Category: Antaranews.com Ekonomi

  • Kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025 alami kenaikan

    Kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025 alami kenaikan

    Minggu, 4 Januari 2026 17:26 WIB

    Wisatawan menikmati wahana saat mengunjungi Jawa Timur Park 3 di Batu, Jawa Timur, Minggu (4/1/2026). Kementerian Pariwisata mencatat kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025 menunjukkan tren peningkatan, dengan jumlah perjalanan Januari–Oktober 2025 mencapai 997,9 juta perjalanan, naik 18,89 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/sgd

    Wisatawan melihat diorama saat mengunjungi Jawa Timur Park 3 di Batu, Jawa Timur, Minggu (4/1/2026). Kementerian Pariwisata mencatat kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025 menunjukkan tren peningkatan, dengan jumlah perjalanan Januari–Oktober 2025 mencapai 997,9 juta perjalanan, naik 18,89 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/sgd

    Perjalanan wisata nusantara 2025 mengalami peningkatan. Pengunjung berwisata di Jawa Timur Park 3, Batu, Jawa Timur, Minggu (4/1/2026). Kementerian Pariwisata mencatat kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025 menunjukkan tren peningkatan, dengan jumlah perjalanan Januari–Oktober 2025 mencapai 997,9 juta perjalanan, naik 18,89 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/sgd

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 39 ribu penumpang menyeberang ke Sumatera via Ciwandan selama Nataru

    39 ribu penumpang menyeberang ke Sumatera via Ciwandan selama Nataru

    Cilegon (ANTARA) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten mencatat sebanyak 39.232 penumpang menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, di Cilegon, Senin, mengatakan, jumlah tersebut terhimpun selama masa pelayanan angkutan yang berlangsung sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 untuk rute penyeberangan Jawa-Sumatera.

    “Selama periode tersebut, kami melayani 273 perjalanan (trip) kapal. Tingginya angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan laut di Ciwandan, khususnya pada momen libur panjang,” ujar Benny.

    Selain penumpang, Pelindo Banten juga mencatat arus kendaraan yang melintas mencapai 30.634 unit. Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua sebanyak 17.153 unit serta kendaraan truk logistik sebanyak 13.481 unit.

    Benny menjelaskan, kelancaran operasional selama 17 hari masa angkutan tersebut tidak terlepas dari dukungan sarana pelabuhan yang memadai serta kesiapsiagaan petugas di lapangan untuk menjaga ketertiban arus mobilitas.

    Pihaknya juga mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terjalin intensif dengan Kementerian Perhubungan, ASDP, TNI/Polri serta pemerintah daerah setempat.

    “Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan berjalan sangat baik. Sinergi ini menjadi kunci layanan di lapangan berjalan responsif, aman dan lancar,” katanya.

    Benny menambahkan, capaian kinerja pelayanan akhir tahun ini akan dijadikan evaluasi dan pijakan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan di masa mendatang.

    Pewarta: Desi Purnama Sari
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Okupansi KAI Daop 2 saat Nataru tembus 127 persen dan nihil kecelakaan

    Okupansi KAI Daop 2 saat Nataru tembus 127 persen dan nihil kecelakaan

    Bandung (ANTARA) – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat keterisian atau okupansi penumpang mencapai 127,9 persen dari kapasitas tempat duduk selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan nihil kecelakaan (zero accident).

    Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung Hendra Wahyono di Bandung, Senin, mengatakan, tingginya angka okupansi yang melampaui kapasitas tempat duduk statis ini menunjukkan tingginya mobilitas penumpang dinamis (naik-turun di stasiun antara tujuan) selama periode 18 hari operasi, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    Nihilnya kecelakaan di tengah lonjakan volume pengguna jasa tersebut merupakan rekor tersendiri yang berhasil dipertahankan.

    “Pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 di wilayah Daop 2 Bandung dapat berjalan aman, lancar dan tanpa adanya kecelakaan perjalanan kereta api,” katanya.

    Tingginya animo masyarakat juga menunjukkan kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. “Tingginya animo masyarakat tidak menyurutkan standar keamanan operasional yang diterapkan,” katanya.

    Secara kumulatif, KAI Daop 2 Bandung melayani total 548.860 pengguna jasa. Angka ini melampaui prediksi awal, yakni mencapai 104,5 persen dari target Program Nataru yang ditetapkan (525.029 pelanggan) serta tumbuh 107,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2024.

    Data operasional mencatat puncak kepadatan penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan, terjadi serentak pada tanggal 28 Desember 2025.

    Pergerakan penumpang tidak hanya terpusat di stasiun besar seperti Bandung dan Kiaracondong.

    Stasiun lokal seperti Cianjur dan Cipatat masuk dalam jajaran lima besar stasiun tersibuk, bersanding dengan Stasiun Tasikmalaya. Hal itu mengindikasikan meratanya geliat ekonomi dan pariwisata di wilayah Jawa Barat bagian selatan dan barat selama libur panjang.

    Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, Daop 2 Bandung mengoperasikan total 29 perjalanan KA Jarak Jauh, termasuk 4 KA tambahan dengan total tiket terjual mencapai 367.366 lembar.

    Hendra menambahkan, capaian “zero accident” di tengah kepadatan ini merupakan hasil dari pemeriksaan intensif sarana dan kesiagaan personel di seluruh lintasan.

    Pewarta: Ricky Prayoga
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Susi Air kembali buka rute penerbangan perintis ke pedalaman Kaltara

    Susi Air kembali buka rute penerbangan perintis ke pedalaman Kaltara

    Tarakan (ANTARA) – Maskapai penerbangan PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air) kembali membuka penerbangan perintis ke wilayah pedalaman, perbatasan dan daerah dengan keterbatasan akses transportasi di Kalimantan Utara.

    Hal itu disampaikan Kepala Bagian Keuangan dan Tata Usaha Sub Bagian kepegawaian dan Umum Unit Penyusun Bahan Hukum, Kehumasan dan Publikasi Badan Layanan Umum Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara(BLU UPBU) Kelas I Utama Juwata Tarakan, Firmanto Kamal di Tarakan, Senin.

    “Penerbangan perdana penumpang mulai beroperasi pada 5 Januari 2026, dan direncanakan berlangsung sampai dengan 31 Desember 2026, sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.

    BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan melaksanakan kegiatan Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang Tahun Anggaran 2026 di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

    Kebijakan ini merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam rangka peningkatan konektivitas transportasi udara, khususnya pada wilayah pedalaman, perbatasan dan daerah dengan keterbatasan akses transportasi.

    Selain itu untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi layanan dasar.

    Berdasarkan hasil proses pemilihan penyedia, pelaksanaan penerbangan perintis penumpang pada Koordinator Wilayah Tarakan Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan oleh PT ASI Pudjiastuti Aviation.

    Rute penerbangan perintis penumpang meliputi penghubung Kota Tarakan dengan sejumlah bandar udara di Kaltara, antara lain Long Bawan, Long Apung, Malinau, Nunukan, Tanjung Selor, Maratua, Mahak Baru, Data Dian, Long Sule, Long Layu serta rute perintis lainnya.

    Tarif angkutan udara perintis ditetapkan sesuai ketentuan subsidi pemerintah guna menjamin keterjangkauan bagi masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, BLU Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan terus melakukan koordinasi dengan operator penerbangan, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya untuk menjamin keselamatan, keamanan dan kelancaran operasional penerbangan.

    Masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan penerbangan perintis ini secara optimal serta mengikuti informasi resmi terkait jadwal dan ketentuan penerbangan melalui kanal resmi operator.

    Informasi lanjutan akan disampaikan apabila terdapat penyesuaian operasional.

    Pewarta: Susylo Asmalyah
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • InJourney catat penumpang pesawat capai 10,2 juta selama Nataru

    InJourney catat penumpang pesawat capai 10,2 juta selama Nataru

    Jakarta (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat jumlah penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelola selama periode angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mencapai 10,20 juta orang.

    “Sepanjang angkutan Nataru pada periode 15 Desember 2025 – 4 Januari 2026, InJourney Airports secara kumulatif di 37 bandara melayani sekitar 10,20 juta penumpang, atau relatif sama dengan periode 2024/2025 yang juga sekitar 10,24 juta penumpang,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Dia menyampaikan pergerakan penumpang tertinggi pada arus keberangkatan sebelum Natal ada pada 24 Desember 2025 yakni 543 ribu penumpang. Kemudian sebelum Tahun Baru 2026 pada 28 Desember 2025 sebanyak 531 ribu penumpang.

    Adapun pada arus balik, pergerakan tertinggi pada 4 Januari 2026 menyentuh hampir 560 ribu penumpang.

    Sementara itu, pergerakan pesawat sepanjang Nataru 2025/2026 mencapai sekitar 76 ribu penerbangan, termasuk sekitar 2 ribu penerbangan tambahan (extra flight).

    Lima bandara tersibuk adalah Soekarno-Hatta Tangerang (3,5 juta penumpang dengan 23 ribu penerbangan), I Gusti Ngurah Rai Bali (1,4 juta penumpang dengan 9 ribu penerbangan), Juanda Surabaya (863 ribu penumpang dengan 6 ribu penerbangan).

    Selanjutnya Sultan Hasanuddin Makassar (603 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan) dan Kualanamu Deli Serdang (486 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan).

    Pahlevi mengatakan pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 ini InJourney Airports juga mampu mendorong optimalisasi operasional bandara.

    Utilisasi slot time atau ketersediaan waktu keberangkatan penerbangan dan kedatangan penerbangan di seluruh bandara secara kumulatif pada Natal dan Tahun Baru 2025/2026 hampir menyentuh 90 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan Nataru 2024/2025 sebesar 84 persen.

    “Optimalisasi bandara ini berkat kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak,” ujar Pahlevi.

    Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menambahkan selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berbagai inisiatif terkait customer experience dijalankan dengan baik pada peak season akhir tahun.

    Inisiatif tersebut mencakup antara lain adanya desain tematis Nataru, dan aktivitas customer experience (On Ground Activation) di terminal penumpang pesawat.

    “Inovasi dari On Ground Activationnyang diluncurkan pada Nataru 2025/2026 adalah Customer Service Mobile dan Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati. Dua inovasi ini mampu menjaga standar pelayanan di bandara saat periode sibuk,” jelas Syahir.

    Syahir menjelaskan staf Customer Service Mobile bergerak secara mobile di terminal dan memberikan asistensi atau solusi bagi penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang membutuhkan bantuan di titik manapun termasuk pada passenger service touch seperti area check-in, boarding lounge, arrival hall dan lain sebagainya

    Sementara itu, Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati melengkapi keberadaan Posko Terpadu Pusat Data. Lokasi Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati berada di kawasan terminal karena dirancang agar lebih mudah dijangkau oleh penumpang pesawat apabila membutuhkan bantuan.

    Lebih lanjut, Syahir menuturkan inovasi-inovasi pelayanan dan customer experience akan terus dikenalkan secara berkelanjutan ke depannya di seluruh bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports.

    InJourney Airports resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di 37 bandara. Posko tersebut bertugas selama 20 hari yakni pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    Penutupan posko itu sekaligus menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan Nataru di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bapanas pastikan program intervensi perberasan berlanjut di 2026

    Bapanas pastikan program intervensi perberasan berlanjut di 2026

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program intervensi perberasan tetap berlanjut pada 2026 dengan fokus menjaga stabilitas harga, melindungi pendapatan petani, serta memastikan pasokan dan keterjangkauan beras bagi masyarakat secara berkelanjutan.

    “Memasuki tahun 2026, pemerintah berkomitmen terus menjaga kestabilan beras, baik pasokan maupun harga, secara nasional di pasaran,” kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta, Senin.

    Dia menyampaikan berbagai program intervensi perberasan melalui penugasan dari Bapanas ke Perum Bulog akan dijaga keberlanjutannya.

    Menurutnya dengan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog yang mencatatkan 3,248 juta ton sampai penghujung tahun 2025 membawa optimisme program intervensi pemerintah dapat terus digenjot. Kendati begitu, harga di tingkat petani juga tetap harus dijaga melalui penyerapan untuk CBP.

    “Kita harus optimis tidak ada masalah untuk beras di tahun 2026 ini. Tentu SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) beras jalan terus,” ujarnya.

    Ketut menyampaikan pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan telah menyepakati pelaksanaan program beras SPHP pada 2026 sebagai instrumen intervensi stabilisasi harga beras di pasaran.

    Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah menetapkan penyaluran beras SPHP sebesar 1,5 juta ton serta program bantuan pangan beras bagi 18,277 juta keluarga penerima manfaat selama empat bulan.

    “Ini kan juga untuk pengeluaran stok juga, sehingga pada saat nanti Bulog mulai menyerap hasil panen raya, keluar masuk beras dapat dijaga dengan baik. Kebetulan Bapak Kepala Bapanas itu kan sangat optimis. Jadi kita harus optimis juga,” jelas Ketut.

    Adapun pelaksanaan bantuan pangan tahap kedua berupa beras dan minyak goreng masih diperpanjang sampai 31 Januari 2026. Hal itu dimungkinkan melalui skema Rekening Penampung Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang telah Bapanas ajukan dan disetujui Kementerian Keuangan.

    Bapanas mencatat per 2 Januari 2026, Bulog telah menyalurkan bantuan pangan tahap kedua kepada 17,370 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari target 18,277 juta PBP. Secara kuantitas, beras dan minyak goreng masing-masing telah tersalurkan 347,4 ribu ton dan 69,4 juta liter secara nasional.

    Sementara untuk program SPHP beras tahun 2025 tengah diupayakan Bapanas untuk dapat diperpanjang pula dengan skema RPATA sampai 31 Januari 2026 ini. Realisasi SPHP beras tahun 2025 sendiri telah berada di angka 802,9 ribu ton bagi seluruh wilayah Indonesia.

    Tak hanya hilir perberasan yang diperhatikan pemerintah. Sisi hulu yang merupakan ranah yang sangat penting juga akan terus dijaga performanya. Produksi beras nasional di 2026 optimis dapat kembali mencapai swasembada karena mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia.

    Sebelumnya Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan program-program yang diusung akan senantiasa berpihak pada kepentingan petani.

    “Ingat kalau pangan bermasalah, negara bermasalah. Jadi petani pangan kita harus sejahtera. Indonesia bisa swasembada beras karena petani-petani kita,” kata Amran.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • ESDM: Situasi Venezuela belum berdampak signifikan ke BBM RI

    ESDM: Situasi Venezuela belum berdampak signifikan ke BBM RI

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan eskalasi geopolitik Amerika Serikat–Venezuela belum berdampak signifikan terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

    Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pemerintah belum melihat dampak langsung dari situasi di Venezuela terhadap pasokan maupun harga BBM pada saat ini.

    “Kita sumber crude-nya itu bukan dari sana. Jadi dari wilayah lain. Jadi masih stabil,” kata Laode usai penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 di Jakarta, Senin.

    Laode menambahkan pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi dan pemantauan perkembangan situasi, termasuk potensi dampaknya terhadap harga minyak dunia.

    “Antisipasi itu selalu ada,” ujar dia.

    Sementara itu, sebelumnya, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) dalam tanggapan resminya menyampaikan perusahaan merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 71,09 persen pada Maurel & Prom (M&P) yang salah satu asetnya berada di Venezuela.

    PIEP menyatakan berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela.

    Perusahaan juga menyampaikan terus melakukan pemantauan secara cermat serta menjalin koordinasi berkelanjutan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas sebagai langkah kehati-hatian.

    Dalam kesempatan yang sama, Laode juga menyinggung kebijakan pemerintah pada 2026 untuk mengurangi ketergantungan impor solar dengan mengandalkan peningkatan produksi dalam negeri.

    Ia menyebut arah kebijakan tersebut terkait rencana beroperasinya proyek refinery development master plan (RDMP) Balikpapan, yang diupayakan dapat beroperasi pada Januari 2026.

    “Tahun 2026 ini sesuai yang sudah diumumkan oleh Pak Menteri, bahwa solar itu nanti sudah kita tidak impor lagi. Jadi kita mengandalkan produksi dalam negeri setelah beroperasinya RDMP Balikpapan,” ucapnya.

    Laode menyampaikan perkembangan terkait RDMP dan kebijakan lanjutan akan disampaikan pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku.

    Pewarta: Aria Ananda
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Inflasi tahunan tertinggi pada Desember 2025 terjadi di Gunungsitoli

    Inflasi tahunan tertinggi pada Desember 2025 terjadi di Gunungsitoli

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menjadi daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia pada Desember 2025, dengan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 10,84 persen dan inflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 6,94 persen.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyatakan di Jakarta, Senin, bahwa pada tingkat kabupaten/kota, Kota Gunungsitoli juga tercatat memiliki tingkat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera.

    Sementara kabupaten/kota dengan tingkat inflasi terendah di wilayah Sumatera adalah Kota Bandar Lampung, Lampung, sebesar 0,44 persen yoy.

    Pada tingkat provinsi di wilayah Sumatera, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Provinsi Aceh yang mencapai 6,71 persen yoy. Sebaliknya, inflasi terendah tercatat di Provinsi Lampung sebesar 1,25 persen yoy.

    Di wilayah Jawa, BPS mencatat inflasi tahunan tertinggi dialami oleh Provinsi Yogyakarta sebesar 3,11 persen. Adapun inflasi terendah terjadi di dua provinsi, yaitu Jakarta dan Jawa Barat, yang masing-masing mencatat angka 2,63 persen.

    Untuk tingkat kabupaten/kota di wilayah Jawa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,75 persen, sedangkan Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencatat inflasi terendah sebesar 2,11 persen.

    Selanjutnya, Provinsi Kalimantan Selatan mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 3,66 persen yoy pada tingkat provinsi di wilayah Kalimantan, sementara inflasi terendah berada di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 1,85 persen yoy.

    Pada tingkat kabupaten/kota, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki tingkat inflasi tertinggi sebesar 3,97 persen yoy dan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mencatatkan tingkat inflasi terendah sebesar 1,50 persen yoy.

    Di wilayah Sulawesi, Provinsi Sulawesi Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,31 persen yoy. Sementara itu, Provinsi Sulawesi Utara menjadi provinsi dengan inflasi terendah tidak hanya di wilayah Sulawesi, tapi juga secara nasional, dengan tingkat inflasi 1,23 persen yoy.

    Pada tingkat kabupaten/kota di Sulawesi, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,13 persen yoy, sedangkan Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mencatat inflasi terendah sebesar 0,38 persen yoy.

    Kemudian, inflasi tertinggi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 3,01 persen yoy, dan inflasi terendah tercatat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 2,39 persen yoy.

    Di tingkat kabupaten/kota di Bali dan Nusa Tenggara, inflasi tertinggi dialami oleh Kota Denpasar, Bali, sebesar 3,45 persen yoy, sedangkan inflasi terendah tercatat di Kota Maumere, NTT, sebesar 0,38 persen yoy.

    Terakhir, untuk wilayah Maluku dan Papua, inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Maluku sebesar 3,58 persen yoy dan inflasi terendah tercatat di Provinsi Maluku Utara sebesar 1,63 persen yoy.

    Di tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 5,81 persen yoy dan Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengalami inflasi terendah sebesar 0,39 persen yoy.

    “Sebaran inflasi tahunan menurut wilayah secara tahunan bisa dilihat bahwa seluruh provinsi mengalami inflasi,” ujar Pudji Ismartini.

    Pewarta: Uyu Septiyati Liman
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jasa Raharja komitmen perkuat layanan publik saat peringati HUT ke-65

    Jasa Raharja komitmen perkuat layanan publik saat peringati HUT ke-65

    Jakarta (ANTARA) – Jasa Raharja berkomitmen memperkuat layanan publik yang cepat, tepat dan berempati saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 tahun 2026, sebagai bentuk peran dan kehadiran negara menghadirkan perlindungan dasar bagi masyarakat.

    “Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berempati kepada masyarakat,” kata Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja Dodi Apriansyah dalam upacara peringatan HUT Ke-65 Jasa Raharja yang diselenggarakan hybrid di Jakarta, Senin.

    Dia menyampaikan selama 65 tahun perjalanan pengabdian, Jasa Raharja hadir melayani sepenuh hati pada berbagai momen krusial kehidupan masyarakat, khususnya ketika terjadi kecelakaan dan korban serta keluarganya membutuhkan kepastian perlindungan.

    Menurutnya mandat tersebut menempatkan perusahaan sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar korban kecelakaan Jasa Raharja sekaligus representasi negara hadir melalui pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

    Fokus pada pelayanan, kata dia, tercermin dari kinerja penyaluran santunan sepanjang 2025. Penyaluran santunan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, didukung penguatan sistem layanan, serta keterlibatan aktif petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memastikan hak korban terpenuhi sesuai ketentuan.

    Ia menegaskan pula pelayanan santunan merupakan inti dari mandat perusahaan. Pelayanan santunan sebagai inti mandat Jasa Raharja. Fokus pelayanan bukan sekadar meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja,” ujar Dodi.

    Momentum HUT ke-65, ujar dia, dimaknai sebagai titik refleksi atas kualitas dan relevansi layanan yang diberikan. Inti refleksi tersebut adalah memastikan kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat, layanan mampu menjawab kebutuhan zaman, dan amanat negara dikelola dengan integritas.

    Selain berperan di hilir melalui penyaluran santunan, Dodi mengatakan Jasa Raharja juga berkontribusi di hulu melalui penguatan ekosistem keselamatan berkendara.

    Program pencegahan kecelakaan dijalankan secara terkoordinasi dan berbasis data, dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif.

    Sejalan dengan hal tersebut, Jasa Raharja berkomitmen memastikan seluruh nilai yang disampaikan dalam amanat tersebut diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.

    Melalui penguatan sistem, peran aktif petugas di lapangan, serta budaya kerja melayani sepenuh hati, perusahaan terus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud amanat negara dan upaya menghadirkan layanan yang konsisten serta dapat diandalkan.

    upacara peringatan HUT Ke-65 Jasa Raharja yang diselenggarakan hybrid turut diikuti seluruh insan Jasa Raharja, di Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Cabang Jasa Raharja seluruh Indonesia.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengamat: Mentan eksekutor paling “ngegas” jalankan visi Prabowo

    Pengamat: Mentan eksekutor paling “ngegas” jalankan visi Prabowo

    Jakarta (ANTARA) – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai salah satu menteri paling efektif dalam mengeksekusi visi dan program Presiden Prabowo Subianto terutama di sektor pangan.

    “Menteri Pertanian Amran Sulaiman menurut saya pantas disebut sebagai salah satu menteri yang memiliki kemampuan untuk mengeksekusi visi dan program Presiden Prabowo Subianto dengan baik, atau menjadi eksekutor terbaik di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo,” kata Iwan dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Dia menilai langkah-langkah tegas Amran sepanjang 2025 menunjukkan peran strategisnya sebagai eksekutor kebijakan di Kabinet Merah Putih.

    Menurutnya, sepanjang tahun 2025 Amran melakukan banyak gebrakan penting untuk mengamankan sektor pangan nasional. Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan ketegasan dan keberpihakan pada rakyat.

    “Gebrakan tersebut dilakukan senafas dengan apa yang selalu dikatakan oleh Presiden Prabowo yaitu dilakukan secara tegas dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

    Iwan menilai komitmen Presiden Prabowo dalam membela dan menyejahterakan rakyat diterjemahkan dengan baik oleh Mentan Amran melalui program konkret di sektor pangan. Kemudian mampu menerjemahkan untuk dieksekusi secara cepat di tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.

    Sejumlah kebijakan yang disorot antara lain pengendalian harga pangan saat Natal dan Tahun Baru, pembongkaran kasus pemalsuan volume Minyakita, pengungkapan mafia beras, hingga penindakan tegas terhadap jajaran internal yang melanggar aturan.

    Iwan menyebut lonjakan harga pangan saat Natal dan tahu baru kerap terjadi, namun menjadi persoalan serius jika disebabkan oleh ulah oknum nakal,

    “Kenaikan harga pangan setiap Nataru tidak dapat dihindari. Namun, perilaku oknum yang tidak bertanggung jawab membuat kenaikan harga bisa tidak terkendali,” ujarnya.

    Karena itu, Mentan dinilai konsisten memastikan ketersediaan pangan strategis tetap aman dan menindak pelaku yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

    “Untuk mengatasi persoalan ini, Mentan memastikan seluruh komoditas pangan strategis berada dalam kondisi aman dan terkendali. Oleh karena itu akan menindak tegas oknum nakal yang menjual pangan di atas HET,” tegas Iwan.

    Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah capaian lain seperti meningkatnya produksi beras nasional, nol impor beras medium hingga saat ini, penyederhanaan pupuk bersubsidi, penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen, pertanian sebagai sektor strategis ekonomi nasional, serta kenaikan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram.

    “Menurut saya, capaian-capaian dan kebijakan yang dilakukan oleh Mentan ini, menggambarkan bahwa beliau menerjemahkan dengan baik apa yang diinginkan oleh Presiden, dan mengeksekusinya dengan baik,” ucap Iwan.

    Dari berbagai kebijakan tersebut, kinerja Mentan Amran mendapat apresiasi publik. Survei Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Amran mencapai 84,9 persen, tertinggi di antara para menteri.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.