Category: Antaranews.com Ekonomi

  • Rupiah pada Selasa pagi melemah jadi Rp16.673 per dolar AS

    Rupiah pada Selasa pagi melemah jadi Rp16.673 per dolar AS

    Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Selasa, bergerak melemah 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.673 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.667 per dolar AS.

    Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Investasi KEK capai Rp60 triliun

    Investasi KEK capai Rp60 triliun

    Realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga triwulan III-2025 mencapai Rp60 triliun atau hampir 80 persen dari target tahunan. Kinerja investasi ini diikuti penambahan lapangan kerja di wilayah KEK.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mentan lapor Presiden 44.000 ton bantuan beras tersalurkan ke Sumatera

    Mentan lapor Presiden 44.000 ton bantuan beras tersalurkan ke Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa bantuan beras pemerintah untuk penanganan bencana dan kebutuhan pangan di wilayah Sumatera telah tersalurkan sekitar 44.000 ton.

    “Izin Bapak Presiden kami laporkan bantuan pangan ke daerah bencana. Kami sudah mengirimkan beras kurang lebih 44.000 ton sampai dengan hari ini,” kata Mentan di hadapan Presiden dan jajaran Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara sebagaimana keterangan di Jakarta, Selasa.

    Laporan Menteri Pertanian dalam Sidang Kabinet Paripurna Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta (Senin/15/12), khususnya dalam penanganan bencana mendapat apresiasi tersendiri. Paparan Mentan menjadi satu-satunya laporan menteri yang mendapat tepuk tangan dari Presiden Prabowo Subianto serta para menteri yang hadir.

    Mentan melaporkan penanganan pangan di daerah terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa stok dan distribusi pangan nasional berada dalam kondisi aman.

    “Cadangan kami siapkan tiga kali lipat dari kebutuhan, 120 ribu ton di lapangan. Jadi pangan tidak ada masalah Bapak Presiden, tiga kali lipat dari kebutuhan,” lapor Amran ke Presiden Prabowo.

    Selain bantuan beras, Kementerian Pertanian juga menyalurkan bantuan minyak goreng dan dukungan internal kementerian serta mitra.

    Dia menyebutkan total bantuan pemerintah, kata Mentan, nilainya mencapai sekitar Rp1 triliun, sementara bantuan dari internal pegawai kementerian dan mitra mencapai Rp75 miliar.

    “Ada dua bantuan, bantuan dari pemerintah. Total kurang lebih Rp1 triliun nilai beras dan minyak goreng ada enam ribu ton. Kemudian bantuan dari teman-teman kementerian dan mitra itu ada nilainya Rp75 miliar,” ujarnya.

    Selain itu, pada hari ini Selasa (16/12), Mentan akan kembali melepas dua bantuan logistik bagi korban bencana Sumatera.

    “Sebelumnya dua kapal (perang milik TNI AL yang mengangkut logistik) kami sudah berangkatkan, satu kapal lagi (hari ini), jadi total tiga kapal,” jelasnya.

    Amran juga melaporkan dampak bencana terhadap sektor pertanian, khususnya lahan sawah yang terdampak.

    “Kerusakan sawah di lapangan ada 70 ribu hektare. Insya Allah kami bisa tangani mulai bekerja di Januari,” katanya.

    Tak hanya soal penganan bencana, Amran juga memaparkan capaian kesejahteraan petani yang meningkat signifikan. Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat menembus angka tertinggi sepanjang sejarah.

    “Izin Bapak Presiden, kesejahteraan petani meningkat. Nilai tukar petani 124,36 persen dari target 110 dari Menteri Keuangan. Ini tertinggi dalam sejarah. Total kenaikan untuk padi saja pendapatan petani 120 triliun,” ucap Mentan.

    Kinerja ekspor pertanian pun menunjukkan tren positif. Hingga Agustus 2025, ekspor pertanian tumbuh 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan proyeksi kenaikan hingga akhir Desember mencapai 33–35 persen.

    Dari sisi produksi, Mentan menyampaikan bahwa produksi beras nasional meningkat signifikan. Berdasarkan data BPS, produksi beras naik 4,17 juta ton, lebih cepat dari target yang ditetapkan Presiden.

    “Produksi beras meningkat 4,17 juta ton. Insya Allah dua minggu kemudian kita bisa umumkan Indonesia swasembada pangan dan tercepat mencapai swasembada pangan di tanggal 1 Januari,” ujarnya.

    Stok beras nasional pun disebut berada pada level tertinggi sepanjang sejarah modern Indonesia.

    “Stok kita mulai tahun 1969 sampai 2025, insya Allah di akhir tahun mencapai 3,7 juta ton. Dulu tahun 1984 stok kita 3 juta ton dan penduduk saat itu hanya 161 juta. Sekarang penduduk 286 juta, stok kita 3,7 juta ton,” papar Mentan Amran.

    Di sektor pupuk, Mentan melaporkan adanya peningkatan volume dan penurunan harga tanpa membebani anggaran negara.

    “Pupuk kita volumenya bertambah 700 ribu ton, harganya turun 20 persen. Revitalisasi sudah berjalan dua bulan. Ini tidak menambah anggaran, hanya merubah regulasi yang ada,” jelasnya.

    Menutup laporannya, Amran menyampaikan bahwa Kementan baru saja menerima penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO). Ia menyebut kebijakan Indonesia yang tidak lagi mengimpor beras berdampak langsung pada penurunan harga pangan dunia.

    “Kementerian Pertanian berkontribusi pada dunia. Saat kita impor, harga beras dunia 650 dolar per ton, sekarang 340 dolar atau turun 42 persen. Karena Indonesia tidak lagi impor, harga pangan dunia ikut turun,” kata Mentan.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemendag: Harga logam global dongkrak HPE konsentrat tembaga

    Kemendag: Harga logam global dongkrak HPE konsentrat tembaga

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan harga patokan ekspor (HPE) komoditas konsentrat tembaga pada paruh kedua Desember 2025 dipengaruhi oleh meningkatnya harga logam di pasar global.

    HPE komoditas konsentrat tembaga ditetapkan sebesar 5.613,83 dolar AS per Wet Metrik Ton (WMT). HPE tersebut naik 2,77 persen dibandingkan paruh pertama Desember 2025 yang sebesar 5.462,63 per dolar AS WMT.

    “Kenaikan harga logam di pasar global turut memicu kenaikan HPE konsentrat tembaga,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

    Pada periode kedua Desember 2025, harga tembaga naik 3,47 persen, emas naik 2,09 persen, dan perak naik 8,01 persen dibandingkan periode pertama Desember 2025.

    Kenaikan harga logam terjadi karena adanya pergeseran investor ke aset komoditas logam akibat melemahnya dolar Amerika Serikat.

    Selain itu, kenaikan HPE konsentrat tembaga pada paruh kedua Desember 2025 juga disebabkan oleh meningkatnya permintaan global terhadap tembaga.

    “Permintaan tersebut terutama berasal dari sektor industri listrik, perkembangan kendaraan listrik, dan pembangunan infrastruktur,” kata Tommy.

    Penetapan HPE tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 2300 Tahun 2025 tentang HPE atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Kepmendag tersebut ditetapkan pada 12 Desember 2025 dan berlaku untuk periode 15-31 Desember 2025.

    HPE konsentrat tembaga ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Masukan teknis mengacu pada data London Metal Exchange (LME) untuk tembaga, serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak.

    Penetapan HPE juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian untuk memastikan kebijakan HPE sesuai dengan dinamika pasar dan kepentingan nasional.

    “Penetapan HPE dilaksanakan secara kredibel, transparan, dan berbasis data untuk memberikan kepastian usaha bagi pelaku industri dan mencerminkan kondisi pasar global secara objektif,” kata Tommy.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kementerian PU percepat penanganan banjir dan longsor di Sibolga

    Kementerian PU percepat penanganan banjir dan longsor di Sibolga

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara.

    Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pasca bencana di wilayah Sumatra, khususnya di Sibolga.

    “Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

    Penanganan tanggap darurat masih difokuskan pada pembukaan akses jalan nasional serta pengendalian aliran sungai untuk mencegah dampak lanjutan dan penyediaan prasarana air bersih dan sanitasi.

    Pada ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, penanganan longsor dilakukan secara intensif oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara bersama BBWS Sumatera II Medan, sejumlah BUMN Karya dan TNI.

    Sebanyak 14 unit excavator, 1 unit dozer, 2 unit backhoe loader dan 3 unit wheel loader dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material longsoran dan perbaikan badan jalan.

    Hingga kini, di ruas Tarutung-Sibolga sepanjang 59 kilometer (km), penanganan di 131 titik longsor telah diselesaikan, dan jalur Tarutung–Batas Taput/Tapteng sepanjang 42 km sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.

    Sementara sepanjang 17 km lainnya masih dalam proses penanganan 7 titik longsor/jalan amblas secara bertahap dari arah Tarutung maupun dari arah Sibolga.

    Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan juga melakukan penanganan darurat Sungai Aek Doras di Kota Sibolga untuk mengurangi risiko banjir susulan.

    Pekerjaan ini dilaksanakan dengan dukungan alat berat dan bahan banjiran antara lain 1 unit excavator long arm, 1 unit excavator standar, serta beberapa unit dump truck. Dukungan juga diberikan oleh BUMN karya yakni Nindya Karya, WIKA, dan Dinas PU Kota Sibolga.

    Selanjutnya dari sisi dukungan logistik dan fasilitas darurat, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara telah mengirimkan total 13 unit Hidran Umum (HU), 1 unit mobil tangki air, 1 unit biofilter, serta 2 unit toilet portabel untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak dan petugas di lapangan.

    Kementerian PU terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana dengan memastikan konektivitas jalan nasional segera pulih, pengendalian sungai berjalan optimal, serta dukungan infrastruktur dasar terpenuhi demi mempercepat pemulihan aktivitas warga dan perekonomian daerah.

    Untuk mempercepat mobilisasi, alat berat dibagi ke beberapa sektor penanganan.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pelindo: Modernisasi peralatan dukung konektivitas logistik nasional

    Pelindo: Modernisasi peralatan dukung konektivitas logistik nasional

    Jakarta (ANTARA) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengungkapkan modernisasi peralatan adalah mandat strategis untuk mendukung konektivitas logistik nasional.

    “Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) memegang peran penting dalam ekosistem Pelabuhan Tanjung Priok. Penguatan infrastruktur operasional seperti ini menjadi dasar untuk meningkatkan daya saing,” ujar Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

    KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menyelenggarakan acara penyambutan peralatan baru “New Equipment Inauguration: Gearing Up for Greener Future”.

    Modernisasi tersebut, menurut dia, dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas terminal, serta mendukung transformasi layanan menuju pengoperasian pelabuhan yang lebih modern, ramah lingkungan (eco friendly), dan berkelanjutan (green port).

    Proses pengadaan dan peremajaan alat sendiri dilakukan secara bertahap melalui perencanaan teknis yang matang dan integrasi operasional yang terukur.

    Manajemen TPK Koja mengatakan bahwa pengadaan peralatan dilakukan melalui analisis kebutuhan operasional, kajian teknis yang mendalam, dan memastikan kesiapan integrasi ke sistem operasional terminal.

    Peralatan QCC dan E-RTG itu bertujuan meningkatkan produktivitas alat, mempercepat pergerakan peti kemas, dan mengurangi kemungkinan bottleneck dalam arus logistik.

    Sementara itu, CEO Hutchison Ports Indonesia Seto Baskoro mengungkapkan bahwa sinergi antara Pelindo dan HPI sangat penting untuk menjaga standar operasional kelas dunia.

    “Kolaborasi ini memastikan TPK Koja tetap adaptif terhadap tantangan industri dan mampu menyediakan layanan premium di tengah persaingan global,” kata Seto.

    Peralatan baru dari pengiriman pertama telah tiba pada tanggal 12 Desember 2025 yang terdiri 2 unit Quay Container Crane (QCC) dan 4 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG), yang selanjutnya akan dilengkapi melalui pengiriman kedua berupa 1 unit QCC.

    QCC baru tersebut mampu melayani kapal berukuran Superpost Panamax dengan jangkauan hingga 63 meter atau sekitar 22 baris peti kemas di kapal, menggantikan QCC lama yang hanya dapat melayani kapal Panamax dengan jangkauan 35 meter atau sekitar 13 baris peti kemas.

    Adapun penambahan 4 unit E-RTG akan memperkuat aktivitas bongkar muat di lapangan penumpukan peti kemas. Seluruh peralatan baru ini dioperasikan menggunakan sumber daya dan sistem elektrik.

    General Manager TPK Koja, Banu Astrini, menegaskan bahwa kedatangan peralatan baru ini menandai langkah penting dalam transformasi operasional terminal.

    “Peralatan ini akan mendorong peningkatan kapasitas bongkar muat sekaligus memperkuat stabilitas dan keandalan operasi. Dengan dukungan penuh dari Pelindo dan HPI, kami optimistis mampu memberikan layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa,” kata Banu.

    Dengan kehadiran peralatan baru yang modern dan berkapasitas besar ini, TPK Koja menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan layanan terminal yang inovatif, berkelanjutan, dan berfokus pada peningkatan kualitas layanan pelanggan di tingkat nasional maupun internasional secara berkelanjutan.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PIHPS: Harga cabai rawit Rp80.800 per kg, telur ayam Rp32.800 per kg

    PIHPS: Harga cabai rawit Rp80.800 per kg, telur ayam Rp32.800 per kg

    Jakarta (ANTARA) – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan komoditas cabai rawit merah mencapai Rp80.800 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp32.800 per kg.

    Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Senin, pukul 07.30 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah Rp52.950 per kg, lalu bawang putih di harga Rp39.950 per kg.

    Selain itu beras kualitas bawah I di harga Rp14.400 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.350 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.900 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.750 per kg.

    Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.100 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.600 per kg.

    Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp57.850 per kg, cabai merah keriting Rp64.650 per kg, dan cabai rawit hijau Rp61.250 per kg.

    Kemudian, daging ayam ras di harga Rp41.450 per kg, daging sapi kualitas I Rp141.100 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp133.100 per kg.

    Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.800 per kg, gula pasir lokal Rp18.150 per kg.

    Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp18.800 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.500 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.500 per liter.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemarin, penyesuaian PPN 2026 hingga mudik gratis Natal dan Tahun Baru

    Kemarin, penyesuaian PPN 2026 hingga mudik gratis Natal dan Tahun Baru

    Jakarta (ANTARA) – Berbagai peristiwa ekonomi diberitakan Kantor Berita ANTARA pada Senin (15/12), mulai dari rencana penyesuaian Pajak Pertambahan Nilai 2026 hingga persiapan mudik gratis Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

    Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang layak disimak pada Selasa ini.

     

    Menkeu: Penyesuaian PPN 2026 belum diputuskan menunggu kinerja ekonomi

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah sampai saat ini belum menetapkan rencana penyesuaian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk 2026.

    Menurutnya, kebijakan tersebut masih memerlukan kajian, salah satunya dengan melihat kinerja pertumbuhan ekonomi nasional.

    Baca selengkapnya di sini.

     

    BI: ULN Indonesia pada Oktober 2025 turun jadi 423,9 miliar dolar AS

    Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 turun menjadi 423,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS), dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 425,6 miliar dolar AS.

    “Secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,3 persen year on year (yoy) yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

     

    RUPSLB BNI angkat Febrio Nathan Kacaribu sebagai komisaris perseroan

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyepakati pengangkatan Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris perseroan untuk menggantikan Suminto yang tidak lagi menjabat sejak 8 Oktober 2025.

    Adapun Febrio saat ini menjabat Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    Baca selengkapnya di sini.

     

    RUPSLB ANTAM angkat Untung Budiharto sebagai direktur utama

    Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Tahun 2025 menyetujui pengangkatan Untung Budiharto sebagai Direktur Utama perseroan.

    Corporate Secretary Division Head ANTAM Wisnu Danandi Haryanto mengatakan keputusan tersebut ditetapkan dalam RUPSLB yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

     

    Kemenhub siapkan mudik gratis dengan bus berkuota 3.090 penumpang

    Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyiapkan mudik gratis Natal dan Tahun Baru 2025/2026 menggunakan bus berkuota 3.090 penumpang serta layanan angkut 60 sepeda motor bagi masyarakat.

    “Kuota mudik gratis dengan bus sebanyak 3.090 penumpang dan 60 unit sepeda motor,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

    Baca selengkapnya di sini.

    Pewarta: Aria Ananda
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Selasa ini harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik

    Selasa ini harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik

    Jakarta (ANTARA) – ‎Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, Selasa, menunjukkan dua produk buatan UBS dan Galeri24 kompak naik.

    ‎Harga jual emas Galeri24 naik dari awalnya Rp2.491.000 menjadi Rp2.501.000 per gram, begitu pula emas UBS turut naik dari semula Rp2.532.000 menjadi Rp2.548.000 per gram.

    ‎‎Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

    ‎Harga emas UBS:

    ‎- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.377.000

    ‎- Harga emas UBS 1 gram: Rp2.548.000

    ‎- Harga emas UBS 2 gram: Rp5.055.000

    ‎- Harga emas UBS 5 gram: Rp12.490.000

    ‎- Harga emas UBS 10 gram: Rp24.849.000

    ‎- Harga emas UBS 25 gram: Rp61.999.000

    ‎- Harga emas UBS 50 gram: Rp123.742.000

    ‎- Harga emas UBS 100 gram: Rp247.386.000

    ‎- Harga emas UBS 250 gram: Rp618.283.000

    ‎- Harga emas UBS 500 gram: Rp1.235.112.000

    ‎Harga emas Galeri24:

    ‎- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.311.000

    ‎- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp2.501.000.

    ‎- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp4.928.000

    ‎- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp12.228.000

    ‎- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp24.390.000

    ‎- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp60.825.000

    ‎- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp121.554.000

    ‎- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp242.989.000

    ‎- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp603.609.000

    ‎- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp1.207.216.000

    ‎- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp2.414.430.000.

    Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menahan tarif PPN, menguatkan optimisme publik

    Menahan tarif PPN, menguatkan optimisme publik

    Jakarta (ANTARA) – Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai pada 2026 patut dibaca lebih jauh daripada sekadar kebijakan fiskal teknis.

    Di balik angka-angka big data yang menunjukkan sentimen positif publik mencapai 60 persen, tersimpan pesan sosial dan ekonomi yang lebih dalam tentang relasi negara dengan warganya di tengah fase pemulihan yang belum sepenuhnya kokoh.

    Kebijakan ini bukan hanya soal pajak, melainkan soal kepekaan membaca denyut daya beli, psikologi publik, dan keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional.

    PPN adalah pajak konsumsi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Setiap perubahan tarifnya langsung terasa di meja makan, ongkos transportasi, hingga harga kebutuhan dasar.

    Karena sifatnya yang regresif, kenaikan PPN akan lebih cepat dan lebih keras menghantam kelompok berpendapatan rendah dan menengah.

    Dalam konteks ini, keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menahan kenaikan PPN dapat dibaca sebagai pengakuan negara bahwa beban ekonomi rumah tangga belum sepenuhnya pulih.

    Langkah ini menjawab kegelisahan publik yang sejak lama khawatir pemulihan makro tidak selalu sejalan dengan kondisi mikro di level keluarga.

    Apresiasi publik yang terekam dalam pemantauan big data tidak muncul tanpa alasan. Sentimen positif itu berkelindan dengan optimisme yang lebih luas terhadap arah kepemimpinan nasional.

    Riset GREAT Institute pada akhir Oktober 2025 menunjukkan 89,3 persen publik optimistis terhadap masa depan Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto, dan 71,8 persen merasa kondisi ekonomi rumah tangganya lebih baik dibanding periode sebelumnya.

    Optimisme ini penting karena ekonomi tidak hanya digerakkan oleh angka dan kebijakan, tetapi juga oleh ekspektasi. Ketika masyarakat percaya bahwa pemerintah berpihak pada kesejahteraan mereka, konsumsi dan aktivitas ekonomi akan bergerak lebih berani.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.