Category: Antaranews.com Nasional

  • Antisipasi kepadatan lalu lintas, Polisi imbau hindari kawasan GBK

    Antisipasi kepadatan lalu lintas, Polisi imbau hindari kawasan GBK

    Jakarta (ANTARA) – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat agar menghindari kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno karena berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas saat laga Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026.

    “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memilih alternatif jalur lain, sekiranya yang mengarah ke GBK untuk menggunakan alternatif jalur lain,” kata Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados saat dikonfirmasi, Jumat.

    Dia juga menyebutkan pihaknya telah menginformasikan hal tersebut melalui media sosial @TMCPoldaMetro. Kepadatan itu diprediksi terjadi mulai pukul 16.00 WIB.

    “Kami ingin menjelaskan bahwa penontonnya cukup banyak, hampir 60 ribu tiket yang sudah terjual, dan tentunya ini akan berimbas kepadatan dan kemacetan di sekitaran Gelora Bung Karno,” ujar Robby.

    Dia menuturkan rekayasa lalu lintas akan diterapkan apabila kondisi lalu lintas di kawasan tersebut sudah cukup padat dan tidak mengalir, sehingga kendaraan yang mengarah ke GBK dari Semanggi mulai dialihkan.

    Sementara itu, laga tersebut merupakan pertandingan kandang pertama bagi Persija yang digelar di SUGBK pada musim ini setelah sebelumnya dilangsungkan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Persija juga sempat menjalani laga kandang di luar Jakarta, yakni di Stadion Manahan, Solo.

    Tim Macan Kemayoran terakhir kali bertanding di stadion itu pada musim lalu, tepatnya 12 April 2025 saat menjamu Persebaya Surabaya. Kala itu, laga berakhir imbang 1-1.

    Saat ini, Persija dan lawan yang akan dihadapinya, PSIM Yogyakarta, sama-sama bersaing pada posisi empat besar klasemen sementara. Persija menduduki peringkat ke-2 dengan 26 poin, sementara PSIM berada di peringkat ke-4 dengan 22 poin.

    Persija dan PSIM juga tengah berada dalam performa terbaik mereka. Persija meraih lima kemenangan dalam liga laga terakhirnya, sedangkan PSIM tak terkalahkan dalam empat laga terakhir, dengan tiga di antaranya berakhir kemenangan.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Terduga begal bersenjata api diringkus warga di Slipi Jakbar

    Terduga begal bersenjata api diringkus warga di Slipi Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Warga menangkap seorang terduga pelaku begal bersenjata api di sekitaran kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar), pada Jumat dini hari.

    Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan terduga begal itu saat ini sudah diamankan dan masih diperiksa.

    “Untuk pelaku, satu diamankan di Poslek Palmerah, masih diminta keterangannya,” ujar Gomos melalui pesan singkat di Jakarta Jumat.

    Kendati demikian, dia belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi kejadian tersebut.

    “Masih lidik,” ucap Gomos singkat.

    Penangkapan terduga begal bersenjata api itu viral di media sosial. Dalam unggahan akun instagram @warga.jakbar, warga awalnya melihat komplotan yang diduga begal bersenjata yang hendak beraksi.

    Warga pun lantas mengejar hingga seorang terduga pelaku dapat ditangkap dan menjadi bulan-bulanan. Sementara itu, terduga pelaku lainnya melarikan diri.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi tangkap dua pemuda yang curi uang kotak amal masjid di Mampang

    Polisi tangkap dua pemuda yang curi uang kotak amal masjid di Mampang

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian menangkap dua pemuda berusia 20 tahun, PI dan CA yang mencuri uang kotak amal di Masjid Jami Sa’adatusholihin di Jalan Bangka, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    “Berbekal video kiriman, dalam 1×24 jam Polsek Mampang bekuk dua pemuda di kamar indekos setelah curi kotak amal masjid,” kata Kapolsek Mampang Kompol Wahid Key kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Setelah mendapat kiriman rekaman video pengawas (CCTV) dari masyarakat, pihaknya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan singkat.

    Saat kejadian, dua pelaku tersebut dapat meloloskan diri tanpa ketahuan dengan menggondol uang dalam kotak amal senilai hampir Rp1 juta.

    “Dari hasil penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Mampang dipimpin AKP Adit dan Ipda Muklis berhasil mendapat identitas pelaku dan langsung membekuknya dini hari pada Rabu (26/11) pukul 03.00 WIB tanpa perlawanan,” ungkap Wahid.

    PI dan CA diketahui merupakan pekerja serabutan. Wajah mereka terekam CCTV masjid saat sedang mencuri kotak amal.

    Pelaku diketahui sudah tiga kali melakukan pencurian kotak amal dengan modus berpura-pura sebagai jamaah masjid.

    Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polrestro Jakbar evaluasi kecelakaan di flyover Pesing

    Polrestro Jakbar evaluasi kecelakaan di flyover Pesing

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) melakukan analisa dan evaluasi (ANEV) terhadap kasus kecelakaan yang kerap terjadi di jalan layang (flyover) Pesing di Jalan Daan Mogot.

    “Menjadi salah satu ANEV kami dari Jajaran Polres Metro Jakarta Barat, berkoordinasi dengan satlantas, ya, terkait dengan sering terjadinya kecelakaan di wilayah situ. Nah, ini yang sedang kami mitigasi,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Tri Suhartanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Selanjutnya, kata dia, kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menambah rambu-rambu di lokasi tersebut.

    “Nantinya kita akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menambah rambu-rambu, ataupun nantinya kita akan melakukan upaya-upaya lainnya, seperti menambah rambu-rambu yang keliatan,” ujar Tri.

    Selain itu, pihaknya juga akan menyiagakan mobil tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menuju flyover Pesing secara intens mengingat banyaknya kendaraan roda dua yang nekat melintas di jalan layang tersebut.

    “Misalnya, tadi dengan menaruh mobil ETLE di sana, ataupun nantinya menambah rambu-rambu atau penerangan. Nah, nanti ini yang akan kita terus mitigasi, apa sih permasalahan yang terjadi di sana sehingga sering terjadi kecelakaan,” tutur Tri.

    Berdasarkan hasil analisa, dia mengungkapkan kecelakaan lalu lintas juga kerap terjadi karena human error atau pengendara yang belum sepenuhnya mampu menguasai kendaraan.

    “Memang perlu kita sadari bahwa kecelakaan terjadi itu berawal dari kebanyakan berawal dari ketidakmampuan seseorang dalam berkendara,” ungkap Tri.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kapolda Metro Jaya minta antisipasi kejahatan sejak dini saat Nataru

    Kapolda Metro Jaya minta antisipasi kejahatan sejak dini saat Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta kepada seluruh anggota polisi, satuan pengamanan (Satpam) dan satuan keamanan lingkungan (Satkamling) agar mengantisipasi kejahatan sejak dini menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Dengan prediksi peningkatan mobilitas masyarakat hingga 45-60 persen selama libur Nataru (Natal dan Tahun Baru), berbagai potensi kejahatan, seperti pencurian, pencopetan, skimming ATM, penipuan digital, hingga kejahatan jalanan harus diantisipasi sejak dini,” kata Asep saat memimpin Apel Pengamanan Swakarsa di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, pengamanan di tempat ibadah selama perayaan Natal harus dilakukan secara steril dan terukur melalui sterilisasi serta pengaturan alur jemaat.

    “Pada malam pergantian tahun, personel diminta mewaspadai potensi bahaya, seperti petasan, kebakaran, kepanikan massa maupun gangguan akibat konsumsi alkohol,” ujar Asep.

    Upaya deteksi dini dan pelaporan cepat, kata dia, juga harus menjadi prioritas dalam mencegah ancaman tersembunyi, termasuk aksi teror.

    “Pengamanan bukan hanya menjaga, tetapi juga menenangkan, bukan hanya mengawasi, tetapi melindungi,” tutur Asep.

    Dia pun menginstruksikan seluruh personel agar bekerja disiplin sesuai standar operasional prosedur (SOP), menerapkan pengamanan berlapis di lokasi rawan, serta memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat.

    “Sinergi antarpersonel diperkuat melalui posko bersama dan briefing rutin, juga pentingnya menjaga integritas dengan menolak segala bentuk pelanggaran dan pungutan liar,” ucap Asep.

    Lebih lanjut, dia menuturkan apel tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen bersama demi menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Penguatan pengamanan juga selaras dengan program Jaga Jakarta yang berfokus pada empat pilar, yaitu Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.

    Sebanyak 1.500 personel Satpam dan Satkamling hadir mengikuti kegiatan Apel yang mengusung tema “Satuan Pengamanan dan Satuan Keamanan Lingkungan Siap Berperan Aktif Bersama Polda Metro Jaya dalam Jaga Jakarta” itu di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cegah banjir, Pemkot dorong percepatan pembangunan embung Cakung

    Cegah banjir, Pemkot dorong percepatan pembangunan embung Cakung

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mendorong percepatan pembangunan embung di wilayah Cakung sebagai upaya pengendalian banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

    “Kita sudah mendorong dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk percepatan pembangunan embung Cakung,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, pembangunan embung itu telah lama menjadi harapan warga sekaligus prioritas pemerintah daerah.

    “Embung di Cakung itu memang keinginan kita, sama juga dengan keinginan masyarakat agar cepat dibangun dalam rangka penanggulangan banjir,” ujar Munjirin.

    Dia menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas SDA DKI Jakarta selaku instansi teknis yang berwenang membangun dan mengelola fasilitas penampungan air tersebut.

    Selain itu, dia pun berharap agar pembangunan embung tersebut dapat mulai diprogramkan dalam waktu dekat.

    “Kita sudah mendorong dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air. Mudah-mudahan akan segera diprogramkan. Untuk lebih jelas kapan mulainya, itu bisa ditanyakan ke Dinas SDA,” ucap Munjirin.

    Terkait komunikasi dengan warga soal rencana pembangunan embung tersebut, dia memastikan aspirasi masyarakat sudah sejak lama disampaikan dan telah menjadi perhatian pemerintah.

    “Yang jelas, ini keinginan yang sudah lama diutarakan. Dari pihak Dinas SDA pun sudah tahu dan sudah menangkap kebutuhan itu. Kita tinggal percepatan saja,” tegas Munjirin.

    Pembangunan embung di Cakung itu diharapkan dapat menjadi solusi pengurangan genangan sekaligus meningkatkan kapasitas tampungan air hujan di kawasan yang selama ini rawan banjir.

    Pemkot Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan infrastruktur tersebut sehingga kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.

    Sebelumnya, warga di Jalan Pool PPD, RT 02/RW 07, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, meminta pemerintah agar segera merealisasikan pembangunan embung atau waduk kecil sebagai langkah antisipasi banjir di kawasan tersebut.

    “Meskipun dalam beberapa tahun terakhir genangan sudah berkurang, warga menilai keberadaan embung tetap penting sebagai pengendali tata air di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut,” kata salah satu warga Cakung Barat, Jainal, di Jakarta, pada 11 November 2025.

    Warga yang bekerja di bengkel sekitar lokasi itu mengungkapkan selama tiga tahun terakhir, wilayah tersebut memang tidak lagi dilanda banjir besar.

    Namun, Jainal menilai muncul persoalan baru berupa debu tebal dan lalu lintas truk berat yang melintas setiap hari.

    “Kalau banjir sih sudah tidak ada, sudah berkurang banyak. Tapi sekarang debu yang parah banget, bikin sesak. Dulu kendaraan belum banyak, sekarang truk lalu-lalang terus, ditambah orang suka buang puing di pinggir jalan,” jelas Jainal.

    Oleh sebab itu, sambung dia, meskipun saluran air dan drainase sudah diperbaiki sejak adanya rencana pembangunan Rumah Sakit Internasional, warga setempat tetap berharap agar embung tersebut segera dibangun guna memastikan kawasan itu tetap aman dari risiko banjir musiman.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim bantu pindahkan siswa SD yang naik KRL Tangerang-Klender

    Pemkot Jaktim bantu pindahkan siswa SD yang naik KRL Tangerang-Klender

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) membantu proses pemindahan seorang siswa SD yang setiap hari menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Tangerang menuju Klender, Jakarta Timur, untuk bersekolah.

    “Kita langsung mengadakan pendekatan, baik dari guru-guru, pihak sekolah, kemudian dari camat, dan lurah agar anak tersebut nantinya bisa dipindahkan mengikuti orang tuanya ke Tangerang,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat.

    Pendampingan proses pemindahan siswa bernama Hafithar (8) tersebut merupakan upaya Pemkot Jakarta Timur dalam memberikan solusi agar keselamatan dan pendidikan siswa tersebut tetap terjamin.

    Munjirin menjelaskan, bocah laki-laki itu sebelumnya tinggal bersama orang tuanya di kawasan Klender, Jakarta Timur. Ayahnya bekerja di wilayah tersebut, sehingga sang anak bersekolah di salah satu SD negeri di Klender.

    Namun, situasi berubah ketika orang tuanya pindah tempat bekerja dan menetap di Tangerang.

    “Dulu, orang tuanya bekerja di Klender. Sekarang, sudah beralih kerja ke Tangerang. Tapi, anak tersebut ingin tetap bersekolah di sini,” jelas Munjirin.

    Keinginan sang bocah untuk melanjutkan sekolah di Klender membuatnya nekat menempuh perjalanan jauh menggunakan KRL setiap hari.

    Perjalanan jauh yang dilakukan oleh bocah itu kemudian viral di media sosial karena dianggap berisiko bagi keselamatan anak.

    “Tapi, untuk proses pindah itu harus menunggu waktu tahun ajaran. Setelah kita berikan pengertian, Insya Allah, nanti proses pindah setelah semester,” ucap Munjirin.

    Sambil menunggu tahun ajaran baru, kata dia, Hafithar sudah berkoordinasi untuk tinggal sementara bersama salah satu orang tua temannya.

    Selain itu, sembari menunggu proses legalitas perpindahan sekolah, Pemkot Jaktim juga membantu mencarikan tempat tinggal sementara yang lebih aman dan dekat dengan sekolah.

    Bocah tersebut diketahui kini tinggal di rumah orang tua temannya di Klender, yang bersedia membantunya selama masa transisi.

    Tak hanya itu, BAZNAS (Bazis) Jakarta Timur juga telah menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah agar anak tersebut lebih nyaman selama mengikuti kegiatan belajar.

    “BAZNAS Bazis sudah kita tugaskan untuk membeli peralatan sekolah, seperti tas, sepatu, baju sekolah, dan sebagainya. Ke depan juga selalu kita monitor,” tegas Munjirin.

    Dia menambahkan Pemkot Jakarta Timur berkomitmen memastikan hak pendidikan anak tetap terpenuhi tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

    Pendampingan intensif akan terus dilakukan hingga proses perpindahan sekolah resmi tuntas pada semester mendatang.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bapemperda DKI coret larangan menjual rokok dalam Raperda KTR

    Bapemperda DKI coret larangan menjual rokok dalam Raperda KTR

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyebutkan pihaknya telah menghapus pasal pelarangan penjualan rokok dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

    Pasal yang dihapus itu, yakni terkait zonasi pelarangan penjualan rokok dalam radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak.

    “Setelah melihat kondisi Jakarta, tidak kondusif, ya, kalau diterapkan di Jakarta padat ini. Kami sepakat bahwa pedagang, UMKM tetap bisa berjualan rokok. Yang kami batasi adalah orang yang merokok, bukan penjualannya,” kata Azis di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan pihaknya sudah mendapatkan aspirasi dari sejumlah usaha mikro, kecil dan Menengah (UMKM) tentang radius 200 meter dari sekolah dan taman bermain anak.

    Menurut dia, apabila pasal tersebut tetap dimasukkan ke dalam Raperda KTR, maka aturan itu akan memberatkan pedagang.

    “Oleh karena itu, kami memutuskan bahwa pasal ini kami biarkan tetap menjadi bagian dari undang-undang di atasnya. Tidak di-perda-kan karena sudah ada PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 28 Tahun 2024. Kalimatnya jelas,” ungkap Aziz.

    Dia pun berharap dengan sentuhan akhir dan upaya mengakomodir masukan dari masyarakat, Raperda KTR dapat diimplementasikan dengan baik melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

    Di sisi lain, anggota Bapemperda Rio Sambodo DPRD DKI Jakarta mengatakan pembahasan Raperda KTR DKI Jakarta masih harus melalui beberapa tahapan.

    Kendati demikian, dia menyetujui agar pasal yang dinilai memberatkan pedagang tersebut tidak perlu dimasukkan ke dalam Raperda KTR.

    “Proses selanjutnya mencakup sinkronisasi dengan Biro Hukum dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Setelah tahap sinkronisasi, agenda dilanjutkan dengan Rapat Pimpinan (Rapim) Internal Lanjutan Paripurna, sebelum akhirnya menuju tahap persetujuan oleh Kementerian Dalam Negeri,” terang Rio.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jelang Natal-Tahun Baru, Terminal Kalideres gelar uji kelayakan bus

    Jelang Natal-Tahun Baru, Terminal Kalideres gelar uji kelayakan bus

    Jakarta (ANTARA) – Terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres di Jakarta Barat menggelar ramp check atau uji kelayakan bus menjelang Natal dan Tahun Baru.

    “Ramp check sudah dimulai sejak Senin (24/11) kemarin. Setiap hari ada sekitar 30 bus yang diperiksa,” kata Kepala Terminal Bus AKAP Kalideres Revi Zulkarnaen saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Kegiatan ramp check itu, kata dia, digelar secara rutin di Terminal Bus AKAP Kalideres sebagai persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru.

    “Tujuannya, agar aspek teknis kendaraan, kelengkapan, administrasi, dan fungsi seluruh perangkat operasional dapat menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang,” ujar Revi.

    Selain ramp check, dia mengatakan pihaknya juga melakukan tes urine terhadap sopir bus di terminal tersebut.

    “Sejauh ini, sopir bus belum ada yang positif narkoba. Artinya, belum ada sopir yang kedapatan memakai narkoba,” jelas Revi.

    Lebih lanjut, untuk mendukung kelancaran operasional selama libur Natal dan Tahun Baru, Terminal Kalideres akan menyiagakan posko pengamanan, posko kesehatan, serta posko ramp check.

    Petugas gabungan lintas instansi akan ditempatkan di berbagai posko tersebut selama periode puncak perjalanan.

    “Kita bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi, Dinas Kesehatan, Polres Jakarta Barat, Polsek Kalideres dan (UP PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, untuk mempersiapkan dalam rangka pengamanan dan kenyamanan bagi penumpang pada liburan Natal dan Tahun Baru ini,” tutur Revi.

    Sementara itu, sambung dia,, pada musim Natal dan Tahun Baru nanti, pihaknya sejauh ini telah menyiapkan sebanyak 97 armada bus yang lulus uji emisi dan pengecekan bus.

    “Untuk sementara, ada 97 armada bus. Kemungkinan akan bertambah, ya, nanti,” ungkap Revi.

    Dia pun menghimbau kepada perusahaan otobus (PO) agar dapat memperbaiki dan melengkapi persyaratan kelayakan jalan bus sehingga dinyatakan lulus uji dan dapat melayani penumpang hingga ke tempat tujuan mereka.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kasus pornografi elektronik di Jakbar, ini respons Dinas PPAPP

    Kasus pornografi elektronik di Jakbar, ini respons Dinas PPAPP

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta menekankan peran media terkait kasus pornografi berbasis elektronik yang salah satunya terjadi di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) beberapa waktu lalu.

    Menurut Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Iin Mutmainnah, kasus kekerasan terhadap anak maupun perempuan saat ini banyak yang diadukan ke akun-akun media sosial yang kerap menerima aduan masyarakat.

    “Kami terus menyuarakan ini. Jadi, isu kekerasan ini kan bukan isu sektoral, tapi isu kolektif sehingga semua orang harus cross-cutting program, termasuk media,” kata Iin saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Selain media sosial, dia juga meminta media massa agar menyuarakan pesan-pesan positif sehingga para korban semakin berani untuk melapor.

    “Kami titip kepada media untuk mempublikasikan, menyuarakan pesan-pesan positif, ya,” ujar Iin.

    Tak lupa, ia mengimbau kepada keluarga atau orang terdekat agar menjadi benteng terhadap kekerasan, bukan malah mendukung atau membiarkan kekerasan.

    “Jadi, satu keluarga itu kita harapkan ada peran ayah, peran ibu kepada anak itu dikuatkan,” ucap Iin.

    Sebelumnya, seorang pria berinisial MR (25) diduga melakukan tindakan pornografi elektronik dengan mempertontonkan alat kelaminnya kepada korban melalui panggilan telepon di Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

    “Ketika (telepon video) diangkat, korban langsung kaget dan merasa dilecehkan, kemudian korban langsung memutus panggilan tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan di Jakarta, 18 November 2025.

    Selain menunjukkan alat vitalnya, pelaku juga membuat video saat korban yang berinisial S (31) itu sedang mandi.

    Terkait peristiwa yang terjadi pada Senin, 17 November 2025 itu, korban kemudian melapor ke Polsek Grogol Petamburan pada Selasa, 18 November 2025.

    “Kita melakukan serangkaian penyelidikan, dan akhirnya MR ditangkap di Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, pada Kamis (20/11),” ungkap Alex.

    Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 35 Jo Undang-Undang Nomor 44 tentang Pornografi dan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.