Category: Antaranews.com Ekonomi

  • Universitas Brawijaya harap Danantara mampu perkuat ekosistem industri

    Universitas Brawijaya harap Danantara mampu perkuat ekosistem industri

    Kami ingin Danantara ini jadi salah satu pendorong untuk munculnya inovasi dan industrialisasi baru

    Jakarta (ANTARA) – Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo berharap kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) sebagai lembaga pengelola investasi mampu mengorkestrasi ekosistem industri baru di tanah air.

    Hal tersebut diungkapkannya dalam kegiatan Public and Business Leader Forum: 2026 Outlook & Challenges di Jakarta, Sabtu malam (13/12).

    “Kami ingin Danantara ini jadi salah satu pendorong untuk munculnya inovasi dan industrialisasi baru. Ketika pendanaan kuat untuk industrialisasi baru, maka perguruan tinggi punya kesempatan melakukan hilirisasi,” kata Widodo dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

    Widodo mengatakan, kemajuan industri akan dengan sendirinya berdampak pada perguruan tinggi sebagai gudangnya inovasi.

    Selain itu, ia menilai ekosistem industri yang maju dan kuat juga mendorong perguruan tinggi untuk mendesain kurikulum pembelajaran dan penyiapan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.

    Widodo menyebut, selama ini perguruan tinggi memiliki banyak peneliti, pakar, dan inovasi namun kesulitan melakukan hilirisasi sebab wadah yang disiapkan belum berjalan baik.

    “Kami mendidik sarjana sudah sangat bagus, tapi ketika sudah lulus tidak mudah mencari pekerjaan di bidang masing-masing. Karena ekosistem industri di Indonesia belum berkembang. Kalau industrinya tumbuh, ekosistem yang akan jalan,” ujar dia.

    “Maka, Danantara harus jadi pemecah mata rantai yang selama ini menyebabkan kita tidak mandiri di industri,” kata Widodo menambahkan.

    Diketahui, kegiatan Public and Business Leader Forum: 2026 Outlook & Challenges mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dalam membahas berbagai hal strategis terkait disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan geopolitik.

    Selama sesi berlangsung, para panelis mengulas isu strategis seperti ketahanan ekonomi, transformasi energi nasional, penguatan manajemen kebencanaan, serta peran institusi publik dalam menciptakan pemerintahan adaptif.

    Widodo berharap forum yang menjadi rangkaian Dies Natalis Universitas Brawijaya ke-63 ini menghasilkan pandangan yang komprehensif, serta melahirkan seperangkat usulan kebijakan (policy brief) untuk mereformasi cara pemerintah dan dunia usaha memandang dinamika global.

    Dies Natalis ke-63 juga menjadi refleksi untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui riset, inovasi, dan dialog kebijakan yang konstruktif.

    Melalui forum ini, UB menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis negara dan dunia usaha.

    Pewarta: Sean Filo Muhamad
    Editor: Sambas
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Wamenpar apresiasi ANTARA promosikan budaya lewat Festival Foto Celebes

    Wamenpar apresiasi ANTARA promosikan budaya lewat Festival Foto Celebes

    Toraja Utara, Sulsel (ANTARA) – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi inisiasi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA mempromosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025 di Alun-alun Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

    Wamenpar, dalam sambutannya di Toraja Utara, Sabtu malam, mengatakan kegiatan Festival Fotografi Celebes tersebut memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya Sulawesi melalui media visual.

    Ia menyampaikan festival ini merupakan upaya luar biasa untuk menyatukan keindahan alam dan budaya Sulawesi lewat media visual berupa foto yang penuh makna.

    “Festival Fotografi Celebes 2025 turut mempromosikan potensi wisata dan budaya Sulawesi, serta memberikan dampak ekonomi dan promosi pariwisata yang nyata,” kata Ni Luh Puspa.

    Ia mendorong kegiatan berbasis kekayaan intelektual lokal dengan standar tinggi terus diciptakan dan didukung.

    Tujuannya adalah memberikan ruang bagi kreativitas anak bangsa serta mampu menjadi magnet kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

    “Mari ciptakan dan dukung event berbasis intelektual properti lokal yang berstandar tinggi dan memberikan ruang bagi kreativitas anak bangsa agar mampu menjadi magnet kunjungan wisatawan,” ujarnya.

    Ni Luh Puspa mengungkapkan pemerintah berharap melalui sinergi ini, industri pariwisata Indonesia dapat bangkit dan terus berkembang.

    Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi mengatakan festival yang berlangsung sejak Sabtu ini hingga 23 Desember tersebut merupakan penyelenggaraan kelima ANTARA secara nasional.

    “Dengan tujuan untuk menghimpun dan menyebarluaskan informasi keragaman budaya di Sulawesi serta potensi turunannya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Nina.

    Dia menyebutkan festival yang digagas tim Galeri Foto Jurnalistik ANTARA atau GFJA bersama lima Biro ANTARA se-Sulawesi ini didasari oleh riset yang menunjukkan bahwa kegiatan budaya di Sulawesi belum banyak terpopulerkan atau terunggah di media maupun media sosial.

    “Semoga ini menambah semangat karena tadi Pak Bupati sudah menyampaikan bahwa Toraja Utara naik kelasnya menjadi kabupaten yang inovatif. Tentu, kegiatan budaya bisa kita ciptakan menjadi sebuah kegiatan masyarakat yang tetap menjunjung tinggi kebudayaan, namun inovatif dan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Nina.

    Ia juga mengungkapkan Festival Fotografi Celebes itu berhasil menghimpun sebanyak 122 foto karya dari 39 fotografer.

    Jumlah tersebut terdiri atas 21 pewarta foto ANTARA dan 18 fotografer dari komunitas fotografi, Performa, dan Masyarakat Sadar Wisata (Masata) DPC Toraja Utara.

    “Karyanya sangat mempesona dan mencengangkan bagi saya. Sangat hidup semua bidikan kamera teman-teman fotografer,” ungkapnya.

    Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Harga emas UBS turun, Galeri24 stabil di Pegadaian hari ini

    Harga emas UBS turun, Galeri24 stabil di Pegadaian hari ini

    Jakarta (ANTARA) – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Minggu, menunjukkan dua produk buatan UBS dan Galeri24 mengalami fluktuasi harga.

    ‎Harga jual emas Galeri24 stabil di Rp2.491.000 per gram, sementara emas UBS turun tipis menjadi Rp2.532.000 dari awalnya Rp2.537.000 per gram.

    ‎Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

    ‎‎Harga emas UBS:

    ‎- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.369.000

    ‎- Harga emas UBS 1 gram: Rp2.532.000

    ‎- Harga emas UBS 2 gram: Rp5.025.000

    ‎- Harga emas UBS 5 gram: Rp12.416.000

    ‎- Harga emas UBS 10 gram: Rp24.702.000

    ‎- Harga emas UBS 25 gram: Rp61.634.000

    ‎- Harga emas UBS 50 gram: Rp123.013.000

    ‎- Harga emas UBS 100 gram: Rp245.929.000

    ‎- Harga emas UBS 250 gram: Rp614.641.000

    ‎- Harga emas UBS 500 gram: Rp1.227.839.000

    ‎Harga emas Galeri24:

    ‎- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.306.000

    ‎- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp2.491.000.

    ‎- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp4.909.000

    ‎- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp12.183.000

    ‎- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp24.300.000

    ‎- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp60.601.000

    ‎- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp121.104.000

    ‎- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp242.090.000

    ‎- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp601.375.000

    ‎- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp1.202.750.000

    ‎- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp2.405.499.000.

    Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Outlook Pertanian 2026 dari Swasembada ke Sistem Pangan Berkelanjutan

    Outlook Pertanian 2026 dari Swasembada ke Sistem Pangan Berkelanjutan

    Prospek pertanian tetap terbuka, tetapi menuntut konsistensi kebijakan, keberanian berinovasi, dan kesungguhan dalam memperkuat fondasi strukturalnya.

    Jakarta (ANTARA) – Menjelang pergantian tahun, sektor pertanian selalu berada di persimpangan harapan dan kenyataan.

    Harapan, karena pertanian tetap menjadi sandaran hidup jutaan keluarga sekaligus penopang ketahanan bangsa. Kenyataan, karena sektor ini terus diuji oleh perubahan iklim, tekanan pasar, keterbatasan lahan, hingga regenerasi petani yang tak kunjung tuntas.

    Dalam situasi seperti inilah, berbicara tentang outlook pertanian bukan sekadar menyusun proyeksi angka atau daftar target produksi, melainkan upaya membaca arah zaman dan menimbang kesiapan menghadapi masa depan.

    Proyeksi sektor pertanian 2026 di Indonesia diletakkan dalam kerangka tersebut. Ini akan hadir sebagai gambaran prospektif mengenai kondisi sektor pertanian Indonesia, sekaligus sebagai alat analisis untuk memahami tren, peluang, dan tantangan yang akan dihadapi dalam satu hingga beberapa tahun ke depan.

    Dari sini ini tidak hanya tergambar apa yang mungkin terjadi, tetapi juga dapat dirumuskan arah kebijakan dan strategi yang diperlukan agar sektor pertanian tetap mampu menjalankan perannya sebagai penopang ketahanan pangan nasional.

    Pada 2026, pemerintah menetapkan target besar swasembada pangan yang direncanakan tercapai pada 2026 dan kembali diperkuat pada periode 2028–2029.

    Fokus utama diarahkan pada peningkatan produksi komoditas pangan strategis, khususnya beras, jagung, cabai, bawang merah, dan gula.

    Produksi beras ditargetkan mencapai 34,77 juta ton, jagung 18 juta ton, cabai 3,08 juta ton, bawang merah 2 juta ton, serta tebu 39,5 juta ton atau setara dengan 2,8 juta ton gula.

    Selain itu, peningkatan produksi kopi, kakao, dan kelapa juga menjadi perhatian, bersamaan dengan penguatan populasi sapi perah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Target tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Empat KUD binaan PTPN IV raih sertifikasi RSPO

    Empat KUD binaan PTPN IV raih sertifikasi RSPO

    Jakarta (ANTARA) – Empat koperasi unit desa (KUD) binaan PT Perkebunan Nusantara atau PTPN IV PalmCo dinyatakan lulus dan resmi mengantongi sertifikasi internasional Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) atau sertifikat produksi minyak sawit berkelanjutan.

    Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (13/12), mengatakan empat KUD itu meliputi KUD Makarti Jaya, KUD Dayo Mukti, dan KUD Kusuma Bakti Mandiri yang berada di wilayah PTPN IV Regional III Riau, serta FPS Merlung Renah Mendaluh yang berlokasi di PTPN IV Regional IV Jambi.

    Total luas kebun yang tersertifikasi mencapai 2.595,36 hektare dan melibatkan sekitar 1.222 kepala keluarga.

    “Keberhasilan ini merupakan buah dari pendampingan jangka panjang yang dilakukan perusahaan kepada para petani mitra di berbagai daerah,” kata Jatmiko.

    Dari hasil audit terbaru, KUD Dayo Mukti tercatat sebagai koperasi yang paling baru lolos audit eksternal RSPO, melengkapi tiga koperasi lainnya yang telah terlebih dulu mendapatkan sertifikasi.

    Menurut Jatmiko, sertifikasi RSPO memberikan manfaat langsung bagi petani karena membuka peluang baru ekonomi, memperbaiki tata kelola kebun, serta meningkatkan nilai jual produk.

    Selain empat KUD yang telah resmi tersertifikasi, kata Jatmiko, terdapat 18 KUD lainnya yang saat ini sedang berada dalam pipeline sertifikasi RSPO melalui program percepatan internal PTPN IV PalmCo.

    Ia menjelaskan bahwa satu KUD kini sedang menjalani audit internal, empat KUD sedang menyelesaikan pemenuhan dokumen persyaratan, sementara 13 KUD lainnya berada pada tahap sosialisasi penerapan standar RSPO di tingkat petani.

    Jatmiko menegaskan bahwa proses sertifikasi tidak hanya berorientasi pada capaian administrasi, tetapi juga pada pembentukan budaya keberlanjutan di tingkat tapak.

    Melalui percepatan sertifikasi RSPO tersebut, kata dia, PalmCo ingin memperkuat ketelusuran rantai pasok dan menetapkan standar kualitas yang lebih tinggi bagi CPO yang dihasilkan.

    “Rantai pasok yang tersertifikasi RSPO menjamin produk yang berkualitas, terukur, dan dapat ditelusuri. Ini fondasi penting bagi daya saing sawit Indonesia di pasar global,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi melalui industri sawit yang lebih bertanggung jawab.

    Ketua KUD Makarti Jaya Hadi Yanto menyatakan bahwa sertifikasi RSPO membawa dampak nyata dalam praktik operasional petani, termasuk peningkatan pengetahuan agronomi, keselamatan kerja, serta efisiensi pemeliharaan kebun.

    “Pendampingan yang kami terima membuat petani semakin memahami standar budidaya berkelanjutan. Sertifikasi RSPO adalah sebuah pengakuan yang patut kami syukuri dan juga menjadi pintu untuk meningkatkan daya tawar dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi kami,” ujar Hadi.

    Keberhasilan memperoleh sertifikasi RSPO merupakan bukti kemitraan efektif antara petani dan PTPN IV PalmCo, sekaligus langkah penting dalam menyiapkan petani Indonesia menghadapi tuntutan standar global yang semakin ketat.

    Pewarta: Indra Arief Pribadi
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BI: Festival fotografi LKBN ANTARA bantu promosi wisata di Sulawesi

    BI: Festival fotografi LKBN ANTARA bantu promosi wisata di Sulawesi

    Toraja Utara (ANTARA) – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut bahwa Festival Fotografi Celebes Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di Alun-alun Rantepao Toraja Utara, dapat membantu mempromosikan pariwisata dan budaya lokal di daerah itu.

    Kepala Humas KPw BI Sulsel Aswin Gantin saat di temui di Toraja Utara, Sabtu (13/12) malam, mengatakan pameran foto tersebut dianggap membantu mempromosikan pariwisata dan budaya lokal di daerah Sulawesi, sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan budaya lokal.

    “Kita ingin mendorong pariwisata sebagai pendorong alternatif bagi daerah karena dengan adanya pameran foto ini kita juga berharap masyarakat jadi tahu daerah-daerah tujuan wisata di Sulawesi, seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan beberapa wilayah Sulawesi lainnya,” katanya.

    Aswin menyebutkan bahwa pameran foto ANTARA di Toraja Utara tersebut menampilkan keindahan alam, makanan khas tradisional, kekayaan budaya lokal, dan beberapa hewan endemik yang di Sulawesi.

    Ia berharap bahwa adanya pameran foto itu juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah karena sudah tersebar luas melalui media foto dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Misalnya, masyarakat dari Sulawesi Selatan ke Sulawesi Utara, dan dari luar juga bisa datang ke Sulawesi.

    “Kegiatan ini juga diharapkan dapat menarik minat masyarakat dalam fotografi,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi mengatakan bahwa festival fotografi yang berlangsung sejak Sabtu ini hingga 23 Desember tersebut merupakan penyelenggaraan kelima ANTARA secara nasional.

    “Dengan tujuan untuk menghimpun dan menyebarluaskan informasi keragaman budaya di Sulawesi serta potensi turunannya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Nina Kurnia.

    Dia menyebutkan bahwa Festival yang digagas oleh tim Galeri Foto Jurnalistik ANTARA atau GFJA bersama lima Biro ANTARA se-Sulawesi ini didasari oleh riset yang menunjukkan bahwa kegiatan budaya di Sulawesi belum banyak terpopulerkan atau terunggah di media maupun media sosial.

    “Semoga ini menambah semangat karena tadi Pak Bupati sudah menyampaikan bahwa Toraja Utara naik kelasnya menjadi kabupaten yang inovatif. Tentu kegiatan budaya bisa kita ciptakan menjadi sebuah kegiatan masyarakat yang tetap menjunjung tinggi kebudayaan, namun inovatif dan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa Festival Fotografi Celebes itu berhasil menghimpun sebanyak 122 foto karya dari 39 fotografer. Jumlah tersebut terdiri dari 21 pewarta foto ANTARA dan 18 fotografer dari komunitas fotografi, Performa, dan Masyarakat Sadar Wisata (Masata) DPC Toraja Utara.

    “Karyanya sangat mempesona dan mencengangkan bagi saya. Sangat hidup semua bidikan kamera teman-teman fotografer,” ungkapnya.

    Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra/Andika
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemenperin perkuat peran wirausaha industri pacu ekonomi daerah

    Kemenperin perkuat peran wirausaha industri pacu ekonomi daerah

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat peran wirausaha industri baru dalam negeri untuk mengentaskan kemiskinan sekaligus memajukan perekonomian daerah.

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu menyampaikan penguatan peran wirausaha industri baru tersebut dilakukan melalui program pendampingan yang berkelanjutan.

    Langkah ini dilakukan sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

    “Dalam Inpres tersebut diamanatkan pula penggunaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional untuk menentukan sasaran program. Karena itu, dilaksanakan pilot project kolaborasi antara program pengembangan Wirausaha Baru (WUB) yang dijalankan Ditjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) dengan Program Perlindungan Sosial Ekonomi (PPSE) Kementerian Sosial,” kata dia.

    Pada 2026, lanjut dia, program sinergi kementerian ini akan dilaksanakan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan melibatkan pemerintah daerah setempat.

    “Sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah seperti ini merupakan kunci utama percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,” kata Agus.

    Sebagai tindak lanjut, Kemenperin melalui Ditjen IKMA telah menyelenggarakan Kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Industri Kecil Olahan Pangan di Kabupaten Sleman pada 27–30 November 2025. Program ini diikuti sebanyak 25 peserta dan merupakan bagian dari implementasi Inpres 8/2025.

    Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita. ANTARA/HO-Kemenperin

    Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menyampaikan, sektor industri khususnya industri kecil menengah (IKM), memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Sektor IKM menyumbang 99,79 persen dari total 4,4 juta unit usaha industri, menyerap 65,52 persen tenaga kerja industri, serta berkontribusi 3,56 persen terhadap PDB. Ini menunjukkan peran strategis IKM dalam memperkuat perekonomian Indonesia,” katanya.

    Menurut dia, pengembangan wirausaha baru tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak, mengingat dibutuhkan dukungan dalam peningkatan keterampilan SDM, penguasaan teknologi, kemudahan perizinan, hingga akses pasar.

    Oleh karena itu, Ditjen IKMA melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan, terutama bagi generasi muda dan pelaku industri kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

    Program penumbuhan wirausaha baru dilaksanakan melalui rangkaian pendampingan, mulai dari materi umum seperti perizinan, motivasi usaha, pembukuan sederhana, hingga pemasaran. Peserta juga mendapatkan pelatihan teknis produksi, kunjungan industri, serta bantuan starter kit.

    “Kami berharap program ini mampu mencetak wirausaha baru yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing, sehingga mampu membuka lapangan kerja serta mendorong perekonomian daerah,” kata Reni.

    Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bupati: THF dan Festival Fotografi Celebes ajang promosi wisata dan budaya

    Bupati: THF dan Festival Fotografi Celebes ajang promosi wisata dan budaya

    Toraja Utara (ANTARA) – Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong mengatakan bahwa Toraja Highland Festival (THF) dan Festival Fotografi Celebes menjadi ajang untuk mempromosikan wisata dan budaya yang ada di Sulawesi.

    Frederik Victor saat ditemui di Toraja Utara, Sabtu malam, mengatakan bahwa kedua kegiatan ini merupakan ajang strategis promosi budaya lokal ke tingkat nasional.

    “Menjadi penguat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis wisata dan budaya,” kata Frederik.

    Dia mengatakan bahwa THF yang dilaksanakan selama tiga hari tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menampilkan inovasi, kreativitas, serta keberlanjutan dalam pengembangan pariwisata daerah.

    “Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat disuguhkan berbagai atraksi, pameran lukisan, live painting, hingga keterlibatan UMKM binaan yang menunjukkan bahwa Toraja Utara terus bergerak maju,” ujarnya.

    Frederik menambahkan keberhasilan festival itu sejalan dengan capaian daerah yang baru saja naik status dari kabupaten kurang inovatif menjadi kabupaten inovatif.

    Selain itu, Toraja Utara juga mencatatkan pendapatan asli daerah (PAD) tertinggi sepanjang sejarah dengan menembus angka Rp60 miliar.

    “Ini pertama kalinya dalam 15 tahun Toraja Utara mampu mencapai PAD sebesar itu. Ke depan, capaian ini akan terus kami dorong dengan partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujarnya.

    Sementara untuk Festival Fotografi Celebes, Frederik menyampaikan bahwa kehadiran Insan ANTARA bersama komunitas fotografi yang menggelar pameran foto di Alun-alun Rantepao itu juga dapat memperkuat promosi wisata dan budaya yang ada di Toraja.

    “Luar biasa bagi kami di Toraja Utara sebagai daerah pariwisata dan anak-anak muda pengguna medsos memerlukan edukasi bagaimana media foto bisa memberikan informasi bisa menyampaikan promosi melalui gambar yang menarik tentang Toraja Utara,” jelasnya.

    Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi saat menandatangani poster Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara, Sulawesi Selatan (13/12/2025). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

    Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi mengatakan pameran fotografi tersebut merupakan yang kelima digelar ANTARA di Indonesia dan melibatkan lima biro ANTARA di Sulawesi.

    “Pameran Foto Celebes menampilkan 122 karya dari 39 fotografer, terdiri atas pewarta foto ANTARA dan fotografer komunitas. Karya-karya ini merekam kekayaan budaya, kehidupan sosial, hingga potensi ekonomi kreatif Sulawesi,” kata Nina.

    Menurutnya, pameran yang digagas Galeri Foto Jurnalistik ANTARA ini sebagai upaya memperluas diseminasi informasi visual sekaligus mendukung promosi potensi daerah, khususnya kebudayaan, pariwisata, dan UMKM.

    Pada kesempatan sama, Ketua Tim Perencanaan Program dan Pelaporan Setjend Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem pers nasional melalui program public service obligation (PSO) bidang pers.

    “Fotografi jurnalistik merupakan instrumen penting dalam komunikasi publik karena mampu menyampaikan narasi positif secara jujur dan universal,” ucap Prasetyo.

    Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Permintaan HBKN dan dapur MBG pengaruhi kenaikan harga pangan di Palu

    Permintaan HBKN dan dapur MBG pengaruhi kenaikan harga pangan di Palu

    ANTARA – Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025, Pemerintah Kota Palu mulai mengintensifkan pengawasan distribusi bahan pangan akibat tingginya permintaan masyarakat dan turunnya jumlah pasokan dari produsen, yang berdampak terhadap kenaikan harga di pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/12). Berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, tingginya permintaan konsumen tidak hanya dari masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, melainkan juga datang dari dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    (M. Izfaldi/Fahrul Marwansyah/Amita Putri Caesaria)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi pasang penghalang beton di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

    Polisi pasang penghalang beton di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

    ANTARA – Kepolisian Resor (Polres) Kota Padang Panjang mulai memasang sejumlah barrier (penghalang) dari beton pada dua titik akses masuk ke Jalan Nasional Lintas Padang-Bukittinggi via Padang Panjang, Sabtu (13/12). Pemasangan ini dilakukan agar target jalan darurat dapat dilewati kendaraan roda empat pada 16 Desember.

    (Fandi Yogari Saputra/Fahrul Marwansyah/Amita Putri Caesaria)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.