Category: Antaranews.com Nasional

  • Museum Tekstil Jakarta pamerkan 100 helai kain Batik Merawit Cirebon

    Museum Tekstil Jakarta pamerkan 100 helai kain Batik Merawit Cirebon

    Jakarta (ANTARA) – Pengelola Museum Tekstil Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Batik Indonesia menampilkan 100 helai kain Batik Merawit Cirebon dalam pameran “Merawit Rasa” yang dibuka 2 Oktober hingga 30 November 2025.

    “Koleksinya ada 100 helai. Ada (koleksi) dari tahun 1940 yang dipamerkan. Tahun 2024 juga ada. Ada kain dari Museum Tekstil, koleksi para kolektor yang tergabung dalam Yayasan Batik Indonesia,” kata Kepala Satuan Pelayanan Museum Tekstil, Dewie Novieana di Jakarta, Kamis.

    Batik Merawit Cirebon sudah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada November 2024. Sertifikat ini melindungi teknik membatik khas yang hanya ada di Cirebon, Jawa Barat.

    Batik Merawit dilukis secara manual menggunakan canting halus, dengan pengerjaan yang rumit dan teliti menggunakan malam khusus dari campuran unik, menghasilkan motif-motif ikonik yang sarat makna mendalam.

    “Harus teliti dan sabar,” kata Lilis.

    Adapun selain kain Batik Merawit, pengunjung pameran juga dapat mengikuti kelas membatik dan talkshow serta sesi dongeng dan lagu.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakut jadikan Marunda Kepu jadi pusat pengembangan ekonomi pesisir

    Jakut jadikan Marunda Kepu jadi pusat pengembangan ekonomi pesisir

    Jakarta (ANTARA) –

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menjadikan kawasan Marunda Kepu, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing sebagai pusat pengembangan ekonomi pesisir melalui kawasan wisata berbasis budaya, UMKM, sekaligus penguatan sektor perikanan masyarakat pesisir.

    “Marunda memiliki potensi besar dari sisi sejarah, budaya, dan ekonomi,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat saat peletakan batu pertama Bedah Kawasan Marunda Kepu di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, bedah kawasan ini bukan hanya membangun lingkungan yang ramah wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM, seni budaya, dan terutama pengembangan ekonomi masyarakat.

    Dia mengatakan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak mulai dari pemerintah, Baznas (Bazis) hingga sektor swasta dan masyarakat.

    Ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ini sebagai titik awal mewujudkan Marunda sebagai destinasi wisata unggulan Jakarta Utara.

    “Kawasan wisata yang berdaya saing dan membawa manfaat nyata bagi warga,” kata dia.

    Kawasan Marunda Kepu ini akan dibangun di lahan seluas 210 meter persegi

    Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Ahmad H. Abubakar menekankan pentingnya sinergi dalam menyukseskan program bedah kawasan Marunda Kepu ini.

    Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi melalui sektor perikanan khususnya budidaya ikan kerapu cantang yang menjadi salah satu fokus utama.

    Menurut Ahmad, program ini diharapkan membuka ruang usaha baru, memperkuat ekonomi lokal, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat nelayan pesisir Jakarta Utara.

    Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta juga mengaitkan program ini dengan Senyum Teluk Jakarta yang sudah dilaksanakan Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta.

    “Program Senyum Teluk Jakarta sebuah inisiatif pemberdayaan perikanan yang telah berjalan sebelumnya,” kata dia.

    Pemerintah bersama Baznas (Bazis) berharap kawasan Marunda Kepu dapat berkembang menjadi pusat wisata sekaligus pusat ekonomi pesisir, yang mendukung kemandirian nelayan dan menyongsong Jakarta sebagai kota global.

    “Bedah kawasan Marunda Kepu sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan UMKM lokal,” ujar Ahmad.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jakut edukasi UMKM tentang keuangan digital

    Pemkot Jakut edukasi UMKM tentang keuangan digital

    Jakarta (ANTARA) –

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengedukasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tentang keuangan digital melalui pelatihan yang melibatkan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara dan Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.

    “Saya berharap kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis bagi pelaku UMKM,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat saat membuka kegiatan “Literasi Digital Pelatihan UMKM” di Jakarta, Kamis.

    Ia mengajak agar seluruh pihak menjadikan kegiatan ini sebagai momen bersama membangun ekosistem digital yang memperkuat ekonomi lokal Jakarta Utara.

    Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jakarta Utara Sonny Agustinus mengatakan puluhan pelaku UMKM Jakarta Utara dibekali dengan berbagai pengetahuan seputar pemasaran digital, literasi keuangan, dan aktivasi akun coretax DJP.

    “Hari ini, kita melaksanakan pelatihan UMKM agar UMKM itu bisa tumbuh bersama. Bukan hanya sekedar menjual produk tapi juga bisa menyenangkan pembeli,” katanya.

    Ia mengatakan kegiatan yang mengusung tema “Go Digital, Grow Together” menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kolaborasi pemerintah, kampus, dan UMKM menuju kemandirian ekonomi.

    Dirinya berharap pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan para peserta bisa meningkatkan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman. “Kami mengucapkan terima kasih untuk sinergi dan kolaborasi,” kata Sonny.

    Salah satu pelaku UMKM, Sarah menilai pelatihan ini dapat menambah wawasan baik itu dari bidang pemasaran produk, mengelola keuangan, pajak, dan lainnya.

    “Ternyata semua itu berkaitan dan ini akan menjadi bekal bagi kami yang sedang berjuang untuk memajukan usaha,” katanya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • RPTRA sudah berkembang jadi pusat literasi bagi warga Jakarta

    RPTRA sudah berkembang jadi pusat literasi bagi warga Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano menyampaikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sudah berkembang menjadi pusat literasi dan ruang pemberdayaan anak-anak hingga orang tua di Jakarta.

    “Tidak sekadar taman bermain, RPTRA telah berkembang menjadi pusat literasi dan pembelajaran, serta ruang pemberdayaan,” kata Dewi dalam kegiatan “Gebyar RPTRA Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025” di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, pengelola RPTRA sebagai agen perubahan terus berinovasi untuk menciptakan kegiatan bermanfaat, mulai dari pendidikan anak usia dini, pelatihan keterampilan, maupun program ketahanan keluarga dan lingkungan.

    Hadirnya RPTRA, kata dia, merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menyediakan ruang yang aman, nyaman, dan edukatif bagi masyarakat.

    Merujuk laman resmi Dinas PPAPP DKI Jakarta, sejak tahun 2015 hingga 2023, Pemprov DKI telah membangun 324 RPTRA di 44 kecamatan dan 173 kelurahan. Jumlah tersebut sudah melampaui target yang awalnya berjumlah 267.

    Adapun sebagai apresiasi terhadap kerja keras pengelola dan pengurus RPTRA, diadakanlah “Gebyar RPTRA Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025”. Dewi mengatakan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga momentum untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan inovasi dari masing-masing RPTRA binaan.

    “Melalui ajang ini, kita dapat melihat sejauh mana kolaborasi dan sinergi antara pengurus pengelola PKK serta masyarakat yang mampu melahirkan sejumlah program terbaik bagi warga Jakarta,” kata dia.

    Dia meyakini kegiatan bisa melahirkan banyak inspirasi baru, ide segar sekaligus teladan baik yang dapat dikembangkan oleh RPTRA lain di seluruh penjuru Jakarta.

    “Dengan kolaborasi, inovasi, dan kerja keras, saya yakin RPTRA dapat menjadi salah satu motor penggerak Jakarta menuju kota yang lebih inklusif, ramah anak, dan berdaya saing,” kata Dewi.

    Adapun “Gebyar RPTRA Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025” diadakan di Gedung PKK Melati Jaya dan RPTRA Baung, Jakarta Selatan, pada 2–3 Oktober 2025.

    Kegiatan ini menampilkan berbagai perlombaan di antaranya, lomba kinerja RPTRA, lomba futsal anak, lomba menari anak, lomba menggambar anak, serta lomba menyusun lego anak, yang diikuti para pemenang dari masing-masing wilayah Kota/Kabupaten Administrasi di Jakarta.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pelajar pelaku pembacokan di Jakarta Barat diringkus polisi

    Pelajar pelaku pembacokan di Jakarta Barat diringkus polisi

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian meringkus seorang pelajar yang menjadi pelaku pembacokan terhadap pelajar lain di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

    Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial AZF (16) itu ditangkap pada Kamis dini hari setelah dicari selama sekitar dua minggu sejak melancarkan aksinya terhadap korban berinisial RC (15) pada Rabu (17/9).

    “Jadi AZF ini kita amankan Kamis dini hari,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander saat dihubungi di Jakarta.

    Sebenarnya, pelaku ini informasinya dulu korban di pernah dipukuli. “Dan sekolahnya itu memang sering bermasalah dengan sekolah korban,” katanya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku anak itu ternyata salah sasaran, lantaran ia mengincar siswa yang pernah melakukan kekerasan terhadap dirinya.

    “Jadi selain AZF, kita amankan juga dua anak lain yang ada dalam video itu. Pengakuan mereka, AZF ini bertindak sendiri tanpa memberitahukan kepada mereka sebelumnya. Dua anak itu kita panggil sebagai saksi,” kata Alexander.

    Ia pun menegaskan bahwa kasus ini bukan tawuran antarpelajar, melainkan penganiayaan bermodus dendam pribadi antarapelajar yang kemudian membawa nama sekolah.

    Korban RC terluka cukup parah usai dipukul menggunakan benda tajam oleh AZF di Jalan Tawakal Raya, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu (17/9).

    Korban RC yang merupakan siswa salah satu sekolah swasta di Grogol Petamburan mendapatkan enam jahitan di kepala akibat pembacokan itu.

    Alexander mengatakan, kejadian kekerasan itu bermula saat korban dan dua rekannya berangkat ke sekolah menggunakan motor dengan berbonceng tiga.

    Saat tiba di dekat sekolah, korban dan dua rekannya ini berpapasan dengan sejumlah siswa dari sekolah lain. Salah satu siswa dari sekolah lain itu tiba-tiba saja mengayunkan mistar besi ke arah kepala korban.

    “Korban dengan dua temannya diteriaki ‘hayo lo hayo lo’. Lalu dihalangi laju motornya, namun korban dan temannya sempat menghindar tetapi kepala bagian kanan terkena ayunan benda tajam,” kata Alexander.

    Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras untuk mendapat perawatan medis. Lalu kejadian itu dilaporkan ke sekolah korban.

    Dalam video viral, nampak korban bersama dua rekannya tengah mengendarai motor dengan berbonceng tiga.

    Tiba-tiba saja mereka berpapasan dengan pelajar lain yang juga berboncengan. Lantas, korban disabet dengan menggunakan mistar besi oleh pelaku.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi selidiki penemuan mayat wanita di Pejaten

    Polisi selidiki penemuan mayat wanita di Pejaten

    Jakarta (ANTARA) – Pihak Kepolisian menyelidiki temuan mayat wanita yang diduga berprofesi sebagai terapis, di sebuah lahan di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis.

    “Mayat wanita tanpa identitas tersebut ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB, dengan usia diperkirakan 25 tahun,” kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Anggiat menjelaskan, sekitar pukul 05.16 WIB, Piket SPKT Polsek Pasar Minggu menyampaikan informasi kepada Piket Fungsi Polsek Pasar Minggu mengenai adanya seorang perempuan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

    “Setelah mendapatkan informasi dari Piket SPKT Polsek Pasar Minggu, selanjutnya Piket Fungsi Polsek Pasar Minggu menuju TKP guna pengecekan dan pada saat tiba di TKP dilakukan pengecekan,” katanya.

    Saat pengecekan tersebut, mayat wanita itu dalam posisi terlentang kaki miring kanan, dengan ciri ciri memakai kaos warna abu abu, celana panjang warna abu-abu, kulit putih dan rambut hitam.

    Kemudian di sekitar jenazah korban terdapat kain selendang serta sebuah dompet genggam berisi dua buah telepon seluler (ponsel) yang diduga milik korban.

    Petugas telah memeriksa lima saksi terkait penemuan mayat tersebut. Salah satu saksi menyebutkan mendengar suara perempuan berteriak dari salah satu penghuni ruko Pejaten Office Park.

    Dalam pengecekan terhadap jenazah korban tidak ditemukan adanya tanda akibat kekerasan, namun terlihat adanya luka tergores (lecet) pada bagian lengan kiri, perut sebelah kiri dan dagu.

    “Untuk sementara belum diketahui penyebab korban meninggal dunia dan perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Anggiat.

    Anggiat menyebutkan, jenazah dibawa ke RSUP Fatmawati guna penanganan medis lebih lanjut dan selanjutnya kejadian ditangani Polsek Pasar Minggu.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • “Olympic Day 2025” bakal berlangsung di Jakarta

    “Olympic Day 2025” bakal berlangsung di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – “Olympic Day 2025” bakal berlangsung di Jakarta pada 12 Oktober mendatang dengan salah satu agenda utamanya, yakni “Fun Run 5K” yang terbuka bagi masyarakat umum.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendukung penuh kegiatan tersebut. Apalagi “Olympic Day 2025” ini sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai kompetisi atau persaingan, kerukunan dan gotong-royong.

    “Pemprov DKI Jakarta memang memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk olahraga,” ujar Pramono di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

    Tak hanya untuk menumbuhkan kerukunan dan gotong-royong, Pramono meyakini dengan adanya aktivitas olahraga yang cukup banyak, Jakarta bisa meraup keuntungan.

    Misalnya, hotel-hotel akan penuh dan para pedagang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bisa mendapatkan banyak pembeli.

    Selain itu, dengan adanya berbagai kegiatan olahraga, Pramono meyakini penyelenggaraan olahraga di Jakarta kini semakin baik.

    “Kami akan memberikan ‘support’ sepenuhnya acara ‘Olympic Day 2025’ yang diselenggarakan di Jakarta ini,” kata Pramono.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari berterima kasih atas dukungan Pemprov DKI Jakarta.

    Ia mengungkapkan bahwa KOI telah menetapkan target ambisius untuk Olimpiade Los Angeles 2028.

    “Kami sudah dikasih tugas, yaitu targetnya empat emas. Itu targetnya luar biasa karena targetnya dua kali lipat dari yang pernah tertinggi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

    “Olympic Day 2025” ini diselenggarakan sebagai bagian dari menyambut berbagai kegiatan olahraga internasional yang akan diikuti oleh Indonesia.

    Acara ini sebagai bentuk dukungan kepada para atlet yang berpartisipasi pada Asian Youth Games Bahrain 2025, Islamic Solidarity Games Riyadh 2025 dan SEA Games Thailand 2025.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakarta siap jadi tuan rumah ajang olahraga nasional dan internasional

    Jakarta siap jadi tuan rumah ajang olahraga nasional dan internasional

    Jakarta (ANTARA) – Provinsi DKI Jakarta siap menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.

    Bahkan, kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balaikota Jakarta, Kamis, apabila ada kegiatan yang belum bisa digelar di daerah lain, Jakarta siap menampung dan menyelenggarakan acara tersebut.

    “Termasuk kegiatan-kegiatan yang tidak bisa diselenggarakan di daerah, saya sudah minta kepada Kepala Dinas Olahraga, Pak Andri, untuk ditarik ke Jakarta. Kami jadi tuan rumah,” ujar Pramono dalam konferensi pers “Olympic Day 2025”.

    Pramono mengatakan, tahun ini Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII yang seharusnya diadakan di Medan dan Aceh juga akan berlangsung di DKI Jakarta.

    Menurut Pramono, banyaknya aktivitas olahraga justru memberikan keuntungan besar bagi Jakarta.

    Misalnya, kata Pramono, saat ini Kejuaraan Jakarta Internasional Golf digelar di Pantai Indah Kapuk (PIK). Acara tersebut turut dihadiri pegolf dunia seperti Bubba Watson dan Anthony Kim.

    Selain itu, Jakarta juga akan menggelar “Jakarta Running Festival” pada Oktober 2025 dengan jumlah peserta lebih dari 27.000 orang yang mencakup kategori maraton, “half marathon” dan kategori lainnya.

    Tak hanya itu, bahkan setiap minggunya, Jakarta selalu rutin mengadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau “Car Free Day” (CFD).

    Pramono optimistis jika olahraga dikelola dengan baik dan konsisten, Indonesia bisa meraih prestasi lebih baik di ajang internasional seperti Asian Games, Asian Youth Games, Islamic Solidarity Games hingga SEA Games di Thailand.

    Pramono juga berharap sinergi antara Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir bisa semakin memperkuat pembinaan olahraga nasional.

    DKI Jakarta memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk olahraga. “Kami akan mendukung penuh penyelenggaraan ‘Olympic Day 2025’ dan berbagai ‘event’ lainnya di Jakarta,” kata Pramono.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Hari ini, kualitas udara Jakarta terburuk ketiga di dunia

    Hari ini, kualitas udara Jakarta terburuk ketiga di dunia

    Jakarta (ANTARA) –

    Kualitas udara Jakarta pada Kamis masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat ketiga sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.

    Menurut situs pemantau kualitas udara IQAir yang dipantau di Jakarta, Senin pukul 06.01 WIB, kualitas udara di Jakarta masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan angka 144 mengacu pada penilaian PM2,5 dengan nilai konsentrasi 53 mikrogram per meter kubik.

    Konsentrasi sebanyak itu setara 10,6 kali nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM 2,5 adalah partikel udara yang berukuran kecil dari 2,5 mikron (mikrometer).

    Situs tersebut merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, kelompok sensitif sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.

    Selain itu, bagi kelompok sensitif juga sebaiknya menggunakan masker. Bagi masyarakat umum ketika beraktivitas di luar ruangan lebih baik menggunakan masker.

    Laman resmi ini menyatakan bahwa Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia urutan ketiga. Sementara posisi puncak, yaitu Kota Kuwait dengan angka 192 diikuti Kota Lahore (Pakistan) dengan angka 190.

    Sementara itu, situs resmi milik Pemprov DKI Jakarta, yaitu udara.jakarta.go.id menunjukkan bahwa rerata kualitas udara pada hari yang sama masuk kategori baik dan sedang.

    Dari 111 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang tersebar di DKI Jakarta menunjukkan tidak ada satu lokasi pun yang masuk kategori tidak sehat.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kriminal kemarin, pencabulan anak hingga penikaman lansia

    Kriminal kemarin, pencabulan anak hingga penikaman lansia

    Jakarta (ANTARA) –

    Berita kriminal di kanal Metro ANTARA pada Rabu (1/10) yang masih menarik dibaca hari ini antara lain kasus pencabulan anak di Jakarta Selatan terjadi sejak Agustus 2025 hingga pelaku sengaja beli pisau baru pada kasus penikaman lansia di Jakarta Barat.

    Berikut rangkumannya:

    1. Polisi: Kasus pencabulan anak di Jaksel terjadi sejak Agustus 2025

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan kasus pencabulan anak di bawah umur oleh tersangka berinisial HW (39) sudah terjadi sejak bulan Agustus 2025.

    “Waktu kejadiannya ini sudah dari Agustus 2025 sampai tanggal 23 September 2025. TKP-nya itu berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly saat konferensi pers di Jakarta, Rabu.

    Berita selengkapnya di sini

    2. Polisi ungkap motif dua sejoli yang buang bayi di Palmerah Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Polisi mengungkapkan motif dua sejoli, pria berinisial ADP (26) dan wanita LNW (19) yang tega membuang bayinya di Jalan Kemanggisan Utama Raya, Palmerah, Jakarta Barat, lantaran merasa malu.

    Wakapolsek Palmerah, Iptu Widodo mengatakan, bayi malang yang dinyatakan meninggal sehari setelah dibuang itu ternyata hasil hubungan gelap kedua pelaku

    Berita selengkapnya di sini

    3. Polisi segera rekonstruksi kasus pembunuhan istri oleh suami di Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian segera merekonstruksi kasus pembunuhan seorang wanita oleh suaminya yang terjadi pada 23 September 2025 di Jalan Puri Kembangan, Gang Pandan, RT 011/005, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar).

    “Ya, dalam waktu dekat. Nanti kita persiapkan dulu semuanya. Kita akan rekonstruksi kasusnya,” kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

    Berita selengkapnya di sini

    4. Polisi tangkap tiga penipu berpura-pura jadi penagih utang di Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Polsek Kelapa Gading menangkap tiga pria berinisial FGSL (23), YS (25), dan SGF (30) yang diduga melakukan penipuan dengan berpura-pura menjadi penagih utang untuk mengambil motor korban yang ditarget di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 18 September 2025.

    “Ketiga pelaku dijerat pasal 378 Kitab Hukum Undang-Undang Pidana (KUHP) tentang perbuatan penipuan dengan ancaman penjara maksimal empat tahun,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Rabu.

    Berita selengkapnya di sini

    5. Kasus penikaman lansia di Jakbar, pelaku sengaja beli pisau baru

    Jakarta (ANTARA) – Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan pelaku yang menikam lansia berinisial SB (65) hingga tewas di Jalan Patra Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (30/9) itu sengaja membeli sebilah pisau baru sebelum melakukan tindak kriminal tersebut.

    “(Pelaku) Membekali diri dengan sebuah pisau dapur yang baru dibeli di salah satu toko di Pasar Patra yang dekat dengan TKP (penikaman),” kata Aqsha kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

    Berita selengkapnya di sini

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.