Category: Antaranews.com Nasional

  • Warga keluhkan gelapnya JPO Halte Transjakarta Cawang Baru

    Warga keluhkan gelapnya JPO Halte Transjakarta Cawang Baru

    Jakarta (ANTARA) – Sebagian warga mengeluhkan kondisi penerangan jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Transjakarta Cawang Baru di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

    “Sudah tiga hari mati, tidak tahu penyebabnya karena apa. Jadi, sekarang kalau lewat JPO itu gelap, bahaya,” kata salah satu warga sekitar Winda (27) di Jatinegara, Jakarta Timur.

    Dia mengungkapkan lampu penerangan yang seharusnya berfungsi dan menunjang keamanan warga itu dalam beberapa hari terakhir justru mati total sehingga kondisi JPO tampak gelap gulita.

    Hanya penerangan pada area Halte Transjakarta Cawang Baru saja yang berfungsi, sementara penerangan anak tangga hingga lorong JPO seluruhnya tidak berfungsi.

    Menurut dia, kondisi penerangan JPO yang tidak berfungsi itu membahayakan karena jarak pandang warga sangat terbatas. Apalagi ketika harus menapaki anak tangga saat naik dan turun.

    Hal serupa dikatakan warga lainnya, yakni Damar (34). Ia mengaku terpaksa mengandalkan penerangan lampu dari ponselnya saat melintasi JPO Halte Transjakarta Cawang Baru.

    Dia juga merasa khawatir saat menggunakan JPO tersebut dalam keadaan gelap, apalagi ditambah kondisi hujan.

    “Apalagi sekarang kalau malam hujan terus, kita kan jadi tambah susah melihat pas di area JPO mau masuk halte. Takutnya pas hujan, tidak ada lampu, nanti malah terpeleset,” ujar Damar.

    Kondisi penerangan JPO Halte Transjakarta Cawang Baru yang tidak berfungsi itu menurut dia bukan pertama kalinya terjadi, karena beberapa waktu lalu kondisi serupa juga sempat terjadi.

    Dia pun berharap agar Pemerintah Kota Jakarta Timur dapat melakukan penanganan terhadap kondisi penerangan di JPO Halte Transjakarta Cawang Baru sehingga kembali berfungsi secara optimal.

    “Takutnya kan kondisi gelap begini juga dimanfaatkan orang-orang untuk berbuat kriminal. Sementara di JPO kan tidak ada petugas, kecuali kalau masuk area Halte, baru ada,” ucap Damar.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi ungkap senjata api milik pencuri motor di Jakbar pistol mainan

    Polisi ungkap senjata api milik pencuri motor di Jakbar pistol mainan

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian mengungkap senjata api yang digunakan oleh pencuri motor di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, merupakan pistol mainan.

    “Senjata mainan itu ternyata. Memang ada kunci letter T yang dipakai. Tapi pas dicek, ternyata pistol mainan itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

    Warga yang menghajar pelaku berinisial W (31) itu pun tak menyadari senjata yang digunakan pelaku adalah pistol mainan.

    “Tapi, ya, namanya kan warga kan enggak tahu, ya, mainan apa asli, taunya itu senjata aja,” ujar Aang.

    Pihak kepolisian menerima informasi pencurian tersebut pada Senin (27/10) pukul 19.00 WIB.

    “Jadi, semalam sekitar pukul 7 malam, ada salah satu warga telepon ke Polsek, ada maling motor di kawasan Duri Kosambi. Tapi, ternyata pas kami datang, posisi pelaku sudah dihakimi warga. Karena sudah lumayan juga tuh kondisinya, langsung kita bawa ke RS Polri Kramat Jati,” papar Aang.

    Sebelumnya, seorang pencuri sepeda motor yang bersenjata api babak belur setelah diamuk massa di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (27/10) malam..

    Pelaku pun tidak lagi sadarkan diri ketika diamankan oleh kepolisian.

    “Kalau melihat kondisi pelaku, memang yang namanya massa, ya, parah, habis itu jadi sasaran massa,” kata Ketua RT 006 RW 008, Duri Kosambi Muslih, Selasa.

    Kendati berlumur darah dan tak sadarkan diri, kata dia, pelaku masih hidup dan masih bernafas saat diamankan oleh polisi ke Mapolsek Cengkareng.

    “Sudah enggak sadar, tapi masih ada (nafasnya). Mungkin (dibawa) ke Rumah Sakit Polri, ya, kalau setahu saya,” ujar Muslih.

    Dia menceritakan pengeroyokan itu terjadi setelah pelaku mencoba mencuri motor milik seorang pedagang di pinggir Jalan Kresek Raya.

    “Kejadiannya itu di parkiran pemancingan, yang dicuri itu motornya tukang keripik singkong,” papar Muslih.

    Menurut dia, pelaku sempat membobol dan membawa motor korban dengan cara didorong. Namun, tindak kejahatan itu kemudian dipergoki korban yang sontak mengejar pelaku.

    Korban dan pelaku pun sempat terlibat aksi saling tarik motor, tak jauh dari lokasi awal.

    “Motor diambil, sudah dibawa jarak sekitar 100 meter. Tahulah (korban) motornya lagi dibawa, dikejar. Sempat tarik-tarikan itu,” terang Muslih.

    Kalah dalam perebutan motor itu, sambung dia, pelaku kemudian melarikan diri dengan berlari masuk ke dalam permukiman warga.

    Saat melarikan diri, pelaku sempat mengancam warga yang mengejarnya dengan sepucuk senjata api berupa pistol. Namun, senjata itu hanya dikeluarkan dan tidak ditembakkan sama sekali, sehingga warga tetap mengejar pelaku.

    Rute pelarian yang sekaligus dijadikan tempat bersembunyi pelaku rupanya berujung pada sebuah gang buntu. Pelaku pun tertangkap oleh gerombolan warga di Gang Masjid Al Hikmah dan langsung menjadi sasaran pengeroyokan.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi serahkan motor milik warga Kelapa Gading yang dicuri

    Polisi serahkan motor milik warga Kelapa Gading yang dicuri

    Jakarta (ANTARA) – Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyerahkan satu unit sepeda motor milik warga yang dicuri saat diparkir di depan rumahnya di Kampung Rawa Indah, Jalan Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, pada Kamis (23/10).

    “Hari ini, kami kembalikan motor yang sudah dicuri ketiga pelaku, dan ini sebagai bentuk transparansi dan upaya memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Selasa.

    Dia mengatakan pihaknya bertekad menjaga situasi di wilayah Kelapa Gading tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi warga untuk berniaga, berlibur maupun relaksasi.

    Dia juga meminta agar warga pemilik kendaraan selalu waspada saat memarkir kendaraannya, tidak parkir sembarangan dan menggunakan kunci ganda.

    “Jika ada rezeki lebih, sebaiknya pasang kamera pengintai atau CCTV di rumah atau lingkungan,” ujar Seto.

    Sementara itu, korban pencurian yang bernama Suprihatin (45) mengucapkan terima kasih atas langkah cepat kepolisian dalam menangkap ketiga pelaku.

    Dia mengaku sangat kesulitan setelah kehilangan motornya karena sehari-hari digunakan untuk mengantar anak sekolah, ngojek dan lainnya.

    “Saya sangat terbantu,” ungkap Suprihatin.

    Sebelumnya, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kelapa Gading menangkap tiga pria berinisial JY (29), AS (16), dan MS (23) yang babak belur dihajar warga setelah mencuri motor korban berinisial NM (50) di Kampung Rawa Indah, Jalan Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (23/10) malam.

    “Ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra didampingi Kanit Reskrim AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Jumat.

    Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim menjelaskan kejadian itu berawal saat korban pulang kerja dan langsung memarkir motornya di depan rumah.

    Setelah itu, korban masuk ke dalam rumah bersama sang istri. Beberapa saat kemudian, korban mendengar suara motor dari arah depan rumah dan melihat lampu motor menyala.

    Setelah dilihat, ternyata motor korban hendak dibawa kabur oleh ketiga orang pelaku yang tidak dikenal.

    Korban pun segera keluar rumah dan meneriaki maling serta menghadang pelaku.

    “Korban langsung menghadang ketiganya dan berhasil diamankan warga,” kata Kiki.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Musim hujan, warga perlu tingkatkan kewaspadaan potensi pohon tumbang

    Musim hujan, warga perlu tingkatkan kewaspadaan potensi pohon tumbang

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang terutama di kawasan dengan banyak pepohonan, jalur hijau dan tepi jalan pada musim hujan saat ini.

    Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, M. Fajar Sauri dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa curah hujan tinggi disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang.

    Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kejadian pohon tumbang, Pemprov DKI Jakarta menyiagakan posko penanganan pohon tumbang di tingkat kecamatan, wilayah kota hingga provinsi.

    Fajar mengatakan, petugas lapangan dari Satuan Pelaksana (Satpel) Pertamanan dan Hutan Kota telah disiapkan untuk segera melakukan penanganan apabila terjadi pohon tumbang di wilayah masing-masing.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi ungkap kronologi pengemudi Lexus yang tewas di Pondok Indah

    Polisi ungkap kronologi pengemudi Lexus yang tewas di Pondok Indah

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya mengungkap kronologi pengemudi mobil Toyota Lexus yang tewas akibat mobilnya tertimpa pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/10).

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan, saksi berinisial F berada di belakang mobil Lexus, sedang mengantar makanan ke Jalan H Saikin Pondok Pinang.

    “Saksi melihat Pohon Palem yang berada di marka pembatas jalan tiba-tiba tumbang menimpa sebuah mobil Lexus dengan nomor polisi B 1732 SJV warna hitam,” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

    Akibat peristiwa tersebut korban dilakukan evakuasi dan kemudian dibawa Ke RS Pondok Indah, namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia. “Korban mengalami luka di kepala bagian kanan atas,” kata Reonald.

    Selanjutnya, kasus tersebut ditangani oleh Polsek Kebayoran Lama, Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).

    Seorang pengemudi mobil Toyota Lexus tewas akibat mobilnya tertimpa pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu siang, saat hujan disertai angin kencang.

    “Korban meninggal dunia seorang laki-laki usia 50 tahun,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta ,Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.

    Pohon tumbang itu terjadi di Jalan Metro Pondok Indah Raya, Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.00 WIB.

    Menurut dia, dugaan penyebab pohon tumbang karena hujan intensitas tinggi yang disertai angin kencang yang terjadi di kawasan itu.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pencuri gunakan obeng curi infokus milik SDN di Jakut

    Pencuri gunakan obeng curi infokus milik SDN di Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Pencuri berinisial SEA (23) menggunakan obeng sebagai alat untuk mencuri infokus atau proyektor dan alat pendingin komputer yang merupakan barang inventaris milik SDN Tugu Utara 09 Pagi, Jakarta Utara.

    “Pelaku ini memanjat tembok sekolah saat malam hari dan masuk ke ruang kelas yang jendelanya tidak terkunci dan mengambil barang-barang tersebut,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Koja, Jakarta Utara, AKP Fernando di Jakarta, Senin.

    Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 363 Kitab Hukum Undang-Undang Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara maksimal sembilan tahun.

    “Pelaku ini melakukan pencurian malam hari dan memanjat tembok. Ancaman hukuman jadi lebih tinggi,” kata dia.

    Ia mengatakan barang hasil curian tersebut akan dijual pelaku secara daring melalui media sosial dan uang tersebut akan digunakan untuk kebutuhan hidup.

    Pihaknya terus melakukan penyidikan untuk mengungkap kasus ini lebih lengkap. Sejauh ini SWA mengaku pelaku tunggal. “Sejauh ini pelaku mengaku ini pertama kali mencuri,” katanya.

    Polsek Koja, Jakarta Utara, menangkap pria berinisial SEA (23) yang mencuri proyektor milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) SDN Tugu Utara 09 Pagi, yang sebelumnya diamankan oleh penjaga sekolah pada Sabtu (25/10) dini hari.

    “Pelaku ini kedapatan mencuri inventaris sekolah,” kata Kapolsek Koja Kompol Muhammad Andry di Jakarta, Minggu (26/10).

    Menurut dia, pelaku saat ini berada di Mapolsek Koja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

    “Barang bukti yang diamankan petugas adalah satu unit proyektor, satu unit pendingin komputer, obeng, tas dan tisu,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Human Initiative distribusikan 216 tenda bagi warga Palestina 

    Human Initiative distribusikan 216 tenda bagi warga Palestina 

    Jakarta (ANTARA) – Lembaga Kemanusiaan global, Human Initiative (HI) kembali mendistribusikan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina berupa 216 tenda yang masing-masing muat lebih dari lima orang.

    “Kami ingin tenda-tenda ini segera digunakan oleh keluarga di Palestina agar mereka bisa menghadapi musim dingin dengan lebih nyaman,” kata Manager Humanitarian Diplomacy Human Initiative Muhammad Kaimuddin dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, dalam masa pemulihan setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, ribuan keluarga kehilangan rumah dan membutuhkan tempat tinggal yang layak.

    Menjelang musim dingin di Palestina, Human Initiative (HI) kembali menggerakkan bantuan agar masyarakat dapat bertahan dalam kondisi yang lebih aman.

    Ia mengatakan bahwa pada Sabtu (25/10), tim Human Initiative yang melaporkan dari Kairo, Mesir, menyampaikan bahwa mereka sedang memproses pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina.

    Tim memuat 216 tenda keluarga ke dalam truk kargo seberat 40 ton yang telah berangkat menuju Palestina pada Sabtu (25/10). Truk bantuan kemanusiaan melintasi jalur darat melalui perbatasan Rafah dan pintu Karem Abu Salem, salah satu akses utama untuk distribusi logistik.

    Tenda-tenda ini menjadi bagian penting dari upaya mendukung keluarga Palestina yang kehilangan rumah dan bersiap menghadapi musim dingin.

    “Meskipun situasi di lapangan masih berubah-ubah, kami terus memastikan bantuan ini tiba tepat waktu,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa setiap tenda dapat menampung lima hingga delapan anggota keluarga. Lebih dari seribu warga Palestina akan memperoleh tempat berlindung yang lebih layak.

    Menjelang November, suhu di wilayah tersebut mulai menurun, sementara banyak keluarga masih bertahan di penampungan darurat.

    Human Initiative terus berupaya menjangkau masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di Palestina dengan langkah-langkah yang terencana dan penuh tanggung jawab.

    Menjelang musim dingin, kata dia, mari bersama memperkuat solidaritas dan menumbuhkan harapan bagi saudara-saudara di Palestina. “Dukung langkah kemanusiaan ini melalui Solusipeduli.org dan jadilah bagian dari kolaborasi kebaikan bersama Human Initiative,” katanya.

    Kaimuddin menambahkan, bantuan lainnya antara lain, distribusi bantuan uang tunai kepada 80 anak-anak yatim Palestina.

    Distribusi paket sembako sebanyak 80 paket. Penyerahan makanan siap saji sebanyak 100 paket dan distribusi selimut untuk 100.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Baru keluar bui dua bulan, dua pencuri sepeda motor kembali ditangkap

    Baru keluar bui dua bulan, dua pencuri sepeda motor kembali ditangkap

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian kembali menangkap dua pencuri sepeda motor di wilayah Tambora, Jakarta Barat, dan keduanya merupakan residivis yang baru bebas dari penjara dua bulan lalu.

    Dua pria berinisial A dan R itu ditangkap usai dilaporkan melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Krendang Selatan, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (20/10) lalu.

    “Pelaku A ditangkap di Kali Anyar, Tambora, sedangkan pelaku R di Pademangan, Jakarta Utara, belum lama ini,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudrajat Djumantara di Jakarta, Senin.

    Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku menggunakan modus berpura-pura menjadi kurir makanan dengan mengenakan jaket, untuk mengelabui korban agar tidak curiga saat melakukan aksinya.

    “Di lokasi, pelaku memetik sepeda motor dengan cara mendorong, kemudian menyambungkan kabel agar kendaraan tersebut bisa menyala lalu dibawa kabur oleh pelaku,” kata Sudrajat.

    Kemudian, dari hasil analisis CCTV dan informasi dari warga, polisi segera melakukan pengejaran hingga keduanya berhasil ditangkap.

    Adapun kedua pelaku merupakan residivis kasus serupa yang baru saja keluar dari penjara beberapa bulan lalu. “Mereka mengaku telah lima kali beraksi di wilayah Tambora dan sekitarnya,” ujar Sudrajat.

    Kedua pelaku diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian.

    Polisi pun mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menggunakan kunci ganda pengaman sepeda motor.

    “Kami imbau masyarakat agar selalu waspada dan melengkapi kendaraannya dengan kunci ganda atau pengaman tambahan untuk mencegah aksi curanmor,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polsek Koja pulangkan dua remaja ke keluarga usai diamankan

    Polsek Koja pulangkan dua remaja ke keluarga usai diamankan

    Jakarta (ANTARA) – Polsek Koja, Jakarta Utara, menyerahkan dua remaja yang sempat diamankan sebagai upaya mencegah terjadinya aksi tawuran dalam razia yang digelar pada Sabtu (25/10).

    “Anak yang kemarin diamankan itu kebetulan memang mereka pada saat mengendarai kendaraan bermotor sempat menyerempet atau akan menabrak ibu-ibu,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Koja, AKP Fernando di Jakarta, Senin.

    Ia mengatakan seorang pelajar SMP berinisial MST (14) sempat diamankan petugas usai menyerempet seorang wanita paruh baya di kawasan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu (25/10) dinihari.

    MST yang merupakan siswa kelas 1 SMP tersebut telah diserahkan langsung kepada orang tua pelaku dan pihak sekolah di Mapolsek Koja pada Senin siang.

    “Kami mengembalikan anak tersebut ke orang tuanya, kemudian menginformasikan ke pihak sekolah supaya pihak sekolah bisa lebih mewaspadai,” katanya.

    Meski MST telah dipulangkan ke orang tuanya untuk dilakukan pembinaan, tapi pihak Kepolisian terus melakukan upaya pemantauan dan pembinaan.

    Selain MST, pelaku berinisial H juga akan dipulangkan kepada orang tuanya.

    “Kami tetap melakukan upaya pembinaan, imbauan, pencegahan supaya tidak terjadi tawuran dan bentuk kekerasan lainnya. Apalagi anak-anak yang sifatnya memang masih sekolah,” kata dia.

    Ia mengimbau agar para orang tua, khususnya masih memiliki anak yang bersekolah untuk lebih mewaspadai dan mengawasi putra- putrinya di luar rumah.

    “Apalagi sesudah jam sekolah untuk berhati-hati dalam bergaul melakukan aktivitas. Jangan sampai mengarah pada tawuran ataupun sifatnya kekerasan terhadap anak-anak lainnya,” katanya.

    Sebelumnya, pelajar berinisial MST dan H (13) diamankan warga ke Polsek Koja usai menabrak seorang wanita paruh baya. Keduanya juga kedapatan membawa mistar atau penggaris.

    Setelah diinterogasi warga, MST dan H mengaku sempat berputar-putar untuk mencari lawan tawuran.

    Menurut pengakuan, mereka bersama-sama itu berputar-putar mencari lawan tawuran antarkelompok tapi belum sempat melakukan aksi tawuran. “Pada saat diamankan memang ada penggaris,” katanya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jalan tinggi sebelah di Penjaringan segera diperbaiki

    Jalan tinggi sebelah di Penjaringan segera diperbaiki

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera memperbaiki jalan tinggi sebelah yang kerap menyebabkan kendaraan terperosok di Penjaringan, Jakarta Utara.

    Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo di Jakarta Utara, Senin, mengatakan, jalan tersebut sebelumnya dibangun oleh pihak swasta, namun mangkrak sejak 2016.

    Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta pun segera mengatasi jalan tersebut usai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi itu.

    “Hari ini Pak Gub sudah meninjau langsung ke jalan yang ada beda tinggi. Intinya, dari Pemprov DKI akan menyelesaikan permasalahan itu,” katanya.

    Jalan ini dibangun melalui swasta, kemudian terhenti. “Kami akan komunikasikan dengan pihak pengembang. Kalau bisa dilanjut, dilanjut. Kalau pengembangnya sudah tidak bisa, kmDKI yang akan masuk,” kata Suwondo

    Suwondo menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta segera mendiskusikan persoalan jalan tersebut bersama pengembangnya.

    Nantinya, apabila sudah berkomunikasi dengan pihak swasta yang membangun jalan tersebut, Pemerintah DKI Jakarta segera mengambil langkah.

    Diharapkan nantinya, jalan tersebut bisa kembali baik sehingga tak ada lagi kendaraan yang terperosok di sana.

    “Ya kita komunikasikan dulu dengan pengembang. Kalau memang mereka oke, kita minta untuk lanjut. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa ada komunikasi dengan pengembang,” kata Suwondo.

    Pada Senin pagi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menepati janjinya untuk meninjau langsung Jalan Inspeksi Kali Duri di wilayah Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, yang viral di media sosial karena kondisi jalan tersebut tinggi sebelah.

    Ia pun telah meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk segera memperbaiki jalan sepanjang 320 meter itu agar tidak kembali menimbulkan kecelakaan.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.