Category: Antaranews.com Nasional

  • Anak perempuan yang meninggal di Jakarta Utara tinggal bersama ibunya

    Anak perempuan yang meninggal di Jakarta Utara tinggal bersama ibunya

    Jakarta (ANTARA) –

    Anak perempuan, AR (8) yang ditemukan meninggal pada Minggu (21/9), sehari-hari tinggal bersama sang ibu berinisial MKR (35) pada salah satu kamar di lantai tiga indekos khusus wanita, Jalan Arwana Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

    “Ibu dan anak tinggal di lantai paling atas,” kata petugas keamanan Indekos Ratnasari, Arip di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, pada rumah toko (ruko) berlantai tiga itu terdapat enam kamar. Di lantai dasar terdapat tiga kamar, sedangkan di lantai dua, tiga kamar.

    Ia menjelaskan seluruh kamar berukuran luas tiga kali tiga meter, sementara kamar mandi hanya ada satu unit di tiap lantai.

    “Harga sewa kamar kos tersebut Rp800-900 ribu per bulan,” kata dia.

    Sementara itu garis polisi, telah terpasang di anak tangga dari lantai dua menuju ke lantai tiga bangunan indekos berbentuk ruko tersebut.

    Tangga itu ditutup oleh dua garis polisi yang dipasang melintang oleh Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan dan Polres Metro Jakarta Utara.

    Sebelumnya, Polsek Metro Penjaringan masih mendalami penemuan jasad anak perempuan berinisial AR (8) yang ditemukan di kamar indekos Jalan Arwana Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (21/9).

    “Kami mendapatkan informasi penemuan jasad dari Bhabinkamtibmas dan warga pada Minggu (21/9) sekitar pukul 00.00 WIB,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya.

    Ia mengatakan saat ini pihaknya berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Utara untuk melakukan pengecekan dan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) awal.

    Menurut dia, hasil pemeriksaan lokasi ditemukan kondisi mayat dalam kondisi terlentang bersimbah darah, termasuk di balik punggung korban dan darah berserakan berceceran di lantai.

    Kemudian, kondisi jenazah juga tanpa busana dan sudah dalam kondisi membusuk. Kondisi kamar juga ditemukan dalam keadaan berantakan.

    “Tim melaksanakan pengolahan lokasi kejadian hingga pukul 04.00 WIB,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi bantu 61 orang penyintas kebakaran di Jakarta Utara

    Polisi bantu 61 orang penyintas kebakaran di Jakarta Utara

    Jakarta (ANTARA) – Polsek Cilincing membantu 61 orang penyintas kebakaran di Jalan Cakung Drainase, RT 05 RW 11, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

    “Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut merasakan duka masyarakat,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, Senin.

    Sebelumnya, 15 unit rumah semi permanen di daerah itu, hangus terbakar pada Minggu (21/9) malam.

    Dirinya berharap bantuan yang diberikan ini dapat menjadi penyemangat bagi warga terdampak kebakaran itu untuk bangkit.

    “Semoga bantuan ini bisa membantu memulihkan semangat untuk kembali bangkit,” kata lulusan Akademi Kepolisian 2015 ini.

    Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri langsung menemui para penyintas kebakaran yang mengungsi di Masjid Jami Al Furqon.

    Anggota Polsek Cilincing menyerahkan bantuan beras, mie instan, mie spaghetti, hingga minuman siap saji untuk meringankan beban 61 jiwa di tempat pengungsian itu.

    15 unit rumah semi permanen terbakar di Jalan Cakung Drainase, RT 05 RW 11, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing pada Minggu (21/9). ANTARA/HO-Gulkarmat

    Sebelumnya, Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman menyatakan luas objek yang terbakar 1.050 meter persegi dan ada 15 rumah yang dilahap api.

    “Untuk kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp1,4 miliar,” kata dia.

    Ia menambahkan ada 10 kepala keluarga dengan 40 jiwa yang terselamatkan dalam kejadian tersebut.

    Namun, ada satu orang mengalami luka di bagian muka dan sudah dibawa ke Puskesmas Kecamatan Cilincing pada Minggu (21/9) malam.

    “Kebakaran diduga akibat korsleting. Saksi melihat api pertama kali muncul di atas plafon rumah kosong dan merambat ke bangunan lain,” kata dia.

    Gulkarmat mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 personel untuk melakukan pemadaman. Pemadaman dimulai pukul 19.42 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 21.14 WIB.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakpus segel bangunan lebih dari empat lantai di Gambir

    Jakpus segel bangunan lebih dari empat lantai di Gambir

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) menyegel bangunan lebih dari empat lantai di permukiman, Jalan PHB Petojo Selatan, Gambir.

    “Kita beri sanksi karena bangunan ini jelas melanggar aturan,” kata Koordinator Penindakan Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Sudin CKTRP) Budi Gunawan di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, sanksi diberikan karena pemilik mendirikan bangunan hingga enam lantai atau melanggar ketentuan untuk kawasan pemukiman maksimal hanya empat lantai.

    Oleh karena itu, kata Gunawan, pihaknya memasang pembatasan kegiatan agar tidak ada lagi aktifitas pembangunan di lantai lima dan lantai enam.

    Artinya, pihaknya tak melarang kegiatan pembangunan untuk lantai satu sampai lantai empat.

    “Kita hanya menghentikan kegiatan di lantai lima dan enam, karena memperhatikan para pekerja yang akan kehilangan pendapatan jika seluruh kegiatan dihentikan,” ujarnya.

    Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meminta kepada Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Pusat harus rutin melakukan pengawasan dalam perizinan bangunan.

    “Khususnya untuk Sudin CKTRP Jakarta Pusat harus rutin lakukan pengawasan terhadap bangunan. Kalau memang izinnya dua ya, bangunnya dua, kalau tiga ya tiga. Jangan izinnya dua terus bangunnya lima lantai,” katanya.

    Arifin mengatakan, selain petugas CKTRP yang melakukan pengawasan bangunan, warga sekitar juga bisa membantu dengan melaporkan melalui aplikasi Jakarta Kini atau Jaki, atau lapor kelurahan, lapor camat atau langsung ke wali kota juga bisa dilakukan.

    “Berkaitan dengan masalah bangunan tentunya membangun di Jakarta ada aturan dan ketentuannya. Seperti harus mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan sebagainya,” ujarnya.

    Arifin juga mengatakan bahwa pihaknya akan merespon pengaduan seperti pelanggaran bangunan. Jika memang bangunan tersebut juga sudah disegel, namun kerap kali di lapangan masih dikerjakan.

    “Segel itu sebagai bentuk salah satu peringatan untuk tidak melanjutkan pekerjaannya. Bahkan segel kadang diturunkan dan sebagainya,” kata Arifin.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Uji coba lajur tambahan di Tol Fatmawati 2 berhasil urai kemacetan

    Uji coba lajur tambahan di Tol Fatmawati 2 berhasil urai kemacetan

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan uji coba penggunaan tambahan satu lajur di gerbang Tol Fatmawati 2 menunjukkan hasil positif dalam mengurai kepadatan atau kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

    “Pembukaan akses gratis di Gerbang Tol Fatmawati 2 terbukti memberikan dampak nyata terhadap kelancaran lalu lintas,” kata Pramono di Jakarta, Senin.

    Berdasarkan hasil evaluasi uji coba pada 15 September hingga 19 September 2025, tercatat volume kendaraan yang masuk melalui kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 mencapai 3.052 kendaraan atau rata-rata 610 kendaraan per hari.

    Perbandingan data sebelum dan sesudah uji coba menunjukkan hasil positif. Pada periode 25 Agustus hingga 29 Agustus 2025, volume lalu lintas rata-rata pada jam puncak di Jalan RA Kartini mencapai 3.774,81 smp/jam.

    Namun, selama uji coba, angka itu turun menjadi 3.127,44 smp/jam, atau menurun 17,15 persen. Selain itu, hasil analisis juga mencatat bahwa kapasitas ruas Jalan RA Kartini meningkat 26 persen.

    Sedangkan, nilai volume per kapasitas (VC ratio) turun 21,4 persen dan kecepatan rata-rata jaringan jalan naik 15,92 persen.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Senin (22/9/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

    Secara keseluruhan, kinerja lalu lintas di kawasan TB Simatupang–RA Kartini meningkat 18,65 persen.

    Data tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif jalur yang lebih lancar sekaligus mengurangi penumpukan kendaraan di jalan arteri.

    Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang uji coba penggunaan tambahan satu lajur di gerbang Tol Fatmawati 2, Jakarta Selatan hingga akhir Oktober 2025.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dukcapil DKI catat 1.952 perkawinan campuran di Jakarta

    Dukcapil DKI catat 1.952 perkawinan campuran di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.952 pelaporan perkawinan campuran sejak tahun 2020 hingga Agustus 2025.

    “Rata-rata itu dari tahun 2020 sampai 2025 itu sekitar 250- 300 pasangan per tahunnya,” kata Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta, Witri Yenny dalam Podcast Jawara bertema “Dari Pelaminan Ke Catatan Sipil: Perkawinan Lintas Negara” di Jakarta, Senin.

    Witri merinci, pada tahun 2020 jumlah perkawinan campuran yang dilaporkan mencapai 252, lalu tahun 2021 (308), tahun 2022 (386), tahun 2023 (386), tahun 2024 (377), Agustus 2025 (243).

    Adapun perkawinan campuran diatur dalam pasal 57 sampai pasal 62 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Ini merupakan perkawinan antara dua orang antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA).

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sudinkes Jakbar rampungkan perekrutan “Pasukan Putih”

    Sudinkes Jakbar rampungkan perekrutan “Pasukan Putih”

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat telah merampungkan perekrutan “Pasukan Putih” atau Petugas Layanan Kesehatan Warga (PLKW).

    Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengatakan, sebanyak 134 “pasukan putih” yang telah selesai direkrut akan bertugas mendampingi masyarakat dengan keterbatasan fisik di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

    “Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat arahan pimpinan serta dukungan seluruh pihak. Insya Allah tenaga yang direkrut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Erizon di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin.

    Sebelumnya, Sebanyak 687 calon pasukan putih atau Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) petugas layanan kesehatan warga (PLKW) di Jakarta Barat telah merampungkan tes tertulis dan skrining kesehatan jiwa pada Kamis (11/9).

    Ia mengatakan, 134 “pasukan putih” itu akan disebar ke Puskesmas Pembantu (Pustu) kelurahan yang ada di Jakarta Barat. Satu Pustu akan ditempati oleh dua orang “pasukan putih”.

    “Setelah kontrak akan ada pelatihan dasar dulu. Dilakukan oleh Puslat Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, mungkin ada sedikit magang juga. Setelah itu semua kelar, baru akan ditempatkan di wilayah puskesmas pembantu, mendampingi para perawat yang biasa melakukan kunjungan rumah,” ujar Erizon.

    Lebih lanjut Erizon menjelaskan, mereka nantinya bertugas membantu warga yang memiliki keterbatasan fisik. “Prinsipnya membantu warga masyarakat yang ada keterbatasan dalam aktivitas fisik. Misalnya sulit untuk bergerak, diturunkan juga mungkin untuk membantu ke sehari-harinya,” kata Erizon.

    Selain pendampingan, kata Erizon, nantinya mereka juga akan membantu urusan administrasi. Mereka menjadi pendamping perawat, mengawasi minum obat, bahkan mungkin membantu untuk administrasi rujukan kalau ingin ke rumah sakit dan lain-lain.

    “Seperti itulah, intinya membantu warga masyarakat yang ada keterbatasan secara fisik,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kerugian akibat kebakaran ruko di Cilincing capai Rp540 juta

    Kerugian akibat kebakaran ruko di Cilincing capai Rp540 juta

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menaksir kerugian akibat kebakaran di ruko 3 lantai yang terjadi di Jalan Kelapa Gading Hybrida, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, mencapai Rp540 juta.

    “Ruko tiga lantai milik PT BJSA terbakar dengan objek terbakar 600 meter persegi (m2),” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin.

    Pihaknya menerima informasi kebakaran pada Senin dini hari sekitar pukul 00.32 WIB dan langsung menurunkan unit pemadam kebakaran dan personel ke lokasi.

    Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu mengerahkan 10 unit mobil pemadam dengan 60 personel untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan pukul 02.30 WIB.

    Penyebab kebakaran diduga akibat fenomena listrik dan keterangan saksi terjadi ledakan di dalam Euko Grand Orchad Swuare Nomor A 03.

    “Ledakan diikuti penyalaan api. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan petugas,” kata Gatot.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada pengalihan arus lalu lintas saat aksi buruh di Jakarta

    Ada pengalihan arus lalu lintas saat aksi buruh di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya melakukan pengalihan lalu lintas menyusul adanya aksi unjuk rasa dari kalangan buruh di depan gedung DPR/MPR RI dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin.

    “Betul (ada pengalihan lalu lintas). Jadi kita dari tadi siang arus lalin dari DPR tinggal satu lajur sehingga menyebabkan antrean panjang sampai gerbang Tol Senayan. Akhirnya, arus lalu lintas ke arah DPR kita belokkan ke kiri ke Hotel Mulia,” kata Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus di Jakarta, Senin.

    Kendati demikian, kata Robby, masyarakat tetap bisa menuju arah DPR/MPR RI dengan menggunakan skema memutar di depan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

    “Kalau masyarakat mau ke DPR, enggak masalah putar balik di Kemenpora. Jadi silahkan saja. Kita alihkan, bukan ditutup jalannya tapi dialihkan. Bisa putar balik, kita alihkan dalam rangka biar tidak terlalu padat. Kendaraan di depan DPR sejauh ini arus lalu lintas bisa, tapi satu lajur,” kata Robby.

    Sementara itu, untuk aksi buruh di kawasan Patung Kuda, kepolisian juga melakukan pengalihan arus lalu lintas, khususnya di Jalan Merdeka Selatan.

    “Iya seperti biasa. Kalau di Patung Kuda, kalau seandainya Merdeka Selatan ada massa aksi, maka dari Patung Kuda mengarah ke Merdeka Selatan tidak bisa (dilintasi). Jadi, bagi masyarakat ke arah Kebon Sirih atau ke Patung Tani lewat dari Kebon Sirih,” imbuh Robby.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kadin DKI gandeng Bank Jakarta permudah UMKM dapatkan permodalan

    Kadin DKI gandeng Bank Jakarta permudah UMKM dapatkan permodalan

    Jakarta (ANTARA) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta bekerja sama dengan Bank Jakarta menghadirkan program yang mempermudah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anggota mereka untuk mendapatkan pembiayaan modal, cepat, dan terjangkau.

    “Kami menghadirkan program kerja sama dengan Bank Jakarta untuk menjembatani para pelaku UMKM dalam mendapatkan pembiayaan permodalan yang tentu harusnya lebih mudah, cepat, dan terjangkau,” kata Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi dalam acara “Sosialisasi Program Pembiayaan Permodalan Bagi UMKM bagi Anggota Kadin DKI Jakarta” di Jakarta, Senin.

    Sejumlah program yang ditawarkan antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro, Mikro, dan Kecil; kemudian Abang Mikro beragunan, JAK EMA beragunan dan non-beragunan, Sahabat Mikro beragunan dan non-beragunan, serta Toko Mitra Indogrosir.

    “Kami berharap program-program ini bisa menjadi pintu pembuka bagi UMKM anggota Kadin DKI Jakarta untuk naik kelas, semakin tangguh dan siap bersaing,” kata Diana.

    Adapun program kerja sama dengan Bank Jakarta, dilatarbelakangi adanya tantangan pelaku UMKM dalam mengakses modal.

    Hal itu mulai dari persyaratan yang berat, prosesnya yang lama, hingga birokrasi yang rumit, dan tidak jarang pelaku usaha justru harus mengeluarkan modal terlebih dahulu hanya untuk mendapatkan modal. Padahal, permodalan adalah nyawa dalam dunia usaha.

    Dia mengatakan, modal bukan hanya untuk memulai, tetapi juga untuk mengembangkan bisnis, membuka peluang baru, bahkan memperluas jaringan usaha.

    Kadin DKI Jakarta pun tidak hanya berhenti pada soal akses modal, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan usaha melalui kerja sama internasional agar produk UMKM bisa menembus pasar global.

    Selain itu, pihaknya pun terus mengajak para pelaku usaha untuk dapat adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga bisa tangguh menghadapi tantangan zaman.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada pengalihan arus lalu lintas saat aksi buruh di Jakarta

    Aksi buruh di depan DPR/MPR serukan lima tuntutan

    Jakarta (ANTARA) – Ribuan massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Senin, yang menyerukan lima tuntutan utama.

    Yakni, mendukung Polri menegakkan hukum, mendorong pengesahan RUU Ketenagakerjaan, menolak kebijakan upah murah, menghapus sistem outsourcing, serta menegakkan supremasi sipil. Massa buruh datang dengan membawa bendera merah putih serta bendera konfederasi yang didominasi warna biru.

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan, rencana aksi besar buruh ini hanya diketahui di internal dua konfederasi.

    “Hal ini dilakukan agar tidak ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba melakukan penyusupan,” kata dia di Jakarta, Senin.

    Dua konfederasi buruh terbesar di Indonesia KSPI dan KSPSI menegaskan dukungan terhadap Polri untuk semakin profesional, transparan, dan harus mendengarkan aspirasi masyarakat.

    Andi menolak jika reformasi Kepolisian disusupi oleh agenda terselubung untuk mengganti Kepemimpinan Polri.

    “Karena soal pimpinan Polri merupakan hak prerogatif presiden yang tidak boleh di intervensi siapapun,” ujarnya.

    Sementara itu, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, sikap KSPSI dan KSPI secara tegas mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto untuk terus melaksanakan program- program yang berpihak kepada rakyat Indonesia.

    Iqbal mengungkapkan, rencananya Ketua DPR Puan Maharani bersama pimpinan DPR lainnya akan menerima langsung delegasi buruh.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.