BNPB Mulai Verifikasi Ribuan Penerima Rumah Korban Banjir Aceh Utara
Tim Redaksi
ACEH UTARA, KOMPAS.com
— Proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara memasuki tahap penting.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
) mulai memverifikasi rumah warga terdampak banjir, dengan melibatkan ratusan petugas yang kini bersiap turun ke lapangan.
Sekitar 300 orang lebih tim verifikasi dilatih di Kantor Bupati Aceh Utara, Minggu (18/1/2026), sebelum diterjunkan langsung ke lokasi terdampak.
Pelaksana Tugas BPBD Aceh Utara, Fauzan, mengatakan data kerusakan rumah telah diserahkan secara bertahap kepada BNPB untuk proses verifikasi lanjutan.
“Data kerusakan rumah, mulai rusak ringan, sedang dan berat diserahkan secara bertahap pada BNPB. Sehingga, tim BNPB bisa segera melakukan verifikasi seterusnya melakukan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap,” ujar Fauzan saat dihubungi per telepon.\
Berdasarkan data sementara per Minggu (18/1/2026), tercatat sebanyak 9.707 unit rumah rusak berat, 26.418 unit rusak sedang, dan 62.634 unit rusak ringan.
Dari jumlah tersebut, hunian sementara insitu tercatat sebanyak 7.297 unit, sementara hunian tetap komunal mencapai 1.266 unit.
Selain itu, sebanyak 4.948 kepala keluarga memilih skema dana tunggu hunian, sedangkan 4.420 unit memilih menetap di hunian sementara.
Fauzan menegaskan seluruh angka tersebut masih bersifat sementara dan akan terus berubah seiring proses validasi di lapangan.
“Saya garisbawahi ini sifatnya data sementara. Terus bergerak angka data kita seiring validasi yang kita lakukan. Besok (19/1/2026) tim verifikasi dari BNPB telah turun ke lapangan hingga selesai seluruhnya,” terangnya.
Ia juga menjelaskan pola hunian bagi korban banjir telah diatur secara regulasi. Warga yang memilih dana tunggu hunian sebesar Rp 600.000 per bulan tidak lagi mendapatkan hunian sementara.
Hunian tetap dengan pola insitu dibangun di atas lahan milik korban banjir, sedangkan hunian tetap komunal dibangun di atas lahan yang disediakan pemerintah.
“Sesuai intruksi bupati, kita terus validasi seluruh data kerusakan. Bukan hanya rumah, tapi seluruhnya, baik itu sektor kesehatan, pendidikan, usaha, dan lain sebagainya,” kata Fauzan.
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, mengingatkan seluruh tim agar bekerja dengan sangat teliti dalam memastikan seluruh korban banjir terdata.
“Pastikan data detail, rinci, seluruh sektor kerusakan. Jangan sampai ada yang tertinggal dalam pendataan,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
BNPB Mulai Verifikasi Ribuan Penerima Rumah Korban Banjir Aceh Utara Regional 18 Januari 2026
/data/photo/2026/01/15/696888a4a14eb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)