Author: Tribunnews.com

  • Buron Sampai ke Riau, Anggota Ormas Pembakar Mobil Polisi di Depok Ditangkap saat Mau Naik Bus

    Buron Sampai ke Riau, Anggota Ormas Pembakar Mobil Polisi di Depok Ditangkap saat Mau Naik Bus

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Satu anggota ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang terlibat dalam kasus pembakaran mobil polisi di Depok, Jawa Barat dibekuk.

    Pelaku berinisial S alias MS ditangkap di wilayah Kabupaten Siak, Riau, Jumat (25/4/2025) pagi.

    “Yang bersangkutan berupaya melarikan diri menaiki kendaraan umum bus menuju rumah saudaranya di Siak, diamankan di sana,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat.

    Ade Ary membeberkan peran S dalam insiden di Depok yakni menghalangi polisi saat kejadian. 

    S yang merupakan anggota GRIB Jaya ranting Harjamukti ikut memukul anggota polisi berinisial Bripda D.

    “Perannya memukul petugas yang sedang melakukan tugasnya yaitu memukul Bripda D. Saat ini tersangka S sedang dalam perjalanan dari Pekanbaru ke Jakarta,” ujarnya.

    Untuk diketahui, dalam kasus ini, polisi sudah menangkap enam pelaku yang merupakan anggota ormas GRIB Jaya dalam kasus pembakaran mobil di Cimanggis.

    Sebagai informasi, GRIB Jaya merupakan satu di antara ormas terbesar di Indonesia hingga tersebar di sejumlah wilayah.

    Adapun ketua umum ormas GRIB Jaya tersebut adalah Hercules Rosario de Marshall.

    Di sisi lain, peristiwa ini pecah saat penangkapan TS oleh polisi dan memicu aksi pengrusakan mobil polisi oleh oknum anggotanya.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menjelaskan, kejadian bermula saat Satreskrim Polres Depok hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku TS.

    Saat itu, polisi menuju TKP menggunakan empat buah unit kendaraan dari Mapolres Depok.

    Anggota polisi menuju lokasi menggunakan mobil Avanza berisikan lima anggota, mobil Xenia berisikan tiga orang, Avanza warna silver berisikan lima orang, kemudian mobil Agya yang berisikan satu orang.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Yayasan MBN Tak Terima Dipolisikan Kasus Penggelapan MBG, Berharap Tak Dipanggil Penyidik

    Yayasan MBN Tak Terima Dipolisikan Kasus Penggelapan MBG, Berharap Tak Dipanggil Penyidik

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN – Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) dipolisikan terkait dugaan penggelapan dana Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai hampir Rp 1 miliar.

    Laporan itu dilayangkan oleh pemilik dapur MBG di Kalibata, Ira Mesra, melalui kuasa hukumnya, Danna Harly, ke Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kuasa hukum Yayasan MBN, Timothy Ezra Simanjuntak, menyayangkan ada laporan polisi tersebut. Menurut dia, kasus ini seharusnya masuk dalam ranah perdata.

    “Kalau terkait Polres Jaksel, kita menyayangkan. Kita berpikir ini ranah transaksional perdata, yang di mana sudah ada kontrak, ibu klaim, bapak klaim, kita cek, evaluasi, kita cek, kirim. 
    Semudah itu,” kata Timothy di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2025).

    Timothy menyebut laporan yang dilayangkan Ira Mesra merupakan langkah keliru. Ia menuturkan, pidana seharusnya menjadi upaya terakhir dalam penyelesaian kasus ini.

    “Pada dasarnya, kembali saya tegaskan. Di Indonesia ini memang sering terjadi ketika orang tidak bayar uang, dilaporkan ke pidana. Ini keliru, nih. Kenapa? Saya bilang Yayasan Media Berkat Nusantara ini clear, saya sudah bilang. Uangnya masih di sini, dan ini proyek negara. Lebih baik pidana itu terkahir,” ujar dia.

    Ia mengaku kliennya belum menerima panggilan pemeriksaan dari Polres Metro Jakarta Selatan. Ia juga berharap penyidik tidak memanggil pihak yayasan.

    “Sampai detik ini belum ada panggilan, kalau pun ada prosedurnya tiga hari sebelum sampai, terus kita tanggapi.
    Belum ada sih. Saya harapkan sih nggak perlu ada, karena kan posisinya kita sudah mengirimkan surat untuk mengajukan pembayaran,” ucap Timothy.

    Ia mengaku sudah mengundang pihak Ira Mesra untuk melakukan pertemuan tertutup pada Rabu (30/4/2025) pekan depan.

    “Kita akan undang kuasa hukum dari Ibu Ira. Kalau tidak hari Rabu, hari Selasa, kita akan ngomong. Yuk kita omongin. Tertutup, biar cepat selesai. Itu intinya,” tutur Timothy.

    Adapun Ira Mesra, pemilik dapur MBG di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, memastikan tidak akan mencabut laporan polisi kasus dugaan penggelapan dana MBG senilai hampir Rp 1 miliar.

    Pihak korban menyatakan ogah berdamai meski nantinya Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) yang diduga melakukan penggelapan mengganti seluruh kerugian.

    Hal itu disampaikan kuasa hukum Ira, Danna Harly, setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (18/4/2025).

    “Jadi gini, untuk laporan, tadi saya sudah ngobrol cukup panjang dengan Ibu Ira. Pada intinya, beliau sejauh ini tetap akan melanjutkan laporan,” kata Harly kepada wartawan.

    Menurut Harly, kasus ini harus menjadi pembelajaran bagi ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

    “Kenapa? Untuk menjadi pelajaran bagi setiap SPPG maupun yayasan di 1.702 SPPG di Indonesia ini, supaya tidak melakukan hal serupa,” ujar Harly.

    “Dan agar tahu, jika yayasan melakukan hal serupa, akan ditindak tegas dan akan dilaporkan ke polisi,” imbuh dia.

    Sebelumnya Harly menjelaskan, Ira Mesra telah bekerja sama dengan pihak yayasan dan SPPG sejak Februari 2025 dan telah memasak 65.025 porsi yang terbagi dalam dua tahap.

    Namun, ia menyebut Ira Mesra belum menerima bayaran dari pihak yayasan. Seluruh biaya operasional dapur MBG juga ditanggung oleh Ira.

    “Kita tidak bisa lagi memberikan modal karena dua tahap, 60 ribu porsi. Kita tidak dibayar sepeserpun,” ujar Harly di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).

    Ia menuturkan, pihak yayasan sebenarnya sudah menerima pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp 386.500.000.

    Sebagai mitra, Ira juga telah berusaha menagih pembayaran kepada Yayasan MBN. Namun, pihak yayasan disebut berdalih ada kewajiban Ira yang belum diselesaikan.

    “Ketika Ibu Ira hendak menagih haknya kepada pihak yayasan, pihak yayasan malah berkata Ibu Ira kekurangan bayar sebesar Rp 45.314.249, dengan dalih adanya invoice-invoice saat di lapangan yang dibeli oleh pihak SPPG atau yayasan,” ungkap Harly.

    “Fakta di lapangannya, seluruh dana operasional dikeluarkan oleh Ibu Ira. Mulai dari bahan pangan, sewa tempat, kendaraan, listrik, peralatan dapur dan juru masak, itu semua Ibu Ira yang membiayai,” imbuh dia.

    Ia mengungkapkan, total kerugian yang dialami Ira Mesra mencapai hampir Rp 1 miliar.

    “Sejauh ini total kerugian dari ibu Ira itu adalah Rp 975.375.000, baru dua tahap. makanya kita sekarang coba ngomong ke masyarakat supaya pemerintah aware. Baru dua tahap saja sudah seperti ini, berarti sudah harus ada pembenahan dalam pelaksanaan MBG supaya ke depan tidak lagi seperti ini,” kata Harly.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Usai Buang Jasad Pelaku di Got Jalan Daan Mogot, Pelaku Santai Tetap Kerja di Lokasi Kejadian

    Usai Buang Jasad Pelaku di Got Jalan Daan Mogot, Pelaku Santai Tetap Kerja di Lokasi Kejadian

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Seusai membuang jasad korbannya ke got di Jalan Daan Mogot KM 21, Batuceper, Kota Tangerang, pelaku, N alias R (23), tetap santai kembali ke lokasi kejadian yang juga tempat kerja mereka.

    Diketahui, pelaku dan Al-Bashar (32), selaku korban, sama-sama bekerja di sebuah konveksi yang ada di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Adapun korban baru dua hari bekerja di tempat tersebut karena baru kembali memulai perantauan dari kampung halaman di Lampung.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra menerangkan, peristiwa pembunuhan itu dilakukan pada Minggu (20/4/2025) sore sekira pukul 15.30 WIB.

    “Pada hari Minggu sekira pukul 13.30 WIB, di Hera bordir hanya ada tersangka dan korban. Tersangka membantu korban yang sedang bekerja,” kata Wira saat merilis kasus tersebut di Polda Metro Jaya, Jumat (25/4/2025).

    Wira menuturkan, tersangka mengaku sampai tega untuk menghilangkan nyawa korban karena dua alasan.

    Faktor pertama karena kesal dengan tingkah korban yang disebutnya tak sopan.

    “Dari hasil pemeriksaan sementara tersangka ini, si korban kalau berkata agak songong. 

    Dan korban ini merasa pintar. Jadi seolah-olah si tersangka ini harus diajari,” bebernya.

    “Selain itu, tersangka juga tergiur untuk menguasai motor korban yang terparkir di tempat mereka bekerja,” kata Wira.

    Wira menjelaskan, setelah memastikan korban meninggal, pelaku kemudian membungkus korban dalam plastik dan karung sebanyak tiga lapis
    kemudian diikat dengan kain bekas.

    “Setelah itu tersangka mengangkat karung yang berisi mayat korban ke atas dek motor korban.

    Kemudian pergi membawa jasad itu meninggalkan lokasi kejadian dan mencari tempat untuk membuang mayat korban,” paparnya.

    Wira mengatakan, pelaku memutuskan membuang jasad korban di got Jalan Daan Mogot KM 21 karena melihat kondisi di sana sepi.

    “Dari tempat kejadian dia sambil jalan, lurus saja ketemu tempat yang tidak sepi langsung dibuang,” kata Wira. 

    Sehari berselang atau pada Senin (21/4/2025), pelaku tetap bekerja di lokasi kejadian dan tak seolah tak ada peristiwa apapun.

    “Hari Senin tanggal 21 April 2025 dan Selasa tanggal 22 April 2025, tersangka kerja seperti biasa di Hera Bordir,” kata Wira.

    Wira menuturkan, pelaku baru melarikan diri pada Selasa malam setelah viral penemuan jasad korban pada pagi harinya.

    “Selasa tanggal 22 April 2025 sekitar pukul 20.30 WIB tersangka pergi dari Hera
    Bordir menggunakan ojek online menuju ke kontrakan temannya di Kota Tangerang untuk melarikan diri,” ujarnya.

    Tersangka akhirnya dibekuk pada Rabu (23/4/2025).

    Dalam kasus ini, pelaku dikenakan pasal berlapis tentang pembunuhan dan perampasan terkait motor korban yang turut diambil pelaku.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Mau Ajukan KUR BRI 2025 Secara Online? Ini Tabel Angsuran dan Cara Pencairannya hingga Rp 500 Juta

    Mau Ajukan KUR BRI 2025 Secara Online? Ini Tabel Angsuran dan Cara Pencairannya hingga Rp 500 Juta

    TRIBUNJATENG.COM-  Program KUR BRI (Kredit Usaha Rakyat BRI) adalah program kredit yang disediakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

     Program ini bertujuan untuk memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha namun kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan lainnya.

    KUR BRI ditujukan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan modal kerja atau investasi untuk mengembangkan usaha mereka.

    Pelaku usaha yang belum memiliki akses ke pembiayaan dari bank konvensional juga dapat memanfaatkan program ini.
    Jenis Pembiayaan:

    KUR BRI menawarkan berbagai jenis kredit, antara lain untuk modal kerja dan investasi.
    Terdapat juga KUR Super Mikro yang memiliki plafon pinjaman lebih kecil dan lebih mudah diakses oleh pelaku usaha mikro.
    Suku Bunga:

    Program KUR BRI menawarkan bunga yang relatif rendah dibandingkan dengan pinjaman komersial lainnya, yang membantu pengusaha kecil dan mikro untuk mengelola beban bunga dengan lebih mudah.
    Plafon Pinjaman:

     Dokumen Administrasi:

    a. Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

    b. Kartu Keluarga (KK).

    c. Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha.

     d. NPWP (untuk plafond di atas Rp 50 juta)

    e. Agunan (untuk KUR Mikro dan Kecil dengan plafond di atas Rp 50 juta)

    Persyaratan Umum:

    1. Usia Pemohon:

    Minimal 17 tahun untuk KUR Mikro.

    Minimal 21 tahun untuk KUR Kecil.

    2. Status Kredit:

    Tidak sedang menerima kredit dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.

    3. Usaha Produktif:

    Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.

    4. Dokumen Administrasi:

    a. Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

    b. Kartu Keluarga (KK).

    c. Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha.

     d. NPWP (untuk plafond di atas Rp 50 juta)

    e. Agunan (untuk KUR Mikro dan Kecil dengan plafond di atas Rp 50 juta)

    TABEL ANGSURAN

    (1)

    tabel pinjaman KUR BRI 2025 Rp 1 Juta – Rp 50 Juta (Tribun Jateng)

    (2)

    tabel pinjaman KUR BRI 2025 Rp 50 Juta – Rp 150 Juta (Tribun Jateng)

    (3)

    tabel pinjaman KUR BRI 2025 Rp 175 Juta – Rp 500 Juta (Tribun Jateng)

     

    Selengkapnya: 

    Jenis KUR BRI:

    KUR Mikro:

    Plafon pinjaman hingga Rp50 juta.

    Tanpa agunan tambahan.

    Suku bunga 6 persen per tahun.

    KUR Kecil:

    Plafon pinjaman antara Rp50 juta hingga Rp500 juta.

    Memerlukan agunan sesuai ketentuan bank.

    Suku bunga 6 persen per tahun.

    KUR TKI:

    Plafon pinjaman hingga Rp25 juta.

    Untuk membiayai keberangkatan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

    Suku bunga 6 persen per tahun.

    Cara Pengajuan KUR BRI:

    1. Secara Langsung:

    Kunjungi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen yang diperlukan.

    2. Secara Online:

    Akses situs kur.bri.co.id.

    Pilih menu “Ajukan Pinjaman”.

    Login atau daftar akun baru.

    Lengkapi data diri dan informasi usaha.

    Unggah dokumen pendukung.

    Tentukan nominal pinjaman dan tenor.

    Ajukan permohonan dan tunggu verifikasi.

    Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi situs resmi BRI atau menghubungi call center BRI di 14017.

     

    (*)

     

     

  • Terungkap! Motif Pembunuhan Pria Dalam Karung di Tangerang: Sakit Hati Dicuekin, Songong dan Ekonomi – Halaman all

    Terungkap! Motif Pembunuhan Pria Dalam Karung di Tangerang: Sakit Hati Dicuekin, Songong dan Ekonomi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pembunuhan Al Bashar yang jasadnya ditemukan dalam karung di saluran air di kawasan Batu Ceper, Tangerang Banten, akhirnya terungkap.

    Polisi berhasil mengungkap bahwa tersangka Nana alias Ragil (23) melakukan pembunuhan terhadap Al Bashar karena merasa sakit hati dan juga terdesak masalah ekonomi.

    Hal itu disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Maya, Jakarta, Jumat (25/4/2025). 

    Sakit Hati Korban Songong dan Faktor Ekonomi

    Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan, Nana dan Al Bashar bekerja bersama di sebuah perusahaan konveksi di Petukangan, Jakarta Selatan.

    Nana merasa sangat tersinggung setelah merasa diabaikan saat berbicara dengan rekan kerjanya, Al Bashar.

    Nana merasa korban tidak menanggapi percakapan dengan serius dan mengacuhkan obrolannya.

    “Namun, pada saat melakukan pembicaraan ngobrol, tersangka merasa tersinggung karena korban merasa acuh atau mengacuhkan obrolan tersangka,” ungkap Wira.

    Hal ini membuat Nana merasa diperlakukan tidak adil, bahkan merasa bahwa Al Bashar berbicara dengan sikap angkuh, seolah-olah menganggap dirinya lebih pintar dan terkesan menggurui.

    “Korban ini menurut pengakuan tersangka kalau bicara agak songong. Kedua, korban merasa pintar, jadi seolah-olah tersangka harus diajari,” jelasnya.  

    Namun, bukan hanya masalah pribadi yang memicu kemarahan Nana.

    Kondisi keuangan yang sedang sulit juga turut mempengaruhi tindakannya.

    Nana merasa kesulitan dalam hal ekonomi, dan tekanan tersebut semakin memperburuk emosinya.

    “Tersangka merasa kesal atau emosi dan juga karena tersangka dipengaruhi kebutuhan ekonomi, muncul niat dari tersangka untuk memiliki motor milik korban yang diparkir di halaman,” tambah Kombes Wira.

     

    Kronologi Penemuan Mayat di Selokan

    Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho (Tribunnews.com/Naufal Lanten)

    Penemuan mayat Al Bashar dalam karung di selokan pinggir Jalan Daan Mogot, KM 21, Batu Ceper, Tangerang, mengejutkan warga pada Selasa (22/4/2025).

    Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, mengungkapkan bahwa Al Bashar tewas akibat kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa.

    “Dari hasil autopsi ditemukan luka-luka pada tubuh korban, termasuk luka terbuka di kepala dan rahang, serta luka memar di leher dan pipi yang diduga akibat kekerasan benda tumpul,” jelas Kombes Zain dalam keterangannya pada Rabu (23/4/2025).

    Selain itu, ditemukan pula luka akibat benda tajam pada tangan, jari, dan dahi korban, yang menunjukkan adanya tindak kekerasan yang beragam.

    Identitas Korban dan Penangkapan Pelaku

    Dari hasil autopsi dan penyelidikan polisi, jasad korban teridentifikasi sebagai Al Bashar, usia 32 tahun, warga Dusun Sugih Waras, Lampung Selatan, Lampung.

    Dari penyelidikan jasad korban AL Bashar merupakan korban pembunuhan di Tangerang.

    Dan pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (20/4/2025). 

    Setelah beberapa hari penyelidikan, tersangka Nana alias Ragil berhasil ditangkap pada Rabu (23/4/2025) di rumahnya di Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, sekitar pukul 16.00 WIB.

    Untuk update lebih lanjut tentang kasus pembunuhan ini dan berita-berita terkini, kunjungi Tribunnews.com dan tetap ikuti kami untuk perkembangan lebih lanjut.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Pantas Baim Wong Murka, Pesan WA Paula Verhoeven dan Niko Surya Pakai Sayang-sayangan

    Pantas Baim Wong Murka, Pesan WA Paula Verhoeven dan Niko Surya Pakai Sayang-sayangan

    TRIBUNJATENG.COM – Baim Wong murka pergoki pesan singkat Whatsapp (WA) Paula Verhoeven dan Niko Surya pakai kata “sayang” dan “kangen”.

    Hal ini terungkap setelah beredar rekaman suara percakapan antara Baim Wong dan Paula Verhoeven di media sosial. 

    Dalam rekaman tersebut, Baim terlihat emosi saat membahas komunikasi terakhir Paula dengan Niko.

    Baim tampak mengecek ponsel Paula dan menemukan chat terakhir dari Niko tertanggal 14 April.

    “Ini 14 April. Baru 4 hari yang lalu,” kata Baim Wong.

    Paula mencoba menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi intens berhubungan dengan Niko sejak pulang umroh.

    “Semenjak umroh aku udah nggak ini,” ucap Paula.

    Namun Baim tak menerima alasan itu.

    Ia menuduh Paula tidak jujur karena chat dari Niko masih terus berlanjut hingga April.

    “Ini mah masih hubungan. Ini udah bohong juga,” ujar Baim.

    Baim kemudian diduga melihat percakapan antara Paula dan Nico masih berlangsung di bulan Apri.

    “No no no no. Gak boleh gitu. Nggak boleh. Kamu nggak akan bisa muter-muter. Sekarang udah ke-gap kamu. Kamu sudah ketangkap basah judulnya,” kata Baim.

    Dalam video, Baim juga membacakan isi pesan dari Niko kepada Paula yang bernada mesra.

    “Hi Sayang how are you?”

    “Kangen lo nih.”

    “Tadi siang bobok mimpiin lo.”

    Paula sempat mencoba menjelaskan bahwa komunikasi mereka sudah jarang, tapi Baim tetap kecewa.

    “Kamu bohong terus sama aku loh. Mau gimana ini?” katanya.

    Sementara itu, Paula Verhoeven mengungkap alasan mengganti nama Niko menjadi nama perempuan di kotaknya.

    Perubahan kontak Nico Surya menjadi nama wanita tersebut rupanya memberatkan Paula di persidangan dan hakim menyatakan jika Paula berselingkuh.

    Terkait adanya hal itu, Paula mengungkap jika dirinya sudah membeberkan semua alasannya kepada hakim saat persidangan berlangsung.

    Paula mengungkap jika perubahan nama kontak Nico Surya dengan nama wanita dilakukan untuk menghindari adanya kesalahpahaman.

    “Kenapa diganti nomor teleponnya? Aku sudah menjelaskan. Karena tidak mau terjadi salah paham,” kata Paula dalam video YouTube Denny Sumargo yang dilihat Rabu (23/4/2025).

    Sementara itu, mengenai hasil putusan di persidangan, membuat Paula kecewa lantaran menurutnya hanya menyudutkan dirinya.

    Tak hanya itu, bahkan sejumlah bukti dan pembelaan yang telah ia jabarkan di pengadilan seolah-olah diabaikan.

    “Di persidangan aku teriak-teriak lo, aku mendebatkan. Maksudnya gini lo faktanya. Kenapa aku merasa cuma didengarkan satu pihak saja?,” terangnya.

    Selain itu, ada bukti CCTV yang menunjukkan dugaan Paula berselingkuh dengan NS di kamar tamu.

    Paula mengungkap jika hal itu hanyalah kesalahpahaman, menurut mantan istri Baim Wong itu sama sekali tidak menunjukkan  perselingkuhan.

    Bahkan kejadian itu terekam di kamera CCTV saat dirinya dan NS mengobrol dengan jarak berjauhan.

    Paula juga menegaskan jika saat kejadian berlangsung, pintu kamar tidak dikunci dan bisa diakses oleh siapapun termasuk mantan suaminya yakni Baim Wong.

    Hotman Tak Mau Jadi Pengacara Paula

    Sejak Baim Wong dan Paula Verhoeven resmi bercerai, Hotman Paris maju memberikan dukungan.

    Hotman Paris kerap membela Paula Verhoeven atas gugatan yang tertuju padanya.

    Namun di balik itu semua, ia menegaskan tak ingin menjadi pengacara Paula Verhoeven.

    “Saya bukan pengacara Paula dan saya tidak mau jadi pengacaranya,” kata Hotman Paris, dikutip dari FYP Trans 7, Kamis (24/4/2025).

    Ia menyatakan hanya ingin memberikan pandangan hukum sebagai pengacara senior.

    “Saya hanya kasih pencerahan hukum sebagai pengacara senior,” ujarnya.

    Di kesempatan lain, Hotman Paris mengaku tetap bersedia memberikan bantuan dalam bentuk lain.

    “Saya bilang, kalau mau konferensi pers harus pengacaramu.”

    “Kalau butuh saya untuk pendamping, gak apa-apa,” kata dia.

    “Tapi saya tidak mau jadi pengacaramu. Klien saya ratusan, kasus besar bisnis,” sambungnya.

    Hotman menyebut dirinya punya pengaruh kuat di media sosial dan itu bisa membantu membentuk opini publik.

    “Suara-suara saya akan sangat berpengaruh untuk membentuk opini publik,” katanya.

    “Apapun yang saya omongin di Instagram akan didengar, dibaca petinggi negeri,” lanjutnya.

    Terkait alasan ikut bersuara soal putusan cerai Paula, Hotman merasa ada kejanggalan dari sisi hukum.

    “Setiap ada hal yang sangat tidak masuk di akal dari segi hukum, saya bersuara,” ucapnya.

    Ia menyoroti alasan gugatan cerai Paula yang disebut karena durhaka dan adanya pihak ketiga.

    “Gugatan cerai terhadap Paula dikabulkan dengan alasan, katanya Paula istri durhaka, dan ada pihak ketiga.”

    “Itu dalam hukum itu tidak ada,” tegas Hotman.

    Menurutnya, alasan tersebut tidak diatur dalam Undang-Undang Perkawinan maupun Kompilasi Hukum Islam.

    “Harus dibuktikan ada perzinahan, yaitu dibuktikan harus ada persetubuhan,” jelasnya.  (*)

  • UPDATE Liga 1: Peluang Juara Persib Makin Besar, Dewa United Merana Kalah 1-2 dari Malut United

    UPDATE Liga 1: Peluang Juara Persib Makin Besar, Dewa United Merana Kalah 1-2 dari Malut United

    TRIBUNJAKARTA.COM – Persib Bandung semakin terbuka lebar menjadi juara Liga 1, kekalahan Dewa United di pekan 30 membuat posisinya makin nyaman di puncak klasemen.

    Persib kini menempati puncak klasemen dengan koleksi 61 poin dari 29 laga.

    Raihan Maung Bandung berjarak delapan angka dari Dewa United di posisi runner-up.

    Dewa United baru saja mengalami kekalahan 1-2 dari Malut United di Stadion Pakansari, Bogor, pada Jumat (25/4/2025) sore.

    Dewa United dapat mencetak gol pembuka melalui aksi individu Egy Maulana Vikri, menit 43′.

    Kemudian Malut United membalas melalui Yakob Sayuri serta Meneses Chechu, menit 62 dan 76′.

    Adapun gol dari Malut United dicetak melalui skema yang hampir serupa yaitu, bola pantul di tiang jauh yang dapat diselesaikan oleh sisi seberang.

    Jika Persib memenangkan pertandingan, maka Maung Bandung cuma membutuhkan satu kemenangan laga untuk juara (total dua kemenangan lagi).

    DUEL LIGA 1 – Pemain Dewa United Taisei Marukawa dalam bayang-bayang pemain Malut United Manahati Lestusen pada pertandingan ke-30 Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari Bogor, Jumat (25/4/2025). (Instagram Dewa United – 25/4/2025) (Instagram.com/dewaunitefc)

    Hal tersebut dikarenakan Dewa United hanya maksimal akan mengoleksi 65 poin, sementara Persib jika mengamankan dua kemenangan lagi sudah menyentuh 67 koleksi angka.

    Semula, jika Dewa United yang menang dari Malut United, maka Persib masih membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk mengangkat trofi.

    Namun dengan kekalahan Dewa United hari ini, skenario tersebut pun bisa lebih cepat satu pertandingan.

    Peluang Juara Persib Terbuka Lebar

    Di sisi lain, peluang Persib Bandung untuk meraih gelar juara Liga 1 semakin terbuka lebar.

    Sebab, Persib Bandung masih mempunyai pertandingan yang dijalani di pekan 30 Liga 1 melawan PSS Sleman.

    Duel Persib vs PSS akan dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (26/4/2025) kick-off 19.00 WIB besok.

    Adapun pada pekan ini, raihan Dewa United tak bertambah setelah kalah dari Malut United (1-2), Jumat (25/4/2025).

    Artinya Persib juga dapat semakin cepat untuk merenggut trofi dengan membutuhkan dua kemenangan lagi supaya tak terkejar di klasemen.

    Kendati demikian, Persib diprediksi mendapat perlawanan yang sengit dari tim tamu.

    Perlu diketahui, PSS Sleman merupakan tim peringkat ke-17 atau dua terbawah klasemen Liga 1.

    Artinya, PSS perlu berjuang keluar dari posisi bottom three untuk tak terkena degradasi.

    Laskar Elang Jawa pun diperkirakan tampil lebih ngotot pada lima partai tersisa, termasuk menghadapi Persib.

    Klasemen Liga 1

     

    Klub

    D

    M

    S

    K

    GM

    GK

    -/+

    P

    1

    Persib

    29

    17

    10

    2

    51

    27

    24

    61

    2

    Dewa United

    30

    15

    8

    7

    56

    31

    25

    53

    3

    Persebaya

    29

    15

    7

    7

    34

    29

    5

    52

    4

    Malut United

    30

    13

    11

    6

    40

    29

    11

    50

    5

    Persija Jakarta

    29

    13

    8

    8

    43

    33

    10

    47

    6

    Borneo

    30

    13

    7

    10

    43

    34

    9

    46

    7

    PSM Makasar

    29

    10

    14

    5

    38

    27

    11

    44

    8

    Arema

    29

    12

    6

    11

    49

    43

    6

    42

    9

    Persita

    29

    12

    6

    11

    30

    34

    -4

    42

    10

    PSBS Biak

    29

    11

    8

    10

    38

    38

    0

    41

    11

    Bali United

    29

    11

    8

    10

    42

    35

    7

    41

    12

    Persik

    29

    9

    9

    11

    31

    34

    -3

    36

    13

    Madura United

    29

    8

    6

    15

    29

    49

    -20

    30

    14

    Persis

    29

    7

    8

    14

    28

    41

    -13

    29

    15

    Barito Putera

    29

    7

    8

    14

    36

    48

    -12

    29

    16

    Psis Semarang

    30

    6

    7

    17

    26

    44

    -18

    25

    17

    Semen Padang

    29

    6

    7

    16

    30

    57

    -27

    25

    18

    Pss Sleman

    29

    7

    4

    18

    33

    44

    -11

    25

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    (TribunJakarta/Tribunnews)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • VIDEO Polri Tangkap 101 Tersangka Destructive Fishing: Kerugian Negara Ditaksir Rp49 Miliar – Halaman all

    VIDEO Polri Tangkap 101 Tersangka Destructive Fishing: Kerugian Negara Ditaksir Rp49 Miliar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menetapkan 101 tersangka dari 72 kasus Destructive Fishing.

    Destructive Fishing adalah kegiatan penangkapan ikan yang merusak sumber daya ikan dan lingkungannya.

    Kerugian negara dari kasus ini ditaksir mencapai Rp49 miliar.

    Hal itu disampaikan Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Idil Tabransyah dalam konferensi pers hasil penegakan hukum Satgas Tindak Pidana Destructive Fishing 2025, di Mako Korpolairud, Tanjung Priok, pada Jumat (25/4/2025). 

    Kasus tersebut meliputi penggunaan bahan peledak atau bom ikan, bahan kimia, setrum listrik, hingga jaring trawl atau jaring tarik dasar dalam kegiatan penangkapan perikanan.

    “Kasus 72 ini sudah kita tuangkan dalam bentuk laporan polisi dan diproses lanjut untuk penyidikan. Dengan total tersangka seluruhnya di seluruh Indonesia ada 101 orang dan taksiran kerugian negara kurang lebih Rp49 miliar,” ungkap Brigjen Idil.

    Sebanyak 101 tersangka tersebut ditangkap oleh 35 Polda di seluruh Indonesia selama kurun waktu 60 hari sejak 24 Februari 2025 dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). 

    Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain ratusan detonator, pupuk amonium nitrat, kapal nelayan, alat selam, hingga ribuan kilogram ikan hasil tangkapan ilegal. 

    Operasi Terpadu 

    Operasi ini melibatkan enam Ditpolairud Polda prioritas yang merupakan wilayah rawan berdasarkan hasil pemetaan, yakni Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

    Selain itu, 29 Ditpolairud Polda imbangan juga dikerahkan, dengan menempatkan 45 kapal di berbagai wilayah yang berpotensi tinggi terjadi pelanggaran.

    Pelaku yang berhasil diamankan kini harus menghadapi ancaman hukuman yang sangat berat. Mereka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Pasal 84 juncto Pasal 85 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, yang mengancam dengan hukuman penjara hingga 20 tahun atau seumur hidup, dan denda hingga Rp10 miliar.

    Brigjen Idil menegaskan, Destructive fishing adalah ancaman nyata bagi masa depan laut Indonesia. Ia  berharap penindakan ini dapat memberikan efek jera kepada para nelayan yang melanggar aturan. 

    Selain itu penegakan hukum ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat bahwa penangkapan perikanan dengan merusak ekosistem laut adalah kegiatan yang terlarang dan melanggar hukum.(Tribunnews/Danang/Apfia Tioconny Billy/Malau)

     

  • Viral Anak Hilang di Depok Ternyata Rekayasa, Ibu Tiri Ingin Ayah Kandung Segera Pulang – Halaman all

    Viral Anak Hilang di Depok Ternyata Rekayasa, Ibu Tiri Ingin Ayah Kandung Segera Pulang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Sempat viral di media sosial mengenai sebuah kabar tentang hilangnya seorang anak perempuan bernama Adella (10) usai pulang sekolah di kawasan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, pada Rabu (23/4/2025).

    Dalam kabar tersebut, tampak foto Adella yang menggunakan seragam pramuka dan terdapat keterangan “info anak hilang”.

    Kabar tersebut pun langsung membuat gaduh dan menarik perhatian warga Depok.

    Namun, belakangan diketahui bahwa informasi itu tidak benar dan merupakan rekayasa yang dibuat oleh ibu tiri korban bernama Arlin.

    Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Yuni mengatakan, Arlin sengaja memberikan informasi palsu ke pihak sekolah bahwa anaknya tak kunjung sampai di rumah hingga sore hari.

    Pihak sekolah langsung panik karena Adella sudah pulang seperti biasanya dan kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Cinere.

    Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi kejadian, Arlin bersama pihak kepolisian menuju tempat di mana korban berada.

    Sesampainya di lokasi tersebut, polisi mencium adanya kejanggalan.

    Ternyata, korban tidak benar-benar hilang, melainkan sengaja dititipkan oleh ibu tirinya kepada kerabatnya yang tinggal di daerah Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

    “Setelah dibuatkan laporan dan ditemukan oleh tim dari Polda, ternyata anaknya itu dititipkan ke saudaranya,” kata Yuni di Mapolres Metro Depok, Jumat (25/4/2025), dikutip dari Tribundepok.com.

    Dari hasil pemeriksaan polisi, sang ibu mengaku nekat melakukan hal itu karena sang anak rindu dengan ayah kandungnya.

    Sedangkan ayah korban berada di Bali dan sudah lama tidak kunjung pulang. Dengan beredarnya berita anak hilang ini, A berharap suaminya pulang.

    “Terus ibunya sarankan katanya, ya sudah kamu pura-pura, hilang aja, mungkin nanti orang tuanya, bapaknya, bisa mengetahui dan datang gitu,” ujarnya.

    “Jadi itu hanya rekayasa saja, supaya ayahnya itu kembali pulang gitu untuk menemui anaknya,” sambungnya.

    Yuni menegaskan, tidak ada sama sekali kasus penculikan anak di wilayah Kota Depok sebagaimana yang beredar di medsos.

    Selain itu, Arlin juga membuat video klarifikasi dan meminta maaf atas kehebohan yang telah terjadi.

    Video tersebut diunggah di akun Instagram Subdit Resmob Pmj pada Jumat (25/4/2025).

    Dalam video klarifikasi tersebut, Arlin terlihat mengenakan masker dan jaket berwarna hitam. Ia duduk di belakang Adella.

    “Kami mohon maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi yang meresahkan pihak sekolah, orang tua murid dan masyarakat, bahwa kasus hilangnya Adella bukanlah kasus penculikan. 

    Melainkan masalah internal keluarga kami bahwa Adella sangat merindukan papanya agar papanya segera pulang untuk menemui Adella.

    Terima kasih, mohon maaf sekali lagi,” ujar Arlin, dikutip dari akun Instagram Subdit Resmob Pmj @resmob_pmj.

    MOTIF IBU REKAYASA PENCULIKAN – Penculikan seorang bocah perempuan bernama Adella (10) di Cinere, Depok, Jawa Barat ternyata hanya rekayasa. Ibunda Adella, Arlin ungkap motifnya. (Akun Instagram resmob_pmj)

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribundepok.com dengan judul Polisi Ungkap Fakta Dibalik Viral Anak Hilang Diculik usai Pulang Sekolah di Limo Depok

    (Tribunnews.com/Falza) (Tribundepok.com/M. Rifqi Ibnumasy)

  • KHAS Semarang Hotel Undi Pemenang Grandprize Umroh Bersama Arbani

    KHAS Semarang Hotel Undi Pemenang Grandprize Umroh Bersama Arbani

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Akhirnya hari yang dinanti nantikan oleh costumer KHAS Semarang Hotel khususnya KHAS Ramadhan Lovers datang juga.

    Dimana pengundian Grand Prize Umroh yang disponsori oleh Arbani Tour telah dilaksanakan dengan sukses dan meriah

    Bulan Ramadhan kemarin KHAS Semarang Hotel menggelar paket Iftar dengan tema “ Rasa KHAS Ramadhan “ hadiah utama paket ibadah UMROH menjadi daya tarik utama di masyarakat untuk mengadakan buka bersama di KHAS Semarang Hotel.

    Hal ini terbukti dengan jumlah kenaikan animo masyarakat untuk buka bersama di KHAS Semarang hotel sebanyak 150 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.

    Dengan ini membuktikan bahwa masyarakat cukup antusias dengan keinginan mendapatkan hadiah utama UMROH.
     
    Pengundian Grandprize yang diadakan tanggal 23 April 2025 telah dilakukan, dan yang mendapatkan hadiah utama UMROH adalah Arbie Gugus.

    Selain hadiah utama umroh KHAS Semarang Hotel juga memberikan tambahan hadiah berupa beberapa voucher kamar dan salah satunya adalah voucher kamar dengan tipe suite.
     
    KHAS Semarang Hotel sangat berterima kasih atas antusias masyarakat untuk buka bersama di KHAS Semarang Hotel, sehingga menjadikan Ramadhan tahun ini menjadi lebih berkesan.
     
    Mis Mariani Rakib, General Manager KHAS Semarang Hotel mengatakan “KHAS Semarang Hotel sangat berterimakasih atas animo masyarakat untuk berbuka puasa di hotel kami.

    Semoga di tahun depan KHAS Semarang Hotel dapat memberikan program ramadhan yang lebih baik dari sebelumnya . ”

    Untuk informasi dan pemesanan terkait promo atau kegiatan diatas dapat datang langsung ke KHAS Semarang Hotel dan bisa menghubungi ke 024 – 86570840 atau melalui Whatsapp di 081215167870 . Kegiatan promosi lainnya juga dapat dilihat di halaman resmi media sosial KHAS Semarang Hotel yaitu Instagram di @khassemaranghotel.