Category: Antaranews.com Ekonomi

  • Bandara Ngurah Rai: Penumpang capai 1,4 juta selama Natal-tahun baru

    Bandara Ngurah Rai: Penumpang capai 1,4 juta selama Natal-tahun baru

    Badung, Bali (ANTARA) – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat jumlah penumpang mencapai 1.483.000 orang selama 21 hari Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau periode 15 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.

    “Selama Posko Natal-Tahun Baru kali ini, pergerakan penumpang domestik tercatat 605.900 penumpang atau 41 persen dari total 1.483.000 penumpang, sedangkan internasional 877.876 penumpang,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati di Kabupaten Badung, Bali, Senin.

    Nugroho mengatakan jumlah penumpang tahun ini menurun kurang dari 1 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebanyak 1.498.800.

    Penumpang domestik mengalami penurunan, sementara internasional justru meningkat.

    “Untuk domestik, penumpang mengalami penurunan 4,8 persen, sedangkan internasional mengalami pertumbuhan 3,2 persen. Penumpang internasional mengalami peningkatan baik dari sisi penerbangan maupun penumpangnya,” ujarnya.

    Selain itu, kondisi jumlah penumpang selama Natal-tahun baru juga sudah lebih tinggi dibanding hari normal, yang mana rata-rata penumpang harian 70.600, sementara hari biasa 66.000 penumpang.

    Hal ini menegaskan bahwa Bali tidak sepi, sebab pergerakan penumpang melalui jalur udara tetap tinggi.

    Selama posko, pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai melihat puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 83.512 terdiri atas 43.600 atau 52 persen internasional dan 39.800 atau 48 persen penumpang domestik.

    Sementara, untuk arus balik puncaknya pada 2 Januari 2026 dengan total 77.367 penumpang.

    “Untuk penerbangan tambahan, terealisasi 432 penerbangan dari pengajuan 507 penerbangan, jadi 80 persen, untuk tiga rute penerbangan tambahan terbanyak adalah Cengkareng Jakarta, Surabaya, dan Ujung Pandang (Makassar),” ujar Nugroho.

    Ia memastikan selama berjalannya posko, seluruh lalu lintas penumpang maupun penerbangan berjalan lancar dan aman.

    Saat mengalami kendala cuaca pun, telah tertangani dengan baik dan cepat.

    Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gubernur BI berharap Tapal Kuda jadi masa depan ekonomi Indonesia

    Gubernur BI berharap Tapal Kuda jadi masa depan ekonomi Indonesia

    Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berharap wilayah Tapal Kuda yang meliputi Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi) menjadi masa depan ekonomi Indonesia dengan memanfaatkan peran Bank Indonesia.

    “Bank Indonesia merupakan mitra utama pemerintah daerah untuk menjadikan Tapal Kuda sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan ekonomi kerakyatan,” katanya saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan BI Jember, Senin.

    Menurutnya ada lima peran pokok Bank Indonesia yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah untuk memperkuat dan kemajuan perekonomian wilayah Tapal Kuda.

    “Peran pertama BI adalah memastikan harga-harga terkendali dan terjangkau karena stabilitas harga dapat menjaga inflasi di daerah,” katanya.

    Ia mengapresiasi kinerja Pemkab Jember karena inflasi di Jember tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, sehingga meminta seluruh kepala daerah memperkuat sinergi TPID.

    Peran kedua yakni Bank Indonesia harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan melihat potensi sektor pertanian di kawasan Tapal Kuda, sehingga bisa menjadi motor penggerak ekonomi.

    Ketiga, pengembangan usah mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena UMKM menjadi tulang punggung ekonomi rakyat, sehingga perlu didukung untuk menjadi UMKM yang bisa bersaing di nasional dan pasar dunia.

    “Peran kelima yakni penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Dengan optimalisasi kelima peran itu, BI harus menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam membangun ekonomi di Tapal Kuda,” ujarnya.

    Perry menekankan peran vital Bank Indonesia sebagai strategi advisor melalui lima area sinergi utama untuk mendukung pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi yaitu pengendalian harga dan ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, ekonomi kerakyatan, digitalisasi, memastikan uang berkualitas.

    “Bank Indonesia Jember akan terus mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dan BI-FAST serta mendukung elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan penerimaan daerah,” katanya.

    Melalui kepemimpinan baru ini, lanjut dia, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Jawa Timur bagian timur.

    Perry Warjiyo secara langsung mengukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember yang menggantikan Gunawan.

    Pewarta: Zumrotun Solichah
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menhub: Pengguna angkutan umum Nataru 2025/2026 capai 21,46 juta orang

    Menhub: Pengguna angkutan umum Nataru 2025/2026 capai 21,46 juta orang

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan secara keseluruhan tercatat sebanyak 21.461.491 orang menggunakan kendaraan angkutan umum selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

    “Secara keseluruhan pengguna angkutan umum mencapai 21.461.491 penumpang atau naik 12,48 persen dari periode sebelumnya yaitu 19.079.881 penumpang,” kata Manhub saat menutup Posko Pusat Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin.

    Kementerian Perhubungan mencatat periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung mulai 18 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026.

    “Ini tentunya menunjukkan pelaksanaan angkutan Natal dan tahun baru ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan rencana operasi yang telah disusun,” ujar Dudy.

    Adapun secara rinci jumlah penumpang angkutan umum selama Natal dan tahu baru yakni angkutan udara sebesar 4.768.675 penumpang, naik 0,73 persen dari sebelumnya 4.734.198 penumpang.

    Kemudian angkutan laut sebesar 2.254.733 penumpang naik 43,42 persen dari sebelumnya 1.572.099 penumpang. Angkutan Perkeretaapian sebesar 7.573.881 penumpang, naik 12,92 persen dari sebelumnya 6.707.053 penumpang.

    Angkutan penyeberangan sebesar 3.725.343 penumpang, naik 35,05 persen dari sebelumnya 2.758.565 penumpang. Angkutan Jalan tahun 2025/2026 tercatat 3.138.859 penumpang, tahun sebelumnya 3.307.966 penumpang.

    Kenaikan juga tercatat pada kendaraan keluar masuk Jakarta melalui jalan tol sebesar 3,39 persen. Adapun kendaraan yang keluar masuk Jabodetabek melalui arteri mengalami peningkatan sejumlah 17,3 persen.

    Dudy menyebutkan pada Natal dan Tahun Baru 2025/2026 waktu tempuh rata-rata pada ruas tol Cawang – Banyumanik secara kumulatif dapat ditempuh selama 5 jam 4 menit atau turun 5,24 persen dibanding tahun sebelumnya.

    “Adapun untuk arus sebaliknya waktu tempuh turun 10,1 persen,” jelas Menhub.

    Kemudian, arus kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek melalui jalan tol didominasi menuju sejumlah daerah, seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Pulau Sumatra, serta beberapa wilayah di Jawa Barat, yakni Puncak dan Sukabumi.

    Selama masa Posko berlangsung, terdapat 1.549 titik pemantauan data pada simpul dan jaringan seluruh moda dengan rincian terminal 222 titik pemantauan; pelabuhan penyeberangan 248 titik; pelabuhan laut 264 titik; bandar udara 257 titik pemantauan data; stasiun kereta api 471 titik; dan 43 titik gerbang tol; serta 44 titik jalan arteri.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bandara Ngurah Rai catat lonjakan penerbangan selama periode Nataru

    Bandara Ngurah Rai catat lonjakan penerbangan selama periode Nataru

    ANTARA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat lonjakan trafik pergerakan pesawat yang berkisar 7-10 persen selama periode posko Nataru pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pada periode yang sama, pergerakan penumpang maupun penerbangan Internasional meningkat hingga 3,2 persen. (Rita Laura/Andi Bagasela/Roy Rosa Bachtiar)

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bloomberg proyeksikan ekonomi RI tumbuh stabil di 2026

    Bloomberg proyeksikan ekonomi RI tumbuh stabil di 2026

    Jakarta (ANTARA) – Bloomberg Intelligence memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung stabil, dengan produk domestik bruto (PDB) tumbuh 5,0 persen year on year (yoy) dan inflasi di level 2,75 persen (yoy) pada 2026.

    Di sisi lain, pasar obligasi berpotensi menghadapi tekanan lanjutan akibat tingginya kebutuhan penerbitan surat utang dan risiko fiskal, sebagaimana tertuang dalam laporan bertajuk “Indonesia in Focus: Review and Outlook for 2026” itu.

    “Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan kisaran 5,0 persen pada 2025 hingga 2027, dengan probabilitas resesi dalam 12 bulan ke depan hanya sekitar 3 persen,” sebut Bloomberg Intelligence, sebagaimana keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

    Laporan tersebut mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22 persen sepanjang 2025, yang menjadi kinerja tahunan terkuat sejak 2014.

    “Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya partisipasi investor ritel domestik yang mencari imbal hasil lebih tinggi,” sebut laporan.

    Di sisi lain, pasar obligasi pemerintah menghadapi tekanan signifikan, dengan arus masuk asing ke Surat Berharga Negara (SBN) hampir sepenuhnya tergerus, dengan net inflow turun menjadi hanya 25 juta dolar Amerika Serikat (AS) dari puncaknya senilai 4,6 miliar dolar AS pada Agustus 2025.

    “Kekhawatiran terhadap outlook fiskal mendorong investor global menarik dananya dari pasar obligasi Indonesia,” tulis Bloomberg.

    Selain itu, tekanan juga terlihat pada nilai tukar (kurs) rupiah yang melemah ke level terendah dalam delapan bulan di level Rp16.790 per dolar AS, seiring defisit anggaran mendekati batas 3 persen terhadap PDB.

    Namun demikian, laporan mencatat Bank Indonesia (BI) tetap menargetkan rupiah berada di kisaran Rp16.500, bahkan Rp16.400 per dolar AS pada 2026.

    “Bank Indonesia memberi sinyal pelonggaran kebijakan secara hati-hati pada 2026, dengan stabilitas nilai tukar tetap menjadi prioritas utama,” sebut laporan.

    Bloomberg juga mencatat investasi Indonesia mencapai target Rp1.905 triliun pada 2025.

    “Pencapaian ini menunjukkan daya tarik Indonesia di mata investor tetap terjaga, meski volatilitas pasar meningkat, sebutnya.

    Lebih lanjut, sektor ekonomi kreatif tercatat berhasil menarik investasi asing senilai Rp132 triliun, dengan pertumbuhan PDB sektor tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

    Laporan menilai kondisi ini menjadi salah satu penopang prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah.

    Pewarta: Muhammad Heriyanto
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BI prediksi ekonomi Sumbar tumbuh maksimal empat persen di 2026

    BI prediksi ekonomi Sumbar tumbuh maksimal empat persen di 2026

    ANTARA – Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada tahun 2026 mengalami perlambatan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram memperkirakan pada 2026 ekonomi Ranah Minang hanya tumbuh 3,3 hingga 4 persen atau berada jauh di bawah target 2025 yang dipatok 4,4 hingga 5,4 persen. (Fandi Yogari Saputra/Rizky Bagus Dhermawan/Roy Rosa Bachtiar)

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Tingkat kunjungan wisata Guci turun 27,45 persen

    Tingkat kunjungan wisata Guci turun 27,45 persen

    Semarang (ANTARA) – Dinas Pemuda, Pariwisata, dan Olahraga Jawa Tengah menyebutkan bahwa tingkat kunjungan ke objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, pada momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 turun sampai 27,45 persen.

    Kepala Disporapar Jateng Muhamad Masrofi, di Semarang, Senin, mengatakan turunnya kunjungan wisatawan ke Guci, terutama disebabkan banjir bandang yang menerjang salah satu objek wisata favorit tersebut beberapa waktu lalu.

    Berdasarkan data kunjungan wisatawan ke Guci mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tercatat sebanyak 30.606 wisatawan yang berkunjung, atau lebih sedikit dari momentum serupa 2024/2025 sebanyak 42.187 orang.

    Jika dilihat secara angka, kata dia, objek wisata Guci telah kehilangan sekitar 11.581 pelancong pada momentum liburan Nataru tahun ini.

    Menurut dia, secara total objek wisata Guci memang mengalami penurunan tingkat kunjungan wisatawan pada momentum libur Nataru 2025/2026 dibandingkan tahun lalu.

    “Banjir bandang yang menerjang kawasan Guci tentu menjadi salah satu faktor menurunnya minat masyarakat untuk mengunjungi Guci,” katanya.

    Kemudian, kata dia, curah hujan yang tinggi membuat hujan atau gerimis hampir setiap hari mengguyur Guci, ditambah dengan belum dioperasikannya ikon utama, yakni Pancuran 13 pascabanjir.

    “Lokasi wisata yang ada di Guci itu dibuka, hanya Pancuran 13 itu tidak bisa digunakan karena kena lokasi banjir. Tapi, lokasi yang lainnya, pancuran kelima dan lain sebagainya masih bisa digunakan, masih bisa dikunjungi wisatawan,” katanya.

    Ia menjelaskan kolam air panas Pancuran 13 belum bisa digunakan karena terdampak banjir bandang paling parah, sedangkan untuk Pancuran Lima sudah diperbaiki dan bisa dikunjungi.

    Untuk kawasan Guci secara umum, kata dia, sejauh ini tetap aman, seperti hotel, vila, dan lokasi pemandian air panas yang lainnya.

    “Karena ada kejadian banjir besar itu sehingga kita mitigasi, kita memberikan pengamanan yang ekstra untuk kenyamanan daripada kunjungan wisata di Guci,” katanya.

    Sampai saat ini, Masrofi mengatakan bahwa Pancuran 13 masih dalam proses perbaikan, dan tidak akan mengganggu wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Guci.

    Pewarta: Zuhdiar Laeis
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Penumpang KAI Sumbar naik 3,8 persen pada libur Natal dan Tahun Baru

    Penumpang KAI Sumbar naik 3,8 persen pada libur Natal dan Tahun Baru

    ANTARA – PT Kereta Api Indonesia Divisi II Sumatera Barat mencatat jumlah penumpang pada masa libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 123.408 penumpang.  Angka ini naik 3,8 persen dibandingkan periode libur yang sama tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 118.898 penumpang.(Melani Friati/Denno Ramdha Asmara/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mandiri Spending Index: Belanja masyarakat meningkat di akhir 2025

    Mandiri Spending Index: Belanja masyarakat meningkat di akhir 2025

    Jakarta (ANTARA) – Mandiri Spending Index (MSI) mengindikasikan belanja masyarakat meningkat pada pekan terakhir 2025 meski laju pertumbuhannya melambat dibandingkan puncak periode Natal dan tahun baru.

    Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan Mandiri Spending Index berada di level 354,5 per 28 Desember 2025, naik 0,6 persen secara mingguan (week on week/wow).

    “Belanja tumbuh positif meski tidak setinggi minggu sebelumnya yang mencapai 4,4 persen wow dan merupakan peak belanja Natal-tahun baru,” kata Andry.

    Menurut dia, secara spasial, pertumbuhan belanja ditopang oleh Sumatera yang tumbuh 1,1 persen wow, Jawa 0,9 persen wow, serta Maluku-Papua 0,6 persen wow.

    Sementara itu, Balinusra tumbuh terbatas sebesar 0,2 persen wow.

    Di sisi lain, Kalimantan dan Sulawesi mencatat kontraksi, masing-masing 1,4 persen wow dan 0,1 persen wow.

    Dari sisi sektor, kelompok leisure dan consumer goods menjadi penopang utama belanja selama periode Nataru.

    “Berdasarkan pola historis 2022-2024, belanja leisure dan consumer goods memang konsisten menjadi top gainer pada periode libur,” jelas Andry.

    Saat Natal-tahun baru, belanja hotel tumbuh 9,3 persen wow dan produk kecantikan naik 10,0 persen wow.

    Adapun pada kelompok consumer goods, belanja fesyen meningkat 10,5 persen wow, disusul aktivitas dining-out yang naik 7,2 persen wow.

    Laporan tersebut juga menunjukkan perbedaan pola pembiayaan konsumsi antar kelompok pendapatan.

    Per 31 Desember 2025, indeks tabungan kelompok bawah tercatat 72,4, turun 0,71 poin dibandingkan November.

    Indeks tabungan kelompok atas juga menurun 1,64 poin menjadi 92,0.

    Sebaliknya, tabungan kelompok menengah justru naik 0,49 poin menjadi 101,2.

    “Pola ini menunjukkan bahwa peningkatan belanja pada kelompok bawah dibiayai oleh tabungan, sementara kelompok menengah tidak terlalu agresif dalam belanja yang ditandai dengan meningkatnya tabungan,” jelas dia.

    Menurut analis bank pelat merah tersebut, perilaku ini dapat dibaca sebagai sinyal persiapan masyarakat menghadapi periode Ramadan yang jatuh pada Februari 2026.

    Memasuki 2026, Bank Mandiri memprakirakan konsumsi rumah tangga tetap resilien.

    Dorongan berasal dari berbagai program dan stimulus, serta realisasi belanja pemerintah yang dinilai akan lebih optimal pada tahun kedua pemerintahan.

    “Konsumsi masyarakat diperkirakan akan tumbuh tinggi terutama pada kuartal I 2026 sejalan dengan momentum Ramadan-Lebaran,” tulis laporan itu.

    Namun demikian, perseroan mengingatkan bahwa keberlanjutan konsumsi tetap sangat bergantung pada penciptaan lapangan kerja.

    “Kuantitas dan kualitas lapangan kerja yang tercipta selama 2026 akan menjadi kunci untuk menopang konsumsi masyarakat yang lebih sehat ke depan,” tutup laporan tersebut.

    Pewarta: Bayu Saputra
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

    Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

    ANTARA – Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat penurunan jumlah penumpang angkutan udara pada November 2025. Penurunan terjadi baik pada penumpang datang maupun berangkat di Bandara Depati Amir dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin. Kondisi ini dipengaruhi minimnya kegiatan dan masuknya periode low season menjelang libur akhir tahun.
    (Chandrika Purnama Dewi/Sandy Arizona/I Gusti Agung Ayu N)

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.