Category: Antaranews.com Nasional

  • Pedagang Pasar Induk Kramat Jati masih bertahan di lokasi kebakaran

    Pedagang Pasar Induk Kramat Jati masih bertahan di lokasi kebakaran

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pedagang Pasar Induk Kramat Jati yang terdampak kebakaran pada Senin (15/12) masih bertahan di sekitar lokasi dan belum menunjukkan untuk pindah ke tempat penampungan sementara (TPS).

    “Belum pindah, karena kan yang di tempat sementara belum selesai. Katanya, Kamis atau Sabtu baru bisa pindah,” kata salah satu pedagang buah Hendra di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

    Para pedagang masih menunggu lapak sementara tersebut rampung oleh pihak pengelola pasar. Seluruh pedagang pepaya dan pisang masih berjualan di sekitar area kebakaran, bahkan sebagian menempati badan jalan di sekitar pasar.

    “Sini semua pokoknya, yang jualan ini nempel-nempel semua. Nanti kalau sudah jadi, pada ke sana,” ujar Hendra.

    Dia berharap lokasi sementara dapat segera digunakan agar aktivitas jual beli bisa berjalan lebih nyaman karena area yang saat ini ditempati para pedagang hanya beratapkan terpal dan kerap tergenang air saat hujan.

    “Kalau tidak Kamis, Sabtu. Kalau pindahnya pastinya Sabtu. Kita tidak mau lama-lama kan, harus pindah ke sana. Karena di sini kan hujan, kehujanan. Panas, kepanasan. Tidak bisa jual dengan nyaman,” katanya.

    Dia juga mengharapkan agar pihak pengelola pasar dapat mempercepat penyelesaian lapak sementara agar aktivitas perdagangan dapat kembali tertata dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar Pasar Induk Kramat Jati.

    Hal serupa dikatakan pedagang lainnya, Parminah. Dia menyebut, dirinya bersama pedagang buah lainnya masih bertahan di sekitar lokasi kebakaran.

    Selain soal ukuran lapak, Parminah juga menyoroti dampak relokasi terhadap jumlah pelanggan. Dia khawatir pemindahan lokasi yang terlalu jauh akan membuat pembeli kebingungan dan enggan datang.

    “Kalau pindah ke sana, pelanggan pada bingung. Kalau di sini kan sudah biasa, tidak jauh. Kalau disuruh nyebrang sih tidak apa-apa, tapi kalau terlalu jauh, pemasukan pasti berkurang,” kata Parminah.

    Sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yang terdampak kebakaran pada Senin (15/12), sudah dapat pindah ke tempat penampungan sementara (TPS) pada hari ini.

    “Para pedagang dapat mulai mengaktivasi kios mereka di TPS mulai hari ini sambil dilanjutkan penyempurnaan lokasi oleh Pasar Jaya,” ujar Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati dalam keterangan resmi, di Jakarta, Minggu (21/12).

    Suharini menyampaikan para pedagang telah mengikuti sosialisasi dan pengambilan nomor kios, yang dilanjutkan dengan proses aktivasi di TPS yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano dorong pemanfaatan aset yang belum optimal di Jakarta

    Rano dorong pemanfaatan aset yang belum optimal di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mendorong pemanfaatan aset daerah yang belum optimal atau masih menganggur (idle) melalui kemitraan strategis dengan pihak swasta, salah satunya melalui skema Public Private Partnership (PPP).

    Hal ini lantaran kontribusi pendapatan yang dihasilkan dari pengelolaan aset yakni sekitar lima persen atau Rp30 triliun, padahal total aset Jakarta melebihi Rp600 triliun.

    “Baru terpakai Rp30 Triliun. Apa yang terjadi dengan Jakarta ini? Apakah selama ini kita menganggap APBD kita biasa-biasa saja, sehingga tidak optimal?,” kata Rano di Jakarta, Senin.

    Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya potensi aset daerah yang dapat dioptimalkan guna memperkuat kapasitas fiskal dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

    Menurut dia, kolaborasi lintas pemangku kepentingan sangat penting untuk mendorong inovasi dan menciptakan model pembiayaan yang kreatif.

    Dalam kesempatan itu, Rano juga menekankan pentingnya penyusunan strategi pengelolaan aset yang realistis dan fokus. Sejumlah aset prioritas yang berpotensi dikembangkan antara lain sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), GOR Bulungan, serta kawasan Pasar Senen.

    Pengembangan aset-aset tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2026 dan diharapkan memberikan hasil nyata menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.

    “Tahun 2026 awal atau pertengahan sudah mulai bangun. Insya Allah 2027, di saat Jakarta 500 tahun memberikan hasil,” katanya.

    Rano juga menyoroti pengembang-pengembang yang belum menyerahkan kewajibannya berupa fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) kepada pemerintah daerah.

    “Selama ini DKI diam saja. Menunggu saja. Tidak ada waktu lagi kita menunggu, Rp15 triliun dana bagi hasil kita berkurang. Ini harus dikejar,” kata Rano.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bupati ajak masyarakat terlibat aktif dalam Sensus Ekonomi 2026

    Bupati ajak masyarakat terlibat aktif dalam Sensus Ekonomi 2026

    Jakarta (ANTARA) –

    Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengajak seluruh masyarakat di daerah kepulauan di Jakarta tersebut untuk terlibat aktif dalam Sensus Ekonomi yang akan digelar pada tahun 2026.

    “Kabupaten Kepulauan Seribu menyambut baik kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi Tahun 2026, yang akan memberikan dampak positif bagi pendataan nantinya,” kata Fadjar saat membuka Sosialisasi Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Jakarta, Senin.

    Dirinya juga meminta kepada pihak kecamatan, kelurahan dan masyarakat untuk turut terlibat aktif dalam kegiatan sensus yang akan dilakukan BPS Kabupaten Kepulauan Seribu.

    Ia menilai partisipasi masyarakat, kelurahan dan kecamatan sangat diperlukan, demi menyukseskan kegiatan sensus di wilayah Kepulauan Seribu sehingga bisa menjadi barometer pendataan.

    “Sensus Ekonomi Tahun 2026 merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang memotret seluruh aktivitas ekonomi nonpertanian di Indonesia,” kata dia.

    Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Seribu Alfhonso Triantoro menjelaskan tujuan sosialisasi ini untuk menguatkan koordinasi dan kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan terkait penerima petugas pendataan yang datang.

    Pihaknya juga membangun komunikasi dua arah untuk memastikan bahwa proses pendataan berjalan lancar, efektif, sehingga tidak mengganggu kegiatan para responden pelaku usaha, serta memberikan data yang sebenar-benarnya untuk memastikan data yang terkumpul.

    “Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 memerlukan dukungan penuh dan kolaborasi seluruh pihak, terutama para pemangku kepentingan dan tentunya para pelaku usaha sebagai pemilik data,” kata Alfhonso.

    Dirinya berharap kegiatan sosialisasi dapat menjadi momentum untuk menyatukan langkah, menyamakan pemahaman, dan memperkuat komitmen bersama demi keberhasilan pendataan ekonomi di Kepulauan Seribu.

    “Semoga kegiatan ini membawa manfaat, memperkuat sinergi dan membuka jalan bagi kolaborasi yang semakin baik antara BPS Kepulauan Seribu dan Pemkab Kepulauan Seribu,” ujarnya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkab perkuat kolaborasi capai target zakat di Kepulauan Seribu

    Pemkab perkuat kolaborasi capai target zakat di Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) –

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mencapai target pengumpulan zakat di daerah kepulauan tersebut.

    “Optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) sangat penting untuk memperkuat program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu,” kata Wakil Bupati Aceng Zaeni dalam Rapat Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, diperlukan kolaborasi dan inovasi agar potensi ZIS di daerah kepulauan tersebut dapat tergali secara maksimal.

    Ia juga meminta kepada seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu untuk terlibat aktif dalam memenuhi pengumpulan infak dan sedekah yang hingga kini sudah mencapai Rp198 juta.

    Aceng pun mengapresiasi atas kinerja Baznas Bazis Kepulauan Seribu yang selama ini telah berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan ZIS yang transparan dan tepat sasaran.

    Melalui rapat ini, dia berharap strategi pengumpulan ZIS ke depan dapat semakin optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

    Dengan adanya rapat optimalisasi pengumpulan ZIS, kata Aceng, pihaknya bersama Baznas Bazis dan pihak lainnya dapat menyusun strategi bagaimana koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain di Kepulauan Seribu, terkait pengumpulan ZIS agar mencapai target,

    “Kami rangkul ormas dan organisasi keagamaan dan optimistis pada akhir Desember pengumpulan ZIS sudah 100 persen,” kata dia.

    Sebelumnya, Koordinator Baznas Bazis Kepulauan Seribu, Lukman Hakim mengutarakan, pendapatan zakat dari seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu di bulan September 2025 sudah terkumpul 65 persen.

    “Kami berharap pengumpulan ini bisa mencapai seratus persen dengan dukungan seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu,” kata dia.

    Ia mengatakan pada tahun ini target pengumpulan ZIS di Kabupaten Kepulauan Seribu sebesar Rp5,5 miliar.

    Sementara di tahun 2024 capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp3,5 miliar dari target Rp5,5 miliar.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkab perkuat kolaborasi capai target zakat di Kepulauan Seribu

    Pemkab perkuat kolaborasi capai target zakat di Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) –

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mencapai target pengumpulan zakat di daerah kepulauan tersebut.

    “Optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) sangat penting untuk memperkuat program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu,” kata Wakil Bupati Aceng Zaeni dalam Rapat Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, diperlukan kolaborasi dan inovasi agar potensi ZIS di daerah kepulauan tersebut dapat tergali secara maksimal.

    Ia juga meminta kepada seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu untuk terlibat aktif dalam memenuhi pengumpulan infak dan sedekah yang hingga kini sudah mencapai Rp198 juta.

    Aceng pun mengapresiasi atas kinerja Baznas Bazis Kepulauan Seribu yang selama ini telah berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan ZIS yang transparan dan tepat sasaran.

    Melalui rapat ini, dia berharap strategi pengumpulan ZIS ke depan dapat semakin optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

    Dengan adanya rapat optimalisasi pengumpulan ZIS, kata Aceng, pihaknya bersama Baznas Bazis dan pihak lainnya dapat menyusun strategi bagaimana koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain di Kepulauan Seribu, terkait pengumpulan ZIS agar mencapai target,

    “Kami rangkul ormas dan organisasi keagamaan dan optimistis pada akhir Desember pengumpulan ZIS sudah 100 persen,” kata dia.

    Sebelumnya, Koordinator Baznas Bazis Kepulauan Seribu, Lukman Hakim mengutarakan, pendapatan zakat dari seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu di bulan September 2025 sudah terkumpul 65 persen.

    “Kami berharap pengumpulan ini bisa mencapai seratus persen dengan dukungan seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu,” kata dia.

    Ia mengatakan pada tahun ini target pengumpulan ZIS di Kabupaten Kepulauan Seribu sebesar Rp5,5 miliar.

    Sementara di tahun 2024 capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp3,5 miliar dari target Rp5,5 miliar.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada mudik gratis Natal-Tahun Baru yang difasilitasi Pemprov Kalteng

    Ada mudik gratis Natal-Tahun Baru yang difasilitasi Pemprov Kalteng

    ANTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memfasilitasi angkutan mudik gratis Natal dan Tahun Baru bagi 323 penumpang. Gubernur Kalimantan Tengah melepas sembilan unit bus menuju tiga rute utama yaitu ke Banjarmasin, Kotawaringin Timur dan Kotawaring Barat pada Senin (22/12). (Redianto Tumon Sp/Sandy Arizona/Ardi Irawan)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Srikandi Jakarta rayakan Hari Ibu dengan berbagi ke panti asuhan

    Srikandi Jakarta rayakan Hari Ibu dengan berbagi ke panti asuhan

    Jakarta (ANTARA) – Srikandi Jakarta melakukan kegiatan sosial dengan menyambangi Panti Asuhan Tunas Bangsa, Jakarta Timur, dalam rangka peringatan Hari Ibu Nasional 2025.

    Dalam kegiatan tersebut, Srikandi Jakarta mengadakan pemeriksaan kesehatan serta pemberian bantuan baby kit kepada anak-anak di panti asuhan tersebut.

    “Kami concern dengan pengasuhan anak, balita-balita di sini merupakan anak-anak terlantar. Hari ini kami berbagi sedikit rezeki kami sebagai wujud syukur dan juga bentuk perhatian kami kepada anak-anak di sini,” ujar Ketua Srikandi Jakarta Nena Syafrudin, di Jakarta, Senin.

    Nena menekankan bahwa peran ibu merupakan fondasi utama pembentukan karakter dan masa depan anak bangsa.

    Oleh karena itu, peringatan Hari Ibu harus menjadi momentum aksi nyata, antara lain melalui pendampingan keluarga dan orang tua, perluasan layanan perlindungan anak dan perempuan yang responsif, serta kampanye publik untuk menghapus stigma kekerasan di rumah dan sekolah.

    “Kasih ibu adalah kunci bagi masa depan anak bangsa yang adil, aman, dan penuh harapan,” kata Nena.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengumpulan bulan dana PMI Jaksel capai Rp9 miliar lebih

    Pengumpulan bulan dana PMI Jaksel capai Rp9 miliar lebih

    Jakarta (ANTARA) – Pengumpulan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan Tahun 2025 mencapai Rp9.024.842.267, yang akan digunakan untuk kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

    “Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya kebersamaan dan kemitraan kami dengan masyarakat, warga, serta para ASN yang ada di lingkungan Jakarta Selatan,” kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar saat menutup bulan dana PMI di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin.

    Anwar mengapresiasi semua unsur yang berperan dalam menyukseskan pengumpulan Bulan Dana PMI tersebut.

    Dia berpesan agar dana pengumpulan Bulan Dana PMI tersebut dapat dikelola dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Nantinya, pengumpulan dana ini akan kembali ke masyarakat melalui aksi nyata dari PMI, baik dalam penanggulangan bencana maupun program pemberdayaan masyarakat lainnya.

    “Dana ini saya minta digunakan untuk penanganan musibah seperti kebakaran dan banjir, dialokasikan untuk pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah,” ucapnya.

    Diharapkan, pembinaan PMR ini agar para siswa dapat memahami jati diri mereka dengan baik sehingga dapat mencegah terjadinya tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku negatif lainnya.

    Sementara itu, Ketua Bulan Dana PMI Jakarta Selatan, Ali Murthadho menyampaikan pengumpulan Bulan Dana yang berlangsung selama tiga bulan ini mencapai Rp9 miliar lebih.

    Dengan telah berakhirnya Bulan Dana PMI Jakarta Selatan tahun 2025, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia, instansi pemerintah atau swasta, serta berbagai pihak yang telah berperan aktif membantu pelaksanaan Bulan Dana ini.

    “Sesuai amanat, tentunya ini kami akan gunakan dengan sebaik mungkin, seperti keperluan membiayai tugas-tugas kemanusiaan, layanan sosial kemanusiaan dan operasional PMI Jakarta Selatan serta lain sebagainya,” ucap Ali.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jakut gandeng MUI Jakarta peringati Hari Ibu

    Pemkot Jakut gandeng MUI Jakarta peringati Hari Ibu

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dalam memperingati Hari Ibu Nasional yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin.

    Peringatan Hari Ibu itu dilakukan dengan menggelar serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan keluarga.

    “Kegiatan kolaboratif ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan perempuan dan keluarga,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan di Jakarta, Senin.

    Pemkot Jakut pun mendukung seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi kesehatan serta melakukan upaya pencegahan demi menjaga kesehatan keluarga sejak dini.

    Dia berharap kegiatan peluncuran pusat layanan kesehatan dan pemberdayaan keluarga dapat menjadi pusat layanan yang ramah, terjangkau, dan edukatif bagi masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga.

    “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi wadah pemberdayaan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Jakarta Utara,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI DKI Jakarta Nuraini Syaifullah menambahkan kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang berasal dari setiap kecamatan di Jakarta Utara yang juga berkolaborasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Asshomadiyah Health Care, Baznas Bazis Jakarta Utara, serta unsur terkait lainnya.

    Pada peringatan Hari Ibu ini, pihaknya memberikan layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan USG payudara, pap smear, tes IVA, serta pemeriksaan kesehatan umum.

    Salah seorang warga RW 04 Kelurahan Tanjung Priok, Endang (54) mengatakan kegiatan ini membantu untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh.

    “Saya sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan reproduksi, alhamdulillah hasilnya baik dan juga mendapatkan bantuan paket sembako,” katanya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 24 bus di Terminal Lebak Bulus tak laik jalan jelang Nataru

    24 bus di Terminal Lebak Bulus tak laik jalan jelang Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan menemukan sebanyak 24 bus tak laik jalan untuk angkutan masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    “Dari hasil pengecekan kelaikan jalan (ramp check) oleh Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Jagakarsa sebanyak 24 bus belum ada yang layak,” kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi kepada wartawan di Jakarta, Senin.

    Pengecekan kelaikan jalan (ramp check) ini sebagai upaya memperketat pengawasan kelayakan armada bus menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Sementara itu, Komandan Regu Terminal Lebak Bulus Irwansyah menyebutkan komponen keselamatan bus tidak laik jalan itu meliputi tidak tersedianya kotak P3K, ban gundul, pembersih kaca depan (wiper) tidak berfungsi, atau ketiadaan palu pemecah kaca.

    “Rata-rata pelanggarannya pada ketiadaan kotak obat, pemecah kaca, dan kondisi ban yang botak,” ucap Irwansyah.

    Tak hanya itu, kesehatan pengemudi juga menjadi prioritas. Oleh karena itu, setiap sopir harus mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh dokter dari puskesmas kecamatan.

    Hingga kini keluhan yang ditemukan hanya berupa kelelahan atau pusing, namun semua pengemudi dinyatakan sehat dan layak mengemudi.

    “Dokter yang menentukan apakah mereka sehat dan laik untuk mengemudi. Sejauh ini, keluhan yang rata-rata ditemukan hanya kelelahan atau pusing, namun secara keseluruhan mereka dinyatakan sehat dan laik jalan,” katanya.

    Terkait arus mudik, Terminal Lebak Bulus sudah menyiapkan posko kesehatan, posko pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan pengobatan gratis.

    Terminal Lebak Bulus juga menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan untuk melakukan tes urine pengemudi guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama membawa penumpang.

    Rata-rata penumpang pada hari normal di Terminal Lebak Bulus mencapai 150 orang per harinya.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.