Category: Beritajatim.com

  • Gus Firjaun Belum Pasti Jadi Wabup Jember Lagi Dampingi Bupati Hendy

    Gus Firjaun Belum Pasti Jadi Wabup Jember Lagi Dampingi Bupati Hendy

    Jember (beritajatim.com) – Duet Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman belum pasti bertahan memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk periode kedua.

    Hal ini dikemukakan sendiri oleh Hendy, usai menyerahkan berkas pendaftaran calon bupati di kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember, Senin (22/4/2024). “Saat ini wakil kami masih Gus Firjaun. Gus Firjaun saat ini antara mau dan belum mau (berpasangan kembali). Silakan bertanya sendiri kepada Gus Firjaun,” katanya.

    Hendy tidak mau menutupi kondisi tersebut. “Kami sudah melaporkan kepada teman-teman PDI Perjuangan. Saya sudah menawari (Gus Firjaun) bahwa ini untuk kebaikan. Tapi Gus Firjaun masih antara ya dan tidak, karena masih harus minta restu kepada para kiai. Itu posisinya,” katanya.

    Hendy Siswanto punya alasan mencalonkan diri kembali menjadi bupati Jember, Jawa Timur, untuk periode kedua tahun ini. Sebelumnya, ia dilantik menjadi bupati Jember untuk periode 2021 – 2024.

    “Kenapa saya mencalonkan diri lagi? (Tugas saya) belum selesai. Saya baru tiga tahun dua bulan jadi bupati, dan insyaallah tidak sampai lima tahun karena mengikuti pilkada serentak. Apa yang saya janjikan dulu masih belum selesai,” kata Hendy.

    Hendy menegaskan, janji politik berlaku lima tahun. “Kami belum sampai lima tahun. Insyaallah dipotong satu tahun tiga bulan. Kami sudah melakukan penetrasi di Jember, cukup bagus. Tentunya tinggal take-off saja, sehingga tidak mungkin kami tinggalkan. Take-off dulu baru setelah itu kami serahkan kepada masyarakat Jember,” katanya.

    Hendy memiliki keyakinan masih diterima oleh masyarakat Jember. Namun ditanya soal elektabilitas hasil survei internal yang dilakukannya, ia memilih berkelit. “Saya inginnya sih elektabilitas saya seratus persen. Kami akan berusaha baik,” katanya tertawa.

    Apa strategi khusus Hendy untuk memenangi pemilihan kepala daerah tahun ini? “Saya harus peluk rakyat semuanya. Selama masih bermanfaat (untuk rakyat), silakan pakai terus. Kalau tidak bermanfaat, jangan pakai. Ganti sajalah. Kalau bermanfaat ya teruskan. Tidak ada alasan lain. Ini untuk Jember semuanya,” katanya. [wir]

  • Kompak Hadiri Paripurna, Eri Cahyadi dan Cak Ji Bagi Tugas Demi Optimalkan Layanan Warga

    Kompak Hadiri Paripurna, Eri Cahyadi dan Cak Ji Bagi Tugas Demi Optimalkan Layanan Warga

    Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali kota Armuji atau Cak Ji kembali menunjukkan kekompakan dalam menjalankan roda pemerintahan.

    Keduanya hadir dalam Sidang Paripurna DPRD Surabaya di ruang utama lantai III pada Senin (22/4/2024) untuk membahas sejumlah agenda penting, termasuk Raperda tentang Perusahaan Daerah Air Minum, Mendengarkan Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terkait Raperda Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Tahun 2023.

    Di tengah kesibukan tersebut, Cak Ji menegaskan bahwa pembagian tugas antara dirinya dan Eri Cahyadi merupakan hal yang biasa dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Surabaya. “Loh wis biasa rek, bagi tugas dan selalu koordinasi. Kadang aku nak lapangan, pak wali mimpin rapat sing penting kabeh gawe warga Surabaya,” ujar Cak Ji usai paripurna di DPRD Surabaya.

    Cak Ji menekankan pentingnya komunikasi dan rasa saling percaya dalam menjalankan tugas di lingkungan pemerintah kota. “Kuncinya saling percaya dan juga sadar akan tanggung jawabnya masing-masing,” tegasnya.

    Saat ini, fokus utama Pemkot Surabaya adalah menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum tuntas, seperti pembangunan saluran penanggulangan banjir di perkampungan. “Sekarang kita fokus mengerjakan pekerjaan rumah yang belum tuntas seperti pembangunan saluran penanggulangan banjir di perkampungan,” ujarnya.

    Meskipun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya akan digelar pada bulan November 2024, Cak Ji menegaskan bahwa dirinya dan Eri Cahyadi tetap fokus bekerja. “Tidak menutup kemungkinan juga terus menjalin komunikasi dengan sejumlah Partai Politik maupun kalangan masyarakat,” pungkasnya.[asg/kun]

  • Gempa Bumi Landa Pacitan, Getaran Sampai ke Ponorogo

    Gempa Bumi Landa Pacitan, Getaran Sampai ke Ponorogo

    Ponorogo (beritajatim.com) – Kejadian gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Pacitan. Getaran yang diakibatkan oleh gempa itu pun sampai ke wilayah Kabupaten Ponorogo. Warga bumi reog pun langsung berhamburan ke luar rumah saat merasakan adanya getaran dari gempa tersebut.

    Menurut informasi dari media sosial resmi BMKG, gempa bumi Pacitan itu berkekuatan magnitudo 5,1. Pusat gempa  berada di 105 kilometer tenggara Kabupaten Pacitan. Gempa bumi yang terjadi pada pukul 18.10 WIB itu kedalamannya 10 kilometer. Dalam keterangan akun X @infoBMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

    “Merasakan ada getaran ya tadi langsung keluar dari mushola,” ungkap Suyati, salah satu warga Ponorogo, Senin (22/04/2024).

    Suyati menceritakan saat gempa terjadi, dirinya dan beberapa jemaah mushola di Desa Ringinputih Kecamatan Sampung Ponorogo masih di dalam, usai salat magrib. Ia belum pulang, dan masih bercengkrama dengan jemaah perempuan lainnya. Ia menyebut bahwa getaran gempa yang dirasakan sebanyak 2 kali. Awalnya kerasa tapi belum kencang, baru yang 2 kali itu semakin terasa dan cukup kencang meski hanya dengan durasi waktu selama 10 detik.

    “Tadi getarannya 2 kali, pertama saya langsung terasa, namun langsung keluar saat yang kedua kalinya. Karena ya cukur keras getarannya,” katanya. (end/ian)

  • Datang bersama Istri, Hendy Langsung Lengkapi Berkas Bacabup Jember di PDIP

    Datang bersama Istri, Hendy Langsung Lengkapi Berkas Bacabup Jember di PDIP

    Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto yang saat ini menjabat bupati Jember, Jawa Timur, adalah pelamar pertama yang langsung melengkapi berkas pendaftaran bakal calon bupati di kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan setempat, Senin (22/4/2024) sore.

    Hendy datang ke kantor PDI Perjuangan dengan ditemani sang istri Kasih Fajarini, sejumlah kerabat, dan pendukungnya. Mereka disambut Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati PDI Perjuangan Jember yang diketuai Edi Cahyo Purnomo.

    Sebenarnya PDI Perjuangan membuka kesempatan kepada setiap pelamar untuk memgambil formulir pendaftaran pada 22 April-6 Mei 2024 dan melengkapi serta mengembalikan berkas pada 7-16 Mei 2024.

    Namun rupanya Hendy tak mau membuang waktu. Begitu mengambil fomulir pendaftaran, dia langsung melengkapi berkas yang diminta saat itu juga dan menyerahkannya kepada Edi.

    “Saya mengulang kembali peristiwa pemilihan kepala daerah empat tahun sebelumnya pada 2020. Kami pertama kali mendaftar ke PDI Perjuangan. Kami buktikan saat itu juga membawa keluarga besar dan teman-teman kami,” kata Hendy.

    Hendy menyatakan saat itu tidak memahami dunia politik. “Kami belajar kepada PDI Perjuangan, dan saya mengikuti fit and proper test di Surabaya dan Jakarta. Namun kami masih belum berjodoh pada waktu itu,” katanya.

    PDI Perjuangan pada saat itu akhirnya berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa dan empat partai lainnya mengusung pasangan calon bupati Abdus Salam dan calon wakil bupati Ifan Ariadna.

    Saat ini Hendy akan berusaha meyakinkan PDI Perjuangan agar mau merekomendasikan dirinya menjadi calon bupati tahun ini. “Tentunya tidak terlalu sulit menilai posisi kami saat ini karena sudah ada hasil kerjanya. PDI Perjuangan bukan partai baru dan PDI Perjuangan sarat pengalaman sehingga punya kebijakan untuk menilai saya,. Harapan kami tidak ada lain, cuma satu: rekomendasi dari PDI Perjuangan harus kepada saya,” katanya.

    Tak hanya di PDI Perjuangan, Hendy ingin mendaftarkan diri sebagai calon bupati di seluruh partai politik parlemen. “Rekom semua partai harus saya dapat. Seperti kata-kata saya pada 2019-2020 lalu. Semua saya minta mendukung saya,” katanya.

    Sejauh ini proses komunikasi dengan partai-partai politik sudah berjalan baik. “Beberapa partai sudah bertemu saya. Saya yakin semua partai bagus. Selama tiga tahun kemarin memimpin Jember, saya berhubungan baik dengan teman-teman Dewan (DPRD Jember), dan itu luar biasa,” kata Hendy.

    Sementara itu, Edi Cahyo Purnomo mengatakan, selain Hendy, ada pendaftar yang sudah mengambil berkas, yakni perwakilan Nanang Handono Prasetyo, seorang pensiunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Namun baru Hendy yang langsung menyerahkan berkas lengkap.

    “Tugas DPC hanya menjaring dan memverifikasi serta memvalidasi kelengkapan berkas formulir. Setelah itu kewenangan Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur dan Dewan Pimpinan Pusat partai untuk menyaring,” kata Edi. [wir]

  • Sempat Tersesat, Dua Pendaki Gunung Penanggungan Mojokerto Berhasil Dievakuasi

    Sempat Tersesat, Dua Pendaki Gunung Penanggungan Mojokerto Berhasil Dievakuasi

    Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pendaki Gunung Penanggungan Mojokerto berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, Senin (22/4/2024).

    Dua pendaki asal Kota Surabaya ini sempat dikabarkan tersesat saat melakukan pendakian dari Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

    Dua pendaki tersebit yakni Moh Saiful Nasir (19) warga Jalan Asem 4, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo dan Hasbullah (19) warga Jalan Kemayoran Baru No 3a, Pasar Turi, Kota Surabaya. Keduanya melakukan pendakian sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (21/4/2024).

    “Mereka melakukan pendakian, awalnya berniat tidak ngecamp atau tektok setelah sampai puncak langsung turun. Saat hendak turun dari puncak, keduanya terkena kabut tebal akibat guyuran hujan hingga membuat mereka kesasar ke arah timur,” ungkap salah satu relawan Galena Rescue, Fatkur.

    Menurutnya, seharusnya keduanya turun dari jalur awal keduanya melakukan pendakian yakni ke arah utara. Namun karena kabut tebal sehingga keduanya ke arah timur dan tersesat. Keduanya tersesat ke arah timur wilayah Wonosunyo, Kabupaten Pasuruan.

    “Mereka sempat melapor ke 112 untuk meminta pertolongan. Laporan tersebut langsung masuk ke BPBD Pasuruan yang kemudian diteruskan ke kami berada di wilayah terdekat. Sebelum kehabisan baterai, survivor sempat mengirimkan titik koordinat dan kami arahkan menunggu di titik itu,” ucapnya.

    Keduanya menunggu bantuan dari tim SAR di padang sabana di atas ketinggian 1.300 mdpl. Tim SAR gabungan dari Basarnas Surabaya, BPBD Pasuruan, TNI/Polri, SAR Penanggungan, Galena rescue, LPBI NU Mojokerto, FPRB Mojokerto dan warga setempat, langsung menuju titik koordinat survivor berada.

     

    “Tim SAR mulai naik dan mencari survivor sekitar pukul 21.00 WIB dan alhamdulillah sekitar pukul 00.00 WIB survivor berhasil ditemukan selamat dan tidak cedera. Survivor kemudian dievakuasi tim SAR gabungan sampai pos 1 pendakian Gunung Penanggungan via Kunjorowesi,” jelasnya.

    Kedua pendaki saat tiba di Pos Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]Namun, lanjut Fatkur, salah satu pendaki yakni Saiful harus digendong saat turun karena kondisinya lemas akibat kelelahan. Lantaran bekal dan air minum kedua pendaki sudah habis. Tim SAR gabungan dan kedua pendaki tiba di Pos Kunjorowesi sekitar pukul 02.30 WIB.

    Sementara itu, Petugas Basarnas Surabaya, Novix Heryadi menambahkan, kedua pendaki tersebut memang baru pertama kali mendaki Gunung Penanggungan lewat jalur Kunjorowesi. “Sudah pernah tapi lewat jalur lain, kalau jalur Kunjorowesi baru pertama kali,” imbuhnya.

    Karena kondisi kesehatan keduanya cukup baik, mereka lantas diserahkan ke keluarga setelah mendapatkan pertolongan pertama. Ini lantaran di Pos Kunjorowesi, keluarga dari kedua pendaki tersebut sudah menunggu sehingga keduanya bisa langsung dibawa pulang.

    “Tidak sampai dibawa ke rumah sakit, karena kondisinya tidak parah dan tidak sampai hipotermia. Di pos juga sudah ditunggu keluarganya, akhirnya kami serahkan kepada keluarganya,” pungkasnya. [tin/ted]

  • Perda Tempat Hiburan Jadi Prioritas DPRD Kabupaten Pasuruan

    Perda Tempat Hiburan Jadi Prioritas DPRD Kabupaten Pasuruan

    Pasuruan (beritajatim.com) – Ratusan pemandu lagu mendatangi kantor DPRD di Kabupaten Pasuruan. Kedatangannya ini tak lain untuk mendorong para wakil rakyat melakukan pembahasan peraturan daerah tempat hiburan.

    Tak bisa dipungkiri, keberadaan bisnis karaoke ini kian menjamur di wilayah Kabupaten Pasuruan. Namun para pengusaha bingung dengan legalitas usahanya. Imbasnya banyak pengusaha melakukan bisnisnya secara sembunyi-sembunyi. Tak hanya itu, bahkan para pengusaha sering jadi korban “palak”.

    Direktur Pusat Studi dan Advokasi, Lujeng Sudarto mengatakan bahwa kondisi ini mendesak untuk ditata. Kabupaten Pasuruan sudah saatnya menerbitkan perda terkait tempat hiburan.

    “Kepentingan mereka (LC) itu kerja untuk menghidupi anaknya, keluarganya, mereka berhak untuk kerja dan tugas pemkab melindungi, membina, dan mengawasi,” jelasnya, Senin (22/4/2024).

    Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiyanto mengatakan bahwa Perda tersebut sudah terpenuhi. Perda tersebut sudah masuk ke dalam Prolegda yang ditetapkan dengan SK DPRD nomor 2023. Rencananya akan dibahas pada tahun 2024.

    Perda nantinya akan berjudul pengawasan penataan tempat hiburan. Pembahasan ini nantinya akan dilakukan dengan OPD terkait dengan melakukan pansus dan juga konsultasi publik.

    “Pembahasan ini menjadi salah satu prioritas kami dalam pembentukan perda dengan judul pengawasan tempat hiburan. Kalau sudah masuk raperda nantinya akan terus berjalan dengan melihat problematik yang ada di lapangan,” kata Sugik sapaan akrabnya.

    Sugik juga mengatakan, pembahasan perda ini akan terus dilakukan karena dirasa sangat krusial. Mengingat banyak pebisnis di lapangan yang juga sering mendapat intimidasi dengan cara dipalak.  [ada/but]

  • Penambang Pasir Bengawan Solo di Bojonegoro Hanya Dibayar Rp50 ribu Sekali Muat

    Penambang Pasir Bengawan Solo di Bojonegoro Hanya Dibayar Rp50 ribu Sekali Muat

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Kejadian perahu tenggelam pengangkut pasir hasil tambang tradisional di Sungai Bengawan Solo sering terjadi.

    Namun, sebagian besar penambang pasir tradisional itu memiliki kemampuan berenang untuk menyelamatkan diri jika terjadi kemungkinan tenggelam.

    Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang warga Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro Ahmad Suyuti. Kejadian perahu penambang pasir yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo sudah sering terjadi. Namun, sebagian besar penambang berhasil menyelamatkan diri.

    “Di sini (Sungai Bengawan Solo, turut Desa Semanding) sering terjadi perahu tenggelam, tapi sebagian besar penambang pasir ini bisa berenang,” ungkapnya, Senin (22/4/2024).

    Selama dua tahun terakhir, sedikitnya ada tiga kali kejadian perahu tenggelam dan baru kali ini memakan korban. Kejadian perahu tenggelam kali ini dialami oleh kelompok penambang pasir di Sungai Bengawan Solo turut Desa Semanding Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro sekitar pukul 12.00 WIB.

    “Korban ini bukan asli warga Semanding, tapi dari Desa Sepat Kecamatan Sukosewu. Warga juga tidak tahu kalau ternyata tidak bisa berenang,” terangnya.

    Perahu pengangkut pasir yang tenggelam itu dinaiki oleh empat orang. Tiga orang berhasil selamat karena bisa berenang. Sedangkan satu penambang masih dalam pencarian. Satu penambang yang diduga tenggelam atas nama Ahmad Arif (35) warga RT 04 RW 01 Desa Semanding Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.

    Sedangkan tiga orang lainnya yang selamat yakni, Kamali dan Saparun warga asal Desa Semanding Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro serta Sadik warga Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Para penambang yang terdiri dari empat orang ini dibayar Rp200 ribu sekali angkut. Sehingga setiap orang menerima Rp50 ribu.

    “Sekali angkut, satu perahu itu bisa mengangkut satu rit pasir. Perahu yang digunakan berukuran 17 meter kali 2,7 meter dengan bahan plat besi,” terangnya.

    Kejadian perahu tenggelam itu diduga belum bermuatan penuh. Perahu baru terisi bagian depan. Penambang biasanya menggunakan lujuk dan jangkar untuk bersandar perahu. Diduga, saat itu perahu terseret arus yang deras sehingga tertarik oleh jangkar yang masih menancap. Karena kondisi tidak seimbang, sehingga perahu oleng dan tenggelam. [lus/ted]

  • Truk Muat Cat Terguling di Tol Jombang – Mojokerto

    Truk Muat Cat Terguling di Tol Jombang – Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah truk nopol B 9792 BDI terguling di KM 707/200A ruas tol Jombang – Mojokerto (Jomo), Senin (22/4/2024). Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB tersebut menyebabkan muatan cat berserakan di jalan.

    Truk yang dikemudikan Nukman (46) asal Jalan Winong Dalem, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang tersebut membawa dua orang penumpang. Yakni, Kholid (37), warga Kecamatan Bojong Gede, Kota Bogor dan Arif (38), warga Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

    Kanit Patroli Jalan Raya JR Ditlantas Polda Jatim 3, AKP Yudiono mengatakan, semula kendaraan truk berjalan dari arah barat ke timur yakni Jakarta tujuan Surabaya. Truk muatan cat tersebut melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat.

    “Setibanya di KM 707/200 A Ruas Tol Jomo, kendaraan mengalami pecah ban kiri belakang dan hilang kendali terguling di lajur lambat. Diduga karena kendaraan truk mengalami pecah ban bagian kiri belakang sehingga mengakibatkan laka lantas,” katanya.

    Kanit PJR  menambahkan, posisi akhir kendaraan terguling menghadap ke utara. Saat kejadian arus lalu-lintas lancar dan cuaca mendung. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kerugian material kurang lebih Rp20 juta. [tin/ted]

  • 2 Pelaku Curanmor Diringkus, 2 Pelaku Lainnya Masuk DPO Polres Mojokerto Kota 

    2 Pelaku Curanmor Diringkus, 2 Pelaku Lainnya Masuk DPO Polres Mojokerto Kota 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto Kota berhasil mengamankan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di beberapa kabupaten/kota. Dua pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Dua pelaku yang diamankan yakni Kresna Mukti (24) dan Jaka Saifudin (24) warga Kelurahan Ambengan, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Kedua pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Mojokerto Kota, sementara dua RZ dan PR masuk dalam DPO.

    Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Achmad Rudi Zaeny mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan pada, Selasa (9/4/2024) sekira pukul 10.30 WIB. Sepeda motor Honda Vario 125 nopol S 4471 TQ warna putih milik TD dicuri oleh keempat pelaku.

    “Setelah dikumpulkan alat bukti mengarahkan pelaku inisial KM dan JS. Hari Kamis, kita berhasil melakukan penangkapan terhadap KM dan JS yang saat itu bersama kedua temannya yang berinisial RZ dan PR. Namun saat pengejaran, RZ dan PR berhasil melarikan diri,” ungkapnya, Senin (22/4/2024).

    Kamis (18/4/2024) sekira pukul 07.30 WIB, anggota satreskrim melihat para pelaku melintas di Jalan Benteng Pancasila, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Keempat pelaku mengendarai dua sepeda motor masing-masing berboncengan dan dilakukan pengejaran.

    “Mengetahui dikejar, para pelaku melarikan diri dan motor yang dikendarai pelaku terjatuh di simpang empat Jalan Penanggungan Perum Wates. Dua pelaku yakni KM dan JS berhasil diamankan, sedangkan kedua temannya yang lain RZ dan PR berhasil melarikan diri,” ujarnya.

    Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Achmad Rudi Zaeny merilis pelaku curanmor. [Foto : ist]Saat dilakukan penangkapan, para pelaku baru selesai melakukan pencurian Honda Vario di wilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Berdama dengan barang bukti sepeda motor, keduanya diamankan ke Mapolres Mojokerto Kota.

    “Para pelaku beraksi di empat TKP berbeda yakni di Jagalan dan Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto, Jetis Kabupaten Mojokerto, Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Selain melakukan aksi di empat TKP tersebut, pelaku juga mengaku melakukan pencurian di wilayah Jombang, Lamongan dan Sidoarjo,” jelasnya.

    Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu buah flashdisk yang berisi rekaman CCTV, satu bendel surat keterangan dari Kantor BRI Cabang Mojokerto Unit Prajurit Kulon, satu buah kunci sogem.

    Satu buah mata kunci T, empat buah kunci palsu, satu unit sepeda motor honda vario warna putih, tidak ada plat nomornya dan satu buah jaket ojek online (ojol). Kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4e, 5e KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

    Sebelumnya, warga di Jalan Kelud, Perumnas Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto berhasil meringkus dua pemuda yang diduga merupakan maling motor, Kamis (18/4/2024). Keduanya diringkus warga saat hendak bersembunyi dari kejaran petugas. [tin/ted]

  • Truk Tabrak Pembatas Jembatan Milangasri Hingga Terjun ke Sungai di Magetan 

    Truk Tabrak Pembatas Jembatan Milangasri Hingga Terjun ke Sungai di Magetan 

    Magetan (beritajatim.com) – Truk nopol AE 8585 NM terjun ke sungai sedalam 25 meter di Jalan Ring Road Magetan masuk Desa Milangasri Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, Senin (22/4/2024) pukul 16.00 WIB.

    Sebelum terjun, truk sempat menabrak pembatas Jembatan Milangasri hingga rusak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sang pengemudi, mengalami patah kaki kiri.

    Kejadian berawal saat truk tersebut melaju dari arah Milangasri menuju arah Cepoko atau dari arah timur ke arah barat. Tiba-tiba,truk diluar kendali dan oleng ke kanan jalan. Akibatnya, truk menabrak pembatas jembatan dan langsung jatuh ke sungai.

    Bambang Jumadianto, warga setempat mengatakan, jika dia mendengar suara benturan keras. Kemudian, dia menghampiri sumber lokasi. Dia melihat truk yang sudah berada di dalam sungai.

    “Saya dengar suara keras. Saya cek ternyata truk di dalam sungai. Saya turun ke sungai, itu sopirnya sudah keluar dari truk. Kakinya patah, kaki kiri,” kata Bambang.

    Bambang dan warga lainnya membantu si pengemudi truk dan membawanya ke RSUD dr Sayidiman Magetan untuk mendapatkan pertolongan medis.

    Sejumlah warga masih memadati lokasi kejadian untuk menonton bangkai truk yang.masih berada di dalam sungai. Pihak kepolisian melakukan olah TKP di lokasi, dan masih meminta bantuan untuk mengevakuasi bangkai truk tersebut. [fiq/ted]