Category: Antaranews.com Nasional

  • Cegah banjir, Pemkot Jaktim gencarkan pengerukan sembilan sungai

    Cegah banjir, Pemkot Jaktim gencarkan pengerukan sembilan sungai

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menggencarkan pengerukan sembilan sungai utama sebagai upaya mencegah terjadinya banjir pada musim hujan tahun ini.

    “Sembilan sungai di Jakarta Timur saat ini sedang dilakukan pengerukan. Kita teruskan secara bertahap untuk mencegah banjir,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Jumat.

    Dia menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar mitigasi bencana yang juga melibatkan ratusan personel gabungan lintas instansi.

    Pengerukan tersebut dilakukan secara simultan di seluruh sungai besar di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan itu melibatkan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur serta unsur TNI dan Polri dalam pengamanan serta koordinasi lapangan.

    Menurut Munjirin, pengerukan dilakukan untuk memperdalam dasar sungai dan mengangkat sedimen lumpur yang selama ini menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung aliran air.

    Melalui pengerukan itu, diharapkan air hujan dapat mengalir lebih lancar ke hilir tanpa menimbulkan genangan di permukiman warga.

    “Kegiatannya tidak terbatas waktu. Memang harus terus-menerus dilakukan. Jadi, kita jaga jangan sampai itu (banjir) terjadi,” ujar Munjirin.

    Lebih lanjut, dia menuturkan pengerukan sungai dan normalisasi saluran terus dilaksanakan hingga seluruh jalur air di wilayah Jakarta Timur kembali optimal.

    “Kami optimistis, dengan kerja keras dan kolaborasi ini, genangan bisa diminimalkan. Semua sarana, prasarana, dan sumber daya manusia (SDM) sudah kami kerahkan,” ucap Munjirin.

    Sementara itu, Pemkot Jaktim menyiagakan sebanyak 400 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam mengantisipasi banjir di wilayah setempat.

    “Ada sekitar 300 sampai 400 personel perwakilan dari TNI, Polri dan unsur lainnya untuk menghadapi musim penghujan ini dan potensi banjir,” ungkap Munjirin.

    Seluruh unsur yang dilibatkan itu, di antaranya TNI, Polri, Suku Dinas SDA, Bina Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Sosial.

    Masing-masing instansi tersebut menyiapkan personel, sarana dan prasarana untuk menghadapi kemungkinan bencana, termasuk banjir.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi tangkap pria yang curi motor dan ponsel pacar di Jaksel

    Polisi tangkap pria yang curi motor dan ponsel pacar di Jaksel

    Jakarta (ANTARA) – Polisi menangkap pria berinisial RA (25) karena diduga mencuri motor dan ponsel milik pacarnya yang tengah tertidur di salah satu hotel di kawasan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

    “Unit 5 Resmob berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan dan atau penipuan,” kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan AKP Bima Sakti kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan korban dan pelaku diketahui sudah saling mengenal selama satu tahun dan menjalin hubungan asmara. Pelaku yang sempat bekerja bersama korban itu kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya.

    Kemudian, kasus itu bermula dari laporan korban yang diterima polisi pada 15 September 2025. Korban melaporkan kehilangan satu unit motor dan satu ponsel saat menginap bersama pelaku di sebuah hotel di kawasan Pondok Labu, Cilandak, pada 3 September 2025.

    “Saat kejadian, pelaku melihat kesempatan ketika korban tertidur sekitar pukul 04.00 WIB pagi. Ia mengambil ponsel dan motor milik korban, lalu kabur,” ujar Bima.

    Setelah itu, diketahui pelaku menjual barang-barang hasil curian tersebut melalui media sosial Facebook dan memperoleh uang sekitar Rp5 juta.

    Uang itu lalu digunakan pelaku untuk pindah ke Yogyakarta selama satu minggu. Namun setelah kehabisan uang dan gagal mendapatkan pekerjaan, pelaku kembali ke Jakarta.

    “Pelaku sempat menghubungi korban melalui pesan langsung di media sosial untuk meminta uang tebusan sebesar Rp1,5 juta dengan janji akan mengembalikan motor korban. Namun setelah uang ditransfer, motor tidak dikembalikan,” ucap Bima.

    Pelaku diamankan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (15/10) malam setelah sempat melarikan diri dan menjual barang hasil curiannya.

    Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang baru.

    “Jangan terlalu mudah memberikan kepercayaan, apalagi sampai memberikan hati kepada orang yang salah,” tutur Bima.

    Atas kejadian tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu ponsel milik pelaku, kartu ATM yang digunakan untuk menerima uang hasil penjualan ponsel korban, kartu identitas pelaku, bukti transaksi penjualan, serta uang tunai Rp132 ribu sisa hasil kejahatan.

    Terkait perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkab segera salurkan bantuan pangan untuk 1.826 penerima

    Pemkab segera salurkan bantuan pangan untuk 1.826 penerima

    Jakarta (ANTARA) –

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu segera menyalurkan bantuan pangan bagi 1.826 penerima bantuan pangan di daerah setempat.

    “Ada sebanyak 1.826 penerima bantuan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu,” kata Kepala Seksi Sosial UKT 1 Kabupaten Kepulauan Seribu Irfan Damanhuri dalam rapat gabungan pendistribusian di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan alokasi Oktober dan November 2025.

    Menurut dia, berdasarkan data Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, dari total 1.826 penerima bantuan pangan, sebanyak 1.036 penerima bantuan pangan di antaranya terdapat di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan 790 penerima bantuan pangan di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

    Sementara itu, Pelaksana Tuga (Plt) Aspemkesra Kabupaten Kepulauan Seribu Purnomo menuturkan dalam persiapan pendistribusian bantuan pangan tersebut, pihaknya melibatkan Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten serta PT Jaya Ancol sebagai akses lokasi pendistribusian dari daratan Jakarta ke wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.

    “Kami melakukan persiapan untuk pendistribusian bantuan pangan sehingga dapat diterima secara merata bagi masyarakat di Kepulauan Seribu,” ujar Purnomo.

    Dia mengungkapkan Pemkab Kepulauan Seribu, Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten serta PT Jaya Ancol segera mendistribusikan bantuan pangan alokasi Oktober dan November 2025 yang berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng kepada masing-masing penerima manfaat.

    “Beras yang akan didistribusikan telah dilakukan pengecekan dan pengawasan oleh Dinas KPKP (Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian) DKI Jakarta untuk memastikan beras yang akan diberikan itu aman dikonsumsi,” tegas Purnomo.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono optimistis Jakarta jadi percontohan lewat kerja sama Puskesos

    Pramono optimistis Jakarta jadi percontohan lewat kerja sama Puskesos

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis Jakarta dapat menjadi percontohan bagi daerah lain jika memiliki Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial.

    Manurut dia, Puskesos merupakan salah satu yang dibahas dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam kunjungannya di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat.

    “Kalau itu (Puskesos) bisa dilakukan, maka Jakarta ini akan menjadi role model (contoh) untuk penyelesaian hal yang berkaitan dengan kemiskinan, ketidakberuntungan, dan penanganan sekolah,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat.

    Saat ini, Jakarta telah memiliki program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan pemutihan ijazah.

    Dengan adanya kerja sama Puskesos antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Pramono meyakini penyaluran ketiga bantuan tersebut semakin tepat sasaran.

    “Di Jakarta itu ada KJP kurang lebih 707.513, ada KJMU yang sekarang bisa untuk S1, S2, S3 16.920, dan kalau ini bisa dilakukan bersama-sama, maka saya yakin akan lebih tepat sasaran. Mudah-mudahan akan memperbaiki kehidupan masyarakat yang ada di Jakarta,” ujar Pramono.

    Puskesos merupakan sebuah layanan satu pintu di tingkat desa atau kelurahan yang bertujuan mendekatkan dan menyederhanakan akses layanan sosial bagi masyarakat, terutama warga miskin dan rentan.

    Melalui Puskesos, masyarakat diharapkan dapat mengadukan dan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dengan cepat dan terintegrasi.

    Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi Pramono yang telah menyambut baik kerja sama antara Kementerian Sosial dengan Pemprov Jakarta.

    “Jadi, di Puskesos itu ada sistem layanan rujukan. Alhamdulillah, saya senang sekali karena Pak Gubernur menyambut dengan baik ini. Biasanya pangkalannya nanti di kelurahan-kelurahan, yang ada di situ adalah pendamping, relawan, dan juga mereka-mereka yang selama ini sudah terlibat dalam pemberdayaan sosial,” terang Gus Ipul.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sudin Pora-NPC Jakut bersinergi tingkatkan prestasi atlet disabilitas

    Sudin Pora-NPC Jakut bersinergi tingkatkan prestasi atlet disabilitas

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Pemuda dan Olahraga (Pora) Jakarta Utara dan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Jakarta Utara bersinergi guna meningkatkan prestasi atlet disabilitas di daerah setempat dengan merumuskan sejumlah program kerja.

    “Kami ingin memperkuat organisasi dan merumuskan program inovatif agar prestasi atlet semakin meningkat,” kata Kepala Seksi Olahraga Sudin Pora Jakarta Utara (Jakut) Rizal Fadlillah setelah Rapat Kerja Kota di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan Rapat Kerja Kota tersebut diikuti oleh 48 peserta dari pengurus, pelatih, dan kepala bidang terkait untuk mengevaluasi serta menyusun program baru demi meningkatkan prestasi atlet disabilitas.

    “Kami ingin memperkuat organisasi dan merumuskan program inovatif agar prestasi atlet semakin meningkat,” ujar Rizal.

    Sementara itu, Ketua NPC Jakarta Utara Cindy Octarina menuturkan NPC merupakan wadah bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi di bidang olahraga.

    Dia mengatakan pihaknya ingin memperluas pencarian atlet muda, tidak hanya dari SLB, tetapi juga dari sekolah umum sehingga semangat inklusi dan prestasi semakin kuat.

    “NPC Jakarta Utara berharap dapat memperkuat kolaborasi dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama kota Jakarta Utara,” ungkap Cindy.

    NPC Indonesia Jakarta Utara bersama dengan Sudin Pora Jakarta Utara serta Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Utara menggelar Rapat Kerja Kota 2025 di salah satu hotel di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, pada 24-25 Oktober 2025.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemensos minta Pemprov DKI sediakan lahan permanen Sekolah Rakyat

    Kemensos minta Pemprov DKI sediakan lahan permanen Sekolah Rakyat

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sosial (Kemensos) meminta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyediakan lahan guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Jakarta.

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto itu dirancang untuk memberikan akses pendidikan sekaligus pemberdayaan bagi masyarakat miskin dan rentan.

    “Kita harapkan Pak Gubernur DKI memberikan dukungan lahan untuk sekolah permanen atau gedung permanen Sekolah Rakyat. Sekarang ini baru menggunakan gedung sementara milik Kementerian Sosial,” jelas Gus Ipul di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat.

    Untuk saat ini, lanjut dia, terdapat tiga Sekolah Rakyat yang beroperasi di Jakarta, yakni di Pondok Indah, Bambu Apus, dan Pasar Rebo, namun masih menempati gedung sementara milik Kemensos.

    Menurut dia, pemerintah pusat telah menyiapkan rancangan bangunan Sekolah Rakyat.

    Jika Pemprov DKI dapat menyediakan lahan, maka pembangunan fisik nantinya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum..

    “Tanah disediakan oleh DKI, gambarnya sudah dibuat oleh timnya Bapak Presiden. Insyaa Allah, kalau cocok tanahnya, dibangun oleh PU dengan menggunakan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebagai bagian dari program strategisnya Bapak Presiden,” tutur Gus Ipul.

    Menanggapi permintaan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan segera menggelar rapat internal untuk membahas usulan Kemensos itu.

    Dia menegaskan Pemprov DKI akan memetakan lokasi yang memungkinkan untuk dijadikan lahan pembangunan Sekolah Rakyat.

    “Untuk sekolah rakyat, Pemerintah DKI Jakarta segera akan merapatkan, memutuskan, mengusulkan daerah-daerah yang memang akan bisa disiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk lahannya. Tetapi sepenuhnya yang akan membangun adalah APBN, pemerintah pusat,” ungkap Pramono.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkab Kepulauan Seribu edukasi warga deteksi dini potensi konflik

    Pemkab Kepulauan Seribu edukasi warga deteksi dini potensi konflik

    Jakarta (ANTARA) –

    Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Seribu melatih warga setempat yang tergabung dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk melakukan deteksi dini potensi konflik di lingkungan masyarakat melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pada Jumat.

    “Mereka diharapkan dapat memahami deteksi dini terhadap potensi konflik yang ada di lingkungan masyarakat Kabupaten Kepulauan Seribu,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta Muhamad Matsani saat membuka kegiatan bimtek di Jakarta, Jumat.

    Selain itu, sambung dia, anggota FKDM juga diharapkan dapat mengantisipasi dan mendeteksi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, serta peka dan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya sehingga mendapat pengakuan dan eksistensi di mata masyarakat.

    Dia mengatakan koordinasi dan sinergi yang baik antara elemen masyarakat dengan aparat keamanan dan penegak hukum harus terlaksana dengan baik.

    Menurut dia, jika sinergi itu dapat dibangun, maka potensi ancaman, tantangan, dan hambatan yang mengganggu stabilitas serta kondusifitas wilayah dapat dicegah dan diantisipasi sejak dini.

    Dia menilai peran anggota FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan sangat penting dalam mencermati dan mengetahui permasalahan yang timbul di lingkungan sekitar.

    “Mereka dapat memberikan masukan kepada pemangku kebijakan sebagai pertimbangan dalam mengambil kebijakan guna mendapatkan solusi yang terbaik dalam setiap penyelesaian permasalahan,” ujar Matsani.

    Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesbangpol Kepulauan Seribu Achmad Yani Rivai Yusuf mengungkapkan melalui kegiatan tersebut, anggota FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan akan lebih paham dan cermat dalam mengetahui berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, gangguan serta kerawanan sosial, sehingga dapat mengantisipasi dan mencegahnya lebih dini.

    “Peran serta anggota FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan wilayah yang aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan,” tegas Achmad.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polda Metro Jaya beri pelatihan tupoksi Perwira Pamapta

    Polda Metro Jaya beri pelatihan tupoksi Perwira Pamapta

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya memberikan pelatihan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) khusus bagi Perwira Pamapta yang berjumlah 393 personel di tingkat polres, polsek dan polda.

    “Apa saja yang dilatih? Pertama, bagaimana menumbuhkan rasa kesiapsiagaan, berempati, bertutur kata, bersikap, berkomunikasi dengan para pihak yang membutuhkan bantuan polisi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Selain itu, dia menambahkan Perwira Pamapta juga diberikan pelatihan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP).

    “Jadi, setiap laporan yang masuk, kemudian Pamapta mendatangi TKP,” ujar Ade Ary.

    Selanjutnya, sambung dia, Perwira Pamapta diberikan pelatihan penanganan awal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penanganan atau pengaturan lalu lintas di sekitar TKP.

    “Kemudian, Pamapta juga bertugas melakukan atau mengoordinir piket fungsi operasional kepolisian yang ada di polres dan di polda,” ucap Ade Ary.

    Lebih jauh, dia menyampaikan pesan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, yaitu Pamapta merupakan wajah pertama kepolisian yang berhadapan atau yang dilihat oleh masyarakat, serta menjadi etalase bagi pelayanan untuk masyarakat.

    “Agar berempati, memahami apa yang dirasakan atau bagaimana kita harus mampu merasakan apa yang kesulitan, yang sedang dihadapi oleh masyarakat, sehingga kita berkewajiban untuk membantu, merespon. Ini merupakan komitmen,” ungkap Ade Ary.

    Dalam pelatihan itu, Polda Metro Jaya menyerahkan lima kendaraan operasional kepada Perwira Samapta (Pamapta) untuk menjalankan lima tugas dan fungsi Pamapta.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, saat penyerahan kendaraan secara simbolis kepada unit Pamapta, Rabu (15/10), mengatakan penyerahan kendaraan itu memiliki makna yang lebih besar dari sekedar distribusi sarana operasional, yakni menjadi simbol tanggung jawab dan amanah pelayanan kepada masyarakat.

    Dalam pasal tugasnya, Pamapta menjalankan lima fungsi utama, yaitu pelayanan kepolisian terpadu serta koordinasi dan pengendalian bantuan serta pertolongan.

    Kemudian, pelayanan masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan juga pelayanan informasi kepada masyarakat serta penyiapan registrasi dan pelaporan kegiatan.

    Melalui penambahan kendaraan operasional, diharapkan patroli yang dilaksanakan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan setiap laporan warga dapat direspon lebih cepat.

    Asep juga mengungkapkan pihaknya telah meluncurkan tugas Pamapta, yaitu menggantikan Kepala Unit SPKT melalui Surat Keputusan Kapolri Nomor 1438-9-2025 yang diterbitkan pada September 2025.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi usut insiden pengejaran terhadap sekelompok pelajar di Jakbar

    Polisi usut insiden pengejaran terhadap sekelompok pelajar di Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian mengusut kasus pengejaran terhadap sejumlah pelajar yang terjadi di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (23/10).

    “Kita baru mau panggil saksi-saksi di lokasi, termasuk anak-anak sekolah yang lari ke dalam warung itu. Tapi sementara, kalau kita analisa di CCTV (kamera pengawas), tidak kelihatan orang-orang yang kejar mereka ke warung, makanya harus kita analisa dulu, kita dalami dulu,” kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

    Mengenai dugaan percobaan pembacokan yang ramai dibahas di media sosial, dia menyebutkan pemeriksaan sementara belum mengarah kepada penggunaan benda tajam atau tumpul.

    “Kita belum sampai ke sana, ya, karena kan di CCTV tidak kelihatan orang yang kejar, entah mereka bawa sajam (senjata tajam) atau benda tumpul. Harus kita periksa dulu saksi-saksinya, karena sementara kita baru dapat CCTV-nya,” ujar Alexander.

    Beruntung, kata dia, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

    “Tidak ada korban luka, tidak ada,” ungkap Alexander.

    Dalam rekaman video viral yang telah diperiksa kepolisian, sejumlah pelajar tampak berlarian ke dalam sebuah warung kelontong lantaran dikejar oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.

    Seorang pelajar bahkan terlihat melompati etalase warung untuk menghindari kejaran oknum yang bersangkutan.

    Pemilik warung serta warga di sekitar lokasi pun lantas menegur oknum pengejar tersebut sehingga tidak terjadi bentrok fisik dengan pelajar.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cegah banjir rob, Sudin SDA tinggikan tanggul di 10 pulau berpenduduk

    Cegah banjir rob, Sudin SDA tinggikan tanggul di 10 pulau berpenduduk

    Jakarta (ANTARA) –

    Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu meninggikan tanggul di 10 pulau berpenduduk di gugusan kepulauan di Provinsi DKI Jakarta guna mencegah banjir rob masuk ke pemukiman penduduk.

    “Pekerjaan meninggikan tanggul tersebut dilaksanakan secara swakelola, dengan melibatkan petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di masing-masing pulau,” kata Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu Mustajab di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan petugas PJLP dilibatkan secara langsung dalam pekerjaan peninggian tanggul, mulai dari pemasangan hingga penataan kubus masif yang disusun diagonal.

    “Hasilnya sangat efektif menahan gelombang, bahkan sebelum dilakukan pengecoran beton,” ujar Mustajab.

    Dia menyebutkan sepuluh pulau yang ditinggikan tanggulnya itu, antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Payung, Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, Pulau Harapan, dan Pulau Sabira.

    Menurut dia, volume pekerjaan tersebut bervariasi, mulai dari panjang 50 meter hingga 200 meter. Begitu pun dengan lokasi pengerjaan, sebagian terdampak rob, sebagian lainnya tergerus abrasi akibat angin barat maupun angin timur.

    “Satu lokasi yang tengah dikerjakan adalah Pantai Sentigi di Pulau Untung Jawa karena tanggul sepanjang sekitar 220 meter sempat jebol akibat terjangan air pasang beberapa waktu lalu,” tutur Mustajab.

    Sementara itu, Lurah Pulau Harapan Muhammad Yusuf mengatakan langkah cepat yang dilakukan Sudin SDA Kepulauan Seribu itu memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir yang kerap dilanda kekhawatiran saat musim angin barat tiba.

    “Warga merasa lebih tenang menghadapi cuaca ekstrem, dan kami berharap kegiatan serupa dapat berlanjut di pulau-pulau lain yang juga rawan gelombang tinggi,” ungkap Yusuf.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.