Category: Antaranews.com Ekonomi

  • Sektor pengiriman ekspres China tumbuh dua digit 11 bulan pertama 2025

    Sektor pengiriman ekspres China tumbuh dua digit 11 bulan pertama 2025

    Beijing (ANTARA) – Sektor pengiriman ekspres China menangani 180,74 miliar paket dalam 11 bulan pertama 2025, yang menunjukkan peningkatan 14,9 persen secara tahunan (year on year/yoy), berdasarkan data resmi, Selasa.

    Dilaporkan Xinhua, Biro Pos Negara (State Post Bureau) China menyatakan industri pos China secara keseluruhan, yang mencakup layanan pengiriman ekspres, mencatatkan total 196,75 miliar paket dalam periode tersebut, menandai kenaikan 12,9 persen dari periode yang sama pada 2024.

    Dari Januari hingga November, pendapatan bisnis industri pos secara total melampaui 1,63 triliun yuan (1 yuan = Rp2.369), naik 6,7 persen (yoy).

    Secara spesifik, pendapatan dari layanan pengiriman ekspres mencapai sekitar 1,36 triliun yuan, naik 7,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Pengiriman ekspres dalam kota mencapai 14,47 miliar paket, naik 2,2 persen (yoy), sementara pengiriman lintas daerah melonjak 16,3 persen menjadi 162,44 miliar paket.

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bahlil: Swasembada energi dimulai dari potensi daerah

    Bahlil: Swasembada energi dimulai dari potensi daerah

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan bahwa pemerintah mendorong swasembada energi dengan mengoptimalkan potensi yang ada di daerah masing-masing, baik fosil maupun nabati.

    Bahlil mengatakan secara bertahap Indonesia mulai mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM). Bahkan tahun depan ditargetkan tak lagi mengimpor solar dan menggantinya dengan biodiesel 50 persen atau (B50).

    “Swasembada energi yang dimaksud Presiden adalah kita harus memaksimalkan. mengoptimalkan seluruh potensi-potensi yang ada di negara kita. Ada fosil, ada nabati,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

    Ia menjelaskan kebijakan penggunaan B50 yang sedang dijalankan oleh pemerintah berbahan baku dari kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

    Dengan didorongnya penggunaan B50, maka kebutuhan akan bahan baku tersebut pun semakin tinggi.

    Selain itu, pemerintah juga memiliki program mandatori bioetanol yang bertujuan untuk mengurangi impor bensin yang cukup tinggi.

    Energi bioetanol salah satunya didapatkan dari singkong, jagung, dan tebu. Pemerintah pun mendorong agar daerah-daerah yang memiliki potensi untuk memproduksi etanol dapat mulai mempersiapkan diri.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Karantina Kalsel segel ribuan bibit pisang ilegal dari Jatim

    Karantina Kalsel segel ribuan bibit pisang ilegal dari Jatim

    Banjarmasin (ANTARA) – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyita dan menyegel sebanyak 6.360 batang bibit pisang varietas kepok tanjung ilegal dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim).

    Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuke di Banjarmasin, Selasa, mengatakan ribuan bibit batang pisang itu disita karena tidak memenuhi persyaratan dokumen sesuai ketentuan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan terkait lalu lintas media pembawa (komoditas) antararea.

    “Setiap orang yang memasukkan dan/atau mengeluarkan media pembawa dari suatu area ke area lain di dalam wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) wajib melengkapi sertifikat kesehatan dari tempat pengeluaran atau daerah asal,” ujar dia.

    Sebagai tindakan tegas, Erwin mengatakan petugas menahan ribuan bibit pisang itu karena pemasukan bibit tanaman tersebut tidak sesuai dengan peraturan karantina yang berlaku.

    “Proses penindakan bermula dari pada beberapa waktu lalu, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Provinsi Kalsel memberikan informasi terkait adanya pemasukan ribuan bibit pisang dari luar daerah tanpa disertai dokumen Karantina dari daerah asal,” ungkapnya.

    Setelah melalui tahapan pemeriksaan, kata Erwin, petugas menemukan adanya ketidaksesuaian administratif pada permintaan pemeriksaan bibit/benih pisang yang diajukan oleh perusahaan (pemilik) yang sama kepada BPSBTPH.

    Ia menuturkan dari sekitar 10.000 batang bibit pisang yang tercatat masuk, hanya sekitar 5.000 batang yang diajukan untuk dilakukan pengujian sertifikasi benih.

    Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mentan targetkan cetak 100 ribu ha sawah agar Papua capai swasembada

    Mentan targetkan cetak 100 ribu ha sawah agar Papua capai swasembada

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan pencetakan 100 ribu hektare sawah di Papua guna mempercepat swasembada pangan di Papua dalam dua hingga tiga tahun melalui dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi bersama pemerintah daerah.

    Amran mengatakan kebutuhan beras Papua saat ini mencapai sekitar 660 ribu ton per tahun, sementara produksi lokal baru sekitar 120 ribu ton, sehingga masih terdapat defisit sekitar 500 ribu ton.

    “Untuk menutup kekurangan sekitar 500 ribu ton beras tersebut, dibutuhkan pencetakan sawah baru seluas kurang lebih 100 ribu hektare,” kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

    Dia menyampaikan pihaknya sudah membagi pelaksanaan program itu mulai di Papua Selatan, Papua, dan Papua Barat.

    “Bahkan enam provinsi di Papua juga mengajukan permohonan cetak sawah,” ujar Mentan.

    Menurut Mentan, pencetakan 100 ribu hektare sawah tersebut akan diselesaikan melalui intervensi langsung pemerintah pusat.

    Ia optimistis dengan dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah, target tersebut dapat rampung paling lambat tiga tahun, bahkan berpeluang selesai dalam dua tahun sehingga Papua dapat mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.

    Amran menegaskan swasembada pangan Papua merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional tanpa ketergantungan antarwilayah.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • HKTI dan Kementan sinergi perkuat pertanian hingga peternakan rakyat

    HKTI dan Kementan sinergi perkuat pertanian hingga peternakan rakyat

    Jakarta (ANTARA) – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kementerian Pertanian bersinergi memperkuat sektor pertanian hingga peternakan rakyat melalui kolaborasi kebijakan, pendampingan lapangan, dan pengawasan program untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan nasional.

    Wakil Ketua Umum HKTI Bidang Peternakan Cecep M Wahyudin mengatakan dalam memperkuat sinergi pihaknya menggelar dialog bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk membahas penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan rakyat.

    “Dialog ini membahas peningkatan produksi, hilirisasi, serta penguatan struktur industri agar lebih seimbang dan berkelanjutan. Ini sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional dan pembangunan ekonomi berbasis desa,” kata Cecep di Jakarta, Selasa.

    Ia menuturkan salah satu isu yang dibahas adalah struktur pasar industri perunggasan yang saat ini masih didominasi oleh segelintir pelaku besar.

    Dia menyebutkan saat ini pangsa pasar industri ayam didominasi dua sampai tiga perusahaan besar dengan penguasaan lebih dari 70 persen.

    HKTI berupaya membangun struktur peternakan yang lebih seimbang, dengan target penguasaan pasar sekitar 27 persen pada tahun ketiga dan keempat. Target tersebut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi yang direncanakan secara bertahap, mulai dari sisi hulu hingga hilir.

    “Konsepnya ada pembangunan yang benar-benar dari nol dan terintegrasi, mulai dari grandparent stock, parent stock, pabrik pakan, obat-obatan dan vaksin, hingga cold storage dan rumah potong ayam,” jelasnya.

    Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah terus mendorong penguatan seluruh subsektor pertanian, termasuk tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan, dengan memastikan negara hadir dalam peningkatan produksi dan penyediaan sarana pendukung.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Legislator: Terapkan teknologi pada sumur mature, bukti SDM PHE andal

    Legislator: Terapkan teknologi pada sumur mature, bukti SDM PHE andal

    Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi XII DPR RI, Sartono Hutomo menilai upaya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menerapkan teknologi terkini dalam mengelola lapangan migas mature membuktikan bahwa kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) PHE dalam menerapkan teknologi semakin andal.

    “Upaya tersebut menunjukkan SDM PHE mampu mengelola sumur-sumur migas mature dengan teknologi modern, mulai dari work over, perawatan sumur, hingga EOR. Ini bukti bahwa SDM PHE makin andal, matang secara teknis,” kata Sartono melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa.

    Namun demikian, menurut dia, PHE tetap harus berhitung dengan cermat sebab teknologi bukan sesuatu yang mudah. Tidak semua sumur migas bisa dipaksa menghasilkan minyak besar karena ada batas alamiahnya.

    Berbagai upaya PHE, tambahnya, memiliki peran besar dalam menahan laju impor dan meningkatkan ketahanan energi, apalagi produksi lebih dari setengah juta barel per hari.

    “Ini jelas membantu menahan laju impor dan menjaga pasokan energi nasional,” katanya.

    Terkait ketahanan energi, dia berharap PHE tidak hanya mengandalkan sumur eksisting, namun harus terus menemukan cadangan baru dan menjaga investasi teknologi.

    Sementara itu pakar eksplorasi geofisika Institut Teknologi Bandung (ITB) Profesor Wawan Gunawan A. Kadir secara terpisah, mengapresiasi pendekatan komprehensif PHE terhadap sumur mature, yaitu secara konvensional dan teknologi modern.

    Sebab, menurutnya, dari lapangan-lapangan migas mature sebenarnya yang bisa diambil secara alamiah hanya sekitar 35 – 45 persen, setelah itu rata-rata 60 persen membutuhkan teknologi untuk memperbarui supaya produksi sumur-sumur mature terus naik.

    Pewarta: Subagyo
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Hoaks! Video Trump beli uang koin rupiah seharga Rp25 juta

    Hoaks! Video Trump beli uang koin rupiah seharga Rp25 juta

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video berdurasi 26 detik di Facebook menampilkan sosok Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang digambarkan sedang berada di sebuah pasar dan mengklaim akan membeli uang koin Rp1.000 bergambar angklung keluaran 2010.

    Dalam video tersebut, Trump disebut bersedia membeli koin tersebut dengan harga Rp25 juta per keping, dengan narasi bahwa koin itu akan digunakan sebagai bahan baku bom atom.

    Video ini telah ditonton sekitar 177 ribu kali, memperoleh 2,8 ribu tanda suka, serta memicu 3,6 ribu komentar dari warganet yang menawarkan koin serupa.

    Berikut narasi dalam video tersebut:

    “Koin Angklung Go Internasional Diburu Kolektor Dunia

    SAYA JAUH DATANG KE INDONESIA HANYA KARENA KOIN ANGKLUNG SAYA AKAN BELI 25.000.000 PER KEPING UNTUK BAHAN BAKU BOM ATOM INI AKU DI PASAR TANAH ABANG KITA COD KOIN DI SINI”

    Namun, benarkah video Trump beli uang koin rupiah Rp25 juta tersebut?

    Unggahan video yang menarasikan Trump beli uang koin rupiah Rp25 juta. Faktanya, video tersebut merupakan hasil AI. (Facebook)

    Penjelasan:

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan konten hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI).

    ANTARA melakukan pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation, dan hasil analisis menunjukkan bahwa 99,9 persen konten video tersebut terindikasi sebagai buatan AI.

    Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation)

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Donald Trump datang ke Indonesia dan membeli koin rupiah Rp1.000 seharga Rp25 juta tidak benar dan termasuk informasi palsu.

    Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada konten sensasional yang beredar di media sosial tanpa verifikasi sumber resmi.

    Klaim: Video Trump beli uang koin rupiah Rp25 juta

    Pewarta: Tim JACX
    Editor: M Arief Iskandar
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Tenaga Ahli Menteri ESDM: Pelaksanaan JET perlu sinergi lintas sektor

    Tenaga Ahli Menteri ESDM: Pelaksanaan JET perlu sinergi lintas sektor

    Setiap kegiatan besar, mulai dari eksplorasi offshore yang melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga perizinan lahan yang melibatkan KLH dan Kementerian Kehutanan, menuntut kolaborasi dan koordinasi intensif,

    Jakarta (ANTARA) – Tenaga Ahli Menteri ESDM Satya Hangga Yudha Widya Putra mengatakan, kompleksitas pelaksanaan transisi energi, yang berkeadilan atau just energy transition (JET) memerlukan sinergi lintas sektor.

    Menurut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Kementerian ESDM hanyalah bagian dari implementasi.

    “Setiap kegiatan besar, mulai dari eksplorasi offshore yang melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga perizinan lahan yang melibatkan KLH dan Kementerian Kehutanan, menuntut kolaborasi dan koordinasi intensif,” jelas Hangga, sapaannya, saat menjadi narasumber dalam diskusi kelompok terarah di FH UI Depok, Jawa Barat.

    Narasumber lainnya adalah Guru Besar Hukum Internasional FH UI Arie Afriansyah, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Haruki Agustina, dan Vice President Various NRE Development and Control PT PLN (Persero) Haryo Lukito.

    Hangga menekankan, JET adalah isu sentral di Kementerian ESDM, yang harus dijalankan dengan prinsip inklusif dan adil.

    Ia pun memaparkan konteks energi Indonesia, yang mana bauran energi nasional masih didominasi oleh energi fosil, yakni mencapai 85-86 persen, sementara EBT baru menyentuh 14-15 persen.

    “Prioritas utama pemerintah dan masyarakat adalah menjaga aksesibilitas dan keterjangkauan harga energi, yang terlihat dari besarnya subsidi BBM dan LPG,” ujarnya.

    Hangga menjelaskan, tujuan JET bukan hanya mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga menekan defisit anggaran APBN untuk subsidi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.

    Ia juga menyebutkan, proyek pembangkit EBT, seperti surya dan bayu, yang bersifat intermittent, perlu didukung EBT lainnya seperti panas bumi dan nuklir yang memiliki energi dan power density yang tinggi dan lebih stabil, sebagai bagian dari peta jalan nol emisi pada 2060.

    Sesuai Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN periode 2025-2034, terdapat penambahan kapasitas EBT besar-besaran, terutama surya sebesar 17,1 GW dan angin 7,2 GW, serta pembangkit baseload seperti panas bumi 5,2 GW dan nuklir 0,5 GW untuk small modular reactor.

    Pewarta: Kelik Dewanto
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bank Dunia soroti perlunya perbaikan kualitas lapangan kerja RI

    Bank Dunia soroti perlunya perbaikan kualitas lapangan kerja RI

    Meski stabilitas makroekonomi terjaga, tantangan di pasar tenaga kerja masih terus mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga,

    Jakarta (ANTARA) – Bank Dunia menilai perlu adanya perbaikan kualitas lapangan kerja agar pertumbuhan ekonomi benar-benar berdampak pada masyarakat.

    “Meski stabilitas makroekonomi terjaga, tantangan di pasar tenaga kerja masih terus mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga,” ujar Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Carolyn Turk dalam peluncuran laporan Indonesia Economic Prospects (IEP) di Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, indikator pasar tenaga kerja sebenarnya menunjukkan persoalan pada kualitas pekerjaan, terutama bagi kelompok usia muda.

    Penyerapan tenaga kerja memang meningkat 1,3 persen pada periode Agustus 2024 hingga Agustus 2025, tetapi mayoritas tambahan lapangan kerja tersebut berasal dari sektor-sektor dengan upah rendah.

    Selain itu, laporan IEP Bank Dunia juga mencatat upah riil di Indonesia yang justru terus mengalami penurunan sejak 2018.

    “Segmen keterampilan menengah ini sedang menyusut,” imbuh Carolyn.

    Senada, Lead Economist Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste David Knight mengamini hal itu.

    Dirinya memandang dari sisi penciptaan lapangan kerja, kondisi Indonesia sebenarnya cukup menjanjikan.

    Meski demikian, tren penurunan upah membuat dampaknya terhadap kesejahteraan menjadi terbatas.

    “Penambahan lapangan kerja terlihat positif, tapi pada saat yang sama masih terjadi penurunan upah. Ini sangat berdampak bagi pekerja berketerampilan menengah dan pada akhirnya mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga serta perekonomian secara keseluruhan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, David menerangkan bahwa struktur pasar tenaga kerja didominasi sektor berupah rendah.

    Pekerja muda banyak yang masuk ke sektor informal berupah rendah, sementara rasa tidak aman ekonomi justru meningkat, terutama di kalangan kelas menengah.

    “Hasil survei menunjukkan adanya kesenjangan yang semakin lebar antara perbaikan kesejahteraan secara objektif dan persepsi masyarakat. Walaupun angka kemiskinan menurun, jumlah rumah tangga yang merasa miskin justru meningkat,” jelasnya.

    Situasi tersebut mendorong rumah tangga untuk lebih berhati-hati dalam berbelanja dan memilih menabung sebagai langkah antisipasi, meskipun indikator makroekonomi utama menunjukkan kondisi yang relatif kuat.

    Maka dari itu, Bank Dunia mengusulkan perbaikan kualitas lapangan kerja menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat lebih inklusif dan berkelanjutan ke depan.

    Pewarta: Bayu Saputra
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Harga BBRI naik sekitar 48 kali lipat sejak melantai di BEI pada 2003

    Harga BBRI naik sekitar 48 kali lipat sejak melantai di BEI pada 2003

    Menginjak usia ke-130 tahun, BRI terus menciptakan value dari aspek ekonomi dan bisnis, seperti pertumbuhan laba dan aset yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan dividen serta kenaikan nilai saham..,

    Jakarta (ANTARA) – Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tercatat meningkat sekitar 48 kali lipat dibandingkan saat IPO pada 2003, jika memperhitungkan aksi korporasi berupa stock split dan rights issue sepanjang dua dekade terakhir.

    Untuk diketahui, saat penawaran umum perdana (IPO) pada 10 November 2003, BRI menawarkan 3,81 miliar saham dengan harga Rp875 per saham. Per Selasa (16/12), harga saham BBRI berada di level Rp3.690 per saham, menguat sekitar 0,27 persen dalam sepekan terakhir, namun masih terkoreksi sekitar 5,38 persen dalam sebulan terakhir.

    Corporate Secretary BRI Dhanny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa perjalanan lebih dari dua dekade BBRI di pasar modal menunjukkan konsistensi strategi bisnis dan transformasi berkelanjutan yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi BRI di industri keuangan nasional.

    Capaian tersebut, imbuh Dhanny, juga menempatkan BRI sebagai perusahaan pelat merah dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

    “Menginjak usia ke-130 tahun, BRI terus menciptakan value dari aspek ekonomi dan bisnis, seperti pertumbuhan laba dan aset yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan dividen serta kenaikan nilai saham, sehingga memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Dhanny.

    Sejak resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBRI menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dan berkelanjutan.

    Pertumbuhan tersebut terlihat sejak periode awal ketika kapitalisasi pasar BRI menembus Rp100 triliun hanya dalam empat tahun pertama.

    Momentum ini kemudian berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya, menandai kepercayaan pasar yang semakin kuat. Pada 2013, kapitalisasi pasar mencapai Rp200 triliun dan meningkat menjadi Rp300 triliun pada 2015.

    Untuk memperkuat likuiditas serta memperluas basis investor, BRI melakukan dua kali stock split agar harga saham lebih terjangkau bagi investor ritel. Pertama pada Januari 2011 dengan rasio 1:2. Kedua, pada November 2017 dengan rasio 1:5.

    Memasuki awal 2020-an, tren penguatan saham BBRI tetap berlanjut seiring dengan stabilitas kinerja fundamental perseroan. Pada 2022, kapitalisasi pasar BBRI menunjukkan penguatan dengan menembus angka Rp700 triliun.

    Performa positif berlanjut sepanjang 2023, sejalan dengan stabilnya kinerja fundamental perseroan. Menjelang penutupan tahun, harga saham mencapai Rp5.725 per saham pada 28 Desember 2023. Kenaikan harga tersebut berkontribusi pada kapitalisasi pasar BBRI yang berada di kisaran Rp867 triliun.

    Meski sepanjang 2025 pergerakan harga saham diwarnai fluktuasi akibat ketidakpastian global maupun domestik, fundamental BRI dinilai tetap solid oleh sejumlah analis sehingga prospek jangka panjang perseroan dinilai positif.

    Adapun per September 2025, kapitalisasi pasar BBRI tercatat sebesar Rp591,1 triliun, menempatkan BRI di peringkat 114 bank terbesar di dunia dan peringkat keempat di antara bank-bank terbesar di Asia Tenggara.

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.