BKSDA Lampung Pastikan Jejak Satwa di Lampung Timur Bukan Harimau Sumatera
Tim Redaksi
LAMPUNG, KOMPAS.com
– Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah III Lampung menyebut dugaan adanya harimau sumatera berkeliaran di ladang warga hanya misinformasi.
Satwa bernama latin
panthera tigris sumatrae
itu disebutkan terlihat di ladang yang berada di Dusun 2 Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur pada Kamis (8/1/2026) pagi.
Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA wilayah III Lampung, Irhamuddin mengatakan, hasil analisa sementara menunjukkan bahwa jejak kaki tersebut tidak mengarah pada jejak
harimau sumatera
.
“Jejak itu memiliki karakteristik yang lebih sesuai dengan jejak anjing,” kata dia melalui rilis, Jumat (9/1/2025).
Selain itu, apabila terdapat kemungkinan jejak tersebut berasal dari satwa golongan kucing liar, maka berdasarkan perbandingan ukuran, bentuk bantalan kaki, serta pola tapak, diyakini jejak tersebut lebih mengarah pada jejak macan dahan dan atau kucing emas bukan harimau sumatera.
Menurutnya, data pendukung lainnya belum pernah laporan terkait temuan jejak harimau sumatera didaerah tersebut.
“Bila dicurigai satwa tersebut berasal dari
TNWK
(
Taman Nasional Way Kambas
), tidak ada koridor satwa menyambungkan antara lokasi temukan jejak,” katanya.
Analisa kesimpulan ini bersifat sementara dan akan diperkuat melalui pengamatan lanjutan serta pengumpulan data pendukung lainnya di lapangan.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik, serta tidak melakukan tindakan berlebihan, seperti membawa senjata api angin sebagaimana terlihat dalam video yang beredar.
Berdasarkan karakteristik perilaku satwa, macan dahan sumatera (
neofelis diardi diardi
) bukan satwa yang menyerang atau membahayakan manusia.
Masyarakat diharapkan tetap menjaga ketenangan, meningkatkan kewaspadaan secara wajar, serta tidak mengganggu atau melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun 2 Desa Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur dihebohkan dugaan kemunculan harimau sumatera.
Satwa bernama latin
panthera tigris sumatrae
itu disebutkan melintasi perladangan dusun pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala Desa Sribhawono, Buih Wisnu Prabowo mengatakan kemunculan satwa itu diliat salah satu warga yang hendak pergi ke ladang.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
BKSDA Lampung Pastikan Jejak Satwa di Lampung Timur Bukan Harimau Sumatera Regional 9 Januari 2026
/data/photo/2026/01/09/6960fe3f09a39.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)