Category: Beritajatim.com

  • Banjir Terdahsyat di Dubai Surut dalam Waktu 1 Hari: Bagaimana Penanganannya?

    Banjir Terdahsyat di Dubai Surut dalam Waktu 1 Hari: Bagaimana Penanganannya?

    Surabaya (beritajatim.com) – Fenomena langka terjadi di Dubai ketika banjir terdahsyat yang pernah tercatat berhasil surut dalam waktu hanya satu hari.

    Kejadian ini menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia, mengingat bahwa hujan di Dubai merupakan kejadian yang jarang terjadi, dikenal dengan cuaca yang sangat panas cenderung kering, bahkan diperkirakan hujan hanya terjadi sekali atau dua kali dalam setahun.

    Banjir yang melanda Dubai secara tiba-tiba tersebut menjadi sorotan utama di berbagai platform media sosial, termasuk akun Instagram resmi Luino.official.

    Melalui akun tersebut, sang pemilik akun membagikan update tentang kejadian tersebut, termasuk detail mengenai penanganan dan respons pemerintah setempat.

    Salah satu fakta menarik yang diungkapkan adalah bahwa meskipun tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir tersebut cukup signifikan, namun pemerintah Dubai berhasil menangani situasi tersebut dengan cepat dan efisien.

    Dalam waktu hanya satu hari, air yang membanjiri jalan-jalan utama dan bangunan-bangunan di Dubai berhasil disedot dan dievakuasi.

    Metode yang digunakan untuk menangani banjir ini pun cukup mengejutkan banyak orang. Para petugas menggunakan beberapa truk tangki besar untuk menyedot air, kemudian air tersebut dibuang ke laut. Langkah ini terbukti efektif dalam memulihkan kondisi normal kota dalam waktu yang singkat.

    Selain itu, pemerintah Dubai juga menunjukkan komitmen mereka terhadap warga negara dengan menyediakan layanan gratis bagi pemilik mobil yang terdampak banjir.

    Mobil-mobil yang mati mesinnya akibat terendam air diberikan layanan service secara gratis. Para pemilik mobil hanya perlu meninggalkan kendaraannya, dan mereka dapat mengambilnya kembali setelah banjir surut tanpa biaya tambahan.

    Langkah-langkah proaktif dan efektif yang diambil oleh pemerintah Dubai dalam penanganan banjir ini telah mendapat apresiasi luas dari warga lokal maupun internasional.

    Respons cepat dan layanan yang memperhatikan kepentingan warga menjadi bukti nyata bahwa Dubai memiliki infrastruktur dan sistem penanganan bencana yang sangat baik. [ian]

  • Kabar Pecah Kongsi Maidi-Inda, Begini Jawaban Wakil Wali Kota Madiun

    Kabar Pecah Kongsi Maidi-Inda, Begini Jawaban Wakil Wali Kota Madiun

    Madiun (beritajatim.com) – Isu pecah kongsi Maidi-Inda (Mada) ramai dibicarakan warga Kota Madiun. Wali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri kemungkinan tak lagi maju berpasangan dalam Pilkada 2024. Soal isu pecah kongsi, Maidi menjawab kalau itu masih rahasia.

    Inda Raya pun angkat bicara. Sampai kini memang belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait pasangan Mada. Namun, secara personal maupun kerja, hubungan antara dirinya dengan Walikota Madiun Maidi baik-baik saja.

    Terkait Pilkada Kota Madiun 2024, Inda Raya menyerahkan pada masyarakat.

    “Semua tergantung masyarakat karena pemimpin itu kan dipilih ya. Tidak bisa menentukan sendiri untuk menjadi pemimpin, iya kalo yang dipimpin mau, kalo gak mau kan gak akan milih,” kata Inda Raya, Sabtu (18/4/2024).

    Selama ini, sebagai Wakil Wali Kota, Inda mengakui jarang tampak bersama dengan Walikota Madiun Maidi dalam beberapa acara resm. Namun, bukan berarti ada keretakan hubungan kerja maupun personal. Inda mengaku memang tidak ada undangan untuk datang ke beberapa acara tersebut.

    “Soal jarang tampak bersama Pak Wali di beberapa acara Pemkot, itu ya masa gak ada undangan trus saya datang? Akan sangat etis jika diundang, ya pasti datang,” jelas Inda Raya.

    “Saya mengharap masyarakat tidak mengira saya gak mau datang. Jadi saya malah seneng kalo ada yang nanya langsung kenapa jarang sekali kelihatan di acara Pemkot? Saya sekalian ceritakan,” pungkasnya.

    Seperti diketahui, Maidi-Inda menjadi Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun periode 2019-2024. Saat itu, keduanya didukung lima partai, yakni PDI-P, Demokrat, PAN, PKB dan PPP dalam Pilkada Madiun 2018. [fiq/ian]

  • JLS Mampu Mendongkrak Kunjungan Wisatawan ke Blitar

    JLS Mampu Mendongkrak Kunjungan Wisatawan ke Blitar

    Blitar (beritajatim.com) – Terbangunnya Jalur Lintas Selatan (JLS) Serang-Tambakrejo, Kabupaten Blitar ternyata mampu mendongkrak kunjungan wisatawan. Selama momen Hari Raya Idul Fitri 2024 kemarin pantai-pantai yang berada di JLS tersebut menjadi tujuan favorit wisatawan.

    Data yang dimiliki Oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar sedikitnya ada 104 ribu lebih wisatawan yang berkunjung ke Bumi Penataran selama momen lebaran kemarin. Mayoritas adalah berkunjung ke Pantai Tambakrejo serta Pantai Serang.

    Selain keindahan Pantai Serang dan Tambakrejo, mudahnya akses jalan kerana sudah terbangunnya JLS tentu menjadi penyebab meningkatnya tingkat kunjungan wisatawan. Dengan adanya JLS maka memungkinkan wisatawan untuk berkunjung ke beberapa pantai di Kabupaten Blitar dalam satu waktu.

    “Kunjungan wisatawan selama lebaran kemarin memang cukup tinggi, ada beberapa tempat favorit mulai dari Pantai Serang, Tambakrejo, Kampung Coklat, hingga Blitar Park,” kata Suhendro Winarso, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Sabtu (20/04/24).

    Tingkat kunjungan wisatawan ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu. Diketahui tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar pada tahun lalu hanya mencapai 97.875 orang.

    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar berharap dengan terhubungnya JLS bisa mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan di Bumi Penataran utamanya di sektor wisata pantai. Diketahui Kabupaten Blitar bakal dilewati 163 Kilometer JLS.

    Total ada 42 pantai yang akan dilewati JLS Blitar. Meski sudah ada yang terkenal seperti Serang dan Tambakrejo, namun masih banyak pula pantai yang alami dan eksotik. Dengan terhubungnya JLS tentu diharapkan banyak wisatawan yang berkunjung ke sejumlah pantai yang belum terkenal.

    Para pengunjung Pantai Serang Kabupaten Blitar.

    “Kita punya Pantai Peh Pulo yang semua tahu itu sangat bagus tapi masih JLS kita belum sampai sana maka kita fokuskan yang sudah ada dulu,” imbuhnya.

    Tingginya tingkat kunjungan wisatawan ini sebenarnya sudah diprediksi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar. Monitoring dan pengawasan pun terus dilakukan agar kepuasan wisatawan bisa terjamin saat berkunjung ke tempat wisata di Blitar.

    “Tentu kita berharap kunjungan wisata di Kabupaten Blitar bisa tetap tinggi meski bukan hanya libur lebaran karena ada puluhan destinasi wisata baik alam maupun buatan di Kabupaten Blitar,” tegasnya. (owi/ian)

  • Bau Sampah TPA Menyengat, Warga Banjarsari Bojonegoro Mengeluh

    Bau Sampah TPA Menyengat, Warga Banjarsari Bojonegoro Mengeluh

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejak musim penghujan datang, bau menyengat dari sampah-sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro dikeluhkan warga.

    Bau menyengat itu dirasakan oleh warga di perumahan yang berada di sekitar TPA milik Pemkab Bojonegoro. Bau busuk yang diduga berasal dari sampah di TPA itu sudah sering dikeluhkan warga. Bahkan juga disampaikan ke petugas di perkantoran TPA.

    “Baunya busuk, sepertinya dari TPA belakang perumahan ini. Apalagi pada musim penghujan, bau busuk seringkali muncul setelah hujan reda,” ujar warga setempat Kevin.

    Pria berusia 38 tahun itu menambahkan, bau busuk sering muncul saat musim penghujan. Baunya bahkan bisa tercium dari jarak sekitar 3 km dari lokasi TPA. Ia berharap dengan adanya bau yang diduga dari sampah di TPA itu, Pemkab Bojonegoro bisa mencari solusi.

    “Seingat saya tahun kemarin kita (warga) memprotes petugas di TPA, tapi ya kelihatanya tidak ada tindak lanjut,” tambahnya.

    Sementara dihubungi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Dandi Suprayitno mengungkapkan, sejauh ini ia mengaku belum mendapat laporan adanya bau menyengat yang diduga dari sampah yang ada di TPA. Namun, jika hal itu benar pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi.

    “Tidak adil kalo harus dipermasalahkan, namun akan lebih tepat kalau kami pun diberi kesempatan untuk mengurangi bau jika memang ada, soalnya angin tentu bertiup bebas dan sampah pastilah ada bau,” terangnya. [lus/ian]

  • Perhutani Resmi Luncurkan Wisata Pantai Galung di Sumenep

    Perhutani Resmi Luncurkan Wisata Pantai Galung di Sumenep

    Surabaya (beritajatim.com) – Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Madura meresmikan wisata baru, Wisata Pantai Galung, yang terletak di Petak 38A, 39A-1, dan 39A-2 dengan luas sekitar 13,60 hektar.

    Lokasi wisata ini berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dungkek, bagian dari Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura Timur.

    Proyek wisata ini merupakan hasil kerjasama tripartite antara Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bunga Teratai Desa Juruan Daya Kecamatan Batu Putih, dan BUMDES Teratai Kecamatan Batu Putih.

    Menurut Kepala Perhutani KPH Madura, Joko Siswantoro, Jumat (19/4/2024), pembukaan Wisata Pantai Galung ini diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan dari sektor pariwisata. Dengan adanya berbagai wisata rintisan di wilayah Perhutani KPH Madura, diharapkan akan meningkatkan minat kunjungan wisatawan.

    Ia berharap ke depannya wisata ini dapat terus dikembangkan sehingga akan menjadi destinasi populer bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang menarik perhatian dengan potensi keindahan dan keunikan wisata yang ditawarkan.

    Wisata Pantai Galung mendapat pengawasan khusus dari Perhutani KPH Madura. Saat ini, lokasi wisata ini menjadi salah satu daya tarik utama yang banyak dikunjungi, terutama selama libur lebaran. Para pengendara yang melintas di jalur Pantura dapat dengan mudah singgah sejenak dan menikmati keindahan yang ditawarkan.

    ” Dengan adanya Akses menuju lokasi wisata yang sangat mudah untuk dapat dikunjungi oleh para pengendara yang sedang melintas di jalur Pantura, para pengendara dapat sejenak melepas penat dari perjalanan sambil menikmati keindahan Wisata Pantai Galung yang menyajikan berbagai keindahan alam dengan panorama di sekitar lereng wisata. Wisata ini juga menyuguhkan bermacam spot foto, seperti Selfie Deck, Camping Ground, Cemara Udang, View Background Sunset, berkuda, serta suguhan berbagai macam kuliner khas lokal Desa Juruan Daya yang dapat dinikmati disini,” ungkap Joko.

    Kepala Desa Juruan Daya, Zumiasih, juga mengungkapkan bahwa Pantai Galung memiliki daya tarik yang unik dan menarik bagi pengunjung.

    “Melalui kerjasama dalam pembangunan Wisata Pantai Galung, kami berharap dapat memenuhi tren generasi milenial dan masyarakat lainnya yang ingin eksis dengan berbagai kegiatan kekinian serta membagikannya melalui media sosial pribadi mereka,” ucap Zumiasih.

    Dengan berbagai fasilitas dan potensi keindahan alam yang ditawarkan, Wisata Pantai Galung diharapkan dapat menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Sumenep.

    Perhutani KPH Madura dan para pihak terkait berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menjaga kelestarian wisata ini agar tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. [ian]

  • Viral, Pengajian Ki Sudrun Blitar Telanjang Dada

    Viral, Pengajian Ki Sudrun Blitar Telanjang Dada

    Blitar (beritajatim.com) – Usai Samsudin, belakangan ini netizen digemparkan dengan kemunculan pengajian, di mana sang penceramahnya telanjang dada. Sang penceramah yang viral tersebut adalah Ki Sudrun.

    Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @gandrung_ilmu, tampak Ki Sudrun mengisi pengajian dengan telanjang dada. Ki Sudrun nampak seperti prajurit era kerajaan, karena bukan hanya telanjang dada namun rambutnya juga gondrong.

    Saat ceramah, Ki Sudrun juga mengenakan tas yang bertali seperti tasbih besar. Dalam ceramah tersebut Kiai Sudrun juga menggenakan celana yang dikenakan berwarna putih. Saat mengaji, ia juga tampak mengenakan tas tersebut sambil duduk di lantai.

    Dalam pengajian itu, tampak Ki Sudrun memaknai dan menafsirkan Surat Al Fatihah dengan bahasa Jawa. Itu dilakukan diduga jemaah pengajiannya mayoritas warga Blitar yang paham betul tentang bahasa Jawa, sehingga pengajian yang disampaikan pun berbahasa Jawa.

    Dalam momen itu, Ki Sudrun mengatakan jika umat muslim sejatinya diminta menirukan tingkah laku para nabi dan rasul. “Jadi ternyata aku sampeyan iki mboten kok kon niru gusti Allah,” ungkap Ki Sudrun mengartikan lafadz ‘Sirotol ladzina an amta alaihim’.

    Banyak netizen yang bertanya-tanya soal tampilan nyentrik sosok Ki Sudrun.

    “Pake baju ceramahnya biar sopan,” @meifa*****.

    “Aliran apa lagi se,” @bing*****.

    Meski begitu ada juga beberapa netizen yang menyebut ceramah Ki Sudrun mudah dipahami.

    “Tutur kasepuhan mantep banget enak diresapi, dihayati, neng ati,” @slam**.

    “Luar biasa, pakaian yang penting syar’i, gak perlu berlebihan, penting ilmunya,” @Nur.******.

    Usut punya usut, Ki Sudrun ini dikenal sebagai Dalang asal Blitar. Dia pernah nyantri di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

    Ki Sudrun lahir pada 19 April 1970 dan kini berusia 54 tahun. Dia berasal dari Desa Krenceng, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

    Selain menjadi dalang, ia juga kerap mengisi ceramah bersama Gamelan Terbang Seribu. Biasanya ceramahnya juga diselingi dengan selawat dan musik. (owi/ian)

  • Jalur Piket Nol Lumajang – Malang Masih Buka-Tutup

    Jalur Piket Nol Lumajang – Malang Masih Buka-Tutup

    Lumajang (beritajatim.com) – Curah hujan tinggi di Kabupaten Lumajang pada Kamis (18/4/2024) mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah, termasuk di jalur alternatif Lumajang-Malang via Piket Nol.

    Penyekatan Jalur Piket Nol

    Akibat tanah longsor di beberapa titik, jalur Piket Nol terpaksa ditutup dan dibuka secara situasional.

    “Kami melakukan penyekatan kendaraan bersama pihak Koramil dan Dishub Kabupaten Lumajang dari arah Lumajang-Malang atau sebaliknya karena masih ada tanah longsor di beberapa titik,” ungkap Anggota Polsek Candipuro Brigadir Arief Setyawan pada Jumat (19/4/2024) dini hari.

    Alternatif Jalur

    Masyarakat yang ingin melintasi jalur Piket Nol harus bersabar menunggu proses pembersihan material longsor oleh petugas hingga jalur dapat dilalui kendaraan. Pengendara juga dapat memilih jalur alternatif melalui Kabupaten Probolinggo.

    “Kami himbau pengendara dengan papan peringatan untuk putar balik ke jalur alternatif Probolinggo atau menunggu proses evakuasi material longsor hingga selesai,” lanjut Brigadir Arief.

    Pembatasan Volume Kendaraan

    Pembatasan yang dilakukan petugas bertujuan untuk mengurangi volume kendaraan yang lewat, sehingga proses pemulihan jalur akibat tanah longsor dapat berjalan dengan lebih lancar.

    Keselamatan Pengendara Diutamakan

    Penyekatan jalur Piket Nol juga bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan para pengendara yang melintas.

    “Kami akan terus memantau dan menginformasikan kondisi jalur Piket Nol sehingga bisa dilalui pengendara dengan aman,” pungkas Brigadir Arief.

    Imbauan untuk Masyarakat

    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya banjir dan tanah longsor, terutama saat musim hujan. Jika terpaksa harus melintasi jalur yang rawan longsor, pastikan untuk berhati-hati dan mengikuti instruksi dari petugas. (vid/ted)

  • Petasan Meledak di Bangkalan Dibuat untuk Pesta Pernikahan

    Petasan Meledak di Bangkalan Dibuat untuk Pesta Pernikahan

    Bangkalan (beritajatim.com) – Petasan yang meledak hingga membuat satu korban meninggal dan dua lainnya kritis di Desa Sambilangan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, ternyata dibuat untuk merayakan pesta pernikahan.

    Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh beritajatim.com, petasan maut itu diracik oleh tiga orang dalam satu rumah, yakni SA (21) dan RA (26) yang diketahui kakak beradik, kemudian MT (31) saudara sepupu.

    Korban meninggal inisial SA meracik mercon itu, untuk merayakan acara pernikahan kakaknya inisial RA yang rencananya akan berlangsung hari Ahad besok sementara MT ikut membantu.

    “SA meracik mercon untuk merayakan pernikahan kakaknya besok,” ujar Cholil Sekertaris Desa (Sekdes) Desa Sembilangan, Sabtu (20/4/2024).

    Ia menambahkan, membakar mercon atau petasan saat acara pernikahan di desanya merupakan tradisi untuk menyambut para tamu undangan.

    “Di desa kami memang ada tradisi membakar mercon saat acara pernikahan,” imbuhnya.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan ledakan mercon terjadi kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB, Akibat ledakan itu, sebuah rumah hancur rata dengan tanah.

    Ia juga mengatakan, tiga korban ledakan petasan itu merupakan kakak beradik dan sepupu. Ketiganya diduga berada di dalam rumah saat ledakan terjadi.

    “Untuk korban meninggal sudah dimakamkan tadi malam. Lalu dua korban luka bakar masih menjalani perawatan medis karena mengalami luka bakar hampur 50 perseb,” pungkasnya. [sar/beq]

  • PDIP Awali Pendaftaran Bakal Cabup dan Cawabup di Jember

    PDIP Awali Pendaftaran Bakal Cabup dan Cawabup di Jember

    Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengawali pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada Senin (22/4/2024) pekan depan.

    “Kami menekankan bahwa proses penjaringan ini tanpa mahar, sehingga diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama kepada putra-putri terbaik untuk mengabdikan diri sebagai pemimpin Jember;” kata Ketua Tim Penjaringan Edi Cahyo Purnomo, Sabtu (20/4/2024).

    Pengambilan formulir dijadwalkan pada 22 April – 6 Mei 2024. Pengembalian formulir dan dokumen dijadwalkan pada 7 Mei – 16 Mei 2024. Sementara pengumuman dijadwalkan pada 27 Mei 2024.

    Semua proses administratif ini diselenggarakan di kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Supriyadi Nomor 54, Baratan, Kabupaten Jember, pada pukul 10.00 – 16.00 WIB.

    “Penjarigan ini bersifat terbuka yang artinya bisa dan boleh diikuti oleh siapapun, baik untuk anggota, kader, struktur internal PDI Perjuangan, maupun Warga Negara Indonesia di luar anggota PDI Perjuangan yang memiliki visi misi yang sama dan sejalan dengan kami,” kata Edi.

    Para bakal calon harus mengisi formulir, termasuk rekam jejak bakal calon dalam melakukan pembelaan kepada rakyat selama ini.

    “Begitu juga dengan visi misi bakal calon serta harus bersedia mengikuti seluruh tahapan penjaringan dan penyaringan,” kata Edi.

    Berkas bakal calon bupati dan wakil bupati yang sudah diserahkan selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi sebagaimana ketentuan Undang-Undang. Berkas itu diserahkan ke DPD dan DPP Partai untuk disaring, dan kemudian bakal calon akan mengikuti fit and proper test.

    “Proses verifikasi dan validasi ini sebagai upaya kami untuk mendapatkan bakal calon yang tidak ‘bermasalah’ secara Undang-Undang,” kata Edi. [wir/beq]

  • Motor Tabrak Truk Parkir di Ngawi, Pacar Anggota Polisi Meninggal

    Motor Tabrak Truk Parkir di Ngawi, Pacar Anggota Polisi Meninggal

    Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Caruban, tepatnya di depan Kantor Polisi Militer, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, pada Sabtu (20/4/2024) sekitar pukul 08.30 WIB.

    Ahmad Alfians Zuhdi (22 tahun), seorang anggota polisi, mengendarai sepeda motor membonceng kekasihnya, Salsabila Dyah Ayu (21 tahun), mahasiswi, melaju dari arah Kota Ngawi menuju Caruban.

    Sesampainya di lokasi, sepeda motor yang dikendarai Alfian bersenggolan dengan sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya. Alfian kemudian oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan. Truk tronton tersebut dikemudikan oleh Slamet Riyadi (59 tahun).

    Akibat benturan keras, Salsabila meninggal dunia di lokasi kejadian. Alfian mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi.

    “Benar telah terjadi kecelakaan, motor menabrak truk parkir. Kami mencari kendaraan yang sempat bersenggolan dengan motor korban. Korban ini merupakan anggota polisi,” katanya.

    Setelah kejadian, Slamet Riyadi, sopir truk tronton, melarikan diri dari lokasi. Petugas polisi militer yang berada di sekitar lokasi kemudian mengejar dan berhasil menghentikan truk tronton tersebut sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Raya Ring Road Ngawi.

    Petugas Satlantas Polres Ngawi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Jenazah Salsabila kemudian dibawa ke RSUD Dr. Soeroto Ngawi untuk divisum. Slamet Riyadi, sopir truk tronton, saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Ngawi.

    Polisi juga masih memburu pengendara sepeda motor lain yang bersenggolan dengan Alfian. Petugas mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelidikan. [fiq/ted]