Category: Beritajatim.com

  • Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, 3 Meninggal Dunia

    Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, 3 Meninggal Dunia

    Jakarta (beritajatim.com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat tiga warga meninggal dunia akibat banjir lahar dingin dipicu intensitas hujan tinggi di Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berdasarkan laporan dari BPBD Lumajang, Jumat (19/4/2024). Hujan juga menyebabkan meluapnya debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo, DAS Mujur dan DAS Glidik.

    “Satu warga meninggal dunia akibat tertimbun material longsor di Kecamatan Pronojiwo dan dua warga meninggal dunia akibat terbawa arus lahar dingin di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.

    Dia menjelaskan, banjir lahar dingin ini menyebabkan sembilan kecamatan terdampak. Sembilan kecamatan tersebut yaitu Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Lumajang, Sukodono, Sumbersuko, Pasrujambe, Padang, dan Tempeh.

    Tercatat empat rumah warga, satu unit sepeda motor, 24 unit DAM irigasi, dan 17 jembatan rusak berat. Bahkan delapan jembatan di antaranya putus total akibat luapan lahar dingin dari Daerah Aliran Sungai Regoyo, DAS Mujur, dan DAS Glidik.

    “Peristiwa ini mengakibatkan putusnya akses jalan Nasional Lumajang – Malang via Piket Nol Pronojiwo yang hingga saat ini masih ditutup dan dalam penanganan PT. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa -Bali,” kata Muhari.

    Sementara itu, lanjut Muhari, Pos Pantau Gunung Api Semeru pada pukul 18.30 WIB mencapai amak 40mm overscale. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau untuk seluruhnya yang berada di sekitaran Daerah Aliran Sungai agar berhati hati dan siaga serta meningkatkan kewaspadaannya dikarenakan visual gunung berkabut dan hujan di daerah puncak serta potensi Awan Panas yang sewaktu waktu bisa terjadi.

    Dia menambahkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih melakukan asesmen dan melakukan pembersihan material lahar dingin serta terus memonitoring dampak lahar dingin ini ke aparat Kecamatan, aparat Kelurahan serta aparat Desa setempat guna melihat dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi, dikarenakan hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. [hen/beq]

  • Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Sabtu 20 April 2024

    Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Sabtu 20 April 2024

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan cuaca Malang raya hari ini, Sabtu 20 April 2024 di wilayah kabupaten dan kota.

    Prakirawan Rendy Irwandi, S.Si., melaporkan bahwa cuaca kota Malang pagi hari cuaca cerah berawan. “Kemudian pukul 10.00 cuaca di kota Malang cuaca berawan. Cuaca cerah berawan terjadi pada siang hari pukul 13.00 WIB,” tulis Rendy Irwandi dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 16.00 diperkirakan cuaca berawan. Pada pukul 19.00 WIB diperkirakan cuaca berawan. Pukul 22.00 WIB diperkirakan cuaca cerah berawan.

    Hari Minggu (21/4/2024) dini hari cuaca diperkirakan cuaca cerah berawan dan berawan. Suhu dengan kondisi tersebut berada pada angka 19 derajat celcius. Pagi hari pukul 07.00 cuaca di kota Malang diperkirakan cuaca cerah berawan.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Sabtu (20/4/2024) seluruh kecamatan di wilayah kabupaten Malang cuaca cerah berawan.

    Pukul 10.00 WIB sebagian besar kecamatan cuaca berawan dan berawan tebal. Cuaca hujan ringan terjadi di Donomulyo dan Kalipare.

    Pukul 13.00 WIB diperkirakan sebagian besar kecamatan cuaca berawan, hujan ringan, dan hujan sedang. Cuaca cerah berawan terjadi Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak. Cuaca hujan petir di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon.

    “Pukul 16.00 WIB seluruh kecamatan kabupaten Malang cuaca berawan. Cuaca cerah berawan terjadi di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon, Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo, Karangploso, Lawang, Singosari, dan Kalipare,” tulis Rendy Irwandi dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 19.00 WIB di sebagian besar kecamatan cuaca berawan dan cerah berawan. Hujan petir terjadi di Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak.

    Pukul 22.00 WIB cuaca berawan di sebagian besar kecamatan. Cuaca hujan ringan terjadi di Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakisaji, Sumberpucung, Wagir, Turen, Wonosari. Karangploso, Lawang, Singosari cuaca kabut.

    Dini hari Minggu (21/4/2024) sebagian besar wilayah cuaca cerah berawan. Cuaca hujan ringan berawan terjadi di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon, Karangploso, Lawang, Singosari, Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak. Suhu dengan kondisi tersebut berada di angka 21 derajat celcius.

    Pukul 07.00 sebagian besar kecamatan di kabupaten Malang cuaca cerah berawan. Cuaca hujan ringan terjadi di Kalipare, Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakisaji, Sumberpucung, Wagir, Turen, Wonosari.

    Kota Batu pada Sabtu 20 April 2024 pagi hari diperkirakan cerah berawan. Pukul 10.00 WIB berawan. Cuaca hujan ringan terjadi pada siang hari. Sore hari cuaca berawan.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo cuaca kabut pada pukul 19.00. Kemudian malam hari cuaca berawan. Dini hari Minggu 21 April 2024 cuaca berawan dan hujan ringan. Pagi hari pukul 07.00 WIB cuaca cerah berawan. [dan/beq]

  • Jalan Tembus Sarangan Magetan Lumpuh Tertutup Tanah Longsor

    Jalan Tembus Sarangan Magetan Lumpuh Tertutup Tanah Longsor

    Magetan (beritajatim.com) – Jalan Tembus Sarangan-Cemoro Sewu Magetan lumpuh akibat tertutup tanah longsor. Tepatnya di tikungan sebelum Mbah Djoe Resort, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

    Longsor terjadi pada Sabtu (20/4/2024) sekitar pukul 05.00 WIB usai hujan deras yang mengguyur pada malam hari selama 3 jam. Tanah labil di atas tikungan diduga menjadi penyebab utama longsor ini.

    Akibatnya, material tanah jatuh dari ketinggian 8 meter dan menutupi 75 persen jalan utama. Arus lalu lintas di lokasi terpaksa buka tutup.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, longsoran tanah menimpa tiang kabel telepon dan menyebabkan kerusakan pada ladang sayur milik Warsini, warga setempat.

    Petugas dari Polsek Plaosan segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengatur lalu lintas dan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan.

    “Petugas gabungan juga berusaha membersihkan longsoran yang bisa dibersihkan secara manual. Namun, untuk batu-batu besar yang membutuhkan alat berat, proses pembersihan masih berlangsung,” kata Kasi Humas Polres Magetan Kompol Budi Kuncahyo.

    Hujan deras yang mengguyur wilayah Plaosan dan kondisi tanah yang labil di lokasi diduga menjadi faktor utama penyebab tanah longsor. Letak geografis Kecamatan Plaosan yang berada di perbukitan dan dataran tinggi memang rawan terhadap erosi dan tanah longsor.

    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan. Hindari beraktivitas di daerah rawan longsor saat hujan deras. [fiq/beq]

  • Air Brantas Kediri Naik, Jasa Perahu Penyeberangan Waspada

    Air Brantas Kediri Naik, Jasa Perahu Penyeberangan Waspada

    Kediri (beritajatim.com) – Muka air Sungai Brantas di Kediri, Jawa Timur tengah naik akibat kiriman dari wilayah Malang. Kondisi ini membuat pelaku usaha jasa perahu penyeberangan waspada.

    “Sejak jam 02.00 WIB kemarin airnya naik sampai sekarang,” kata Giono, pemilik perahu penyeberangan Sungai Brantas di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (20/4/2024).

    Permukaan air Sungai Brantas di Kediri ini naik hampir 1 meter dari biasanya. Kondisi air berwarna keruh kecokelatan dengan debit yang meninggi, menandakan banjir yang terjadi di kawasan hulu yaitu Malang.

    “Biasanya kalau banjir di Malang air tinggi ini berlangsung lama,” kata Giono.

    Saat permukaan air naik dan debit meninggi ditandai dengan arus deras, kata Giono, kondisi tersebut menjadi kewaspadaan tersendiri bagi para pemilik perahu tambang. Giono pun harus ekstra hati-hati saat menyeberangkan masyarakat.

    Selain memastikan jumlah penumpang sesuai dengan kapasitas perahu, Giono juga menyiagakan peralatan keamanan. Mulai dari pelampung hingga rompi anti tenggelam.

    Di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, terdapat sejumlah jasa penyeberangan Sungai Brantas. Mereka beroperasi sejak pagi hingga malam hari, bahkan ada yang sampai 24 jam.

    Umumnya mereka hanya melayani penyeberangan untuk orang, sepeda, maksimal sepeda motor. Adapun tarifnya sekitar Rp2.000 untuk sekali menyeberang.

    Sungai Brantas mengalir dari wilayah Malang dan bermuara di Surabaya. Sungai terpanjang di Provinsi Jawa Timur ini melewati sejumlah kota dan kabupaten, di antaranya Kediri. [nm/beq]

  • Menteri Pertanian Panen Raya di Lamongan dan Tinjau Pompanisasi

    Menteri Pertanian Panen Raya di Lamongan dan Tinjau Pompanisasi

    Lamongan (beritajatim.com) – Dandim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam rangka panen raya dan meninjau pelaksanaan program pompanisasi di Kecamatan Babat dan Kedungpring, pada hari Jumat (19/04/2024).

    Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Lamongan

    Letkol Wira menjelaskan bahwa panen raya di Lamongan merupakan bukti keseriusan Forkopimda Lamongan dalam meningkatkan ketahanan pangan.

    “Kami semua sudah sepakat dan berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan di Lamongan,” tegas Dandim.

    Panen raya di Lamongan berlangsung di dua desa, yaitu Desa Trepan, Kecamatan Babat, dan Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring.

    Harapan terhadap Program Pompanisasi

    Dandim Wira juga berharap program pompanisasi di Lamongan dapat semakin meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya.

    “Pompanisasi merupakan salah satu upaya penting untuk mengatasi kekeringan dan memastikan ketersediaan air bagi tanaman padi,” jelas Dandim.

    Kunjungan kerja Menteri Pertanian ke Lamongan ini diharapkan dapat mendorong sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan Forkopimda dalam upaya meningkatkan produksi padi dan ketahanan pangan di Lamongan.

    Bersama Meningkatkan Ketahanan Pangan

    Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat dari semua pihak, diharapkan Lamongan dapat terus meningkatkan produksinya dan menjadi lumbung padi nasional. (ted)

  • Tinjau Banjir Lahar Dingin Semeru Lumajang, BPBD Jatim Serahkan Bantuan Logistik

    Tinjau Banjir Lahar Dingin Semeru Lumajang, BPBD Jatim Serahkan Bantuan Logistik

    Surabaya (beritajatim.com) – Banjir lahar dingin Semeru yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Kamis (18/4/2024) malam, langsung direspons cepat BPBD Jatim.

    Beberapa saat setelah kejadian, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) ke Kabupaten Lumajang untuk membantu percepatan penanganan banjir dan assessment kejadian di sejumlah lokasi terdampak.

    Pada Jumat (19/4/2024), Gatot juga langsung meninjau beberapa lokasi terdampak dan menyerahkan bantuan logistik, baik untuk warga terdampak maupun untuk kebutuhan dapur umum Tagana yang berlokasi di Kantor Dinas Sosial setempat.

    Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni di area Dapur Umum Tagana dan Kalaksa BPBD setempat, Patria Dwi Hastiadi.

    Adapun bantuan yang diserahkan di antaranya, lauk pauk (rendang ayam) 50 dus, lauk pauk (ikan saus cabe) 70 dus, siap saji 50 dus , air mineral 100 dus, glangsing 1000 pcs, selimut 5 koli, pacul 100 pcs, sekop 100 pcs, matras 100 lbr, Family kid 50 paket, paket kebersihan 50 dus, beras 500 kg, mie instan 20 dus dan minyak goreng @2 ltr 60 Pcs.

    Dalam peninjauan lokasi terdampak di Dusun Krajan, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono bersama Pj Bupati Lumajang, hadir juga Kadinsos Jatim, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, perwakilan Dinas PU SDA Jatim, Sekda kabupaten Lumajang dan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Lumajang, termasuk Kades setempat, Faisal.

    Berdasarkan data BPBD Jatim, banjir lahar dingin Gunung Semeru kali ini telah membuat sejumlah fasilitas umum di sejumlah wilayah mengalami kerusakan.

    Di antaranya, Jembatan Mujur II (Desa Klopo Sawit, Kecamatan Candipuro), Jembatan Sumbersuko, Jembatan Gondoruso, Hembatan Joho dan beberapa fasilitas umum lainnya.

    “Kejadian ini juga mengakibatkan 495 KK terdampak dan dua orang meninggal dunia. Yakni, warga Desa Klopo Sawit yang hanyut saat melintasi jembatan yang tiba-tiba terputus akibat terseret air,” pungkas Gatot. (tok/ted)

  • Pemkab Lumajang Bentuk Satgas Komando Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Pemkab Lumajang Bentuk Satgas Komando Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Lumajang (beritajatim.com) – Dihadapkan dengan situasi darurat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya, Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni (Yuyun) mengambil langkah kongkrit dengan membentuk Satgas Komando dan menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari.

    Langkah ini diambil sebagai respons atas kerusakan infrastruktur dan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh bencana hidrometeorologi di Lumajang.

    Saat meninjau Jembatan Desa Kloposawit di Kecamatan Candipuro yang hancur akibat banjir, Yuyun menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi dalam penanganan bencana.

    “Penanggulangan bencana hidrometeorologi di Lumajang tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, saya sudah membentuk Satgas Komando untuk memastikan koordinasi yang terpadu dalam penanganannya,” jelas Yuyun.

    Pembentukan Satgas Komando ini bertujuan untuk memobilisasi sumber daya dan tenaga yang dibutuhkan secara efisien, serta memastikan respons yang cepat dan tepat dalam situasi darurat. Yuyun juga menyadari pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam menghadapi bencana.

    “Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi. Hari ini, saya bersama-sama dengan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, Kapolres, dan Dandim, sudah turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan,” terangnya.

    Lebih lanjut, Yuyun menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Lumajang dalam menghadapi bencana dengan sigap dan tanggap.

    “Dengan kolaborasi antarinstansi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, kami harapkan proses pemulihan pasca-bencana dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien,” harapnya.

    Pembentukan Satgas Komando dan penetapan status tanggap darurat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Lumajang, serta meminimalisir kerugian dan kerusakan yang ditimbulkan. Upaya ini juga menunjukkan komitmen Pemkab Lumajang dalam memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan masyarakatnya. (ted)

  • Jaga Predikat Lumbung Pangan, Lamongan Gandeng Akademisi Sebagai Tim Patriot

    Jaga Predikat Lumbung Pangan, Lamongan Gandeng Akademisi Sebagai Tim Patriot

    Lamongan (beritajatim.com) – Kabupaten Lamongan menjadi daerah berpredikat Lumbung Pangan Nasional. Oleh sebab itu, kini Pemkab Lamongan berupaya untuk terus berkomitmen dalam menjaga potensi ketahanan pangan yang dimilikinya. Salah satu dari upaya itu yakni bersinergi dengan akademisi.

    Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat Rapat Koordinasi bersama 15 rektor dari perguruan tinggi negeri (PTN), pada Jumat (19/4/2024), di ruang Command Center Pemkab Lantai 3.

    Orang nomor satu di Lamongan itu juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus melanjutkan kerjasama dengan tim patriot pangan kampus merdeka.

    “Komitmen kami ialah terus mengembangkan potensi yang sudah ada di Kabupaten Lamongan. Salah satunya di bidang pertanian, Lamongan sebagai lumbung pangan nasional terus menjalin kerjasama bersama akademisi. Hal itu bertujuan untuk maintenance pertanian yang berkemajuan dan memudahkan masyarakat,” tuturnya.

    Bupati Yuhronur juga menilai bahwa sinergi dengan akademisi akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan pertanian. Pasalnya, hasil penilaian hingga riset yang dilakukan bakal mampu memecahkan masalah pertanian hingga melahirkan solusi bagi petani di Lamongan.

    “Sinergi yang bersifat sustainable ini merupakan implementasi dari arahan Pak Mentan, yakni masing-masing universitas yang memiliki fakultas pertanian diharapkan mendukung ketahanan pangan,” terang Yuhronur.

    Dalam kesempatan sama, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria menjelaskan bahwa program patriot pangan ini bertujuan mengangkat peran pemanfaatan riset dan inovasi perguruan tinggi dalam meningkatkan ketahanan, kedaulatan, kemandirian, dan pencadangan pangan nasional.

    Tujuan-tujuan itu, sambung Arif, bakal diwujudkan melalui program-program pelatihan (capacity building), pendampingan, dan keberlanjutan implementasi riset dan inovasi di tengah-tengah masyarakat.

    “Tujuan utamanya ialah menjadikan pertanian berdampak, sehingga dapat memudahkan dan menyejahterakan petani,” tandasnya.

    Tak cukup itu, Arif juga menjelaskan bahwa panen padi varietas IP9G yang dilakukan bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Lamongan merupakan salah satu wujud implementasi dari program patriot pangan, yang dikolaborasikan oleh Pemkab Lamongan dengan IPB.

    Program itu bahkan memiliki keunggulan, di antaranya produktivitas yang bagus, yakni mencapai 11 ton per hektar. Tercatat, hingga saat ini sudah ada 200 (dua ratus) petani Lamongan yang menggunakan varietas tersebut.

    “Varietas yang kami cetuskan ini merupakan varietas yang unggul karena cerdas iklim. Selain itu juga memiliki karakter khusus hemat pupuk (25 persen) dan air (25 persen),” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi IPB University, Yatri Indah Kusumastuti turut menuturkan bahwa sinergi Pemkab Lamongan dengan IPB dalam hal pertanian ini tidak hanya melulu soal pengembangan varietas padi saja, namun juga mengenai Sentra Peternakan Rakyat (SPR) yang sudah dilakukan pada waktu sebelumnya.

    “SPR ini untuk meningkatkan kuantitas populasi peternakan dan ekonomi para peternak di 3 tiga lokasi, yakni di Kecamatan Ngimbang, Kecamatan Sambeng, dan Kecamatan Sukorame,” tutupnya. [riq/ian]

  • Neo Baksos MAK, Versi Baru Mas PJ Sapa Warga Mojokerto

    Neo Baksos MAK, Versi Baru Mas PJ Sapa Warga Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Sukses dengan program bakti sosial SENIN hingga JUMAT, Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro luncurkan program ‘Neo Baksos MAK’. Seperti penyebutannya yang menggunakan kata ‘Neo’, ini adalah pembaruan dari program sebelumnya.

    “Seperti yang selalu saya tekankan, kita harus selalu berinovasi. Untuk versi kali ini, saya ingin menekankan bahwa menyapa masyarakat tidak harus melalui bakti sosial, menyalurkan bantuan. Tapi akan ada variasi kegiatan lainnya,” ungkapnya, Jumat (19/4/2024).

    Program tersebut diharapkan bisa lebih berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagai penanggung jawab program yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kabag Kesra dan berkolaborasi dengan OPD lainnya. Seperti Dinsos, Dikbud, Dinkes, Baznas, dan para Camat.

    “Jadi ini konsepnya seperti yang kemarin baru saja dilakukan. Ada aduan masuk terkait tumpukan sampah di TPS Benpas, lalu kita langsung turun, kerahkan untuk kasih solusi. Semoga pembaruan yang didasari dengan niat baik dan pengabdian tulus untuk masyarakat Kota Mojokerto ini bisa berjalan sesuai yang rencana,” harapnya.

    Serta benar-benar bisa berdampak, membawa perubahan yang lebih baik bagi Kota Mojokerto. Perlu diketahui, dalam program sebelumnya ada baksos SENIN hingga KAMIS dimana Mas Pj, sapaan akrab orang nomor satu di Mojokerto itu menyalurkan bantuan.

    Seperti sembako, bantuan makanan, perlengkapan sekolah untuk warga lansia, anak yatim, balita stunting, ibu hamil hingga difabel. Sementara baksos JUMAT diisi dengan kerja bakti membersihkan rumah ibadah, mulai dari mushola, masjid, hingga klenteng.

    Pada program ‘Neo Baksos MAK’ kali ini, Mas Pj akan memaksimalkan berinteraksi dengan masyarakat secara langsung di hari Selasa, Rabu, dan Jumat. Di hari Selasa, ada MAK yakni Mas Pj Antusias Kemaslahatan yang bertujuan untuk memastikan kesejahteraan warga Kota Mojokerto.

    Kegiatan berupa penyaluran bantuan menyasar anak terlantar, fakir miskin dan terlantar. Berikutnya, di hari Rabu, ada MAK: Mas Pj Atasi Keluhan. Di mana Mas Pj akan turun langsung bersama Organisasi Perangkat Daerah (PD) terkait untuk mengatasi menindaklanjuti keluhan warga yang masuk di 8 kanal Sapa Mas Pj.

    8 kanan Sapa Mas Pj tersebit dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Jika tidak ada keluhan yang belum ditangani dalam suatu pekan, Mas Pj bersama OPD pengampu akan turun untuk meninjau dan melihat langsung progres dan respon dari masyarakat sekitar atas keluhan yang sudah ditangani.

    Sedangkan di hari Jumat, ada MAK : Mas Pj Atensi Kemajuan. Di hari tersebut, Mas Pj akan fokus untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan kebermanfaatan proyek Pemkot Mojokerto untuk masyarakat. Yakni dengan mengecek ketertiban waktu pelaksanaan.

    Administrasi serta manfaat dari semua pengadaan fisik dan non fisik, baik lelang maupun non lelang. [tin/ian]

  • Dyah Roro Esti Terlibat di Forum Iklim Internasional, Wakili Indonesia Dukung Ekonomi Hijau

    Dyah Roro Esti Terlibat di Forum Iklim Internasional, Wakili Indonesia Dukung Ekonomi Hijau

    Lamongan (beritajatim.com) – Anggota Komisi VII DPR RI, dari Dapil Jawa Timur X Lamongan dan Gresik, Dyah Roro Esti, terus melakukan perjuangan dan menunjukkan keberpihakannya bagi masyarakat luas. Kali ini, politisi cantik itu kembali mengambil peran penting dalam forum iklim internasional untuk ke sekian kalinya.

    Diketahui, Dyah Roro telah menghadiri serta berpartisipasi dalam Global Parliamentary Forum tahun 2024 pada ajang World Bank (WB) & International Monetary Fund (IMF) Spring Meetings pada tanggal 16 April 2024 kemarin, di Washington DC.

    Kegiatan tersebut merupakan Global Young MP Forum dengan acara Global Young MP Initiative yang mengusung tema “Planting Seeds of Growth: Creating Green Jobs for Young People and The Planet”.

    Forum internasional itu menghadirkan anggota parlemen muda dari berbagai belahan dunia untuk terlibat dengan pimpinan World Bank serta para pemimpin dunia mengenai masa depan lapangan pekerjaan dari perspektif ekonomi hijau.

    Menurut Dyah Roro, hal tersebut dilakukan guna mengakhiri kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat dunia.

    Oleh sebab itu, berbekal pengalamannya menjadi aktivis lingkungan dan anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro yang juga menjabat sebagai steering committee mewakili East Asia and Pacific dalam Global Young MP Initiative sangat memperhatikan kondisi negara-negara yang memiliki proyeksi bonus demografi, khususnya Indonesia.

    “Saat ini semakin banyak anak muda dalam posisi mencari pekerjaan, ini merupakan isu penting sehingga perlu mengantisipasinya, terkhusus dengan negara demografi muda seperti Indonesia,” ungkap Dyah Roro, saat diwawancarai, Jumat (19/4/2024).

    “Karena dengan adanya sektor hijau ini akan berdampak pada kebutuhan tenaga kerja baru, sehingga bonus demografi dapat teratasi dengan peluang kerja baru yang lebih luas,” imbuhnya.

    Dalam pandangannya, Dyah Roro Esti melihat kesulitan dari populasi muda untuk mendapatkan pekerjaan dengan kondisi lapangan pekerjaan hari ini. Sehingga dirinya mengingatkan bahwa setiap negara dengan demografi yang muda seperti Indonesia harus bisa mengantisipasi dan memperbaiki kondisi lapangan pekerjaan.

    Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, Dyah Roro menekankan pentingnya peran sektor hijau, mengingat sektor hijau merupakan sektor baru yang dapat menampung banyak pekerjaan.

    “Peran Pemerintah serta organisasi-organisasi dunia seperti World Bank dalam menumbuhkan sektor hijau sangatlah penting, termasuk dalam penyerapan lapangan pekerjaan dan penyelesaian terhadap masalah iklim dunia,” paparnya. [riq/ian]