Category: Beritajatim.com

  • PJ Wali Kota Kediri Tinjau 3 Sumber Mata Air, Titip Pesan Ini

    PJ Wali Kota Kediri Tinjau 3 Sumber Mata Air, Titip Pesan Ini

    Kediri (beritajatim.com) – PJ Wali Kota Kediri Zanariah meninjau tiga sumber mata air di Kota Kediri, Sabtu (20/4/2024). Sumber mata air yang dikunjungi yakni Sumber Bulus dan Sumber Cakarsi di Kelurahan Tosaren serta Sumber Soyo di Kelurahan Bawang. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi kawasan pengelolaan sarana prasarana, hingga kebermanfaatan sumber mata air di Kota Kediri.

    Pada kesempatan itu, PJ Wali Kota Kediri memberikan pesan kepada pihak terkait yang mengelola sumber mata air ini. Sumber mata air ini harus dijaga dan dipelihara dengan baik dan tidak boleh digunakan untuk mencuci apapun. Karena sabun cuci ini bisa membunuh ikan-ikan yang ada di sumber ini sehingga merusak keseimbangan ekosistem di air.

    “Sangat disayangkan sumber mata air yang masih jernih ini digunakan untuk mencuci pakaian. Detergen yang digunakan untuk mencuci itu yang bahaya. Jadi tidak boleh lagi masyarakat mencuci pakaian di sumber mata air ini. Nanti kita carikan solusi untuk masyarakat yang biasanya mencuci di sumber mata air ini,” terang Zanariah.

    PJ Wali Kota Kediri Tinjau 3 Sumber Mata Air

    Lebih lanjut, PJ Wali Kota Kediri juga menambahkan manfaat menjaga sumber mata air ini agar tetap jernih airnya. Selain itu agar nanti anak cucu bisa menikmatinya, serta dapat terus memberikan manfaat untuk kehidupan masyarakat di sekitar sini.

    Ketiga sumber mata air tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang publik, sarana hiburan sekaligus lahan mata pencaharian masyarakat sekitar.

    Oleh karena itu, PJ Wali Kota Kediri menekankan apabila sumber ini menjadi tempat wisata, baik pengelola maupun pengunjung harus bisa menjaga kebersihannya dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Tegur apabila ada yang melanggar, jangan didiamkan saja. Jangan sampai ekosistem di sumber mata air ini rusak,” imbuhnya.

    Terakhir, Zanariah juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keberadaan pohon-pohon ini. Karena keberadaan pohon ini telah memberi banyak manfaat untuk mempertahankan eksistensi air tanah. Pemerintah Kota Kediri pun terus berkomitmen menjaga sumber mata air dengan melaksanakan penanaman pohon secara bergilir di beberapa titik.

    Turut mendampingi Kepala DLHKP Kota Kediri Imam Muttakin, Camat Pesantren Widiantoro, Camat Kota Arief Cholisudin Yuswanto, Kabag Prokompim Adi Wicaksono, Lurah Tosaren Joko Prayitno, dan Lurah Bawang Ahmad Sofan Alif Fatikan, Pokdarwis Sumber Bulus, Sumber Cakarsi, dan Sumber Soyo. [nm/kun]

  • PJ Wali Kota Kediri Meriahkan Fun Bike HUT ke-17 Brigif 16 Wira Yudha

    PJ Wali Kota Kediri Meriahkan Fun Bike HUT ke-17 Brigif 16 Wira Yudha

    Kediri (beritajatim.com) – PJ Wali Kota Kediri Zanariah bersama Forkompimda Plus Kota Kediri ikut menyemarakkan fun bike dalam rangka HUT ke-17 Brigif 16 Wira Yudha, Sabtu (20/4/2024). Sekitar 9 Km rute yang ditempuh, dengan mengambil start di Batalyon Infanteri Mekanis 521/Dadaha Yudha dan finish di Brigif 16 Wira Yudha.

    Sudah sejak pagi, para peserta fun bike ini telah memadati area start. Sebelum berangkat, peserta fun bike melakukan pemeriksaan tekanan darah yang telah disediakan.

    Saat ditemui, PJ Wali Kota Kediri mengucapkan selamat ulang tahun ke-17 Brigade Infanteri 16 Wira Yudha sekaligus menyampaikan harapannya.

    PJ Wali Kota Kediri Meriahkan Fun Bike HUT ke-17 Brigif 16 Wira Yudha.

    “Di hari ulang tahun Brigif ke-17 ini, semoga senantiasa mengimplementasikan semboyan satuan yaitu berani, cepat dan tangguh. Saya berharap dengan bertambahnya usia menjadikan Brigif 16 Wira Yudha semakin profesional, solid dan dicintai rakyat. Dirgahayu Brigade Infanteri 16 Wira Yudha,” ujar PJ Wali Kota Kediri Zanariah.

    Setelah mencapai garis finish, PJ Wali Kota Kediri ikut senam bersama Persit Kartika Chandra Kirana. Turut serta dalam fun bike ini Komandan Brigif 16 Wira Yudha Letkol Inf Taufik Ismail, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Aris Setiawan.

    Senam bersama untuk merayakan HUT ke-17 Brigif 16 Wira Yudha Kediri.

    Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Komandan Yonif 521 Mayor Inf Rahadyan Surya Murdata, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Choirur Rofiq, Persit Kartika Chandra Kirana, dan perbankan. [nm/ian]

  • Bapak dan Balita Jatuh di Perahu Tambangan Ditemukan Bersama

    Bapak dan Balita Jatuh di Perahu Tambangan Ditemukan Bersama

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Jasad Nanda Freda Eryansyah (27) dan anak balitanya E (2,5) tenggelam saat menaiki jasa penyebrangan perahu tambangan di Dusun Banjarpertapan Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman berhasil ditemukan.

    Kondisi kedua korban asal Driyorejo, Gresik itu ditemukan dalam kondisi meninggal, Sabtu (20/4/2024). Keduanya ditemukan sejarak 1,4 kilometer dari lokasi kejadian.

    Kapolsek Taman Kompol Anggono Jaya membenarkan anak dan bapak yang tenggelam di Kalimas sudah ditemukan.
    Setelah dievakuasi, kedua korban langsung dikirim ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan autopsi. “Kedua korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong,” tandas Anggono.

    Diberitakan sebelumnya, ayah dan balitanya tersebut menyeberangi sungai menaiki perahu tambang, bersama satu anggota keluarga usai dari Tarik berkunjung ke rumah keluarganya Kamis (18/4/2024).

    Ayah dan balitanya saat masuk ke perahu tambang dengan menaiki motor. Saat menaiki perahu, kondisi mesin motor masih dalam keadaan menyala. Sesampainya di tengah sungai, sang anak menarik pedal gas motor yang masih menyala itu.

    Sehingga, sang anak dan motor terseret tercebur ke sungai. Kemudian sang ayah berupaya untuk menyelamatkan balitanya dan ikut tenggelam terbawa atus deras air sungai dan hilang, baru hari ketiganya diketemukan. (isa/ian)

  • Bermain Bersama Sang Kakak, Bocah di Blitar Hanyut di Selokan

    Bermain Bersama Sang Kakak, Bocah di Blitar Hanyut di Selokan

    Blitar (beritajatim.com) – Bocah berusia 5 tahun asal Kelurahan Tanggung Kota Blitar meninggal dunia tenggelam di selokan. Awalnya bocah perempuan itu sedang bermain hujan-hujanan dengan sang kakak di sekitar selokan rumahnya.

    Diduga korban terpeleset hingga masuk ke selokan air. Korban sempat berusaha ditolong oleh seng kakak namun derasnya debit air akibat hujan, membuat bocah perempuan itu hanyut.

    Korban ditemukan tersangkut di pintu air selokan warga sekitar 2 kilometer dari titik awal peristiwa.

    “Korban datang dalam keadaan kekurangan oksigen di mulut dan tangan dan tidak ada nafas sekaligus nadi, sampai di sini langsung dilakukan bantuan nafas oksigen dan mompa jantung kurang lebih sepuluh menit saya cek nafas nadi tidak ada perkembangan,” kata Afif, Petugas UGD Puskesmas Kepanjen kidul Kota Blitar, Sabtu (20/04/24).

    Bocah perempuan itu ditemukan 1,5 jam usai hanyut. Setelah ditemukan tersangkut korban tidak langsung dibawa ke puskesmas, namun justru dibawa pulang.

    Usai dibawa pulang korban kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Meski demikian nyawa anak perempuan berusia 5 tahun itu tidak bisa diselamatkan.

    “Iya ada tanda-tanda sangat telat dibawa ke puskesmas karena melihat apa yang disampaikan warga tadi korban kan tenggelam jam 13.30 tenggelam terus kurang lebih 14.30 itu ditemukan di selatan POM mini jadi setelah ditemukan itu tidak langsung dibawa ke UGD tapi sempat dibawa pulang terus di rumah itu ada yang bilang sudah meninggal ada yang belum meninggal kemudian dibawa ke sini,” bebernya.

    Jarak antara lokasi tenggelam dengan ditemukannya korban adalah sekitar 2 kilometer. Selokannya sendiri sebenarnya tidak terlalu besar namun karena hujan debit airnya menjadi lebih deras.

    Diduga bocah 5 tahun tersebut tidak mampu menahan derasnya debit air selokan hingga akhirnya terseret sejauh 2 kilometer.

    Kini korban telah dibawa pulang ke rumah duka. Bocah berusia 5 tahun itu langsung dikebumikan oleh pihak keluarga. (owi/ian)

  • PAN Usulkan Ketua Golkar dan PPP Berpasangan dalam Pilkada Jember

    PAN Usulkan Ketua Golkar dan PPP Berpasangan dalam Pilkada Jember

    Jember (beritajatim.com) – Ada gagasan untuk menjodohkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Jember Karimullah Dahrujiadi dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember Madini Farouq dalam pemilihan kepala daerah setempat tahun ini.

    Gagasan ini dilontarkan Abdus Salam, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat pertemuan ketiga tokoh tersebut, di kediaman Madini, Kamis (18/4/2024) malam kemarin.

    Salam membenarkan adanya gagasan itu. “Kalau melihat dari komposisi, Haji Karim dan Gus Mamak (sapaan akrab Madini, red) ini kan senior kami yang sudah ideal untuk menjadi calon bupati dan wakil bupati. Kami yang punya satu kursi di DPRD Jember siap mendukung dan mendorong beliau berdua, kalau memang nantinya terjadi kesepakatan koalisi,” katanya, Sabtu (20/4/2024).

    Selain faktor senioritas, Salam menilai, Karimullah dan Madini sama-sama berpengalaman di dunia politik dan pemerintahan. “Beliau berdua politisi kawakan dan banyak mengenyam asam-garam dunia politik. Paling tidak niat beliau berdua ingin membangun Jember dan berperan serta sebagai eksekutif, wajib kita dukung,” katanya.

    Selain menyinggung kemungkinan memunculkan pasangan Karimullah-Madini, tiga partai itu sepakat membentuk Koalisi Jember Bersatu. Koalisi ini berangkat dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang sempat terbentuk di level nasional.

    “Persahabatan kami bertiga dirajut pada saat KIB. Saya dengan Gus Mamak juga dekat, karena setiap musim haji kami selalu bersama di Mekkah. Kedekatan kami dengan Haji Karim juga sudah lama, pada saat pencalonan saya menjadi bupati dalam pemilihan kepala daerah Jember tahun 2020,” kata Salam.

    Jika PAN, PPP, Golkar benar-benar berkoalisi, maka dengan total 12 kursi di DPRD Jember, tahun ini mereka bisa mendaftarkan calon bupati dan wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum. Syarat bagi partai atau gabungan partai mendaftarkan kandidat bupati dan wakil bupati adalah memiliki minimal 10 kursi di DPRD Jember.

    Namun Salam mengingatkan, gagasan itu harus dimatangkan di tingkat dewan pimpinan pusat (DPP) masing-masing partai. “Sehingga ketika kita sepakat memutuskan siapa yang diusung, tidak jadi pepesan kosong di bawah,” katanya.

    “Siapapun calonnya, kami bertiga sepakat untuk mendukung, sesuai kriteria yang diinginkan koalisi ini. Tidak menutup kemungkinan, koalisi akan kami rajut dengan partai-partai lain. Kemarin Gus Mamak (Madini) sudah berkomunikasi dengan Nasdem dan PKS, atau pun nanti bisa dengan PKB, PDI Perjuangan, dan Gerindra,” kata Salam.

    Pertemuan di rumah Madini, Kamis malam itu, merupakan awal untuk menyamakan persepsi terhadap situasi politik di Jember. “Kami bertukar pikiran sambil membahas masa depan Jember, bagaimana kami bisa berperan dalam politik pilkada tahun ini,” kata Salam.

    Salam mengatakan, koalisi tersebut akan bisa berbuat lebih positif jika ditindaklanjuti dengan komunikasi yang lebih intensif ke dewan pimpinan pusat partai masing-masing. “Sehingga keinginan di bawah dan di pusat benar-benar terjalin, sehingga tidak kayak dagelan,” katanya.

    “Rata-rata dalam pertemuan politik di bawah, para ketua partai membuat agenda, lalu tidak dilanjutkan ke atas. Pada saat ada rekomendasi, tahu-tahu kami tidak dilibatkan saat memgambil keputusan rekomendasi,” jelas pengusaha perumahan ini. [wir]

  • Jelang Putusan MK, PDIP Surabaya: Semoga Bukan Palu Godam!

    Jelang Putusan MK, PDIP Surabaya: Semoga Bukan Palu Godam!

    Surabaya (beritajatim.com) – Persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa Pilpres 2024 menyedot perhatian luas masyarakat. Publik berharap para hakim MK berjiwa negarawan. Penjaga konstitusi dan demokrasi, mengedepankan kebenaran dan keadilan.

    Demikian rangkuman diskusi PDI Perjuangan Kota Surabaya, yang menghadirkan narasumber pemerhati politik Airlangga Pribadi, PhD, dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Airlangga. Juga politisi muda PDIP, Aryo Seno Bagaskoro.

    “Semoga MK benar-benar menjadi penjaga konstitusi dan demokrasi. Menegakkan kebenaran dan keadilan. Dan, semoga amicus curiae (sahabat pengadilan) yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri dan berbagai kalangan masyarakat lain mampu meneguhkan kesadaran, bahwa ketok palu MK sebagai palu emas. Bukan palu godam!” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

    Airlangga Pribadi mengatakan, Pilpres 2024 telah mengidap berbagai kontradiksi. Dimulai ketika MK mengubah batas umur syarat usia di bawah 40 tahun. Sehingga  Gibran Rakabuming Raka, yang menjabat wali kota Solo, diloloskan  maju sebagai cawapres.

    “Ketua MK saat itu Anwar Usman yang juga pamannya Gibran. Akibat putusan itu, Majelis Dewan Kehormatan MK memutus Anwar Usman telah melanggar etik atas putusan itu,” kata Airlangga.

    Airlangga juga menyoroti posisi Presiden Jokowi terkait majunya Gibran sebagai cawapres. Publik menyoroti keberpihakannya dalam Pilpres 2024.

    “Posisi bapak yang sedang menjabat presiden dan anak yang menjadi kandidat cawapres, baru pertama kali terjadi dalam sejarah pemilihan presiden di Indonesia, sejak era Presiden Soekarno hingga saat ini,” kata Airlangga.

    Diikuti kemudian pelanggaran etik kekuasaan lain seperti pengucuran bantuan sosial secara masif yang didanai negara, keterlibatan aparatur negara di berbagai bidang, praktik-praktik intimidasi oleh aparat, jerat hukum, hingga kontroversi sirekap dan sebagainya.

    “Sehingga dalam persidangan MK ini, banyak pihak berharap agar putusan nantinya betul-betul menegakkan kebenaran dan keadilan. Palu ketok keputusan MK diharapkan sebagai benteng terakhir penjaga konstitusi dan demokrasi,” kata Airlangga.

    Harapan itu terungkap dengan munculnya pendapat sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan, di antaranya ditulis  Megawati Soekarnoputri dan berbagai kalangan lain.

    Juga pendapat tokoh-tokoh dan kalangan di masyarakat, yang di antaranya diekspos luas di berbagai media massa.

    “Ibu Megawati dan berbagai kalangan masyarakat lain tidak ingin demokrasi menjadi hancur dan suram. Karena itu, harapan publik sangat besar terhadap MK untuk menjaga konstitusi. Dan, jauh dari alat kekuasaan,” kata Airlangga.

    Menyambung Airlangga, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan Megawati Seokarnoputri sebagai warga negara Indonesia telah memberikan teladan dengan menuliskan pendapat sebagai amicus curiae kepada MK.

    “Beliau (Megawati Soekarnoputri) telah menjadi Ibu Bangsa yang memberikan teladan sebagai warga negara yang konstitusionalis,” kata Seno Bagaskoro.

    Dikatakan, sikap negarawan yang ditunjukkan Megawati telah menggugah kesadaran kolektif bagi seluruh elemen bangsa. “Kesadaran untuk ikut serta mengawal hasil keputusan MK yang sejernih air dan seterang fajar,” kata Seno Bagaskoro.

    Dalam konteks itu, kata Seno, masyarakat berharap betul para hakim MK mampu mengemban tugas dan berjiwa negarawan. Mengambil terobosan hukum yang melampaui persoalan pemilu semata.

    “Karena itu, publik berharap agar MK betul-betul menjaga menjaga konstitusi sekaligus menjaga api demokrasi,” kata Seno Bagaskoro.

    Sesuai jadwal, putusan MK itu akan diketok, Senin 22 April 2024. Di akhir diskusi itu, kader-kader banteng Kota Surabaya melakukan doa bersama agar putusan MK betul-betul mampu menjaga marwah lembaga tinggi negara itu.

    “Mari kita berdoa bersama agar MK betul-betul menjadi benteng terakhir konstitusi, dengan menegakkan kebenaran,” kata Syaifuddin Zuhri, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, yang memimpin doa bersama. [ian]

  • Pemkot Blitar Buka 297 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK

    Pemkot Blitar Buka 297 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK

    Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Blitar bakal membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 2024 ini. Total ada 297 formasi CPNS dan PPPK yang ada dibuka oleh Pemkot Blitar pada tahun ini.

    Kuota sebanyak 297 formasi seleksi CPNS dan PPPK yang didapat Kota Blitar itu untuk formasi tenaga teknis, tenaga guru dan tenaga kesehatan. Pada tahun ini, seleksi CPNS hanya dibuka untuk formasi tenaga teknis.

    Sedang formasi tenaga guru dan tenaga kesehatan bakal mengikuti seleksi PPPK. Pemkot Blitar pun mempersilahkan warga untuk mendaftar.

    “Tahun ini, kami mengusulkan sebanyak 300 formasi ke Kemenpan RB, tapi yang disetujui hanya 297 formasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar, Kusno, Sabtu (20/04/24).

    Kuota formasi seleksi CPNS dan PPPK yang didapatkan oleh Pemerintah Kota Blitar pada 2024 itu lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu. Diketahui kuota seleksi CPNS dan PPPK Kota Blitar pada tahun 2023 lalu, sebanyak 327 formasi.

    Khusus tahun ini kuota CPNS dan PPPK Kota Blitar memang lebih sedikit yakni 297 formasi. Rinciannya yakni terdiri atas 96 formasi untuk CPNS dan 201 formasi untuk PPPK.

    Saat ini, BKPSDM Kota Blitar tengah melakukan proses penginputan formasi dan kualifikasi dalam seleksi CPNS dan PPPK 2024. BKPSDM Kota Blitar juga masih menunggu jadwal pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK dari Kemenpan RB.

    “Mungkin, pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK dilakukan setelah seleksi sekolah kedinasan. Kami juga masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kemenpan RB,” pungkasnya. (owi/ian)

  • Tumpeng Daging Spesial Rayakan Ulang Tahun Singa Kembar Afrika Koleksi KBS

    Tumpeng Daging Spesial Rayakan Ulang Tahun Singa Kembar Afrika Koleksi KBS

    Surabaya (beritajatim.com) – Dua anak kembar singa milik Kebun Binatang Surabaya (KBS), Dona dan Bima merayakan ulang tahun yang pertama.

    Dua anak singa jantan ini merupakan hasil breeding dari indukan Ipin dan Seruni. Oleh Keeper, kedua hewan buas dari Afrika ini diberikan daging yang dimasukkan ke dalam wadah bambu serta di dalam buah dagang.

    “Ini perayaan ulang tahun pertama dari Bima dan Dona hasil breeding dari KBS yang memang pertama kali untuk hewan Singa Afrika,” ucap Direktur KBS Khoirul Anwar, Sabtu (20/4/2024).

    Yang menarik di hari ulang tahunnya kedua Singa Afrika ini diberikan daging segar dan dalam kondisi bagus. “Komposisi makanannya beda bisa mencapai 2 sampai 3 kali lipat,” bebernya.

    Khoirul menjelaskan kedua hewan singa ini memiliki karakter yang aktif sejak kecil. “Saya masih ingat singa ini saat masih 2 atau 3 bulanan saya sempat gendong tapi memang sudah aktif,” bebernya.

    Khoirul menjelaskan dengan adanya Bima dan Dona maka KBS memiliki 6 ekor singa Afrika. “Tiga jantan dan tiga betina yang memang nantinya bisa dilakukan breeding lagi,” ucapnya.

    Dengan hasil breeding ini, Khoirul mengaku 3 sampai 4 bulan sudah bisa digabungkan lagi. “Jadi bisa dibreeding lagi,” ucapnya.

    Sementara itu, Keeper Singa Afrika KBS Sumartono menjelaskan sampai saat ini pendekatan yang dilakukan keeper secara langsung.

    “Namun kami harus memberikan treatment agar jiwa buasnya tetap ada jadi adanya kandang peraga yang disesuaikan dengan habitatnya,” imbuhnya

    Saat ini kedua singa ini masih dijadikan satu kandang, namun Sumartono yakin jika berusia 2,5 tahun akan dipisahkan. “Karena itu masa musim kawin harus kami pisahkan agar tidak ada perkawinan sedarah,” ucapnya. (way/ian)

  • Tour De Panderman Polda Jatim 2024 Diharap Bisa Jaring Atlet Baru

    Tour De Panderman Polda Jatim 2024 Diharap Bisa Jaring Atlet Baru

    Pasuruan (beritajatim.com) – Dalam rangka menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto meresmikan Event Bersepeda “Tour De Panderman Polda Jatim 2024” di Jack’s Terrace Restaurant, Taman Dayu Golf Club’ & Resort, Bulu Kandang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/04/2024).

    Polda Jawa Timur bersama IS90-Cycling Community, akan menyelenggarakan Event Bersepeda Bersama dalam rangka memperingati “Hari BHAYANGKARA ke-78” dalam tajuk “Tour De Panderman dengan jarak tempuh 113 kilometer yang akan diselenggarakan pada 8 Juni 2024 mendatang.

    Tour De Panderman itu sendiri siap untuk melintasi antar kota di Jawa Timur disertai dengan tantangan finish tercepat dalam “Kategori Usia Kompetisi (8 Kelas) dan Kategori Non Kompetisi”.

    “Tujuannya untuk merangkul seluruh kalangan masyarakat olahraga sepeda sekaligus dapat melakukan pembinaan. Pasrinya diharap dari event ini bisa timbul bibit atlet balap sepeda,” kata Ketua Panitia Tour De Panderman Kombes Pol. Adewira Negara Siregar.

    Sementara itu untuk rute lintasannya sendiri akan melewati lima kota yang berawal dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, dan juga Batu. Rute ini dipilih tak hanya serta merta untuk dilewati namun juga bisa memanjakan mata dengan mengeksplore keindahan alamnya.

    Nantinya akan ada sekitar 1.500 peserta yang akan mengikuti kompetisi dengan jarak tempuh 113 kilometer. Dengan pembagian 800 peserta pembalap dan 700 peserta non pembalap.

    Para peserta sudah langsung bisa  mendaftarkan melalui website www.tdpanderman.ikutaja.id

    “Tak hanya itu, Event ini juga bertujuan menggalakkan Ekonomi Masyarakat karena di Kota Batu yang merupakan Kota Wisata nantinya akan ada Bazar UMKM guna membantu perekonomian warga setempat,” tutupnya. (ada/ian)

  • Viral Bocah 4 Tahun Tunangan di Sampang, Ini Kata Pj Gubernur dan BKKBN Jatim

    Viral Bocah 4 Tahun Tunangan di Sampang, Ini Kata Pj Gubernur dan BKKBN Jatim

    Surabaya (beritajatim.com) – Akhir-akhir ini beredar video viral yang memperlihatkan bocah usia 4 tahun di Sampang melakukan tunangan, sebagai ikatan sebelum pernikahan.

    Mengetahui hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Timur terus berupaya mencegah perkawinan anak.

    Hal itu dilakukan dengan turun langsung melakukan sosialisasi secara masif terkait pendewasaan usia perkawinan kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan secara simultan oleh semua pihak terutama dengan menekankan bahaya dan dampak yang ditimbulkan jika pernikahan anak masih dilakukan.

    “Kami terus masif menyosialisasikan tentang bahaya pernikahan anak. Karena pada dasarnya pernikahan anak itu lebih banyak menimbulkan masalah mulai kesehatan hingga sosial,” kata Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono, Sabtu (20/4/2024).

    Anak sebagai tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa dikatakan Adhy juga memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang maju, mandiri serta berdaya saing. Sehingga wajib dilindungi dari segala bentuk perlakuan yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia.

    “Maka sosialisasi pada orang tua menjadi penting. Agar sebisa mungkin pernikahan anak, pernikahan usia dini harus dihindari. Pernikahan sebaiknya dilakukan di usia yang memang sudah cukup sesuai aturan yang berlaku,” imbuh Adhy.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), mengenai Proporsi Perempuan Umur 20-24 Tahun yang Berstatus Kawin atau Berstatus Hidup Bersama Sebelum Umur 18 Tahun Menurut Provinsi pada tahun 2021-2023, Jawa Timur terus mengalami penurunan. Di tahun 2021 ada di angka 10,44. Kemudian turun ke angka 9,46 di tahun 2022, dan turun lagi ke angka 8,86 di tahun 2023.

    Selain itu, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya mencatat data Dispensasi Kawin di Jawa Timur terus mengalami penurunan. Pada tahun 2021 sebanyak 17.151, kemudian turun11,99 persen pada tahun 2022 menjadi 15.095. Pada tahun 2023, turun lagi sebesar 18,29 persen menjadi 12.334.

    “Dispensasi kawin adalah pemberian hak kepada seseorang untuk melangsungkan perkawinan, meski belum mencapai batas minimum usia perkawinan yaitu 19 tahun. Adanya penurunan dispensasi ini sejalan dengan pencegahan perkawinan anak yang terus kita lakukan,” tuturnya.

    Berbagai sinergi program juga dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur (DP3AK Jatim), BKKBN Jatim, dan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan perlindungan anak, memenuhi hak anak, mengendalikan kuantitas dan meningkatkan kualitas penduduk atau SDM, serta meningkatkan kualitas kesehatan anak.

    Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Timur bernomor 474.14/810/109.5/2021 tentang pencegahan perkawinan anak ditandatangani pada 18 Januari 2021.

    Selain itu, Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 85 tahun 2023 juga mengatur tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak Tahun 2023-2024 yang ditandatangani pada 5 Desember 2023.

    “RAD ini menjadi landasan bagi pemerintah daerah, masyarakat, orang tua, dan anak di Jawa Timur dalam rangka mencapai tujuan pencegahan perkawinan anak. Untuk itu, Pemprov Jatim melalui DP3AK juga terus mendorong kabupaten/kota untuk segera menyusun RAD,” terangnya.

    “Awal Mei nanti, kami juga akan melaunching Dashboard PPA (SIAPA PEKA) sebagai sarana transparansi data. Untuk mendorong multistakeholder agar peka dan peduli melaksanakan kolaborasi program pencegahan perkawinan anak (RAD PPA). Sehingga, mempercepat penurunan kasus perkawinan anak di Jatim,” lanjutnya.

    Terkait video viral balita usia empat tahun di Kabupaten Sampang pun, Pemprov bersama BKKBN Jawa Timur juga sudah melakukan beberapa langkah. Salah satunya, berkunjung ke rumah orang tua balita yang viral tengah melakukan pertunangan pada 16 April 2024 lalu, yaitu H. Zahri. Guna mendapatkan konfirmasi perihal viralnya postingan video pertunangan sang anak yang masih balita.

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati mengatakan, terkait isu pernikahan anak di Sampang setelah dikonfirmasi memang di Madura ada budaya untuk melakukan pertunangan untuk mempererat tali silaturahmi dan tali kekeluargaan.

    “Meskipun pertunangan dilakukan sekarang saat anak masih kecil, namun pernikahannya akan dilaksanakan saat anak-anak sudah lulus kuliah. Menanggapi fenomena ini, kami berharap kepada Pemerintah Daerah untuk terus menerus memberikan satu sosialisasi tentang bahaya menikah muda atau pernikahan anak,” paparnya.

    Erna menambahkan bahaya baik dari sisi kesehatan, dari sisi ekonominya dan terkait dengan stunting. Perlu diketahui bahwa faktor terbesar terjadi anak stunting karena kehamilan yang tidak diinginkan dari pernikahan anak tersebut. Dari pernikahan anak, tentu saja si ibu belum terlalu matang baik dari sisi kesehatan reproduksi maupun sisi kesiapan mental.

    Didampingi sang istri dan besan serta tokoh agama dan Muspika Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, H. Zahri mengatakan bahwa usia sudah 7 tahun dan sudah sekolah kelas 1 SD bukan berusia 4 tahun seperti yang tengah viral.

    “Pertunangan tersebut mewujudkan ucapan kami saat di tanah suci Mekkah enak tahun yang lalu. Waktu itu, di depan Kabbah istri saya hamil dan istri besan juga sedang hamil. Kemudian terucap kesepakatan untuk saling menikahkan bila yang lahir laki-laki dan perempuan. Jadi pertunangan kemarin merupakan bentuk ikatan tali silaturahmi agar tidak terputus,” papar H. Zahri.

    Meskipun sudah bertunangan, H. Zahri menegaskan bahwa kedua belah keluarga telah sepakat untuk menikahkan kedua anak tersebut setelah mereka sama-sama lulus kuliah.

    “Jadi, tidak langsung dinikahkan saat masih kecil. Kami sebagai orang tua juga ingin melihat anak-anak kami menjadi orang sukses dan melihat mereka bisa mewujudkan cita-citanya, “tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sampang, Nasrukha mengatakan Pemerintah Kabupaten Sampang langsung melakukan kunjungan dan memberikan sosialisasi agar tidak menikahkan anak dibawah usia yang sudah ditetapkan oleh perundang-undangan.

    “Kami memberikan pendampingan dan perlindungan anak. Jadi hak-hak anak harus dipenuhi. Pemkab Sampang akan selalu memantau dan memberikan konseling terhadap anak dan keluarga,” terangnya.

    Salah satu Tim Pendampingan Keluarga (TPK), Samatun mengatakan pihaknya langsung mendatangi rumah H. Zahri setelah mengetahui viralnya video pertunangan tersebut.

    “Tentunya kami tim pendamping keluarga akan terus melakukan pendampingan agar tumbuh kembang anak tersebut tidak terganggu dan memberikan sosialisasi tentang program pendewasaan usia pernikahan kepada keluarga agar anak-anak menikah di usia yang sudah dewasa,” pungkasnya. (tok/ian)