Merangkum Semua Peristiwa
Indeks

Baru Triwulan Pertama 2025, Ukraina Sudah Kehilangan 138 Ribu Tentara dan Ribuan Tank – Halaman all

Baru Triwulan Pertama 2025, Ukraina Sudah Kehilangan 138 Ribu Tentara dan Ribuan Tank – Halaman all

TRIBUNNEWS.COM – Militer Ukraina disebut sudah kehilangan 138.545 tentara pada tiga bulan pertama tahun ini.

Di samping itu, Ukraina kehilangan 10 pesawat, 10.200 drone, 11 sistem rudal antipesawat, 2.495 tank dan kendaraan lapis baja lainnya, 29 sistem peluncur roket, 3.032 artileri, dan 3.887 kendaraan militer khusus.

Sputnik melaporkan, berdasarkan data dari Kementerian Pertahanan Rusia, Ukraina sudah kehilangan 22.622 tank dan kendaraan lapis baja lainnya sejak perang meletus tahun 2022.

Lalu, kerugian lainnya adalah 660 pesawat militer, 283 helikopter, 49.247 drone, 601 sistem rudal antipesawat, 1,533 sistem peluncur roket, 23.152 artileri dan mortir, dan 33.572 kendaraan militer khusus.

Sementara itu, TASS melaporkan militer Rusia sudah mengenyahkan lebih dari 21.900 tentara Ukraina di perbatasan Republik Rakyat Luhansk pada bulan kemarin.

“Intensitas pertempuran sedikit meningkat dibandingkan pada bulan Febuari. Angkatan Bersenjata Rusia secara percaya diri telah memenuhi kewajiban operasi militer khusus dan membebaskan wilayah,” kata pakar militer Andrey Marochko.

“Kerugian musuh saat periode laporan itu mencapai sekitar 21.940 tentara Ukraina dan tentara bayaran, meningkat 1.735 dibandingkan dengan periode sebelumnya. Satuan tempur Utara milik Rusia telah melenyapkan bagian terbesar personel musuh.”

Marochko juga melaporkan Rusia menghancurkan 52 tank musuh, dua peluncur RAK-SA12 MLRS, 338 artileri, 94 gudang senjata, 2 gudang BBM, dan lebih dari 1.100 kendaraan tempur dari beragam jenis.

TENTARA UKRAINA – Foto ini diambil dari Facebook Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada Senin (17/3/2025), memperlihatkan tentara Ukraina dari brigade infanteri ke-58 melakukan pelatihan di lokasi yang dirahasiakan, terlihat dalam postingan yang diunggah pada 7 Maret 2025. (Facebook Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina)

Ukraina disebut kehilangan hampir 600.000 tentara

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim Ukraina sudah kehilangan sekitar 593.000 tentara pada tahun 2024.

Menurut kementerian itu, Ukraina kehilangan sekitar 4.000 tentara tiap minggu pada awal tahun kemarin. Jumlah itu meningkat mulai bulan Maret 2024, yakni mencapai 7.000 tentara, sebelum turun sedikit.

Pada bulan tersebut pasukan Ukraina berupaya menyeberangi perbatasan Rusia di Belgorod dan Kursk. Menurut Sputnik, upaya itu menyebabkan Ukraina kehilangan sekitar 3.000 tentara.

Setelah serbuan itu, jumlah kerugian yang diderita Ukraina meningkat cukup drastis, yakni lebih dari 10.000 tentara per minggu pada akhir bulan Mei. Jumlah itu belum turun.

Adapun pekan paling gelap bagi Ukraina terjadi dari tanggal 26 Oktober hingga 1 November 2024. Pada rentang tanggal itu Ukraina kehilangan sekitar 17.000 tentara.

Rusia diklaim kehilangan 696.000 tentara

Di sisi lain, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengklaim Rusia kehilangan sekitar 696.000 tentara per 1 November 2024.

Adapun Zelensky pada bulan Februari 2024 menyebut sudah ada 180.000 tentara Rusia yang tewas, sementara jumlah tentara terluka atau hilang mencapai 500.000 personel. Menurut dia, Ukraina telah kehilangan 43.000 tentara.

Hasil penyelidikan oleh BBC Rusia dan Mediazona pada awal Desember 2024 telah mengungkap nama-nama 84.761 tentara Rusia yang tewas dalam invasi ke Ukraina.

Para jurnalis yang menyelidiki hal itu mengatakan besar kemungkinan jumlah sebenarnya akan jauh lebih besar. Mereka mendapatkan informasi terverifikasi dari sumber publik, misalnya obituari, unggahan dari keluarga, laporan media lokal, dan pernyataan dari pihak berwenang setempat.

Menurut hasil penyelidikan tersebut, 2024 tampaknya akan menjadi “tahun paling mematikan” dalam perang antara Ukraina dan Rusia. Sudah ada 20.000 kematian yang terkonfirmasi pada tahun kemarin.

Sementara itu, Inggri pada bulan Desember 2024 memperkirakan Rusia telah kehilangan lebih dari 750.000 tentara. Jumlah itu diperkirakan akan bertambah menjadi lebih dari 1 juta dalam 6 bulan mendatang.

Jumlah tentara Rusia yang hilang mencapai puncaknya pada bulan November dan Desember. Ada 2.030 tentara yang hilang per hari pada bulan November.

Rusia sendiri memilih untuk tidak mengungkapkan jumlah tentaranya yang tewas. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia beberapa lalu menyebut pihaknya menerima 48.000 permintaan untuk mengidentifikasi tentara yang hilang.

 

Merangkum Semua Peristiwa