Category: Beritajatim.com Regional

  • Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Senin 6 Mei 2024

    Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Senin 6 Mei 2024

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan cuaca Malang raya hari ini, Senin 6 Mei 2024 di wilayah kabupaten dan kota.

    Prakirawan Arif Krisna Widadi, melaporkan bahwa cuaca kota Malang pagi hari cuaca berawan. “Kemudian pukul 10.00 cuaca di kota Malang cuaca berawan. Cerah cerah berawan terjadi pada siang hari pukul 13.00 WIB,” tulis Arif Krisna Widadi dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 16.00 diperkirakan cuaca cerah berawan. Pada pukul 19.00 WIB diperkirakan cuaca berawan. Pukul 22.00 WIB diperkirakan cuaca cerah berawan.

    Hari Selasa (7/5/2024) dini hari cuaca diperkirakan cuaca berawan. Suhu dengan kondisi tersebut berada pada angka 22 derajat celcius. Pagi hari pukul 07.00 cuaca di kota Malang diperkirakan cuaca cerah.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Senin (6/5/2024) seluruh kecamatan di wilayah kabupaten Malang cuaca berawan.

    Kemudian, pukul 10.00 WIB sebagian besar kecamatan di kabupaten Malang cuaca berawan. Cuaca berawan tebal di Karangploso, Lawang, Singosari, Kalipare.

    Pukul 13.00 WIB diperkirakan cuaca berawan. Cuaca hujan ringan terjadi di Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakisaji, Sumberpucung, Wagir, Turen, Wonosari.

    “Pukul 16.00 WIB cuaca cerah berawan terjadi di sebagian besar kecamatan kabupaten Malang. Cuaca berawan di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon, Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo. Cuaca berawan di Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakisaji, Sumberpucung, Wagir, Turen, Wonosari,” tulis Arif Krisna Widadi dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pukul 19.00 WIB cuaca cerah berawan terjadi di Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo, Donomulyo, Kalipare, Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon. Cuaca berawan terjadi di kabupaten Malang.

    Pukul 22.00 WIB cuaca berawan terjadi di Karangploso, Lawang, Singosari, Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Donomulyo. Wilayah lain kabupaten Malang cuaca cerah berawan.

    Dini hari Selasa (7/5/2024) sebagian besar wilayah di kabupaten Malang cuaca kabut. Cuaca berawan terjadi di Bantur, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Donomulyo. Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon. Cerah berawan di Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak. Suhu dengan kondisi tersebut berada di angka 22 derajat celcius.

    Pukul 07.00 seluruh kecamatan di kabupaten Malang cuaca cerah berawan dan berawan. Cuaca cerah di Dau, Ngantang, Pujon, Kasembon, Jabung, Pakis, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, Wajak, Karangploso, Lawang, Singosari.

    Kota Batu pada Senin 6 Mei 2024 pagi hari diperkirakan cuaca berawan. Pukul 10.00 WIB cuaca cerah. Cuaca cerah berawan pada siang hari. Sore hari cuaca berawan.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo cuaca cerah berawan pada pukul 19.00. Kemudian malam hari cuaca berawan. Dini hari Selasa 7 Mei 2024 cuaca kabut. Pagi hari pukul 07.00 WIB cuaca cerah. (dan/ted)

     

  • Begini Cara Banser Magetan Peringati Harlah ke-90 GP Ansor 

    Begini Cara Banser Magetan Peringati Harlah ke-90 GP Ansor 

    Magetan (beritajatim.com) – Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Magetan menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori) dengan tajuk Motoran Bareng Banser Magetan pada Minggu (5/5/2024).

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus Badan Pengurus Harian Pimpinan Cabang Ansor dan 18 PAC setingkat kecamatan beserta perwakilan banser dari tiap wilayah se-Kabupaten Magetan. Pun, sebagai peringatan Harlah ke-90 GP Ansor.

    Sunmori ini dimulai dari Taman Wisata Magetan Park dan berakhir di Lapangan Desa Sumber Agung, Kecamatan Plaosan. Ketua PC GP Ansor Agus Habib Mustofa mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk kebugaran para pengurus dan kader Ansor Banser, juga sebagai bentuk dan percontohan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

    “Motoran bareng ini juga sebagai simbol Ansor Banser akan menuju Indonesia Emas 2045 dengan barisan generasi yang teratur, satu komando, disiplin tinggi, fisik sehat, serta loyalitas tak terbatas,” ujar pria yang lekat disapa Gus Toev itu.

    Lebih lanjut, Gus Toev mengingatkan kembali untuk menjaring generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) berkhidmat di Gerakan Pemuda Ansor. “Organisasi yang tumbuh karena Allah SWT sehingga telah 90 tahun membersamai NU dan NKRI,” katanya.

    Sekaligus, kegiatan ini menjadi simbol perjuangan, kebersamaan, dan kekompakan. Hal ini bisa dilihat dari ribuan motor yang mengikuti touring ini, mengekor panjang sekitar hampir lima kilometer tanpa putus.

    Gus Toev menegaskan bahwa Motoran ini sebagai simbol bahwa Ansor Banser Magetan kompak satu komando, apalagi menjelang kontestasi Pilkada di Magetan. Seluruh anggota akan tunduk dan patuh kepada kebijakan organisasi yang kebijakan langsung akan diambil oleh pimpinan cabang.

    “Ansor dengan banomnya yaitu Banser dan Rijaalul Ansor akan ikut serta dalam menjaga kondusifitas selama pelaksanaan Pilkada. Tentu saja seluruh anggota yang ada akan tunduk dan patuh pada instruksi pimpinan yang tentu saja semua demi kemaslahatan Kabupaten Magetan,” katanya.

    Di sisi lain, Kasatkorcab Banser Magetan Komandan Sumarwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Motoran ini karena kompak dan tertib. Hal ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam cara berlalu lintas yang baik.

    Acara ini dimulai dengan pawai motor dan dilanjutkan dengan apel Banser dan ditutup dengan makan bersama dengan formasi angka 90 sebagai simbol ulang tahun GP Ansor ke-90.

    Sekretaris PC Ansor Magetan Nur Mahmudin, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai resepsi ulang tahun Ansor ke-90.

    “Kegiatan ini merupakan kegiatan puncak dari harlah Ansor ke-90. Apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan anggota yang dengan semangat mengikuti kegiatan ini. Sekaligus apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polres Magetan yang telah membersamai kegiatan ini dari awal sampai akhir. Ini sinergi yang bagus, apalagi Polres Magetan mencanangkan Banser sebagai contoh tertib berlalu lintas,” ujar Nur Mahmudin. [fiq/but]

  • Polres Malang Selidiki Kecelakaan Bus Terguling di Tanjakan Daun Sempal

    Polres Malang Selidiki Kecelakaan Bus Terguling di Tanjakan Daun Sempal

    Malang (beritajatim.com) – Polres Malang turun tangan dalam penanganan insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Sabtu (4/5/2024). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit kendaraan roda enam jenis bus terguling dan melintang di tengah jalan.

    Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, menginformasikan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di jalur arah wisata Pantai Balekambang, tepatnya di Tanjakan Daun Sempal, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, lima penumpang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    “Tidak ada korban jiwa terkait kejadian laka lantas di Tanjakan Daun Sempal, Kecamatan Bantur, namun sejumlah penumpang dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis,” kata Iptu Taufik saat dikonfirmasi di Polres Malang, Minggu (5/5/2024).

    Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat Bus Mitsubishi dengan nomor polisi W-7065-X yang dikemudikan oleh Aan Riawan (30) warga Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, melintas dari arah selatan ke utara di Jalan Pantai Balekambang, Bantur, Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, bus tersebut mengemudi dengan kecepatan sedang dan membawa dua puluh lima orang penumpang.

    Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi bus tidak mampu mengendalikan kendaraannya saat melintas di jalur menanjak. Akibatnya, kendaraan tersebut bergerak mundur dan menabrak kendaraan Isuzu Elf dengan nomor polisi AG-7802-UL yang dikemudikan oleh Sandik Taufik (43), warga Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

    “Karena jarak yang dekat, kendaraan Isuzu Elf tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar sehingga terjadi tabrakan pada sisi kanan, yang menyebabkan kendaraan bus terguling,” jelasnya.

    Unit Laka Satlantas Polres Malang segera merespons laporan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Para korban yang mengalami luka-luka kemudian dievakuasi bersama relawan ke Puskesmas Bantur sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

    Beberapa korban yang mengalami luka serius antara lain Sulastin (37) yang mengalami luka robek di kepala, Siti Fadilah (39) dengan patah tulang pergelangan tangan kiri, dan Lia Dewi (17) dengan patah tulang tangan kiri. Korban selanjutnya Dewi (19) dengan patah tulang kaki kanan, dan Suliatin (26) dengan patah tulang tangan kiri. Seluruh korban berasal dari Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

    “Total ada lima korban akibat laka lantas, seluruhnya sudah dievakuasi, sementara sisanya mengalami luka ringan seperti lecet-lecet,” tambahnya.

    Taufik juga mengimbau kepada pengendara di wilayahnya untuk memastikan kondisi fisik yang prima sebelum memulai perjalanan. Ini termasuk memastikan bahwa mereka memahami jalur yang akan dilalui saat mengemudi, demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

    “Kami masih terus melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengklarifikasi penyebab pasti kecelakaan tersebut,” pungkasnya. [yog/but]

  • Pj Wali Kota Kediri Berangkatkan Lomba Kirab dan Konser Drumband

    Pj Wali Kota Kediri Berangkatkan Lomba Kirab dan Konser Drumband

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah memberangkatkan Lomba Kirab dan Konser Drumband, Minggu (5/5/2024). Lomba ini diikuti 10 grup drumband tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan Umum. Para peserta start dari Memorial Park dan finish di Halaman Balai Kota.

    Lomba ini menyedot antusias masyarakat, dimana di sepanjang jalan banyak masyarakat menyaksikan penampilan para peserta.

    “Senang sekali hari ini kita berkumpul dengan semangat penuh kegembiraan dan kebanggaan. Menyaksikan lomba dan konser drumband tingkat pelajar dan umum se-Kota Kediri,” ujarnya.

    Zanariah mengungkapkan ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang menghargai bakat, dedikasi, dan semangat yang dimiliki setiap peserta. Dengan drumband anak-anak terbiasa tampil sehingga meningkatkan kepercayaan diri, kerjasama tim, kebugaran, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

    Pj Wali Kota Kediri Berangkatkan Lomba Kirab dan Konser Drumband

    “Saya sangat bangga menjadi bagian dari acara ini dan saya yakin para peserta telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Mereka telah melatih diri dengan tekun dan semangat untuk memberikan penampilan yang mengesankan,” ungkapnya.

    Pj Wali Kota Kediri juga menambahkan drumband bukan hanya sekedar melodi dan irama. Tetapi juga tentang kegembiraan semangat anak-anak dalam menghadapi perubahan dan tantangan baru.

    Dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks, harus dipastikan anak-anak dibekali dengan pendidikan dan keterampilan yang tepat.

    Selain keterampilan akademik, anak-anak juga perlu dibekali keterampilan sosial, kreativitas, dan kemampuan untuk bekerja dalam tim. Panggunaan gawai harus dibatasi. Orang tua harus mendukung apapun bakat anak selagi positif.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini. Mari kita nikmati pertunjukan yang luar biasa ini,” imbuhnya.

    Turut hadir, Wakapolres Kediri Kota selaku Ketua Umum PDBI Kota Kediri Kompol Dodik Tri Hendro, Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan, Kepala Disbudparpora Zachrie Ahmad, Kabag Kesra Ahmad Jainuddin, Ketua Harian PDBI Kota Kediri Sulaiman, dan tamu undangan lainnya. [nm/aje]

  • Hilang Sejak Lebaran, Warga Jombang Ditemukan Membusuk di Kebun Tebu

    Hilang Sejak Lebaran, Warga Jombang Ditemukan Membusuk di Kebun Tebu

    Jombang (beritajatim.com) – Hilang dari rumah sejak lebaran lalu, Mujiono (69), warga Dusun Garut Desa Menganto Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang ditemukan tewas membusuk di kebun tebu dusun setempat, Minggu (5/5/2024).

    Saat ditemukan, kondisi korban sudah sulit dikenali. Dia terlentang di tengah kebuh tebu, Tubuhnya hanya dibalu celana pendek warga hitam. Sekujur tubuh Mujiono juga sudah menghitam. Bahkan wajahnya sudah tak dikenali.

    Temuan mayat itu kemudian dilaporkan ke petugas Polsek Mojowarno. Tak berselang lama, korps berseragam coklat dating ke lokasi. Mereka menyisir lokasi dan membersihkan tumbuhan yang ada di sekitar. Selanjutnya, polisi memasang ‘police line’. Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang.

    Munir (50), warga setempat menjelaskan, hilangnya korban saat lebaran hari pertama. Saat itu Mujiono keluar dari rumah. Namun hingga petang lansia ini tak kunjung Kembali. Keluarga khawatir, karena Mujiono sudah menderita pikun.

    Sejak itu pencarian dilakukan. Namun tidak membuahkan hasil. Pencarian dengan menempel foto Mujiono di sejumlah titik strategis juga dilakukan. Termasuk disebar melalui media sosial. Namun lagi-lagi tidak ada petunjuk jelas.

    Hingga akhirnya, warga curiga bahwa Mujiono berada di kebun tebu. Ketua RT setempat mengajak warga untuk melakukan pencarian. Sasarannya adalah kebun tebu di tepi desa. Warga beramai-ramai melakukan penyisiran.

    “Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Jasad korban ditemukan terlentang di tengah kebun tebu. Kondisinya sudah meninggal. Hilangnya sudah lama, sejak lebaran hari pertama. Korban memang sudah pikun,” pungkas Munir. [suf]

  • Konfercab NU Jombang Tak Libatkan Pengurus Ranting

    Konfercab NU Jombang Tak Libatkan Pengurus Ranting

    Jombang (beritajatim.com) – Konfercab (Konferensi Cabang) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jombang digelar pada Minggu (5/5/2024) di PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso Kecamatan Peterongan.

    Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang tahun 2024 diikuti oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Namun konferensi kali ini tidak melibatkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) sebagai peserta.

    Anggota Steering Committee Konfercab NU Jombang M. Afairur Ramadlan menjelaskan, kepesertaan konferensi merujuk pada pasal 80 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama dan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 4 tahun 2024 tentang Permusyawaratan.

    Peserta konferensi cabang berdasarkan ART NU pasal 80 ayat (4), terdiri dari pengurus cabang dan majelis wakil cabang. Kemudian berdasarkan pasal 17 ayat 1 Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 4 tahun 2024 tentang Permusyawaratan, ditegaskan bahwa peserta konferensi cabang adalah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama.

    Mengapa Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) tidak dilibatkan dalam kepesertaan Konferensi Cabang NU Jombang Tahun 2024? Wakil Katib Syuriyah PCNU Jombang masa khidmat 2023-2024 ini mengungkapkan alasannya.

    Memang, jelas Ramadlan, pada pasal 17 ayat 2 Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 4 tahun 2024, dinyatakan bahwa untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan perkumpulan, konferensi cabang dapat dihadiri oleh PRNU sesuai pasal 80 ayat 5 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama.

    Namun, penerapan ketentuan tersebut belum bisa dilakukan dalam Konfercab kali ini, sebab pada ayat berikutnya tertera syarat yang harus dipenuhi. Pada pasal 17 ayat 3, dinyatakan bahwa PRNU yang dimaksud dalam ayat (2) adalah PRNU yang berada di wilayah khidmat PCNU yang termasuk klasifikasi kelompok A.

    Klasifikasi adalah pembagian kategori struktur Perkumpulan Nahdlatul Ulama sesuai ukuran yang telah ditetapkan. Berdasarkan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 5 Tahun 2024 tentang Klasifikasi Struktur dan Penilaian Kinerja, klasifikasi diberikan kepada struktur Perkumpulan Nahdlatul Ulama setelah menyelesaikan tahapan penilaian kinerja.

    Setelah menyelesaikan tahapan penilaian kinerja dengan beberapa indikator yang ditetapkan, struktur Perkumpulan Nahdlatul Ulama akan terklasifikasi pada kategori A, B, atau C.

    “Untuk PCNU, sebagaimana ketentuan pasal 4 Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 5 Tahun 2024 tentang Klasifikasi Struktur dan Penilaian Kinerja, tahapan penilaian kinerja dan klasifikasi dilakukan PBNU. Hasil Klasifikasi dan penilaian Kinerja, apakah PCNU masuk klasifikasi A, B atau C tersebut ditetapkan PBNU dan dituangkan dalam Surat Keputusan PBNU,” katanya.

    Hingga saat ini, lanjutnya, belum ada pengklasifikasian terhadap PCNU Jombang masa khidmat 2023-2024. Sedangkan kepengurusan definitif PCNU Jombang yang ditetapkan dan disahkan oleh PBNU pada 8 Mei 2023, memiliki batas waktu maksimal 1 tahun sejak ditunjuk untuk menyiapkan dan melaksanakan Konferensi Cabang.

    Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut serta mengingat masa khidmat yang akan segera berakhir, PCNU Kabupaten Jombang berdasarkan persetujuan PBNU melaksanakan konferensi cabang pada 5 Mei 2024.

    “Unsur kepesertaan konferensi cabang merujuk pada Pasal 80 ART NU, serta pasal 17 ayat 1 Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 4 tahun 2024 tentang Permusyawaratan,” urainya.

    Ditambahkan, Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 4 tahun 2024 tentang Permusyawaratan ditetapkan pada 18 Rajab 1445 Hijriyah atau bertepatan dengan 30 Januari 2024 Masehi dalam Konferensi Besar Nahdlatul Ulama.

    Peraturan tersebut dan beberapa peraturan perkumpulan yang ditetapkan dalam Konbes Nahdlatul Ulama 30 Januari 2024, merupakan produk hukum terbaru Perkumpulan Nahdlatul Ulama yang berlaku nasional dan wajib diikuti kepengurusan di tingkat wilayah hingga anak ranting.

    Merajut Silaturahmi

    Ketua Panitia Konfercab NU Jombang H. Basyaruddin Saleh

    Ketua Panitia Konfercab NU Jombang H. Basyaruddin Saleh menamahkan, Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang yang diselenggarakan oleh pengurus definitif PCNU Jombang masa khidmat 2023 – 2024, mengusung tema ‘Merajut Silaturahmi Membangun Sinergi dan Kolaborasi Menuju NU yang Rahmatan Lil ‘Alamin’.

    “Tema tersebut, bermakna ajakan atau seruan bersama-sama untuk menjaga keutuhan dan kebesaran Nahdlatul Ulama sesuai arahan dan petunjuk para ulama. Dengan semangat kebersamaan mari kita bergandeng tangan, berkolaborasi demi menjaga keutuhan dan kebesaran Nahdlatul Ulama, dengan arah dan petunjuk dari para ulama untuk Jombang yang indah, damai, humanis, religius, dan berakhlakul karimah,” kata Basyaruddin.

    Wakil Katib Syuriyah PCNU Jombang ini menjelaskan, Konfercab NU Jombang tahun 2024, antara lain mengagendakan pembahasan pokok-pokok program selama kerja 5 tahun, pembahasan hukum atas masalah keagaman dan kemasyarakatan, rekomendasi perkumpulan, serta penyampaian laporan pertanggung jawaban (LPJ) PCNU Jombang masa khidmat 2023-2024.

    Kemudian agenda berikutnya, penetapan AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi), Pemilihan Rais Syuriyah oleh Ahlul Halli Wal Aqdi, serta Pemilihan Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang masa khidmat 2024 – 2029 oleh peserta konferensi dan Pemilihan Tim Formatur.

    Ditambahkan, pelaksanaan Konfercab NU Jombang merujuk pada surat PBNU nomor 1677/PB.03/A.I.03.45/99/04/2024 tentang Persetujuan Pelaksanaan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang.

    Dalam surat PBNU yang ditujukan kepada PWNU Jawa Timur dan PCNU Jombang tersebut, disampaikan agar pelaksanaan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang berpedoman pada Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama dan Peraturan PBNU.

    “PBNU dalam surat tersebut juga menjelaskan tentang kepesertaan konferensi cabang NU Jombang. Mengenai kepesertaan, PBNU mengingatkan agar kepesertaan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang mengacu pada Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 4 Tahun tentang Permusyawaratan, serta Surat Edaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 1616/PB.01/A.I.03.47/99/04/2024 tentang Pencabutan Kebijakan Penundaan Pelaksanaan Konferensi,” pungkasnya. [suf]

  • Karyawan Alfamart Lamongan Tewas Tenggelam Saat Berhenti di Jembatan, Berikut Kronologinya!

    Karyawan Alfamart Lamongan Tewas Tenggelam Saat Berhenti di Jembatan, Berikut Kronologinya!

    Lamongan (beritajatim.com) – Seorang karyawan Alfamart, MSF (21) asal Desa Jejel, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,tiba tiba berhenti di jembatan kemudian terjatuh dari kendaraannya. Nasib naas menimpa saat terjatuh lantas dirinya tercebur ke sungai Bengawan Solo. Pria ini sempat berenang sebelum kelelahan dan akhirnya tewas tenggelam.

    Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi pada sekitar pukul 14.15 WIB, Kamis (4/5/2024) kemarin, di kawasan Jembatan Laren – Maduran, Kabupaten Lamongan. Kini, sehari kemudian jasad korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh pihak kepolisian bersama BPBD Lamongan.

    “Keterangan dari manager Alfamart Desa Parengan Kecamatan Maduran, tempat korban bekerja, diketahui bahwa korban sebelumnya mengeluh sakit dan telah meminta ijin untuk tidak masuk kerja,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Andi Nur Cahya, Minggu (5/5/2024).

    Mengenai kronologinya, Andi menjelaskan bahwa sekira pukul 14.30 WIB, Sabtu (4/5/2024) korban menaiki sepeda motor PCX warna putih bernopol S 2582 JBQ miliknya dari arah utara ke selatan melewati Jembatan Laren – Maduran.

    Saat itu, korban tampak merasa kurang enak badan dan berhenti menepi di jembatan setempat. Tiba-tiba saja korban oleng linglung ke arah kiri dan terjatuh dari sepeda motornya.

    Seketika itu pun korban langsung tercebur ke Sungai Bengawan Solo. Hal ini seperti keterangan yang dihimpun dari 2 saksi, yakni Shofil Qulla (19), sales asal Desa Kalikajarwetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo dan Mahmud (55 tahun), tukang asal Desa Laren, Lamongan.

    Saksi Shofil yang kebetulan berada di belakang korban dan sama-sama mengendarai sepeda motor menyatakan bahwa korban sempat berenang menuju ke tepi, sayangnya korban sudah kelelahan hingga kemudian tenggelam.

    Saksi dan warga sekitar yang mengetahui kejadian ini segera melaporkannya ke polisi. Atas laporan itu, Sar Polres dan BPBD Lamongan bergegas menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian.

    “Setibanya para petugas di lokasi segera melakukan pencarian dan penyisiran untuk menemukan posisi korban. Namun sampai pukul 17.00 WIB, proses pencarian belum menemukan hasil. Pencarian lalu dilanjutkan kembali hingga malam,” papar Andi.

    Ditambahkan oleh Andi, proses pencarian dilakukan dengan menggunakan 1 unit perahu karet dari BPBD Lamongan dan 1 unit perahu karet dari Polres Lamongan. Tak hanya itu, Kapolsek bersama Kades Laren bahkan sempat meminta bantuan kepada warga sekitar menggunakan alat tangkap ikan.

    “Sekira pukul 21.20 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” bebernya.

    Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan bersedia membuat surat pernyataan bermaterai. “Pihak keluarga tidak menuntut pihak manapun serta tidak dilakukan autopsi,” tandasnya.[riq/aje]

  • SOMA Nite Run 2024, Saatnya UMKM Kota Mojokerto Bergeliat

    SOMA Nite Run 2024, Saatnya UMKM Kota Mojokerto Bergeliat

    Mojokerto (beritajatim.com) – Spirit Of Majapahit (SOMA) Nite Run 2024 yang diikuti 5.000 peserta dari penjuru Jawa Timur di Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto pada, Sabtu (4/5/2024) malam membawa berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Mojokerto.

    Pada gelaran SOMA Night Run 2024 yang dilepas Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memfasilitasi 30 stand gratis kepada 60 UMKM lokal untuk bisa menghadirkan jajanan dan produk dagangan mereka di sekitar lokasi acara.

    “Event ini tidak hanya menghadirkan local wisdom atau kearifan lokal yang digabungkan dengan trend kekinian olahraga lari malam malam. Tapi bagaimana event ini berdampak bagi masyarakat, salah satunya bagi perekonomian UMKM lokal,” ungkap Pj Wali Kota Mojokerto yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jatim, Moh Ali Kuncoro, Minggu (5/5/2024).

    Tidak hanya dipadati ribuan pelari, gelaran SOMA Night Run yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jatim bekerja sama dengan Pemkot Mojokerto, juga dihadiri ribuan masyarakat. Masyarakat bisa menyaksikan hiburan gratis yakni penampilan penyanyi ternama, Gilga Sahid.

    Sontak, area Alun-alun Wiraraja dan Jalan Mojopahit sisi utara menyemut dipadati masyarakat dan peserta SOMA Nite Run 2024. Para pelaku UMKM pun mengaku dengan adanya event SOMA Nite Run 2024 ini omset penjualan mereka meningkat hingga dua kali lipat.

    “Saya sebelumnya berjualan es jus dan es buah di Jalan Niaga dan di Suromulang. Memang kalau dihitung-hitung, kalau ada event seperti ini keuntungan saya ada lah naik dua kali lipat lebih,” ungkap salah satu pelaku UMKM Kota Mojokerto, Anik (35).

    Tak hanya Anik, pedagang kuliner lainnya Kurniati yang sehari-hari berjualan dimsum, ayam korea dan sempol di Benteng Pancasila mengaku turut merasakan hal yang serupa. Ia berharap kedepan agar Pemkot Mojokerto lebih sering mengadakan event serupa yang mendatangkan masyarakat banyak.

    “Kalau jualan biasa penjualan paling Rp500 sampai Rp550 ribu perhari, kalau ada event gini ya bisa lah dua kali lipat tidak sampai sehari. Ya semoga Pemkot Mojokerto sering-sering mengadakan event-event seperti ini, membantu perekonomian pelaku UMKM,” imbuhnya. [tin/aje]

  • Polygon Siap Guncang Dunia Sepeda Gunung dengan Produk Baru!

    Polygon Siap Guncang Dunia Sepeda Gunung dengan Produk Baru!

    Surabaya (beritajatim.com) – Para pecinta olahraga ekstrim, khususnya bersepeda gunung, bersiaplah! Polygon Bikes, produsen sepeda ternama asal Indonesia, akan segera meluncurkan produk-produk terbarunya yang siap menggebrak dunia pesepeda.

    Pada ajang Sea Otter 2024, festival sepeda terbesar di dunia yang diadakan di California pada 18-21 April lalu, Polygon berhasil menarik perhatian para pecinta sepeda dengan berbagai produk barunya. Salah satu yang paling ditunggu adalah sepeda gunung (MTB) tipe Downhill yang telah dinantikan selama lima tahun terakhir.

    Beragam komentar positif seperti “Sepeda itu terlihat fantastis!” dan “WOW, saya melihat ada e-bike baru!” membanjiri media sosial Polygon, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pecinta sepeda.

    Tak hanya Downhill, Polygon juga menghadirkan e-MTB, sepeda gunung dengan teknologi terbaru yang menggunakan tenaga listrik. Para pesepeda dan influencer berbondong-bondong mengunjungi stan Polygon untuk melihat langsung dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk-produk inovatif ini.

    Meskipun tanggal resmi rilis masih dirahasiakan, Polygon memastikan bahwa para pecinta sepeda akan segera merasakan kehadiran produk-produk barunya.

    “Antusiasme dari para pesepeda di media sosial begitu luar biasa. Kami yakin produk-produk baru ini akan memberikan pengalaman bersepeda yang tak terlupakan,” ujar Serena Lisney, Polygon International Brand Manager.

    Bagi para pecinta adrenalin dan petualangan, bersiaplah untuk menaklukkan medan terjal dengan senjata baru dari Polygon Bikes

  • Kronologi Warga Ngawi Meninggal Tersengat Jebakan Tikus Beraliran Listrik 

    Kronologi Warga Ngawi Meninggal Tersengat Jebakan Tikus Beraliran Listrik 

    Ngawi (beritajatim.com) – Seorang warga Ngawi ditemukan meninggal dunia tersengat jebakan tikus beraliran listrik di area sawah milik petani lain di Desa Lego Kulon Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi, Minggu (5/5/2024) pagi.

    Korban adalah Kasiran (51) warga Desa Tawun Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Dia bekerja di sawah milik Joyo Sudarmo (60) warga Desa Kandangan Ngawi. Kasiran diduga tersengat jebakan tikus yang dipasang oleh Suparman (59) warga Desa Kartoharjo Ngawi, yang sawahnya bersebelahan dengan tempat kerja Kasiran.

    Kasiran pertama kali ditemukan oleh Suparman yang hendak mengecek tanamannya. Usai mematikan listrik untuk jebakan tikus, dia terkejut ada seseorang yang tergeletak di sawahnya. Di tangan korban terdapat kawat jebakan tikus. Suparman pun langsung melapor ke perangkat desa. Pihak kepolisian pun mendatangi lokasi. Kini, Suparman dibawa ke Polsek Padas Ngawi untuk dimintai keterangan.

    ‘’Kami datang ke lokasi, kami bawa jenazah korban ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Korban pekerja sawah milik petani lainnya. Sementara pemilik sawah kami mintai keterangannya kasus ini ditangani Polsek Padas Ngawi,” kata Iptu Harli Prabowo Kanit Pidum Satreskrim Polres Ngawi.

    Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni berupa transformator dan kawat jebakan tikus. Polisi masih memeriksa Suparman, si pemilik sawah yang memasang jebakan tikus beraliran listrik itu. Jika terbukti bersalah maka Suparman terancam hukuman penjara selama 5 tahun. [fiq/aje]