Category: Beritajatim.com

  • Begini Aksi Heroik Petugas Damkar Tuban Selamatkan Sapi yang Tercebur Sumur

    Begini Aksi Heroik Petugas Damkar Tuban Selamatkan Sapi yang Tercebur Sumur

    Tuban (beritajatim.com) – Aksi heroik petugas Damkar Tuban selamatkan hewan sapi yang tercebur ke sumur dengan kedalaman kurang lebih 3,5 meter.

    Diketahui kejadian tersebut sekitar pukul 12.20 Wib dilaporkan ada hewan ternak sapi yang tercebur di sumur milik Karsidan warga Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP & Damkar) Tuban, Gunadi menyampaikan, bahwa sekitar pukul 12.20 Wib Pos Pemadam Kebakaran Jatirogo menerima laporan permohonan evakuasi sapi masuk dalam sumur.

    Kemudian, tim Pos Pemadam Kebakaran Jatirogo melakukan tindakan cepat dengan berkoordinasi tim Mako damkar Tuban terkait proses evakuasi.

    Lalu, menurut Gunadi sekitar pukul 12.30 Wib, tim Pos Pemadam Kebakaran Jatirogo, singgahan dan Mako menuju ke lokasi kejadian.

    “Sampai di lokasi tim segera mempersiapkan alat dan mengatur strategi yang akan di gunakan saat evakuasi,” ucap Gunadi.

    Saat semua peralatan sudah siap, tim segera masuk ke dalam sumur, terlihat seorang petugas Damkar langsung memasang tali pengaman di tubuh sapi untuk ditarik ke atas.

    Sempat berlangsung lama, karena kondisi sumur yang sempit dan hewan yang saat itu sudah panik, tapi akhirnya petugas berhasil mengevakuasi sapi tersebut.

    “Alhamdulilah, tim bersama warga berhasil mengevakuasi sapi dengan selamat,” kata Gunadi.

    Pihaknya juga memastikan kondisi aman, setelah melakukan evakuasi, petugas meninggalkan lokasi, sebab tidak ada kerugian yang dialami.

    “Untuk kerugian materil nihil,” tutup Gunadi. [ayu/aje]

  • Sejumlah Tiang Listrik di Lumajang Roboh Diterjang Banjir Lahar Semeru

    Sejumlah Tiang Listrik di Lumajang Roboh Diterjang Banjir Lahar Semeru

    Lumajang (beritajatim.comn) – Sejumlah tiang listrik roboh akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Oleh sebab itu, petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik itu.

    Perbaikan dilakukan di sejumlah titik yang terdampak banjir di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Salah satunya di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari. Petugas yang turun ke lokasi adalah tim ULP PLN Tempeh dan Lumajang dibantu tim PLN UP3 Jember.

    Seperti diketahui, banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pada Kamis 18 April 2024 menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Selain jembatan dan jalan, banjir juga merobohkan empat tiang listrik.

    Hal tersebut mengakibatkan putusnya arus listrik di Dusun Sumberlangsep Dusun Jugosari selama beberapa hari terakhir.

    Buyung Marthinus, Team Leader Pemeliharaan PLN UP3 Jembe menjelaskan, ada empat tiang listrik yang roboh akibat diterjang banjir dan longsor. Pihaknya telah melakukan proses perbaikan dengan menambah jumlah tiang listrik.

    “Yang roboh 4 tiang, terus dipasang dengan merubah konstruksi agak lebih handal, dipasang di atas tebing total 8 tiang, panjang 13 meter sebanyak 2 buah dan panjang 9 meter sebanyak 6 buah,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemkab Lumajang, Minggu (21/4/2024).

    Kurang lebih ada 107 pelanggan PLN di Dusun Jugosari. Buyung menargetkan, perbaikan tersebut akan diselesaikan pada hari ini. Sementara untuk memenuhi kebutuhan listrik warga selama masa perbaikan, PLN memberikan bantuan genset sebanyak 2 buah, dengan kapasitas 10.000 watt dan 5.500 watt.

    “Kami berharap dengan kerjasama Tim UP3 Jember, PLN ULP Tempeh, ULP Lumajang dan Tim vendor penanganan kelistrikan pasca-bencana bisa tertangani dengan cepat,” pungkasnya. [suf]

  • Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Kurangi Sampah 

    Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Kurangi Sampah 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro mengajak seluruh masyarakat mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui berbagai upaya sederhana. Seperti memisahkan sampah sesuai jenisnya, mengelola sampah organik dan anorganik, serta melakukan reduce, reuse, dan recycle.

    Hal tersebut disampaikan jelang peringatan Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April. Hari Bumi dinilai menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi sebagai tempat tinggal kita, salah satunya dengan mengurangi sampah. Pasalnya, sektor limbah dan sampah merupakan salah satu sumber penghasil gas rumah kaca.

    Hal ini dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global dan berakibat pada perubahan iklim. Menurut World Health Organization (WHO), dunia menghasilkan sampah sekitar 2 miliar ton per tahun. Sebagian besar dari jumlah tersebut tidak didaur ulang yang kemudian menyebabkan kerusakan lingkungan.

    Tidak hanya itu, timbunan sampah padat yang tidak didaur ulang juga menyebabkan emisi karbon yang besar. Pada tahun 2050, jumlah sampah secara global diperkirakan akan meningkat mencapai 3,4 miliar ton. Sampah sebanyak itu akan menghasilkan gas rumah kaca berbahaya yang berkontribusi pada perubahan iklim.

    “Kita punya bank sampah, serta program budidaya maggot. Mari kita optimalkan itu sebagai upaya mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA. Guna optimalisasi Bank Sampah, Pemkot Mojokerto juga mensinergikan dengan program Bapak Samerto (Bayar Pajak Pakai Sampah di Kota Mojokerto),” ungkapnya, Minggu (21/4/2024).

    Program Bapak Samerto yang kini telah ditransformasikan berbasis digital dengan inovasi Bajak Sambal Terasi  (Bayar Pajak pakai Sampah Langsung Terintegrasi). Selain bank sampah, upaya pengurangan timbunan sampah juga dilakukan dengan menerapkan budidaya maggot. Inovasi ini cukup efektif untuk menekan produksi sampah jenis organik di skala rumah tangga.

    Dimana sampah basah dapat digunakan untuk pakannya maggot. Seperti nasi sisa kemarin, sayur sisa kemarin, kulit buah-buahan, dan lain sebagainya. Maggot ini juga bisa menghasilkan uang karena bernilai ekonomi. Maggot bisa digunakan untuk pakan ikan dan unggas menggantikan pelet yang merupakan produksi pabrikan.

    Dengan adanya maggot yang dibudidaya sebagai pakan ikan seperti lele, biaya produksi juga dapat menurun. Sehingga keuntungan menjual lele yang telah dibudidaya akan lebih besar, karena biaya membeli pakan menurun namun harga jualnya tetap.

    “Skema untuk mengurangi sampah sudah kita buat sedemian rupa, jika kesadaran masyarkat akan kebersihan dan pengelolaan sampah sudah baik, tentu nantinya volume sampah akan bisa berkurang dengan sendirinya,” tegasnya. [tin/suf]

  • Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Minggu 21 April 2024

    Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Minggu 21 April 2024

    Malang (beritajatim.com) – Prakiraan cuaca untuk Malang Raya Minggu 21 April 2024 dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda.

    Prakirawan Levi Ratnasari, S.Tr., melaporkan bahwa cuaca kota Malang pagi hari cerah berawan. “Kemudian pukul 10.00 cuaca di kota Malang juga cerah berawan. Cuaca hujan ringan terjadi pada siang hari pukul 13.00 WIB,” tulis Levi Ratnasari dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 16.00 diperkirakan hujan petir. Pada pukul 19.00 WIB diperkirakan hujan ringan. Pukul 22.00 WIB diperkirakan berawan.

    Lalu, Senin (22/4/2024) dini hari cuaca diperkirakan berawan. Suhu dengan kondisi tersebut berada pada angka 22 derajat celcius. Pagi hari pukul 07.00 WIB Kota Malang diperkirakan hujan ringan.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Minggu (21/4/2024) seluruh kecamatan cerah berawan. Kemudian, pukul 10.00 WIB sebagian besar kecamatan hujan petir. Cuaca berawan terjadi di Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo. Sedangkan cuaca cerah berawan Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak.

    Pukul 13.00 WIB diperkirakan sebagian besar kecamatan berawan dan hujan ringan. Cuaca cerah lebat terjadi Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakisaji, Sumberpucung, Wagir, Turen, Wonosari.

    “Pukul 16.00 WIB seluruh kecamatan kabupaten Malang hujan petir. Cuaca hujan ringan terjadi di Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo. Cuaca berawan Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan,” tulis Levi Ratnasari dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 19.00 WIB di sebagian besar kecamatan hujan ringan. Yakni, di Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo. Pukul 22.00 WIB cuaca berawan di sebagian besar kecamatan.

    Cuaca hujan ringan terjadi di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon, Karangploso, Lawang, Singosari cuaca hujan ringan. Dini hari Senin (22/4/2024) sebagian besar wilayah berawan. Cuaca hujan ringan terjadi di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon, Karangploso, Lawang, Singosari. Suhu dengan kondisi tersebut berada di angka 22 derajat celcius.

    Pukul 07.00 sebagian besar kecamatan di kabupaten Malang berawan dan hujan ringan. Cuaca cerah berawan terjadi di Donomulyo. Kota Batu pada Minggu 21 April 2024 pagi hari diperkirakan cerah berawan. Pukul 10.00 WIB hujan petir. Cuaca hujan petir terjadi pada siang hari. Sore hari juga petir.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo hujan ringan pada pukul 19.00 WIB. Kemudian malam hari cuaca hujan ringan. Dini hari Senin 22 April 2024 cuaca berawan dan hujan ringan. Pagi hari pukul 07.00 WIB hujan ringan. [dan/suf]

  • Bapak dan Anak Tercebur Sungai Kalimas Gresik Ditemukan Meninggal

    Bapak dan Anak Tercebur Sungai Kalimas Gresik Ditemukan Meninggal

    Gresik (beritajatim.com) – Bapak dan anak, Nanda Freda Eryansyah (27) –  Erlangga (2), warga Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik, yang tercebur Sungai Kalimas ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Tim SAR Satpolair Polres Gresik bersama tim gabungan lainnya selama dua hari melakukan pencarian terhadap kedua korban tersebut.

    Sebelumnya kedua korban itu menyeberang menggunakan jasa perahu tambangan. Saat berada di atas motor, tiba-tiba anaknya yang dibonceng di depan memegang gas sehingga terjatuh. Sedangkan anaknya tercebur sungai lalu orang tuanya berusaha menolong, tapi malah terserat arus sungai.

    Setelah dilakukan pencarian di sepanjang Sungai Kalimas Driyorejo, serta melakukan penyisiran di Desa Cangkir, Desa Bambe dan sekitarnya hingga jarak 10 Km jasadnya belum ditemukan. Total ada 50 orang yang turut melakukan pencarian.

    Tim SAR gabungan terdiri dari Satpolairud Polres Gresik, Ditpolair Polda Jatim, Basarnas Jatim, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Gresik, dan BPBD Sidoarjo.

    Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menuturkan, operasi SAR dilakukan dengan menggunakan berbagai metode, termasuk penyisiran sungai dengan perahu karet dan pencarian di darat. Tim SAR juga menggunakan alat bantu seperti drone untuk memperluas jangkauan pencarian.

    “Setelah dilakukan pencarian, tim SAR akhirnya menemukan dua korban yang terjatuh ke sungai. Korban ditemukan kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga,” tuturnya, Minggu (21/4/2024).

    Terkait dengan kejadian ini, lanjut dia, dirinya menghimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menggunakan jasa perahu tambangan, “Saya menghimbau untuk menggunakan alat keselamatan seperti pelampung saat menyeberang sungai,” pungkas Adhitya Panji Anom. [dny/suf]

  • Kronologi Meninggalnya Wisatawan China di Kawah Ijen Banyuwangi

    Kronologi Meninggalnya Wisatawan China di Kawah Ijen Banyuwangi

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Kronologi jatuhnya wisatawan China di Kawah Ijen Banyuwangi, HL (31), diungkap oleh Kapolsek Licin, AKP Junaedi.

    Jenazah warga negara China berhasil dievakuasi usai terjatuh di Kawah Ijen Banyuwangi. Petugas dan warga membawa jenazah korban ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan.

    Menurut Kapolsek Licin AKP Junaedi, korban terjatuh saat berada di puncak Kawah Ijen Banyuwangi. Korban bersama suaminya yang juga wisatawan asal China saat itu tengah berswafoto mengambil latar pemandangan di puncak.

    Namun naas, korban yang tidak lain adalah istrinya terpeleset dan terjatuh ke bibir Kawah Ijen Banyuwangi. Akibatnya, korban saat dievakuasi mengalami sejumlah luka.

    Kuat dugaan, korban mengalami benturan hebat saat terjatuh. Bahkan, ada beberapa bagian tubuh yang mengalami patah tulang. “Korban dalam kondisi meninggal dunia,” terang AKP Junaedi.

    Sementara berdasarkan keterangan lain, sejumlah luka tampak pada korban. Termasuk, bagian kaki mengalami patah tulang. “Mengalami luka bekas benturan, dan tulang kakinya patah,” ungkapnya lagi.

    Usai mendapatkan pemeriksaan di RSUD Blambangan, rencananya jenazah korban akan dibawa pulang ke negaranya China. Petugas pengelola kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen mengimbau agar seluruh wisatawan yang mendaki Gunung Ijen Banyuwangi untuk berhati-hati.

    “Peristiwa ini murni terjadi akibat kecelakaan, ini sudah kesekian kalinya, padahal kami sudah mengingatkan kepada seluruh wisatawan agar selalu berhati-hati,” jelas Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi, Dwi Putro Sugiarto. [rin/suf]

  • Wisatawan China Tewas Usai Jatuh di Kawah Ijen Banyuwangi

    Wisatawan China Tewas Usai Jatuh di Kawah Ijen Banyuwangi

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Seorang wisatawan asal China dikabarkan meninggal saat berwisata di Gunung Ijen, Banyuwangi, Sabtu (20/4/2024). Korban merupakan seorang wanita berinisial (HL) berusia 31 tahun.

    Berdasarkan keterangan, korban saat di Gunung Ijen, Banyuwangi bersama suaminya. Saat itu, mereka sempat summit dan melihat langsung ke lokasi blue fire.

    Usai itu, korban bersama suaminya kembali ke atas puncak untuk mengabadikan momen. Namun, sayang saat itu terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban terjatuh.

    “Mereka sempat turun pendakian setelah menyaksikan blue fire, kemudian naik kembali ke Gunung Ijen untuk menyaksikan matahari terbenam,” ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi, Dwi Putro Sugiarto.

    Peristiwa itu, kata Dwi, merupakan murni kecelakaan. Selain itu, pihaknya mengimbau dan mengingatkan kepada semua wisatawan untuk berhati-hati saat melakukan pendakian ke Gunung Ijen.

    “Peristiwa ini murni terjadi akibat kecelakaan, ini sudah kesekian kalinya, padahal kami sudah mengingatkan kepada seluruh wisatawan agar selalu berhati-hati,” pungkasnya.

    Usai kejadian, pihak pemandu dan beberapa warga membawa jenazah ke RSUD Blambangan. Korban meninggal dalam kondisi penuh luka dan kaki mengalami patah. Rencananya, jenazah korban akan dibawa ke negaranya untuk disemayamkan. [rin/suf]

  • Tak Sengaja Bertemu di Warung Nasgor Legendaris, Mbak Vinanda Puji Keramahan Pj Wali Kota Kediri

    Tak Sengaja Bertemu di Warung Nasgor Legendaris, Mbak Vinanda Puji Keramahan Pj Wali Kota Kediri

    Kediri (beritajatim.com) – Warung nasgor (nasi goreng) Mbah Man di Jalan Stasiun menjadi tempa pertemuan tak sengaja Ketua Harian Suket Teki Nusantara (RSTN) Vinanda Prameswati dengan Pj Wali Kota Kediri Zanariah. Keduanya bertemu saat bersantap di warung legendaris ini pada Sabtu malam (20/4/2024).

    Pada momentum itu, Mbak Vinanda tidak lupa mengajak Zanariah untuk berfoto. Lulusan Magister Kenotariatan, Universitas Airlangga Surabaya ini lantas mengungkapkan kekagumannya terhadap Zanariah yang begitu ramah.

    “Usai Kota Kediri diguyur hujan deras, perut keroncongan memanggil saya untuk menyantap nasi goreng khas Kediri. Dan bahagianya saya, secara tidak sengaja bertemu dengan PJ Wali Kota Kediri Ibu Zanariah,” kata Vinanda.

    Saat itu, Zanariah tengah menyantap nasi goreng khas Kota Kediri yang begitu legendaris bersama keluarga. Dia tak canggung meladeni masyarakat yang ingin berfoto dengan dirinya.

    “Beliau ternyata sosok yang sederhana, rendah hati dan keibuan. Sosok pemimpin perempuan yang tangguh dan tak kenal lelah demi kemajuan Kota Kediri,” tandasnya.

    Sekedar diketahui, Vinanda Prameswati adalah Ketua Harian RSTN Kediri. Organisasi ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. [nm/suf]

  • Jembatan Rusak Akibat Banjir Lahar di Lumajang Jadi 17 Bangunan

    Jembatan Rusak Akibat Banjir Lahar di Lumajang Jadi 17 Bangunan

    Lumajang (beritajatim.com) – Jumlah jembatan rusak akibat banjir lahar Gunung Semeru di Lumajang menjadi 17 bangunan. Tingginya curah hujan menjadi pemicunya.

    Hujan deras yang terjadi sebelumnya pada Kamis (18/4/2024), juga telah menelan sedikitnya 3 korban jiwa. Seperti yang dialami oleh Bambang (50) dan istrinya Ngatini (47) meninggal dunia setelah melintasi Jembatan Kali Mujur Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro dan terjatuh hingga terseret arus banjir lahar.

    Sementara, korban lainnya Mira (47) meninggal dunia setelah tertimpa material dan bangunan rumahnya yang longsor di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo.

    Terbaru, sebanyak 9 kecamatan di Lumajang terdampak banjir lahar Gunung Semeru di antaranya Kecamatan Paasrujambe, Kecamatan Candipuro, Kecamatan Tempeh, dan Kecamatan Pasirian. Ini berdasarkan laporan dari pihak BPBD Kabupaten Lumajang yang merilis informasi terbaru dampak bencana alam banjir dan tanah longsor.

    Selain itu, 4 kecamatan lainnya yang terdampak banjir akibat naiknya debit aliran sungai seperti Kecamatan Senduro, Kecamatan Lumajang, Kecamatan Sumbersuko, dan Kecamatan Sukodono. Terakhir, sebagian wilayah di Kecamatan Pronojiwo juga terdampak tanah longsor, terutama jalur Piket Nol.

    “Sembilan kecamatan di Lumajang terdampak banjir dan tanah longsor. Sejauh ini bencana alam juga memakan 3 korban jiwa,” ungkap Patria Dwi Hastiadi, Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Sabtu (20/4/2024)

    Patria menambahkan, sebanyak 4 rumah warga yang berada di sekitar aliran sungai mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, sedikitnya 17 jembatan juga rusak akibat diterjang banjir lahar dan banjir luapan sungai.

    “Ada 17 jembatan yang mengalami kerusakan, kemudian ada 4 rumah warga yang juga terdampak. Assesment masih kami lakukan terkait dampak bencana alam. Kami juga memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak,” pungkasnya. [vid/suf]

  • Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1500 Meter, PPGA: Waspada

    Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1500 Meter, PPGA: Waspada

    Lumajang (beritajatim.com) – Gunung Semeru (Jatim) terpantau keluarkan letusan erupsi setinggi 1500 meter pada Sabtu (20/4/2024) pukul 17.41 WIB. Petugas pengamatan Gunung Api mengimbau masyarakat Lumajang untuk waspada.

    Tampak visual Gunung Semeru mengeluarkan letusan erupsi berwarna putih kelabu berintesitas sangat tebal. Asap membumbung tinggi tersebut bertiup ke arah barat daya di atas puncak kawah dengan sebutan Jonggring Saloko tersebut

    Tidak hanya itu, letusan erupsi juga terekam seismograf sebesar 22 milimeter dengan durasi 110 detik. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Sigid Rian Alfian mengatakan, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas langsung di sepanjang sempadan sungai Besuk Kobokan dan sungai lainnya sejauh 13 kilometer.

    “Tidak beraktivitas langsung di area Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dan berlaku untuk area sungai yang lain” terang Sigid.

    Selain itu, masyarakat perlu mewaspadai jarak 500 meter dari area sungai Besuk Sat, Besuk Bang dan Besuk Kembar serta sungai kecil lainnya yang berpotensi terkena imbas perluasan awan panas guguran, guguran lava, dan lahar langsung dari hulu di Puncak Gunung Semeru.

    “Waspada terhadap potensi perluasan awan panas guguran, guguran lava, dan lahar yang mengalir langsung di area Besuk Kembar, Besuk Bang, dan Besuk Sat serta sungai-sungai kecil lainnya” pungkasnya. [vid/suf]