Category: Antaranews.com Nasional

  • Amankan ibadah Natal, Satpol PP Jakbar kerahkan 652 personel

    Amankan ibadah Natal, Satpol PP Jakbar kerahkan 652 personel

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 652 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal 2025.

    Kepala Satpol PP Jakarta Barat Herry Purnama mengatakan ratusan personel tersebut disiagakan di 163 gereja yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Barat.

    “Mulai hari ini, seluruh personel sudah ditempatkan di 163 gereja. Pengamanan ini dilakukan dengan sistem penjagaan tetap (standby) maupun patroli mobile,” kata Herry saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

    Dalam pelaksanaannya, dia menekankan agar seluruh personel mengedepankan sikap humanis, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas.

    Dia juga meminta jajarannya agar terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat keamanan serta unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    “Untuk mendukung mobilitas di lapangan, saya minta alat komunikasi, motor operasional, dan sarana pendukung lainnya dimanfaatkan secara optimal,” ujar Herry.

    Selain menjaga area gereja, personel Satpol PP juga diminta agar mengamankan jalur lintasan menuju lokasi ibadah.

    “Kita juga meminta untuk melakukan sterilisasi terhadap pedagang keliling, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), serta menertibkan spanduk atau poster yang tidak berkaitan,” tutur Herry.

    Dia pun berharap pengamanan dengan kekuatan penuh itu dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama perayaan Natal 2025, baik bagi umat Kristiani yang beribadah maupun masyarakat umum yang melintas di sekitar gereja.

    “Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, bukan hanya tugas pemerintah, tetapi peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan agar situasi tetap kondusif,” ungkap Herry.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cahaya Natal terangi Bundaran HI dalam Jakarta Light Festival

    Cahaya Natal terangi Bundaran HI dalam Jakarta Light Festival

    Jakarta (ANTARA) – Beragam instalasi cahaya bertema Natal yang digelar dalam Jakarta Light Festival menghiasi ruang publik di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu malam, bertepatan dengan malam Natal 2025.

    Kawasan Bundaran HI tampak dipadati pengunjung sejak malam hari. Ragam ornamen bercahaya dengan dominasi warna kuning keemasan, merah, hijau, dan biru menghiasi sejumlah titik, menciptakan suasana semarak di pusat ibu kota. Hiasan lampu tersebut menjadi latar favorit warga untuk berswafoto.

    Salah satu instalasi yang menarik perhatian pengunjung adalah Canopy of Lights, berupa terowongan cahaya dengan ribuan lampu gantung yang membentuk atap bercahaya.

    Instalasi tersebut menghadirkan suasana hangat dan magis saat pengunjung berjalan di bawahnya, dengan permainan cahaya yang bergerak lembut mengikuti ritme kota.

    Keramaian pengunjung juga diwarnai oleh aktivitas anak-anak yang tampak antusias menikmati ornamen bercahaya dengan bentuk unik dan lucu. Sejumlah keluarga terlihat mengajak anak-anak berkeliling kawasan sambil mengabadikan momen kebersamaan.

    Salah seorang pengunjung, Anita (21), mengatakan dirinya tidak sengaja singgah di kawasan Bundaran HI saat melintas sepulang kerja.

    “Awalnya cuma lewat habis pulang kerja, tapi ternyata ramai banget dan lampunya menarik,” ujar Anita.

    Pengunjung lainnya, Tania (23), mengaku mengetahui adanya Jakarta Light Festival melalui media sosial.

    “Tahunya dari Instagram,” kata Tania.

    Warga memadati area di dekat instalasi cahaya dalam Jakarta Light Festival yang digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025) malam. (ANTARA/Juliyanti)

    Kehadiran Jakarta Light Festival turut mendorong aktivitas ekonomi warga sekitar. Sepanjang kawasan Bundaran HI, sejumlah pedagang makanan dan minuman terlihat menjajakan dagangannya.

    Selain itu, pedagang aksesori Natal, seperti bando bercahaya dan kipas bergambar ornamen Natal, tampak antusias menawarkan produk kepada pengunjung.

    “Ramai banget dibandingkan hari biasa,” kata Rudi (56) salah seorang pedagang bando.

    Lokasi acara yang berdekatan dengan Halte Transjakarta dan Stasiun MRT Bundaran HI memudahkan akses warga, baik yang menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.

    Kepadatan pengunjung dan arus lalu lintas di sekitar kawasan pun terlihat meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat.

    Jakarta Light Festival digelar mulai 23 Desember hingga 27 Desember 2025 setiap pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Pertunjukan cahaya ini digelar untuk memeriahkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta, yang pada tahun ini meniadakan pesta kembang api.

    Pewarta: Ade irma Junida/Juliyanti
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Warga padati Bundaran HI nikmati Jakarta Light Festival edisi Natal

    Warga padati Bundaran HI nikmati Jakarta Light Festival edisi Natal

    Jakarta (ANTARA) – Ratusan warga memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk menikmati Jakarta Light Festival 2025 edisi Natal yang digelar Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Rabu malam.

    Berdasarkan pantauan ANTARA, sekitar pukul 21.45 WIB, masyarakat dari berbagai penjuru Jakarta masih memadati kawasan tersebut.

    Mereka tampak antusias menyusuri area Bundaran HI yang dihiasi aneka ornamen lampu bertema Natal dan akhir tahun, mulai dari pohon Natal berukuran besar, terowongan lampu warna-warni, boneka salju, hingga instalasi cahaya yang menghiasi pepohonan di sepanjang jalan protokol.

    Warga mengunjungi Jakarta Light Festival 2025 edisi Natal di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). ANTARA/Fathur Rochman/aa.Suasana Jakarta Light Festival 2025 edisi Natal di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). ANTARA/Fathur Rochman/aa.Sejumlah warga mengunjungi Jakarta Light Festival 2025 edisi Natal di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). ANTARA/Fathur Rochman/aa.

    Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama keluarga, pasangan, maupun teman. Suasana semakin semarak dengan latar gemerlap cahaya dan lalu lintas kota yang tetap bergerak di sekeliling kawasan ikonik tersebut.

    Salah seorang warga Jakarta, Arif, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana liburan akhir tahun tanpa harus keluar kota.

    “Suasananya meriah banget. Anak-anak senang melihat lampu-lampunya, apalagi ada terowongan lampu yang bisa dilewati. Lumayan jadi hiburan gratis,” kata Arif.

    Hal senada disampaikan Rina, warga asal Bekasi, yang datang bersama teman-temannya. Menurut dia, Jakarta Light Festival memberikan warna tersendiri bagi Jakarta pada momen Natal dan Tahun Baru.

    “Biasanya jam segini Bundaran HI macet sama orang pulang kerja. Kalau sekarang jadi cantik. Cocok buat foto-foto dan cuci mata,” ujar Rina.

    Jakarta Light Festival 2025 edisi Natal digelar mulai 23 hingga 27 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus upaya mempercantik wajah kota serta memberikan ruang hiburan bagi masyarakat selama libur akhir tahun.

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 15 ribu lebih pemudik berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang

    15 ribu lebih pemudik berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 15.620 pemudik berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang selama periode Natal dan Tahun Baru sejak Jumat (19/12) hingga Rabu ini.

    “Total sejak Jumat (19/12) hingga Rabu (24/12) tadi, tercatat sudah 15.620 pemudik dengan menggunakan 2.187 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang,” kata Komandan Regu (Danru) Terminal Terpadu Pulo Gebang, Badman Harahap di Jakarta Timur, Rabu.

    Badman menyebut, walau terjadi kenaikan jumlah penumpang namun tidak ada kenaikan harga tiket di terminal ini. “Semua masih normal tarifnya,” ujarnya.

    Menurut dia, pemudik paling banyak berangkat ke beberapa kota di Sumatera, seperti Pekan Baru, Palembang, Bengkulu, dan Padang. Sedangkan di Pulau Jawa tujuan paling banyak ke Jawa Timur seperti Malang, Surabaya, Jember, Surabaya dan lainnya.

    “Lalu untuk Jawa Tengah di antaranya, Solo, Jepara, Pemalang, Purwokerto, Tegal, Brebes, Cilacap dan Yogyakarta,” ujar Badman.

    Selain itu, juga ada yang berangkat dengan tujuan Bali, Madura, Bima dan Lombok.

    Selain pemudik, kata Badman, selama periode yang sama arus kedatangan penumpang di terminal ini pun cukup ramai. Tercatat, hingga pukul 11.30 WIB tadi ada 11.891 penumpang tiba menggunakan 2.352 bus AKAP.

    Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut, Terminal Terpadu Pulo Gebang menyiapkan sebanyak 1.075 angkutan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    “Kesiapan Terminal Terpadu Pulo Gebang dalam melaksanakan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, secara keseluruhan untuk Terminal Terpadu Pulo Gebang telah disiapkan 1.075 bus,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo usai melakukan peninjauan langsung di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (23/12).

    Menurut Syafrin, sebanyak 1.075 unit bus tersebut untuk melayani 59 trayek keberangkatan. Rute tersebut mencakup berbagai daerah tujuan di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, hingga wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Dalam kesempatan tersebut, Syafrin memastikan kesiapan Terminal Terpadu Pulo Gebang dalam menghadapi arus angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

    Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, seluruh armada bus yang beroperasi selama periode Nataru telah melalui pemeriksaan persyaratan teknis dan uji kelayakan jalan.

    Tidak hanya kendaraan, seluruh pengemudi juga diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

    “Keseluruhan pengemudi dilakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan bebas narkoba dan minuman keras melalui tes urin. Ini menjadi bagian dari upaya kami memastikan keselamatan perjalanan masyarakat,” ujar Syafrin.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • APPSI apresiasi Kemendagri atas hasil fasilitasi Raperda KTR

    APPSI apresiasi Kemendagri atas hasil fasilitasi Raperda KTR

    Jakarta (ANTARA) – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait hasil fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Raperda KTR).

    “Kami mengapresiasi Kemendagri atas hasil fasilitasi yang sejalan dengan harapan kami,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) APPSI Mujiburrohman di Jakarta, Rabu.

    Adapun dokumen hasil fasilitasi tersebut, Kemendagri meminta DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyesuaikan beberapa ketentuan. Contohnya, pasal pelarangan pemajangan rokok yang diminta dihapus karena dipandang tidak memiliki dasar hukum.

    Selain itu, Kemendagri juga meminta penetapan pengecualian penjualan dan pembelian produk rokok di tempat-tempat yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi, seperti pasar, restoran atau tempat makan, dan hotel.

    Untuk itu, APPSI berharap aspirasi mereka yakni para pedagang agar benar-benar diakomodir, sehingga ketika Raperda tersebut telah menjadi Perda KTR, hasilnya sesuai dengan hasil fasilitasi Kemendagri tersebut.

    Dia berharap banyak pada rampungnya Raperda KTR DKI Jakarta karena beberapa aturan yang didorong untuk dimasukkan dalam raperda itu seperti larangan penjualan rokok dalam radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak, larangan pemajangan produk rokok, hingga perluasan area tanpa rokok hingga ke pasar tradisional dinilai dapat mematikan keberadaan pedagang-pedagang kecil.

    “Mengingat, ada ratusan ribu pedagang pasar yang bisa terdampak oleh rancangan aturan tersebut,” kata Mujiburrohman.

    Berdasarkan data APPSI, saat ini Pemda DKI memiliki 153 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Adapun jumlah pedagang tercatat sebanyak 110.480 orang.

    Sementara itu, pengamat Hukum Tata Negara Ali Rido mengingatkan bahwa hasil fasilitasi tersebut perlu ditindaklanjuti karena dalam Permendagri No. 80 Tahun 2015 jo. Permendagri No. 120 Tahun 2018 mengamanatkan kepada Pemerintah Daerah untuk mematuhi hasil fasilitasi yang dilakukan oleh Kemendagri.

    Apabila tidak dilakukan, maka suatu peraturan daerah tidak dapat ditetapkan dan diundangkan.

    Rido menambahkan, fasilitasi Kemendagri merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan preventif Pemerintah Pusat terhadap pembentukan Peraturan Daerah, yang dilakukan sebelum suatu Raperda ditetapkan.

    Hal tersebut ditujukan untuk memastikan bahwa Raperda, termasuk Raperda KTR DKI Jakarta, tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan kesusilaan, serta selaras dengan kebijakan nasional.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Banjir meluas, 3.076 rumah dan 9.228 jiwa terdampak banjir di Padang Pariaman

    Banjir meluas, 3.076 rumah dan 9.228 jiwa terdampak banjir di Padang Pariaman

    Selasa, 25 November 2025 13:53 WIB

    Foto udara banjir merendam jalan dan permukiman di Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Berdasarkan data BPBD Padang Pariaman, sebanyak 3.076 unit rumah terendam banjir luapan sungai, dengan total warga terdampak mencapai 3.076 KK / 9.228 jiwa di 15 nagari sejak Senin (24/11/2025) dan terus meluas akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

    Sejumlah warga melintasi banjir yang merendam Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Berdasarkan data BPBD Padang Pariaman, sebanyak 3.076 unit rumah terendam banjir luapan sungai, dengan total warga terdampak mencapai 3.076 KK / 9.228 jiwa di 15 nagari sejak Senin (24/11/2025) dan terus meluas akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

    Sejumlah pelajar melintasi banjir yang merendam Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Berdasarkan data BPBD Padang Pariaman, sebanyak 3.076 unit rumah terendam banjir luapan sungai, dengan total warga terdampak mencapai 3.076 KK / 9.228 jiwa di 15 nagari sejak Senin (24/11/2025) dan terus meluas akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rencana pengosongan hunian di atas TPU Kebon Nanas dan Kober Rawa Bunga

    Rencana pengosongan hunian di atas TPU Kebon Nanas dan Kober Rawa Bunga

    Rabu, 26 November 2025 20:51 WIB

    Warga beraktivitas di kawasan TPU Kober Rawa, Jatinegara, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Pemkot Jakarta Timur meminta warga agar segera mengosongkan tempat tinggal yang sudah dihuni di atas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas dan Kober Rawa Bunga serta menawarkan agar pindah ke Unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). ANTARAFOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/rwa.

    Warga beraktivitas di kawasan TPU Kober Rawa, Jatinegara, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Pemkot Jakarta Timur meminta warga agar segera mengosongkan tempat tinggal yang sudah dihuni di atas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas dan Kober Rawa Bunga serta menawarkan agar pindah ke Unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). ANTARAFOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/rwa.

    Warga beraktivitas di kawasan TPU Kober Rawa, Jatinegara, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Pemkot Jakarta Timur meminta warga agar segera mengosongkan tempat tinggal yang sudah dihuni di atas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas dan Kober Rawa Bunga serta menawarkan agar pindah ke Unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). ANTARAFOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/rwa.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Panen jagung, Jaktim tingkatkan ketahanan pangan

    Panen jagung, Jaktim tingkatkan ketahanan pangan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur memperingati Hari Ibu dengan melakukan panen jagung di 181 lokasi sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

    “Panen jagung serentak ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Kota Jakarta Timur sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa.

    Munjirin memimpin panen jagung serentak di lahan pertanian perkotaan (urban farming) Markas Yonif 201/Jaya Yudha, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo.

    Kegiatan ini digelar secara hybrid dan berlangsung serentak di 181 lokasi se-Jakarta Timur.

    Kegiatan panen jagung tersebut juga melibatkan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di masing-masing wilayah.

    Munjirin menyebutkan, hasil panen ini dapat mendukung pemenuhan komoditas pangan, khususnya untuk kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Selain itu, hasil panen juga dapat dipasarkan melalui kegiatan Pasar Tumbuh yang rutin digelar setiap Jumat pada akhir bulan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

    “Panen ‘urban farming’, baik dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga hasil olahannya, memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Munjirin.

    Munjirin berharap lokasi pertanian perkotaan di Jakarta Timur dapat terus diperluas dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong yang belum tergarap, termasuk melalui kerja sama dengan jajaran TNI.

    Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto menambahkan, panen serentak dilakukan di 181 lokasi dengan total luas lahan sekitar 2,19 hektare yang tersebar di 10 wilayah kecamatan.

    “Untuk hasil panen terdiri dari 3,1 ton jagung pulut dan 4 ton jagung manis,” kata Taufik.

    Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada penggiat Urban Farming Yonif 201/Jaya Yudha.

    “Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Jakarta Timur,” ujar Taufik.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakbar tingkatkan mitigasi kebakaran

    Jakbar tingkatkan mitigasi kebakaran

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Barat meningkatkan mitigasi musibah kebakaran melalui edukasi dan kepatuhan masyarakat terhadap standar keselamatan.

    “Persoalan dalam kebakaran ini memang banyak sekali faktor penyebabnya. Yang pertama tentu tertib dan patuh terhadap penggunaan listrik,” kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.

    Hal itu disampaikan saat mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran di di Jalan Karya Dalam III, RT 013/RW 002 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Selasa.

    Menurut Iin, kebakaran yang terjadi umumnya dipicu oleh berbagai faktor, terutama kelalaian dalam penggunaan dan pemasangan instalasi listrik.

    “Salah satunya, yaitu pemasangan listrik. Pemasangan listrik itu harus benar-benar dipastikan sesuai dengan standar,” katanya.

    Selain listrik, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran tanpa pengawasan, seperti memasak di dapur.

    “Misalnya, saat memasak, harus ada yang menunggu. Jangan sampai dapur ditinggal, karena bisa berisiko terjadi kebakaran atau ledakan tabung gas,” katanya.

    Ia menekankan, pentingnya kepedulian terhadap bersama dalam menjaga lingkungan sekitar. Menurut dia, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif seluruh warga.

    “Kita harus saling menjaga lingkungan. Tertib penggunaan listrik dan waspada terhadap potensi bahaya itu kunci utamanya,” tegasnya.

    Sebelumnya, sebanyak 109 warga mengungsi akibat kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Karya Dalam, RT 013 RW 002, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (22/12) malam.

    Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menyebutnya, kebakaran yang terjadi sejak pukul 19.33 WIB ini menghanguskan sedikitnya 13 rumah tinggal dan satu bangunan indekos.

    “Warga terdampak 35 KK (kepala keluarga) dengan 109 jiwa harus mengungsi,” kata Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

    Para korban kebakaran pun telah dievakuasi ke dua lokasi pengungsian yang disiapkan oleh petugas gabungan.

    “Ada bantuan darurat tenda dari BPBD dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga telah didirikan di sekitar lokasi. Titik pengungsian lain di Masjid Al Muttaqiin,” ujar Yohan.

    Api yang muncul sejak pukul 19.33 WIB itu berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang tengah malam, setelah petugas berjibaku selama hampir empat jam.

    “Pemadaman selesai pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 20.30, pendinginan selesai pukul 23.12 WIB,” ujar Yohan.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jelang Nataru, Kapolda Metro Jaya cek pengamanan Bandara Soetta

    Jelang Nataru, Kapolda Metro Jaya cek pengamanan Bandara Soetta

    Jakarta (ANTARA) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melakukan pengecekan pengamanan dan pelayanan arus penumpang menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Bandara Soekarno-Hatta.

    “Hari ini kami melakukan pengecekan langsung kesiapan pengamanan dan pelayanan arus penumpang di Bandara Soekarno-Hatta jelang libur Natal dan Tahun Baru,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

    Asep menjelaskan sebanyak 224 personel disiagakan, terdiri dari 144 dari Polri, 30 dari TNI dan 50 Aviation Security (Avsec), dengan pengamanan di Terminal 1, 2, dan 3, 1 Pos Terpadu serta 2 layanan ramah anak.

    Petugas Kepolisian mengantisipasi potensi kerawanan seperti keterlambatan penerbangan dan kepadatan di area “check-in’. “Koordinasi dengan pengelola bandara dan maskapai terus kami lakukan untuk pengaturan antrean, alur penumpang serta pelayanan bagasi dan kargo,” katanya.

    Sebagai pelayanan humanis selama Operasi Lilin 2025, Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyiapkan layanan antar-terminal gratis bagi penumpang yang membutuhkan perpindahan cepat antar Terminal 1, 2, dan 3, khususnya bagi ibu dan anak, lansia serta penumpang dengan jadwal penerbangan mendesak.

    Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk datang lebih awal ke bandara, menyiapkan dokumen perjalanan dan memantau informasi resmi maskapai.

    “Apabila ada kendala, masyarakat dapat menghubungi Pos Pengamanan, Pos Terpadu, atau layanan darurat Polri 110 yang siaga 24 jam,” katanya.

    Asep juga menegaskan komitmennya mengamankan Operasi Lilin 2025 agar masyarakat dapat bepergian dan merayakan libur akhir tahun dengan aman, tertib dan nyaman.

    Sebagai informasi pada periode 19–23 Desember 2025, tercatat 411.918 penumpang domestik dan 174.341 penumpang internasional, dengan ketepatan jadwal penerbangan sekitar 80 persen.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.