Category: Antaranews.com Nasional

  • Stok daging di Jakarta aman saat Natal dan Tahun Baru

    Stok daging di Jakarta aman saat Natal dan Tahun Baru

    Jakarta (ANTARA) – Perumda Dharma Jaya memastikan stok daging sapi, ikan, dan ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jakarta saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 aman, termasuk jika terjadi lonjakan permintaan.

    “Kami menyiapkan sekitar 1.000 ton daging sapi, 500 ton daging ayam, dan lebih dari 300 ton ikan. Jumlah stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru sampai Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman di Jakarta, Jumat.

    Dia memperkirakan kebutuhan daging saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) di Jakarta, termasuk Natal serta Tahun Baru tidak jauh berbeda dari sebelumnya, yakni rata-rata 6.000 ton per bulan, atau meningkat sekitar 10-15 persen dari hari biasa. Maka dari itu, pihaknya telah mengamankan stok eksisting maupun cadangan.

    Menurut Raditya, saat ini sudah terlihat peningkatan permintaan daging. Namun, dia meminta masyarakat agar tidak khawatir karena stok daging aman.

    Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati menuturkan kebutuhan daging di Jakarta masih mengandalkan impor, termasuk dari Australia.

    Oleh sebab itu, kerja sama bisnis antarperusahaan (B2B) dan kontrak beli putus menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pasokan.

    Senada dengan Raditya, dia juga optimistis kebutuhan masyarakat, khususnya protein hewani dapat terpenuhi dengan baik dan stabilitas harga tetap terjaga. Ini juga berlaku untuk bahan makanan lain yang dibutuhkan masyarakat, seperti telur, cabai, dan minyak goreng.

    Lebih lanjut, Suharini pun mengimbau masyarakat agar tidak membeli produk secara berlebihan dan mendadak karena rasa takut atau panic buying.

    “Akhir tahun ini, kondisi pangan strategis kita dalam kondisi relatif cukup, seperti beras, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih, gula, minyak goreng, daging ayam dan sapi. Jadi, masyarakat jangan panic buying karena stok aman, hanya memang terjadi lonjakan kebutuhan karena memang Nataru (Natal dan Tahun Baru),” ungkap Suharini.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano Karno tegaskan pentingnya membahagiakan lansia

    Rano Karno tegaskan pentingnya membahagiakan lansia

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya membahagiakan para lansia, salah satunya dengan menghadirkan ruang kebersamaan untuk mereka demi mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah lansia.

    “Menghadirkan kebahagiaan dan ruang kebersamaan bagi warga, khususnya lansia, merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membangun kota yang inklusif, sehat, dan berdaya,” kata Rano dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Menurut pria yang kerap disapa Bang Doel itu, lansia memiliki peran sosial yang penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang berkelanjutan.

    Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semester I-2025, jumlah lansia di Jakarta mencapai 1.167.038 jiwa atau sekitar 10,6 persen dari total penduduk.

    Mereka, sambung Rano, merupakan tanggung jawab Pemprov DKI bersama dengan berbagai pihak untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan yang optimal.

    Salah satu langkah kongkret yang dilakukan Pemprov DKI, yakni mengajak lansia binaan dan pendamping warga binaan dari Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta menonton film bersama di salah satu bioskop di kawasan Jakarta Pusat, pada Kamis (11/2).

    Rano menuturkan kegiatan menonton bersama itu bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta menghadirkan suasana yang hangat bagi para lansia.

    “Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental mereka di lingkungan binaan,” ungkap Rano.

    Selain itu, kata dia, Pemprov DKI juga memastikan para lansia mendapatkan fasilitas sosial yang memadai dan kesempatan untuk tetap aktif.

    Sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov DKI, antara lain memberikan bantuan finansial dan transportasi melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan kartu layanan gratis transportasi di Jakarta, menyediakan fasilitas hunian bagi lansia terlantar, serta membuka pusat kegiatan dan komunitas, termasuk sekolah lansia.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi pastikan pelaku pengeroyokan di Kalibata tidak pakai senjata

    Polisi pastikan pelaku pengeroyokan di Kalibata tidak pakai senjata

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian memastikan pelaku pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam tidak menggunakan senjata apapun atau tangan kosong.

    “Kalau luka dari sajam (senjata tajam) gak ada, benda tumpul gak ada, itu hanya menggunakan tangan saja. Tangan kosong saja,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Dia menegaskan para pelaku yang diburu itu hanya memakai tangan kosong saat melawan, bukan memakai senjata tajam ataupun pistol.

    Oleh sebab itu, dia mengatakan tidak ada penembakan dalam kasus pengeroyokan dan perusakan tersebut.

    “Nihil untuk bawa penembakan, senjata tajam dan sebagainya, gak ada,” ujar Mansur.

    Sebelumnya, Kepolisian memeriksa enam saksi terkait kasus pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

    Polisi juga menyebutkan hutang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan tersebut.

    Pemilik kendaraan, sampai dengan saat ini, belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.

    Namun, diketahui dua orang berinisial MET dan NAT yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

    Tak hanya pengeroyokan, sekelompok massa tersebut juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung serta kendaraan bermotor.

    Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih terus berjaga di lokasi tersebut untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang melintas.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gulkarmat dan TNI/Polri perkuat sinergi mitigasi kebakaran lewat APAR

    Gulkarmat dan TNI/Polri perkuat sinergi mitigasi kebakaran lewat APAR

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur bersama dengan jajaran TNI/Polri memperkuat sinergi untuk memitigasi kebakaran melalui pembagian alat pemadam api ringan (APAR) di Matraman.

    “Kami membagikan empat alat pemadam api ringan (APAR) ukuran empat kilogram ke Polsek dan Koramil Matraman. Penyerahan dilakukan di halaman kantor kecamatan,” kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria di Jakarta, Jumat.

    Pemberian bantuan APAR itu bertujuan mendukung program gerakan masyarakat punya APAR (GEMPAR).

    Dia pun berharap dengan adanya APAR tersebut, jajaran TNI/Polri dapat membantu pencegahan dan penanggulangan kebakaran untuk meminimalisir kerugian.

    “Pemberian bantuan APAR ini untuk mendukung program GEMPAR, sehingga semua lapisan masyarakat dan jajaran bisa berperan menanggulangi kebakaran,” ujar Muchtar.

    Penyerahan APAR tersebut dilakukan oleh perwakilan dari Sudin Gulkarmat ke Kecamatan Matraman, lalu Camat Matraman Husnul Muhammad Fauji, Kepala Polsubsektor Kebon Sereh (perwakilan Polsek Matraman) Iptu Bambang Zaenudin, Babinsa Utan Kayu Utara (UKU) Serda Candra Endo Putra, dan perwakilan Koramil Matraman.

    Sementara itu, Camat Matraman Muhammad Husnul Fauji mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi bantuan empat APAR tersebut.

    Menurut dia, bantuan itu membantu dalam program GEMPAR di wilayahnya, sehingga bukan hanya masyarakat yang memiliki APAR, tetapi juga kantor TNI/Polri.

    “Diharapkan dengan adanya bantuan APAR ini dapat meminimalisir terjadinya kasus kebakaran di wilayah Matraman,” tutur Fauji.

    Berdasarkan data Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, sekitar 922 kasus kebakaran terjadi di Jakarta sejak Januari hingga pertengahan Juli 2025.

    Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran tertinggi, yakni mencapai 260 kasus. Kemudian, disusul wilayah Jakarta Timur dengan 242 kasus.

    Objek terbakar dengan intensitas paling tinggi, yaitu bangunan perumahan (345 kejadian), bangunan umum dan perdagangan (197 kejadian), dan kendaraan (42 kejadian).

    Sebanyak 61 persen kebakaran diduga terjadi akibat masalah listrik, baik komponen listrik yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), pemasangan yang kurang memenuhi standar operasi maupun kelalaian masyarakat dalam mengelola listrik saat di rumah atau kantor.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi periksa enam saksi kasus pengeroyokan di Kalibata

    Polisi periksa enam saksi kasus pengeroyokan di Kalibata

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian memeriksa enam saksi terkait kasus pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

    “Saksi ada enam dari pihak warga yang melihat langsung di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, jumlah saksi kemungkinan bertambah seiring berjalannya proses pendalaman lebih lanjut.

    Pemeriksaan saksi-saksi itu pun diharapkan dapat memberikan titik terang terkait peristiwa tersebut.

    Mansur mengatakan pihaknya masih mendata jumlah warung yang terdampak pengeroyokan itu, mengingat ukuran lapaknya yang terbilang kecil.

    Selain warung, sebanyak sembilan unit sepeda motor dan satu unit mobil juga ikut terkena dampak dalam kejadian tersebut.

    “Untuk kendaraan, itu satu punya warga lagi kebetulan mobil taksi, sopir lagi makan, karena takut, ya, ditinggal,” ujar Mansur.

    Sebelumnya, kepolisian menyebutkan hutang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam itu.

    Pemilik kendaraan, sampai dengan saat ini, belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.

    Namun, diketahui dua orang berinisial MET dan NAT yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

    Tak hanya pengeroyokan, sekelompok massa tersebut juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung serta kendaraan bermotor.

    Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih terus berjaga di lokasi tersebut untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang melintas.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 9 kios dan 8 kendaraan terbakar akibat pengeroyokan di Kalibata

    9 kios dan 8 kendaraan terbakar akibat pengeroyokan di Kalibata

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak sembilan kios dan delapan kendaraan terbakar dalam pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

    “Jumlah objek yang terbakar, yakni sembilan kios, enam kendaraan roda dua, dan satu kendaraan roda empat,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Asril Rizal di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan pihaknya menerima laporan pada Kamis (11/12) malam pukul 23.35 WIB terkait pengeroyokan di Jalan H Mahmud Raya ,Blok Langgar Nomor 1, RT07/RW04, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Saat itu, dilaporkan terjadi pembakaran oleh oknum yang membawa bensin, lalu menghubungi pos Gulkarmat terdekat.

    Kemudian, Gulkarmat melakukan pemadaman dengan didampingi pihak kepolisian.

    Dalam peristiwa itu, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 49 personel, enam unit pompa, dua unit tim reaksi cepat tanggap (quick respons), satu unit watermist, dan satu unit komando.

    Luas area yang terbakar mencapai 195 meter, dengan taksiran kerugian mencapai Rp273 juta.

    “Dugaan penyebab pembakaran menggunakan bensin,” ucap Asril.

    Kepolisian menyebutkan hutang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam itu.

    Pemilik kendaraan, sampai dengan saat ini, belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.

    Namun, diketahui dua orang berinisial MET dan NAT yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

    Tak hanya pengeroyokan, sekelompok massa tersebut juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung serta kendaraan bermotor.

    Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih terus berjaga di lokasi tersebut untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang melintas.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim siagakan lebih dari 700 personel hadapi potensi banjir

    Pemkot Jaktim siagakan lebih dari 700 personel hadapi potensi banjir

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Sosial menyiagakan sebanyak lebih dari 700 personel untuk menghadapi potensi banjir.

    “Kita siapkan banyak personel gabungan untuk menghadapi potensi banjir,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Agata Bayu Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Dia menyebutkan jumlah personel Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) di Jakarta Timur sebanyak 12 orang, personel taruna siaga bencana (Tagana) 251 orang, dan Kampung Siaga Bencana (KSB) di 20 kelurahan.

    “Saat ini, KSB ada di 20 kelurahan di Jakarta Timur dengan 500 personel,” ujar Agata.

    Selain itu, kata dia, untuk mendukung kesiapsiagaan bencana, pihaknya juga menyiapkan logistik dapur umum dan natura, seperti beras, mi instan, minyak goreng, kecap manis, biskuit, ikan kaleng, air mineral, dan makanan siap saji.

    Kemudian, logistik sandang dan alat kebersihan, seperti sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, sapu, serokan air, sikat toilet, sapu lidi, pel sumbu, selimut, dan kaos oblong.

    Lalu, ada pula celana training, sepatu sandal, seragam sekolah, tas sekolah, sepatu kets, kaus kaki, selimut, handuk, pakaian dalam, pakaian muslim, pampers anak, pampers lansia, pakaian atau keperluan anak (kidsware).

    “Kita juga siapkan tenda darurat, dapur umum, personel Tagana dan sebagainya,” tutur Agata.

    Sementara itu, titik rawan bencana banjir di wilayah Jakarta Timur berdasarkan aliran sungai berada di Cililitan, Balekambang, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis, Cipinang Cempedak, Cipinang Besar Selatan, dan Cipinang Besar Utara.

    Selanjutnya, di Cipinang Melayu, Cipinang Muara, Pondok Bambu, Kebon Pala, Halim, Makasar, Cibubur, Ciracas, Pekayon, Kalisari, dan Cijantung.

    “Termasuk di Lubang Buaya, Ceger, Cipayung, Pondok Rangon, Munjul, Kelapa Dua Wetan, Rambutan. Selain itu Cakung Barat, Cakung Timur, Rawa Terate, Penggilingan,” ungkap Agata.

    Sebelumnya, Pemkot Jakarta Timur telah menyiagakan sebanyak 400 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam memitigasi potensi banjir di wilayah setempat.

    Ratusan personel tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Sosial.

    Tak hanya itu, Pemkot Jakarta Timur juga menyiapkan personel, sarana, dan prasarana untuk menghadapi kemungkinan bencana.

    Di sisi lain, sebagai langkah konkret, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta disiagakan untuk melakukan penyedotan di titik-titik genangan.

    Lalu, personel dari Dinas Perhubungan ikut membantu pengaturan lalu lintas di lokasi banjir.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 40 personel padamkan kebakaran di Pesantren Al Mawaddah Jaksel

    40 personel padamkan kebakaran di Pesantren Al Mawaddah Jaksel

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 40 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan memadamkan kebakaran di Pondok Pesantren Al Mawaddah Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel).

    “Obyek yang terbakar lantai dasar (basement) Pesantren Al Mawaddah,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal di Jakarta, Rabu.

    Asril mengatakan kebakaran yang berlokasi di Jalan Sadar Raya No.34 3, RT03/RW04, Ciganjur, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan itu dilaporkan mulai pukul 14.30 WIB.

    Info kebakaran berasal dari laporan masyarakat yang disampaikan ke posko Gulkarmat terdekat.

    Sampai berita ini diturunkan, situasinya sudah dapat ditangani dan dalam proses pemadaman sejak pukul 14.57 WIB.

    “Kuning, sudah dapat dilokalisir,” ucapnya.

    Hingga kini, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan masih memastikan kronologi, penyebab hingga korban jiwa dari kebakaran.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kebakaran ruko Jakpus, pengawasan bangunan dinilai perlu diperketat

    Kebakaran ruko Jakpus, pengawasan bangunan dinilai perlu diperketat

    Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis menilai sudah saatnya pengawasan bangunan di Ibu Kota perlu diperketat, menyusul kebakaran di Rumah Toko (Ruko) Terra Drone, Kemayoran Jakarta Pusat yang menewaskan 22 orang, pada Selasa (9/12).

    “Ini merupakan peringatan keras, sekaligus bukti nyata lemahnya sistem pengawasan bangunan gedung di Jakarta,” kata Ali di Jakarta, Rabu.

    Untuk itu, Ali meminta Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) agar memperketat dan mengawasi pembangunan dengan baik.

    Apalagi kata Ali, bangunan bertingkat tujuh itu tidak memiliki jalur evakuasi karena hanya ada satu pintu untuk keluar masuk ke dalam ruko.

    Menurut dia, berdasarkan sejumlah aturan yang ada bahwa yaitu U Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Pasal 16 ayat (1) menyatakan, setiap bangunan wajib memenuhi persyaratan keselamatan.

    Selain itu, pada Perda DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung dalam Pasal 148 disebutkan, setiap bangunan wajib memiliki sertifikat laik fungsi (SLF) sebelum digunakan.

    “Artinya, ini termasuk kemampuan bangunan dalam menyediakan akses evakuasi saat keadaan darurat. Oleh sebab itu kebakaran Terra Drone ini, bukan hanya sekedar musibah, tapi ini merupakan bentuk pelanggaran regulasi yang fatal,” ujarnya.

    Ali menambahkan bahwa jika bangunan tanpa jalur evakuasi bisa beroperasi di Jakarta, artinya ini sebuah kelalaian yang sangat fatal dari segi pengawasan yang dilakukan oleh dinas terkait dan harus dipertanggungjawabkan.

    Untuk itu, Ali menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta harus melakukan audit total bangunan gedung di Jakarta dan melakukan pengawasan faktual terhadap bangunan bertingkat, ruko padat penghuni, dan bangunan berfungsi ganda lainnya.

    “Penegakan sanksi administratif dan pidana kepada pemilik maupun pengelola gedung yang mengabaikan keselamatan pekerja, harus dilakukan,” katanya menambahkan.

    Kebakaran itu terjadi pada Selasa (9/12) siang dan mengakibatkan 22 orang dinyatakan meninggal dunia.

    Kebakaran yang menewaskan 22 orang itu terjadi di pantai dasar, sementara lantai lainnya dalam keadaan aman.

    Pada saat ditemukan keadaan jenazah juga dalam keadaan utuh dan diduga mereka tidak bisa mengevakuasi diri disebabkan tidak ada akses keluar.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Stasiun Lebak Bulus disiapkan jadi TOD ketiga di Jakarta

    Stasiun Lebak Bulus disiapkan jadi TOD ketiga di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan Stasiun Lebak Bulus menjadi kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) ketiga di Jakarta sebagai konsep pengembangan area perkotaan.

    “Selain Dukuh Atas, Blok M dan Lebak Bulus ini yang baru,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat dalam konferensi pers peresmian Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Rabu.

    Tuhiyat mengatakan tujuan ini selaras dengan mandat pemerintah yaitu membangun pengembangan bisnis dan kawasan TOD, terutama di setiap stasiun MRT.

    Kawasan TOD diharapkan mampu mempertahankan prinsip keberlanjutan perusahaan yang diberikan amanah untuk memberikan pelayanan publik.

    “Kami ditugaskan membenahi pedestrianisasi, interkoneksi dan sebagainya dalam radius 800 meter di setiap stasiun, seperti yang dilakukan di Stasiun Lebak Bulus,” ucapnya.

    Dalam rangka mendukung TOD di Stasiun Lebak Bulus, MRT juga menyiapkan tempat parkir kendaraan yang terkoneksi dengan transportasi umum (park and ride) dan pusat perbelanjaan (mall) Point Square melalui jembatan.

    “Park and ride” yang akan dibangun ini berkapasitas besar dengan menggunakan pendanaan kreatif (creative financing) oleh MRT Jakarta.

    “Kami berencana membangun area campuran (mixed-use) di sampingnya untuk membiayai ‘park and ride’ ini. Tujuannya agar penumpang dari arah selatan Jakarta dan Tangerang Selatan berhenti di sini, lalu melanjutkan perjalanan dengan MRT menuju pusat kota,” ucapnya.

    Diharapkan, kawasan TOD Lebak Bulus bisa mengurangi kepadatan di pusat kota dengan memberikan pelayanan penuh.

    Stasiun Lebak Bulus merupakan stasiun pertama dari fase pertama sebelum 13 stasiun menuju Bundaran HI sehingga, ada sembilan stasiun layang (elevated) hingga ASEAN dan enam stasiun bawah tanah hingga Bundaran HI.

    Berdasarkan data MRT Jakarta, Stasiun Lebak Bulus merupakan stasiun dengan jumlah pelanggan terbanyak ke-3, yakni 431.536 pelanggan pada 2025.

    Sepanjang November 2025, MRT Jakarta mencatat 4.173.621 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta. Dari total tersebut, sekitar 139.121 pelanggan per hari naik MRT Jakarta.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.