarakat,” ujar Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini. [suf]

  • Dulu Tinggalkan Blitar, Rahmat Santoso Beri Sinyal Maju Cabup, Rakyat Masih Percaya?

    Dulu Tinggalkan Blitar, Rahmat Santoso Beri Sinyal Maju Cabup, Rakyat Masih Percaya?

    Blitar (beritajatim.com) – Mantan Wakil Bupati (Wabup) Blitar, Rahmat Santoso memberi sinyal bakal maju sebagai Calon Bupati Blitar 2024 mendatang.

    Rahmat yang sebelumnya mundur dari jabatannya sebagai Wabup Blitar kini memberikan sinyal bakal balik ke Bumi Penataran.

    Polisi PAN tersebut mengaku siap untuk maju sebagai Calon Bupati Blitar andai ditunjuk oleh sang ketua umum. Mantan Wabup Blitar yang sebelumnya mundur itu mengaku mendapatkan sejumlah dukungan baik dari masyarakat maupun partai politik.

    “Saya pikir soal gandeng siapa itu perlu dipertimbangkan lagi takutnya saya ini tidak maksimal,” kata Rahmat Santoso menjawab pertanyaan wartawan soal potensi dirinya kembali ke Blitar, Jumat (19/04/24).

    Rahmat mengaku masih memikirkan secara matang terkait hal ini dan menunggu petunjuk dari ketua umum PAN Zulkifli Hasan. Jika diizinkan dan mendapat dukungan untuk maju sebagai calon bupati Blitar maka Rahmat siap menjadi calon bupati Blitar.

    “Saya sebetulnya ditawari posisi di Jakarta oleh Ketum dan saya memilih itu tapi kalau nanti tiba-tiba saya disuruh di daerah ya saya siap,” imbuhnya.

    Rahmat Santoso sendiri sebenarnya bukan nama asing di Blitar. Polisi PAN itu sempat menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar bersama Rini Syarifah sebelum dirinya mundur.

    Diketahui Makde Rahmat, mundur dan meninggalkan Blitar karena maju sebagai Calon Legislatif DPR-RI dari dapil Tuban – Bojonegoro. Namun pencalonannya ternyata gagal.

    Mantan Bupati Blitar itu gagal melaju ke Senayan karena kalah suara. Kini usai gelaran Pemilihan Legislatif, Rahmat seakan memberi sinyal bakal maju ke Blitar sebagai Calon Bupati.

    Lantas bagaimanakah respon masyarakat, tentu ada yang pro dan kontra. Seperti yang diungkapkan oleh Jimmy, warga Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar tidak setuju jika Rahmat Santoso kembali ke Bumi Penataran.

    “Dulu saja meninggalkan Blitar sekarang kog mau kembali, entar kalau ada masalah ditinggal lagi bukan diselesaikan,” kata Jimmy.

    Awalnya masyarakat memang optimis dengan kepemimpinan Rahmat Santoso sebagai Wakil Bupati Blitar. Namun setelah apa yang dilakukan Rahmat Santoso dengan meninggalkan Blitar saat Pileg lalu, membuat sebagian masyarakat kecewa.

    “Pemimpin itu harus tanggung jawa bukan belum selesai tanggung jawabnya malah mau cari jabatan lain,” kata Imron, warga Blitar.

    Namun loyalitas Rahmat juga masih ada di Kabupaten Blitar. Bagi loyalitasnya tentu sudah barang pasti mereka mengharapkan Rahmat Santoso untuk kembali ke Bumi Penataran untuk memimpin Kabupaten Blitar dalam 5 tahun ke depan.

    ” Tentu kalau mau kembali ya silahkan, wong ya dia memiliki kinerja yang bagus selama ini,” ungkap Ririn, warga Wates Blitar. (owi/ted)

  • Evakuasi Motor, Dua Korban Perahu Tambangan Banjarpertapan Belum Ditemukan

    Evakuasi Motor, Dua Korban Perahu Tambangan Banjarpertapan Belum Ditemukan

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Jasad Nanda Freda Eryansyah (27) bersama anak balitanya E (2,5) yang tercebur saat menggunakan jasa perahu tambangan di Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo hingga kini belum diketemukan.

    Petugas yang melakukan penyisiran di sepanjang sungai hanya berhasil menemukan motor korban jenis Honda Beat. Motor korban yang berhasil dievakuasi ke atas daratan, tampak berlumuran lumpur. “Masih motor korban yang berhasil ditemukan, sedangkan kedua korban masih terus dalam pencarian tim gabungan,” ucap salah satu petugas BPBD Jumat (19/4/2024).

    Seperti diberitakan sebelumnya kejadian itu bermula Nanda Freda Eryansyah (27) bersama E anak balitanya (2,5) ingin menyebrang dengan menggunakan perahu tambangan Kamis (18/4/2024).

    Pada saat menaiki perahu tambangan, kondisi motor matik yang ditumpangi di atas perahu, kondisi mesinnya masih hidup. Setelah itu tiba-tiba tangan E memegang pegas dan ditarik. Sontak motor melaju dan E terjatuh bersama ayah korban.

    Kapolsek Taman Kompol Anggono Jaya menyatakan pihaknya kini masih melakukan olah TKP. “Kedua korban sampai kini belum diketemukan,” trangnya. (isa/kun)

  • Dirindukan Warga Blitar, Ini Jawaban Rijanto Soal Potensinya Maju Calon Bupati

    Dirindukan Warga Blitar, Ini Jawaban Rijanto Soal Potensinya Maju Calon Bupati

    Blitar (beritajatim.com) – Jelang Pilkada 2024, perbicangan tentang siapa calon Bupati Blitar terus bergulir. Selain nama petahana, Rini Syarifah nama yang juga masih banyak diperbincangkan adalah sosok Mantan Bupati Blitar, Rijanto.

    Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar tersebut hingga saat masih banyak diperbincangkan oleh masyarakat Bumi Penataran. Sosoknya yang karismatik dan ramah membuat Rijanto dirindukan oleh sejumlah masyarakat.

    Seiring belum adanya tokoh politik yang menonjol di kubu PDIP, tentu nama Rijanto masih berpeluang untuk maju sebagai Calon Bupati Blitar di Pilkada mendatang. Para simpatisan di Kabupaten Blitar pun banyak menginginkan Bupati Blitar periode 2016-2021 itu maju kembali.

    Namun bagaimana tanggapan Rijanto soal dorongan dari masyarakat yang menginginkan dirinya untuk maju kembali. Politikus kawakan PDIP itu, mengaku untuk saat ini dirinya masih segan untuk maju sebagai Calon Bupati Blitar di Pilkada 2024 mendatang. “Sampean ki kabeh ki lak gak duwe peluru rudal patriot opo ya mungkin,” jawab Rijanto sembari bercanda, Jumat (19/04/24).

    Dengan nada bercanda, Rijanto menyebut bahwa dirinya saat ini belum memiliki logistik yang cukup untuk maju kembali. Sehingga kemungkinan besar, Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar itu tidak akan maju di Pilkada mendatang. “Tapi semua itu tergantung mekanisme yang harus kita lalui dan utamanya mas antok adalah logistik,” tegasnya

    Rijanto sendiri sebetulnya menyadari bahwa suaranya di masyarakat Kabupaten Blitar masih cukup bagus. Rijanto sendiri juga memiliki simpatisan yang loyal.

    Meski demikian Mantan Bupati Blitar itu menegaskan bahwa dari sisi logistik dirinya belum mencukupi. Sehingga kemungkinan besar dirinya tidak akan maju di Pilkada 2024 mendatang. “Kalau ada yang mendukung tapi kalau logistiknya tidak mendukung kan yo sama saja,” pungkasnya. (owi/kun)

  • Misteri Puluhan Balon Udara Hiasi Langit Ponorogo

    Misteri Puluhan Balon Udara Hiasi Langit Ponorogo

    Ponorogo (beritajatim.com) – Puluhan balon udara tanpa awak sempat menghiasi langit Kabupaten Ponorogo pada hari Rabu (17/4) lalu. Belum bisa dipastikan, puluhan balon yang ada di langit Ponorogo beberapa waktu lalu itu berasal dari mana. Selama libur lebaran Idul Fitri lalu, kepolisian dan aparat TNI, sebagai upaya antisipasi adanya balon udara.

    Puluhan balon yang menghiasi langit Ponorogo itu pun diperkirakan bukan diterbangkan di bumi reog. Analisa dari kepolisian, balon-balon udara tanpa awak itu sudah terbang tinggi di langit Ponorogo sejak pukul 07.00 WIB. Balon itu kemungkinan dibawa oleh angin, hingga akhirnya berada di langit bumi reog.

    “Jam 7 pagi balon-balon itu sudah beterbangan tinggi di langit Ponorogo. Dari perkiraan beberapa pihak, dimungkinkan balon itu penerbangannya bukan dari Ponorogo,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Perdana, Jumat (19/04/2024).

    Diperkirakan balon udara yang banyak itu, berasal dari daerah sekitar Ponorogo. Namun, Ryo tidak mau menyebutkan berasal dari mananya. Meski, ada beberapa balon udara itu yang akhirnya jatuh di wilayah bumi reog. Misalnya jatuh di area persawahan hingga jatuh di atap rumah warga. Beruntung, tidak menyebabkan kebakaran, sebab sumbunya sudah mati. “Ada sekitar 5 balon yang saat itu jatuh di Ponorogo. Tetapi bangka balon itu juga tidak ada petunjuk diterbangkan dari mana,” katanya.

    Ryo menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dari beberapa pihak, termasuk dengan Lanud Iswahyudi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Yakni sosialisasi edukasi tentang bahaya penerbangan balon udara tanpa awak itu.

    “Kita massifkan edukasi bahaya yang ditimbulkan oleh penerbangan balon udara itu. Kita beri pengertian bahwa sudah bukan jamannya lagi. Sebab, bisa membahayakan lalu lintas penerbangan dan mengganggu masyarakat,” pungkasnya. (end/kun)

  • KPU Umumkan Pencalonan Perorangan Pilkada Bojonegoro 2024

    KPU Umumkan Pencalonan Perorangan Pilkada Bojonegoro 2024

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro umumkan persyaratan bagi calon perorangan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Bojonegoro 2024. Meski secara teknis tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro, pada November 2024 mendatang belum dimulai.

    “Bagi bakal calon yang melalui jalur perorangan untuk dapat melengkapi dan menyerahkan persyaratan dukungan,” ujar Komisioner Bidang Teknis Penyelenggaraan KPU Bojonegoro, Fatma Lestari, Jumat (19/4/2024).

    Beberapa persyaratan bagi bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan maju melalui jalur perorangan diantaranya, harus memenuhi syarat dukungan minimal sebanyak 67.200 dukungan atau 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Bojonegoro.

    Jumlah dukungan tersebut, harus tersebar di 15 kecamatan (lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro). Kemudian, menyerahkan model B-1 KWK perseorangan, model pernyataan identitas pendukung KWK, dan file Excel data dukung.

    Selanjutnya bagi calon bupati dan wakil bupati perorangan harus melampirkan fotocopy KTP atau surat perekaman KTP-el dari Dinas Dukcapil pada surat pernyataan dukungan. Beberapa pemenuhan persyaratan tersebut dalam jangka waktu mulai Minggu 5 Mei 2024 hingga Senin 19 Agustus 2024.

    Menurut Fatma, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon bupati dan wakil bupati perorangan itu sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro nomor 1434 tahun 2024 tentang Syarat Minimal dan Persebaran Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro tahun 2024. [lus/kun]

  • Pemkab Blitar Bakal Bangun Terminal Wisata di Pinggir JLS

    Pemkab Blitar Bakal Bangun Terminal Wisata di Pinggir JLS

    Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Blitar terus menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang pariwisata di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS). Terbaru Pemkab Blitar bakal membangun terminal pariwisata di dekat Pantai Pudak.

    Lokasi ini dinilai paling strategis karena berada ditengah-tengah antara Pantai Serang dengan Pantai Tambakrejo yang telah menjadi ikon Kabupaten Blitar. Sehingga nantinya terminal pariwisata ini bisa menjadi tempat berhentinya kendaraan yang mau ke Pantai Serang, Pantai Tambakrejo maupun ke Pantai Pudak.

    “Kita juga sudah mulai merancang terminal wisata, seperti kalau kita membayangkan rest area tapi lebih kecil. Kalau rest area ada syarat-syarat khusus bis berapa gitu,” kata Suhendro Winarso, Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwayatan Kabupaten Blitar, Jumat (19/04/24).

    Pantai Pudak dipilih menjadi lokasi pertama yang akan dibangun terminal pariwisata. Alasannya karena JLS yang telah terhubung di Kabupaten Blitar masih sepanjang Pantai Serang hingga Tambakrejo.

    Sehingga dalam tahap awal, Pemkab Blitar bakal mengusulkan adanya pembangunan terminal pariwisata di Pantai Pudak. Selanjutnya Pemkab Blitar juga akan membangun beberapa titik terminal wisata menyesuaikan dengan JLS yang telah terbangun.

    “Karena yang baru selesai ini kan Tambakrejo dan Serang, terus setelah disurvey lokasi yang layak itu di sekitaran pantai pudak. Tapi luasnya belum mencukupi, makanya kita memakai terminal wisata. Rest area kemungkinan nanti di pantai-pantai mati,” bebernya.

    Sentuhan-sentuhan ini tentu akan terus dilakukan oleh Pemkab Blitar demi mengembangkan potensi wisata alam utamanya pantai. Sehingga dengan begitu jumlah wisatawan yang datang bisa meningkat. Imbasnya tentu ekonomi sekitar JLS dan Pesisir pantai Kabupaten Blitar bisa meningkat. Diketahui jumlah pantai di Kabupaten Blitar sendiri mencapai 42.

    Jika dikelola dengan baik tentu ini akan berdampak positif bagi perekonomian Kabupaten Blitar dan masyarakatnya. “Bicara pariwisata itu bicara kolaborasi ya. Tugas kami bagaimana membangun wajah wisata. Kalau wajah wisata, kami berbicara nanti jenis bangunannya seperti apa sih. Kami sudah buatkan gambaran supaya indah. Tanamannya yang menanam LH, tapi kami yang membuat konsep. Rest areanya kami akan menyampaikan detail konsepnya yang bagus seperti ini lo, yang bangun PU,” tegasnya

    Keterbatasan anggaran membuat Pemkab Blitar tidak bisa melakukan perbaikan secara bersamaan. Perbaikan dan pemolesan tempat wisata di Blitar ini bakal dilakukan satu persatu secara bertahap. “Bertahap ya, kemarin kan kita sudah rilis yang serit, pudak itu sudah dilaunching ya. Tentunya, mungkin temen-temen bertanya kok nggak bareng ya manusianya ada juga apa nggak?! dalam waktu dekat ini sudah mulai berjalan kemungkinan sdmnya, ketika mereka siap, cara berpikirnya sudah pariwisata, terjun di lapangan dikelola. Jadi prosesnya seperti itu ya,” tutupnya. (owi/kun)

  • Pemkab Pasuruan Akan Tingkatkan Kualitas dan Pelayanan Destinasi Wisata Favorit

    Pemkab Pasuruan Akan Tingkatkan Kualitas dan Pelayanan Destinasi Wisata Favorit

    Pasuruan (beritajatim.com) – Pemkab Pasuruan akan meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan di enam destinasi favorit yang menjadi jujugan para pelancong selama libur lebaran.

    Menurut data yang dihimpun dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pasuruan, keenam objek itu terbagi di beberapa lokasi, diantaranya di wilayah barat, pegunungan dan wilayah timur Pasuruan. Seperti halnya di wilayah barat Pasuruan, paling banyak yakni di wisata Diary Land Cimory, pemandian Duren Sewu dan Taman Safari Indonesia Prigen.

    “Untuk di wilayah pegunungan ada satu yakni di kawasan Tosari, dan untuk di wilayah timur ada objek wisata Banyubiru, dan juga Ranu Grati. Saat libur lebaran ada sekitar 55.569 orang yang datang,” kata Agus Hari Wibawa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan.

    Agus juga mengatakan tiga dari enam destinasi tersebut merupakan objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Pasuruan. Sehingga dirinya memastikan retribusi yang diperoleh meningkat dari hari biasanya.

    Hal ini akhirnya membuat pemkab melakukan beberapa upaya untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Diantaranya dengan mempromosikan objek wisata melalui beberapa kanal di sosial media. Selama libur lebaran, juga banyak event wisata tahunan yang digelar di Kabupaten Pasuruan, seperti halnya event Praonan dan juga Skylot.

    “Pemantauan kami selama momen liburan kemarin memang hanya di beberapa destinasi wisata favorit. Sebenarnya jumlahnya bisa lebih banyak kalau ditambah dengan obyek wisata lain yang sedang berkembang,” tutupnya. (ada/kun)