Category: Beritajatim.com

  • Pasutri Terseret Banjir di Kedunggalar Ngawi, Berhasil Diselamatkan Warga

    Pasutri Terseret Banjir di Kedunggalar Ngawi, Berhasil Diselamatkan Warga

    Ngawi (beritajatim.com) – Pasangan suami istri terseret banjir di Desa Pelanglor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Minggu (21/4/2024) malam. Beruntung, keduanya berhasil diselamatkan oleh warga dengan peralatan seadanya.

    Hujan deras mengguyur wilayah Ngawi selama lebih dari satu jam pada Minggu malam. Banjir kemudian melanda Desa Pelang Lor, menyebabkan beberapa akses jalan desa terputus dan air setinggi 50 sentimeter menggenangi rumah warga.

    Pasangan suami istri yang menjadi korban banjir tersebut nekat menerobos derasnya air banjir dengan sepeda motor. Namun, mereka terseret arus dan terjatuh ke sungai.

    Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha menyelamatkan pasangan suami istri tersebut. Dengan menggunakan tali, mereka berhasil menarik istri korban dari derasnya air sungai.Tak berselang lama, warga kembali berhasil menolong suami korban.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sepeda motor korban belum dapat dievakuasi dan masih tersangkut bambu di sungai.

    “Selain di Desa Pelang Lor, banjir juga menggenangi jalan dan rumah warga di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, dan Desa Pojok, Kecamatan Kwaringan, Ngawi,” kata Joko Supriyanto, petugas BPBD Ngawi.

    Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi telah turun ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir.

    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat hujan deras. Hindari menerobos banjir dan carilah tempat aman. [fiq/aje]

  • Prakiraan Surabaya Raya Hari Ini 22 April 2024, Hujan Petir

    Prakiraan Surabaya Raya Hari Ini 22 April 2024, Hujan Petir

    Surabaya (beritajatim) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, menyampaikan terkait prakiraan cuaca di Surabaya Raya, yang meliputi Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, pada hari ini, Senin (22/4/2024).

    “Beberapa daerah di Surabaya Raya diprediksi akan diguyur hujan pada siang dan dini hari. Untuk suhu cuaca berkisar antara 25-32 derajat celcius dan kelembapan antara 60-95 persen,” ujar Oky Sukma Hakim, S.Tr, prakirawan BMKG Juanda Surabaya, Minggu (21/4/2024).

    Adapun berikut ini lebih lengkapnya prakiraan cuaca di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, untuk hari ini.

    Senin, 22 April 2024

    Cuaca Surabaya

    Pagi: Cerah Berawan

    Siang: Hujan Petir

    Malam: Berawancc

    Dini hari: Hujan Ringan

    Suhu antara 25-32 derajat

    celcius dan kelembapan mencapai 60-95 persen.

    Cuaca Sidoarjo

    Pagi: Berawan

    Siang: Hujan Petir

    Malam: Berawan

    Dini hari: Hujan Ringan

    Suhu antara 25-32 derajat celcius dan kelembapan mencapai 60-95 persen.

    Cuaca Gresik

    Pagi: Cerah Berawan

    Siang: Hujan Sedang

    Malam: Berawan

    Dini hari: Hujan Ringan

    Suhu antara 25-32 derajat celcius dan kelembapan mencapai to 65-95 persen.

    Penting untuk dicatat bahwa prakiraan cuaca dapat berubah, oleh karena itu, disarankan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya.

    Dengan mengetahui prakiraan cuaca ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang mungkin terjadi pada periode tersebut. [fyi/aje]

  • Gerindra Siapkan Tomi untuk Calon Wali Kota Blitar

    Gerindra Siapkan Tomi untuk Calon Wali Kota Blitar

    Blitar (beritajatim.com) – Partai Gerindra memprioritaskan kader internal untuk diusung sebagai calon Bupati maupun Wali Kota Blitar di Pilkada 2024 mendatang. Sejumlah nama pun sudah diisukan untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wali Kota Blitar mendatang.

    Salah satunya adalah Tomi Gandhi Sasongko. Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar itu disebut-sebut bakal maju sebagai Calon Wali Kota Blitar di Pilkada mendatang.

    “Kita tegak lurus dengan pimpinan (DPP), mengusung kader sendiri dan memprioritaskan sebagai bakal calon bupati,” kata Tomi Gandhi, Minggu (21/04/24).

    Sebagai kader, Tomi mengaku taat dan mematuhi semua perintah partai Gerindra. Termasuk jika dirinya disuruh maju di Pilwali Kota Blitar 2024 mendatang.

    “Segala kemungkinan masih ada fleksibel, dan semua keputusan ada di DPP, kita ini ikut saja,” tegasnya.

    Jika bicara soal Calon Wali Kota Blitar, sebetulnya langkah Gerindra bakal cukup sulit. Pasalnya Gerindra hanya mendapatkan 2 kursi di DPRD Kota Blitar.

    Dengan kondisi itu maka Gerindra tidak bisa mengusung calon sendiri. Jika mau mengusung Calon Wali Kota Blitar maka Gerindra harus berkoalisi.

    “Semua nama-nama kader internal yang berpotensi maju di Pilkada 2024 masih dalam penggodokan,” imbuhnya.

    Gerindra sendiri terus menjalin komunikasi dengan partai politik yang lain. Penjajakan terus dilakukan untuk membuka berbagai opsi di Pilkada 2024 mendatang.

    Namun demikian semua keputusan terkait siapa yang maju di Pilwali Kota Blitar tergantung rekomendasi dari DPP Gerindra. Tomi sendiri mengaku siap dengan segala potensi yang akan terjadi termasuk jika dirinya tidak dipilih sebagai Calon Wali Kota Blitar.

    “Intinya saya siap dan patuh dengan DPP, kalau di DPP milih yang lain saya juga hormat dan bakal mendukung,” pungkasnya.

    Tomi Gandhi sendiri merupakan politikus muda dari partai Gerindra. Pengusaha di bidang telur ayam ini, memiliki peran yang cukup besar dalam pemenangan Prabowo-Gibran di Kota Blitar pada Pilpres kemarin.

    Meski gagal di Pileg, namun kini Tomi Gandhi siap untuk kembali bertempur di Pemilihan Wali Kota Blitar mendatang. Optimisme tinggi tentu diusung oleh Tomi Gandhi. [owi/but]

     

  • Depresi Cerai, Motor Ditinggal di Jembatan Suramadu, Pulang Jalan Kaki

    Depresi Cerai, Motor Ditinggal di Jembatan Suramadu, Pulang Jalan Kaki

    Bangkalan (beritajatim.com) – Misteri pemilik motor dengan nomor polisi L 4308 PT yang ditinggal di tengah jembatan Suramadu pada selasa (17/4/2024) kemarin baru terungkap. Pengguna motor tersebut diduga depresi hingga meninggalkan motor di tengah jembatan.

    Kasat lantas Polres Bangkalan, AKP Grandika Indera Waspada mengatakan, penemuan motor di tengah jembatan sempat menjadi misteri. Pasalnya tak sedikit kasus bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan dan meninggalkan motornya.

    “Setelah ditelusuri itu milik warga Surabaya bernama Sutikno,” ujarnya, Minggu (21/4/2024).

    Ia juga mengatakan setelah mendapatkan identitas pemilik motor, petugas lalu mendatangi rumah Sutikno. Setelah bertemu, Sutikno mengaku motor itu telah dijual ke rekannya yakni Sutejo yang juga merupakan warga Surabaya.

    “Ternyata motor itu telah dijual sejak 4 tahun lalu. Kami lanjut mendatangi rumah yang bersangkutan (Sutejo),” imbuhnya.

    Setibanya di rumah Sutejo, polisi bertemu dengan kerabat Sutejo. Dari keterangan pihak keluarga, motor tersebut memang digunakan oleh Sutejo pada selasa (17/4/2024) pagi. Namun pada sore hari, Sutejo pulang berjalan kaki.

    “Dari keterangan keluarga motor ditinggalkan di atas jembatan karena mogok,” imbuhnya.

    Pihak keluarga juga memberitahu polisi jika kondisi Sutejo depresi akibat bercerai dengan isterinya. Polisi lalu meminta pihak keluarga agar menjemput motor tersebut ke Mapolres Bangkalan dengan membawa kelengkapan surat-surat. [sar/but]

     

  • Bupati Mojokerto Minta Ibu-ibu Fatayat NU Tanam Rosemary dan Serai

    Bupati Mojokerto Minta Ibu-ibu Fatayat NU Tanam Rosemary dan Serai

    Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta agar tanaman yang tidak disukai nyamuk, rosemary dan serai bisa ditanam. Hal tersebut disampaikan saat senam bersama, penanaman bibit pohon hingga Kenduri Ketupat bersama ibu-ibu Fatayat NU Kabupaten Mojokerto. Kegiatan di halaman Kantor Pengurus Cabang Nadhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto tersebut dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU Ke-74.

    Harlah Fatayat NU dengan tema bertajuk ‘Fatayat Think Green’ ini diikuti kader Fatayat seluruh Kabupaten Mojokerto. Kegiatan perayaan Harlah Fatayat NU Ke-74 ini juga menjadi momentum kontribusi nyata guna mendorong kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan mempererat tali silaturahmi di kalangan anggotanya.

    Dalam sambutannya, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini meminta kader-kader Fatayat NU Kabupaten Mojokerto untuk komitmen dan senantiasa sadar akan menjaga lingkungan hidup di bumi Indonesia ini. Hal itu sesuai tema yang diangkat pada momen Harlah Fatayat NU yang ke 74 tahun 2024 ini.

    “Saya minta tolong pelihara bumi kita ini dengan tanaman-tanaman yang ditanam dan dipelihara oleh anda semuanya. Mari bersama-sama dengan menanam kita berupa untuk sedekah oksigen. Karena dengan tanaman hijau yang kita tanam akan menghasilkan oksigen sepanjang hari. Dan saya minta untuk terus merawatnya,” ungkapnya, Minggu (21/4/2024).

    Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab Mojokerto) ini juga mengingatkan bila saat ini Kabupaten Mojokerto tengah menghadapi endemi DBD. Bupati meminta para kader Fatayat NU untuk membersihkan tempat penampungan air secara berulang agar tidak menjadi tempat berkembangnya sarang nyamuk.

    “Jadi waktu lebaran angka DBD kita naik. Kenapa? Karena banyak mobilitas dari orang-orang yang keluar – masuk  ke Mojokerto sehingga rentan tertular DBD dan menyebabkan kasus naik. Saya minta tolong tanaman yang tidak disukai nyamuk, rosemary dan serai bisa ditanam di sekitar kita untuk menghalau nyamuk karena nyamuk tidak suka baunya,” ujarnya.

    Sementara itu, Sekretaris PC Fatayat NU Kabupaten Mojokerto, Rahmi Mubarokah, mengungkapkan, jika kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi organisasinya. “Jadi ‘Fatayat Think Green’ bukan hanya sekedar perayaan. Tetapi juga sebuah komitmen untuk peduli lingkungan dan membangun kesadaran akan pentingnya menjaga bumi kita,” tegasnya. [tin/but]

  • Puting Beliung Magetan, 7 Rumah Rusak, 2 Petani Tertimpa Bambu 

    Puting Beliung Magetan, 7 Rumah Rusak, 2 Petani Tertimpa Bambu 

    Magetan (beritajatim.com) – Bencana angin puting beliung dan pohon tumbang terjadi di wilayah Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (21/4/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Maospati dan berimbas di dua desa, yaitu Kelurahan Mranggen dan Kelurahan Kraton.

    “Di Kelurahan Mranggen, tujuh rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Di Kelurahan Kraton, terjadi pohon tumbang yang menimpa dua orang pengendara sepeda motor. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang lainnya mengalami luka berat,” kata Kapolsek Maospati Kompol Sumantri.

    Korban meninggal dunia adalah Lagiono, warga Kelurahan Kraton yang sedang mengendarai sepeda motor KLX bersama Gatot wsrga Kelurahan Maospati. Saat hujan lebat, mereka tertimpa pohon bambu besar saat melintasi jalan di Kelurahan Kraton.

    Lagiono meninggal dunia di tempat karena tertimpa batang pohon di bagian tubuhnya, sedangkan Gatot mengalami luka patah kaki dan sudsh dilarikan ke RSUD dr Sayidiman Magetan.

    “Kami bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan segera turun ke lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat. Petugas BPBD membantu evakuasi korban dan melakukan perbaikan kerusakan,” kata Sumantri.

    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan. Hindari beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat dan angin kencang. [fiq/but]

     

  • AJI Malang Edukasi Jurnalis Cara Cek Fakta Tingkat Intermediate

    AJI Malang Edukasi Jurnalis Cara Cek Fakta Tingkat Intermediate

    Malang (beritajatim.com) – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang memberi edukasi jurnalis di kawasan Malang Raya untuk mengetahui cara cek fakta. Pelatihan ini diadakan selama dua hari, 20-21 April 2024 di The Alana Hotel Malang.

    Jurnalis se Malang Raya dibekali cara cek fakta tingkat intermediate. Para peserta pelatihan sebelumnya telah terlebih dahulu mendapat sertifikat cek fakta dasar yang dijadikan persyaratan keikutsertaan.

    Ketua AJI Malang, Benni Indo menjelaskan, teknik pembuatan berita cek fakta berbeda dengan kerja jurnalisme secara umum. Oleh sebab itu, sumber daya manusia yang memproduksi berita cek fakta perlu berkapasitas mumpuni.

    “Berita cek fakta itu ada kesimpulannya. Jadi, penulis berita itu dapat menyimpulkan, termasuk menjelaskan bagaimana langkah-langkah yang ia lakukan hingga bisa menyimpulkan sebuah informasi. Jadi, harus orang-orang yang terlatih di dalamnya,” ungkap Benni pada Minggu (21/4/2022).

    Benni memandang jurnalis yang punya ketertarikan terhadap cek fakta semakin banyak. Termasuk di kawasan Malang, ketertarikan jurnalis belajar cek fakta karena berkaitan erat dengan pekerjaan.

    “Terutama kini banyak media yang sering sekali mengambil sumber dari media sosial. Jika jurnalis di perusahaan media tersebut memiliki kemampuan cek fakta maka dapat membuat berita yang informasinya akurat. Pasalnya, tidak informasi di media sosial tersebut hoaks,” katanya.

    Era internet saat ini, informasi mudah diterima dan dikeluarkan oleh siapapun. Menurut Benni, jurnalis memiliki tanggung jawab moral pada publik untuk memberikan informasi akurat dari berita yang dibuat.

    “Apabila jurnalis tidak bekerja membuat berita yang akurat maka masyarakat bisa terjebak di kubangan informasi hoaks. Hal itu sangat merugikan masyarakat karena bisa mempengaruhi pola pikir mereka di masyarakat,” paparnya.

    Terdapat sekitar enam materi yang diberikan kepada peserta. Mulai dari Menelusuri Konten Asli Analisis Sumber Teknik Pencarian Google; Verifikasi Lokasi,Verifikasi Waktu dan Citra Satelit; Audit Media Sosial, Verifikasi/Cek akta Pernyataan Narasumber; Investigating Political Ads; hingga Produksi Konten Debunking.

    Pelatih cek fakta yang juga jurnalis BBC Indonesia, Aghnia Adzkia menilai bahwa, jurnali saat ini perlu memiliki bekal tentang cara menangkal informasi hoax yang menyebar di media sosial. Menurutnya, jurnalis jadi garda terdepan yang bisa melakukan penangkalan informasi hoaks.

    “Oleh karena itu, jurnalis jadi garda terdepan untuk menghalangi penyebaran konten mis dan disinformasi. Jurnalis punya tanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.

    Berdasarkan pengalamannya, sudah mulai banyak jurnalis yang tertarik untuk mendalami ilmu cek fakta. Dibanding sekitar tujuh tahun lalu, jumlahnya terlihat meningkat pesat. Kata Aghnia, kondisi itu berpengaruh terhadap masyarakat.

    “Sekarang mulai banyak yang tahu apa itu cek fakta. Dan itu sesuatu hal yang baik. Tidak boleh berhenti di situ. Ketika memberikan pelatihan kepada banyak orang, di saat itu juga banyak konten hoaks yang tersebar. Kita berlomba dengan orang-orang yang membuat konten hoaks.

    Aghnia membagikan materi mengenai perkembangan ragam hoaks berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Materi lain yang menarik adalah cara menginvestigasi iklan politik di sejumlah platform media sosial.

    Aghnia memberitahu kepada para peserta alat yang dapat digunakan untuk menelusuri pihak terkait di belakang iklan politik. Salah satu cara yang ditunjukan melalui penelusuran di situ well-known.dev.

    Suasana seru menghiasi pelatihan intermediate fact checking AJI (Foto: Istimewa)

    “Kami juga belajar menelusuri Keterkaitan situs abal-abal, bahkan menguak pemiliknya,” paparnya.

    Trainer lainnya, Amalia Nurul Muthmainnah dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berbagi ilmu dengan para jurnalis. Rizal Adhi Pratama, seorang jurnalis media online mengungkapkan ketertarikannya untuk menguak keaslian informasi dari foto atau video yang viral.

    Ia kerap menjumpai informasi viral yang beredar di media sosial. Informasi viral yang kerap ia lihat itu banyak berbentuk video dan foto.

    “Ternyata ada alat-alat yang dikhususkan mencari informasi ini hoaks atau tidak. Katakanlah seperti penggunaan SunCalc, saya baru tahu Narasi TV menggunakan alat itu untuk membongkar kasus Sambo,” katanya.

    Setelah mengikuti pelatihan yang didukung oleh AJI Indonesia dan Google News Initiative itu, Rizal menegaskan lebih percaya diri menelusuri informasi menggunakan berbagai macam aplikasi. Ia tertantang untuk mempelajari lebih jauh alat-alat penelusuran di internet demi memperoleh informasi yang akurat.

    “Dari sini saya belajar agar tidak mudah gampang percaya. Saya harus memahami karakteristik informasi. Mana yang palsu dan asli,” tegasnya. [dan/but]

     

     

  • Diusulkan Jadi Cabup oleh PAN, Ketua Golkar Jember: Itu Refleksi Sikap

    Diusulkan Jadi Cabup oleh PAN, Ketua Golkar Jember: Itu Refleksi Sikap

    Jember (beritajatim.com) – Usulan dari Partai Amanat Nasional (PAN) agar Karimullah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi calon bupati dalam pemilihan kepala daerah tahun ini dianggap sebagai bagian dari hasil refleksi politik bersama.

    “Tidak apa-apa. Itu bagian dari sebuah refleksi sikap yang memang seluruhnya harus didiskusikan, dihitung, dan perlu ada kesamaan visi yang menurut saya lebih tajam dan tuntas,” kata Karimullah, Minggu (21/4/2024).

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Jember Abdus Salam mengusulkan Karimullah berpasangan dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Madini Farouq, saat pertemuan ketiganya di kediaman Madini, Kamis (18/4/2024) malam. Dalam kesempatan itu, mereka sepakat membentuk Koalisi Jember Bersatu sebagai kelanjutan dari Koalisi Indonesua Bersatu yang pernah terbentuk menjelang pemilihan presiden.

    Karimullah menilai usulan itu sangat baik. “Ada semangat untuk mendorong tokoh-tokoh dalam Koalisi Jember Bersatu untuk maju. Namanya dorongan dan itu baik, responsnya bagus. Tentu semua akan mempertimbangkan,” katanya.

    Karimullah justru menilai pembentukan Koalisi Jember Bersatu sangat penting. “Kenapa kami sepakat dengan Kekuatan Jember Bersatu? Karena persatuan dan kebersamaan menjadi salah satu solusi yang mendorong Jember lebih bagus. Kita tidak dalam posisi gagasan ingin menjatuhkan dan mengalahkan siapa, tapi konsep bersatu dan kebersamaan yang harus kita bangun,” katanya.

    “Dulu kan konsep Koalisi Indonesia Bersatu adalah koalisi gagasan, menyamakan persepsi dan seterusnya. Sekalipun orang-orangnya tidak di dalam kontestasi pemilihan presiden kemarin,” tambah Karimullah. [wir]

  • Ruko di Balongsari Mojokerto Terbakar, Diduga karena Listrik

    Ruko di Balongsari Mojokerto Terbakar, Diduga karena Listrik

    Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran melanda sehuah ruko yang terletak di Jalan Benteng Pancasila, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Diduga konsleting listrik pada mesin ruang pendingin AC menyebabkan ruko milik Credit Union Mandiri ini terbakar.

    Kebakaran terjadi pada Minggu (21/4/2024) sekira pukul 12.45 WIB. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku memadakan api yang membakar ruko milik Credit Union Mandiri tersebut.

    Sekira pukul 13.38 WIB, petugas berhasil memadamkan api. Namun perlengkapan kantor yang ada di dalam ruko ludes terbakar, belum diketahui tafsiran kerugian yang dialami pemilik ruko akibat kebakaran yang disebabkan dugaan konsleting listrik tersebut.

    “Dua unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi. Dugaan awal kebakaran terjadi akibat arus pendek dengan area terdampak kurang lebih 30 meter. Tidak ada korban karena saat kejadian kantor tutup,” ungkap Komandan Regu PMK Kota Mojokerto, Suyitno. [tin/but]

  • Dampak Angin Kencang, BPBD Kabupaten Mojokerto Berikan Bantuan Terpal 

    Dampak Angin Kencang, BPBD Kabupaten Mojokerto Berikan Bantuan Terpal 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan berupa terpal. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga rumah warga dan tempat usaha pemotongan ayam di Desa Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

    Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, petugas dari BPBD Kabupaten Mojokerto menuju ke lokasi untuk melakukan assessment. “Kami memberikan bantuan darurat berupa terpal sebanyak delapan lembar,” ungkapnya, Minggu (21/4/2024).

    Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorogi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya, lanjut Khakim, terjadi hujan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang terjadi di Kabupaten Mojokerto.

    “Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Dusun Kedung Maling II RT 10 RW 04, Desa Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 13.00 WIB. Ada tiga rumah warga dan rumah potong ayam rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang tersebut,” katanya.

    BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat ada tiga rumah terdampak. Yakni rumah milik Soleh mengalami kerusakan sedang pada bagian ruang tamu dan dapur serta bagian atap dengan ukuran 9 x 5,5 meter. Rumah Suci mengalami rusak berat pada bagian atap rumah dengan ukuran 6 x 9 meter.

    “Rumah Nur Hanna mengalami kerusakan sedang pada bagian atap dapur dengan ukuran 4 x 3 meter serta rumah potong ayam milik Fatin yang mengalami kerusakan berat. Yakni pada bagian atap rumah potong ayam dengan ukuran 10 x 6 meter,” jelasnya.

    Sebanyak dua rumah warga dan tempat usaha pemotongan ayam di Desa Kedung Maling RT 10 RW 04, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/4/2024) rumah parah. Dua rumah warga dan tempat usaha pemotongan ayam rusak parah akibat hujan deras. [tin/but]