Category: Beritajatim.com Regional

  • Lolos 32 Besar Liga 3 Nasional, Mimpi Persekabaps akan Terwujud?

    Lolos 32 Besar Liga 3 Nasional, Mimpi Persekabaps akan Terwujud?

    Pasuruan (beritajatim.com) – Persekabpas, julukan The Lassak, berhasil lolos ke babak 32 besar Liga 3 Nasional setelah mengalahkan PS Beltim dengan skor 2-0 di Stadion R. Soedrasono Pogar, Bangil, Sabtu (4/5/2024) sore.

    Perjalanan Persekabpas di babak penyisihan grup Liga 3 Nasional terbilang sempurna. Tim besutan Subangkit ini tak pernah terkalahkan, meraih 3 kemenangan tanpa hasil seri ataupun kalah. Raihan 9 poin tersebut mengantarkan mereka lolos ke babak 32 besar dengan penuh gemilang.

    Kemenangan atas PS Beltim di laga penentu lolos ini diraih berkat gol cantik tendangan bebas Novi Atmaja di menit ke-34 dan tendangan keras Manzila di menit ke-93. Gol-gol tersebut menjadi bukti kegigihan dan semangat juang tinggi para pemain Persekabpas.

    Manajer Persekabpas, Andriyanto, yang tak lain adalah Pj Bupati Pasuruan, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tim. Lolos ke 32 besar Liga 3 Nasional menjadi target minimal yang terlampaui, menunjukkan kerja keras dan sinergi semua pihak.

    “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pemain, coach Subangkit dan seluruh official maupun supporter yang sama-sama menyatu. Mendukung Persekabpas sampai sejauh ini,” ucap Andriyanto.

    Andriyanto juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang pantang menyerah di tengah cuaca panas terik, dan kepada para suporter yang setia mendukung tim dari awal hingga akhir pertandingan.

    Kemenangan ini membuka peluang baru bagi Persekabpas untuk menjadi tuan rumah kembali di babak selanjutnya. Andriyanto pun memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk mewujudkan mimpi tersebut.

    “Tersisa satu pertandingan lagi melawan Persetala. Mudah-mudahan menang lagi sehingga kita bisa mengajukan tuan rumah kembali, mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan tanpa terkecuali,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Pelatih Persekabpas, Subangkit, menyatakan optimismenya untuk terus meramu strategi jitu dalam menghadapi lawan-lawan di babak 32 besar Liga 3 Nasional. Ia meminta para pemain untuk konsisten berlatih dan menerapkan strategi yang diberikannya dengan penuh disiplin.

    “Sudah pasti yang lolos 32 besar hebat-hebat dan susah. Maka akan kita racik lagi strategi yang tepat di setiap pertandingan,” tegas Subangkit.

    Semangat para pemain Persekabpas semakin berkobar dengan adanya bonus Rp 10 juta untuk setiap kemenangan. Bonus ini menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus memberikan yang terbaik dan membawa Persekabpas mencapai puncak kejayaan.

    “Terima kasih Pak Andriyanto dan sponsor atas bonusnya,” ungkap Richo Hardiansyah, Striker Persekabpas.

    Perjalanan Persekabpas di Liga 3 Nasional masih panjang. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Pasuruan menjadi kekuatan utama bagi tim untuk meraih mimpi mereka. (ada/ian)

  • Elf Rombongan Wisatawan Ampel Nabrak Pohon di Surabaya

    Elf Rombongan Wisatawan Ampel Nabrak Pohon di Surabaya

    Surabaya (beritajatim.com) – Elf rombongan wisatawan Ampel menabrak pohon di Jalan Kenjeran 225, Tambaksari, Surabaya, Sabtu (04/05/2024). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Diduga, sopir dalam kondisi mengantuk karena kelelahan.

    Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan mobil elf itu membawa 21 penumpang wisatawan dari Situbondo. Dari hasil pemeriksaan polisi, tidak ditemukan kadar alkohol di dalam tubuh pengendara elf itu.

    “Tidak ada bukti atau petunjuk mabuk, indikasi awal pengemudi mengantuk,” kata Arif saat dikonfirmasi.

    Arif menjelaskan bahwa mobil saat itu melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi, pengemudi yang mengantuk lantas membawa mobilnya melenceng ke jalur kanan hingga menabrak pohon.

    “Mobil melaju dari arah timur ke barat dikarenakan sopir mengantuk menabrak pohon tengah pembatas jalan,” ujarnya.

    Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kebetulan, jalanan dalam kondisi yang sepi dan di saat bersamaan tidak ada sepeda motor yang melintas.

    “Pengemudi hanya mengalami nyeri. Tidak ada korban luka dan akibat peristiwa ini,” tegas Suryadi.

    Sementara itu, untuk pohon yang rusak karena ditabrak oleh mobil elf itu, diselesaikan antara Pemkot Surabaya dan pengemudi elf. “Sudah dikoordinasikan dengan rekan DKRTH. Karena ada kerusakan pada pohon milik Pemkot Surabaya,” tutupnya. (ang/ian)

  • Komplotan Penipu Bangkalan Tertangkap, Awas Modus Aplikasi Kencan

    Komplotan Penipu Bangkalan Tertangkap, Awas Modus Aplikasi Kencan

    Bangkalan (beritajatim.com) – Tiga pemuda Bangkalan, yang merupakan komplotan penipu dengan cara memacari korbannya, berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian setempat.

    Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, penipuan itu bermula saat korban dan pelaku berkenalan di aplikasi kencan. Setelah keduanya saling mengenal kemudian dilanjutkan dengan bertemu di suatu tempat.

    Para pelaku yakni Abd. Aziz (27) warga Desa/Kecamatan Sepulu bersama Rizal (30) dan M. Zainal (28) warga Desa Baipajung Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan. Tiga orang ini saling bekerja sama untuk melancarkan aksinya dengan peran yang berbeda.

    “Setelah sepakat bertemu, Rizal ini mengantar Aziz untuk bertemu korban dan meninggalkannya di tempat itu,” kata Febri, Sabtu (4/5/2024).

    Setelah keduanya bertemu, Aziz berpura-pura meminjam motor korbannya. Tanpa menaruh rasa curiga, korban memberikan kunci motor ke pelaku.

    “Ketika kunci motor diberikan, pelaku langsung menaiki motor dan membawa kabur motor tersebut,” imbuhnya.

    Saat motor korban berhasil dibawa kabur, Aziz langsung menyerahkan motor itu pada Zainal untuk dijual. Hasil penjualan motor curian itu lalu dibagi tiga.

    “Hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari dan juga judi slot,” jelasnya.

    Dari hasil penyelidikan polisi, ketiganya telah beraksi sejak tiga bulan yang lalu. Bahkan terdapat tujuh TKP dan 7 korban berbeda dengan modus serupa.

    “Rata-rata modusnya sama. Salah satu korban bahkan sempat dipacari oleh pelaku,” pungkasnya. [sar/ian]

  • Kronologi Bus Jurusan Bojonegoro-Surabaya Kecelakaan, 2 Orang Meninggal

    Kronologi Bus Jurusan Bojonegoro-Surabaya Kecelakaan, 2 Orang Meninggal

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Kecelakaan bus menyebabkan 2 korban meninggal dunia. Bus jurusan Bojonegoro – Surabaya itu terlibat kecelakaan di Jalan Raya Baureno – Babat tepatnya di Desa Ngemplak Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (4/5/2024) pagi.

    Kapolsek Baureno Polres Bojonegoro AKP Suiswanto mengatakan, kronologi kecelakaan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) jurusan Bojonegoro – Surabaya itu terjadi diduga saat melaju dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba searah di depannya ada pengendara sepeda motor yang akan belok ke kanan.

    Sopir bus Rajawali Indah dengan nomor polisi S 7705 UA Ahmad Zainal (40) asal Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban sudah tidak bisa mengendalikan kemudi karena jarak sudah dekat. Di jalan, juga terdapat bekas gesekan ban dari pengereman. Hingga bus terguling dan menimpa korban dan meninggal dunia.

    Korban meninggal yakni, Sriati (54) warga Desa Ngemplak RT 016 RW 006 Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Pembonceng sepeda motor yang dikendarai Wajiran (56) itu meninggal dunia karena tertimpa bodi bus yang terguling.

    “Satu korban lain yang meninggal, kenek bus Ade Bagus Pratama (35) warga Desa Tulung Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro,” ujar AKP Suiswanto.

    Saat ini kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas itu diamankan di kantor Satlantas Polres Bojonegoro untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kami dari unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro masih mendalami peristiwa kecelakaan tersebut,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Septian. [lus/kun]

  • Mabuk Miras, Tiga Remaja Putri di Blitar Teler di Jalan

    Mabuk Miras, Tiga Remaja Putri di Blitar Teler di Jalan

    Blitar (beritajatim.com) – Viral video tiga remaja putri di Blitar teler usai mabuk minuman keras. Dalam video tersebut nampak tiga orang remaja perempuan tertidur di jalan. Saat didekati oleh cowok-cowok, ketiganya langsung berusaha menaiki sepeda motor Scoopy.

    Saat naik sepeda motor tersebut, terlihat jelas bahwa tiga remaja itu tengah dalam pengaruh alkohol. Ketiganya, berbicara tanpa arah dan ngelantur.

    Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Irianto membenarkan, adanya video viral itu berada di di area persawahan Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Kata Heri, pihaknya telah mendatangi TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

    “Benar (di Blitar), anggota sudah mendatangi TKP sesaat setelah video itu viral di media sosial,” kata Heri, Sabtu (04/05/24).

    Hasil penyelidikan polisi, ketiga remaja perempuan itu merupakan warga Kecamatan Sutojayan. Adapun inisial ketiga remaja itu yakni CEP (14), AFH (15) dan HMS (12).

    Kuat dugaan ketiga remaja isu mabuk usai menenggak minuman keras. Sehingga ketika divideo tersebut ketiga remaja itu masih teler alias tidak sadarkan diri.

    “Seluruhnya masih di bawah umur, 2 anak SMP dan 1 anak lainnya masih MI. Ketiga warga Kecamatan Sutojayan,” imbuhnya.

    Ketiganya diketahui menenggak minuman keras jenis arak jowo dicampur dengan miras oplosan. Belum diketahui pasti seberapa banyak minuman alkohol tersebut diminum oleh para remaja putri itu.

    “Benar (dengan pengaruh alkohol), anggota sudah meminta keterangan dari mereka yang didampingi dengan orang tua/wali. Diketahui membeli arak jawa dan dicampur sendiri dengan minuman soda. Kemudian mengendarai motor ke TKP,” bebernya.

    Saat ini, kasus tersebut telah diselesaikan dengan tiga remaja perempuan itu diserahkan kepada orang tua/wali karena masih di bawah umur. Mereka juga diminta untuk membuat klarifikasi untuk tidak mengulangi tindakan serupa.

    “Sudah dikembalikan kepada keluarga karena masih pelajar dan dibawah umur. Tapi kami turut melakukan penelusuran terkait penjual arak atau alkohol itu,” tutupnya. [owi/beq]

  • Ayah-Anak Korban Kapal Terbalik di Mojokerto, Satu Tenggelam

    Ayah-Anak Korban Kapal Terbalik di Mojokerto, Satu Tenggelam

    Mojokerto (beritajatim.com) – Ayah dan anak menjadi korban kapal terbalik di Sungai Brantas, masuk lingkungan Pulo Kulon, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sang bapak selamat, sementara anaknya tenggelam dan ditemukan meninggal dunia.

    Korban tenggelam atas nama Gigik Siswanto (28) warga Dusun Banjar Melati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

    Sebelumnya korban bersama sang ayah, Mustakim (45), memancing di Sungai Brantas pada Jumat (3/5/2024). Sekitar pukul 02.00 WIB, perahu yang ditumpangi korban terbalik. Sang ayah bisa menyelamatkan diri, namun korban tenggelam.

    Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengatakan, menurut keterangan korban selamat, keduanya mencari ikan dengan cara menyetrum pada, Jumat (3/5/2024) malam.

    “Keduanya berangkat ke lokasi setelah sholat Isya. Sekitar pukul 02.10 WIB, perahu akan mengarah ke tengah tiba-tiba goyang dan perahu terbalik. Korban terjatuh dan tenggelam, Pak Mustakim berusaha menolong anaknya yang tenggelam namun tidak kuat napasnya,” ujarnya, Sabtu (4/5/2024).

    Ia kemudian mencari bantuan dan pertolongan ke warga setempat. Sekira pukul 07.00 WIB, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, FPRB Kabupaten Mojokerto, Tim Satlak PB Kota Mojokerto mendengar informasi langsung melakukan Operasi SAR.

    “Dibantu rekan-rekan pencari ikan dengan melakukan penyelaman di area korban tenggelam. Ada dua perahu karet dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan PC NU Kota Mojokerto mencari korban, sekira pukul 08.55 WIB korban berhasil diketemukan. Korban dievakuasi ambulance PMI Kota Mojokerto,” jelasnya.

    Sementara itu, Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol Maryoko mengatakan, korban tenggelam sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi. “Informasi yang kami terima, habis Isya (Jumat) korban pamitan bersama sang ayah berangkat memancing menggunakan perahu,” ungkapnya.

    Masih kata Kapolsek, dari informasi di lokasi sekira pukul 02.00 WIB perahu yang ditumpangi korban terbalik. Satu korban selamat dan satu korban tenggelam. Proses pencarian korban dilakukan sejak Sabtu pagi pasca pihaknya mendapatkan informasi terkait tenggelamnya korban.

    “Setelah kami mendapatkan informasi, kami langsung ke TKP. Mulai dari Polsek, Polres, BPBD, rekan PMI serta relawan, alhamdulilah setelah kita melakukan kolaborasi upaya pencarian korban berhasil membuahkan hasil. Korban ditemukan sekira pukul 08.55 WIB,” katanya.

    Tubuh korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal perahu korban dikabarkan tenggelam. Jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto menggunakan mobil ambulance milik PMI Kota Mojokerto untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. [tin/beq]

  • Cuaca Malang dan Batu Sabtu 4 Mei 2024, Cerah Seharian

    Cuaca Malang dan Batu Sabtu 4 Mei 2024, Cerah Seharian

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan cuaca Malang Raya hari ini, Sabtu 4 Mei 2024 di wilayah kabupaten dan kota serta Kota Batu. Cuaca diperkirakan cerah sepanjang hari.

    Prakirawan Siska Anggreni, melaporkan bahwa cuaca kota Malang pagi hari cuaca cerah. “Kemudian pukul 10.00 cuaca di kota Malang cuaca cerah. Cerah cerah terjadi pada siang hari pukul 13.00 WIB,” tulis Siska Anggreni, dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 16.00 diperkirakan cuaca cerah berawan. Pada pukul 19.00 WIB diperkirakan cuaca cerah. Pukul 22.00 WIB diperkirakan cuaca cerah.

    Hari Minggu (5/5/2024) dini hari cuaca diperkirakan cuaca cerah dan kabut. Suhu dengan kondisi tersebut berada pada angka 20 derajat celcius. Pagi hari pukul 07.00 cuaca di kota Malang diperkirakan cuaca cerah.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Sabtu (4/5/2024) sebagian besar kecamatan di wilayah kabupaten Malang cuaca cerah. Cuaca cerah berawan terjadi di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon. Cuaca berawan di Karangploso, Lawang, Singosari.

    Kemudian, pukul 10.00 WIB sebagian besar kecamatan di kabupaten Malang cuaca cerah. Cuaca cerah berawan Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon.

    Pukul 13.00 WIB diperkirakan cuaca hujan ringan dan cerah berawan. Cerah cerah di Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak, Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Donomulyo.

    “Pukul 16.00 WIB cuaca cerah berawan terjadi di sebagian besar kecamatan kabupaten Malang. Cuaca berawan di Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo, Karangploso, Lawang, Singosari, Kalipare,” tulis Siska Anggreni dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 19.00 WIB cuaca cerah terjadi di Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak. Cuaca cerah berawan terjadi di kabupaten Malang.

    Pukul 22.00 WIB cuaca cerah berawan terjadi di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon. Cuaca berawan di Karangploso, Lawang, Singosari. Wilayah lain kabupaten Malang cuaca cerah.

    Dini hari Minggu (5/5/2024) sebagian besar wilayah di kabupaten Malang cuaca cerah Cuaca kabut terjadi di Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak. Cuaca berawan di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon. Suhu dengan kondisi tersebut berada di angka 20 derajat celcius. Pukul 07.00 seluruh kecamatan di kabupaten Malang cuaca cerah.

    Kota Batu pada Sabtu 4 Mei 2024 pagi hari diperkirakan cuaca berawan. Pukul 10.00 WIB cuaca cerah. Cuaca cerah berawan pada siang hari. Sore hari cuaca berawan.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo cuaca cerah berawan pada pukul 19.00. Kemudian malam hari cuaca berawan. Dini hari Minggu 5 Mei 2024 cuaca kabut. Pagi hari pukul 07.00 WIB cuaca cerah. [dan/beq]

  • Sah! Ini Daftar 25 Anggota DPRD Kota Blitar Yang Telah Ditetapkan

    Sah! Ini Daftar 25 Anggota DPRD Kota Blitar Yang Telah Ditetapkan

    Blitar (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar resmi menetapkan 25 calon anggota legislatif hasil Pemilu 2024.

    Dari 18 partai politik peserta Pemilu di Kota Blitar, hanya 7 Parpol saja yang berhasil membawa calon legislatifnya menjadi anggota dewan DPRD Kota Blitar periode 2024-2029.

    Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya mengatakan dalam penetapan ini, ada partai yang pada sebelumnya mendapatkan kursi, namun pada pemilihan kali ini tidak mendapatkan kursi.

    “Partai yang lolos dan mendapatkan kursi untuk pemilihan kali ini berubah. Seperti Partai Hanura yang kemarin mendapat 1 kursi, sekarang tidak mendapatkan,” kata Rangga Bisma.

    Adapun daftar 25 anggota DPRD Kota Blitar terpilih adalah sebagai berikut:

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

    1. Ely Idayah Vitnawati
    2. Judarso
    3. Abdus Sjakur
    4. Totok Sugiarto
    5. Adi Santoso

    Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PKB)

    1. Yudi Meira
    2. Johan Marihot
    3. Siswanto
    4. Bayu Setyo Kuncoro
    5. Aris Dedi Arman
    6. dr. Syahrul Alim
    7. Sudarwati
    8. Bayu Kurniawan

    Partai Gerakan Indonesia Raya

    1. Tan Ngi Hing
    2. Yohan Tri Waluyo

    Partai Golongan Karya

    1. Purwanto
    2. Mohammad Hardita Magdi
    3. Yasa Kurniawanto

    Partai Amanat Nasional

    1. Adi Rianto
    2. Muhamad Raihan Tsany Azurra
    3. Eva Novianti

    Partai Persatuan Pembangunan

    1. Guntur Pamungkas
    2. H.M. Nuhan Eko Wahyudi
    3. Agus Zunaidi

    Partai Demokrat

    1. Rido Handoko

    Rangga mengingatkan agar caleg terpilih nanti menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPU Kota Kediri sebelum dilantik.

    “H-1 sebelum pelantikan wajib menyetorkan LHKPN ini. Jika tidak ya akan gagal untuk dilantik,” tutupnya. (owi/ted)

  • Momen Komunitas Thailand Gantikan Kucing Hidup dengan Boneka Doraemon dalam Upacara Pemanggil Hujan

    Momen Komunitas Thailand Gantikan Kucing Hidup dengan Boneka Doraemon dalam Upacara Pemanggil Hujan

    Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah fenomena unik terjadi di Khao Khala, Thailand, di mana sebuah komunitas menjadi sorotan karena mengadakan upacara tradisional pembuat hujan dengan menggantikan seekor kucing hidup dengan boneka Doraemon.

    Upacara yang dikenal sebagai Hae Nang Meaw, atau “pawai kucing,” biasanya melibatkan penggunaan kucing betina hidup untuk memanggil hujan dalam menghadapi kekeringan ekstrem dan gelombang panas yang mengancam.

    Dalam sebuah rekaman yang tersebar luas di platform X dengan nama akun @sighyam, terlihat sejumlah warga Thailand membawa boneka Doraemon yang terkunci dalam sangkar sambil berjalan-jalan di sekitar Khao Khala.

    Meskipun awalnya mungkin terdengar aneh, namun tindakan ini memiliki latar belakang yang kuat. Dengan menghadapi kekeringan ekstrem dan gelombang panas yang menghantam wilayah mereka, penduduk setempat berharap upacara ini dapat membawa hujan dan memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat.

    Tradisi Hae Nang Meaw sendiri memang memiliki sejarah panjang dalam budaya Thailand. Biasanya, upacara tersebut melibatkan kucing betina yang diparade di sekitar desa sambil disiram air.

    Teriakan “meaw” dari kucing yang basah diyakini dapat memanggil dewa-dewa untuk membawa hujan. Namun, kali ini, penduduk Khao Khala memutuskan untuk mengganti kucing hidup dengan boneka Doraemon sebagai bentuk protes terhadap kekejaman terhadap hewan.

    Beberapa netizen menyatakan keheranan mereka atas penggunaan Doraemon sebagai pengganti kucing dalam upacara ini. Mereka menyoroti bahwa Doraemon adalah kucing jantan, sementara tradisi ini mengharuskan kehadiran kucing betina. Beberapa bahkan berpendapat bahwa jika harus mengganti seekor kucing, maka yang lebih tepat adalah Dorami, saudara perempuan Doraemon.

    Tanggapan terhadap penggunaan Doraemon dalam upacara ini sangat bervariasi. Ada yang menganggapnya sebagai tindakan kreatif dan menyegarkan, sementara yang lain merasa khawatir akan keaslian upacara tersebut.

    Meskipun terdapat kontroversi, para pendukung upacara ini mempertahankan tindakan mereka dengan menyatakan bahwa tujuan utama dari upacara ini adalah untuk membawa hujan dan memberikan harapan bagi komunitas yang menderita akibat kekeringan parah. Mereka juga menegaskan bahwa menggunakan Doraemon sebagai pengganti kucing hidup merupakan tindakan yang lebih manusiawi dan menghormati terhadap hewan. [ian]

  • Penetapan Kursi DPRD Kabupaten Pasuruan, Simak Pembagiannya

    Penetapan Kursi DPRD Kabupaten Pasuruan, Simak Pembagiannya

    Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah melakukan penghitungan suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan melakukan rapat pleno penetapan kursi anggota legislatif. Dari hasil penetapan kursi tersebut, KPU menetapkan bahwa Partai Kebangkitan bangsa memiliki kursi paling banyak yakni 14 kursi.

    Diketahui PKB sendiri paling banyak mendapatkan kursi di Dapil 1 dan Dapil 2 yakni tiga kursi setiap Dapilnya dengan total enam kursi. Kemudian di Dapil 3 hingga Dapil 6, PKB mendapatkan masing-masing dua kursi.

    Sementara itu, pada urutan nomor dua terdapat partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang mendapatkan 12 kursi. Dengan perolehan kursi di Dapil 1 dan 5 yakni tiga kursi, dapil 2 dan 6 mendapatkan ada dua kursi sedangkan Dapil 3 dan 4 mendapatkan satu kursi.

    Kemudian dilanjut dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan delapan kursi. Dengan rincian Dapil 1 hingga 5 mendapatkan satu kursi, sedangkan Dapil 6 mendapatkan tiga kursi.

    Sedangkan untuk partai Golongan Karya (Golkar) mendapat enam kursi. Dengan masing-masing Dapil mendapatkan satu kursi.

    Dilanjut dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan total pendapatan kursi sebanyak empat kursi. Dari empat kursi tersebut hanya terisi di Dapil 1,2,4, dan Dapil 6.

    Kemudian untuk partai Demokrat dan Nasdem yang mendapatkan dua kursi juga sama-sama di Dapil 3 dan 4. Sedangkan yang terakhir yakni dari partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) dan juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing mendapatkan satu kursi.

    Menurut Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin mengatakan bahwa penetapan kursi legislatif ini sudah final dan sudah ditetapkan melalui rapat pleno. “Alhamdulillah tidak ada masalah pada tahapan MK. Kemudian kami melakukan rapat pleno untuk melakukan penetapan,” jelasnya. (ada/ian)