Author: Tribunnews.com

  • 6 Polisi Tewas usai Kecelakaan Pesawat di Teluk Thailand, Awalnya Latihan Lompat Parasut – Halaman all

    6 Polisi Tewas usai Kecelakaan Pesawat di Teluk Thailand, Awalnya Latihan Lompat Parasut – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM -Kecelakaan pesawat tragis terjadi di Teluk Thailand di lepas pantai Cha-am di barat daya Thailand, Jumat (25/4/2025).

    Akibatnya semua penumpang tewas.

    Diketahui penumpang yang tewas adalah polisi yang bertugas di Kerajaan Thailand.

    Pesawat kecil tersebut jatuh ke laut sekitar pukul 8.25 pagi waktu setempat.

    Awalnya saksi yang merupakan nelayan, menelepon layanan darurat setelah melihat pesawat jatuh ke laut.

    Model pesawat tersebut belum diungkapkan hingga saat ini.

    Polisi telah mengkonfirmasi kecelakaan itu terjadi selama misi uji terbang pasukannya untuk mempersiapkan latihan melompat parasut.

    “Polisi Kerajaan Thailand ingin menyampaikan belasungkawa dan simpati terdalam mereka,” ujar pernyataan dari pohak Kepolisian Kerajaan Thailad.

    Diketahui enam penumpang yang tewas termasuk pilot, juga seorang karyawan polisi, mengutip Mirror.

    Foto-foto yang beredar menunjukkan puing-puing di air sementara layanan darurat berkumpul untuk pencarian para korban.

    Tim pun menemukan empat orang korban yang telah tewas, dua petugas lainnya juga telah dinyatakan tewas.

    Lantas tim juga menemukan pilot pesawat tersebut awalnya dalam kondisi hidup.

    Pilot tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit, hingga akhirnya pilot tersebut dinyatakan meninggal dunia.

    Hingga saat ini identitas para korban belum diungkapkan.

    POLISI TEWAS – 6 Polisi tewas usai kecelakaan maut di Teluk Thailand di lepas pantai Cha-am di barat daya Thailand, Jumat (25/4/2025). (Tangkap layar mirror.co.uk) ((Tangkap layar mirror.co.uk))

    Jenderal Polisi Kittirat Phanphet, Kepala Polisi Nasional Thailand telah melakukan perjalanan segera ke lokasi kejadian, termasuk untuk mengawasi operasi dan memantau situasi.

    “Dukungan akan diberikan pada keluarga korban, pemakaman para korban juga akan dipersiapkan. Saya telah memerintahkan penyelidikan terperinci tentang penyebab kecelakaan itu,” ujarnya.

    Sementara itu Juru bicara Polisi Provinsi Prachuap Khiri Khan mengatakan saat ini tim tengah berkoordinasi dengan lembaga terkait dalam rangka evakuasi, karena insiden itu terjadi di laut, jauh dari pantai, yang membuatnya sulit dalam prosesnya.

    “Jika ada rincian lebih lanjut, kami akan melaporkannya,” tuturnya.

    (Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

  • Mata Lokal Fest 2025: Ajang Apresiasi dan Kolaborasi untuk Lokalisasi SDGs di Indonesia

    Mata Lokal Fest 2025: Ajang Apresiasi dan Kolaborasi untuk Lokalisasi SDGs di Indonesia

    TRIBUNJATENG.COM – Mata Lokal Fest kembali hadir di tahun 2025 dengan mengusung tema “Cutting Edge for Local Sustainability”. 

    Perhelatan tahunan dari Tribun Network ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk bersama menggerakan ekonomi lokal dalam rangka mencapai 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). 

    Mata Lokal Fest 2025 akan digelar pada 8 Mei 2025 dengan tiga agenda utama, yaitu Summit, Award (Mata Lokal Award 2025), dan Festival. 

    Mata Lokal Award 2025: Apresiasi untuk Sosok dan Entitas dengan Dampak Nyata

    Sebagai bagian dari Mata Lokal Fest setiap tahunnya, Mata Lokal Award merupakan ajang apresiasi untuk para individu dan entitas lokal inspiratif serta merek-merek unggulan yang terbukti sukses memberi dampak nyata dengan mengimplementasikan lokalisasi SDGs melalui karya dan program-program terbaik mereka.

    Tahun ini, Mata Lokal Award menyambut berbagai entitas dari semua lapisan masyarakat– perusahaan swasta, komunitas, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa, dan individu dengan dedikasi luar biasa pada lingkungan untuk mendaftarkan karya dan program terbaiknya dalam rangka dilihat lebih banyak mata untuk menciptakan dampak yang lebih nyata

    Proses kurasi Mata Lokal Award 2025 dilakukan oleh deretan juri profesional dari sektor industri kreatif dan lingkungan berkelanjutan.

    Pemenang Mata Lokal Award 2025 nantinya akan terbagi dalam beberapa tema dan kategori, yakni Pariwisata, Ekonomi dan Sekitarnya, Kesehatan, Pendidikan, Dampak, dan Pemerintah Daerah, serta penghargaan khusus bagi individu terpilih untuk membawa kategori Local Ace dan Ace of Change. 

    Pendaftaran Mata Lokal Award 2025 telah dibuka hingga 28 April 2025 melalui situs matalokalfest.com. Saatnya turut ambil bagian dengan mendaftarkan karya dan program terbaik yang membawa dampak nyata! 

    Arahkan Aksi Bersama di Mata Lokal Fest 2025

    Acara puncak Mata Lokal Fest 2025 akan turut menghadirkan agenda Summit, sebuah forum tingkat tinggi yang mempertemukan para pemangku kepentingan dalam satu panggung dialog. Para pemangku kepentingan ini adalah mereka yang aktif menjalankan inisiatif penerapan SDGs, termasuk pemerintah, sektor industri, organisasi internasional, dan berbagai brand.

    Lalu, akan digelar juga Breakout Session sebagai sesi diskusi yang lebih spesifik dan intim dengan membahas topik-topik terkait lokalisasi SDGs yang dipersonalisasi oleh para pelopor SDG, mulai dari lembaga hingga brand.

    Sebagai bagian dari agenda Festival, terdapat pula ruang eksplorasi dan interaksi publik berupa The Hub, sebuah zona aktivasi dan titik temu untuk mengenal lebih jauh tentang lokalitas SDGs. Tak ketinggalan, akan ada berbagai stan UMKM dan Brand yang turut menghadirkan produk lokal berkelanjutan!

    Untuk sesi interaktif dan hiburan, terdapat Cangkurkan Stage, sebuah panggung hiburan dengan format yang lebih ringan dan interaktif bagi para pelaku UMKM untuk mempertunjukkan produk kepada publik, serta menjadi ajang bertukar pikiran. 

    Dengan menyajikan pendekatan baru terhadap bisnis di dunia saat ini, Mata Lokal Fest 2025 bertujuan untuk mengapresiasi berbagai pihak yang benar-benar memberi dampak pada organisasi, komunitas, dan lingkungan mereka.

    Saatnya arahkan aksi dan asrikan Indonesia bersama Mata Lokal Fest 2025! Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran Mata Lokal Award, Breakout Session, dan Booth UMKM, kunjungi situs resmi matalokalfest.com dan halaman media sosial @tribunnews.

  • OJK Jateng Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah, Mulai Dari Identifikasi Produk Unggulan

    OJK Jateng Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah, Mulai Dari Identifikasi Produk Unggulan

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di daerah didorong untuk berperan aktif dalam program-program pengembangan ekonomi daerah (PEB).

    Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Ogi Prastomiyono menegaskan, pertumbuhan ekonomi nasional yang didukung ekonomi daerah, menjadikan OJK berkepentingan untuk mendukung penguatan sektor jasa keuangan di daerah.

    “Jadi program-program PEB dengan TPAKD (tim percepatan akses keuangan daerah), kemudian penguatan pengawasan seluruh lembaga jasa keuangan yang ada di daerah itu dilakukan oleh kantor OJK di daerah.

    Kami berharap dengan peran OJK yang lebih berperan untuk penguatan pengembangan. Sesuai dengan amanah UUP2SK bahwa OJK juga turut serta dalam pengembangan penguatan sektor keuangan Indonesia, kantor OJK daerah menjadi penting perannya untuk pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ogi di sela acara Pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah di Kantor OJK Jateng, Jumat (25/4/2025).

    Ogi menambahkan , keberadaan kantor OJK daerah semakin kompleks, berfungsi sebagai miniatur OJK yang mencakup semua kegiatan lembaga tersebut.

    Ia menekankan pentingnya penguatan pejabat di kantor OJK daerah untuk meningkatkan efektivitas peran mereka.

    Dalam upaya menguatkan PEB, lanjutnya, OJK berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi komoditi unggulan di setiap kabupaten dan kota.

    “Nanti kita implementasikan lebih lanjut dengan TPAKD untuk komoditi unggulan di masing-masing daerah dan peran OJK daerah lebih aktif sekarang,” terangnya.

    Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo menyatakan siap mengembangkan ekonomi di Jawa Tengah berkolaborasi dengan stakeholder terkait.

    Ia mengungkapkan, dalam membangun ekosistem perekonomian, pada tahun 2024 sudah direalisasikan aspek kemandirian pangan, dengan contoh di Grobogan yang sudah mulai panen padi dan jagung.

    “Dengan model seperti ini yang menggabungkan proses produksi, proses keuangan, dan penyediaan bahan pangan kepada masyarakat, tentu ini bisa diperluas di seluruh Jateng. Kami sudah persiapkan itu bekerjasama dengan seluruh pemerintah daerah,” jelasnya.

    Hidayat juga menyoroti bahwa realisasi UMKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Tengah yang termasuk tertinggi di Indonesia, menunjukkan potensi yang masih sangat besar.

    “Keberpihakan, pendampingan, dukungan dari OJK dan seluruh stakeholder sangat diperlukan dan kami siap untuk itu. Kita perlu akaselerasi ke sana,” imbuhnya.

    Kapoksi Komisi XI DPR RI, Harris Turino menegaskan, peranan OJK dalam mengembangkan dan memperkuat industri jasa keuangan tidak sekadar melakukan pengawasan. Ia berharap, OJK dapat berkontribusi secara signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di Jawa Tengah.

    “Kalay daerah ekonominya tumbuh, harapannya secara nasional akan tertopang dan tumbuh,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, mengenai akses pembiayaan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang masih terbatas, dia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat diakses tanpa jaminan tambahan hingga batas maksimum Rp100 juta. 

    “Jadi sampai angkanya Rp100 juta itu tidak memerlukan jaminan tambahan untuk mendapatkan kredit. Jika nantinya bank meminta jaminan tambahan, maka mereka harus melapor ke OJK,” imbuhnya. (idy)

  • Viral Video Pengantin Pria di Sulteng Dikeroyok Orang usai Akad Nikah, Identitas Pelaku Dikantongi – Halaman all

    Viral Video Pengantin Pria di Sulteng Dikeroyok Orang usai Akad Nikah, Identitas Pelaku Dikantongi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Sebuah video yang merekam momen pengantin pria dipukul oleh sejumlah orang, viral di media sosial. 

    Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/4/2025), usai pengantin melangsungkan ijab kabul pernikahan di Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). 

    Dalam video yang beredar, terlihat pengantin pria dan wanita tengah berjalan pelan di suatu ruangan. 

    Tiba-tiba sejumlah orang masuk dan terlihat memukul pengantin pria. 

    Diduga sejumlah orang yang mengeroyok korban masih memiliki hubungan keluarga dengan mempelai wanita.

    Dikutip dari TribunPalu.com, para pelaku diduga merasa tersinggung atau sakit hati terhadap pihak pengantin pria, meski motif pastinya belum diketahui.

    Atas kejadian itu, warga Desa Sendana menyayangkan peristiwa tersebut.

    Mereka berharap aparat kepolisian segera mengungkap motif kejadian dan menindak tegas para pelaku pengeroyokan.

    Beberapa saat setelah kejadian, Kapolsek Kasimbar, Ipda Arman, mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku. 

    “Pelaku memukul pengantin pria. Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi, berinisial BI. Dia adalah keluarga dari pihak perempuan,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (24/04/2025).

    Setelah kejadian, kata Ipda Arman, pelaku langsung kabur sebelum polisi tiba di lokasi.

    Hingga kini, keberadaan pelaku belum diketahui.

    Adapun terkait isu penganiayaan dipicu oleh nilai mahar yang dianggap kecil, pihak kepolisian belum bisa memastikan kebenaran informasi itu.

    “Itu masih simpang siur. Memang sebelumnya sempat ada ketidaksepakatan keluarga, tapi pernikahan tetap berlangsung setelah dibicarakan secara kekeluargaan,” terang Ipda Arman.

    Arman menjelaskan, peristiwa terjadi sesaat setelah prosesi akad nikah selesai digelar, Rabu (23/4/2025) malam.

    Korban yang diketahui bernama Maulana, warga Desa Maninili, menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah orang.

    Menurut Arman, korban sudah melapor ke Polsek setempat. 

    “Korban sudah melapor ke Polsek kemarin, dan kami sudah buatkan laporannya. Kami juga telah memeriksa beberapa saksi,” tegasnya.

    Video Viral di Media Sosial

    Video yang memperlihatkan pengantin laki-laki dikeroyok sejumlah orang viral di media sosial. 

    Video tersebut diunggah oleh salah satu akun Instagram @infolokerpalu, hingga viral.

    Dalam video, terlihat suasana pernikahan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ini berjalan normal, namun tiba-tiba mendadak berubah ricuh.

    Seorang pengantin pria dikeroyok oleh orang yang diduga masih keluarga dari mempelai wanita.

    Dari arah pintu, tiba-tiba ada orang masuk dan menghajar pengantin pria.

    Tak lama kemudian pelaku kabur dari lokasi.

    Hingga berita ini ditulis, Jumat (25/4/2025), video tersebut, telah dilihat lebih dari 3 juta kali.

    Beragam respons pun disampaikan warganet. 

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Pengantin Pria di Parigi Moutong Dikeroyok Keluarga Istri, Detik-detik Kejadian Terekam Video

    (Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz) 

  • Jumat Curhat di Jurangjero Blora, Warga Keluhkan Tiang PLN, Pengelolaan Sumur Tua, hingga Pungli

    Jumat Curhat di Jurangjero Blora, Warga Keluhkan Tiang PLN, Pengelolaan Sumur Tua, hingga Pungli

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mendengarkan langsung keluhan warga Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, dalam kegiatan Jumat Curhat. 

    Salah seorang warga, Waluyo Jati, menyampaikan keresahan terkait tiang listrik di pemukiman yang mengganggu aktivitas masyarakat. 

    Menurutnya, tiang tersebut dipasang oleh PLN, namun warga diminta menanggung biaya sendiri jika ingin memindahkannya. Menanggapi hal ini, Kapolres menegaskan akan berkoordinasi dengan PLN. 

    “Kasat Intelkam bersama instansi terkait akan menjembatani permasalahan ini agar ada solusi terbaik,” ujarnya, Jumat (25/4/2025).

    Selain itu, warga juga curhat soal pengelolaan sumur tua yang dinilai belum optimal, hingga adanya pungutan liar (pungli) dari oknum ormas dan LSM.

    Menanggapi hal itu, Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menjelaskan bahwa regulasi pengelolaan sumur tua sudah ada, namun aturan untuk sumur baru masih belum jelas. 

    “Kami akan terus memantau dan memastikan pengelolaan sumber daya ini sesuai aturan,” tegasnya. 

    Ia juga mengimbau warga untuk melaporkan jika ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

    Terkait keluhan adanya pungutan liar oleh oknum ormas atau LSM, Kapolres memberikan solusi tegas. 

    “Jika ada pungutan, berikan saja, tapi segera laporkan ke kami agar bisa ditindak secara hukum. Kami akan lakukan penegakan hukum dengan prinsip tangkap tangan,” katanya. 

    Pihaknya menekankan pentingnya warga tidak main hakim sendiri agar tidak memicu masalah baru.

    Kegiatan Jumat Curhat ini menjadi wujud nyata Polres Blora mendekatkan diri dengan masyarakat. 

    Kapolres berharap setiap keluhan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait, demi menciptakan situasi kondusif di wilayah Blora.(Iqs)

  • 2 Bang Jago Pengangguran Curi Handphone Remaja di Penjaringan, Modusnya Mau Isi Saldo Pakai QRIS

    2 Bang Jago Pengangguran Curi Handphone Remaja di Penjaringan, Modusnya Mau Isi Saldo Pakai QRIS

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN – Polsek Metro Penjaringan menangkap dua pria pelaku pencurian dengan pemberatan yang beraksi di Jalan Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/4/2025).

    Kedua “Bang Jago” tersebut, Torik Saputra (18) dan Aulia Mahmud (28), merampas handphone milik seorang remaja berinisial AF (15) yang merupakan warga Jakarta Barat.

    Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya mengatakan, perampasan handphone ini awalnya terjadi ketika korban sedang berada di Jalan Pakin pada Jumat dinihari sekitar pukul 3.00 WIB.

    “Awalnya korban sedang mengarah pulang lalu di TKP bertemu dengan para pelaku,” ucap Agus Ady, Jumat (25/4/2025).

    Ketika berpapasan, korban pun diberhentikan oleh kedua pelaku.

    Saat itu, kedua pelaku menanyakan asal tempat tinggal korban dan meminta handphone korban dengan alasan untuk membuka aplikasi pemindai barcode.

    “Pelaku menanyakan kepada korban, lo anak mana?, setelah dijawab oleh korban seketika pelaku meminjam handphone milik korban untuk membuka Qris,” ucap Agus Ady.

    KLIK SELENGKAPNYA: Ribuan Pelamar Petugas PPSU atau Pasukan Oranye Memenuhi Balai Kota Jakarta. Kapan Pengumuman Ppenerimaan PPSU Jakarta? Ini Bocorannya.

    “Dan setelah diberikan handphone-nya, para pelaku langsung kabur atau melarikan diri,” sambung Kapolsek.

    Menerima laporan korban, polisi pun langsung melakukan penyelidikan.

    Hasilnya, kedua pelaku diamankan dari rumahnya di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

    “Para pelaku mengakui telah mengambil handphone milik korban dengan modus ingin mengisi Qris atau top up,” ucap Agus Ady.

    Kedua pelaku kini sudah ditahan di Mapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara.

    Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • UNY Bakal Dirikan Kampus di Cepu Blora, Dampaknya Dinilai Positif bagi Ekonomi Lokal

    UNY Bakal Dirikan Kampus di Cepu Blora, Dampaknya Dinilai Positif bagi Ekonomi Lokal

    UNY Bakal Dirikan Kampus di Cepu Blora, Dampaknya Dinilai Positif bagi Ekonomi Lokal

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Rencana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bakal dirikan kampus di Blora masih terus berproses.

    Kampus UNY rencananya bakal didirikan di wilayah Cepu, Blora.

    Meskipun begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya agar UNY bisa diterima baik oleh seluruh masyarakat Blora.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Blora, Mahbub Djunaidi, mengatakan Pemkab terbuka dengan rencana UNY bakal mendirikan kampus di Blora.

    “Kami sangat terbuka sekali, karena yang ditawari bukan hanya di Blora saja, tetapi juga daerah lain, dan semuanya menyatakan siap. Jadi ini kesempatan Blora untuk menambah perguruan tinggi,” terangnya, Jumat (25/4/2025).

    Lebih lanjut, menurutnya dengan kehadiran kampus UNY di Blora tersebut, nantinya akan sangat berdampak untuk kemajuan Blora.

    “Dampak dari perguruan tinggi itu nanti itu akan menimbulkan efek pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, misal akan ada masyarakat yang punya usaha indekos untuk mahasiswa, dan lain sebagainya,” jelasnya.

    Selain itu, menurut Mahbub, nantinya UNY juga bakal membangun gedung olahraga yang bertaraf internasional.

    “Insyaallah UNY nanti yang ada di Blora akan membantu insfratruktur yang dibutuhkan oleh kabupaten, seperti gedung olahraga, yang bertaraf internasional, itu kan sangat membantu kami di kabupaten Blora,” terangnya.

    Rencananya, kampus UNY akan dibangun di Kecamatan Cepu.

    “Opsinya itu akan dibangun di Cepu, di belakang PDAM Cepu itu kan luas sekali ada 5 hektare, pihak UNY juga sudah pernah berkunjung juga ke sana,” paparnya.(Iqs)

  • Pemkab Jepara Ajak Kader GMNI Bisa Ikut Kontribusi Kemajuan Daerah

    Pemkab Jepara Ajak Kader GMNI Bisa Ikut Kontribusi Kemajuan Daerah

    TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mengajak ratusan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) untuk berkontribusi memajukan Kabupaten Jepara lebih baik.

    Ajakan tersebut disampaikan, Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar seusai secara resmi membuka acara Training Of Trainer (TOT) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Jawa Tengah Tahun 2025 di Bandengan, Kabupaten Jepara, Jumat (25/4/2025).

    Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan Pemkab Jepara berkomitmen akan mendukung gerakan para pemuda yang tergabung dalam organisasi untuk bisa bersama memajukan Kabupaten Jepara.

    “Pemerintah jepara mendukung dilaksanakan GMNI pemuda luar bisa bekerjasama untuk bersama membangun kabupaten Jepara,” kata pria yang kerap disapa Gus Hajar.

    Orang nomor dua di Kabupaten Jepara pun minta para Kader GMNI yang mengikuti kegiatan ini, untuk mempromisikan wisata yang di Kabupaten Jepara.

    “Kembalikan jepara mengajak kawan untuk menikmati pariwisata di kabupaten Jepara,” ucapnya.

    Di sisi lain, Ketua DPD GMNI Jateng, Andi Pane mengatakan kegiatan TOT ini berfokus untuk menikmati kapasitas dari para kader GMNI se Jawa dan Bali.

    “Sebenarnya pelatihan TOT ini dalam rangka meningkatkan kapasitas kader nasionalis kami menyakinan kaderisasi nasionalis untuk perjuangan bangsa,” ucap Andi.

    Ia menjelaskan dalam pelatihan ini diikuti oleh ratusan kader yang berasal dari berbagai daerah.

    Kegiatan ini pun dilaksanakan selama tiga hari dan pihaknya sudah menyiapkan 9 tenda yang nantinya digunakan oleh para kader GMNI.

    “Diikuti oleh beberapa wilayah, dari jawa, bali, sumatra dan bali.Harapannya seluruh kader GMNI di Indonesia bisa melaksanakan program kaderisasi, supaya berkontribusi pergerakan, karena hal bermulai dari perseptif persatuan segala elemen gmni ataupun negara,” ungkapnya.

    Senada dengan hal itu, Ketua Pembina Persatuan Alumni (PA) GMNI Jepara, Andang Wahyu Triyanto mengucapkan terimakasih terhadap pemerintah Kabupaten Jepara yang telah mendukung kegiatan pada sore ini.

    “Secara khusus selaku pembina gmni mengucapkan terimakasih bupati dan wakil bupati yang mensupport kegiatan ini,” ucapnya.

    Ia berpesan kepada para kader yang mengikuti acara ini bisa mengikutinya secara bersungguh dan mewujudkan visi misi nasional.

    “GMNI organisasi yang membina kader generasi muda untuk bisa belajar berorganisasi dan diharapkan mengangkat visi misi nasional dan bagaimana menjaga negara nasional,” pesannya. (Ito)

  • Bahagianya Agus, Menangkan Undian Rp100 Juta dari Program Digosok Hepi

    Bahagianya Agus, Menangkan Undian Rp100 Juta dari Program Digosok Hepi

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Agus Rianto (40), satu pengguna provider Telkomsel menerima hadiah uang tunai senilai Rp100 juta dari program Digosok Hepi.

    Agus Rianto, pelanggan setia Telkomsel menerima hadiah tersebut, yang secara simbolis diserahkan oleh GM Consumer Sales Business Region Jawa Tengah & DIY, Gamada di GraPARI Purwodadi sebagai bagian dari program loyalty Digosok Hepi.

    Agus mengaku sangat terkejut dan bersyukur atas keberuntungan ini. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Telkomsel karena dijelaskan, seluruh proses pengambilan hadiah tidak dipungut biaya sepeser pun—semua pajak dan administrasi telah ditanggung penuh oleh Telkomsel.

    “Saya benar-benar tidak menyangka bisa menang hadiah 100 juta, awalnya saya tidak percaya namun ketika CS meminta saya datang ke GraPARI untuk melakukan verifikasi dan diinformasikan bahwa tidak ada pungutan biaya apapun, saya mulai agak ragu dan iseng ke GraPARI, ternyata benar saya menang hadiah 100 juta dari program digosok hepi.

    Terima kasih kepada Telkomsel. Semoga Telkomsel terus maju dan selalu menjadi pilihan utama masyarakat,” ungkap Agus seperti dalam keterangannya melalui Telkomsel, Jumat (25/4/2025).

    Penyerahan simbolis hadiah tersebut dilakukan pada Kamis, kemarin. Pada kesempatan sama, GM Consumer Sales Business Region Jawa Tengah & DIY Gamada juga menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Telkomsel dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

    “Kami mengajak seluruh pelanggan untuk terus menggunakan produk dan layanan Telkomsel. Masih banyak program loyalty menarik yang bisa diikuti, dengan hadiah-hadiah yang tak kalah seru,” ungkap Gamada.

    Dijelaskan, program Digosok Hepi merupakan salah satu bentuk apresiasi Telkomsel kepada pelanggan prabayar yang menggunakan voucher internet fisik atau e-voucher.

    Setiap kali pelanggan menukarkan voucher tersebut, mereka akan mendapatkan e-kupon yang bisa diikutkan dalam undian berhadiah, mulai dari uang tunai mingguan hingga hadiah utama miliaran rupiah.

    Program Digosok Hepi sendiri telah berlangsung sejak Desember 2024 hingga Maret 2025 dan memberikan kejutan bagi ribuan pelanggan di berbagai daerah. (*)

  • Siap-Siap Usaha Street Coffe di Purwokerto yang Berada di Trotoar Akan Ditertibkan

    Siap-Siap Usaha Street Coffe di Purwokerto yang Berada di Trotoar Akan Ditertibkan

    TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – Menjamurnya tongkrongan anak mu identik dengan ‘Street Coffe’ terutama yang berada di trotoar akan ditertibkan. 

    Hampir setiap sudut kota Purwokerto kini banyak spot nongkrong yang menggunakan trotoar. 

    Trotoar semestinya menjadi hak dari pejalan kaki, banyak dimanfaatkan justru bagi usaha berjualan. 

    “Kedepan akan ditertibkan tapi kan kita suasanaya harus kondusif. 

    Kita bertahap akan ditertibkan, termasuk yang di menara pandang. 

    Kami sudah ada komitmen setelah ada tempat relokasi, akan pindah bersama-sama ke tempat baru,” ujar Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (25/4/2025). 

    Pemkab Banyumas sendiri sudah menyiapkan 5 titik relokasi bagi para pelaku usaha kopi yang menjamur di sepanjang Jalan Bung Karno, Purwokerto.

    Namun saat ini yang baru tersedia 40 yang dibuat. 

    Bupati mengatakan sejauh ini belum ada instruksi pindah. 

    Sebab menurutnya, apabila hanya 40 yang pindah maka tempat yang semula ditempati pedagang lama akan ditempati pedagang baru. 

    “Kalau kumuh bukan nambah pengunjung tapi malah makin buat orang tidak suka. Sehingga harus ditertibkan satu per satu,” katanya.

    Salah seorang warga Purwokerto, Firman (33) mengungkapkan pandangannya bahwa keberadaan penertiban para pedagang tidak menjadi masalah asal demi ketertiban. 

    “Memang padat sekali dari mulai jembatan hingga ujung jalan Bung Karno sangat banyak pedagang kopi dan digelar lesehan sepanjang jalan. Tertibkan asal tetep rapi,” ungkapnya. (jti)