Category: Antaranews.com Nasional

  • Ratusan pesilat Betawi perebutkan Piala Gubernur Jakarta

    Ratusan pesilat Betawi perebutkan Piala Gubernur Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Ratusan pesilat Betawi dari berbagai wilayah di Jakarta memamerkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu.

    Berkumpulnya 150 jagoan silat dari Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat itu untuk mengikuti “Festival Pencak Silat Betawi”.

    Kegiatan ini diselenggarakan Bamus Suku Betawi 1982 selama dua hari yang mencakup kategori pelajar dan dewasa, kata Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982, Nachrowi Ramli dalam keterangannya di Jakarta.

    Dia mengatakan, festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan menjaga dan melestarikan kebudayaan Betawi di Jakarta yang dinilai hampir mengalami kepunahan di tengah kemajuan zaman.

    Dengan kegiatan yang diselenggarakan Bamus Suku Betawi 1982 seperti lomba pantun, lomba tari, lomba kuliner dan lomba silat yang berlangsung hari ini, pihaknya ingin melestarikan serta menjaring bibit-bibit muda dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi.

    “Khususnya, di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi,” ujar pria yang biasa disapa Bang Nara.

    Menurut Ketua Umum Perkumpulan Pencak Silat (PPS) Putra Betawi yang menghimpun 127 perguruan silat aliran Betawi dan merupakan perguruan silat historis pendiri PB IPSI itu, Bamus Suku Betawi 1982 tidak hanya fokus pada kebudayaan khususnya pencak silat.

    Namun, pihaknya akan melakukan pembenahan dan pembentukan sumber daya manusia (SDM) kaum Betawi.

    Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, Bamus Suku Betawi 1982 akan mengumpulkan kembali para pesilat yang saat ini berserakan.

    Termasuk, pencak silat Betawi yang jumlahnya 300-an lebih dan perguruan pencak silat di seluruh DKI yang juga banyak jumlahnya.

    “Sudah saatnya kaum Betawi memimpin di Jakarta,” kata salah satu Penasihat di kepengurusan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) itu.

    Dia sejak kecil menekuni pencak silat dan sudah 40 tahun menjadi pengurus organisasi silat di tanah air.

    Karena itu, kata dia, Bamus Suku Betawi 1982 yang berkomitmen melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi berharap agar sumber daya manusia kaum Betawi terus ditingkatkan.

    Saat ini pihaknya mengambil langkah pematangan SDM. “Apapun alatnya dan senjatanya kalau manusianya tidak pintar akan sia-sia. Karenanya, kita butuh SDM yang pintar menghadapi segala situasi dan kondisi,” katanya.

    Bang Nara menambahkan, pencak silat telah diakui oleh Unesco sehingga PPS Putra Betawi akan merajut persatuan semua aliran silat Betawi yang mencapai 300 aliran.

    Tidak hanya itu, Bamus Suku Betawi 1982 pun akan proaktif untuk memasukkan budaya pencak silat dalam kurikulum pendidikan karena cikal bakal pemimpin akan dimulai dari bawah, yakni melalui unsur pendidikan.

    IPSI juga sudah melakukan penjaringan terhadap bibit berprestasi sebanyak 200 pesilat yang akan ikut dalam pertunjukan pada 2026. “Untuk itu Pemprov DKI juga harus hadir,” tuturnya.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi gagalkan tawuran antarremaja di Johar Baru Jakpus

    Polisi gagalkan tawuran antarremaja di Johar Baru Jakpus

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan tawuran antarremaja di Kampung Rawa, Johar Baru, dan mengamankan dua remaja berinisial RM (15) dan RF (14) karena membawa senjata tajam jenis celurit.

    “Aksi tawuran sudah dirancang sebelumnya melalui komunikasi di media sosial Instagram,” kata Kapolsek Johar Baru, Jakarta Pusat, Kompol Saiful Anwar di Jakarta, Minggu.

    Menurut dia, penangkapan bermula saat Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Johar Baru melakukan Patroli Cipta Kondisi di kawasan rawan tawuran.

    Ketika melintasi Gang T, Jalan Kampung Rawa Sawah, petugas mencurigai sekelompok remaja yang sedang berkumpul. Sebagian langsung melarikan diri, namun dua remaja berhasil diamankan.

    Kedua remaja tersebut telah mengakui bahwa celurit itu adalah milik mereka dan akan digunakan untuk tawuran.

    Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan dua bilah celurit. Satu disembunyikan di bawah sepeda motor, sementara satu lagi ditemukan di dalam got, dibungkus menggunakan tas merah.

    Kedua remaja tersebut diamankan di Polsek Johar Baru dan dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa hak. Ancaman hukumannya cukup berat, yakni pidana penjara maksimal 10 tahun.

    “Meskipun keduanya masih berstatus sebagai anak di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai dengan sistem peradilan anak, dengan tetap mengedepankan perlindungan hak dan pendekatan pemulihan selama penyidikan,” ujarnya.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro menegaskan komitmennya dalam memberantas aksi kekerasan jalanan, terutama yang melibatkan anak-anak.

    Ia juga menyampaikan pesan yang lebih humanis dan menyentuh bagi para orang tua dan masyarakat luas.

    “Setiap anak sejatinya berhak atas masa depan yang cerah, bukan dipertaruhkan dalam aksi kekerasan di jalanan,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung generasi muda.

    “Kami mengimbau para orangtua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama saat malam hari, agar tidak terseret pergaulan yang salah,” kata dia.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PHRI Jakarta prediksi 50 persen bisnis hotel terdampak Raperda KTR

    PHRI Jakarta prediksi 50 persen bisnis hotel terdampak Raperda KTR

    Jakarta (ANTARA) – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jakarta memprediksi 50 persen bisnis hotel di DKI Jakarta akan terdampak berbagai pelarangan dalam Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Raperda KTR).

    Anggota Badan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Jakarta, Arini Yulianti di Jakarta, Minggu, mengatakan, data tersebut berdasarkan survei internal yang dilakukan oleh organisasi tersebut.

    “Studi pendapat apabila aturan lama diperbaharui dengan aturan Raperda KTR yang lebih ketat, 50 persen dari pelaku usaha menilai peraturan ini akan berdampak pada bisnis,” ujar Arini.

    Untuk itu, Arini berharap jangan sampai adanya Ranperda KTR, pemintaan bisnis di bidang hotel dan restoran semakin turun.

    Pihaknya khawatir konsumen akan memilih pindah ke kota lain yang regulasinya tidak seketat Jakarta.

    Berdasarkan hasil survei yang dilakukan PHRI DKI Jakarta pada April 2025 terhadap anggotanya, tercatat 96,7 persen hotel melaporkan terjadinya penurunan tingkat hunian.

    Dampaknya, banyak pelaku usaha yang terpaksa melakukan pengurangan karyawan sekaligus menerapkan berbagai strategi efisiensi.

    Industri hotel dan restoran menyerap lebih dari 603.000 tenaga kerja di Jakarta dan menyumbang sekitar 13 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI.

    Arini pun meminta kepada pemerintah daerah agar mempertimbangkan kondisi tersebut sebelum mengesahkan Ranperda KTR.

    Sebenarnya yang dibutuhkan adalah kebijakan KTR yang berimbang. “Jangan sampai aturan ini dikebut demi sekadar mengejar indikator kota global tanpa mempertimbangkan dampaknya,” ujar Arini.

    Wakil Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anggana Bunawan mengatakan bahwa yang paling dibutuhkan pelaku usaha di situasi ekonomi saat ini adalah kepastian dan sinkronisasi kebijakan.

    Sebab, menurut Anggana, saat ini industri masih mengalami berbagai tekanan dan masih berupaya melakukan berbagai penyesuaian operasional.

    “Kami berharap pemerintah tetap memperhatikan industri. Ini ‘timing’-nya tidak tepat, kondisi sosio ekonomi masyarakat juga harus dipertimbangkan,” kata Anggana.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DKI siap adakan “Jakarta Penuh Warna” setiap bulan

    DKI siap adakan “Jakarta Penuh Warna” setiap bulan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mengadakan acara seni dan budaya untuk masyarakat bertajuk “Jakarta Penuh Warna” saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, setiap bulan.

    Kegiatan ini sebagai upaya menyongsong lima abad Jakarta.”Oktober kami sudah siapkan. November kami siapkan. Desember kami siapkan. Karena, ini menjelang 500 tahun,” kata Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno di Jakarta, Minggu.

    Pada 2027, Jakarta berusia 5 abad atau 500 tahun. “Kita rayakan dengan budaya yang dipadukan berbagai hal lainnya,” katanya.

    Rano memprediksi satu juta masyarakat akan memadati puncak acara pada 2027. Pada September ini, acara berlangsung hari ini di Bundaran HI dengan mengusung tema “Jaga Jakarta Penuh Warna”.

    Melalui tema tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ingin mengingatkan bahwa Kota Jakarta bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga rumah bersama yang harus dirawat dan dilindungi bersama.

    Acara hari ini sekaligus untuk memperingati Hari Olahraga Nasional. Karena itu, ada perpaduan yang unik antara seni dan olahraga dalam kegiatan kali ini.

    “Di sini kami menunjukkan olahraga bukan sekadar kompetisi, tetapi dapat menjadi media ekspresi seni untuk menghibur masyarakat,” katanya.

    Rano menyebutkan bahwa kolaborasi masyarakat dalam menjaga Jakarta terwujud dengan baik pascaunjuk rasa anarkis beberapa waktu lalu.

    Berbagai lapisan masyarakat terlibat dalam menjaga fasilitas umum, seperti Pasukan Pelangi, siswa SMA/SMK hingga pengemudi ojek daring.

    “Kita yang mengecat halte-halte. Anak-anak SMA/SMK, semuanya kita ajak. Kalau kata Pak Gubernur bilang ‘ini membuktikan orang Jakarta itu kuat’. Masyarakatnya peduli bersama,” katanya.

    “Jaga Jakarta Penuh Warna” dimeriahkan penampilan 5.000 peserta zumba dari enam wilayah administrasi Jakarta di bawah bimbingan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

    Selain itu ada penampilan “flash mob” yang diikuti 500 peserta dari sanggar binaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta hingga penampilan band dari Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin serta Panti Sosial Bina Daksa Budi Bakti 1 binaan Dinas Sosial DKI Jakarta.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi kerahkan 791 personel di hari kedua konser NCT Dream di JIS

    Polisi kerahkan 791 personel di hari kedua konser NCT Dream di JIS

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan 791 personel gabungan untuk mengawal konser NCT Dream Tour 2025 hari kedua di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Tanjung Priok, pada Minggu.

    Sebanyak 791 personel gabungan yang dikerahkan berasal dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Damkar dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

    “Kami meminta seluruh personel bekerja secara profesional dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya mengantisipasi tindak kejahatan jalanan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Polisi Erick Frendriz di Jakarta.

    Pada hari kedua konser, pihaknya melakukan evaluasi terhadap situasi di luar untuk antisipasi terjadinya kecopetan. Apalagi banyak warga yang bukan penonton tapi ada di sekitar lokasi karena ini kegiatan berkelas menengah ke atas.

    Pengamanan diawali dengan apel gabungan terlebih dulu di sekitar lokasi konser. Dalam apel pengamanan NCT Dream Tour 2025 tersebut, seluruh pemangku kebijakan turut hadir.

    “Terima kasih kepada yang masih hadir. Propam agar mendata personel yang tidak hadir dan akan saya laporkan kepada Kapolda,” kata dia.

    Dia juga meminta Satuan Binmas untuk memberikan imbauan kepada penonton agar terhindar dari aksi pencopetan.

    Waka Polres Metro Jakarta Utara, AKBP James Hutajulu meminta Kepala Satuan (Kasat) Binmas agar membuatkan kalimat untuk penyampaian kepada massa pengunjung agar berhati-hati waspada kehilangan barang.

    “Ada 10 kejadian kehilangan dompet, fungsi Reskrim agar ‘standby’ di Pospam, layani para korban dengan baik,” katanya.

    JIS menjadi lokasi konser NCT Dream pada 27-28 September 2025. Persiapan telah memasuki finalisasi yang mencakup pengecekan detail mulai dari tata panggung, sistem suara, keamanan hingga fasilitas penunjang agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar sesuai jadwal.

    “Kami memastikan konser akan berlangsung aman dan nyaman. Pengalaman konser yang magis akan dirasakan oleh para NCTzen,” kata Head of SBU JI, Shinta Kesumadewi Syam.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bengkel las di Duren Sawit Jaktim terbakar, kerugian capai Rp450 juta

    Bengkel las di Duren Sawit Jaktim terbakar, kerugian capai Rp450 juta

    Jakarta (ANTARA) – Kebakaran yang melanda sebuah workshop bengkel las di Jalan Bojong Indah RT 11 RW 6, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengakibatkan kerugian mencapai Rp450 juta.

    “Total kerugian akibat kebakaran workshop bengkel las seluas kurang lebih 300 meter persegi milik Pak Kayan sebesar sekitar Rp450 juta,” kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Sukur Sarwono di Jakarta Timur, Minggu.

    Informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui pusat layanan (call center) Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 13.21 WIB.

    “Ketua RT 06/06 sedang melintas melihat asap tebal dari atap, kemudian melaporkan ke satuan tugas (satgas) Pondok Kelapa,” ujar Sukur.

    Lalu, Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara bersama satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

    Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 12 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 60 personel.

    “Kami terima kabar pukul 13.21 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 13.27WIB. Awal pemadaman kami lakukan pukul 13.29 WIB,” katanya.

    Api berhasil dilokalisir pukul 13.40 WIB. Pendinginan mulai pukul 13.49 WIB dan pemadaman dinyatakan selesai pukul 14.50 WIB.

    Sukur menjelaskan, dugaan kebakaran dipicu dari percikan api saat pengerjaan konstruksi las dalam proses rehabilitasi bangunan.

    “Objek terbakar bengkel las. Ada pengerjaan konstruksi, sedang rehab, mungkin ada percikan api tidak terkontrol, tidak terkendali dan membakar sehingga menimbulkan percikan api,” katanya.

    Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran sebuah workshop bengkel las di Jalan Bojong Indah RT 11 RW 6, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/9/2025) siang. (ANTARA/Siti Nurhaliza)

    Api sempat merambat ke gudang alat pesta yang berada di bagian depan bangunan karena menyimpan material mudah terbakar.

    Namun, perambatan cepat dapat diblokir sehingga api tidak menjalar ke permukiman warga.

    Sukur menyebutkan, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini. Sebanyak 30 jiwa berhasil diselamatkan saat kebakaran terjadi.

    “Korban nihil. Kendala di lapangan hanya banyaknya warga yang menonton. Kami mengimbau masyarakat menjauh karena lokasi berbahaya,” kata Sukur.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DKI tata sungai agar bisa jadi ruang publik

    DKI tata sungai agar bisa jadi ruang publik

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kawasan sungai di ibu kota agar dapat bertransformasi fungsinya dari sekadar saluran air menjadi ruang publik yang mendukung wisata dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

    Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris mengatakan, penataan sungai merupakan salah satu prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam upaya meningkatkan daya tarik kota dan kualitas lingkungan.

    “Beberapa waktu lalu, Bapak Gubernur telah melakukan susur sungai sebagai bagian dari evaluasi lapangan,” ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

    Salah satu fokus saat ini adalah penataan Banjir Kanal Barat (BKB) yang ditargetkan rampung pada akhir 2026.

    Upaya penataan sungai diharapkan dapat memperkuat kualitas hidup warga sekaligus mendukung pelestarian lingkungan perkotaan.

    Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

    “Mari kita mulai dari hal kecil, seperti menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan. Sungai bersih adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

    Adapun salah satu upaya memperkenalkan sungai sebagai ruang rekreasi dan edukasi yang menyenangkan bagi warga, yakni melalui “Festival Parade Perahu Cinta Lingkungan” (Cilung) 2025.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan bahwa melalui festival ini, Pemprov DKI ingin menunjukkan bahwa sungai bisa menjadi bagian dari gaya hidup warga Jakarta yang positif dan berkelanjutan.

    “Antusiasme masyarakat yang hadir hari ini membuktikan bahwa mereka ingin terlibat langsung dalam menjaga sungai,” katanya.

    Pemprov DKI Jakarta telah menjalankan berbagai langkah konkret untuk mengurangi pencemaran sungai, mulai dari pembersihan 13 sungai besar di Jakarta dan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik dan terpadu.

    Selain itu Program Jakarta Sewerage System untuk mengelola limbah rumah tangga secara lebih efektif.

    Namun, semua upaya ini tidak akan maksimal tanpa kesadaran dan partisipasi warga. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah dan tidak membuang limbah rumah tangga maupun industri ke sungai,” ujarnya.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sebuah truk hangus akibat kebakaran tumpukan sampah

    Sebuah truk hangus akibat kebakaran tumpukan sampah

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 25 personel untuk memadamkan kebakaran di Jalan Komplek PT Puninar, Kecamatan Cilincing, pada Minggu sore.

    Kami mengerahkan lima unit mobil dengan 25 personel memadamkan api,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta.

    Petugas mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 15.30 WIB dan personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

    Informasi tersebut datang dari warga yang ada di lokasi dan petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian.

    “Ada sampah yang terbakar dan membakar satu unit truk. Saat ini proses pemadaman api masih berlangsung,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bansos KAJ dan KPDJ untuk September 2025 mulai disalurkan

    Bansos KAJ dan KPDJ untuk September 2025 mulai disalurkan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menyalurkan bantuan sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar kepada penerima manfaat Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) untuk periode September 2025.

    Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin menjelaskan, total penerima bulan ini 200.684 orang, terdiri atas 23.707 penerima KAJ, 157.755 (KLJ) dan 19.222 penerima KPDJ.

    “Setiap penerima memperoleh dana sebesar Rp300.000 sebagai ‘top-up’ periode September,” kata dia di Jakarta, Minggu.

    Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk September 2025 diberikan kepada penerima manfaat yang telah ada sebelumnya (eksisting) maupun penerima baru yang telah menyelesaikan proses pembukaan rekening dan distribusi kartu ATM.

    Adapun pencairan bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat serta memastikan keberlanjutan dukungan bagi kelompok rentan.

    Pihaknya ingin memastikan masyarakat rentan seperti lansia, anak usia dini dan penyandang disabilitas di Jakarta tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial.

    Menurut dia, bantuan ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga bentuk tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat validasi data agar penyaluran bansos semakin transparan dan tepat sasaran, melalui proses verifikasi serta musyawarah kelurahan yang melibatkan perangkat kewilayahan.

    Pihaknya percaya bahwa dengan keterlibatan seluruh pihak, penyaluran bansos dapat berlangsung lebih efektif, transparan dan tepat sasaran.

    “Harapannya, kesejahteraan masyarakat Jakarta semakin meningkat menuju kota yang kuat, aman dan sejahtera,” ujarnya.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sentra Fauna Lenteng Agung ditargetkan rampung September ini

    Sentra Fauna Lenteng Agung ditargetkan rampung September ini

    Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta akan menjadi ruang publik yang higienis, ramah keluarga, sekaligus destinasi baru yang lebih menarik dibandingkan Barito

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta di Lenteng Agung, Jakarta Selatan rampung pada akhir September dan mulai difungsikan pada awal Oktober 2025.

    “Pembangunan kios secara fisik sudah mencapai 85 persen,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (26/9).

    Ratu menjelaskan total terdapat 125 kios yang dibangun untuk merelokasi pedagang Pasar Burung Barito, dan 119 kios di antaranya sudah dilengkapi dinding. Sementara enam kios lainnya masih tahap pemasangan pondasi.

    “Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta akan menjadi ruang publik yang higienis, ramah keluarga, sekaligus destinasi baru yang lebih menarik dibandingkan Barito,” ujar Ratu.

    Adapun Lenteng Agung dipilih sebagai lokasi karena memiliki lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta yang strategis, dekat dengan akses transportasi umum, seperti Stasiun KRL Lenteng Agung dan jalan tol.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Indra Gultom
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.