Category: Antaranews.com Nasional

  • Ini upaya Jakbar untuk antisipasi cuaca ekstrem

    Ini upaya Jakbar untuk antisipasi cuaca ekstrem

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menggencarkan pengerukan sedimen lumpur di saluran air wilayah setempat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem karena berpotensi menyebabkan banjir.

    “Mitigasinya, pertama, kita pastikan di semua saluran, sedimentasi ini tidak mengendap. Jadi, tidak ada sedimen yang menghambat aliran air, sehingga aliran air dari hulu sampai ke hilir itu, lancar,” kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Selasa.

    Iin mengatakan, cuaca ekstrem di Jakarta diprediksi bisa terjadi hingga Januari 2025.

    “Kita ketahui bahwa BMKG merilis bahwa memang cuaca ini tidak terprediksi sampai dengan Januari. Jadi, kita harus siap siaga,” ujar Iin.

    Menurutnya, pengerukan sedimen saluran air di Jakarta Barat penting dilakukan karena terdapat 13 kali besar, seperti Kali Ciliwung.

    “Jakarta Barat berbatasan dengan daerah lain, dari Tangerang masuk lewat kita, kemudian dari Ciliwung juga masuk ke kita lewat Kali BKB (banjir kanal barat). Jadi, prinsipnya bahwa konsep hulu ke hilir ini, perlu kita jaga, jangan sampai ada sedimen lumpur,” ujar Iin.

    Pihaknya pun telah memetakan sejumlah titik rawan banjir di Jakarta Barat, seperti termasuk Kapuk, Rawa Buaya, lampu merah Kembangan, Jalan Arjuna Utara, Duri Kepa dan wilayah lainnya.

    “Area-area potensi banjir dan genangan, sudah kita petakan,” katanya menegaskan.

    Selain itu, telah dilakukan pemangkasan pohon secara gencar, khususnya yang berpotensi tumbang saat cuaca ekstrem.

    “Kita koordinasi dengan teman-teman di Sudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut),” kata dia.

    Iin meminta masyarakat untuk bekerja sama mengantisipasi banjir atau bencana dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    “Tempat sampah sudah ada. Jadi, mari kita kerja sama, cukup buang sampah pada tempatnya,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sopir bus di Terminal Tanjung Priok jalani tes urine hingga kesehatan

    Sopir bus di Terminal Tanjung Priok jalani tes urine hingga kesehatan

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah sopir atau pengendara bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Tanjung Priok, Jakut wajib menjalani tes urine dan kesehatan untuk memastikan mereka layak untuk berkendara.

    “Sampai saat ini, beberapa sopir yang sudah kami cek dan periksa kesehatannya dan belum ada yang ditemukan urine mereka mengandung narkoba,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan kegiatan ini dilakukan mulai dari Selasa pagi dengan melakukan pengecekan kesehatan para pengemudi bus yang membawa penumpang dari Terminal Tanjung Priok menuju sejumlah wilayah baik di Jawa maupun Bali.

    “Kami bersama Wali Kota, Kajari, Kepala BNNK Jakut bekerja sama memantau pengecekan kesehatan ini,” kata dia.

    Ia mengatakan pengemudi mengikuti pengecekan kesehatan antara lain tensi dan gula darah dan sampai saat ini belum ditemukan adanya pengendara atau sopir yang mengalami gangguan kesehatan.

    “Kami berharap dengan adanya pengecekan kesehatan ini, kami bisa mengidentifikasi awal apakah ada sopir yang mengalami gangguan kesehatan, sehingga dapat dikatakan layak untuk mengemudi kendaraan sehingga penumpang bisa selamat sampai tujuan khususnya dalam rangka Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” kata dia.

    Ia mengatakan kegiatan ini dilakukan setiap hari selama Angkutan Natal dan Tahun baru, bersama-sama dengan dinas kesehatan kemudian BNNK, Dokkes polres dan semua pemangku kepentingan.

    “Kami imbau para sopir untuk jaga kesehatan, jaga, jangan sampai terlalu lelah, gunakan waktu istirahat semaksimal mungkin sehingga mereka layak mengendarai kendaraan,” kata dia

    Ia mengatakan jika ada pengendara yang ditemukan tidak layak berkendara maka akan disampaikan ke perusahaan untuk menggantinya.

    “Jangan dipaksakan, apabila sopir ini tidak layak atau sakit atau ada gejala lain sehingga akan berdampak fatal terhadap penumpang,” katanya.

    Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kombes Pol Irwan Andy mengatakan kegiatan tes urine di Terminal Tanjung Priok ini dilakukan setiap hari selama Angkutan Natal dan Tahun Baru.

    “Setiap sopir yang masuk, kami periksa untuk memastikan mereka tidak tersangkut penyalahgunaan narkotika,” katanya.

    Ia mengimbau para sopir agar tidak melakukan penyalahgunaan narkotika karena ini akan berdampak bagi penumpang mereka.

    “Kami ingin memastikan seluruh sopir bebas dari penyalahgunaan narkotika,” kata dia

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ini kata BBPOM Jakarta untuk warga sebelum beli makanan

    Ini kata BBPOM Jakarta untuk warga sebelum beli makanan

    Jakarta (ANTARA) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta mengimbau warga untuk memeriksa kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa (KLIK) sebelum membeli makanan.

    “Ingat cek “KLIK” sebelum membeli item pangan dan itu juga berlaku untuk kosmetik dan obat-obatan juga,” kata Kepala Balai Besar POM Jakarta, Sofiyani Chandrawati dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) pangan pada sebuah swalayan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa.

    Imbauan itu disampaikan terkait temuan makanan jenis manisan pala berwarna hijau yang mengandung formalin dari 16 sampel makanan yang diuji.

    Lebih lanjut, kata Sofi, makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya juga dapat dideteksi dari bau serta warna.

    “Misalnya tahu itu di pasar biasanya direndam di dalam cairan. Nah, kalau ada formalin, baunya itu sudah tak enak. Jadi, kalau orang-orang yang sensitif itu bisa mencium bau formalin yang tidak enak itu. Kalau mi, mi yang berformalin itu mengkilat dan keras,” kata Sofi.

    Kemudian, makanan-makanan yang menggunakan pewarna tekstil juga dapat dideteksi lewat warna makanan.

    “Ada makanan-makanan yang dicurigai menggunakan pewarna tekstil seperti kerupuk itu warnanya mencolok. Atau kalau mi, kuning mencolok,” kata Sofi.

    Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah juga menyarankan masyarakat menggunakan aplikasi pemeriksaan keamanan makanan yang disediakan BBPOM seperti BPOM Mobile serta aplikasi dari Kementerian Pertanian bernama Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT).

    “Jadi, masyarakat sekarang sebelum membeli itu cek dulu. Dan ini tidak sulit kok, di aplikasinya (nama makanan) bisa dicek. Diunduh langsung di HP masing-masing, itu mudah sekali,” ujar Iin.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BBPOM-Pemkot Jakbar temukan makanan berformalin saat sidak

    BBPOM-Pemkot Jakbar temukan makanan berformalin saat sidak

    Jakarta (ANTARA) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menemukan item makanan berformalin saat inspeksi mendadak (sidak) pangan pada sebuah swalayan di Kembangan.

    “Tapi ada yang tidak aman juga, manisan pala (jenis makanan). Manisan pala ini ternyata mengandung formalin,” kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah usai sidak di Jakarta Barat, Selasa.

    Iin mengatakan, temuan itu merupakan hasil pengujian dari 16 sampel makanan yang dijual di swalayan tersebut.

    “Ini kan tidak disangka-sangka oleh kita secara umum. Tampilan juga tidak terlihat. Masyarakat pun tidak tahu pastinya, mikir kalau formalin itu pasti ada di tahu, di tempe, tetapi ini ada di manisan pala,” ujar Iin.

    Oleh karena itu, Iin mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dalam memilih makanan.

    “Perlu ketelitian lagi ketika kita membeli makanan yang sifatnya seperti itu, terlihat masih terang warnanya tapi kemudian, kita cek kembali itu, perlu kehati-hatian,” katanya.

    Iin pun menyarankan masyarakat untuk menggunakan aplikasi pemeriksaan keamanan makanan yang disediakan BBPOM seperti BPOM Mobile serta kanal dalam jaringan dari Kementerian Pertanian bernama Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT).

    “Jadi, masyarakat sekarang sebelum membeli itu cek dulu dan ini tidak sulit, di aplikasinya (nama makanan) bisa dicek. Diunduh langsung di HP masing-masing, itu mudah sekali,” ujar Iin.

    Selain menemukan makanan yang mengandung formalin, BBPOM juga menemukan item makanan dengan izin edar yang tidak berlaku dan makanan rusak.

    “Kami menemukan ada tiga item produk rusak, kemudian ditemukan juga produk masa izin edar tidak berlaku, dua item,” kata Kepala Balai Besar POM Jakarta, Sofiyani Chandrawati.

    Lebih lanjut, Sofi menambahkan bahwa sidak itu juga berfokus pada peninjauan mutu pengelolaan swalayan, mulai dari perencanaan produk, penyimpanan daging, hingga penyajian dalam etalase.

    “Pengelolaan misalnya mulai dari perencanaan produk yang dijualnya, kemudian penyimpanan di lemari es, sampai pada produknya,” kata Sofi.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lonjakan penumpang Terminal Lebak Bulus diprediksi pada 23-24 Desember

    Lonjakan penumpang Terminal Lebak Bulus diprediksi pada 23-24 Desember

    Jakarta (ANTARA) – Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan memprediksi lonjakan penumpang terjadi pada 23-24 Desember atau tepatnya H-2 dan H-1 Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

    “Secara umum tidak ada peningkatan signifikan masih landai, mungkin prediksi 23-24 Desember,” kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Joni mengatakan peningkatan penumpang sempat terjadi pada Minggu (21/12) dengan 35 bus berangkat dan 302 penumpang.

    Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan Sabtu (20/12) dengan 26 bus berangkat dan 143 penumpang.

    “Diperkirakan penumpang semakin meningkat pada H-2 dan H-1 perayaan Natal,” ucapnya.

    Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengerahkan petugas gabungan untuk bersiaga di terminal tersebut menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Pihaknya sudah mendirikan Posko Nataru sejak Kamis (18/12).

    Petugas gabungan yang dikerahkan berasal dari Suku Dinas Kesehatan, uji kelaikan angkutan umum (ramp check), Suku Dinas Perhubungan maupun kepolisian di Jakarta Selatan.

    Terkait arus mudik, Terminal Lebak Bulus sudah menyiapkan posko kesehatan, posko pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan pengobatan gratis.

    Terminal Lebak Bulus juga menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan untuk melakukan tes urine pengemudi guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama membawa penumpang.

    Pengelola Terminal Lebak Bulus membagi keberangkatan dan kedatangan penumpang menjadi tiga sif, yakni pukul 06.00-14.00 WIB, pukul 14.00-22.00 WIB dan 22.00-06.00 WIB.

    Rata-rata penumpang pada hari normal di Terminal Lebak Bulus mencapai 150 orang per harinya.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Akibat kebakaran, ratusan warga mengungsi di Jakbar

    Akibat kebakaran, ratusan warga mengungsi di Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 109 warga mengungsi akibat kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Karya Dalam, RT 013 RW 002, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (22/12) malam.

    Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menyebut kebakaran yang terjadi sejak pukul 19.33 WIB ini menghanguskan sedikitnya tujuh rumah tinggal dan satu bangunan indekos.

    “Objek terdampak total tujuh rumah tinggal, satu kos-kosan. Warga terdampak 35 KK (kepala keluarga) dengan 109 jiwa harus mengungsi,” kata Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

    Para korban kebakaran pun telah dievakuasi ke dua lokasi pengungsian yang disiapkan oleh petugas gabungan.

    “Ada bantuan darurat tenda dari BPBD dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga telah didirikan di sekitar lokasi. Titik pengungsian lain di Masjid Al Muttaqiin,” ujar Yohan.

    Adapun api yang muncul sejak pukul 19.33 WIB itu berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang tengah malam, setelah petugas berjibaku selama hampir empat jam.

    “Pemadaman selesai pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 20.30, pendinginan selesai pukul 23.12 WIB,” ujar Yohan.

    Untuk memadamkan api, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran berkekuatan 100 personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) setempat diterjunkan ke lokasi.

    Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD dan Gulkarmat di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan pada instalasi listrik.

    “Penyebab kebakaran belum ada pastinya. Tapi sementara dugaan korsleting listrik,” ucap Yohan.

    Tampak di lokasi pada Senin (22/12) malam, kobaran api disertai asap hitam melambung tinggi dari lokasi kebakaran sehingga bisa dilihat dari kejauhan.

    Banyaknya material bangunan yang terbuat dari kayu serta padatnya lokasi permukiman membuat api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lain.

    Petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat yang tiba di lokasi segera berupaya melakukan pemadaman agar tidak terjadi perambatan lebih luas.

    Warga sekitar pun tak tinggal diam. Mereka juga berupaya membantu petugas untuk api memadamkan api dengan peralatan seadanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pelaku usaha diminta jangan kesampingkan pembayaran tunai

    Pelaku usaha diminta jangan kesampingkan pembayaran tunai

    Jakarta (ANTARA) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pelaku usaha jangan menyampingkan pembayaran secara tunai, walaupun pembayaran non tunai lebih efisien.

    “Silahkan pelaku usaha menyediakan ‘digital payment’ (pembayaran digital) tapi jangan mengesampingkan pembayaran konvensional atau uang tunai,” kata Sekretaris Eksekutif YLKI dalam keterangannya di Jakarta, Rio Priambodo, Selasa.

    Rio juga meminta pelaku usaha tidak menutup ruang konsumen dalam memilih metode pembayaran karena hak konsumen dalam memilih, dijamin UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 4 mengenai hak konsumen dan patut dipatuhi oleh pelaku usaha.

    “Jangan sampai metode pembayaran tertentu sampai dibuat kebijakan internal,” katanya.

    Rio juga menyebutkan pemerintah perlu mengawasi soal metode pembayaran jangan sampai digitalisasi pembayaran mempersulit konsumen dalam melakukan transaksi.

    “Kami minta pelaku usaha stop menggeneralisasi konsumen, karena ada kelompok konsumen rentan (disabilitas, lansia, anak anak, dll) yang mempunyai karakteristik dan kebutuhan tertentu dalam bertransaksi,” katanya.

    Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial Instagram melalui akun @arli_alcatraz, yang mengunggah sebuah video terkait seorang konsumen nenek ditolak pembayaran tunai oleh sebuah toko roti pada Kamis (18/12) di Halte Transjakarta yang berlokasi di Monas.

    Dalam video tersebut terlihat seorang pria memprotes toko roti tersebut karena menolak pembayaran dengan uang tunai tetapi harus menggunakan QRIS.

    “Saya secara pribadi menyampaikan keberatan dan merasa dirugikan atas pemberlakuan SOP transaksi pembelian roti yang tidak menerima uang tunai dan harus menggunakan QRIS,” tulis akun tersebut.

    Mengenai hal tersebut toko roti tersebut juga telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf melalui akun Instagram resminya @rotio.indonesia atas kejadian tersebut dan akan evaluasi internal agar ke depannya dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

    Dalam unggahannya tersebut, Roti O menyebutkan penggunaan aplikasi dan transaksi non tunai bertujuan untuk memberikan kemudahan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Begini perkembangan pembangunan MRT Fase 2A di Stasiun Sawah Besar

    Begini perkembangan pembangunan MRT Fase 2A di Stasiun Sawah Besar

    Kamis, 27 November 2025 16:56 WIB

    Pekerja memeriksa lokasi pengeboran tunnel di lokasi pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP202, Stasiun Sawah Besar dan Stacked Tunnel (terowongan bertingkat), Jakarta, Kamis (27/11/2025). Proyek pembangunan Stasiun Sawah Besar dengan konsep kawasan berorientasi transit (transit-oriented development) tersebut sudah mencapai 62 persen, sehingga stasiun itu dapat mengoptimalisasi akses terhadap transportasi publik lainnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/bar

    Pekerja menyelesaikan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP202, Stasiun Sawah Besar dan Stacked Tunnel (terowongan bertingkat) di Jakarta, Kamis (27/11/2025). Proyek pembangunan Stasiun Sawah Besar dengan konsep kawasan berorientasi transit (transit-oriented development) tersebut sudah mencapai 62 persen, sehingga stasiun itu dapat mengoptimalisasi akses terhadap transportasi publik lainnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/bar

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jadwal misa Natal di Gereja Katedral Jakarta pada 24-25 Desember 2025

    Jadwal misa Natal di Gereja Katedral Jakarta pada 24-25 Desember 2025

    Jakarta (ANTARA) – Gereja Katedral Jakarta telah membuka registrasi misa Natal 2025 bagi umat yang akan mengikuti ibadah perayaan hari kelahiran Isa Almasih.

    Berdasarkan informasi resmi yang diumumkan melalui akun Instagram Gereja Katedral Jakarta (@katedraljakarta), misa Natal akan dilaksanakan pada 24 dan 25 Desember 2025 dengan pembagian beberapa sesi.

    Pada Rabu (24/12), misa Malam Natal akan digelar dalam dua sesi, yakni pukul 17.00 WIB dan 20.30 WIB. Kedua misa tersebut merupakan misa umum dan dilaksanakan secara hybrid, baik secara langsung maupun daring. Jemaat yang ingin mengikuti misa di dalam gereja dan Graha Pemuda diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

    Sedangkan pada Kamis (25/12), misa Hari Raya Natal akan dilaksanakan dalam empat sesi. Misa pertama akan dimulai pukul 08.30 WIB berupa Misa Pontifikal.

    Selanjutnya, misa anak-anak dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB, misa lansia pada pukul 16.00 WIB, dan misa umum pada pukul 18.00 WIB. Seluruh rangkaian misa Natal juga dapat diikuti secara daring.

    Pengaturan jadwal serta pembagian sesi misa tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah jemaat sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama perayaan Natal.

    Jemaat yang tidak memperoleh kuota pendaftaran di dalam gereja tetap dapat mengikuti misa dari area tenda luar dan pelataran yang telah disediakan.

    Menjelang semakin dekatnya hari perayaan Natal 2025, Gereja Katedral Jakarta mulai melakukan berbagai persiapan secara bertahap. Pada Senin (22/12) siang, tampak sejumlah fasilitas pendukung ibadah telah terpasang di area luar gereja.

    Di halaman serta sepanjang pintu masuk Gereja Katedral, sejumlah tenda berwarna biru dan putih tampak telah berdiri. Tenda-tenda tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan misa Natal yang biasanya dihadiri jemaat dalam jumlah besar.

    Selain tenda, beberapa ornamen bernuansa Natal, termasuk pohon Natal besar berikut hiasan berbentuk bintang, mulai terpasang di area luar gereja.

    Sementara itu, aktivitas di sekitar kawasan Gereja Katedral terpantau masih berjalan normal. Arus lalu lintas di Jalan Katedral Raya terlihat lancar, sementara sejumlah petugas keamanan berjaga di sekitar area gereja.

    Pewarta: Ade irma Junida/Juliyanti
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bamus DPRD DKI sebut Raperda KTR siap dibawa ke paripurna

    Bamus DPRD DKI sebut Raperda KTR siap dibawa ke paripurna

    Jakarta (ANTARA) – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menyebutkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) akan segera diparipurnakan.

    “Memang pada awalnya cukup banyak aspirasi yang disampaikan terkait Raperda KTR. Namun, setelah kami dalami dan kami jelaskan secara menyeluruh dalam rapat, alhamdulillah ditemukan solusi untuk mengantisipasi sejumlah hal yang sebelumnya dikhawatirkan oleh beberapa anggota dalam Rapat Pimpinan Gabungan,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco di Jakarta, Senin.

    Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Abdul Aziz mengatakan, draft Raperda KTR yang dikirim ke Kemendagri merupakan hasil pembahasan dan sudah menampung aspirasi masyarakat.

    Terutama aspirasi masyarakat terkait pasal-pasal yang dianggap dapat mengganggu keberlangsungan usaha dan perekonomian rakyat.

    “Dalam proses pembahasan di Bapemperda, kami telah banyak menghapus pasal-pasal hasil pembahasan Pansus berdasarkan masukan masyarakat, termasuk dari pelaku UMKM, pemilik warung makan, pengusaha rokok, dan pedagang,” kata Aziz.

    Aziz menegaskan, Raperda KTR ini perlu disahkan pada tahun ini agar segala proses yang sudah berjalan tak sia-sia mulai dari pembahasan di pansus, rapat dengar pendapat (RDP) dan Bapemperda.

    Aturan terkait kawasan tanpa rokok sudah dimiliki 90 persen daerah di Indonesia. Jakarta, lanjut dia, biasanya menjadi contoh bagi daerah lain dalam membuat regulasi kecuali aturan tentang Kawasan Tanpa Rokok.

    “Saya berharap Raperda KTR ini tidak ditunda lagi. Jika, memang masih perlu didiskusikan, silakan. Catatan dari Kementerian Dalam Negeri juga bukan bersifat final. Keputusan final ada di rapat ini, apakah saran penyempurnaan tersebut diterima atau tidak,” kata Aziz.

    Adapun sebelum keputusan yang dikeluarkan Bamus, DPRD DKI Jakarta pada hari yang sama menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab).

    Rapat tersebut membahas terkait hasil fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) empat raperda yang diserahkan, yakni Raperda Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Jaringan Utilitas, Raperda tentang perubahan badan hukum perusahaan PAM Jaya menjadi Perseroda dan Raperda KTR.

    Bahkan, sempat muncul perdebatan dari para anggota dewan, khususnya membahas Raperda KTR. Sejumlah anggota dewan meminta Raperda KTR ditunda pengesahannya, sebagian lainnya mendukung agar aturan larangan merokok itu segera dituntaskan.

    Argumen yang meminta agar Raperda KTR ditunda salah satunya diutarakan perwakilan Fraksi Gerindra Nuchbatillah, perwakilan Fraksi Golkar Judistira Hermawan.

    Perwakilan pimpinan Fraksi Demokrat Ali Muhammad Johan, dari Fraksi PAN juga mengutarakan hal yang sama. Mereka memandang Raperda KTR masih perlu dikaji lebih mendalam agar tak mengganggu perekonomian dan regulasi tentang kesehatan itu bisa diimplementasikan maksimal.

    Sementara di lain sisi, sejumlah anggota dewan mengutarakan argumentasi berlawanan yang meminta agar Raperda KTR bisa disahkan tahun ini.

    Alasan utamanya tentu terkait regulasi, Raperda KTR sudah diusulkan sejak lama dan tertunda belasan tahun.

    Mereka yang meminta Raperda KTR disahkan tahun ini diantaranya perwakilan pimpinan Fraksi NasDem Nova Harivan Paloh, Fraksi PKS Muhammad Taufik Zoelkifli dan beberapa lainnya.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.