Category: Antaranews.com Nasional

  • Pameran temporer wayang Asmaradana pada Hari Wayang Nasional

    Pameran temporer wayang Asmaradana pada Hari Wayang Nasional

    Selasa, 2 Desember 2025 19:34 WIB

    Dalang Ki Nanang Hape mementaskan wayang urban dalam pameran temporer wayang Asmaradana di Museum Wayang, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Pameran dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional yang berlangsung hingga 6 Januari 2026 tersebut menampilkan koleksi wayang dengan kisah-kisah abadi tentang kasih sayang, kesetiaan, pengorbanan, dan nilai kemanusiaan dalam tradisi wayang. ANTARA FOTO/Ika Maryani/YU

    Pengunjung mengamati salah satu koleksi wayang dalam pameran temporer wayang Asmaradana di Museum Wayang, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Pameran dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional yang berlangsung hingga 6 Januari 2026 tersebut menampilkan koleksi wayang dengan kisah-kisah abadi tentang kasih sayang, kesetiaan, pengorbanan, dan nilai kemanusiaan dalam tradisi wayang. ANTARA FOTO/Ika Maryani/YU

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Waduk Giri Kencana rampung, warga Cilangkap punya ruang publik

    Waduk Giri Kencana rampung, warga Cilangkap punya ruang publik

    Jakarta (ANTARA) – Revitalisasi Waduk Giri Kencana yang berlokasi di Jalan Giri Kencana, RW 03 dan RW 06, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, telah rampung.

    Selain berfungsi sebagai pengendali banjir dan genangan, waduk tersebut juga menjadi ruang publik baru yang dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan rekreasi.

    “Alhamdulillah, pekerjaan sudah rampung tanpa kendala berarti, kecuali faktor cuaca hujan deras,” kata Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur Tengku Saugi Zikri di Jakarta Timur, Kamis.

    Revitalisasi waduk seluas kurang lebih 4,5 hektare itu dimulai pada awal Juni 2025 dan selesai sesuai kontrak pada 15 Desember 2025.

    “Pekerjaan dilakukan oleh pihak ketiga dengan anggaran dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) sebesar Rp56,1 miliar,” ujar Tengku.

    Meski telah rampung secara fisik, dia mengimbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan area waduk terlebih dahulu sebelum dilakukan peresmian oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    Waduk Giri Kencana juga masih dalam masa pemeliharaan selama satu tahun ke depan oleh pihak pelaksana, terhitung sejak 16 Desember 2025.

    Tengku menjelaskan selama proses revitalisasi, proyek tersebut mendapat Pengawalan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta serta pendampingan Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur bersama Polres Metro Jakarta Timur.

    Saat ini, Waduk Giri Kencana tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir untuk wilayah RW 02, 03, dan 06 Cilangkap, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas warga, di antaranya lintasan jalur lari santai (jogging track), tiga unit alat kebugaran luar ruangan (gym outdoor), lapangan basket, serta area hijau dengan tanaman hias.

    Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan, area waduk juga dilengkapi dengan 67 unit lampu taman LED, tiga lampu sorot, serta 42 unit kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sejumlah titik.

    Selain itu, tersedia pula kantor pengelola atau Satpel SDA Kecamatan Cipayung, mushola, pos satpam, gedung pertemuan berkapasitas sekitar 50 orang, gudang terbuka dan tertutup, enam unit gazebo, serta fasilitas toilet di tiga titik area waduk tersebut.

    Sementara itu, Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 06 Cilangkap sekaligus Ketua Forum LMK se-DKI Jakarta Dwi Hartanti menyampaikan apresiasi atas rampungnya revitalisasi Waduk Giri Kencana.

    Dia menyebutkan keberadaan waduk itu sudah lama dinantikan warga, khususnya sebagai solusi genangan sekaligus ruang publik yang layak.

    “Warga sangat bersyukur waduk ini akhirnya selesai direvitalisasi. Selain untuk mencegah banjir, kini masyarakat juga punya tempat untuk berolahraga dan berkumpul,” tutur Dwi.

    Dia pun berharap waduk tersebut dapat berfungsi secara optimal dan tidak lagi menimbulkan genangan di wilayah Cilangkap saat musim hujan.

    Lebih lanjut, dia mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    “Kalau dijaga bersama, waduk ini bisa menjadi ruang publik yang nyaman dan bermanfaat untuk semua warga,” ungkap Dwi.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 150 unit zona integritas bebas korupsi sudah dibangun di Jakarta

    150 unit zona integritas bebas korupsi sudah dibangun di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 150 unit zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sudah dibangun di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak 2015 hingga 2025.

    “Pembangunan zona Integritas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta merupakan proyek percontohan pelaksanaan reformasi birokrasi dan telah dilakukan sejak tahun 2015 tahapan pencanangannya. Hingga saat ini, telah ada 150 unit yang dibangun sebagai zona integritas WBK maupun WBBM,” kata Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho dalam acara Penganugerahan Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK dan Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM serta Apresiasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta 2025 di Balai Kota, Kamis.

    Zona integritas merupakan komitmen para manajemen dan seluruh pegawai di dalam suatu unit organisasi untuk tidak melakukan korupsi dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

    Pada 2025, beberapa unit zona integritas yang terbentuk, yakni di RSUD Koja, Puskesmas Kecamatan Koja, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Barat, Kecamatan Kelapa Gading, dan unit kerja lainnya.

    Lebih lanjut, Hari mengatakan, pembangunan zona integritas WBK dan WBBM tidak hanya semata kewajiban perangkat daerah unit kerja pelayanan administrasif, tetapi juga menjadi agenda strategis yang perlu diperluas.

    Maka dari itu, Pemprov DKI akan memberikan penganugerahan zona integritas WBK dan WBBM di kalangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    “Selama ini hanya di ASN, tapi nanti ke depan akan kami lanjutkan ke BUMD, agar BUMD memiliki peran yang sangat signifikan dalam penyediaan layanan publik, pengelolaan sektor strategis daerah, serta interaksi langsung dengan masyarakat dunia usaha,” tutur Hari.

    Menurut dia, penerapan prinsip-prinsip zona integritas pada BUMD menjadi kunci dalam mendorong tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

    Dalam kesempatan tersebut, Hari juga mengungkapkan implementasi budaya kerja berakhlak di lingkungan Pemprov DKI Jakarta pada 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, yakni dengan kenaikan indeks sebesar 19 poin, dari 61 persen menjadi 80,1 persen.

    “Peningkatan ini mencerminkan semakin menguatnya nilai ASN (Aparatur Sipil Negara) berakhlak yang berdampak positif terhadap etos kerja, aparatur kualitas pelayanan publik, kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi dan Pemprov Jakarta,” ungkap Hari.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengendara sepeda motor tewas akibat bertabrakan dengan bus di Jaksel

    Pengendara sepeda motor tewas akibat bertabrakan dengan bus di Jaksel

    Jakarta (ANTARA) – Seorang pengendara sepeda motor tewas akibat bertabrakan dengan bus minitrans Jakarta di Jalan Pakubuwono arah Timur, tepatnya di dekat Gedung Tanam Gigi, Jakarta Selatan.

    Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/12) sekitar pukul 05.30 WIB.

    “Kronologi berawal saat pengemudi sepeda motor berinisial MAH (21) berjalan melalui Jalan Pakubuwono arah Timur, tepatnya di dekat Gedung Tanam Gigi, wilayah Jakarta Selatan, karena kurang hati-hati dan konsentrasi saat berkendara, MAH tergelincir dan terjatuh,” kata Ojo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Kemudian dari arah belakang, datang bus Minitrans Jakarta yang di kemudikan oleh sopir berinisial W.

    “Karena jarak yang sudah begitu dekat, bus Minitrans Jakarta tidak dapat menghindar dan menabrak sepeda motor sehingga terjadilah kecelakaan,” ujar Ojo.

    Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, kendaraan yang terlibat dalam peristiwa itu mengalami kerusakan, sementara pengemudi sepeda motor mengalami luka dan meninggal dunia di TKP.

    “Selanjutnya, pengemudi dibawa ke RS Fatmawati untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Ojo.

    Sebelumnya, beredar video kecelakaan yang diunggah melalui media sosial Instagram oleh akun @radiodalam_jaksel, yang memperlihatkan seorang pengemudi sepeda motor jatuh, dan tak lama, ditabrak dari belakang oleh bus Minitrans Jakarta.

    “Terlihat seseorang pengendara motor terjatuh dan tertabrak bis yang melintas di belakangnya,” tulis akun tersebut.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Petugas tangani pagar seng roboh halangi jalan di Setiabudi

    Petugas tangani pagar seng roboh halangi jalan di Setiabudi

    Jakarta (ANTARA) – Petugas menangani pagar seng yang roboh dan menghalangi jalan di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, akibat angin kencang pada Rabu (17/12).

    “Penanganan pagar seng ambruk yang berlokasi di Jalan Perintis, RW 05, Kelurahan Kuningan Timur,” kata Camat Setiabudi Iswahyudi saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

    Dia mengatakan tiga personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk menangani pagar ambruk tersebut. Dia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

    Penanganan pagar ambruk itu juga sudah rampung Rabu (17/12) sore sehingga jalanan tersebut kini kembali lancar dan dapat dilewati pengguna kendaraan bermotor.

    “Sudah dari kemarin sore bisa dilewati,” ucap Iswahyudi.

    Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Natal dan Tahun Baru.

    “Kami memperkuat pemantauan cuaca dan pasang laut melalui informasi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), menyiagakan personel dan peralatan, serta memastikan jalur komunikasi lintas instansi berjalan 24 jam,” tutur Yohan.

    BPBD DKI juga meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan banjir rob dan daerah dengan banyak pohon besar.

    Masyarakat pun diminta agar mengakses informasi dari sumber resmi untuk menghindari kepanikan.

    Warga juga diimbau agar mengenali potensi risiko di lingkungannya, mengetahui jalur evakuasi, serta menyiapkan kebutuhan darurat sederhana di rumah.

    Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pagar seng roboh dan menghalangi jalan serta sejumlah pengendara pada Rabu (17/12).

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bakti masyarakat, Polres Jaksel ajak 150 anak khitanan massal

    Bakti masyarakat, Polres Jaksel ajak 150 anak khitanan massal

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Selatan mengajak 150 anak di wilayah Jakarta Selatan untuk mengikuti kegiatan khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan masyarakat.

    “Hari ini, Polres Metro Jakarta Selatan bekerja sama dengan beberapa donatur, salah satunya BRI dan sebagainya, kami melakukan khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan kepada warga,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan dalam giat khitanan massal di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis.

    Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Polri dan masyarakat sebagai bentuk bantuan.

    Polres Metro Jakarta Selatan menggelar khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan masyarakat di halaman Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

    Selain itu, juga sekaligus menjalankan kewajiban ajaran agama, menjaga kesehatan anak, dan diharapkan dapat melahirkan kenangan kepada anak-anak sehingga tertarik menjadi agen kepolisian.

    “Dalam jangka panjang, anak-anak ini diharapkan menjadi agen-agen kepolisian di masa depan karena pemberian sekali seumur hidup ini akan selalu diingat,” ujar Nicolas.

    Sebanyak 48 dokter dihadirkan dalam kegiatan tersebut, bekerja sama dengan salah satu yayasan yang menyediakan tenaga kesehatan profesional.

    Selain khitanan massal, dilaksanakan pula bakti sosial dengan membagikan bantuan tas sekolah, susu, makanan, dan santunan.

    “Kami berharap kegiatan ini rutin diadakan, namun untuk khitanan, tentu menyesuaikan masa libur anak sekolah agar tidak mengganggu pendidikan mereka,” tutur Nicolas.

    Sementara itu, Sub-Branch Office Head BRI Mabes Polri Riza Ardiansyah menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan kemanusiaan dan sosial, seperti khitanan massal.

    “Kami dukung melalui yayasan filantropi kami, YBM (Yayasan Baitul Maal) bersama beberapa donatur dan mitra lain. Kami mendukung dana yang dibutuhkan untuk terselenggaranya acara ini,” ungkap Riza.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cuaca ekstrem, Distamhut DKI aktifkan Tim Siaga Pohon Tumbang

    Cuaca ekstrem, Distamhut DKI aktifkan Tim Siaga Pohon Tumbang

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta mengaktifkan Tim Siaga Pohon Tumbang untuk menangani pohon tumbang, khususnya yang mengancam keselamatan warga dan mengganggu akses jalan selama cuaca ekstrem melanda Jakarta.

    ”Pada saat cuaca ekstrem berlangsung, kami mengaktifkan Tim Siaga Pohon Tumbang di seluruh wilayah kota administratif. Pemantauan dilakukan secara real-time dengan mengacu pada peringatan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) serta laporan masyarakat,” kata Kepala Distamhut DKI Jakarta M Fajar Sauri dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

    Pengaktifan tim tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi yang dilakukan selama berlangsungnya cuaca ekstrem, khususnya menghadapi kondisi angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

    Berdasarkan informasi dan peringatan dini BMKG, potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

    Sebelumnya, Fajar mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah melakukan mitigasi saat pra-cuaca ekstrem, yakni dengan memeriksa secara berkala pohon-pohon berisiko tinggi, seperti pohon tua, miring, atau memiliki batang berongga untuk mencegahnya tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.

    Selain itu, dilakukan pula pemangkasan penyeimbang tajuk, pembersihan cabang kering, serta pemeriksaan kesehatan pohon untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini. Kesiapan personel, peralatan, dan kendaraan operasional juga ditingkatkan.

    “Penanganan pohon berisiko kami lakukan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis dan data lapangan, mulai dari pemangkasan hingga penebangan pohon yang dinilai membahayakan,” ujar Fajar.

    Hingga awal Desember 2025, tercatat sebanyak 69.932 pohon berisiko telah ditangani melalui berbagai tindakan pengendalian, yang meliputi pemangkasan ringan, sedang, dan berat (toping), serta penebangan pohon yang dinilai sangat berbahaya.

    Pemeriksaan kesehatan pohon juga dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dini.

    Sementara itu, pada tahap pascacuaca ekstrem, dilakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang, inventarisasi pohon rusak, serta analisis penyebab tumbangnya pohon.

    Sebagai tindak lanjut, dilakukan juga penanaman kembali dengan jenis pohon yang lebih adaptif terhadap angin kencang dan curah hujan tinggi, yang disertai dengan penyusunan laporan evaluasi.

    Lebih lanjut, Fajar mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari aktivitas di bawah pohon saat angin kencang, serta berperan aktif melaporkan potensi bahaya pohon di lingkungan sekitar.

    Narahubung posko pohon tumbang di lima wilayah Jakarta, yaitu: Sudin Tamhut Jakarta Pusat, Hasan Sidik 0857-1892-1759; Sudin Tamhut Jakarta Selatan, Syaiful 0896-1607-5173; dan Sudin Tamhut Jakarta Utara, Kadir 0852-8147-3023.

    Kemudian, Sudin Tamhut Jakarta Timur, Yudha 0822-4974-5016; Sudin Tamhut Jakarta Barat, Adji Okta 0896-7001-4107; dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suriadih 0857-7388-5599.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi selidiki kasus penyekapan yang mengatasnamakan Polda Metro Jaya

    Polisi selidiki kasus penyekapan yang mengatasnamakan Polda Metro Jaya

    Jakarta (ANTARA) – Pihak kepolisian menyelidiki kasus penyekapan dan perampasan mengatasnamakan Polda Metro Jaya yang terjadi di Pondok Gede, Kota Bekasi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan kasus tersebut berawal saat korban berinisial R (21) bersama pacarnya ingin mengambil uang di ATM di Mall Pondok Gede pada Minggu (14/12).

    “Awalnya, pacar korban berinisial S hendak mengambil uang di ATM, kemudian ada seorang wanita menghampiri korban lalu korban diajak ngobrol,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Tak berselang lama, dia menjelaskan ada tiga orang laki-laki yang menghampiri korban dan mengaku sebagai anggota polisi Polda Metro Jaya.

    “Kemudian, S dituduh melakukan transaksi ilegal oleh para pelaku dan korban disuruh masuk ke dalam mobil pelaku, lalu dibawa ke daerah Taman Mini,” ujar Budi.

    Di dalam mobil, kata dia, S disuruh memberikan uang tebusan, dan pelaku mengambil uang yang ada di m-banking milik S.

    “Setelah itu, pelaku lainnya mengambil sepeda motor korban yang masih terparkir di TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Budi.

    Berdasarkan laporan kepolisian yang diterima, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor bernomor polisi B 5075 KEI dan uang tunai Rp4,2 juta.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menuturkan kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Pondok Gede.

    “Sudah di tangani Polsek Pondok Gede, sudah lakukan cek TKP, proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ungkap Braiel dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Sebelumnya, Kejadian tersebut diunggah di media sosial Instagram melalui akun @makasarkita, yang memperlihatkan pacar korban sedang mengobrol dengan salah satu pelaku, kemudian dua orang datang dari belakang dan memitingnya.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada demo nelayan, Polisi siagakan 2.154 personel untuk layani massa

    Ada demo nelayan, Polisi siagakan 2.154 personel untuk layani massa

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 2.154 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dalam unjuk rasa yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Nelayan Indonesia dan beberapa elemen massa di Kawasan Monas, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Kamis.

    “Kami siap melayani para pengunjuk rasa dan mengedepankan profesionalisme serta sikap persuasif di lapangan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, untuk pelayanan dalam unjuk rasa di kawasan Monas itu, Polres Jakpus melibatkan 2.154 personel gabungan dari polda, polres dan polsek jajaran.

    Para personel tersebut, kata dia, disebar di sejumlah titik strategis, khususnya di kawasan Monas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.

    Dia pun menegaskan pentingnya penyampaian pendapat secara tertib, tanpa melanggar aturan maupun menciptakan situasi anarkis.

    “Sampaikan pendapat dengan santun, tidak merusak fasilitas umum, tidak membakar ban bekas, tidak melawan petugas keamanan, dan taat pada aturan yang berlaku,” ujar Susatyo.

    Dia memastikan seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api dan selalu mengedepankan pendekatan humanis.

    Polisi juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar menghindari kawasan Monas dan sekitarnya guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

    Rekayasa arus kendaraan akan diberlakukan secara situasional jika terjadi lonjakan jumlah massa atau gangguan keamanan.

    Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Nelayan Indonesia berencana menggelar unjuk rasa untuk pada Kamis pukul 09.00 WIB untuk meminta pemerintah agar meninjau kembali rencana naturalisasi kapal asing karena dinilai berdampak negatif.

    Selain itu, mereka juga mengusung isu terkait kebijakan penangkapan ikan terukur juga dan sejumlah isu lainnya dalam unjuk rasa tersebut.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi petakan titik keramaian saat perayaan Natal di Kelapa Gading

    Polisi petakan titik keramaian saat perayaan Natal di Kelapa Gading

    Jakarta (ANTARA) – Polsek Kelapa Gading memetakan sejumlah titik keramaian dan melakukan antisipasi guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat perayaan Natal di daerah setempat.

    “Ada tiga gereja besar di wilayah Kelapa Gading yang menjadi pusat keramaian saat perayaan Natal, yakni Gereja Tiberias, Gereja Mawar Sharon dan Kim Tae Gon,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Kamis.

    Di Gereja Mawar Saron, kata dia, jumlah jemaat cukup banyak karena tidak hanya berasal dari Kelapa Gading, tetapi juga wilayah lain.

    “Untuk giat di gereja ini bisa sampai pukul 02.00 dini hari, dan kami siap melakukan pengamanan secara bersama-sama,” ujar Seto.

    Pihaknya pun siap bekerja sama dengan tim Penjinak Bom (Jibom) untuk melakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah di gereja tersebut saat Natal.

    “Kami juga meminta pihak gereja agar dapat memasang metal detektor di pintu-pintu masuk gereja sebagai upaya pencegahan dan antisipasi gangguan kamtibmas,” tutur Seto.

    Selain pengamanan gereja, sambung dia, kepolisian juga telah memetakan kerawanan dan potensi gangguan kamtibmas saat perayaan Natal di Kelapa Gading, mulai dari ketersediaan lahan parkir, lalu lintas di jalan raya yang ramai serta kerumunan yang terjadi di kawasan gereja.

    “Kami meminta pihak gereja selalu berkoordinasi untuk setiap kegiatan yang dilakukan agar petugas siap memberikan pelayanan dan keamanan,” ungkap Seto.

    Sementara itu, Camat Kelapa Gading Anita Permata Sari berharap seluruh elemen bekerja sama dalam menjaga keamanan, termasuk empat pilar Jaga Jakarta, yakni Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.

    “Yang terpenting, kolaborasi kita dalam jaga Jakarta, khususnya dalam menjaga Kelapa Gading agar menjadi aman dan tertib,” imbuh Anita.

    Sebelumnya, forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimca) Kelapa Gading menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru bersama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama serta perwakilan pengurus 35 gereja yang ada di Kecamatan Kelapa Gading pada Rabu (17/12) malam.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.