Category: Beritajatim.com

  • Warga Citraland Surabaya Tolak Pembangunan Sekolah, Ada Apa?

    Warga Citraland Surabaya Tolak Pembangunan Sekolah, Ada Apa?

    Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan warga RW 08 Citraland, Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, menggelar aksi protes menolak pendirian sekolah di depan pintu masuk cluster mereka.

    “Aksi ini spontanitas dari warga karena mendengar besok (22 April 2024) akan diadakan sidang Amdal sekolah Logos di Pemkot,” ujar Bambang, Ketua RW 08, kepada wartawan, Senin (22/4/2024).

    Penolakan warga didasari oleh beberapa kekhawatiran, salah satunya adalah kemacetan. Warga khawatir keberadaan sekolah tersebut akan semakin memperparah kemacetan di kawasan Taman Puspa Raya yang saat ini sudah padat.

    “Kami sangat menyesalkan karena Pemkot tidak mau mendengar aspirasi warga RW 08 yang mayoritas menolak pembangunan sekolah Logos di tempat kami,” kata dia.

    Hal ini, lanjut dia, diperparah dengan pintu masuk cluster yang merupakan akses utama ke 4 cluster lain, yaitu Taman Puspa Raya blok B, Grand Eastwood, Eastwood Regency, dan Buona Vista.

    Selain itu, jalan raya Taman Puspa Raya juga merupakan akses utama untuk cluster lain di Citraland dan Citraland Utara.

    Kekhawatiran lain adalah lahan parkir yang disediakan sekolah tersebut dirasa tidak memadai. Sekolah 7 lantai dengan kapasitas 800 siswa ini hanya menyediakan 80 slot parkir.

    Warga khawatir ketika jam pulang sekolah, kendaraan penjemput siswa akan parkir sembarangan dan membuat kawasan tersebut semakin macet.

    “Kami dengar rekomendasi lalu lintas (rekom lalin) sudah keluar dari Dinas Perhubungan,” ujar Samuel, warga RW 08.

    “Ini yang menjadi pertanyaan kami. Apa yang menjadi dasar dari rekom tersebut? Apa Dishub tidak bisa melihat kondisi di lapangan? Atau ada sesuatu?” tambah dia.

    Pertanyaan serupa juga dilontarkan oleh warga lain, termasuk mempertanyakan perhitungan Dinas Pendidikan dalam mengizinkan pembangunan sekolah di lokasi tersebut.

    “Bagaimana perhitungan dari Dinas Pendidikan sehingga diizinkan berdiri sekolah disini. Setahu kami untuk mendirikan sekolah ada aturan yang harus menghitung kebutuhan warga akan sekolah. Kami butuh penjelasan dari pemkot,” tanya Andri, warga RW 08.

    Warga juga merasa keberatan dengan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak sekolah tersebut.

    “Mau jadi tamu di lokasi kami kan harusnya kulonuwun yang baik. Apalagi ini institusi sekolah yang akan mengajarkan tata krama dan norma sosial ke anak didiknya,” ujar Jefrey.

    Warga berharap aksi protes ini dapat didengar oleh Pemkot Surabaya dan pihak terkait agar mempertimbangkan kembali rencana pembangunan Sekolah di lokasi tersebut. [asg/beq]

  • Hadapi Pemilihan Serentak 2024, KPU Surabaya Mulai Bentuk PPK

    Hadapi Pemilihan Serentak 2024, KPU Surabaya Mulai Bentuk PPK

    Surabaya (beritajatim.com) – KPU Kota Surabaya melakukan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota 2024.  Metode atau mekanisme dalam pembentukan PPK Pemilihan Serentak 2024 dilakukan dengan cara seleksi terbuka.

    Sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 476 Tahun 2024, tahapan pendaftaran pembentukan PPK Pemilihan Serentak 2024 akan dimulai Selasa (23/4) besok.

    Pendaftaran berlangsung selama 5 hari ke depan, melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA).

    Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Surabaya, Subairi menyatakan untuk PPK Pemilu 2024 sudah selesai masa tugasnya. Selanjutnya, dalam menghadapi Pemilih Serentak 2024 dibutuhkan pembentukan kembali untuk badan adhoc beruapa PPK yang berkedudukan di Kecamatan.

    “Nah, sesuai dengan aturan yang sudah turun dari KPU RI dengan keputusan akan dilakukan dengan cara seleksi terbuka. Kurang lebih sama dengan saat pembentukan PPK Pemilu 2024,” ujar Subairi, Senin (22/4/2024).

    Subairi menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengumuman pendaftaran PPK Pemilihan Serentak 2024 melaluai website dan seluruh akun media sosial. Dia berharap, agar seluruh masyarakat bisa mengakses secara langsung, termasuk memberi tahu pada yang lain kalau sudah memasuki tahapan pendaftaran pengumuman.

    Pihaknya juga mengundang seluruh masyarakat Kota Surabaya, yang memenuhi syarat dan persyaratan untuk mendaftarkan diri. Berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilihan Serentak 2024.  Terlebih, pendaftaran sangat mudah dengan cara mengakses dan mengisi melalui aplikasi SIAKBA.

    “Kami berharap semua masyarakat bisa terlibat aktif, mendaftarkan diri dalam pembentukan PPK Pemilihan Serentak 2024 di Kota Surabaya,” terangnya.

    Subairi menambahkan, selain melakukan tahapan pengumuman. Juga ada tahapan seleksi tertulis dengan menggunakan sistem CAT, dalam rangka untuk memperoleh dan menjaring PPK yang berkualitas. Nantinya, juga akan mengundang pada masyarakat untuk memberikan tanggapan dan masukan terhadap calon PPK yang mengikuti tahapan seleksi pembentukan.

    “Untuk penetapan dan pelantikan PPK Pemilihan Serentak 2025, sesuai jadwal tahapan akan dilaksanakan pertengahan Mei 2024,” ungkap dia. [asg/but]

  • Banjir Lahar Dingin Semeru Putuskan Jembatan, Siswa di Lumajang Digendong Orang Tua ke Sekolah

    Banjir Lahar Dingin Semeru Putuskan Jembatan, Siswa di Lumajang Digendong Orang Tua ke Sekolah

    Lumajang (beritajatim.com) – Banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pasca hujan deras di Lumajang pada Kamis (18/4/2024) mengakibatkan jembatan penghubung Dusun Sumberlangsep dan Dusun Sumber Kajar putus.

    Hal ini membuat puluhan siswa di SDN Jugosari 3 harus digendong orang tua mereka saat berangkat sekolah, Senin (22/4/2024).

    Menurut Harianto, salah satu orang tua siswa, mereka tidak memiliki pilihan lain selain menyeberangi arus deras Sungai DAS Kali Regoyo untuk mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah. “Tidak ada jalan lain. Agak takut juga sih kalo menyebrang. Arusnya juga deras,” ungkapnya.

    Jembatan yang putus akibat material pasir dan batu-batu besar ini membuat akses jalan menjadi terhambat. “Jembatannya tertutup batu-batu besar. Ya harus dilewati kalau mau nyebrang,” lanjut Harianto.

    Sementara itu, pihak sekolah memberikan toleransi bagi siswa yang berasal dari Dusun Sumberlangsep yang terisolir akibat putusnya jembatan. Hal ini dikarenakan lebih dari separuh dari total 84 siswa di SDN Jugosari 3 berasal dari dusun tersebut.

    “Lebih dari separuh siswa tinggal di Sumberlangsep, terisolir akibat jembatan terputus. Saat ini assesment tengah semester. Kalau dibuat daring, tidak memungkinkan juga. Kami mentolerir itu, sampai anaknya yang oenting bisa masuk,” ungkap Erni, salah satu guru di SDN Jugosari 3.

    Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Jugosari 3 sudah dimulai kembali secara efektif hari ini. Kelas 1 sampai 5 melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS), sedangkan kelas 6 mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).

    Pihak sekolah berharap jembatan yang putus tersebut dapat segera diperbaiki agar aktivitas belajar mengajar dapat berjalan normal kembali.

    Dampak Banjir Lahar Semeru
    Banjir lahar dingin Gunung Semeru tidak hanya berdampak pada putusnya jembatan dan terisolirnya warga Dusun Sumberlangsep, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah warga dan lahan pertanian. Petani di wilayah tersebut mengalami gagal panen akibat terendam lumpur lahar.

    Pemerintah Kabupaten Lumajang telah mengambil langkah-langkah untuk membantu warga yang terdampak banjir lahar, seperti menyediakan tempat pengungsian dan bantuan logistik.

    Upaya Penanganan
    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya banjir lahar Gunung Semeru, terutama saat musim hujan. Selain itu, penting untuk mengikuti instruksi dari pihak berwenang terkait dengan evakuasi atau relokasi jika diperlukan.

    Dukungan untuk Warga Terdampak
    Masyarakat luas dapat memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir lahar Semeru melalui berbagai lembaga kemanusiaan yang terpercaya. Bantuan berupa sembako, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya sangat dibutuhkan oleh para korban. (ted)

  • Warga Paciran Lamongan Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

    Warga Paciran Lamongan Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

    Lamongan (beritajatim.com) – Warga di Desa Sumurgayam, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan menanam pohon pisang di tengah jalan rusak. Upaya ini sebagai bentuk protes lantaran kecewa dengan jalan desa yang rusak berat namun tak kunjung diperbaiki.

    Jalan rusak tersebut merupakan jalan poros yang menjadi akses utama warga menuju Kecamatan Paciran. Kondisi jalan itu rusak parah dan lama belum tersentuh perbaikan hingga kini.

    Usai menanam pohon pisang, para warga tampak menuliskan kekecewaannya di kertas. Tulisan itu ditujukan kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    “Pak Bupati, tolong perbaiki jalan kami,” isi tulisan yang termuat dalam kertas putih tersebut.

    Dalam kesempatan ini, Kepala Dusun Sumuran, Desa Sumurgayam Basuni Alif mengatakan bahwa kerusakan jalan ini terjadi mulai dari Desa Tebluru hingga Desa Paciran dengan panjang sekitar 10 kilometer.

    “Jalan ini sangat rusak, tidak bisa lagi dipilih karena kerusakan hampir merata, sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah diperbaiki,” kata Basuni saat dikonfirmasi, Senin (22/4/2024).

    Basuni membenarkan jalan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan akses utama bagi warga, termasuk bagi anak sekolah dan para petani. Jalan tersebut juga digunakan sebagai jalur distribusi untuk pengangkut hasil pertanian.

    “Warga kesal lantaran setiap tahun rajin membayar pajak, tetapi ialan di desa ini tak kunjung diperbaiki. Kami mewakili warga minta Pemda Lamongan segera memperbaiki jalan kami,” harapnya.

    Sementara itu, salah satu warga desa bernama Thonthowi menuturkan bahwa jalan tersebut kondisinya memang sudah tidak layak dilintasi. Kondisi jalan tampak dipenuhi lubang yang dalam dan aspalnya mengelupas.

    Bahkan, sambung Thontowi, banyak warga yang harus terperosok dan jatuh saat turun hujan akibat lubang yang dipenuhi air dan kondisi jalan yang licin.

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan sudah berkali-kali memberikan janji untuk memperbaiki jalan ini, namun sampai detik ini belum terealisasi,” tukasnya. [riq/beq]

  • Sikapi Putusan MK, Pj Gubernur Jatim: Kita Dukung yang Menang

    Sikapi Putusan MK, Pj Gubernur Jatim: Kita Dukung yang Menang

    Surabaya (beritajajatim.com) – Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono ikut buka suara menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan hasil Pilpres 2024. Gugatan diajukan oleh kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

    “Sudah bersama-sama kita ikuti. Kalau sudah putus, berarti kita tinggal menerima dan mendukung. Apa keputusan MK ya sudah berlanjut dan hentikan semua urusan kepentingan-kepentingan,” kata Adhy kepada wartawan usai meresmikan Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT (GADISku), Jalan Jemur Andayani Surabaya, Senin (22/4/2024).

    “Kita sekarang punya pemerintahan yang baru, yang memang harus kita ikuti. Kita beri kesempatan. Pesta demokrasi sudah selesai. Kita dukung kepada yang menang,” pungkasnya.

    Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2024 yang diajukan kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. MK menyatakan menolak permohonan Anies-Muhaimin dab Ganjar-Mahfud setelah membacakan pertimbangan terhadap dalil-dalil permohonan. [tok/but]

  • Penambang Pasir Bojonegoro Tenggelam di Bengawan Solo

    Penambang Pasir Bojonegoro Tenggelam di Bengawan Solo

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang penambang pasir tradisional dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro. Korban tenggelam saat mengangkut pasir menggunakan perahu di Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Senin (22/4/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.

    Menurut salah seorang warga desa, Ahmad Suyuti, korban diketahui bernama Ahmad Arif (35), warga RT 04 RW 01 Desa Semanding. Saat itu, korban bersama tiga orang lainnya sedang naik perahu yang mengangkut pasir.

    Perahu yang ditumpangi empat orang dan pasir hasil tambang melaju melawan arus sungai yang sedang tinggi. “Tiba-tiba perahu yang ditumpangi tenggelam, dan korban tidak bisa berenang akhirnya tenggelam,” ujarnya Suyuti.

    Korban hilang dalam kejadian tersebut. Sementara tiga penambang lain yang selamat yakni Kamali dan Saparun, warga Desa Semanding serta Sadik, warga Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

    “Ketiga orang yang selamat ini karena bisa berenang dan berhasil menyelamatkan diri. Sekarang kondisinya masih pemulihan,” ungkapnya.

    Satu korban tenggelam kini masih dalam proses pencarian BPBD Bojonegoro bersama Tim SAR Gabungan. Potensi relawan yang turut dalam pencarian di antaranya, dari BPBD Jatim, BPBD Bojonegoro, Damkarmat, TNI, Polri, Satpol PP, Pemdes, Pemerintah Kecamatan. Selain itu, dari relawan kebencanaan seperti Elang Bengawan Rescue (EBR), DAN SAR Muhammadiyah, serta masyarakat setempat. [lus/beq]

  • 5 Petani Tersambar Petir di Sampang, Satu Meninggal Dunia

    5 Petani Tersambar Petir di Sampang, Satu Meninggal Dunia

    Sampang (beritajatim.com) – Lima orang petani yang sedang beraktivitas di sawah, Dusun Duwe’ Buter, Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, tersambar petir pada Minggu (21/4/2024) sore.

    Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

    Korban meninggal dunia adalah Rumseh (45) asal Desa Durjen, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Sementara empat orang lainnya, Nurhayati (39), Marsumi (36), Nuriyeh (40), dan Sunah (35), dilarikan ke Puskesmas Banyuates untuk mendapatkan perawatan medis.

    Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa naas ini terjadi saat para korban sedang bekerja di sawah milik salah satu warga bernama Qoyyimah. Sekitar pukul 16.00 WIB, cuaca tiba-tiba mendung dan hujan deras. Para petani pun memutuskan untuk pulang bersama-sama melalui pematang sawah.

    “Saat dalam perjalanan, para korban tiba-tiba tersambar petir secara bersamaan. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka,” terang Kapolsek Banyuates, AKP Sunarno, pada Senin (22/4/2024).

    Lebih lanjut, AKP Sunarno menjelaskan bahwa keempat korban yang mengalami luka-luka sempat pingsan dan kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat. “Alhamdulillah, keempat korban lainnya sudah sadarkan diri,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Romadhani Amin, mengatakan bahwa pihaknya telah memantau kejadian bencana yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. Namun, secara resmi, pihaknya masih menunggu laporan dari pihak kecamatan.

    “Kami memantau kejadian di Banyuates. Dari lima korban, sebagian adalah warga Bangkalan,” pungkasnya.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para petani untuk selalu waspada terhadap bahaya petir saat beraktivitas di sawah, terutama saat cuaca buruk. Sebaiknya, para petani mencari perlindungan ke tempat yang aman jika terjadi hujan deras dan petir.

    Tips Aman Beraktivitas di Sawah saat Cuaca Buruk
    Hindari beraktivitas di sawah saat hujan deras dan petir.
    Carilah perlindungan ke tempat yang aman, seperti gubuk atau rumah warga.
    Jauhi pohon-pohon tinggi dan benda-benda yang tinggi lainnya.
    Jangan menggunakan alat-alat elektronik seperti handphone.
    Lepaskan semua perhiasan yang terbuat dari logam.
    Jika melihat orang lain tersambar petir, segera hubungi bantuan medis.

  • PSHT Kota Blitar Gelar Tradisi Tahunan, Tekankan 4 Poin Utama

    PSHT Kota Blitar Gelar Tradisi Tahunan, Tekankan 4 Poin Utama

    Blitar (beritajatim.com) – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun menggelar tradisi tahunan halal bihalal. Kegiatan silaturahmi ini diikuti oleh 1.000 anggota baik siswa maupun warga.

    Kegiatan ini merupakan tradisi yang selalu dilakukan oleh PSHT Cabang Kota Blitar. Tujuannya adalah menjaga salah satu ajarannya, yakni mendidik manusia yang berbudi pekerti yang luhur.

    Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Blitar Pusat Madiun, Miskan Hadi Prasetyo, menyebut kegiatan ini digelar bersama Dewan Cabang Kangmas Mardjono, serta jajaran pengurus Cabang Kota Blitar, dan semua ranting, serta Komisariat.

    “Dalam kegiatan ini, Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun bersama jajaran pengurusnya menghadirkan KH Muhtar Lubby, yang juga sebagai Pengasuh Ponpes Bustanul Mutaalimin, dengan tausiyahnya beliau memberikan siraman rohani yang mudah untuk dipahami dan dimengerti seluruh peserta yang hadir di acara halal bihalal ini,” kata Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Blitar Pusat Madiun, Miskan Hadi Prasetyo, Senin (22/04/24).

    Dalam kegiatan ini, PSHT Cabang Kota Blitar menekankan 4 poin utama yang harus dipatuhi oleh siswa maupun warga.

    1. Untuk selalu sabar, selalu kendalikan diri serta jangan mudah emosi.

    2. Jaga nama baik PSHT yang selama telah dirintis dengan baik oleh para pendahulu, dan sesepuh Persaudaraan Setia Hati Terate.

    3. Selalu menjaga hubungan silaturahim dan persaudaraan sesama anggota.

    4. Dan juga selalu menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat yang lebih luas, maupun dengan organisasi yang ada di wilayah kita.

    PSHT Cabang Kota Blitar menggelar halal bihalal.

    “Dengan semangat halal bihalal dan silaturahim, dalam suasana kesejukan di penghujung Idul Fitri 1445 Hijriah, kita berikan contoh dan suri tauladan dalam suasana silaturahim, persuadaraan dengan mendengarkan tausiyah ulama, dan juga dari dulur-2 sepuH PSHT, kita jaga Kamtibmas di wilayah kita” jelas Ketua PSHT Cabang Kota Blitar.

    Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Blitar Pusat Madiun, Miskan Hadi Prasetyo, menyampaikan banyak terima kasih kepada SMK Negeri 1 Kota Blitar yang telah memberikan tempat untuk kegiatan. Juga disampaikan terima kasih kepada semua pihak yaitu Pemerintah Kota Blitar, Polres Blitar Kota , Kodim 0808, Koni Kota Blitar, IPSI Kota Blitar yang selama ini selalu mensuport kegiatan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Blitar – Pusat Madiun.

    Dalam kegiatan ini juga menampilkan tim Sholawat, tim Hadrah Kembang Terate, yang personilnya adalah warga, juga siswa. Tim ini dipimpin oleh Mulyono dan Rojali. Menampilkan tembang sholawat serta tembang yang bernuansa PSHT.

    “Kami sebagai pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Blitar dan semua pengurus berharap, kepada semua anggota keluarga Besar Persaudaraan Setia Hati Terate dimana pun berada senantiasa menjaga keutuhan dan kerukunan dengan cara silaturahim seperti yang kita lakukan seperti hari ini di SMKN 1. Sekali lagi atas nama Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Blitar pusat Madiun menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1455 H / 2024 M, Mohon Maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate khususnya dan seluruh masyarakat baik yang ada di Kota Blitar maupun manapun berada,” pungkasnya. [owi/but]

     

  • Anggaran Pilkada Magetan Rp48 Miliar, KPU Siap Maksimalkan Penggunaan

    Anggaran Pilkada Magetan Rp48 Miliar, KPU Siap Maksimalkan Penggunaan

    Magetan (beritajatim.com) – Dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada Magetan tahun 2024 dipastikan tidak mengalami perubahan. Anggaran yang akan diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan masih sama seperti hasil kesepakatan sebelumnya, yaitu sebesar Rp48 miliar.

    Ketua KPU Magetan, Fahrudin, menegaskan bahwa dana hibah tersebut akan digunakan secara maksimal untuk kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). “Dana hibah Pilkada itu akan digunakan secara maksimal. Skema penggunaannya sudah kita siapkan, termasuk untuk simulasi dengan empat calon,” ujar Fahrudin, Senin (22/4/2024).

    Pria yang akrab disapa Dino menjelaskan bahwa skema penggunaan dana hibah akan disesuaikan dengan kekuatan partai politik yang akan berkoalisi atau mengusung calon.

    Satu partai dapat mengusung calon sendiri apabila memiliki minimal 9 kursi di DPRD. Namun, saat ini KPU Magetan belum mendapatkan register dari Mahkamah Konstitusi (MK) sehingga konversi kursi belum bisa dilakukan.

    “Yang jelas, apabila ada partai politik yang memperoleh 20 persen kursi DPRD maka parpol itu bisa mengusung calon. Jika tidak ada, kita lihat parpol mana saja yang akan bergabung,” ungkap Fahrudin.

    Lebih lanjut, Fahrudin menambahkan bahwa tahapan Pilkada Magetan saat ini sudah memasuki tahap perencanaan program dan anggaran. Tahapan ini dimulai sejak tanggal 26 Januari 2024.

    Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dilakukan setelah lebaran nanti. Sedangkan untuk pendaftaran calon, terjadwal mulai tanggal 27 Agustus 2024.

    “Semua tahapan Pilkada sudah terjadwal dan akan kita ikuti dengan seksama,” pungkas Fahrudin. [fiq/but]

     

  • Sudah Terbit 23 Ribu Visa Jemaah Haji Indonesia

    Sudah Terbit 23 Ribu Visa Jemaah Haji Indonesia

    Jakarta (beritajatim.com) – Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Kemenag RI, Saiful Mujab, mengutarakan bahwa saat ini dokumen dan memproses visa jemaah haji regular Indonesia terus dilakukan. Setelah proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) selesai, tahap selanjutnya adalah penyiapan dokuman dan proses pemvisaan.

    “Saat ini sedang proses visa dan dokumen lainnya seperti paspor, bio visa, dan lainnya,” kata Saiful Mujab di Jakarta, Minggu (21/4/2024) mengutip Kemenag.go.id, Senin (22/4/2024).

    Mujab mengatakan bahwa sampai sekarang sekitar 23.000 jemaah yang sudah terbit visanya. Ini akan terus berproses hingga semua visa jemaah haji Indonesia terbit. Proses penerbitan visa ini beriringan dengan proses pemaketan layanan jemaah dan penyusunan kelompok terbang (kloter).

    Untuk jadwal penerbangan jemaah haji sudah ditetapkan, baik yang akan berangkat dengan Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia.

    “Kami juga sedang melakukan penyiapan akhir asrama haji, baik sebagai embarkasi, transit, maupun embarkasi antara, untuk menerima jemaah,” tambahnya.

    Direncanakan, kloter awal jemaah haji gelombang pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 11 Mei 2024. Mereka akan terbang sehari berikutnya, dari embarkasi menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

    Proses pemberangkatan jemaah gelombang pertama ke Madinah akan berlangsung dari 12 hingga 23 Mei 2024. Sedangkan jemaah haji gelombang kedua, kloter awal akan mulai masuk asrama haji pada 23 Mei 2024.

    Mereka akan diberangkatkan dari Embarkasi menuju King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah mulai 24 Mei sampai 10 Juni 2024.

    Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, menegaskan hanya visa haji yang bisa digunakan dalam penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Masyarakat diimbau untuk tidak sampai tergiur dan tertipu oleh tawaran berhaji dengan visa ummal (pekerja), ziarah (turis), atau lainnya, termasuk sebutan visa petugas haji.

    Hal itu ditegaskan Hilman menyusul banyaknya info yang menawarkan haji tanpa antre dengan berbagai jenis visa di media sosial seperti Facebook, Instagram, WA dan aplikasi media sosial lainnya. Hilman yang sedang bertugas ke Arab Saudi melakukan pemantauan persiapan akhir penyiapan layanan bagi jemaah Indonesia pada musim haji 1445 H/2024 M.

    “Setelah berdialog dengan Kementerian Haji dan Umrah dan berbagai pihak, kami menegaskan lagi bahwa untuk keberangkatan haji harus menggunakan visa haji,” tegas Hilman di Jeddah, Ahad.

    “(Pemerintah) Saudi sudah menyampaikan kepada kami terkait potensi penyalahgunaan penggunaan visa non haji pada haji 2024, itu betul-betul akan dilaksanakan secara ketat dan akan ada pemeriksaan yang intensif dari otoritas Saudi,” tambahnya. [air]