Category: Antaranews.com Nasional

  • Pram akui tak tidur nyenyak karena proyek monorel tak kunjung rampung

    Pram akui tak tidur nyenyak karena proyek monorel tak kunjung rampung

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tidak dapat tidur dengan nyenyak akibat proyek pembangunan monorel yang tidak kunjung rampung sejak dimulai pada 2002 sampai dengan saat ini.

    “Saya saat itu mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri meninjau pembangunan monorel, dan hingga hari ini belum tuntas, hingga saat ini,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu.

    Pria yang akrab disapa Pram itu mendambakan agar pembangunan moda transportasi berbasis rel itu segera dilanjutkan dan diselesaikan.

    Dia juga mengaku ingin melanjutkan pekerjaan yang telah dimulai oleh gubernur-gubernur sebelumnya.

    Selain monorel, lanjut dia, ada pula pembangunan RS Sumber Waras yang segera dimulai kembali.

    Dia turut mengapresiasi aparat penegak hukum, terutama Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendukung program pembangunan rumah sakit tersebut.

    “Dulu kasus monorel dan RS Sumber Waras ini menghebohkan. Kami ingin menyelesaikan pembangunan kedua proyek ini,” ujar Pram.

    Kendati demikian, dia menekankan pembangunan di Jakarta tidak dapat dilakukan sendirian, sehingga harus ada kemitraan.

    “Membangun Jakarta gak sendirian, kemitraan jadi kunci,” tegas Pramono.

    Pada Senin (27/10), dia pun berencana meninjau proyek pembangunan RS Sumber Waras.

    “Saya akan meninjau jalan yang tidak rata di Penjaringan dan RS Sumber Waras,” ucap Pramono,

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSI Jakarta sebut RUU Pemilu harus menjawab masalah biaya politik

    PSI Jakarta sebut RUU Pemilu harus menjawab masalah biaya politik

    Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Wilayah DPW PSI DKI Jakarta Geraldi Ryan Wibinata menyatakan dukungannya terhadap Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum (Pemilu) agar segera dibahas dan disahkan.

    Dia pun berharap agar RUU tersebut dapat menjadi jawaban terkait permasalahan biaya politik yang dinilainya mahal.

    “Ada dua masalah besar yang sedang kita hadapi dalam perpolitikan. Pertama, biaya politik mahal. Kedua, anak muda itu juga berhadapan dengan lembaga-lembaga politik yang sudah membutuhkan perbaikan lagi,” kata Geraldi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

    Pernyataan tersebut dia sampaikan sebagai delegasi PSI dalam Indonesia Youth Democracy Forum bertajuk “Aspirasi untuk Reformasi Pemilu: Representasi Akuntabel dan Kepemimpinan Kompeten.”

    Dia mengungkapkan pihaknya selaku partai ekstra-parlementer atau belum masuk parlemen, mendukung RUU Pemilu agar segera dibahas dan disahkan sebelum proses elektoral menuju Pemilu 2029 dimulai.

    “Dengan mempertimbangkan bahwa kita akan segera memulai rangkaian menuju Pemilu 2029, kami mendukung agar RUU Pemilu dibahas segera dan disahkan sebagai dasar-dasar penyelenggaraannya,” ujar Geraldi.

    Menurut dia, saat ini terdapat dua permasalahan besar yang dihadapi dalam dunia politik, terutama bagi anak-anak muda ketika ingin berkiprah di dunia politik, yaitu biaya politik yang tinggi dan kelelahan kelembagaan.

    Dia pun menegaskan pihaknya berkomitmen memperjuangkan dan mendorong agar RUU Pemilu dapat menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

    “Menanggapi adanya tuntutan dari masyarakat secara luas dan anak muda secara khusus, kami akan memperjuangkan agar RUU Pemilu berikutnya dapat menjadi solusi terhadap biaya politik yang mahal,” tutur Geraldi.

    Dia mengatakan salah satu caranya, yaitu dengan membatasi pengeluaran kampanye dari calon legislatif atau eksekutif yang akan mencalonkan diri.

    Pihaknya juga mendorong agar RUU Pemilu dapat menyegarkan kembali sejumlah lembaga, baik penyelenggara pemilu, pemerintahan, dan partai politik untuk beradaptasi.

    Dia menilai perumusan RUU Pemilu harus mempertimbangkan aspirasi-aspirasi anak muda yang mendambakan sistem politik di Indonesia menjadi lebih baik secara keseluruhan.

    “Kita harus menyadari bahwa anak muda menginginkan perbaikan dalam sistem dan kehidupan politiknya,” tegas Geraldi.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono segera kembangkan transaksi digital di seluruh pasar Jakarta

    Pramono segera kembangkan transaksi digital di seluruh pasar Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkomitmen untuk segera mengembangkan transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh pasar di Jakarta sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

    “Kami sudah membuat lomba transaksi digital di 12 pasar yang ada di Jakarta sehingga penggunaan transaksi digital meningkat,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu

    Menurut dia, lomba tersebut merupakan gagasannya yang bertujuan agar seluruh perbankan melakukan edukasi terkait transaksi keuangan digital di pasar.

    Saat itu, kata dia, edukasi dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    “Hasilnya, transaksi digital semakin tumbuh di Jakarta,” ujar Pramono.

    Dia menilai transaksi digital dapat mempermudah masyarakat dan menekan kejahatan pencopetan karena warga tidak perlu lagi membawa uang tunai.

    “Ini berdampak pada penurunan angka kecopetan,” ucap Pramono.

    Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky Perdana Gozali menuturkan masa depan pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta berada pada sektor jasa dan ekonomi kreatif (ekraf) serta digital.

    “Lebih dari 56 persen ekonomi Jakarta tumbuh dari sektor ini, dan di sanalah masa depan Jakarta,” tutur Ricky dalam pembukaan Jakarta Economic Forum (JEF) 2025 di Jakarta, Sabtu.

    Dia mengungkapkan Jakarta tidak hanya menjadi pusat ekonomi dan keuangan Indonesia, tetapi juga jantung dari ekonomi berbasis jasa, ekonomi kreatif, inovatif dan digital.

    Di sisi lain, dia menambahkan JEF 2025 merupakan wujud nyata komitmen seluruh pihak dalam menggerakkan ekonomi Jakarta melalui aksi kolaborasi, kreativitas dan partisipasi, sekaligus menyuarakan optimisme kepada masyarakat Jakarta.

    Pada triwulan II-2025, dia menyebutkan ekonomi Jakarta tumbuh 5,18 persen, dan angka ini di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

    Selain itu, angka inflasi di Jakarta relatif stabil pada angka 2,4 secara year-on-year (yoy), dan posisi ini juga berada di bawah inflasi nasional.

    Dia menambahkan pertumbuhan transaksi secara digital pun terus berlangsung, bahkan mencapai 183 persen, pada angka 2,24 miliar transaksi digital.

    “Ini semua merupakan kolaborasi seluruh pihak sehingga ekonomi terus bertumbuh,” ungkap Ricky.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaksel dan jurnalis perkuat solidaritas lewat lomba mancing

    Pemkot Jaksel dan jurnalis perkuat solidaritas lewat lomba mancing

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) dan jurnalis Pokja Wartawan Jakarta Selatan (WJS) memperkuat solidaritas melalui Lomba Mancing Piala Wali Kota Jakarta Selatan Cup ke-IV di Pemancingan Deplu 74, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

    “Melalui kegiatan seperti ini, tentunya kita akan memperkuat sinergi komunikasi dan membangun kebersamaan yang positif antara pemerintah dan insan media yang selama ini menjadi mitra penting dalam membangun dan melayani publik,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.

    Kegiatan yang diinisasi Wartawawan Jakarta Selatan (WJS) itu dinilainya bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahim antara pemerintah dengan jurnalis di wilayah Jakarta Selatan.

    Dia pun berharap agar momen kebersamaan itu terus dilanjutkan dan dikembangkan, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas.

    “Saya berpesan kepada panitia setelah acara ini agar dilakukan evaluasi, supaya kegiatan seperti ini dapat digelar dengan beberapa aktivitas lainnya,” ujar Anwar.

    Lebih lanjut, dia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara itu dengan baik.

    Dia menambahkan lomba mancing yang melibatkan seluruh unsur aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai lainnya di lingkungan Pemkot Jaksel itu dapat dimaknai sebagai semangat melayani masyarakat dengan penuh kesabaran dan ketelitian.

    “Mancing ini kan penuh dengan kesabaran. Jadi, anggaplah ikan ini seperti masyarakat, ini yang kita tunggu dengan penuh kesabaran dan dilakukan dengan sepenuh hati,” tutur Anwar.

    Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Jakarta Selatan (WJS) Robin Tarigan menjelaskan Lomba Mancing Wali Kota Jakarta Selatan Cup ke-IV itu turut diikuti oleh 122 peserta pegawai di lingkungan Pemkot Jaksel.

    Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, pihaknya juga mendapatkan dukungan dari Baznas (Bazis) Jakarta Selatan, Bank Jakarta, Hotel Sotis, unsur BUMD dan swasta lainnya di wilayah Jakarta Selatan.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang tercipta dalam penyelenggaraan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa kita selenggarakan lagi di tahun berikutnya dan tentunya lebih baik serta meriah lagi,” ungkap Robin.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Jakarta ingatkan aturan baru bawa powerbankselama naik kereta

    KAI Jakarta ingatkan aturan baru bawa powerbankselama naik kereta

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengingatkan penumpang terkait aturan baru membawa dan menggunakan powerbank selama perjalanan dengan kereta api untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna kereta.

    “Ini sosialisasi aturan baru. Jadi, jika kedapatan akan diingatkan,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

    Aturan itu meliputi kapasitas maksimum powerbank yang diperbolehkan dibawa adalah 100 Wh (Watt-hour). Kemudian, powerbank wajib dalam kondisi baik, memiliki label kapasitas yang jelas, serta tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan atau keausan.

    Selain itu, penumpang juga dilarang melakukan pengisian daya powerbank dengan menggunakan fasilitas stop kontak di dalam kereta api karena hanya diperuntukkan bagi perangkat berdaya rendah, seperti smartphone (ponsel pintar), tablet, laptop, dan earphone.

    KAI mengingatkan penumpang bahwa pengisian daya powerbank di stop kontak kereta dapat meningkatkan suhu perangkat dan memicu potensi keselamatan perjalanan kereta api.

    Ixfan mengakui powerbank bersifat praktis, tetapi jika digunakan tidak sesuai aturan dapat menimbulkan risiko kebakaran yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan.

    “Karena itu, kami mengatur batasan kapasitas dan larangan penggunaannya di stop kontak kereta,” ujar Ixfan.

    Melalui aturan tersebut, KAI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam transportasi publik semakin meningkat, sejalan dengan komitmen KAI dalam memberikan layanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh penumpang.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BPBD: Temuan mikroplastik dalam air hujan di Jakarta peringatan dini

    BPBD: Temuan mikroplastik dalam air hujan di Jakarta peringatan dini

    Jakarta (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengatakan temuan mikroplastik di dalam air hujan di Jakarta menjadi peringatan dini bagi warga agar menerapkan perilaku yang bersahabat dengan alam, bukan bersikap takut.

    “Ini adalah informasi, peringatan dini, sehingga jangan disalahpahami memberi efek menakutkan,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pencegahan BPBD DKI Jakarta Rian Sarsono di Jakarta, Jumat.

    Perilaku yang bersahabat dengan alam itu, antara lain tidak lagi membakar sampah secara terbuka (open burning), khususnya plastik, mengelola sampah dari sumber, serta menerapkan gaya hidup sehat sebagai pencegahan paparan mikroplastik yang dapat merusak kesehatan.

    “Informasi ini kita olah dengan bijaksana untuk membentuk keseimbangan antara perilaku manusia dengan dengan alam di sekitarnya. Perilaku kita dalam melakukan, pola hidup bersih dan sehat,” ujar Rian.

    Hal senada disampaikan oleh Profesor Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Muhammad Reza Cordova. Dia menuturkan temuan penelitian pada 2018 itu merupakan alarm tentang kondisi lingkungan yang ditempati masyarakat saat ini, khususnya udara yang dihirup mengandung polutan tambahan, yakni berupa mikroplastik.

    Hasil penelitian tersebut memperlihatkan mikroplastik ditemukan di Jakarta, dengan 3-40 partikel/m2/hari yang jatuh dari udara ke darat. Sumbernnya berasal dari bahan pakaian, yakni poliester dan nilon, penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan sampah yang tidak baik, termasuk pembakaran sampah terbuka.

    “Walaupun fenomena ini terjadi lebih lama (dari waktu temuan), tapi ini baru terdeteksi beberapa tahun terakhir, karena alatnya semakin sensitif,” ungkap Reza.

    Lebih lanjut, dia mengatakan BRIN telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar merespon cepat dan mendorong penelitian lanjutan, baik di perairan Jakarta maupun di air hujan.

    Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bekerja sama dengan BRIN untuk melakukan penelitian lanjutan serta menyiapkan usulan standar baku mutu mikroplastik.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi tangkap tiga pencuri motor yang dikeroyok warga di Jakut

    Polisi tangkap tiga pencuri motor yang dikeroyok warga di Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kelapa Gading menangkap tiga pria berinisial JY (29), AS (16), dan MS (23) yang babak belur dihajar warga setelah mencuri motor korban berinisial NM (50) di Kampung Rawa Indah Jalan Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), Kamis (23/10) malam.

    “Ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra didampingi Kanit Reskrim AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan kejadian itu terjadi pada Kamis (23/10) sekitar pukul 21.15 WIB, kemudian petugas mengamankan para pelaku pada pukul 21.30 WIB dari amukan warga yang emosi terhadap tindak kejahatannya.

    Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik pelaku, satu unit sepeda motor milik korban, satu unit tas milik pelaku, satu unit kunci letter T dan satu unit kunci mata lancip yang digunakan untuk mencuri motor.

    Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim menjelaskan kejadian itu berawal saat korban pulang kerja dan langsung memarkir motornya di depan rumah.

    Setelah itu, korban masuk ke dalam rumah bersama sang istri. Beberapa saat kemudian, korban mendengar suara motor dari arah depan rumah dan melihat lampu motor menyala.

    Setelah dilihat, ternyata motor korban hendak dibawa kabur oleh ketiga orang pelaku yang tidak dikenal.

    Korban pun segera keluar rumah dan meneriaki maling serta menghadang pelaku.

    “Korban langsung menghadang ketiganya dan berhasil diamankan warga,” ujar Kiki.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim cek kesiapan posko sosial dan titik pengungsian

    Pemkot Jaktim cek kesiapan posko sosial dan titik pengungsian

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengecek kesiapan tenda Dinas Sosial DKI Jakarta yang disiapkan sebagai posko darurat untuk pengungsian warga apabila terjadi banjir.

    “Kami ingin memastikan kesiapan sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia di bidang sosial. Semua harus sudah siap sebelum kejadian,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Jumat.

    Dia menyebutkan pihaknya rutin memeriksa kesiapan logistik, dapur umum, serta tenaga sosial yang akan bertugas di lapangan.

    Pemkot Jaktim juga telah memetakan titik-titik rawan banjir dan genangan air di seluruh wilayah kecamatan.

    Selain itu, koordinasi turut dilakukan bersama para camat dan lurah agar penanganan di lapangan lebih cepat dan efektif.

    “Tiap wilayah sudah tahu karakteristiknya masing-masing. Kita minta mereka menyiapkan peralatan lebih awal. Kalau genangan terjadi, damkar siap menyedot air, petugas taman membantu pembersihan, dan kepolisian mengatur lalu lintas,” jelas Munjirin.

    Lebih lanjut, Munjirin bersama personel gabungan juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir, di antaranya posko kesehatan, dapur umum, serta bantuan logistik dari Dinas Sosial DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI).

    “Titik-titik pengungsian, posko kesehatan, dan bantuan sosial sudah kami siapkan. Kolaborasi dengan TNI, Polri, PMI, serta unsur masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat nanti,” ucap Munjirin.

    Sebelumnya, Pemkot Jaktim menyiagakan sebanyak 400 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam mengantisipasi banjir di wilayah setempat.

    “Ada sekitar 300 sampai 400 personel perwakilan dari TNI, Polri dan unsur lainnya untuk menghadapi musim penghujan ini dan potensi banjir,” ungkap Munjirin.

    Unsur yang dilibatkan itu mulai dari TNI, Polri, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Sosial.

    Masing-masing instansi tersebut menyiapkan personel, sarana dan prasarana untuk menghadapi kemungkinan bencana, termasuk banjir.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • APPSI DKI minta larangan jual rokok dihapus dari Raperda KTR

    APPSI DKI minta larangan jual rokok dihapus dari Raperda KTR

    Jakarta (ANTARA) – Dewan Pertimbangan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DKI Jakarta meminta agar pasal larangan penjualan rokok dihapus dari Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

    Pasal larangan penjualan rokok dalam Raperda KTR itu, di antaranya mengenai penerapan zona pelarangan penjualan rokok radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak, pelarangan pemajangan, perluasan KTR hingga pasar tradisional, pasar rakyat serta kewajiban memiliki izin berusaha khusus bagi penjualan rokok.

    “Semua pelarangan dalam Raperda KTR itu sangat menyusahkan pedagang kecil, pengecer, asongan, dan lainnya. Kami sebagai wadah pedagang pasar tradisional dan UMKM, minta betul-betul agar pasal tersebut dibatalkan.” Kata ketua DPW APPSI Ngadiran di Jakarta, Jumat.

    Dia menegaskan pihaknya kecewa karena fokus dan perhatian wakil rakyat yang seharusnya melindungi dan memberdayakan pedagang pasar justru membebani dengan aturan pelarangan tersebut.

    APPSI pun berharap legislatif serta ekseskutif dapat membuat peraturan yang adil dan mengakomodir pedagang kecil.

    Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Raperda KTR DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk meninjau ulang pasal-pasal dalam aturan tersebut dan menampung berbagai aspirasi masyarakat.

    Anggota Pansus Raperda KTR DPRD DKI Jakarta Sardy Wahab mengungkapkan sebagian dari aspirasi kelompok masyarakat terdampak terkait polemik pasal-pasal dalam Raperda KTR itu sudah diterima oleh legislatif.

    Dia mendukung agar aturan yang terkait pelarangan penjualan harus dilonggarkan mengingat ramainya penolakan yang telah disampaikan oleh pedagang kecil.

    “Kita harus lihat dan tanggap atas situasi dan kondisi di masyarakat. Fenomena yang ada di lapangan harus kita kaji lebih jauh, kita harus berpikir dampaknya ke masyarakat, ke pedagang,” tegas Sardy.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cegah banjir, Pemkot Jaktim gencarkan pengerukan sembilan sungai

    Cegah banjir, Pemkot Jaktim gencarkan pengerukan sembilan sungai

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menggencarkan pengerukan sembilan sungai utama sebagai upaya mencegah terjadinya banjir pada musim hujan tahun ini.

    “Sembilan sungai di Jakarta Timur saat ini sedang dilakukan pengerukan. Kita teruskan secara bertahap untuk mencegah banjir,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Jumat.

    Dia menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar mitigasi bencana yang juga melibatkan ratusan personel gabungan lintas instansi.

    Pengerukan tersebut dilakukan secara simultan di seluruh sungai besar di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan itu melibatkan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur serta unsur TNI dan Polri dalam pengamanan serta koordinasi lapangan.

    Menurut Munjirin, pengerukan dilakukan untuk memperdalam dasar sungai dan mengangkat sedimen lumpur yang selama ini menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung aliran air.

    Melalui pengerukan itu, diharapkan air hujan dapat mengalir lebih lancar ke hilir tanpa menimbulkan genangan di permukiman warga.

    “Kegiatannya tidak terbatas waktu. Memang harus terus-menerus dilakukan. Jadi, kita jaga jangan sampai itu (banjir) terjadi,” ujar Munjirin.

    Lebih lanjut, dia menuturkan pengerukan sungai dan normalisasi saluran terus dilaksanakan hingga seluruh jalur air di wilayah Jakarta Timur kembali optimal.

    “Kami optimistis, dengan kerja keras dan kolaborasi ini, genangan bisa diminimalkan. Semua sarana, prasarana, dan sumber daya manusia (SDM) sudah kami kerahkan,” ucap Munjirin.

    Sementara itu, Pemkot Jaktim menyiagakan sebanyak 400 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam mengantisipasi banjir di wilayah setempat.

    “Ada sekitar 300 sampai 400 personel perwakilan dari TNI, Polri dan unsur lainnya untuk menghadapi musim penghujan ini dan potensi banjir,” ungkap Munjirin.

    Seluruh unsur yang dilibatkan itu, di antaranya TNI, Polri, Suku Dinas SDA, Bina Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Sosial.

    Masing-masing instansi tersebut menyiapkan personel, sarana dan prasarana untuk menghadapi kemungkinan bencana, termasuk banjir.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.