Author: Tribunnews.com

  • Yayasan MBN Klaim Tak Gelapkan Dana MBG Hampir Rp 1 Miliar, Akui Sudah Terima Pembayaran dari BGN

    Yayasan MBN Klaim Tak Gelapkan Dana MBG Hampir Rp 1 Miliar, Akui Sudah Terima Pembayaran dari BGN

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN – Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) akhirnya buka suara terkait dugaan penggelapan dana Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai hampir Rp 1 miliar.

    Kuasa hukum Yayasan MBN Timothy Ezra Simanjuntak mengklaim kliennya tidak menggelapkan dana MBG seperti yang dituduhkan Ira Mesra selaku pemilik dapur di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Ia mengakui pihak yayasan sudah menerima pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Bahwa pembayaran sudah diterima, sudah di-keep, tidak dilakukan penyelewengan oleh Yayasan Media Berkat Nusantara,” kata Timothy saat jumpa pers di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2025).

    Hanya saja, Timothy tidak mengungkap nominal pembayaran yang telah diterima pihak Yayasan MBN.

    Menurut dia, nominal pembayaran itu termasuk data pribadi yayasan yang tidak bisa disebarluaskan ke publik.

    “Poin-poinnya adalah pembayaran dari instansi itu sudah ada di dalam rekening dan tidak berubah. Saya tidak bisa kasih lihat karena ini termasuk perlindungan data pribadi,” ujar Timothy.

    “Jadi sudah ada, saldonya tidak keluar. Ini saya kasih liat di sini ada BNI, sudah ada dan tidak sesuai dengan tuduhan penyelewengan dana. Itu jauh, jauh panggang dari api, sangat jauh gitu ya,” imbuh dia.

    Sebelumnya kuasa hukum Ira Mesra, Danna Harly, menjelaskan bahwa kliennya telah bekerja sama dengan pihak yayasan dan SPPG sejak Februari 2025 dan telah memasak 65.025 porsi yang terbagi dalam dua tahap.

    Namun, ia menyebut Ira Mesra belum menerima bayaran dari pihak yayasan. Seluruh biaya operasional dapur MBG juga ditanggung oleh Ira.

    “Kita tidak bisa lagi memberikan modal karena dua tahap, 60 ribu porsi. Kita tidak dibayar sepeserpun,” ujar Harly di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).

    Ia menuturkan, pihak yayasan sebenarnya sudah menerima pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp 386.500.000.

    Sebagai mitra, Ira juga telah berusaha menagih pembayaran kepada Yayasan MBN. Namun, pihak yayasan disebut berdalih ada kewajiban Ira yang belum diselesaikan.

    “Ketika Ibu Ira hendak menagih haknya kepada pihak yayasan, pihak yayasan malah berkata Ibu Ira kekurangan bayar sebesar Rp 45.314.249, dengan dalih adanya invoice-invoice saat di lapangan yang dibeli oleh pihak SPPG atau yayasan,” ungkap Harly.

    “Fakta di lapangannya, seluruh dana operasional dikeluarkan oleh Ibu Ira. Mulai dari bahan pangan, sewa tempat, kendaraan, listrik, peralatan dapur dan juru masak, itu semua Ibu Ira yang membiayai,” imbuh dia.

    Ia mengungkapkan, total kerugian yang dialami Ira Mesra mencapai hampir Rp 1 miliar.

    “Sejauh ini total kerugian dari ibu Ira itu adalah Rp 975.375.000, baru dua tahap. makanya kita sekarang coba ngomong ke masyarakat supaya pemerintah aware. Baru dua tahap saja sudah seperti ini, berarti sudah harus ada pembenahan dalam pelaksanaan MBG supaya ke depan tidak lagi seperti ini,” kata Harly.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Perusahaan Tiongkok Bangun Pabrik Kimia Ramah Lingkungan di JIIPE Gresik, Investasi Rp9,24 Triliun – Halaman all

    Perusahaan Tiongkok Bangun Pabrik Kimia Ramah Lingkungan di JIIPE Gresik, Investasi Rp9,24 Triliun – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Perusahaan kimia asal Tiongkok, Golden-Elephant Sincerity Co., Ltd (GESC) mulai membangun pabrik di kawasan industri terintegrasi Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.

    Ini ditandai pembangunan fasilitas kimia ramah lingkungan di atas lahan seluas lebih dari 20 hektar. 

    Lei Lin, Chairman GESC mengatakan, proyek ini memiliki nilai strategis yang besar karena Indonesia dipilih sebagai basis regional pertama perusahaan di luar Tiongkok.

    “Kami sempat mempertimbangkan Rusia dua tahun lalu, tapi setelah banyak pertimbangan, kami menemukan tempat yang ideal di JIIPE. Lokasi strategis, infrastruktur hebat, dan dukungan kawasan menjadi alasan utama kami memilih Indonesia,” ungkap Lei Lin dalam keterangannya, Jumat (25/4/2025O).

    Golden Elephant akan mengucurkan investasi total sebesar 4,2 miliar yuan atau  Rp9,24 triliun dan akan berjalan dalam dua tahap yakni tahap yakni membangun fasilitas produksi untuk melamin (120.000 ton/tahun), asam nitrat (150.000 ton/tahun), dan amonium nitrat (200.000 ton/tahun).

    “Untuk tahap kedua akan memanfaatkan potensi gas alam Indonesia untuk membangun pabrik amonia sintetis dan urea berkapasitas besar, menciptakan rantai pasok tertutup dari bahan baku hingga produk jadi,” katanya.

    Lei Lin juga menyebut bahwa keputusan ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan pemerintah Provinsi Sichuan dan mitra strategis seperti ICBC Bank.

    “Ini bukan hanya investasi. Ini adalah mimpi kami yang menjadi kenyataan,” katanya.

    Pihak JIIPE menyambut hangat kehadiran GESC sebagai bagian dari komunitas industri yang tengah tumbuh pesat.

    “Golden Elephant adalah tenant global yang mempercayakan investasi internasional pertamanya di JIIPE. Ini bukti nyata posisi kami sebagai kawasan industri paling siap dan kompetitif di Asia Tenggara,” ujar Bambang Soetiono, Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), pengelola JIIPE.

    Golden Elephant akan bergabung dengan sejumlah perusahaan besar lain yang telah lebih dulu menanamkan investasi di JIIPE, seperti PT Freeport Indonesia, Hailiang, dan Xinyi Glass.

    Kehadiran GESC memperkuat ekosistem industri berbasis hilirisasi logam, kimia, dan energi baru yang saling terintegrasi.

    Dengan status sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, pelabuhan laut dalam sepanjang 6.200 meter, dan fasilitas industri kelas dunia, JIIPE terus mengukuhkan diri sebagai destinasi utama investasi asing di sektor strategis Indonesia.

     

     

  • Eni Ngaku Digendam, Tabungan Emas 80 Gram Sejak Awal Pernikahan Raib 

    Eni Ngaku Digendam, Tabungan Emas 80 Gram Sejak Awal Pernikahan Raib 

    TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -Eni Purmiyanti (52) menjadi korban dugaan gendam hingga tabungan emasnya seberat 80 gram raib.

    Emas itu sejatinya hendak digunakan oleh Eni untuk tabungan masa tua.

    Namun, rencana itu buyar selepas ada seorang perempuan tak dikenal paruh baya masuk mencuri emasnya. 

    Emas itu disimpan dalam lemari kamar rumahnya di Dukuh Kepoh RT 1 RW 4, Kelurahan Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang,  Selasa (22/4/2025) pukul 09.45 WIB.

    “Emas itu saya tabung sejak awal pernikahan yang rencananya saya gunakan untuk bekal masa tua,” ujar Eni kepada Tribun, Jumat (25/4/2025).

    Perempuan dua cucu ini menerangkan,  kejadian pencurian itu dirinya merasa digendam.

    Sebab, ketika mengetahui aksi pelaku, dirinya sempat merasa terpaku.

    Eni mengetahui pelaku di dalam rumahnya selepas pulang dari jalan-jalan bersama cucu dan suaminya. 

    Dia pulang ke rumah tetapi suami dan cucunya kembali jalan-jalan keliling kampung mengendarai mobil. 

    Ketika hendak masuk rumah, dia curiga ketika melihat pintu samping rumahnya tidak dikunci terbuka. 

    Dan, ada sepasang sandal perempuan. 

    Eni lantas masuk ke dalam rumah lewat pintu samping tersebut dan menemukan pelaku di dalam rumahnya.

    Namun, dia tidak bisa berbuat banyak.

    Sebaliknya, dia malah menuruti permintaan pelaku untuk mengambilkan air putih. 

    “Kami tidak ada sentuhan fisik. Kami hanya mengobrol biasa,” katanya.

    Dalam obrolan itu, lanjut Eni, pelaku mengaku masuk ke rumahnya sudah mengucapkan salam. 

    Pelaku masuk ke rumahnya karena hendak bertanya soal persewaan tratak untuk orang meninggal dunia. 

    “Pelaku mengaku orang Nongkosawit. Habis itu dia minta minum air putih,” terangnya.

    Selepas menenggak air putih satu gelas pemberian dari Eni. Pelaku pergi meninggalkan rumahnya dengan menggunakan sepeda motor.

    Eni baru muncul kecurigaan selepas pelaku meninggalkan rumahnya. 

    “Saya baru sadar ada orang asing masuk rumah. Setelah itu, saya cek lemari dan kotak berisi emas hilang,” paparnya.

    Eni menyebut, emas yang hilang terdiri dari kalung dan liontin seberat 15 gram, satu gelang seberat 15 gram, satu gelang mas kolong berat 20 gram, dan lima buah cincin masing-masing seberat 6 gram. Kerugian yang dideritanya ditaksir mencapai Rp100 juta. 

    Emas tersebut disimpan di kotak warna merah putih. Selain emas, surat-surat emas tersebut juga ikut hilang. Sementara Surat berharga lainnya seperti BPKB, sertifikat tanah dan lainnya masih aman.

    Dia mengaku, sebenarnya kotak emas itu saya simpan di tempat aman.

    Namun, ada tetangga masih berusia 25 tahun meninggal dunia.

    Dia lantas memindahkan tempat emasnya ke dalam lemari.

    “Saya takut kalau terjadi apa-apa kepada saya emas itu tidak ketahuan makanya saya pindah ke lemari biar anak saya tahu ternyata malah dicuri orang,” bebernya.

    Dia berharap, kasus pencurian ini secara terungkap. Sebab, ibu rumah tangga ini  mengaku emas itu menjadi biaya hidupnya di masa tua. “Ya semoga pelaku lekas tertangkap dan emas saya bisa kembali,” ujarnya.

    Sementara kepala satuan reserse kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena menyebut masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. “Masih penyelidikan oleh tim gabungan Polrestabes Semarang dan Polsek Gunungpati,” ujarnya. (Iwn)

  • Diduga Untuk Intimidasi Seorang Oknum Terciduk Saat Bawa Pistol di Jalan S Parman Semarang

    Diduga Untuk Intimidasi Seorang Oknum Terciduk Saat Bawa Pistol di Jalan S Parman Semarang

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Ramai di media sosial seorang pria berbaju kuning terciduk membawa pistol, kejadian tersebut di sekitar kawasan RS Dr Kariadi tepatnya di Jalan S Parman Semarang, Jumat (25/4/2025).

    Pada video berdurasi 36 detik itu memperlihatkan seorang pria yang sedang panik usai diketahui diduga membawa pistol oleh perekam video.

    “Intimidasi ini, ini dia bawa pistol, ini orangnya. Dia bawa pistol ini, intimidasi masyarakat sipil,” kata perekam.

    Kemudian pria berbaju kuning itu menaruh handphonenya di telinga sambil mengatakan “Saya sudah ditekan ini sudah ribut dengan debt collector. Alfamidi dekat Kariadi,” ujar pria berbaju kuning.

    Kemudian video tersebut berakhir.

    Dari keterangan pedagang disekitar situ, Teguh membenarkan bahwa terjadi keramaian di lokasi itu sekitar pukul 10.30 WIB.

    Namun Teguh tak mengetahui dengan detil permasalahan apa saja yang sedang terjadi.

    “Ramai benar mas, katanya ada yang bawa pistol, saya takut kalau dekat-dekat cuman lihat dari jauh saja. Sampai macet sebentar itu,” ujar Teguh. (Rad)

  • Viral Adella Dikabarkan Hilang di Cinere Ternyata Cuma Bohongan, Publik Geram di-Prank Ulah Sang Ibu

    Viral Adella Dikabarkan Hilang di Cinere Ternyata Cuma Bohongan, Publik Geram di-Prank Ulah Sang Ibu

    TRIBUNJAKARTA.COM – Semula publik bersimpati dengan kabar hilangnya bocah 9 tahun bernama Adella di Cinere, Depok Jawa Barat. 

    Kabar hilangnya Adella pun viral di media sosial dan berharap polisi bisa segera menemukan anak tersebut. 

    Namun, publik berubah menjadi geram ketika kabar tersebut hanya karangan sang ibu. Adella ternyata baik-baik saja. 

    Kabar hilangnya Adela awalnya tersebar di media sosial. 

    “Info anak hilang.”

    “Teman-teman bantu share ya.”

    “Nama: Adella umur 10 tahun.”

    “Terakhir jam 14.30 lewat depan Indomaret, Jalan Sibayak-Megapolitan Cinere.” 

    Dalam pengumuman tersebut, juga tertera nomor kontak sang Ibu Adella bernama Arlin. 

    Sontak, begitu kabar tersebut viral, banyak publik yang berkomentar. 

    Bahkan berharap bisa segera ditemukan. 

    Namun, ternyata Adella baik-baik saja. Ia pun bukan menjadi korban penculikan. 

    Hal itu terungkap ketika polisi melalui Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan memeriksa ibu Adella, Arlin. 

    Polisi lalu menemukan Adella ternyata berada di salah satu rumah di kawasan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Baru, Tangerang Selatan. 

    Polisi bersama Arlin menuju ke lokasi tersebut. 

    Namun, ada kejanggalan saat ibu dan Adella bertemu. 

    Penyidik pun melakukan pemeriksaan intensif dan menemukan bukti bahwa anak tersebut sengaja dititipkan ke rumah temannya. 

    Setelah diselidiki, Arlin ternyata hanya membuat karangan bahwa anaknya telah diculik agar ayahnya bisa kembali ke rumah. 

    “Iya. Tapi kami cocokkan dengan keterangan saksi-saksi, terus hasil pengecekan CCTV, baru kita simpulkan bahwa bukan diculik, tapi dititipkan oleh ibunya kepada temannya,” ujar Kanit 4 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Charles Rezki Volio Bagasiar saat dihubungi, Jumat (25/4/2025).

    Arlin sengaja menyebarkan kabar anaknya hilang karena ingin suaminya yang berada di Bali segera pulang ke Jakarta.

    “Bapaknya kan lagi di Bali, biar pulang ke Jakarta. Iya betul. Seolah-olah anaknya pulang sekolah, hilang. Kurang lebih begitu,” ujar Charles. 

    Publik geram

    Mengetahui hanya karangan belaka, publik begitu geram dengan ulah Arlin. 

    Publik yang awalnya bersimpati dengan kejadian tersebut justru kini marah.

    Mereka pun meluapkan kekesalannya kepada Arlin. 

    “Parah nih ibu macam gini, anak di bawah umur diajak bikin prank enggak lucu dan membuat cemas banyak orang. Mohon jangan diberi pernyataan di atas materai,” tulis @franswin99 di postingan kabar penemuan Adella yang diunggah oleh akun @resmob_pm pada Jumat (25/4/2025).  

    Tak sedikit juga yang berkomentar bahwa sang ibu bisa terkena ancaman pidana karena sudah membuat kabar bohong. 

    Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Anak di Depok Sempat Dilaporkan Hilang, Ternyata Dititipkan Ibu.”

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Kasus Kades Kohod Terkesan Ditarik-Ulur, IPW Minta Kejagung dan Polri Tidak Libatkan Ego Sektoral – Halaman all

    Kasus Kades Kohod Terkesan Ditarik-Ulur, IPW Minta Kejagung dan Polri Tidak Libatkan Ego Sektoral – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti tarik-ulur penanganan perkara dugaan pemalsuan dokumen Pagar Laut di Tangerang.

    Adapun kasus ini menyeret nama Kepala Desa Kohod, Arsin bin Asip, dan tiga tersangka lainnya, yaitu Sekretaris Desa Kohod Ujang Karta dan dua orang lain berinisial SP dan CE. 

    Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menilai jika seharusnya kepolisian dan kejaksaan tidak saling mempertahankan ‘egonya’ dalam penanganan kasus tersebut.

    “Menurut saya, ini antara kejaksaan dan kepolisian itu tidak boleh mempertahankan ego masing-masing,” ujar Sugeng kepada Tribunnews, Kamis (24/4/2025).

    Berdasarkan pemantauan IPW, Sugeng menilai jika kepolisian sejatinya sudah menyelesaikan tugasnya dalam menangani tindak pidana pemalsuan dengan pasal 263, 264, dan 266 KUHP.

    Namun, lanjut Sugeng, jaksa tidak memberikan petunjuk secara gamblang mengenai kekurangan berkas. Sebaliknya, jaksa justru mendorong agar kasus diarahkan pada tindak pidana korupsi.

    “Tetapi petunjuk jaksa yang terpublikasikan malah tidak menyinggung hasil kerja polisi itu sudah lengkap dan memenuhi syarat secara formil dan materiil, tetapi malah meminta adanya penggunaan pasal tindak pidana korupsi,” kata Sugeng.

    “Inilah yang saya bilang, jaksa terlalu ego, menunjukkan ego kewenangannya,” tegasnya.

    Sugeng menilai jika seharusnya jaksa segera menyatakan berkas lengkap (P21), atau memberikan petunjuk yang jelas jika memang masih ada kekurangan pada penyidikan kasus pemalsuan.

    “Sebetulnya, menurut pendapat IPW, perkara ini sewajibnya diterima oleh jaksa untuk dinyatakan lengkap atau P21. Atau kalau terjadi kekurangan di dalam proses pemeriksaan tindak pidana pemalsuan, kasih petunjuknya apa yang harus dilengkapi? Bukan loncat kepada usulan tindak pidana korupsi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, IPW pun mengungkapkan jika tarik-ulur penanganan perkara ini bisa membentuk opini negatif di masyarakat.

    Oleh sebab itu, Sugeng berharap kasus terkait pemalsuan dokumen Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ini bisa segera naik meja hijau.

    “Jangan sampai masyarakat menyatakan, ‘Oh ini kongkalikong nih penegak hukum nih antara Polri dengan Kejaksaan’,” tegas Sugeng.

    Diberitakan sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri menangguhkan penahanan terhadap empat tersangka, termasuk Kades Kohod Arsin bin Asip. Tindakan tersebut diambil karena masa penahanan telah habis.

    “Sehubungan sudah habisnya masa penahanan, maka penyidik akan menangguhkan penahanan kepada ke-4 tersangka kasus Kohod Tangerang sebelum 24 April habisnya masa penahanan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro pada (24/4/2025).

    Penangguhan dilakukan sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yang memperbolehkan perpanjangan maksimal dua kali selama 60 hari.

    Namun, berkas perkara hingga kini belum dinyatakan lengkap. Kejagung meminta penerapan pasal korupsi, sementara Bareskrim Polri berpendapat tidak terdapat unsur korupsi dalam kasus ini.

    “Sesuai Petunjuk P19 JPU agar melakukan upaya penyidikan untuk memenuhi apakah hal tersebut masuk tindak pidana korupsi atau tidak,” jelasnya.

    Diketahui, para tersangka ini sebelumnya ditahan atas dugaan pemalsuan dokumen Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) terkait pagar laut di Tangerang.
     

  • Chord Gitar dan Lirik Lagu One Last Time – Ariana Grande

    Chord Gitar dan Lirik Lagu One Last Time – Ariana Grande

    Chord Gitar dan Lirik Lagu One Last Time – Ariana Grande

    TRIBUNJATENG.COM – Lagu “One Last Time” merupakan singel dalam album Ariana yang bertajuk “My Everything”.

    “One Last Time” dirlis pada tahun 2015 dan diciptakan oleh David Guetta.

    Lagu ini menceritakan tentang seorang wanita yang melakukan perselingkuhan dari pasangannya.

    Kemudan ia meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat, dan wanita tersebut berharap ada kesempatan untuk bersama lagi walaupun untuk terakhir kalinya.

    Berikut chord gitar dan lirik lagu “One Last Time” yang dipopulerkan oleh Ariana Grande:

     [Intro]

     G C Em C Am C Em C Em C Em Am D

     [Verse 1]

    G

    I was a liar      

    C

    I gave into the fire  

    Em

    I know I should’ve fought it      

    Am                     D

     At least I’m being honest  

    G

    Feel like a failure           C ‘Cause I know that I failed you        

    Em

    I should’ve done you better          

     Am                     

    D ‘Cause you don’t want a liar (come on)

    [Pre-Chorus]    

            G                                   Em

    And I know, and I know, and I know                          

     C                                         Am          G

    She gives you everything but, boy, I couldn’t give it to you            

    G                                   Em

    And I know, and I know, and I know                          

    C

    That you got everything      

    Am                               G

    But I got nothing here without you

    [Chorus]      

      G         Em

    So one last time              

      C                       Am              D

    I need to be the one who takes you home

    G              Em

    One more time                  

    C               Am       D

    I promise after that, I’ll let you go  

    G                  Em                  C                D

    Baby, I don’t care if you got her in your heart  

    G             Em                     C             D

    All I really care is you wake up in my arms

    G            Em

    One last time              

     C                        Am           D

    I need to be the one who takes you home

     [Verse 2]

     G

    I don’t deserve it    

    C

    I know I don’t deserve it        

    Em

    But stay with me a minute      

    Am                  D

    I swear I’ll make it worth it

    G

    Can’t you forgive me?    

    C

    At least just temporarily      

    Em

    I know that this is my fault      

    Am                       D

    I should’ve been more  careful (come on)

    [Pre-Chorus]          

     G                                   Em

    And I know, and I know, and I know                            

    C                                         Am          G

    She gives you everything but, boy, I couldn’t give it to you            

    G                                   Em

    And I know, and I know, and I know                          

    C

    That you got everything    

     Am                    G                        D

    But I got nothing here without you, baby

    [Chorus]        

    G         Em

    So one last time                

    C                       Am              D

     I need to be the one who takes you home

    G               Em

    One more time                  

    C               Am       D

     I promise after that, I’ll let you go

      G                 Em                   C               D

    Baby, I don’t care if you got her in your heart  

    G              Em                   C               D

    All I really care is you wake up in my arms

    G            Em

     One last time              

    C                          Am         D

    I need to be the one who takes you home

    [Bridge]    

     G                       Em

    I know I shouldn’t fight it      

    G                      C

    At least I’m being honest      

     Em                    Am

    But stay with me a minute      

    C                         D

    I swear I’ll make it worth it          

    C                            Am        G

    Cause I don’t want to be without you

    [Chorus]      

    G           Em

    So one last time                

    C                       Am              D

    I need to be the one who takes you home

    G              Em

    One more time                  

    C               Am       D

     I promise after that, I’ll let you go  

    G                 Em                   C                D

    Baby, I don’t care if you got her in your heart  

    G              Em                    C             D

    All I really care is you wake up in my arms

    G            Em

    One last time                

    C                        Am           D

    I need to be the one who takes you home

    G            Em

    One last time                

    C                        Am           D

    I need to be the one who takes you home

  • Menanti Revitalisasi Pasar Boja Kendal, Jumiati Tambal Lapak Mandiri dari Kebocoran Atap

    Menanti Revitalisasi Pasar Boja Kendal, Jumiati Tambal Lapak Mandiri dari Kebocoran Atap

    TRIBUNJATENG.COM, KENDAL – Wajah Jumiati (49) pedagang ikan asal Semarang itu begitu ceria, tatkala mengetahui rombongan Pemerintah Kabupaten Kendal memantau kondisi pasar Boja.

    Maklum, sebagian besar pedagang yang membuka lapak di bagian dalam, terpaksa berjibaku dengan air hujan yang mengalir dari bocornya atap pasar.

    Kondisi itu sudah dialami pedagang sekitar 5 tahun terakhir. 

    Jumiati yang menggantungkan hidup dari pasar, seringkali mengeluarkan dana tambahan untuk melindungi lapaknya dari guyuran air hujan.

    Dia bersama pedagang lain belum bisa berbuat banyak, selain membuat atap darurat seadanya.

    Atap-atap pasar seolah dibiarkan menganga, memberi ruang bagi cahaya matahari dan air hujan masuk melalui celah-celah membasahi dagangan.

    “Kapan ini bisa diperbaiki ibu, kami yang di sini selalu kehujanan karena atap pasarnya bocor sudah lama,” kata Jumiati menyambut kedatangan Bupati Dyah Kartika Permanasari di Pasar Boja, Jumat (25/4/2025).

    Jumiati tak tahu lagi harus berharap pembenahan kepada siapa. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi hingga anggota Komisi VI DPR RI Firnando H Ganinduto yang sempat berkunjung ke Pasar Boja beberapa waktu lalu, hingga kini juga belum menemukan titik terang rencana pembangunan ulang.

    Ia khawatir, rencana itu tak bisa terealisasi tahun ini seperti yang diharapkan para pedagang.

    “Semoga bisa dibangun tahun ini, kadang dagangan tidak laku kalau basah,” tuturnya.

    Pedagang lain, Rusmiati pun tak mampu memendam kekecewaannya. Dia yang berjualan ayam potong selama lima tahun lebih, ingin merasakan berdagang di tempat yang lebih nyaman dari guyuran air hujan.

    “Ada yang pakai terpal, ada yang buat atap permanen tapi biayanya lebih mahal,” sambungnya.

    Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari pun merespons keluhan pedagang dan menyapa para pedagang yang terdampak.

    Ia pun memastikan jika revitalisasi pasar Boja akan dilakukan tahun ini.

    “Nggih ibuk, tahun ini akan kita bangun kembali biar tidak kehujanan lagi ya,” kata bupati yang akrab disapa Tika sembari melihat kondisi atap pasar yang bocor.

    Untuk peremajaan fisik pasar Boja, dia memprakirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp 2 miliar.

    “Anggaran sekitar Rp 2 miliar, tahun ini kita mulai ya,” tandasnya. (ags) 

  • Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 12 Halaman 69 70, Kurikulum Merdeka: Contactless Payments

    Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 12 Halaman 69 70, Kurikulum Merdeka: Contactless Payments

    Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 12 Halaman 69 70, Kurikulum Merdeka: Contactless Payments

    TRIBUNJATENG.COM– Berikut kunci Jawaban Bahasa Inggris kelas 12 SMA halaman 69 70 71.

    Artikel ini akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal-soal Bahasa Inggris.

    Mengerjakan soal Bahasa Inggris SMA tak sulit lagi dengan ulasan ini.

    Pada bagian ini, membahas tentang materi terkait materi Activity 1.

    Simak selengkapnya di sini

    Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 12 halaman 69 70 71

    Soal Halaman 69

    Activity 1

    1. In your opinion, why did La Ode invite Sri to his podcast?

    2. How do you feel about Sri’s idea that money will remain a governing force in the lives of humans?

    3. Do you agree with Sri’s opinion ‘So, to me, It is like living in a world where you get all the benefits of spending, without the pain of paying.’? Explain your reasons.

    4. What is your view on those who want to make social media influencers as a profession?

    5. Due to the pandemic, the use of cashless methods has become rapid. What is your thought on that?

    Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 12 halaman 69

    1. Because Sri is a successful entrepreneur who would inspire the listeners positively.

    2. I believe that money is what people regularly use when purchasing or selling goods and services.

    Money has taken many forms through the ages, but money consistently has three functions: store of value, unit of account, and medium of exchange.

    Therefore, as long as many people do economic transactions with money, it will remain a governing force in the lives of humans.

    3. I do agree with Sri since the cashless effect describes our tendency to be more willing to pay when there is no physical money involved in a transaction.

    4. I am sure that everyone has their own option of what is best for them.

    Personally, I think I am not ready to be a social media influencer since I may always be in the spotlight.

    5. As far as I am concerned, most people were not mobile during the covid-19, they tend to use cashless methods to make purchases, like in an online shopping.

    This means that the phenomena accelerated the use of digital and contactless payments.

    Soal Halaman 70 71

    Reading

    Activity 1

    You are going to read a text about e-money. Answer the questions below based on your experiences.

    Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 12 halaman 70 71

    1. What do you know about e-money?

    Answer: E-money is a type of money which is stored in a user’s account which can be accessed using a card or an electronic device, such as a mobile phone.

    2. Beside debit and credit cards, what other examples of e-money that you know?

    Answer: Ovo, Shopee pay, Gopay, Dana, etc.

    After answering the two questions above, try to find out the meanings of the words, their word classes, as well as their example sentences in the box provided.

    Number 1 is an example

    Answer:

    1. Words : Cashless
    Meaning : Tanpa uang
    Word Class : Adjective
    Example Sentences : In Indonesia, cashless payment tolling had been started since 2019

    2. Words : Bill
    Meaning : Tagihan
    Word Class : Noun
    Example Sentences : She has paid the electric and water bill this week

    3. Words : Gambling
    Meaning : Judi
    Word Class : Noun
    Example Sentences : Gambling had brought about his ruin

    4. Words : Account
    Meaning : Tabungan
    Word Class : Noun
    Example Sentences : My account has Rp10,000,000 in it

    5. Words : Charity
    Meaning : Kegiatan Amal
    Word Class : Noun
    Example Sentences : We will run a local charity that gives books to children.

    6. Words : Transaction
    Meaning : Transaksi
    Word Class : Noun
    Example Sentences : The bank charges a fixed rate for each transaction.

    7. Words : Currency
    Meaning : Mata Uang
    Word Class : Noun
    Example Sentences : The bank will supply and buy back foreign currency

    8. Words : Money Laundering
    Meaning : Pencucian Uang
    Word Class : Noun
    Example Sentences : The man was arrested on suspicion of money laundering

    9. Words : Withdraw
    Meaning : Menarik uang
    Word Class : Verb
    Example Sentences : My father must withdraw some money from the bank

    10. Words : Interest
    Meaning : Bunga Bank
    Word Class : Noun
    Example Sentences : Some people save and live from the interest of their savings.

    Disclaimer

    – Jawaban di atas hanya digunakan oleh orangtua untuk memandu proses belajar anak.

    – Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

     

     

     

  • Jelang Pemisahan, Keuntungan BTN Syariah Melonjak Jadi Rp 199 Miliar – Halaman all

    Jelang Pemisahan, Keuntungan BTN Syariah Melonjak Jadi Rp 199 Miliar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) akan memisahkan Unit Usaha Syariah atau UUS menjadi Bank Umum Syariah (BUS).

    Menjelang pemisahan spin-off tersebut, BTN Syariah justru mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar Rp 199 miliar pada kuartal pertama 2025. Jumlahnya naik 21,1 persen year on year (yoy) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 164 miliar.

    Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN Syariah terus memperkuat kinerjanya agar dapat tumbuh dengan baik saat menjadi Bank Umum Syariah.

    “BTN Syariah akan terus memperkuat bisnisnya sebagai bekal yang solid untuk mendorong pertumbuhan lebih tinggi lagi saat UUS ini resmi menjadi BUS pada semester II tahun ini,” ungkap Nixon dalam keterangan resmi, Kamis (24/4/2025).

    UUS ini membukukan peningkatan pembiayaan sebesar 18,2 persen, menjadi Rp 46,26 triliun di kuartal I-2025, dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 39,13 triliun.

    Selanjutnya, Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN Syariah naik 19,9 persen yoy menjadi Rp 51,39 triliun, dari kuartal I tahun 2024 yang sebesar Rp 42,85 triliun. 

    Pertumbuhan double digit dari segi pembiayaan dan DPK tersebut mendorong peningkatan aset BTN Syariah menjadi Rp 61,19 triliun pada kuartal I-2025.

    Angkanya naik 11,6 persen secara yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 54,84 triliun.