BUMN: Garuda Indonesia

  • Erick Thohir Ikuti Arah FIFA, Kluivert Santai Soal Tuan Rumah Kualifikasi Piala Dunia

    Erick Thohir Ikuti Arah FIFA, Kluivert Santai Soal Tuan Rumah Kualifikasi Piala Dunia

    Menunggu Kejelasan, Erick dan Kluivert Tetap Tenang Soal Tuan Rumah

    Isu siapa yang bakal jadi tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia terus jadi pembahasan. Banyak yang penasaran apakah Indonesia akan kembali menggelar laga kandang atau harus bermain di tempat netral. Di tengah ketidakpastian itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memilih bersikap realistis dan mengikuti arahan dari FIFA serta AFC. Sementara pelatih timnas, Patrick Kluivert, terlihat lebih santai dalam menanggapi situasi ini.

    Dari pantauan donghan.co.id Keduanya menunjukkan bahwa soliditas antara manajemen dan pelatih tetap terjaga, meski urusan non-teknis seperti venue pertandingan masih mengambang. Fokus utama mereka tetap pada persiapan tim dan membangun performa terbaik jelang laga-laga krusial mendatang.

    Erick Thohir Realistis, Tunggu Arahan FIFA

    Dalam beberapa pernyataan, Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI tidak bisa bertindak sepihak dalam menentukan venue pertandingan putaran keempat nanti. Semua keputusan berada di tangan AFC dan FIFA sebagai otoritas tertinggi. Sebagai federasi, PSSI hanya bisa menyiapkan skenario terbaik sesuai dengan kebijakan yang ada.

    Erick juga menyebutkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan pengelola stadion. Tapi, semua upaya itu tetap bergantung pada lampu hijau dari pihak internasional.

    Bagi Erick, yang terpenting saat ini adalah memastikan tim nasional tetap dalam jalur persiapan yang optimal, baik secara fisik, mental, maupun teknis. Soal tempat bertanding, ia percaya keputusan terbaik akan datang di waktu yang tepat.

    Patrick Kluivert Fokus pada Tim, Tidak Mau Terlalu Pusing

    Sikap berbeda justru ditunjukkan oleh Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda itu tampak cuek soal urusan venue. Baginya, yang lebih penting adalah bagaimana tim bisa tetap fokus dan tampil konsisten di lapangan, di mana pun mereka bertanding nanti.

    Menurut Kluivert, tim harus siap bermain di kondisi apa pun. Ia menekankan pentingnya mentalitas dan adaptasi pemain, terutama saat harus bertanding di luar negeri atau stadion netral. Kluivert yakin anak asuhnya punya kemampuan untuk menghadapi tantangan tersebut.

    Dengan gaya khasnya yang tenang tapi tegas, Kluivert mengajak publik dan media untuk lebih memperhatikan progres tim ketimbang meributkan hal yang belum pasti. Ia ingin fokus tim tidak terganggu oleh hal-hal di luar kendali mereka.

    Dukungan dari Publik Tetap Dibutuhkan

    Meski tempat bertanding belum jelas, baik Erick maupun Kluivert sepakat bahwa dukungan dari suporter tetap dibutuhkan. Apalagi jika ternyata timnas harus bermain di luar negeri, kehadiran suporter Indonesia di tribun bisa jadi penambah semangat.

    Erick Thohir sendiri mengisyaratkan bahwa PSSI siap memfasilitasi kebutuhan tim, termasuk akomodasi dan logistik, jika harus bermain di negara lain. Ia juga berharap masyarakat tetap memberikan dukungan moril, baik dari dalam negeri maupun diaspora di luar negeri.

    Bagi Kluivert, kehadiran suporter di stadion memberi dampak langsung pada motivasi pemain. Ia berharap publik Indonesia bisa terus memberi energi positif, terutama di masa-masa penting seperti saat ini.

    Persiapan Timnas Tetap Jalan Terus

    Meski belum ada kejelasan soal venue, skuad Garuda tetap menjalani program latihan dan evaluasi. Tim pelatih bersama PSSI tengah menyusun program uji coba dan pemusatan latihan agar pemain tetap dalam kondisi prima.

    Kluivert juga terus memantau performa pemain di liga domestik. Ia menyadari bahwa kekuatan timnas tidak hanya ditentukan oleh nama besar, tapi juga konsistensi dan kerja keras di lapangan. Dengan banyaknya pemain muda yang mulai menunjukkan performa apik, harapan untuk tampil baik di putaran keempat kualifikasi semakin besar.

    PSSI sendiri sudah menyiapkan beberapa stadion sebagai opsi kandang, andai izin dari FIFA turun. Namun jika harus ke luar negeri, semua sudah disiapkan agar tim tidak kesulitan beradaptasi.

    Menanti Kepastian, Sambil Menjaga Fokus

    Situasi yang belum pasti memang tidak ideal. Namun baik Erick Thohir maupun Patrick Kluivert sudah membuktikan bahwa profesionalisme tetap jadi pegangan. Mereka memilih untuk tidak terjebak dalam spekulasi, dan lebih fokus pada hal-hal yang bisa mereka kendalikan.

    Keputusan soal tuan rumah memang penting, tapi tidak boleh mengganggu arah dan semangat tim. Dalam sepak bola, adaptasi dan kesiapan mental justru jadi kunci utama dalam menghadapi situasi sulit.

    Apapun keputusan FIFA nanti, satu hal yang pasti: Timnas Indonesia akan bertanding demi merah putih. Baik di rumah sendiri, atau di tempat netral, semangat perjuangan tak akan surut. Erick Thohir sebagai ketua federasi dan Patrick Kluivert sebagai pelatih punya satu visi yang sama — membawa Garuda terbang lebih tinggi.

    Bagi masyarakat Indonesia, saatnya menunjukkan bahwa dukungan tidak terbatas oleh jarak. Entah di stadion GBK, atau di stadion asing, Garuda tetap butuh sorak-sorai kita. Karena ketika tim dan suporter bersatu, kemenangan akan selalu terasa lebih dekat.

  • Momen Akrab Prabowo dan Putin: Tukar Cinderamata Koin dan Keris

    Momen Akrab Prabowo dan Putin: Tukar Cinderamata Koin dan Keris

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan keakraban dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di St. Petersburg. 

    Usai pembicaraan resmi, keduanya terlibat dalam momen hangat dengan saling memberikan cinderamata, yang masing-masing disertai penjelasan maknanya.

    Putin menyerahkan dua buku bersampul cokelat kepada Prabowo. Buku tersebut berjudul Kepemimpinan Militer karya Prabowo yang ditulis saat dia menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Buku itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan diterbitkan di negara tersebut. 

    “Bapak Presiden, selama Bapak sebagai Menteri Pertahanan menulis buku mengenai Kepemimpinan Militer, kami menterjemahkan ke bahasa Rusia dan menerbitkannya untuk koleksi Bapak Presiden,” kata Putin sambil menunjukkan buku tersebut.

    Sebagai balasan, Prabowo mempersembahkan patung miniatur Burung Garuda dalam sebuah kotak. Patung itu dipahat dan diukir dengan detail sebagai representasi lambang negara Indonesia.

     “Garuda lambang dari negara kami,” jelas Prabowo sambil menunjukkan cinderamatanya.

    Dalam pertemuan itu, Putin juga memberikan hadiah tambahan berupa pedang perwira kepada Prabowo.

    “Dan itu pedang perwira, saya juga ingin menghadiahi itu untuk Bapak Presiden,” ujar Putin.

    Tak berhenti di situ, Putin juga menyerahkan sebuah koin kepada Prabowo, menyebutnya sebagai bagian dari tradisi Rusia yang melambangkan persahabatan dalam hubungan antarbangsa.

    “Itu tradisi Rusia, harus memberikan koin,” jelas Putin.

    Prabowo menerima koin tersebut dan mengucapkan terima kasih, kemudian memberikan satu lagi hadiah dari pihak Indonesia berupa sebilah keris khas Bali. 

    “Terima kasih, dan ini keris. Ini keris dari Bali. Ini Pattimura,” kata Prabowo.

  • BI pastikan uang Rupiah edisi 80 tahun kemerdekaan RI adalah hoaks

    BI pastikan uang Rupiah edisi 80 tahun kemerdekaan RI adalah hoaks

    Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa uang kertas Rupiah edisi 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang beredar melalui video di media sosial merupakan hoaks.

    “Saya infokan saja bahwa itu hoax dan sudah diinformasikan melalui media sosial BI,” kata Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Hari Widodo saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

    BI menegaskan bahwa hingga saat ini bank sentral tidak menerbitkan Uang Rupiah Peringatan Kemerdekaan (UPK) terbaru.

    Hal itu disampaikan BI pada Jumat melalui akun media sosial resminya seperti Instagram, X (Twitter), hingga TikTok.

    Adapun UPK terakhir yang diterbitkan BI yaitu uang kertas rupiah dalam pecahan Rp75.000 dalam rangka Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI pada tahun 2020.

    Sebelumnya, video yang beredar luas di media sosial menampilkan uang kertas dengan narasi Rupiah edisi “80 Tahun Kemerdekaan RI”.

    Uang tersebut memiliki warna dasar abu-abu, dengan tulisan pada satu sisi “80 Tahun Merdeka: Bersatu, Berdaulat, dan Berprestasi berazaskan Pancasila. MERDEKA!!!”.

    Dengan latar belakang bergambar Bendera Merah-Putih dan pesawat berwarna hijau, Presiden Pertama RI Soekarno berpakaian jas safari putih dan peci hitam sedang mengacungkan jari ke atas. Di sebelah gambar Soekarno, terdapat gambar perempuan yang mengenakan kebaya merah.

    Sedangkan pada satu sisi lainnya, terdapat gambar peta Indonesia dengan lambang garuda dan dilengkapi tulisan “Republik Indonesia”. Uang tersebut hanya bertuliskan angka “80” dan tidak terdapat tulisan “rupiah”, “Bank Indonesia”, maupun tanda tangan Gubernur BI dan Menteri Keuangan.

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kasus HP Penumpang Hilang, Garuda Indonesia: Awak Kabin Terindikasi Tak Terlibat

    Kasus HP Penumpang Hilang, Garuda Indonesia: Awak Kabin Terindikasi Tak Terlibat

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menyatakan proses investigasi internal terkait laporan kehilangan barang oleh salah satu penumpang pada penerbangan GA-716 rute Jakarta–Melbourne, secara resmi telah dinyatakan selesai.

    Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi mengatakan bahwa Investigasi internal Garuda Indonesia dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, yang dilakukan pada 6-18 Juni 2025.

    “Berdasarkan hasil investigasi, belum terdapat bukti untuk mengindikasikan adanya keterlibatan awak pesawat Garuda Indonesia dalam dugaan kehilangan barang dimaksud,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (20/6/2025)

    Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, Garuda Indonesia telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia.

    Selanjutnya Garuda Indonesia akan mendukung penuh proses penyelidikan tersebut, dan siap menyediakan informasi yang diperlukan kepolisian demi tercapainya penyelesaian proses hukum secara adil, obyektif, dan transparan bagi seluruh pihak. Perseroan juga terus melakukan komunikasi dengan penumpang yang bersangkutan.

    Garuda Indonesia memahami sepenuhnya perhatian publik terhadap peristiwa ini. Oleh karena itu, kami pastikan bahwa setiap masukan penumpang menjadi dasar untuk penguatan dan pengembangan kualitas layanan. Laporan penumpang pada kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi prosedur operasional dan pelayanan Garuda Indonesia, sebagai bagian dari upaya kami memberikan service excellence kepada penumpang.

    Melalui berbagai upaya tersebut, Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh penumpang sesuai dengan standar operasional penerbangan dan peraturan yang berlaku.

    Kronologi Ponsel Penumpang Garuda Hilang

    Penumpang pesawat Garuda Indonesia Michael Tjendara menceritakan pengalaman tidak mengenakan ketika dirinya kehilangan ponsel saat melakukan penerbangan dari Jakarta ke Melbourne menggunakan pesawat GA-716. 

    Melalui akun Instagramnya @michaeltjendara, Michael mengatakan dia melakukan penerbangan bersama istri dan anaknya. Awalnya dia meletakkan ponselnya di kantong kursi bernomor 30D ketika menaiki pesawat. Kemudian dia pindah ke kursi bernomor 32E untuk beristirahat. Namun ketika dirinya mendarat di Melbourne pukul 10.55 pagi waktu setempat, ponselnya hilang dari kantong kursi. 

    “Saya langsung lapor ke kru, tapi semua penumpang sudah dibebaskan keluar,” kata Michael dalam unggahan di Instagram pada  Sabtu (7/6/2025). 

    Michael menyampaikan lokasi ponselnya yang dilacak melalui ‘Find My iPhone’ pada pukul 11.26–11.48 masih berada di Terminal 2 dan kedatangan bandara Melbourne. Dia mengaku telah melapor ke kantor Garuda Indonesia untuk bertemu dengan Station Manager bernama Samuel serta staf lost and found di bandara. Hingga pukul 13.02 waktu setempat, ponselnya berpindah lokasi di 9 Riverside Quay, Southbank. 

    Michael pun tidak langsung pergi ke rumah dan menuju lokasi tersebut bersama dengan driver dan keluarganya. 

    “Saya google 9 riverbank quay, ternyata itu adalah Hotel Mercure Southbank,” katanya. 

    Michael mengaku kaget karena manager Hotel Mercure Southbank mengkonfirmasi bahwa hanya ada kru pesawat GA-716 yang check ini di sana yakni sekitar 20 orang. Dia menyebut tidak ada penumpang lain yang terkonfirmasi menginap di sana. 

    Michael kemudian memberitahu informasi tersebut kepada Samuel. Terlebih ponselnya berada di lokasi yang sama dengan kru pesawat GA-716 ketika dilacak. 

    “Pukul 14.26, iPhone saya masih di Hotel Mercure. Saya masih menunggu pak Samuel dari Garuda untuk datang ke hotel,” katanya. 

    Dia mengatakan Samuel serta GM Garuda Melbourne mengecek beberapa kamar kru pesawat, tetapi tidak semua kamar. Menurutnya pihak Garuda kemudian membiarkan kru untuk keluar hotel. Dia pun tidak tahu alasan perusahaan melakukan hal tersebut. 

    “Tidak lewat 10 menit, iPhone saya sudah berpindah lagi. Kemudian pukul 16.42 iPhone sudah di pinggir Yarra River tepatnya di Southbank Promenade 10 meter dari hotel,” katanya. 

    Dia bersama Samuel dan Ridho pun mencari iPhone di lokasi tersebut, bahkan sampai ke tempar sampat, semak-semak, dan got. Namun demikian tidak ada hasilnya. 

    “iPhone saya sudah dibuang di Yarra River,” katanya. 

    Michael menekankan dirinya membagikan cerita tersebut untuk meminta keadilan. Dia juga meminta warganet untuk membagikan kisahnya ke pihak yang bertanggungjawab. 

  • Siapa Sosok Febrian Alaydrus? Akun Pilot yang Tipu Staf Presiden Prabowo Kani Dwi Haryani

    Siapa Sosok Febrian Alaydrus? Akun Pilot yang Tipu Staf Presiden Prabowo Kani Dwi Haryani

    GELORA.CO – Staf media Presiden Prabowo Subianto, Kani Dwi Haryani, dikabarkan menjadi korban penipuan bermodus asmara atau yang dikenal dengan istilah love scamming.

    Penipuan bermula dari interaksi Kani dengan akun Instagram bernama @febrianalydrss_, yang mengaku sebagai Febrian Alaydrus.

    Ia mengaku, seorang mantan pilot Garuda Indonesia yang kini bekerja untuk maskapai ternama Emirates di Uni Emirat Arab.

    Profil akun tersebut menampilkan deretan foto pria dengan seragam pilot, lengkap dengan latar pesawat dan bandara luar negeri.

    Penampilan yang meyakinkan ini sukses mengelabui Kani, hingga membuatnya jatuh hati.

    Siapa Febrian Alaydrus?

    Hubungan maya antara Kani dan akun Febrian Alaydrus semakin intens.

    Dalam prosesnya, pelaku yang menggunakan identitas palsu ini mulai melancarkan aksinya.

    Pada 1 Maret 2025, pelaku mengajukan permintaan pinjaman dana sebesar Rp13 juta, berdalih untuk membantu proses administrasi kerja sepupunya, Miftahul Syifa alias Cipa, melalui jalur orang dalam (ordal).

    Tak berhenti di situ, pada April 2025, Kani kembali dimintai uang sebesar Rp35 juta, dengan dalih pembayaran pelatihan kerja di maskapai Emirates.

    Total kerugian yang dialami Kani sendiri mencapai Rp48 juta. Curiga dengan sejumlah kejanggalan, Kani akhirnya menyelidiki lebih lanjut.

    Ketika mendatangi alamat yang diklaim sebagai rumah Febrian, ia justru menemukan bahwa lokasi tersebut fiktif.

    Tidak tinggal diam, Kani melaporkan kejadian ini ke Polda Banten pada 13 Juni 2025.

    Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa pelaku sebenarnya adalah seorang perempuan berhijab berinisial MR, bernama asli Marpuah.

    Usai laporan diterima, tim kepolisian bergerak cepat. Marpuah akhirnya ditangkap di kediamannya di Sumur Buang, Kelurahan Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

    Dalam penyelidikan, diketahui bahwa akun Instagram Febrian Alaydrus telah disusun sedemikian rupa dengan menggunakan foto-foto orang lain, demi membangun identitas fiktif sebagai pilot profesional.

    Profil Kani Dwi Haryani

    Kani Dwi Haryani bukan sosok asing di dunia media. Ia memulai karier sebagai jurnalis politik di DPR RI.

    Setalah itu, dirinya melanjutkan kiprah di program “Jejak Kasus” sebagai reporter kriminal investigatif.

    Namanya mulai dikenal publik ketika menjadi reporter di TVOne, dan kemudian berperan sebagai host off air Grand Final Indonesian Idol 2023.

    Pada 2024, barulah Kani resmi ditunjuk sebagai staf media Presiden Prabowo Subianto.

  • Viral Uang Rupiah Edisi HUT ke-80 RI, BI Buka Suara

    Viral Uang Rupiah Edisi HUT ke-80 RI, BI Buka Suara

    Jakarta

    Viral video di media sosial menampilkan uang pecahan yang diklaim sebagai edisi khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI). Terlihat uang kertas tersebut bergambar Ir. Soekarno, bendera merah putih, peta Indonesia, Garuda Pancasila, serta tulisan ’80 NKRI’.

    Bank Indonesia (BI) menegaskan pihaknya tidak menerbitkan Rupiah edisi HUT ke-80 RI. Terakhir uang Rupiah Peringatan Kemerdekaan (UPK) yang diterbitkan adalah dalam peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI pada 2020.

    “Hoaks. BI tidak menerbitkan uang Rupiah edisi 80 tahun kemerdekaan RI,” kata BI dalam unggahannya di akun resmi X, Jumat (20/6/2025).

    Dengan demikian, BI menegaskan bahwa narasi yang beredar terkait penerbitan uang edisi HUT ke-80 RI adalah hoaks alias tidak benar.

    “Selalu #BeriMakna dengan cek fakta dan validasi informasi melalui kanal resmi BI. Jangan lupa, tetap hati-hati sebelum menyebarkan informasi, ya, Sobat!” ucap BI.

    Sebelumnya, beberapa akun di platform media sosial tampak membagikan unggahan video dan potret yang digadang-gadang menjadi uang Rupiah edisi 80 Tahun Kemerdekaan RI.

    “Keren dan unik! Inilah penampakan uang edisi spesial 80 tahun Kemerdekaan RI,” bunyi judul postingan tersebut.

    Tonton juga Video: Jasa Tukar Uang Mulai Bermunculan di Kota Tua

    (aid/ara)

  • Garuda Indonesia rampungkan investigasi internal laporan barang hilang

    Garuda Indonesia rampungkan investigasi internal laporan barang hilang

    Investigasi internal Garuda Indonesia dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, yang dilakukan pada 6-18 Juni 2025

    Jakarta (ANTARA) – Garuda Indonesia menyampaikan proses investigasi internal secara resmi telah selesai dalam mengusut laporan kehilangan barang penumpang di pesawat guna menjaga kepercayaan publik terhadap layanan penerbangan nasional yang profesional.

    Direktur Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat mengatakan investigasi internal tersebut sebagai tindak lanjut atas laporan kehilangan barang oleh salah satu penumpang pada penerbangan GA-716 rute Jakarta-Melbourne tanggal 6 Juni 2025.

    “Investigasi internal Garuda Indonesia dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, yang dilakukan pada 6-18 Juni 2025,” kata Ade.

    Berdasarkan hasil investigasi, belum terdapat bukti untuk mengindikasikan adanya keterlibatan awak pesawat Garuda Indonesia dalam dugaan kehilangan barang dimaksud.

    Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, Garuda Indonesia telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia.

    Selanjutnya Garuda Indonesia akan mendukung penuh proses penyelidikan tersebut, dan siap menyediakan informasi yang diperlukan kepolisian demi tercapainya penyelesaian proses hukum secara adil, obyektif, dan transparan bagi seluruh pihak.

    “Kami juga terus melakukan komunikasi dengan penumpang yang bersangkutan,” ujarnya.

    Ade menegaskan bahwa Garuda Indonesia memahami sepenuhnya perhatian publik terhadap peristiwa ini. Oleh karena itu, pihaknya memastikan setiap masukan penumpang menjadi dasar untuk penguatan dan pengembangan kualitas layanan.

    Ia menambahkan laporan penumpang pada kejadian itu menjadi bahan evaluasi bagi prosedur operasional dan pelayanan Garuda Indonesia, sebagai bagian dari upaya memberikan service excellence kepada penumpang.

    Melalui berbagai upaya tersebut, Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh penumpang sesuai dengan standar operasional penerbangan dan peraturan yang berlaku.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Faisal Yunianto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bahrain Terlalu Superior, Timnas Voli Putra Indonesia Kalah Telak

    Bahrain Terlalu Superior, Timnas Voli Putra Indonesia Kalah Telak

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Timnas Voli Putra Indonesia harus mengakui keunggulan lawannya di laga kedua ajang AVC Nations Cup 2025.

    Di laga kedua ini, Timnas Voli Putra Indonesia harus mengakui keunggulan telak tuan rumah, Bahrain.

    Indonesia kalah lewat game cepat dengan skor 0-3 dari tuan rumah Bahrain (13-25, 25-27, 22-25 ).

    Meski harus menelan kekalahan, skuad Garuda tetap melaju ke babak selanjutnya karena berstatus sebagai runner up grup A.

    Pada laga sebelumnya, skuad asuhan Mohammadirad Rahman mengatasi perlawanan Thailand dengan skor tipis 3-2 (25-20, 25-22, 21-25, 16-25, 18-16).

    Adapun Bahrain selaku juara Pool A akan menantang Taiwan di perempat final AVC Nations Cup 2025 yang merupakan runner up Pool C.

    Sementara Timnas Voli Putra Indonesia kini akan berhadapan dengan Pakistan, yang merupakan unggulan kedua dalam turnamen ini, pada babak perempat final.

    Ini akan menjadi tantangan yang signifikan, mengingat kekuatan Pakistan yang berhasil mencapai final pada edisi 2024.

    (Erfyansyah/fajar)

  • Turis Kehilangan Uang Rp 10 Juta dalam Tas di Pesawat Saat Berlibur ke Bali

    Turis Kehilangan Uang Rp 10 Juta dalam Tas di Pesawat Saat Berlibur ke Bali

    Denpasar

    Seorang wisatawan domestik (wisdom), Febrico, kehilangan uang senilai Rp 10 juta yang ia simpan dalam tas di pesawat Garuda Indonesia saat tengah berlibur ke Bali. Uang Febrico hilang diduga akibat dicuri.

    Dilansir detikBali, Jumat (20/6/2025), kuasa hukum Febrico, Edward, mengatakan Febrico terbang dengan menumpangi pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 402. Pesawat boarding pukul 06.35 WIB.

    Febrico duduk di bangku 31J sebagaimana yang tercantum dalam boarding pass. Ia kemudian menaruh tas bawaan di bangku yang didudukinya. Pesawat kemudian mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 10.00 Wita.

    “Klien kami keluar dari pesawat, kemudian menuju pintu kedatangan. Ternyata, karena adanya notifikasi dari Airpod yang dimilikinya, barulah diketahui tasnya tertinggal di dalam pesawat, tepatnya di bangku nomor 31J,” terang Edward.

    Febrico mendatangi bagian lost and found di Bandara Ngurah Rai. Setelah itu, petugas meminta bantuan ke petugas lain untuk mengambil tas Febrico yang tertinggal di pesawat. Seusai diambil, tas itu kemudian diberikan kepada Febrico.

    Febrico lantas mengecek tasnya setelah diserahkan oleh petugas. Seusai dicek, Febrico akhirnya mengetahui duit kurang lebih sebanyak Rp 10 juta di tas miliknya itu telah raib.

    Simak selengkapnya di sini

    (isa/isa)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Warga Jaktim Senang Bisa Tebus Sembako Bersubsidi, Tekan Pengeluaran Bulanan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 Juni 2025

    Warga Jaktim Senang Bisa Tebus Sembako Bersubsidi, Tekan Pengeluaran Bulanan Megapolitan 19 Juni 2025

    Warga Jaktim Senang Bisa Tebus Sembako Bersubsidi, Tekan Pengeluaran Bulanan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com 
    – Sejumlah warga Jakarta Timur menyambut baik bantuan tebus
    sembako bersubsidi
    dari Perumda Pasar Jaya. 
    Susi (48), warga Cipayung, Jakarta Timur menyebut, bantuan ini meringankan pengeluaran bulanannya. 
    “Alhamdulillah membantu, gaji enggak seberapa, kalau ada ini (subsidi sembako) lumayan untuk mengurangi belanja bulanan, makanya banyak warga antusias ingin dapat,” ucap Susi saat ditemui di lokasi pengambilan sembako di RPTRA Garuda, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/6/2025).
    Susi juga merasa senang karena paket sembako yang dia tebus terbilang lengkap, mulai dari beras, telur, ayam, ikan, daging, dan susu.
    “Kalau saya dapatnya dari Kartu Jakarta Pintar (KJP), jadi ada susunya, lumayan buat anak. Kalau di luar KJP seperti lansia, enggak ada susu, tetapi semuanya sama,” katanya.
    Senada dengan Susi, Nanik (39) menilai bantuan subsidi sembako sangat membantunya, apalagi harga bahan pokok terus naik.
    “Lumayan banget, membantu banget ini, apalagi harga lagi pada naik. Belanja di sini Rp 126.000 sudah dapat enam macam seperti susu, beras, ikan, daging, ayam, telur,” ungkap Nanik.
    Nanik berharap program serupa terus berlanjut sehingga meringankan masyarakat dalam membeli bahan pokok.
    “Mudah-mudahan terus berlanjut untuk mengurangi biaya belanja. Tapi saran sih, antreannya dipermudah saja,” jelasnya.
    Sebelumnya diberitakan, warga berbondong-bondong mendatangi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Garuda di Cilangkap, Jakarta Timur, untuk menebus bantuan sembako bersubsidi dari Perumda Pasar Jaya.
    Sebagian merupakan penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, sebagian merupakan penerima Kartu Pangan Bersubsidi lainnya.
    Pantauan
    Kompas.com,
    warga yang didominasi para ibu datang dengan membawa kantong belanja sejak sekitar pukul 07.00 WIB.
    Sebelumnya, warga telah melakukan registrasi secara daring maupun di lokasi dan mendapat nomor antrean. Saat melakukan registrasi itu, warga juga menunjukkan identitas berupa KTP, Kartu Keluarga, KJP dan/atau Kartu Pangan Subsidi.
    Berikutnya, warga melakukan pembayaran sembako bersubsidi menggunakan saldo di KJP atau Kartu Pangan Bersubsidi.
    Satu paket sembako lengkap untuk penerima manfaat KJP dibanderol harga Rp 126.000. Isinya berupa 5 kilogram beras, 24 susu UHT kemasan 200 mililiter, satu ekor ayam, 15 butir telur, satu kilogram daging, dan satu kilogram ikan.
    Sementara, paket sembako penerima manfaat Kartu Pangan Subsidi lain dibanderol harga Rp 96.000 yang berisikan 5 kilogram beras, satu ekor ayam, 15 butir telur, satu kilogram daging, dan satu kilogram ikan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.